Claim Missing Document
Check
Articles

Students’ Perspectives on The Use of Picture Strategy in Learning Descriptive Text at SMA Santo Petrus Medan: Penelitian Eska Agustinus Sihotang; Fiber Yun Almanda Ginting; Junita Siahaan; Meikardo Samuel Prayuda
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3444

Abstract

This research investigates students’ perspectives on the use of picture strategy in learning descriptive texts at SMA Santo Petrus Medan, Medan. The study employed a descriptive qualitative design, involving 34 students from class XI-B as the participants. Data were collected through semi-structured interviews and questionnaires to explore students’ perceptions, experiences, and attitudes toward the use of pictures as learning media. The purpose of this study was to identify the benefits of picture strategy in enhancing students’ understanding and creativity in writing descriptive texts and to determine how students perceive its effectiveness in their learning process. The cognitive domain showed the highest percentage (62.50%), indicating that pictures effectively supported students’ comprehension, imagination, and vocabulary enrichment. The affective domain (20.83%) reflected an increase in students’ motivation, confidence, and interest in learning. Students stated that pictures made learning “more fun, less boring,” and helped them to express ideas with greater enthusiasm. The psychomotor domain (16.67%) demonstrated improvement in students’ writing performance, particularly in organizing ideas and maintaining coherence in their descriptive texts. In conclusion, the picture strategy proved to be an effective and motivating pedagogical tool that enhanced students’ cognitive understanding, emotional engagement, and technical writing skills in descriptive text learning
The Effectiveness of English as a Science Medium Instruction in Higher Education Meikardo Samuel Prayuda; Natalina Purba; Candra Ronitua Gultom
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No SpecialIssue (2024): Science Education, Ecotourism, Health Science
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10iSpecialIssue.7986

Abstract

This research presents a comprehensive analysis of English as a Medium of Instruction (EMI) in higher education, drawing insights from seven studies involving 150 students. The investigation delves into various factors such as academic proficiency, TOEFL scores, and gender distribution. Findings reveal a clustering of TOEFL scores around the midpoint of the range, suggesting a normal distribution. However, gender distribution exhibits significant deviations from normalcy. Despite these variations, detailed statistical analyses offer valuable insights into student performance within EMI programs. Moving beyond data analysis, a systematic review explores the impact and effective practices of EMI in higher education. It acknowledges the ongoing debate regarding EMI's influence on language proficiency and academic achievement. While some studies suggest positive outcomes, others highlight challenges and discrepancies, emphasizing the complexity of evaluating EMI's success. The review underscores the importance of examining diverse linguistic and non-linguistic factors and calls for further research to inform instructional strategies. Furthermore, the study identifies effective practices in EMI implementation, emphasizing instructional techniques, curriculum design, language support services, assessment procedures, faculty development, and reflective practice. These approaches aim to create inclusive learning environments conducive to language acquisition, subject matter learning, and student success. Additionally, the review proposes solutions to address challenges and promote inclusivity in EMI contexts, including cultural orientation programs, academic assistance, institutional regulations, social justice initiatives, intercultural competencies, and student-centered teaching approaches. This holistic approach seeks to enhance the long-term success and well-being of students within the EMI framework in higher education.
PENERAPAN STRUKTURAL ANALITIK SINTETIK PADA PERMULAAN MEMBACA DIKELAS 1 SD NEGERI 067244 MEDAN Linda Sianturi; Eltasia Hutapea; Meikardo Samuel Prayuda
Jurnal Pendidikan: Media, Strategi, dan Metode VOLUME 01 NO 03 DESEMBER 2024
Publisher : Pustaka Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0905.vol1iss3no05pp116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas 1 di SD Negeri 067244 Medan. Metode SAS merupakan pendekatan pembelajaran membaca yang dimulai dari pengenalan kalimat utuh, kemudian dianalisis menjadi kata, suku kata, hingga huruf, dan akhirnya disintesis kembali menjadi kalimat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara sebagai alat pengumpulan data, serta dilaksanakan dalam beberapa siklus tindakan kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode SAS secara signifikan meningkatkan keterlibatan dan kemampuan membaca siswa, khususnya melalui strategi membaca tanpa buku dan penggunaan media visual yang kontekstual. Temuan juga menunjukkan bahwa keberhasilan metode ini sangat bergantung pada kesiapan guru dalam merancang pembelajaran serta memperhatikan faktor psikologis dan lingkungan peserta didik. Dengan demikian, metode SAS dapat dijadikan strategi alternatif yang efektif dalam pembelajaran membaca permulaan di sekolah dasar, terutama pada tahap awal pendidikan formal.
