p-Index From 2021 - 2026
11.96
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Gizi Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia LEX PRIVATUM JURNAL GIZI INDONESIA Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Humanis : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat NUTRIRE DIAITA Journal of Nutrition College Jurnal Ekologi Kesehatan Media Gizi Mikro Indonesia Journal The Winners Jurnal Teknologi Pertanian Indonesian Journal of Human Nutrition Semesta Teknika Jurnal Media Gizi Indonesia (MGI) Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Jurnal Riset Gizi Gadjah Mada Journal of Psychology Darussalam Nutrition Journal Journal of Health Education Journal of Language and Literature Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan Jurnal Karkasa GIZI INDONESIA Ilmu Gizi Indonesia Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) AcTion: Aceh Nutrition Journal Jurnal Gizi Klinik Indonesia Jurnal Gizi dan Pangan Soedirman (JGPS) Argipa (Arsip gizi dan Pangan) Rancang Bangun JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Linguistics and Elt Journal Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan JCES (Journal of Character Education Society) CIVICUS : Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Window of Health : Jurnal Kesehatan Media Ilmu Kesehatan Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas GHIDZA: Jurnal Gizi dan Kesehatan Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Journal of Education Action Research Mimbar Ilmu IJID (International Journal on Informatics for Development) Jurnal Kreativitas PKM International Journal of Nursing and Health Services (IJNHS) Aptisi Transactions on Management Jurnal Kesehatan Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) Jurnal Inovasi Teknik Kimia JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Dharma Raflesia : Jurnal Ilmiah Pengembangan dan Penerapan IPTEKS Physical Activity Journal (PAJU) Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat International Journal of Business, Humanities, Education and Social Sciences (IJBHES) Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Sport and Nutrition Journal Jurnal Sains Kesehatan Indonesia Berdaya Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti (JAICB) Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Management of Zakat and Waqf Journal (MAZAWA)) IAIC Transactions on Sustainable Digital Innovation (ITSDI) Jurnal Kesehatan Tambusai Health Publica : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat International Journal of Multidisciplinary: Applied Business and Education Research Jurnal Visi Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Jurnal Ar-Ribh Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Nutrisia Indonesian Journal of Public Health Nutrition (IJPHN) Journal of Current Health Sciences Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling Jurnal Pengabdian Jurnal Pangan Kesehatan dan Gizi (JAKAGI) Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia International Journal of Integrative Sciences TRIMAS: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat TELL - US JOURNAL Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development IRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Riset Gizi Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Jurnal Riset Gizi
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh video edukasi sadar gizi terhadap tingkat pengetahuan dan sikap terkait gizi pada wanita gizi lebih di wilayah perkotaan Palupi, Khairizka Citra; Sari, Ria Patika; Gifari, Nazhif; Sitoayu, Laras
Jurnal Gizi Klinik Indonesia Vol 20, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Minat S2 Gizi dan Kesehatan, Prodi S2 IKM, FK-KMK UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijcn.69116

Abstract

The effect of mindful nutrition educational video on knowledge levels and attitudes related to nutrition among overweight women Background: High consumption of food without emotional control or mindless eating has been identified may increase the prevalence of overweight among urban women. Mindful eating intervention has been identified may improve nutritional status among overweight. However, the mechanism of whether this intervention may influence nutritional knowledge and attitude remains unknown. Objective: The study investigates the effectiveness of mindful eating videos on nutritional knowledge and attitude among urban women with overweight. Methods: The research method was used pre-experimental with a one-group pretest-posttest research design on 42 overweight women aged 20-29 years in West Java and Jakarta. The intervention was carried out for 5 weeks using validated mindful eating videos. Knowledge and attitudes were measured by pre-test and post-test questionnaires. Data analysis was carried out by paired sample t-test and Wilcoxon test. Results:  The results of this study indicate that the provision of mindful nutrition education video is not effective in increasing knowledge related to nutrition (p-value= 0.082) while effective in improving attitudes related to nutrition (p-value=0.0001).Conclusions: Nutrition awareness education with online videos can be used as a media for nutritional intervention that affects attitudes related to nutrition, but does not affect the increase in knowledge of women with overweight.
HUBUNGAN KONSUMSI BUAH, SAYUR, CAMILAN MANIS, MINUMAN MANIS, AKTIVITAS FISIK DENGAN GANGGUAN KECEMASAN (ANXIETY) PADA REMAJA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS X JAKARTA UTARA Sandiana, Patricia; Sitoayu, Laras; Aryanti Utami, Dessy; Fernandya Siahaan, Maya; Dwijayanti, Isniati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.26358

