Claim Missing Document
Check
Articles

Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Melalui Model Pembelajaran Talking Stick Berbantuan Media Papan Pecahan Pada Materi Pecahan Rahman, Muhammad Syawal; Abdullah, Gamar; Aries, Nur Sakinah
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 3 (2024): September - Desember 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.3.2024.4322

Abstract

Masalah pada penelitian ini, Apakah dengan model pembelajaran talking stick berbantuan media papan pecahan dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pecahan kelas V di SDN 1 Limboto. Tujuan pada penelitian ini untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran Talking Stick Berbantuan Media papan pecahan pada materi pecahan Di Kelas V SDN 1 Limboto. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini diantaranya tes, observasi dan dokumentasi. Pada saat observasi awal kemampuan yang diperoleh siswa masih sangat rendah yakni hanya 13 orang siswa atau 62% yang mendapat ketuntasan belajar. Pada pelaksanaan penelitian Siklus I terjadi peningkatan yakni berjumlah 15 orang siswa atau 71%. Hal ini belum mencapai kriteria ketuntasan klasikal yang telah ditetapkan yakni 80%, sehingga penelitian akan dilanjutkan pada siklus selanjutnya yakni Siklus II. Pada Siklus II terjadi peningkatan ketuntasan belajar siswa berjumlah 20 orang siswa atau 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Talking Stick berbantuan media papan pecahan secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa kelas V di SDN 1 Limboto.
Pengaruh Model Project Based Learning Berbantuan Media Sederhana Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Di kelas V SDN 3 Kabila Bone Suwele, Farhan Abdullah; Arifin, Irvin Novita; Abdullah, Gamar; Panai, Abdul Haris; Arif, Rifda Mardian
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 3 (2024): September - Desember 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.3.2024.4599

Abstract

Urgensi permasalahan dalam penelitian ini yaitu minimnya media ajar dan variasi model pembelajaran berdampak pada rendahnya pemahaman dan minat siswa terhadap materi zat tunggal dan campuran. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan Pengaruh Model Project Based Learning Berbantuan Media Sederhana Terhadap Hasil Belajar Siswa IPA Di Kelas V SDN 3 Kabila Bone. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Penggunaan metode pre-experimental design dengan desain one group pretest posttest. Variabel bebas penelitian ini adalah model project based learning berbantuan media sederhana dan variable terikat adalah hasil belajar siswa. pengujian hipotesis penelitian ini menggunakan uji paired sampel t-test. Berdasarkan uji hipotesis yang telah dilakukan menunjukan nilai thitung = -12 ≥ ttabel 1,782 dengan kriteria apabila nilai thitung lebih kecil dari ttabel maka H0 diterima dan H1 ditolak atau dapat dilihat berdasarkan nilai signifikan sebesar 0,000 ≤ 0,05 dengan kriteria apabila nilai sig lebih kecil dari pada 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Berdasarkan kedua kriteria diatas dapat disimpulkan H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti terdapat Pengaruh Model Project Based Learning berbantuan media sederhana terhadap hasil belajar siswa IPA di kelas V SDN 3 kabila bone.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN IPEX (INTELLIGENT PROPERTY EXCELLENT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DI SEKOLAH DASAR Lapananda, Eva Rivana; Abdullah, Gamar; Arif, Rifda Mardian; Katili, Sukri; Panai, Abdul Haris
SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah Vol. 2 No. 3 (2025): SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah, Maret 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/sinergi.v2i3.1028