ANALISIS KETERAMPILAN MENYIMAK SISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SD TAHUN AJARAN 2023/2024 Sri Deni Sababalat; Rica Lisdawati; Meikardo Samuel Prayuda
Jurnal Pendidikan: Media, Strategi, dan Metode VOLUME 01 NO 03 DESEMBER 2024
Publisher : Pustaka Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0905.vol1iss3no06pp122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan media motion graphic dalam meningkatkan keterampilan menyimak siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar. Keterampilan menyimak merupakan fondasi utama dalam penguasaan bahasa, dan sering kali menjadi aspek yang terabaikan dalam proses belajar mengajar. Melalui metode studi kepustakaan dan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menggali bagaimana media audio visual, khususnya animasi, dapat memengaruhi perhatian, minat, dan pemahaman siswa terhadap materi cerita anak. Hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa penggunaan media animasi audio visual berdampak positif terhadap peningkatan kemampuan menyimak siswa, baik dari segi hasil tes maupun perubahan perilaku belajar. Penelitian ini juga menegaskan pentingnya inovasi guru dalam memilih media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa serta peran sentral visualisasi dalam membantu proses penyimakan secara efektif. Dengan demikian, penggunaan media animasi audio visual dapat dijadikan strategi pembelajaran alternatif yang inovatif dan menyenangkan bagi siswa sekolah dasar.
PENGARUH ICE BREAKING TERHADAP TINGKAT KONSENTRASI BELAJAR SISWA DI SD KARTIKA I MEDAN Dedi Dores Marpaung; Irfan Silaban; Meikardo Samuel Prayuda
Jurnal Pendidikan: Media, Strategi, dan Metode VOLUME 01 NO 03 DESEMBER 2024
Publisher : Pustaka Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0905.vol1iss3no07pp128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode ice breaking terhadap tingkat konsentrasi belajar siswa kelas V di SD Kartika I Medan. Konsentrasi merupakan aspek penting dalam proses pembelajaran karena sangat memengaruhi pemahaman dan hasil belajar siswa. Penurunan konsentrasi sering terjadi dalam proses belajar yang monoton dan berkepanjangan, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang dapat mengatasi kejenuhan siswa. Metode ice breaking diterapkan sebagai solusi untuk membangkitkan semangat, meningkatkan fokus, dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai metode pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa merespon positif kegiatan ice breaking, terutama jenis kegiatan yang bersifat aktif dan menyenangkan. Meskipun demikian, ditemukan pula beberapa kendala, seperti kurangnya minat siswa terhadap kegiatan tertentu atau faktor kepribadian siswa yang cenderung pasif. Dengan demikian, pemilihan bentuk ice breaking yang tepat dan bervariasi sangat penting agar dapat disesuaikan dengan kondisi serta karakteristik siswa. Secara umum, ice breaking terbukti dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan konsentrasi dan partisipasi siswa selama proses pembelajaran berlangsung.
PENGARUH PENGGUNAAN ALAT PERAGA DALAM MATA PELAJARAN IPA TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA DI KELAS V SD Elisabeth Purba; Septilicia Purba; Meikardo Samuel Prayuda
Jurnal Pendidikan: Media, Strategi, dan Metode VOLUME 01 NO 03 DESEMBER 2024
Publisher : Pustaka Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0905.vol1iss3no08pp134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan alat peraga terhadap peningkatan minat belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di kelas V SD Negeri 064025 Medan. Kurangnya daya tarik siswa dalam mengikuti pembelajaran sering kali disebabkan oleh metode mengajar guru yang monoton dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Alat peraga sebagai media pembelajaran nyata dapat membantu guru dalam menjelaskan konsep-konsep abstrak secara lebih konkret dan menarik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi dan wawancara terhadap guru dan siswa sebagai sumber data utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alat peraga, khususnya alat peraga rantai makanan, mampu meningkatkan ketertarikan siswa terhadap materi, membuat suasana kelas lebih aktif, serta memudahkan pemahaman konsep IPA secara menyeluruh. Meskipun sebagian siswa menunjukkan minat yang lebih tinggi ketika pembelajaran menggunakan alat peraga, terdapat pula beberapa siswa yang tidak menunjukkan perbedaan signifikan dalam minat belajar. Hal ini menunjukkan pentingnya guru dalam menyesuaikan alat peraga dengan gaya belajar siswa agar pembelajaran menjadi lebih efektif. Secara umum, alat peraga terbukti memiliki kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan minat belajar siswa.