Abstract

Gangguan kecemasan (anxiety) merupakan salah satu masalah mental yang paling banyak terjadi pada remaja usia 10-17 tahun di Indonesia dan disebabkan karena berbagai macam faktor. Beberapa diantaranya ialah konsumsi makanan dan perilaku aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi buah, sayur, camilan manis, minuman manis, aktivitas fisik dengan kecemasan pada remaja usia 15-17 tahun di Sekolah Menengah Atas X Jakarta Utara. Dengan metode pendekatan kuantitatif, rancangan cross sectional, dan uji statistik kai-kuadrat dengan jumlah sampel sebanyak 48 siswa/i, menggunakan instrumen General Anxiety Disorder – 7 (GAD-7) untuk gangguan kecemasan, Food Frequency Questionnaire (FFQ) untuk konsumsi buah, sayur, camilan manis, dan minuman manis, serta Physical Adolescents Questionnaire – Adolescents (PAQ-A) untuk tingkat aktivitas fisik remaja. Penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara konsumsi buah dengan kecemasan dengan p-value 0.585, begitu pula dengan konsumsi sayur dengan anxiety yang tidak memiliki hubungan dengan anxiety dengan nilai p-value 0.938, diikuti dengan konsumsi camilan manis yang tidak berhubungan dengan kecemasan dengan nilai p-value 0.111, dilanjutkan dengan konsumsi minuman manis yang juga tidak memiliki hubungan dengan anxiety dengan nilai p-value 0.936, serta aktivitas fisik yang juga tidak berhubungan dengan anxiety yang ditandai dengan nilai p-value 1.000. Dengan demikian, terlihat bahwa tidak terdapat hubungan antara konsumsi buah, sayur, camilan manis, minuman manis, aktivitas fisik dengan gangguan kecemasan pada remaja di Sekolah Menengah Atas (SMA) X Jakarta Utara.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, KONSUMSI CAIRAN DAN STATUS GIZI DENGAN STATUS HIDRASI PADA KURIR EKSPEDISI Kurniawati, Fitri; Sitoayu, Laras; Melani, Vitria; Nuzrina, Rachmanida; Wahyuni, Yulia
JURNAL RISET GIZI Vol. 9 No. 1 (2021): Mei (2021)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v9i1.6428

Abstract

Background: Hydration results from body fluids balance, while dehydration results from body fluids imbalance. Dehydration can result from losing too much water, not drinking enough or both of these things. There are certain job who has  special needs for fluids especially who works in hot environments.Objective: To determine the relationship between knowledge, fluid intake and nutritional status with hydration status in expedition couriers.Methods: A cross-sectional design with 44 expedition couriers as the research subject. Knowledge of fluids were obtained using a questionnaire, fluid intake were obtained by interview using repeated 24-h food recall, nutritional status were obtained by using BMI and the hydration status were obtained by urine specific gravity using urinalysis reagent strips. The data was processed and analyzed using Pearson correlation test.Results: Most of the respondents had sufficient knowledge (59.1%). The average fluid intake of the respondents were 2562 mL. Most of the respondents had normal nutritional status (45.4%). Almost half of respondents has pre-dehydration (45.5%). There  were arelationship between knowledge of fluids and hydration status (p=0,0001, r=-0,514), also between fluid intake and hydration status (p=0,0001, r=-0,685). There is no relationship between nutritional status and hydration status (p=0,337, r=0,148).Conclusion: Fluid intake and hydration status on expedition couriers are still not as expected, even though expedition couriers have sufficient knowledge. 
Edukasi Melalui Video Meningkatkan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang ASI Eksklusif Ramadhani, Salsabila; Sitoayu, Laras; Fitri, Yuni Pradilla; Ismawati, Yuni; Ronitawati, Putri
JURNAL RISET GIZI Vol. 12 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v12i1.11257

