Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PBL BERBANTUAN VIDEO ANIMASI TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI PENJUMLAHAN PENGURANGAN PECAHAN Gobel, Agung R.; Abdullah, Gamar; Aries, Nur Sakinah; Marshanawiah, Andi; Assel, Hadi Yamin
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i3.6655

Abstract

This research aims to determine the effect of the Problem Based Learning (PBL) model assisted by animated videos on problem-solving abilities in the addition and subtraction of fractions material in Class V SDN No. 66 Kota Timur. The research method used is Pre-experimental Design with a One-Group Pretest-Posttest Design research design. This study uses data collection techniques through observation, descriptive tests, and documentation. The sample in this study were 25 students of class V SDN No. 66 Kota Timur. The hypothesis of this study is that there is an effect of the PBL model assisted by animated videos on problem-solving abilities in the addition and subtraction of fractions material in Class V SDN No. 66 Kota Timur. Based on the results of the paired sample t-test, the results of the study indicate that there is an effect of the PBL model assisted by animated videos on problem-solving abilities in the addition and subtraction of fractions material in class V SDN No. 66 Kota Timur. This is proven by the significance value of 0.00 less than 0.05 with an average pretest of 30.88 and an average posttest of 73.28. Thus, H0 is rejected and H1 is accepted. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbantuan video animasi terhadap kemampuan pemecahan masalah pada materi penjumlahan dan pengurangan pecahan di Kelas V SDN No. 66 Kota Timur. Metode penelitian yang digunakan yaitu Pre-experimental Design dengan desain penelitian One-Group Pretest-Posttest Design. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, tes uraian, dan dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN No.66 Kota Timur sebanyak 25 siswa. Hipotesis penelitian ini adalah terdapat pengaruh model PBL berbantuan video animasi terhadap kemampuan pemecahan masalah pada materi penjumlahan dan pengurangan pecahan di Kelas V SDN No. 66 Kota Timur. Berdasarkan hasil uji paired sample t-test, hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model PBL berbantuan video animasi terhadap kemampuan pemecahan masalah pada materi penjumlahan dan pengurangan pecahan di kelas V SDN No. 66 Kota Timur. Hal ini dibuktikan dari nilai signifikansi sebesar 0.00 kurang dari 0.05 dengan perolehan rata-rata pretest 30,88 dan rata-rata posttest 73,28. Dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima.
Pengembangan Media Pembelajaran Ular Tangga Interaktif IPAS (ULTRAS) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Di Sekolah Dasar lamada, herawati; Abdullah, Gamar; Arif, Rifda Mardian; Panai, Abdul Haris; Muniati Arifin, Vicka
PEDAGOGIKA Vol 16 No 2 (2025): Vol 16 No 2 2025: Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/pedagogika.v16i2.3772

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran ULTRA (Ular Tangga Interaktif IPAS) yang memenuhi kriteria kelayakan, kepraktisan, dan efektivitas dalam pembelajaran IPAS guna meningkatkan hasil belajar siswa pada materi ekosistem di kelas V SDN 1 Suwawa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model penelitian pengembangan ADDIE, yang mencakup tahap analysis, design, development, Implementation, dan Evaluation. Kelayakan media ULTRA diuji melalui validasi oleh tim ahli. Hasil validasi menunjukkan bahwa media ini memperoleh rata-rata persentase sebesar 96,87%, yang dikategorikan sebagai sangat layak digunakan oleh guru dan siswa di SD. Untuk menguji kepraktisan, peneliti menggunakan lembar observasi guru, yang menunjukkan total skor 39 dari skor maksimal 40, dengan rata-rata persentase kepraktisan mencapai 97,5%, masuk dalam kategori sangat praktis. Dalam aspek efektivitas, penerapan media di kelas V SDN 1 Suwawa diukur melalui pretest dan posttest. Hasilnya, rata-rata nilai pretest sebesar 46,5% meningkat menjadi 86% pada posttest, dengan selisih peningkatan sebesar 39,5%. Tingkat efektivitas media ULTRA berdasarkan perhitungan mencapai 73,55%, menunjukkan bahwa media ULTRA termasuk dalam kategori efektif. Berdasarkan hasil ini, media ULTRA terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa dan layak digunakan dalam pembelajaran di SD.
EVALUASI PEMBELAJARAN IPA BERBASIS HOTS DI SD LABORATORIUM UNG Abdullah, Gamar; Isnanto, Isnanto; Marshanawiyah, Andi; Rahman, Muh. Sahman
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i3.6927