Abstract

The purpose of this study is to develop IPEX learning media that meets the criteria of feasibility, practicality, and effectiveness in science learning to improve student learning outcomes in ecosystem material in grade IV of SDN 6 Kabila. This study is a development research using the ADDIE development research model, which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The feasibility of IPEX media was tested through validation by a team of experts. The validation results showed that this media obtained an average percentage of 95.14%, which was categorized as very feasible for use by teachers and students in elementary schools. To test the practicality, the researcher used the teacher observation sheet, which showed a total score of 39 out of a maximum score of 40, with an average percentage of practicality reaching 97.5%, falling into the very practical category. In terms of effectiveness, the application of media in class IV of SDN 6 Kabila was measured through pretest and posttest. As a result, the average pretest score of 36.5% increased to 83% in the posttest, with a difference in increase of 46.5%. The level of effectiveness of IPEX media based on calculations reached 72.41%, indicating that IPEX media is included in the effective category. Based on these results, IPEX media has proven to be effective in improving student learning outcomes and is suitable for use in learning in elementary schools.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ULTRA (ULAR TANGGA INTERAKTIF IPAS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DI SEKOLAH DASAR Lamada, Herawati; Abdullah, Gamar; Arif, Rifda Mardian; Panai, Abdul Haris; Arifin, Vicka Muniati
SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah Vol. 2 No. 3 (2025): SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah, Maret 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/sinergi.v2i3.1029

Abstract

The purpose of this study was to develop ULTRA (Interactive Snakes and Ladders of Science) learning media that meets the criteria of feasibility, practicality, and effectiveness in science learning to improve student learning outcomes in ecosystem material in grade V of SDN 1 Suwawa. This study is a development research using the ADDIE development research model, which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The feasibility of ULTRA media was tested through validation by a team of experts. The validation results showed that this media obtained an average percentage of 96.87%, which was categorized as very feasible for use by teachers and students in elementary schools. To test practicality, the researcher used a teacher observation sheet, which showed a total score of 39 out of a maximum score of 40, with an average percentage of practicality reaching 97.5%, included in the very practical category. In terms of effectiveness, the application of media in grade V of SDN 1 Suwawa was measured through pretest and posttest. As a result, the average pretest score of 46.5% increased to 86% in the posttest, with a difference in increase of 39.5%. The level of effectiveness of ULTRA media based on calculations reached 73.55%, indicating that ULTRA media is included in the effective category. Based on these results, ULTRA media has proven effective in improving student learning outcomes and is suitable for use in elementary school learning
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PBL (PROBLEM BASED LEARNING) BERBANTUAN MEDIA WORDWALL DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Tiban, Sindi Pratiwi B.; Abdullah, Gamar; Marshanawiah, Andi
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i1.4617

Abstract

This study aims to improve student learning outcomes by implementing the PBL (problem based learning) learning model assisted by wordwall media. This research method is Classroom Action Research (CAR). Data collection techniques are observation, tests and documentation. The subjects in this study were fifth grade students of SDN 3 Kwandang. Based on a preliminary study, the abilities obtained by students were still very low, namely only 5 students completed the course with a percentage of 31.25%. In cycle I, there was an increase of 9 students with a percentage of 56%. This has not reached the classical completeness criteria that have been set, namely 80%, so the study will be continued in the next cycle, namely cycle II. In cycle II, there was an increase of 14 students with a percentage of 87.5%. The results of the study showed that the use of the PBL (Problem based learning) learning model assisted by Wordwall media on the material on the Area of ??Triangles and Quadrilaterals can improve the learning outcomes of fifth grade students at SDN 3 Kwandang. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan penerapan model pembelajaran pbl (problem based learning) berbantuan media wordwall. Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data yaitu observasi, tes dan dokumentasi. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 3 Kwandang. Berdasarkan studi pendahuluan kemampuan yang diperoleh siswa masih sangat rendah yakni hanya 5 orang siswa yang tuntas dengan persentase 31,25%. Pada siklus I terjadi peningkatan yakni sebanyak 9 orang dengan persentase 56%. Hal ini belum mencapai kriteria ketuntasan klasikal yang telah ditetapkan yakni 80%, sehingga penelitian akan dilanjutkan pada siklus selanjutnya yakni siklus II. Pada siklus II terjadi peningkatan sebanyak 14 orang dengan persentase 87,5%. Hasil penelitian menunjukan  bahwa penggunaan model permbelajaran PBL (Problem based learning) dengan berbantuan media Wordwall pada materi Luas bangun Datar Segitiga dan Segiempat dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V di SDN 3 Kwandang.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KARTU PLANET UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN IPAS DI KELAS V SDN 68 KOTA TIMUR Usman, Sri Rahayu; Abdullah, Gamar; Arifin, Irvin Novita; Panai, Abdul Haris; Arif, Rifda Mardian
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i2.5669