Abstract

Latar Belakang: ASI eksklusif merupakan salah satu program yang sedang gencar digalakkan oleh bidang kesehatan untuk menurunkan angka morbiditas dan mortalitas pada anak. Di Puskesmas Kedaung Wetan cakupan bayi usia 0 – 6 bulan yang memperoleh ASI eksklusif yaitu 22,1%, angka ini masih di bawah indikator capaian target yaitu 50%. Salah satu penyebabnya yaitu kurangnya pengetahuan tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif.Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh media edukasi video terhadap pengetahuan ibu hamil tentang ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Kedaung Wetan Kota Tangerang.Metode: Penelitian pre-experimental dengan rancangan one-group pretest-posttest without control group. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2022. Subjek pada penelitian ini yaitu ibu hamil sebanyak 40 orang menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon.Hasil: Hasil dari 40 responden didapatkan bahwa 29 orang (72,5%) berumur 26 – 35 tahun, 39 orang (97,5%) sebagai ibu rumah tangga, 24 orang (60%) berpendidikan terakhir SD. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon, didapatkan bahwa nilai p-value yaitu 0.0001 atau p < 0.05 yaitu terdapat pengaruh pemberian media edukasi video terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Kedaung Wetan.Kesimpulan:  Edukasi menggunakan video tentang ASI eksklusif efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kedaung Wetan Kota Tangerang
Consumption frequency of junk food, simple carbohydrate intake, and total cholesterol levels in Esa Unggul University employees: Frekuensi konsumsi junk food, asupan karbohidrat sederhana dan kadar kolesterol total pada karyawan Universitas Esa Unggul Lestari, Nurindah; Sitoayu, Laras; Nadiyah, Nadiyah; Dewanti, Lintang Purwara; Wahyuni, Yulia; Sumitra, Putri Azahra
Journal of Current Health Sciences Vol. 3 No. 1: May 2023
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/jchs.202341

Abstract

This study aims to determine the relationship of the frequency of consuming junk food, intake of simple carbohydrates, physical activity and total cholesterol levels in Esa Unggul University employees. This type of research is observational with cross sectional research design. The total population of 400 respondents obtained the number of samples using stratified random sampling is as many as 60 respondents selected with respondents ranging from age 27-61 years. Data collected are frequency of consuming junk food using food frequency (FFQ) instruments for the past 1 month, physical activity using 2x24 hour Physical Activity Level (PAL) instrument form, simple carbohydrate intake using 2x24 hour food recall instrument and total cholesterol level using instrument check instrument digital cholesterol. Data analysis in this study used the Pearson correlation test. Average junk food consumption with a score (95.7 ± 64.96), physical activity (1.67 ± 0.21), intake of simple carbohydrates (77.64 ± 32.91) grams and total cholesterol levels (184, 7 ± 36.25) ml / dl. There was a relationship between consuming junk food (P = 0.0001; r = 0.454), intake of simple carbohydrates (P = 0.006; r = 0.349) and total cholesterol levels. However, there was no relationship between physical activity and total cholesterol levels (P = 0.167; r = -0.181). Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan frekuensi mengonsumsi junk food, asupan karbohidrat sederhana, aktivitas fisik dan kadar kolesterol total pada karyawan Universitas Esa Unggul. Jenis penelitian ini bersifat observasional dengan desain penelitian cross sectional. Jumlah populasi 400 responden didapatkan jumlah sampel dengan menggunakan cara stratified random sampling adalah sebanyak 60 responden yang terpilih dengan responden mulai dari usia 27–61 tahun. Data yang dikumpulkan yaitu frekuensi mengonsumsi junk food menggunakan instrumen food frequency (FFQ) 1 bulan terakhir, aktivitas fisik menggunakan instrumen form Physical Activity Level (PAL) 2x24 jam, asupan karbohidrat sederhana menggunakan instrumen food recall 2x24 jam dan kadar kolesterol total menggunakan intrumen alat cek kolesterol digital. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji korelasi pearson. Rata-rata mengonsumsi junk food dengan skor (95,7 ± 64,96), aktivitas fisik (1,67 ± 0,21), asupan karbohidrat sederhana (77,64 ± 32,91) gram dan kadar kolesterol total (184,7 ± 36,25) ml/dl. Terdapat hubungan antara mengonsumsi junk  food (P=0,0001; r=0,454), asupan karbohidrat sederhana (P=0,006; r=0,349) dan kadar kolesterol total. Namun, tidak ada hubungan antara aktivitas fisik dan kadar kolesterol total (P=0,167; r=-0,181).
HUBUNGAN PENGETAHUAN, KONSUMSI CAIRAN DAN STATUS GIZI DENGAN STATUS HIDRASI PADA KURIR EKSPEDISI Kurniawati, Fitri; Sitoayu, Laras; Melani, Vitria; Nuzrina, Rachmanida; Wahyuni, Yulia
JURNAL RISET GIZI Vol. 9 No. 1 (2021): Mei (2021)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v9i1.6428

