p-Index From 2021 - 2026
7.772
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Al Bayan: Jurnal Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Progresiva : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies JURNAL KARSA (Terakreditasi No. 80/DIKTI/Kep/2012) Musawa : Jurnal Studi Gender dan Islam AL QUDS : Jurnal Studi Alquran dan Hadis Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini International Journal Ihya' 'Ulum al-Din Indonesian Journal of Islamic Early Childhood Education Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam RAUDHAH Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Abdau: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Dialogia: Jurnal Studi Islam dan Sosial al-Aulad: Journal of Islamic Primary Education Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Mashdar: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hadis JURNAL RAUDHAH Tahdis: Jurnal Kajian Ilmu Al-Hadis SYARIATI : Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Riwayah : Jurnal Studi Hadis Minhaj: Jurnal Ilmu Syariah AR-RIAYAH : Jurnal Pendidikan Dasar Journal of Early Childhood Education Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya Akademika : Jurnal Pemikiran Islam Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Action Research Journal Indonesia (ARJI) DIRAYAH : Jurnal Ilmu Hadis Al-Muhith : Jurnal Ilmu Qur'an dan Hadits Al-Atsar Jurnal Ilmu Hadits Jurnal Syaikh Mudo Madlawan Cultura Islamica: Journal of Islamic Studies, Management, and Culture PALASTREN: Jurnal Studi Gender Al-Tarbawi Al-Haditsah KARSA: Jurnal Sosial dan Budaya Keislaman (Journal of Social and Islamic Culture)
Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Nilai Mubadalah dalam Pembelajaran Hadits: Studi di MAN 1 Kulon Progo Ridwan Faqih Sihono; Marhumah Marhumah; Adam Hadi
Al-Muhith: Jurnal Ilmu Qur'an dan Hadits Al-Muhith Vol. 5, No. 2 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v5i2.5918

Abstract

Implementasi nilai Mubadalah dalam pembelajaran Hadits adalah menghadirkan kesalingan, keadilan, dan penghormatan gender dalam pemilihan materi, metode, dan interaksi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana guru menerapkan perspektif Mubadalah dalam pembelajaran Hadits di MAN 1 Kulon Progo, dengan fokus pada nilai kesalingan, keadilan, serta penghormatan antara laki-laki dan perempuan. Secara khusus, penelitian ini menganalisis implementasi nilai Mubadalah dalam perencanaan pembelajaran, strategi pengajaran, dan respons siswa serta lingkungan sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam kepada Guru Hadits MAN 1 Kulon Progo. . Data dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berhasil menerapkan prinsip Mubadalah melalui pemilihan hadits yang relevan, penggunaan bahasa yang inklusif, serta penekanan pada penghormatan antar-gender dalam proses pembelajaran. Siswa merespons secara positif dengan menunjukkan peningkatan sikap saling menghargai, keterbukaan, dan pemahaman keagamaan yang lebih humanis. Lingkungan sekolah dan pihak madrasah juga memberikan dukungan melalui kebijakan yang mendorong moderasi beragama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan Mubadalah efektif dalam menciptakan suasana belajar yang inklusif dan kontekstual, serta berpotensi menjadi model bagi madrasah lain.
Living Hadis Persaudaraan: Aktualisasi Ukhuwah Islamiyah Santri dalam Kehidupan di Pesantren As-Sakinah Yogyakarta Muhammad Farij Al-Kahfi; Havid Nur Solikhin; Marhumah Marhumah
Al-Muhith: Jurnal Ilmu Qur'an dan Hadits Al-Muhith Vol. 5, No. 2 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v5i2.6328