ANALISIS STRATEGI KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MEWUJUDKAN DAN MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SD NEGRI 102006 TIGA JUHAR Aquilla Diani Br Barus; Junita Stevania Situmeang; Perbinanda Br Barus; Meikardo Samuel Prayuda
Jurnal Pendidikan: Media, Strategi, dan Metode VOLUME 01 NO 03 DESEMBER 2024
Publisher : Pustaka Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0905.vol1iss3no09pp139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SD Negeri 102006 Tiga Juhar. Motivasi belajar merupakan faktor penting dalam keberhasilan proses pendidikan, dan kepala sekolah sebagai pemimpin lembaga pendidikan memiliki peran sentral dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara terhadap kepala sekolah, guru, dan siswa kelas IVB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan berbagai strategi, seperti penggunaan metode pembelajaran yang variatif, pemberdayaan guru melalui pelatihan, pelibatan orang tua dalam proses pendidikan, serta pemberian penghargaan kepada siswa yang berprestasi. Strategi-strategi tersebut terbukti efektif dalam membangun semangat belajar siswa, menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, dan meningkatkan partisipasi aktif dalam pembelajaran. Dengan adanya sinergi antara kepala sekolah, guru, orang tua, dan siswa, maka tercipta lingkungan pendidikan yang positif dan mendukung tumbuhnya motivasi belajar secara berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan yang transformatif dan inklusif sangat diperlukan untuk mewujudkan mutu pendidikan yang lebih baik di tingkat sekolah dasar.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA MATERI EKOSISTEM DI SD KARTIKA I-1 MEDAN Jodi Andre Siregar; Angelika Exa Septia Siagian; Meikardo Samuel Prayuda
Jurnal Pendidikan: Media, Strategi, dan Metode VOLUME 01 NO 03 DESEMBER 2024
Publisher : Pustaka Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0905.vol1iss3no10pp145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan minat belajar siswa pada materi ekosistem dalam pembelajaran IPA kelas V SD Kartika I-1 Medan. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya minat belajar siswa yang disebabkan oleh metode pembelajaran yang monoton dan kurang melibatkan siswa secara aktif dalam proses belajar. Dengan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara terhadap siswa setelah proses pembelajaran menggunakan model PBL diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan minat belajar yang signifikan, terlihat dari semangat siswa dalam menjawab soal-soal, menyelesaikan kuis, serta berpartisipasi aktif dalam diskusi kelompok. Siswa juga menunjukkan ketertarikan lebih tinggi terhadap pembelajaran yang menekankan pada pemecahan masalah kontekstual. Meskipun masih terdapat kendala seperti keterbatasan waktu dalam penerapan PBL, secara umum model ini berhasil menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, menantang, dan menyenangkan. Oleh karena itu, model PBL direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan minat belajar siswa, khususnya dalam pembelajaran IPA.