Abstract

Implementing science learning based on Higher Order Thinking Skills (HOTS) is a strategic effort to improve the quality of education in elementary schools. HOTS itself refers to higher-order thinking skills that include analysis, evaluation, and creativity, which are crucial for equipping students to face the challenges of the 21st century. In the context of science learning, the application of HOTS not only requires teachers to deliver material factually but also develops students' abilities to connect concepts, solve problems, and examine scientific phenomena critically and creatively. The purpose of this study is to evaluate HOTS-based science learning in elementary schools (SD) based on Permendikbudristek No. 16 of 2022, which includes learning planning and implementation. This research is a descriptive study using a quantitative approach. The research was conducted at SD Laboratorium UNG in phases B and C, namely grades III, IV, V, and VI, consisting of 12 classes. Based on the research findings on the planning and implementation of HOTS-based science learning at UNG Laboratory Elementary School, it can be concluded that overall, HOTS implementation has been successful, although several aspects still require strengthening. Overall, HOTS-based learning at UNG Laboratory Elementary School has shown positive results, particularly in terms of learning media and student engagement strategies. However, several aspects that need strengthening include HOTS assessment and the integration of lesson plans to ensure better coordination between objectives and assessments, enabling students to maximize their higher-order thinking skills. ABSTRAKPelaksanaan pembelajaran IPA yang berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar. HOTS sendiri merujuk pada kemampuan berpikir tingkat tinggi yang meliputi analisis, evaluasi, dan kreasi, yang sangat penting untuk membekali siswa menghadapi tantangan abad ke-21. Dalam konteks pembelajaran IPA, penerapan HOTS tidak hanya menuntut guru untuk menyampaikan materi secara faktual, tetapi juga mengembangkan kemampuan siswa dalam menghubungkan konsep, memecahkan masalah, serta mengkaji fenomena ilmiah secara kritis dan kreatif. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi pembelajaran IPA berbasis HOTS di Sekolah Dasar (SD) berdasarkan Permendikbudristek No. 16 Tahun 2022 yang meliputi perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian dilaksanakan di SD Laboratorium UNG pada jenjang fase B dan C, yaitu kelas III, IV, V dan VI yang terdiri dari 12 kelas. Berdasarkan hasil penelitian mengenai perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran IPA berbasis HOTS di SD Laboratorium UNG, dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan, implementasi HOTS telah diterapkan dengan baik, meskipun terdapat beberapa aspek yang masih memerlukan penguatan. Secara keseluruhan, pembelajaran berbasis HOTS di SD Laboratorium UNG menunjukkan hasil yang positif, terutama dalam hal media pembelajaran dan strategi keterlibatan siswa. Namun, beberapa aspek a yang perlu diperkuat adalah penilaian HOTS dan keterpaduan rencana pembelajaran agar tujuan dan asesmen dapat lebih terkoordinasi dengan baik, sehingga siswa dapat berkembang dengan lebih maksimal dalam keterampilan berpikir tingkat tinggi.
Pengembangan 3D-Geo AR Cards untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Sekolah Dasar Marshanawiah, Andi; Abdullah, Gamar; Saleh, Meylan; Arif, Rifda Mardian; Liliernawati, Liliernawati
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 3 (2025): Juli - September 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.3.2025.6860