Abstract

Background: Hydration results from body fluids balance, while dehydration results from body fluids imbalance. Dehydration can result from losing too much water, not drinking enough or both of these things. There are certain job who has  special needs for fluids especially who works in hot environments.Objective: To determine the relationship between knowledge, fluid intake and nutritional status with hydration status in expedition couriers.Methods: A cross-sectional design with 44 expedition couriers as the research subject. Knowledge of fluids were obtained using a questionnaire, fluid intake were obtained by interview using repeated 24-h food recall, nutritional status were obtained by using BMI and the hydration status were obtained by urine specific gravity using urinalysis reagent strips. The data was processed and analyzed using Pearson correlation test.Results: Most of the respondents had sufficient knowledge (59.1%). The average fluid intake of the respondents were 2562 mL. Most of the respondents had normal nutritional status (45.4%). Almost half of respondents has pre-dehydration (45.5%). There  were arelationship between knowledge of fluids and hydration status (p=0,0001, r=-0,514), also between fluid intake and hydration status (p=0,0001, r=-0,685). There is no relationship between nutritional status and hydration status (p=0,337, r=0,148).Conclusion: Fluid intake and hydration status on expedition couriers are still not as expected, even though expedition couriers have sufficient knowledge. 
Edukasi Melalui Video Meningkatkan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang ASI Eksklusif Ramadhani, Salsabila; Sitoayu, Laras; Fitri, Yuni Pradilla; Ismawati, Yuni; Ronitawati, Putri
JURNAL RISET GIZI Vol. 12 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v12i1.11257

Abstract

Latar Belakang: ASI eksklusif merupakan salah satu program yang sedang gencar digalakkan oleh bidang kesehatan untuk menurunkan angka morbiditas dan mortalitas pada anak. Di Puskesmas Kedaung Wetan cakupan bayi usia 0 – 6 bulan yang memperoleh ASI eksklusif yaitu 22,1%, angka ini masih di bawah indikator capaian target yaitu 50%. Salah satu penyebabnya yaitu kurangnya pengetahuan tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif.Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh media edukasi video terhadap pengetahuan ibu hamil tentang ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Kedaung Wetan Kota Tangerang.Metode: Penelitian pre-experimental dengan rancangan one-group pretest-posttest without control group. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2022. Subjek pada penelitian ini yaitu ibu hamil sebanyak 40 orang menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon.Hasil: Hasil dari 40 responden didapatkan bahwa 29 orang (72,5%) berumur 26 – 35 tahun, 39 orang (97,5%) sebagai ibu rumah tangga, 24 orang (60%) berpendidikan terakhir SD. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon, didapatkan bahwa nilai p-value yaitu 0.0001 atau p < 0.05 yaitu terdapat pengaruh pemberian media edukasi video terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Kedaung Wetan.Kesimpulan:  Edukasi menggunakan video tentang ASI eksklusif efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kedaung Wetan Kota Tangerang
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Nilai Kadar Glukosa Darah Sewaktu pada Pra Lansia di Posbindu Puskesmas Bojong Rawalumbu Mizan, Syaiful; Soliah, Alvia; Sitoayu, Laras
Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Vol 15 No 3 (2023): JIKM Vol. 15, Edisi 3, Agustus 2023
Publisher : Public Health Undergraduate Program, Faculty of Health Science, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52022/jikm.v15i3.546

