p-Index From 2021 - 2026
6.725
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Living Tafsir in Ponorogo Pesantren: Epistemic Typologies of Female Ulama on Gendered Scriptural Readings Muyassaroh, Iffah Khoiriyatul; Siregar, Maragustam; Marhumah, Marhumah
PALASTREN: Jurnal Studi Gender Vol 18, No 2 (2025): PALASTREN
Publisher : UIN Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v18i2.34862

Abstract

This study examines the living tafsir among female ulama in pesantren in Ponorogo and how they construct meaning from scriptural texts often considered gender-biased through the ethical framework of Maqāṣid al-Sharī‘ah (objectives of Islamic law) and the methodology of mubādalah (mutuality). Using an Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) approach, data were collected through in-depth interviews, participant observation in Qur’anic study sessions, and analysis of instructional tafsir (interpretation) materials. The findings identify two main typologies: an ethical, conservative orientation that maintains textual fidelity while emphasizing relational moral reasoning to protect dignity, family, and social harmony; and a dialogical, transformational orientation that interprets texts contextually to affirm justice, shared responsibility, and women’s participation in the public sphere without neglecting ethical decorum. The study shows that interpretive authority emerges not solely from textual mastery but from lived religious experience enacted repeatedly through pedagogical practice and social relations. Conceptually, the study positions living tafsir as a legitimate epistemic category in contemporary Qur’anic studies, with implications for Islamic education that promote moral sensitivity, critical reflection, and relational justice.
Economic Violence Against Women: A Case of Mental Health Perspective Setiawati, Ririn; Marhumah, Marhumah; Lessy, Zulkipli
PALASTREN: Jurnal Studi Gender Vol 15, No 2 (2022): PALASTREN
Publisher : UIN Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v15i2.14930

Abstract

As a group who are considered weak, it is not surprising that the cases of violence against women tend to happen repeatedly in Indonesia. Although there are a plethora of violence such as physical violence, psychological violence, sexual violence, and economic violence, these days physical violence remains the number one case in society. Generally economic violence is completely an invisible form of violence in society. This is essentially deemed a small matter, in which one of the causes is the concept of authoritarianism embedded in society. This study aims to investigate the forms of economic violence frequently experienced by women and its impact on women’s mental health. A qualitative method was employed with a case study approach. A purposive sampling was presented in this study with the sample consisting of two people. The findings showed that there are several varieties of economic violence against women such as inhibiting the development of women’s career, taking women’s financial well-being without permission, controlling family assets strictly, and obligating women to create a financial report. In addition, this violence has a significant deteriorating effect on women's mental health including frustration, conflict, fright, stress, and threats. As the last point, it was found that there is a relevance between economic violence and other types of violence
Objektivasi Nilai-nilai Hadis dalam Pembentukan Perilaku Sosial Mahasiswa di Perguruan Tinggi Islam Winda Islamitha Nurhamidah; Lutfiah Holifa Balkis; Maesaroh Maesaroh; Amri Saputra; Marhumah Marhumah
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 4 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i4.614

Abstract

Fenomena yang diamati menunjukkan bahwa interaksi antara laki-laki dan perempuan di lingkungan kampus sering kali tidak sepenuhnya mencerminkan nilai-nilai keislaman, meskipun mahasiswa memahami batasan syariat. Penelitian ini mengidentifikasi korelasi antara pemahaman nilai-nilai agama Islam dan objektiviasnya dalam kehidupan sehari-hari mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menggali bentuk nyata living hadis di kehidupan kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa cenderung menafsirkan ajaran agama secara kontekstual, menganggap interaksi antar lawan jenis diperbolehkan selama sesuai adab dan niat yang benar. Penelitian ini berkontribusi terhadap Pentingnya studi living hadis dalam mengidentfifikasi bentuk objektivasi pemahaman mahasisswa Islam dalam prilaku sosial.
Internalisasi Nilai Hadis Pendidikan Anak di TPA Sambilegi: Kajian Living Hadis dalam Pembentukan Karakter Religius Anak Amri Saputra; Maesaroh Maesaroh; David Ricardo; Winda Islamitha Nurhamidah; Lutfiah Holifa Balkis; Marhumah Marhumah
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 4 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i4.615