Abstract

Pemahaman konsep geometri, khususnya bangun ruang, merupakan kompetensi dasar dalam pendidikan matematika di sekolah dasar. Namun, banyak siswa mengalami kesulitan dalam topik ini karena sifatnya yang abstrak, sehingga menyebabkan hambatan dalam menguasai konsep matematika yang lebih kompleks di jenjang pendidikan berikutnya. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran inovatif yang dapat menyajikan konsep geometri secara lebih konkret dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan 3D-Geo AR Cards sebagai media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) guna meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar terhadap konsep geometri tiga dimensi. Melalui penggunaan 3D-Geo AR Cards, siswa dapat memvisualisasikan dan berinteraksi dengan objek geometri tiga dimensi sehingga lebih mudah memahami konsep tersebut. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas lima tahapan, yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil validasi menunjukkan skor 95% dari ahli materi (kategori “sangat layak”) dan 97,5% dari ahli media (kategori “sangat layak”). Implementasi dilakukan pada 17 siswa, dengan respon guru memperoleh skor 97,5% dan respon siswa sebesar 92,23% (keduanya dalam kategori “sangat praktis”). Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep siswa dengan skor N-Gain sebesar 78% (kategori “efektif”). Temuan ini menunjukkan bahwa 3D-Geo AR Cards efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep geometri serta menegaskan potensi besar teknologi AR dalam memperkaya pengalaman belajar matematika di tingkat sekolah dasar.
PENGEMBANGAN MEDIA KOTPEN (KOTAK PENGETAHUAN) BERBANTUAN AI PADA MUATAN IPAS KELAS IV DI SEKOLAH DASAR Nabius, Riski; Abdullah, Gamar; Isnanto, Isnanto; Saleh, Meylan; Arif, R. Mardian
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 12 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v12i2.2649

Abstract

Abstract: This study aims to develop the KOTPEN (Knowledge Box) learning media assisted by AI for the Integrated Science and Social Studies (IPAS) subject in the 4th grade of elementary school. The research method used is a development research method with the ADDIE model. Based on validation results from experts and users, the Kotpen media received an average percentage score of 93.6% and was deemed highly suitable for use by teachers and students in elementary schools. In the practicality test of the Kotpen media, the researcher used a teacher observation sheet instrument, and the total score obtained was 38 out of a maximum score of 40, with an average score of 95%. Thus, the practicality percentage of using Kotpen media in learning reached 95%, which falls into the "very practical" category. In terms of the effectiveness of the Kotpen media, during its implementation in the 4th grade of SDN 18 Dungingi, teachers distributed pre-test and post-test questions to measure the media's effectiveness. The total pre-test score reached 36%, while the total post-test score reached 80%. The N-Gain calculation showed a score of 0.689, which falls into the "Moderate" category. Based on these results, it can be concluded that the Kotpen media is feasible, practical, and effective for use in elementary schools.Keywords: Learning Media, Kotpen (Knowledge Box), IPAS Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran KOTPEN (Kotak Pengetahuan) berbantuan AI pada muatan IPAS kelas IV di Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Berdasarkan hasil validasi oleh para ahli dan pengguna, media Kotpen memperoleh hasil rekapitulasi nilai rata-rata persentase 93,6% dan dinyatakan sangat layak digunakan oleh guru dan siswa di SD. Dalam uji kepraktisan media kotpen, peneliti menggunakan instrumen lembar observasi guru dengan total skor yang diperoleh adalah 38 dari skor maksimum 40, dengan rata-rata skor 95%. Dengan demikian, persentase kepraktisan penggunaan media kotpen dalam pembelajaran mencapai 95%, yang termasuk dalam kategori sangat praktis. Dalam  keefektifan media kotpen, pada saat penerapan media di kelas IV SDN 18 Dungingi, guru membagikan soal pretest dan postets untuk mengukur keefektifan media. Total  nilai pretest mencapai 36%, sedangkan total nilai postest mencapai 80%. Perhitungan N-Gain menunjukkan nilai sebesar 0,689, yang masuk dalam kategori “Sedang”. Dengan hasil rekapitulasi ini maka dapat dinyatakan bahwa media kotpen layak, praktis dan efektif digunakan di SD.Kata Kunci: Media Pembelajaran, Kotpen (Kotak Pengetahuan), IPAS
Mapping Studies on Risk and Protective Factors for Mental Health in the Modern Era Dito Anurogo; Yuanti, Yocki; Kubillawati , Sri; Suprayitno, Emdat; Abdullah, Gamar
West Science Social and Humanities Studies Vol. 2 No. 01 (2024): West Science Social and Humanities Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsshs.v2i01.621