Abstract

Latar Belakang: Penyakit diabetes melitus (DM) khususnya tipe 2 sudah menjadi satu jenis tantangan kesehatan dalam masyarakat yang saat ini dihadapi oleh negara Indonesia. Kategori umur 45 tahun keatas perlu mendapatkan kepedulian lebih dalam hal pelacakan awal dan pengelolaan diabetes, guna mencegah persoalan selanjutnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan faktor-faktor (ukuran lingkar perut, indeks massa tubuh/IMT, asupan serat dan indeks glikemik makanan) dengan nilai kadar glukosa darah sewaktu pada pra lansia di Posbindu Puskesmas Bojong Rawalumbu.Metode: Studi Cross-sectional dilakukan dari bulan Agustus hingga Desember 2020. Sampel diambil menggunakan metode stratified random sampling. Terpilih 102 responden yang berusia antara 49-59 tahun. Pengumpulan data antropometri yaitu berat badan (BB), tinggi badan (TB), dan ukuran lingkar perut. Asupan serat dan indeks glikemik makanan diukur dengan melakukan food recall selama 2 x 24 jam. Data dianalisis dengan uji korelasi Spearman.Hasil: Terdapat hubungan antara ukuran lingkar perut (nilai p = 0,001, r = 0,331) dan IMT (nilai p = 0,006, r = 0,270) dengan kadar glukosa darah sewaktu. Serta tidak ada hubungan antara asupan serat (nilai p = 0,638, r = 0,047) dan indeks glikemik makanan (nilai p = 0,989, r = 0,001) dengan kadar gula darah sewaktu.Kesimpulan: Variabel yang mempengaruhi tingkat glukosa darah sewaktu pada kelompok usia pra lansia adalah lingkar perut dan IMT. Kata Kunci: Glukosa darah sewaktu, IMT, Lingkar perut, Pra lansia Background: Diabetes mellitus (DM), especially type 2, has become a type of health challenge in society that is currently being faced by the country of Indonesia. The age category of 45 years and over needs to receive more attention in terms of early tracking and management of diabetes, in order to prevent further problems. The aim of this study was to determine the relationship between factors (abdominal circumference, body mass index/BMI, fiber intake and food glycemic index) with the value of blood glucose levels during the elderly at Integrated Coaching Post Bojong Rawalumbu Public Health Center.Method: A Cross-sectional study was conducted during August to December 2020. Samples were selected through stratified random sampling. About 102 subjects aged between 49-59 years were selected. Anthropometric data were collected which body weight, height, and abdominal circumference. Fiber intake and food glycemic index were measured by conducting a food recall for 2x24 hours. Data were analyzed using the Spearman correlation test.Results: There was a relationship between abdominal circumference (p value = 0.001, r = 0.331) and BMI (p value = 0.006, r = 0.270) with instantaneous blood glucose levels. And there was no relationship between fiber intake (p value = 0.638, r = 0.047) and food glycemic index (p value = 0.989, r = 0.001) with instant blood sugar levels.Conclusion: Variables that associated to blood glucose levels during the pre elderly age group were abdominal circumference and BMI.Keywords: Abdominal circumference, BMI, Pre-elderly, Random blood glucose
Pengaruh Edukasi Penggunaan Wadah Plastik Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Tahu, Stefania Martinus; Swamilaksita, Prita Dhyani; Sitoayu, Laras; Nadiah, Nadiah; Gifari, Nazhif
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 12 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v4i12.2165

Abstract

Kawasan Asia menyumbang plastik terbanyak ke laut setiap tahunnya, dengan Indonesia berada di posisi kedua menghasilkan 1,29 juta ton plastik per tahun. Pada 2022, total sampah di Indonesia mencapai 34,46 juta ton, di mana 17,8% berupa plastik. Penggunaan plastik yang tidak sesuai dapat berisiko pada kesehatan, seperti kanker hati dan gangguan ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi penggunaan wadah plastik terhadap pengetahuan dan sikap responden melalui platform digital. Jenis penelitian adalah pre-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Data dikumpulkan secara daring melalui Google Form kepada 30 responden dari grup WhatsApp alumni SMA. Teknik total sampling digunakan dengan kriteria tertentu, dan analisis data dilakukan menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan responden dari 7,20 ± 1,750 (sebelum edukasi) menjadi 8,58 ± 0,776 (setelah edukasi) dengan selisih 1,38 (p = 0,001). Rata-rata skor sikap juga meningkat dari 5,93 ± 1,893 menjadi 7,73 ± 0,980 dengan selisih 1,8 (p = 0,001). Karakteristik responden didominasi oleh perempuan (66,67%), berusia 29 tahun (50%), berpendidikan sarjana (66,67%), bekerja di sektor swasta (80%), dan berpendapatan di atas UMR NTT (56,67%). Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis digital efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap responden terhadap penggunaan wadah plastik. Penelitian ini berimplikasi pada pengembangan metode edukasi untuk mengurangi dampak negatif plastik bagi kesehatan dan lingkungan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, KONSUMSI CAIRAN DAN STATUS GIZI DENGAN STATUS HIDRASI PADA KURIR EKSPEDISI Kurniawati, Fitri; Sitoayu, Laras; Melani, Vitria; Nuzrina, Rachmanida; Wahyuni, Yulia
JURNAL RISET GIZI Vol. 9 No. 1 (2021): Mei (2021)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v9i1.6428