STUDI TENTANG PERILAKU BELAJAR MANDIRI PADA SISWA SD Annorian Tamba; Arianto Limbong; Meikardo Samuel Prayuda
Jurnal Pendidikan: Media, Strategi, dan Metode VOLUME 01 NO 04 FEBRUARI 2025
Publisher : Pustaka Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0905.vol2iss1no01pp01

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemandirian belajar siswa di kelas V SDN 101835 Sibolangit serta strategi yang dapat diterapkan oleh guru dalam menumbuhkan sikap mandiri siswa. Kemandirian belajar merupakan kemampuan siswa dalam menyelesaikan tugas-tugas pembelajaran secara individual tanpa tergantung pada bantuan guru, teman, atau pihak lain. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemandirian belajar siswa akibat tingginya ketergantungan terhadap gadget dan bantuan orang lain. Dalam penelitian ini, digunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara sebagai metode pengumpulan data utama. Data diperoleh dari wawancara langsung kepada siswa terkait kebiasaan belajar mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian siswa sudah menunjukkan kemandirian dalam belajar dengan mengatur waktu belajar secara mandiri dan membaca buku tanpa disuruh. Namun, masih terdapat siswa yang belum menunjukkan sikap mandiri, seperti enggan membaca buku dan hanya belajar pada waktu tertentu. Guru memiliki peran penting dalam membentuk kemandirian siswa melalui penerapan pendekatan kontekstual, pemberian modul pembelajaran yang menarik, serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan sesuai dengan minat siswa. Selain itu, dukungan dari keluarga, khususnya orang tua, sangat berpengaruh terhadap pembentukan sikap mandiri dalam belajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan kemandirian belajar siswa perlu melibatkan kerja sama antara guru, siswa, dan orang tua agar siswa dapat berkembang menjadi individu yang bertanggung jawab, percaya diri, dan memiliki kemampuan belajar sepanjang hayat.
ANALISIS PENERAPAN BUDAYA SEKOLAH DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER DISIPLIN SISWA KELAS V DI SD 101788 MARINDAL 1 Jessica Mariana Manullang; Rachel Sri Kasih Hutabalian; Esra Royana Lumbantobing; Meikardo Samuel Prayuda
Jurnal Pendidikan: Media, Strategi, dan Metode VOLUME 01 NO 04 FEBRUARI 2025
Publisher : Pustaka Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0905.vol2iss1no02pp08

Abstract

Karakter disiplin merupakan aspek penting dalam membentuk kepribadian siswa sejak dini. Di SD 101788 Marindal 1, disiplin ditanamkan melalui tata tertib sekolah seperti kehadiran tepat waktu, berpakaian rapi, menghormati guru, serta larangan membawa benda berbahaya. Penghargaan dan sanksi diterapkan seimbang untuk menumbuhkan motivasi dan kepatuhan siswa. Budaya sekolah juga mendukung melalui pembiasaan sikap religius, jujur, cinta lingkungan, dan gemar membaca. Keberhasilan program ini melibatkan peran aktif kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua. Strategi implementasi dilakukan lewat kegiatan literasi, pramuka, rutinitas harian, dan keterlibatan siswa menjaga kebersihan. Sarana yang memadai turut menunjang internalisasi nilai-nilai disiplin. Pendidikan karakter tidak cukup berbasis hukuman, tetapi harus melalui pembiasaan positif yang konsisten dan terencana. Ketika disiplin menjadi bagian budaya pribadi, siswa akan lebih bertanggung jawab, mampu mengatur waktu, serta menghargai hak dan kewajiban. Kepala sekolah menetapkan kebijakan, guru mengintegrasikan nilai-nilai dalam pembelajaran, dan orang tua memperkuat dari rumah. Dengan kerja sama semua pihak, karakter disiplin dapat tumbuh berkelanjutan dan membentuk perilaku positif siswa sejak dini.