Abstract

This bibliometric study delves into the extensive literature on risk and protective factors for mental health in the modern era, considering the complexities posed by technological advancements, socio-cultural shifts, and globalization. Utilizing bibliometric analysis, we identify clusters of literature, analyze trends over time, and explore potential research avenues. The network visualization reveals six distinct clusters, each representing thematic discussions related to mental health. Trend analysis highlights the evolution of research focus from early concerns to contemporary issues, with COVID-19 emerging as a prominent theme. Density analysis identifies research gaps and potential future topics. The collaboration network among authors suggests opportunities for interdisciplinary research. This analysis offers valuable insights for researchers, policymakers, and practitioners to inform evidence-based strategies for navigating the intricate landscape of mental health in the modern era.
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Berbantuan Media Diorama Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SD Negeri 20 Pulubala Gita Sagita Nani; Abdul Haris Panai; Gamar Abdullah; Kudus; Isnanto
EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies Vol. 4 No. 3 (2024): EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/edu.v4i3.5219

Abstract

The Effect of the Discovery Learning Model Assisted by Diorama Media on Science Learning Outcomes of Fifth Grade Students at SD Negeri 20 Pulubala. Thesis. Department of Elementary Teacher Education. Faculty of Education. Universitas Negeri Gorontalo. The supervisor is Prof. Dr. Abdul Haris Panai, M.Pd., MCE and the co-supervisor is Dr. Gamar Abdullah, S.Si., M.Pd.The research question in this study is "Does the discovery learning model assisted by diorama media affect the science learning outcomes of fifth-grade students at SD Negeri 20 Pulubala?" The type of research used is quantitative research. This study employed the Pre Experimental Design method with the One Group Pretest-Posttest Design. The independent variable in this study is the Discovery Learning model assisted by diorama media, and the dependent variable is science learning outcomes. The population of this study consists of all fifth-grade students at SD Negeri 20 Pulubala, totaling 14 students. Data collection in this study was carried out using a multiple-choice test method. Data analysis in this study included a normality test, hypothesis testing using the t-test, and N-Gain Score test.The normality test showed normal distribution values based on the research results and discussions. Subsequently, hypothesis testing using SPSS 29 yielded a significant value (one-tailed) of 0.001 <0.05, with the criteria that if the significant value is smaller than 0.05, then HO is rejected and H1 is confirmed, meaning that there is an effect of the discovery learning model assisted by diorama media on the science learning outcomes of fifth-grade students at SD Negeri 20 Pulubala. The improvement in student learning outcomes is indicated by an N-Gain Score of 0.63 or 63%, which falls into the moderately effective category.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Benda Zat Tunggal dan Campuran Melalui Model Snowball Throwing dan Media Kartu Pintar Kelas V SDN Talaga Jaya Rahmatia Suleman; Irvin Novita Arifin; Gamar Abdullah
EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies Vol. 4 No. 3 (2024): EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/edu.v4i3.5223

Abstract

Rahmatia Suleman, 2024. Improving the Learning Outcomes of Pure Substance and Mixtures Material using Snowball Throwing Model and Smart Card Media for Students in Class V of SDN 3 Talaga Jaya. Undergraduate Thesis. Department of Elementary Teacher Education, Faculty of Education, Universitas Negeri Gorontalo. The principal supervisor is Dr. Irvin Novita Arifin, S.Pd., M.Pd., and the co-supervisor is Dr. Gamar Abdullah, S.Si., M.Pd.The problem statement of this research is "Can the implementation of Snowball Throwing Model and Smart Card Media improve the learning outcomes of students in class V of SDN 3 Talaga Jaya?" This Classroom Action research aims to improve the learning outcomes of Pure Substance and Mixtures material using the Snowball Throwing Model and Smart Card Media for students in class V of SDN 3 Talaga Jaya.The result gained from 27 students shows that in the early stage observation the learning outcome indicator reached 22.22% (6 students). In cycle I there were 52% (14 students) completed the Minimum Completion Criteria. Concluding it did not thrive enough, cycle II was held with the result of 86% (23 students) who completed the Minimum Completion Criteria. Overall, the percentage escalated to 34%. Therefore, it can be concluded that the Snowball Throwing Model and Smard Card in learning Pure Substance and Mixtures improved the learning outcomes of students in class V of SDN 3 Talaga Jaya.
Pengembangan Media Pembelajaran Edufraction Magnet Board pada Materi Pecahan Kelas III SDN 04 Botupingge Doloan, Mutiara Damayanti; Halidu, Salma; Aries, Nur Sakinah; Abdullah, Gamar; Marshanawiah, Andi
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.7.2.2024.4802