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana nilai-nilai ukhuwah islamiyah diimplementasikan dalam kehidupan santri di Pesantren As-Sakinah Yogyakarta. Fokus kajian diarahkan pada praktik living hadis ukhuwah yang berkembang dalam keseharian santri melalui sistem pendidikan khas pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis etnografi. Data dikumpulkam melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan ustadz dan santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai ukhuwah islamamiyah tidak muncul secara spontan, namun terbentuk melalui proses pembiasaan, keteladanan dan interaksi sosial yang intens di lingkungan pesantren. Nilai-nilai seperti tolong menolong, ketaatan kepada ustadz, dan kepedulian sosial antar santri menjadi wujud nyata dari internalisasi hadis tentang persaudaraan. Selain itu, ditemukan juga dimensi ukhuwah wathaniyah yang tampak dalam rasa tanggung jawab kolektif dan semangat gotong royong yang tumbuh di antara santri dalam menjaga kebersihan dan ketertiban asrama. Dengan demikian, pesantren As-Sakinah tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan agama, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter sosial dan moral yang berakar pada nilai-nilai islam dan tradisi living hadis.
Living Hadis tentang Adab terhadap Guru di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta: Internalisasi Nilai dan Tantangan Modernitas David Ricardo; Amri Saputra; Khairul Amin; Ansorul Alim; Ridwan Faqih Sihono; Marhumah
Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2025): Takuana (October-December)
Publisher : MAN 4 Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56113/takuana.v4i3.192

Abstract

The hadith on respect toward teachers occupies a vital role in Islamic education, emphasizing that proper adab is the key to the blessing of knowledge. This study aims to examine how the hadith on teacher respect is understood and practiced within the academic culture of UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Using a qualitative approach within the living hadith framework and a phenomenological perspective, data were collected through observation, interviews, and documentation involving lecturers and students. Thematic analysis shows that the hadith is internalized as moral and spiritual ethics forming an academic habitus characterized by politeness, reverence, and moral exemplarity. The local ngajeni culture strengthens this process, aligning with Islamic ethical teachings. However, digital modernity presents egalitarian challenges that tend to weaken traditional respect. The study recommends revitalizing adab education through leadership, policy, and curriculum integration in Islamic higher education.
PENDIDIKAN LINGKUNGAN UNTUK ANAK USIA DINI PERSPEKTIF HADIS Khoirotin Khoirotin; Awallia Romadhona; Marhumah Marhumah; Iffah Khoiriyatul Muyassaroh
DIRAYAH : Jurnal Ilmu Hadis Vol. 6 No. 01 (2025): DIRAYAH : Jurnal Ilmu Hadis
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Ar-Rahman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62359/dirayah.v6i01.551

Abstract

This study explores the deep implications of Islamic teachings, particularly Hadith, as a basic framework for instilling ecological awareness in children. The main objective is to carefully analyze the Hadiths that contain ecological values and further formulate a comprehensive conceptual model for environmental education that fits the Islamic pedagogical context in early childhood. Using qualitative research methodology, the study utilizes the thematic (maudhu'i) hadith approach to systematically examine prophetic traditions related to environmental preservation, cleanliness, human responsibility as khalifah fil ardhi (leader on earth), and the imperative to maintain ecological balance. The results unequivocally show that the hadith provides a very rich ethical and spiritual foundation for fostering a deep appreciation of the environment and a sense of personal accountability for its well-being. The study proved that effective internalization of these profound hadith values is achieved through a variety of diverse and developmentally appropriate strategies including consistent habituation, role modeling, engagement in interactive and play-based activities, and building strong and synergistic collaboration between families and educational institutions.
Health Safety and Hajj Preparedness (K3Haji) M. Sukaelan M . Sukaelan; Marhumah Marhumah
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 23 No. 2 (2024): Pena Justisia
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pj.v23i2.4721

Abstract

Hajj is a worship that is obligatory once in a lifetime which is highly anticipated by all Muslims in the world, including Indonesia, all of them go to one place, namely Mecca, resulting in a very large mass buildup, so it is necessary to anticipate safety, health and preparedness from the moment of departure. , the implementation of the ritual worship until the time of staying and staying overnight at the place. Data on the implementation were taken from the website, observations, experiences during the pilgrimage and observations and experiences while serving as a speaker on hajj safety, health and preparedness at KBIH (Hajj guidance group) Multazam Yogyakarta City from 2017-2023. Where data is obtained that most of the prospective pilgrims do not know the situation and condition of the place of worship, while on the way, during worship and during activities at the hotel and how to behave when an emergency occurs (fire, heart attack, both yourself and other pilgrims) ) mainly related to hazards, risks and how to deal with them properly and correctly.
THE URGENCY OF LEGISLATION TO CHANGE THE CONSUMER AND BUSINESS PROTECTION LAW NUMBER 8 OF 1999 FROM THE PERSPECTIVE OF QUR'AN AND HADITH VALUES Lusia nia kurnianti; Marhumah Marhumah
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 23 No. 2 (2024): Pena Justisia
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pj.v23i2.4793