Abstract

Background: Hydration results from body fluids balance, while dehydration results from body fluids imbalance. Dehydration can result from losing too much water, not drinking enough or both of these things. There are certain job who has  special needs for fluids especially who works in hot environments.Objective: To determine the relationship between knowledge, fluid intake and nutritional status with hydration status in expedition couriers.Methods: A cross-sectional design with 44 expedition couriers as the research subject. Knowledge of fluids were obtained using a questionnaire, fluid intake were obtained by interview using repeated 24-h food recall, nutritional status were obtained by using BMI and the hydration status were obtained by urine specific gravity using urinalysis reagent strips. The data was processed and analyzed using Pearson correlation test.Results: Most of the respondents had sufficient knowledge (59.1%). The average fluid intake of the respondents were 2562 mL. Most of the respondents had normal nutritional status (45.4%). Almost half of respondents has pre-dehydration (45.5%). There  were arelationship between knowledge of fluids and hydration status (p=0,0001, r=-0,514), also between fluid intake and hydration status (p=0,0001, r=-0,685). There is no relationship between nutritional status and hydration status (p=0,337, r=0,148).Conclusion: Fluid intake and hydration status on expedition couriers are still not as expected, even though expedition couriers have sufficient knowledge. 
Co-Authors Adela Eka Putri Aditya Sagara Putra Afrida Sukmawati Agustina, Noni Akhmad H. Mus Amalia, Dea Sofa Amelia, Sry Rizki Angkasa, Dudung Angkasa, Dudung Anugrah Novianti Anugrah Novianti Aoliyah Firasati Ardiyanti, Aanisah Areta Idarto Aryanti Utami, Dessy Ashifa Meyta Kristya Bambang Sugiyanto, Bambang Barqin, Gesa Aldin Bennet, Daniel Budiarti, Tia Bunga F Ayupradinda Choirunnisa, Siti Christine Novi Arista Cinantya, Ixora Gupita Daniel Hartanto Devi Angeliana Kusumaningtiar Dewanti, Lintang Purwara Dewi Ayu Pertiwi Dewi, Susanti Dhita Noverina Dian Permata Dian Puspita Sari Dian Puspita Sari Dudung Angkasa Dudung Angkasa Dudung Angkasa Dwi Kurniati Dwijayanti, Isniati Edi Hamdi Eka Faisal Hidayatullah Elisabet Elisabet, Elisabet Engkus Kusdinar Achmad Erry Yudhya Mulyani Erry Yudhya Mulyani Estofany, Fredy Faridah, Syiva Nurul Fauzi, Maulana Fauzi, Maulana Fenny Anngraeny Nasution Ferlica Pustisari Ferlica Pustisari Fernandya Siahaan, Maya Firmasyah, Ezik Fitri Kurniawati Fitri Kurniawati Fitria Ayuti Gaffara, Ghefra Rizkan Gifari, Nazhif Gunawan, Caroline Ferisca Habiburrahman Habiburrahman Hafika Yunisari Pradina Halimatussa'diah, Della Martha Hardianti Hardianti, Hardianti Hariyadi, Risky Harna, Harna Harna, Harna Harries Madiistriyatno, Harries Harvianto, Audrey Zalika Helmi Imelda Herman Herman Herwanti Bahar Hidayati Hidayati Humaira . Idrus Jus&#039;at Idrus Jus&#039;at Idrus Jus’at Indawati, Laela Indriani, Dwi Rizky Ismawati, Yuni Jariyah Jariyah