Abstract

Pemahaman siswa terhadap operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan dengan penyebut yang sama masih menjadi tantangan, khususnya pada siswa kelas III SDN 04 Botupingge. Rendahnya pemahaman ini menunjukkan perlunya media pembelajaran yang inovatif untuk membantu siswa memahami konsep pecahan dengan lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengembangkan media pembelajaran Edufraction Magnet Board (EMB) pada materi penjumlahan dan pengurangan pecahan berpenyebut sama, (2) menguji kelayakan media EMB, (3) mengevaluasi kepraktisan media EMB, dan (4) mengidentifikasi keefektifan penggunaan EMB sebagai media pembelajaran.Penelitian ini menggunakan metode pengembangan dengan model ADDIE, yang meliputi lima tahap: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian adalah siswa kelas III SDN 04 Botupingge. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi untuk ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa; lembar observasi untuk guru dan siswa; serta soal pretest dan posttest. Data dianalisis secara kuantitatif untuk kelayakan dan kepraktisan, serta kualitatif untuk wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media EMB dinilai sangat layak dengan skor rata-rata 92,96% dari validator ahli. Media ini juga dinilai sangat praktis oleh guru dan siswa dengan skor rata-rata 92,91%. Dari segi keefektifan, hasil N-Gain Score sebesar 78% menunjukkan kategori efektif. Temuan ini mengindikasikan bahwa EMB adalah media pembelajaran yang layak, praktis, dan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap penjumlahan dan pengurangan pecahan berpenyebut sama. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam menyediakan alternatif media pembelajaran berbasis manipulatif yang tidak hanya menarik perhatian siswa tetapi juga mampu meningkatkan hasil belajar mereka secara signifikan. Model pengembangan ADDIE yang digunakan juga terbukti relevan dalam menghasilkan media pembelajaran berkualitas
Penerapan Model Pembelajaran Mordiscvein Berbantuan Media Kodular untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran IPAS di Kelas VI.2 MIM Unggulan Kota Gorontalo Ngau, Akbar; Saleh, Meylan; Abdullah, Gamar; Nurfadliah, Nurfadliah; Arif, Rifda Mardian
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i1.2791