Abstract

This study aims to develop PLANET card-based learning media that are valid, practical, and effective for use in Natural and Social Sciences (IPAS) classes to improve student learning outcomes, specifically on the topic of the solar system, in Grade V of elementary school. The research was conducted at SDN 68 Kota Timur using a Research and Development (R&D) approach, following the ADDIE model Analyze, Design, Develop, Implement, and Evaluate To assess the validity of the PLANET card media, expert validation was carried out. Based on evaluations by experts and users, the PLANET card media received an average score of 92 40, indicating that it is highly suitable for use by both teachers and students in elementary schools. For practicality testing, an observation sheet was used, and the teacher received a score of 95 out of a maximum of 100, indicating a 95 practicality rating, which falls within the "highly practical category. To test the effectiveness of the media, pre-tests and post-tests were administered in a Grade V class at SDN 68 Kota Timur The average pre-test score was 25.62, while the post-test score after using the PLANET cards increased to 83.12 The N-Gain calculation yielded a value of 0.77, categorized as "high" These results indicate that the PLANET card media significantly improve student learning outcomes and are effective instructional tools for elementary school education. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran kartu PLANET yang layak, praktis dan efektif untuk digunakan pada pembelajaran IPAS untuk meningkatkan hasil belajar siswa materi konsep dasar sistem tata surya di sekolah dasar kelas V. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 68 Kota Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model penelitian pengembangan ADDIE yaitu yaitu analyze, design, development, Implement, dan Evaluate. Untuk menguji kelayakan media kartu PLANET dilakukan validasi kepada tim Ahli. Berdasarkan hasil validasi oleh para ahli dan pengguna, media kartu PLANET memperoleh hasil rekapitulasi nilai rata-rata skor 92,40 dan dinyatakan sangat layak digunakan oleh guru dan siswa di sekolah dasar. Dalam uji kepraktisan media kartu PLANET, peneliti menggunakan instrumen lembar observasi guru dengan skor yang diperoleh adalah 95 dari skor maksimum 100. Dengan demikian, persentase kepraktisan penggunaan media kartu PLANET dalam pembelajaran mencapai skor 95, yang termasuk dalam kategori sangat praktis. Dalam keefektifan media kartu PLANET, pada saat penerapan media di kelas 5 SDN 68 Kota Timur, guru membagikan soal pretest dan posttets untuk mengukur keefektifan media. Rata-rata nilai pretest adalah 25,62, setelah penerapan media kartu PLANET rata-rata nilai posttest meningkat mencapai 83,12. Perhitungan N-Gain menunjukkan nilai sebesar 0,77 yang masuk dalam kategori “tinggi”. Dengan hasil rekapitulasi ini maka dapat dinyatakan bahwa media kartu PLANET dapat meningkatkan hasil belajar siswa serta Efektif digunakan di sekolah dasar.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA MATA PELAJARAN IPAS Aprianti, Wa Ode Novi; Abdullah, Gamar; Kudus , Kudus; Saleh, Meylan; Isnanto, Isnanto
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i1.4843