Co-Authors Adrian David Ginting Agnes Romayani Simarmata Agnes Salsalina Br. Sembiring Almanda, Fiber Yun Amelia Puspita Sari Sitorus Anastasya Apriliaty Simamora Andre, Jose Andrian Valentino Siregar Angel Sura Bina Br Barus Angelika Exa Septia Siagian Anggun Sastra Anna Mariani Anna Stasya Prima Sari Annorian Tamba Apriliresia Br Sinaga Aquilla Diani Br Barus Arianto Limbong Arnita Silaen Aryen Anatasia Asril Kisbat Sitepu Sitepu Ateta Malem Br. Sinulingga Sinulingga Awani Haloho Bernita Simanjuntak Betty Agatha Sihombing Bogor Lumbanraja Buaton, Dionisius Chindi Clodia Br. Tarigan Chindy Sitanggang Cici Helen Boang Manalu Clarisa Yoan Darinda Sofia Tanjung Debora Graselia Situmorang Debora Octavia Siringoringo Dedi Dores Marpaung Devi Angreni Saragih Deviana Elwis Simarmata Dicky Pasaribu Dila Afrilia Dinesh Elango Duwicha Br Ginting Dyan Wulan Sari Hs Efani Kudariri Elisa Br Ginting Elisabet Jojor Rumahorbo Elisabeth Purba Elisabeth Purba Elisabeth Victoria Kaban Elprisma Mahulae Elsin Firma Situmorang Eltasia Hutapea Elvrida Yasinta Simamora Enjelia Sihite Ernita Simatupang Eska Agustinus Sihotang Esra Royana Lumbantobing Ester Tarigan Esther Evi Rianty Siburian Evelina Asyera Manalu Evi Beneditta Br Meliala Evi Romauli Sinaga Fica Miranda Br Tarigan Florentina Ambarawati, Nova Gaol, Rumiris Lumban Gebyanna Paula Sinaga Sinaga Gema Nugraha Hutabarat, Renato Gilberdh Saragih Ginting, Fiber Yun A Ginting, Fiber Yun Almanda Ginting, Novfiana Br Ginting, Yemima Br. Giovani Br Lubis Giska Delilla Br Sembiring Gultom, Candra Ronitua Hanna Florida Panjaitan Hendra Suprapto Purba Hernawati Situmorang Hutabarat, Renato Gema Nugraha Ica Nikkita Br Sitepu Irfan Silaban Irmatansy Alodya Sitorus Jesika Gultom Jessica Mariana Manullang Jhan Otha Ginting Jodi Andre Siregar Juliana Juliana Juliana Juliana Junita Stevania Situmeang Juwita Gulo Karisma Erikson Tarigan Kresentia Kamilia Situmorang Lasria Sifra Silaban Liana Liana, Friscilla Sembiring Linda Sianturi Lumbangaol, Reni Rosianna Margaret Stevani Margaretha Ayu Lumban Gaol Maria sarlince Futauni Maria Sihotang Marpaung, Evilina Martina Siahaan Masli Tamba Masriani Sinaga Maya Sari Sembiring, Heka Medianti Simanjuntak Melviana Maringga Mesika Jawak Mey Sari Sinaga Mika Pepayosa Sitepu Monica Clara P. Panjaitan Monika Surabina Sinulingga Naomi P. Simanjuntak Natalia Ginting Natalina Purba Nela Suriani Siregar Nisi Angelica H Matondang Nomita Panjaitan Nora Wita Purba Nova Florentina Ambarwati Nurita purba Olivia Angelina Panjaitan Pangaribuan, Jontra Jusat Paulina Kezia Rajagukguk Perbinanda Br Barus Pirma Veretty Hayani Sagala Purba, Natalia Putri Danesa Malau Rachel Sri Kasih Hutabalian Rahel Luve Sitanggang Rapidanda Manihuruk Regina Sipayung Remigius Relius Laia Ria Rasani Tumangger Rica Lisdawati Risna Wati Br Sitepu Romauli Aldesi Butar-butar Roselli Kristanti Girsang Rosianna Lumbangaol, Reni Rosma Sani Fitria br Sinukaban Sarmita Hasibuan Sembiring, Heka Maya Sari Sembiring, Ribka Kariani Septeti Angges Br Sinuraya Septilicia Purba Septilicia Purba Sesylia Pregita Sharhan, Asmaa Nader siahaan, junita Sihombing, Rismawati Sihotang, Daniel Silalahi, Theresia Shintanauli Margaretha Silvia Anggreni Br Surbakti Simamora, Binaria Juliana Simamora, Sarimauli Sinaga, Dolli Rotua Sinaga, Mikael Sitompul, Ferdinan Sri Deni Sababalat Sri Yuni Manurung Stevani Amanda Sidabutar Sumarlin Mangandar Marianus Tiya Meita Purba Togatorop, Widitya Ningsih Upik Kurniaty Br Lase Vera Wati Br Tarigan Wahdah, Wahdah Wanda Goretti Simarmata Wika Maria Pintu Batu Willfrida Purnama Sari Gulo Wulan Sari HS, Dyan Yesa Anaria Tambunan Yona Nureka Br Karo Sekali