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan rumusan masalah yaitu apakah model Mordiscvein berbantuan media Kodular dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS di kelas VI.2 MIM Unggulan Kota Gorontalo?. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS di kelas VI.2 MIM Unggulan Kota Gorontalo melalui penerapan model pembelajaran Mordiscvein berbantuan media Kodular. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam II siklus setiap siklus teridiri dari dua kali pertemuan. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu persiapan (perencanaan), pelaksanaan tindakan, pemantauan dan evaluasi, serta analisis dan refleksi. Hasil belajar yang diperoleh dari pesertad didik yang dikenai tindakan pada siklus I dan siklus II berjumlah 26 peserta didik yang terdiri dari 13 peserta didik laki-laki dan 13 perempuan. Siklus I terdapat 3 peserta didik yang mencapai KKTP dengan persentase (11,54%) dan yang tidak memenuhi KKTP berjumlah 23 orang dengan persentase (88,64%). Pada siklus II, mengalami peningkatan yaitu sebanyak 24 peserta didik yang memenuhi KKTP (92,31%) dan yang tidak memenuhi KKTP 2 orang (7,69%). Berdasarkan kajian dari data siklus I dan siklus II maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Mordiscvein berbantuan media Kodular dapat meningkatkan hasil belajar peserta didikpada mata pelajaran IPAS di kelas VI MIM Unggulan Kota Gorontalo.
Co-Authors Abdul Haris Pana Abdul Haris PanaI Abdul Haris Panal Adjim, Salwa Patrisia Ahmad, Nakir T ahmad, wahyuni Aldina, Fauzi Alif Lukmanul Hakim Alif Lukmanul Hakim Andi Marshanawiah Anggol, Zainab Anggreni, Yesa Apit Fathurohman Aprianti, Wa Ode Novi Arafat, Yasir Arif, R. Mardian Arif, Rifda Mardian Arifin Arifin Arifin, Vicka Muniati Aryani, Miya Asmu, Anggie Libya Fatihah Asni Ilham Assel, Hadi Yamin Ayudia, Frizki Baraka, Faniramadani H. Basalamah, Nafilah Botutihe, Sahria Putri Candra Cuga Citron S Payu Darman, Nur Masita Darmawan Darmawan Dewa Gede Eka Setiawan Dewi Sri Wahyuni Dito Anurogo Dito Anurogo Doloan, Mutiara Damayanti Durand, Wofik Safitri Emdat Suprayitno Evi Hasim Farhan Abdullah Suwele Fauzi Aldina Fransiska Hasan Gita Sagita Nani Gobel, Agung R. Hajerina, Hajerina Haleda, Hawadira Hamzah, Desiyanti Hamzah, Nurlaila Hendrayanto Hendrayanto Humola, Apriana Humolungo, Elsa Husain, Feby Angriani Husain, Marzexy G Insyira, Atthalla Rania Irvin Novita Arifin Isnanto Isnanto , Isnanto Isnanto Isnanto Isnanto Isnanto Isnanto Isnanto Kadir, Sulasikin Sahdi Kalui, Sapna Nursakia S. Karim, Melsi Alinda Khairunnisa, Siti Khumaira Kubillawati , Sri Kudus Kudus , Kudus Kudus, Kudus Lahay, Nurhayati lamada, herawati Lapananda, Eva Rivana Lasimpala, Aliya Ningsi Layli R, Nurul Liliernawati, Liliernawati Luawo, Sri Devi Lukman Samatowa Lumentut, Femmy Lunggela, Futriwin B. Maria Purnama Nduru Marshanawiyah, Andi Mey Vanny Mo'o Meylan Saleh Monoarfa, Fidyawati Muh. Safar Muh. Safar, Muh. Muhammad Arsyad Muhammad Sarlin Muhammad Syawal Rahman Mumu Muzayyin Maq Muniati Arifin, Vicka Nabius, Riski Narayanti, Putu Satya Ngau, Akbar NI KADEK SRI UTARI Nur Sakinah Aries Nurainun Nurainun Nurfadliah Nurfadliah Nurfadliah, Nurfadliah Nyoman Ariani Olii, Annisa Fitriyani Pade, Amanda Erika Pasambuna, Sri Yunarni Pautina, Afifah Dwi Cahyani Payu, Citron Pricilia Thaib, Cindi Pulukadang, Wiwy Triyanty Qomaria, Siti Rahman, Muh. Sahman Rahman, Muhammad Syawal Rahmatia Suleman Ridha Fitriani J. Ode Bau Rifda Mardian Arif Rifda Mardian Arif Rivai, Samsiar Rustam I. Husain Sabalius Uhai Salma Halidu Samsi Pomalingo, Samsi Sari, Rani Puspita Saro’i, Mohammad Silvianingsih Abdulrahman Sri Kubillawati, Sriyanti K. Umar Suciati, Indah Sugiarti, Ni Ketut Anggi Sukri Katili Supu Idawati Supu, Idawati Suti, Intan Nuraini Suwele, Farhan Abdullah Tiban, Sindi Pratiwi B. Ulin M.A. Hariah Uloli, Tri Mulyanny Usman, Sri Rahayu Wahid, Insiya Mulyani Wuwungan, Abdul Holik Kurniawan Yasmin Hapulu Yocki Yuanti Yuanti, Yocki Yusuf, Istivani