Abstract

This study aims to describe the planning and implementation of differentiated learning in Natural and Social Sciences (IPAS) at State Elementary School No. 61 East Kota, Gorontalo City. This research uses a descriptive approach with quantitative methods. Data were collected through observation, interviews, and documentation, including learning planning documents (teaching modules) and primary data from observation sheets and interview guides. The results showed that differentiated learning has been implemented in the planning and implementation of IPAS learning. In the planning, the integration of differentiated learning reached 87.5% in the teaching module components, 75% in the learning steps, and 83.3% in the attachments to the teaching module instruments. In the implementation, teachers have applied differentiation of content, process, and product, with an average score of 80.5%. However, there are several aspects that still need to be optimized, such as the variation of student learning products. Overall, differentiated learning has the potential to improve the quality of IPAS learning by accommodating student diversity. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di Sekolah Dasar Negeri No. 61 Kota Timur, Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang meliputi dokumen perencanaan pembelajaran (modul ajar) serta data primer dari lembar observasi dan panduan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi telah diimplementasikan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran IPAS. Dalam perencanaan, integrasi pendekatan berdiferensiasi mencapai 87,5% pada komponen modul ajar, 75% pada langkah-langkah pembelajaran, dan 83,3% pada lampiran instrumen modul ajar. Dalam pelaksanaan, guru telah menerapkan diferensiasi konten, proses, dan produk, dengan rata-rata skor 80,5%. Namun, terdapat beberapa aspek yang masih perlu dioptimalkan, seperti variasi produk hasil belajar siswa. Secara keseluruhan, pembelajaran berdiferensiasi berpotensi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS dengan mengakomodasi keragaman siswa.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FRACMIX BOARD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PECAHAN CAMPURAN Ahmad, Nakir T; Abdullah, Gamar; Aries, Nur Sakinah; Marshanawiah, Andi; Pulukadang, Wiwy Triyanty
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i1.5069

Abstract

This study aims to develop an interactive learning media called Fracmix Board to improve learning outcomes of fourth-grade students at SDN 9 Telaga Biru in the topic of mixed fractions. The research employed the Research and Development (R&D) method using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The results showed that the Fracmix Board was highly feasible based on expert validation, with average scores of 94.7%, indicating it is highly appropriate for use. It was also found to be highly practical according to teacher and student assessments, with an average score of 95.1%. In terms of effectiveness, the N-Gain analysis yielded a score of 0.72, categorized as "high." The effectiveness of the Fracmix Board was measured using pretest and posttest assessments. The average pretest score was 57.6%, while the posttest score increased to 88.4%. The N-Gain score of 0.72 indicates a significant improvement in students' understanding, with a learning gain of 30.8%. This demonstrates that the Fracmix Board is effective in enhancing students’ comprehension of addition and subtraction of mixed fractions with like denominators. Through a visual and manipulative approach, the Fracmix Board helps students concretely visualize fraction concepts. This media is recommended for use in mathematics instruction at the elementary school level. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif yang disebut Fracmix Board untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV di SDN 9 Telaga Biru pada materi pecahan campuran. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fracmix Board dinilai sangat layak berdasarkan validasi oleh para ahli media dan ahli materi dengan hasil rekapitulasi nilai rata-rata 94,7% dan dinyatakan sangat layak di gunakan. Dan sangat praktis berdasarkan hasil penilaian guru dan siswa dengan hasil rekapitulasi nilai rata-rata 95,1%, serta efektif berdasarkan analisis N-Gain dengan skor 0,72 (kategori tinggi). Dalam keefektifan media pembelajaran Fracmix Board didapat dari guru membagikan soal pretest dan posttest untuk mengukur keefektifan media.  Total nilai pretest adalah 57,6%, sedangkan total nilai posttest mencapai 88,4%. Perhitungan N-Gain menunjukan nilai sebesar 0,72 yang termasuk dalam ketegori “Tinggi”. Peningkatan hasil belajar dihitung pada peningkatan yang didapat melalui nilai pre-test dan post-test dengan nilai sebesar 30,8%. Dengan hasil rekapitulasi ini maka Fracmix Board terbukti efektif meningkatkan pemahaman siswa tentang penjumlahan dan pengurangan pecahan campuran dengan penyebut yang sama. Melalui pendekatan visual dan manipulatif, Fracmix Board membantu siswa memvisualisasikan konsep pecahan secara konkret. Media ini direkomendasikan untuk digunakan dalam pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar.
ANALISIS PROBLEMATIKA PROSES PEMBELAJARAN IPA DI SD Anggreni, Yesa; Abdullah, Gamar; Husain, Feby Angriani; Kalui, Sapna Nursakia S.; Khairunnisa, Siti Khumaira; Haleda, Hawadira; Baraka, Faniramadani H.
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i2.6026