Abstract

ABSTRACTThe role of business actors in the process of marketing goods and services is a very sensitive topic to discuss. Talking about international, national and local markets, this is a multi-complex problem. One of them is legal protection for consumers of goods and services. The issue of consumer protection was regulated in 1999, but following the development of the flow of free trade, of course this must continue to be progressive in order to carry out observations to make adjustments to consumer problems which in fact concern human benefit and safety, of course. The legal protection policy for consumers and business actors is a struggle that is still far from expectations, a struggle since 2008, has not yet produced results to date. The fact that no changes have been made to this law is proof and fact of the reluctance of the legislative bodies and the participation of the government executive who should be pushing to the maximum extent to make efforts to change these regulations as an urgent matter. The struggles of consumer observers and business actors, both from consumer observer institutions and academics, do not have enough power to voice the aspirations of the people as consumers. Various perspectives from the perspective of positive law have been studied so far, and the author on this occasion would like to re-touch the Islamic conscience of Muslims who will of course be moved to look again at the values of the Al-Quran and Hadith
Living Hadis Dalam Tradisi Jumat Berkah: Studi Terhadap Praktik Sosial Keagamaan Masyarakat Yogyakarta Nur Azizatul Haqiah; David Ricardo; Winda Islamitha Nurhamidah; Marhumah Marhumah
Minhaj: Jurnal Ilmu Syariah Vol. 7 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penerbitan Jurnal Ilmiah Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/minhaj.v7i1.4185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik living hadith dalam tradisi Jumat Berkah yang berkembang di Yogyakarta. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian ini menelaah bagaimana masyarakat memahami, menginternalisasi, dan mewujudkan ajaran hadis tentang sedekah dan keutamaan hari Jumat dalam aktivitas sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat terhadap hadis bersifat praktis dan intuitif; nilai-nilai hadis diterima bukan melalui hafalan teks, tetapi melalui pembiasaan, pengalaman keagamaan sehari-hari, dan tradisi sosial yang diwariskan. Tradisi Jumat Berkah berfungsi sebagai ruang aktualisasi nilai keagamaan yang mampu memperkuat solidaritas, menumbuhkan kepedulian sosial, serta membentuk karakter masyarakat yang lebih religius dan empatik. Praktik ini juga memperlihatkan bahwa ajaran Nabi SAW dapat hidup dan berkembang dalam konteks budaya tertentu melalui tindakan sosial yang dilakukan secara rutin dan kolektif. Penelitian ini menegaskan bahwa Jumat Berkah merupakan manifestasi nyata living hadith yang relevan dengan kebutuhan masyarakat urban, sekaligus memperkaya khazanah kajian hadis kontemporer di Indonesia.
KONSTRUKSI GENDER, HEGEMONI KEKUASAAN, DAN LEMBAGA PENDIDIKAN Marhumah Marhumah
KARSA Journal of Social and Islamic Culture Islam, Budaya dan Perempuan
Publisher : Universitas Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/karsa.v19i2.64