Jayakusuma, Muhamad Zaidan Juliana Juliana Juliana Jus'at, Idrus Jus'at, Idrus Karna Mustaqim Khaerani, Annisa Khairizka Citra Palupi Krisma Ayu Putri Sejati Lestari, Nurindah Leyrina Rizky Utami Lintang Purwara Lintang Puwara Dewanti Lubis, Stefany Lukman Lukman Lutfi Fanani Lutfi Fanani Lutfiani, Wenny Maratis, Jerry Mardiyah Hayati Maria Tambunan Maria Tambunan, Maria Mariana Sari Meiliana, Yutta Lilin Sabad Melani, Vitira Michael Fujima Misbach Fuady, Misbach Mizan, Syaiful Muarif Leo Muhammad Abdul Salim Hani Muhammad Fauzi Bafadal Muhammad Resky Arwana Mulyadi Mulyadi Mulyadi, Mulyadi Mury Kuswari Mutiara Rulina Nabila Nabila Nabilah, Anisa Nadiah Nadiah Nadiah Nadiah Nadiyah Nadiyah Nadiyah Nadiyah Nadiyah, - Nadya Fauziyah Efendi Nanda Aula Rumana Nelly Budiyarti Ninda Aini Syaher Novianti, Anugerah Novianti, Anugerah Novianti, Anugrah Noviyanti, Anugrah Noviyanti, Anugrah NUR AFRA, GHINA Nur Wening, Nur Nur Yuslaili Nurhayati, Arin Fransisca Nurul Khairani Oktafrianto . Pakpahan, Tiurma Heryawanti Palahuddin Palupi, Khairizka Citra Parapat, Ruth Gracia Dau Vanes Patongai, Andi Mayasari Pelita Juliana Gultom Pelita Juliana Gultom Permatasari, Indah Dwi Pertiwi, Dewi Ayu Prabowo, Mas Dwi Yoga Priccillia Fazha Prita Dhyani Swamilaksita Puili, Darwati Purwanti, Siti Puspita Sari, Dian Putra, Trisno Wardy Putri Azahra Sumitra Putri Azahra Sumitra Putri Rahayu Putri Ronitawati Putri, Vina Rizky Putri, Vina Rizky Putri, Vira Herliana Qori Nabela Rachmadini, Poetry Asri Rachmanida Nuzrina Rahmauldianti Safitri Rahmi Kartini Pertiwi Rahmi Kartini Pertiwi Ramadhan, Muhammad Rizzqi RAMADHANI, SALSABILA Ratri Nurina Widyanti Relmasira, Stefanus C. Renita Febriana Renita Febriana Reza Fadhilla Rhanum Darmayanti Rian Adi Pamungkas Rifki, Muhammad Ainur Rika Mutiara, Rika Rina Anindita Risda, Rahmatia Rizkita Windhiyaningrum Rizkita Windhiyaningrum Rizky Hariyadi Rosdyaningrum, Septia Rudi Arrahman Sa'pang, Mertien Saiful Akhyar Lubis Salsabila Ramadhani Sandi Ayu Wijaya Sandiana, Patricia Saputro, Imam Trianggoro Sarah Ameilia Subagyo Sarah Mardiyah Sari, Ria Patika Sekar Akrom Faradiza Septia Rosdyaningrum Silfianti, Silfianti Siti Badriyah Siti Zubaidah Situmorang, Elsa Maulina Br Slameto Slameto Soliah, Alvia Sri Iwaningsih Sri Winarti Stefania Martinus Tahu Suciana, Aulya Marthadina Suciana Sugeng Wahyudi, Sugeng Sukma Wati Sumitra, Putri Azahra Supratman Supratman Susanti, Tazkiyyah Khanifah Suzana, Anna Tahu, Stefania Martinus Tiurma Heryawanti Pakpahan Tommy G Tommy G Tommy G Trini Sudiarti Trisia, Novia Trisno Wardy Putra Tundo, Tundo Ulfah Sulistiowati Sudarto Umam, Syafi’ul Ummanah Ummanah, Ummanah Vira Herliana Putri Vira Herliana Putri Vitria Melani Vitria Melani Vitria Melani Vitria Melani, Vitria Wahyuni, Yulia Widjaya, Lily Wido Gamani Widya Musliha Winda Ayu Virginia Yayi Suryo Prabandari Yolanda Krisna Dewi Yolanda Krisna Dewi Yulia Wahyuni Yulia Wahyuni Yulia Wahyuni Yulinda Yulinda Yuni Ismawati Yuni Pradilla Fitri Yuni Pradilla Fitri Yuni Pradilla Fitri, Yuni Pradilla Zulhawati