Abstract

This study aims to identify and analyze the problems faced in teaching Natural Sciences (IPA) in elementary schools, particularly in terms of limited infrastructure, the quality of the learning process, and the solutions implemented by teachers. A qualitative research approach was used, employing observation and interviews with several elementary school teachers. The findings reveal that science learning facilities in most elementary schools are still very limited, leading to low student engagement in practical activities and poor understanding of scientific concepts. Teachers attempt to address these limitations by using simple, self-made teaching aids, though such solutions have not proven fully effective. Support from school principals and external assistance programs remains temporary and unsustainable. These findings are supported by constructivist theory and cognitive development theory, both of which emphasize the importance of hands-on experiences in the learning process. The study recommends systematic attention from the government and schools in providing adequate facilities and teacher training to support active and meaningful science education. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis problematika pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di sekolah dasar, khususnya dari aspek keterbatasan sarana prasarana, kualitas proses pembelajaran, dan solusi yang diterapkan guru. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara terhadap beberapa guru dan kepala sekolah di SDN No. 64 Kota Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas pembelajaran IPA di sekolah tersebut masih sangat terbatas, yang berdampak pada rendahnya keterlibatan siswa dalam kegiatan praktik dan pemahaman konsep IPA. Guru berupaya mengatasi keterbatasan ini dengan menggunakan media sederhana buatan sendiri, namun solusi tersebut belum sepenuhnya efektif. Dukungan kepala sekolah dan program bantuan dari luar masih bersifat sementara dan belum berkelanjutan. Temuan ini diperkuat oleh teori konstruktivisme dan teori perkembangan kognitif yang menekankan pentingnya pengalaman langsung dalam proses pembelajaran. Penelitian ini merekomendasikan adanya perhatian sistematis dari pemerintah dan pihak sekolah dalam penyediaan fasilitas serta pelatihan guru untuk mendukung pembelajaran IPA yang aktif dan bermakna.
ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN IPA SEBAGAI INOVASI PEMBELAJARAN DI SD NEGERI Abdullah, Gamar; Karim, Melsi Alinda; Lunggela, Futriwin B.; Hamzah, Desiyanti; Lumentut, Femmy; Durand, Wofik Safitri
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i2.6027