Abstract

AbstrakIsu gender adalah bagian dari persoalan sosial kemasyarakatan di Indonesia, yang persoalan utamanya  adalah kesenjangan mencolok antara laki-laki dan perempuan. Selama ini, sosialisasi gender adalah dengan cara mengedarkan pesan-pesan, wacana, nilai-nilai, norma-norma, kepercayaan dan model-model yang merepresentasikan kontruksi gender tertentu, yang dalam konsep Foucault sebagai diskursus (discourse). Dengan konsep wacana tersebut, sosialisasi gender mengandaikan adanya relasi pengetahuan dan kekuasaan. Di dalam dunia pesantren, berdasarkan berbagai studi, menunjukkan rendahnya sensitifitas gender, berupa miskinnya perhatian pada isu perempuan dibarengi dengan dominannya figur kiai dan ustadz. Perhatian pada isu gender muncul pada studi-studi pesantren pada periode yang lebih kemudian, misalnya hasil kajian yang menunjukkan adanya peran nyai yang sangat penting dalam turut menjaga keberlangsungan pesantren. Perkembangan ini mengisyaratkan menghangatnya pergesekan antara diskursus gender yang telah lama mapan dengan diskursus baru dalam proses sosialisasi gender di dunia pesantren.Kata kunci:Konstruksi gender, sosialisasi gender, kekuasaan, dan pesantrenAbstract:Gender issue appears as part of social problem in Indonesia. its  main problem is  that the exist of conspicuous discrepancy between man and woman. Gender socialization has been currently proposed by handing around messages, discourse, values, norms, belief, and presenting a model of certain gender construction. It is somewhat a discourse from the Foucault perspective. Thic concept puts knowledge and power in a relation to socialize gender discourse. Some studies show that in pesantren (Islamic boarding school) gender sensitivity is poor. The studies are proved  by the lack of attention on woman issues and the hegemony of kiai and ustadz figures. However, the interest on gender issues of pesantren studies turn up at the latest time. It is well described on the result of a study that nyai (femal Islamic scholar) takes an important role to survive the pesantren as an educational institution. This progress signals a clash of gender discourse and new discourses in the process of gender socialization in pesantren world.Key words:gender construction, gender socialization, power, and pesantren.
Co-Authors Abdul Hafizh Syaichu Abdul Haris Adam Hadi Afifur Rochman Sya'rani Agung Danarta Agus Anwar Sipahutar Ahmad Rafiq Ahmad Rafiq Ahmad Rafiq, Ahmad Ahmad Saefudin Akmal Bashori Akmal Bashori Ali Mahfuz Munawar Alkhairi, Aulia Azmi Amri Saputra Andini, Arfah Anik Widiastuti Anita Oktaviana Annafi Nurul Ilmi Azizah Ansorul Alim Arif Sirojul Mustafid atin risnawati Awallia Romadhona Aziz Muslim Danarta, Agung David Ricardo Desma Hemaliyah Apita Didy Fantofik Eni Hidayati Erni Munastiwi Fahmi MR, Moh Irsyad Faiqotul Mala Fathurrohman, Rizal Fazlul Rahman Feri Faila Sufa Hamidah Hamidah Hamruni Hamruni Hariyanti, Wahyu Eko Havid Nur Solikhin Hidayah, Ahwil Lutan Iffah Khoiriyatul Muyassaroh Iffah Khoiriyatul Muyassaroh Indah Sri Anggita Kadambari Karwadi Karwadi Khairul Amin Khamim Zarkasih Putro Khoiriyatul Muyassaroh, Iffah Khoirotin Khoirotin Kholida Munasti Lilis Madyawati Lina Imroatus Sa'diyah Lusia nia kurnianti Lutfiah Holifa Balkis M. Nuzulul Ulum M. Sukaelan M . Sukaelan Maesaroh Maesaroh Mahdi, Nur Imam Mahmud Arif Mala, Faiqotul Maragustam Maragustam, Maragustam Maragustam Siregar, Maragustam Melati Puspitajati Adikusuma Mohamad Ardin Suwandi Muhammad Aziz Muslim Muhammad Farij Al-Kahfi Muhammad Shaleh Assingkily Muhammad Shaleh Assingkily Muyassaroh, Iffah Khoiriyatul Muyyassaroh, Iffah Khoiriyatul Nadhifa, Hasna Putri Naimah Naimah Na’imah Na’imah Nur Azizatul Haqiah Nurhadi Nurhikmah Pohan Pajar Hatma Indra Jaya Ranti Ranti Safi’ah Ridwan Faqih Sihono Ridwan Faqih Sihono Ririn Setiawati Rosalia Sciortino Ruslan Rasid Setiawati, Ririn Sigit Tri Utomo Siti Aisyah Siti Nur Hidayah Sofwatun Nida, Sofwatun Syaifuddin, Najamudin Dano Syaifulloh Yusuf Syukri Fathudin Achmad Widodo Tita Pertamawati Uswatun Hasanah Winda Islamitha Nurhamidah Yusuf, Syaifulloh Zahra, Dwi Noviatul Zahro Aulia Zainuddin, Nurkhamimi Zarkasi Zarkasi Zulkipli Lessy Zulkipli Lessy