Abstract

This study focuses on analyzing the utilization of learning media in science subjects, especially for grade V students. This research uses a qualitative approach with descriptive methods with observation techniques and interviews with several teachers and principals at SDN No. 67 Kota Timur. The results showed that the use of learning media can create a pleasant learning experience for students and is oriented towards achieving the learning objectives that have been set. The findings show that the use of science media is generally good and can increase students' interest in learning, especially those who prefer concrete media. However, the study also identified some significant challenges, such as difficulties in understanding the material by some students who are influenced by family factors, the dependence of media implementation on teacher creativity and responsibility, with the dominance of video use and the lack of self-generated media, as well as the less than optimal utilization of media by all teachers and the lack of cooperation between schools in media procurement. Therefore, strategic steps are needed from the school to improve teacher competence in the effective use of media. ABSTRAKStudi ini berfokus pada analisis pemanfaatan media pembelajaran dalam mata pelajaran IPA, khususnya untuk siswa kelas V SD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dengan teknik observasi dan wawancara terhadap beberapa guru dan kepala sekolah di SDN No. 67 Kota Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran dapat menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi siswa dan berorientasi pada pencapaian tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Temuan menunjukkan bahwa penggunaan media IPA umumnya baik dan dapat meningkatkan minat belajar siswa, terutama yang lebih menyukai media konkret. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan signifikan, seperti kesulitan dalam memahami materi oleh sebagian siswa yang dipengaruhi oleh faktor keluarga, ketergantungan implementasi media pada kreativitas dan tanggung jawab guru, dengan dominasi penggunaan video dan minimnya media yang dihasilkan sendiri, serta kurang optimalnya pemanfaatan media oleh semua guru dan kurangnya kerjasama antar sekolah dalam pengadaan media. Oleh karena itu, diperlukan langkah strategis dari pihak sekolah untuk meningkatkan kompetensi guru dalam penggunaan media secara efektif.
Co-Authors Abdul Haris Pana Abdul Haris PanaI Abdul Haris Panal Adjim, Salwa Patrisia Ahmad, Nakir T ahmad, wahyuni Aldina, Fauzi Alif Lukmanul Hakim Alif Lukmanul Hakim Andi Marshanawiah Anggol, Zainab Anggreni, Yesa Apit Fathurohman Aprianti, Wa Ode Novi Arafat, Yasir Arif, R. Mardian Arif, Rifda Mardian Arifin Arifin Arifin, Vicka Muniati Aryani, Miya Asmu, Anggie Libya Fatihah Asni Ilham Assel, Hadi Yamin Ayudia, Frizki Baraka, Faniramadani H. Basalamah, Nafilah Botutihe, Sahria Putri Candra Cuga Citron S Payu Darman, Nur Masita Darmawan Darmawan Dewa Gede Eka Setiawan Dewi Sri Wahyuni Dito Anurogo Dito Anurogo Doloan, Mutiara Damayanti Durand, Wofik Safitri Emdat Suprayitno Evi Hasim Farhan Abdullah Suwele Fauzi Aldina Fransiska Hasan Gita Sagita Nani Gobel, Agung R. Hajerina, Hajerina Haleda, Hawadira Hamzah, Desiyanti Hamzah, Nurlaila Hendrayanto Hendrayanto Humola, Apriana Humolungo, Elsa Husain, Feby Angriani Husain, Marzexy G Insyira, Atthalla Rania Irvin Novita Arifin Isnanto Isnanto , Isnanto Isnanto Isnanto Isnanto Isnanto Isnanto Isnanto Kadir, Sulasikin Sahdi Kalui, Sapna Nursakia S. Karim, Melsi Alinda Khairunnisa, Siti Khumaira Kubillawati , Sri Kudus Kudus , Kudus Kudus, Kudus Lahay, Nurhayati lamada, herawati Lapananda, Eva Rivana Lasimpala, Aliya Ningsi Layli R, Nurul Liliernawati, Liliernawati Luawo, Sri Devi Lukman Samatowa Lumentut, Femmy Lunggela, Futriwin B. Maria Purnama Nduru Marshanawiyah, Andi Mey Vanny Mo'o Meylan Saleh Monoarfa, Fidyawati Muh. Safar Muh. Safar, Muh. Muhammad Arsyad Muhammad Sarlin Muhammad Syawal Rahman Mumu Muzayyin Maq Muniati Arifin, Vicka Nabius, Riski Narayanti, Putu Satya Ngau, Akbar NI KADEK SRI UTARI Nur Sakinah Aries Nurainun Nurainun Nurfadliah Nurfadliah Nurfadliah, Nurfadliah Nyoman Ariani Olii, Annisa Fitriyani Pade, Amanda Erika Pasambuna, Sri Yunarni Pautina, Afifah Dwi Cahyani Payu, Citron Pricilia Thaib, Cindi Pulukadang, Wiwy Triyanty Qomaria, Siti Rahman, Muh. Sahman Rahman, Muhammad Syawal Rahmatia Suleman Ridha Fitriani J. Ode Bau Rifda Mardian Arif Rifda Mardian Arif Rivai, Samsiar Rustam I. Husain Sabalius Uhai Salma Halidu Samsi Pomalingo, Samsi Sari, Rani Puspita Saro’i, Mohammad Silvianingsih Abdulrahman Sri Kubillawati, Sriyanti K. Umar Suciati, Indah Sugiarti, Ni Ketut Anggi Sukri Katili Supu Idawati Supu, Idawati Suti, Intan Nuraini Suwele, Farhan Abdullah Tiban, Sindi Pratiwi B. Ulin M.A. Hariah Uloli, Tri Mulyanny Usman, Sri Rahayu Wahid, Insiya Mulyani Wuwungan, Abdul Holik Kurniawan Yasmin Hapulu Yocki Yuanti Yuanti, Yocki Yusuf, Istivani