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses internalisasi nilai-nilai hadis tentang pendidikan anak dalam praktik pembelajaran di TPA Sambilegi dengan perspektif living hadis. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya implementasi hadis-hadis Nabi sebagai pedoman pendidikan karakter anak, terutama dalam konteks lembaga pendidikan nonformal seperti TPA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan guru ngaji dan pengurus TPA, observasi terhadap aktivitas belajar mengajar, serta dokumentasi kegiatan keagamaan. Analisis data dilakukan secara interaktif dengan tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, menggunakan teori habitus religius Pierre Bourdieu dan teori tindakan sosial berorientasi nilai Talcott Parsons sebagai pisau analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis-hadis tentang akhlak dan menuntut ilmu menjadi dasar utama dalam membentuk perilaku anak di TPA Sambilegi. Internalisasi nilai hadis dilakukan melalui pembiasaan, keteladanan guru, serta kegiatan keagamaan rutin seperti doa bersama, tadarusan, dan nasihat akhlak. Nilai-nilai hadis tersebut membentuk karakter anak yang sopan, hormat kepada guru, dan disiplin dalam beribadah. Namun demikian, penerapan nilai-nilai tersebut masih menghadapi tantangan, terutama pada anak usia dini yang memiliki tingkat kedisiplinan dan perhatian yang beragam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa living hadis di TPA Sambilegi menjadi wujud nyata transformasi ajaran profetik ke dalam praktik pendidikan yang kontekstual dan membumi dalam pembentukan karakter religius anak.  Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi teori habitus religius dan tindakan sosial berorientasi nilai dalam menjelaskan proses hidupnya hadis dalam konteks pendidikan anak nonformal, yang belum banyak dikaji sebelumnya.
Rekonstruksi Epistemologi Pendidikan Seks Islami Berbasis Living Hadis dalam Proyek Profil Pelajar Pancasila Kurikulum Merdeka Maesaroh Maesaroh; Amri Saputra; Winda Islamitha Nurhamidah; Lutfiah Holifa Balkis; Marhumah Marhumah
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 4 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i4.643

Abstract

Penelitian ini bertujuan merekonstruksi epistemologi pendidikan seks Islami berbasis Living Hadis dalam implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Kurikulum Merdeka di SMP Muhammadiyah Karangampel Kabupaten Indramayu Jawa Barat. Pendidikan seks Islami dipahami tidak hanya sebagai pengetahuan biologis, tetapi juga mencakup dimensi moral, spiritual, dan sosial yang berorientasi pada kesucian (ṭaharah) dan tanggung jawab (‘iffah). Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi lapangan dan analisis interpretatif, data dihimpun melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta dokumentasi pembelajaran berbasis hadis dalam kegiatan P5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Living Hadis menjadi landasan epistemologi penting dalam membangun pendidikan seks Islami yang integratif dan kontekstual. Nilai-nilai hadis seperti ḥaya’ (malu), ghadd al-baṣar (menundukkan pandangan), dan ‘iffah (menjaga kehormatan diri) diinternalisasikan melalui proses internalisasi nilai, transformasi perilaku, dan rekontekstualisasi makna sesuai karakteristik peserta didik generasi Z. Implementasi nilai tersebut tampak dalam proyek P5 bertema “Batasan dan Persetujuan,” “Nilai dan Hak,” dan “Tubuhku Amanahku,” yang memadukan aspek spiritual, moral, dan sosial dalam pengalaman belajar. Temuan ini menunjukkan adanya pergeseran epistemologi pendidikan seks Islami dari pendekatan normatif-doktriner menuju model partisipatif dan reflektif berbasis pengalaman (experiential learning). Living Hadis berfungsi sebagai penghubung antara teks normatif dan praktik pendidikan yang relevan secara kontekstual, sejalan dengan konstruktivisme Islam yang menekankan pembentukan pengetahuan melalui pengalaman spiritual dan sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis melalui pengembangan model epistemologi pendidikan seks Islami berbasis Living Hadis, serta implikasi praktis bagi penyusunan kurikulum P5 yang Islami, humanis, dan sesuai kebutuhan moral generasi digital.
Pengembangan Bahan Ajar Al-Qur’an Hadits Menggunakan Pendekatan Tahapan Perkembangan Anak untuk Peserta Didik Madrasah Ibtidaiyah Arif Sirojul Mustafid; Marhumah Marhumah; Zarkasi Zarkasi
Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 1 (2023): Pendidikan Islam
Publisher : Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruann, IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/tarbawi.v8i1.14322

Abstract

Penelitian ini bertujuan membuat produk bahan ajar mata pelajaran al-Qur’an Hadis pada materi Mengenal Huruf Hijaiyah yang sudah dikembangkan untuk diaplikasikan di MI Sananul Ula Piyungan dengan pengembangan model ADDIE. Desain penelitian ini menggunakan desain Research and Development (R&D). Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan angket. Subjek penelitian ini adalah siswa dan guru kelas I MI Sananul Ula Piyungan, serta para validator yang sesuai dengan bidangnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahan ajar mapel alQur’an Hadis materi Mengenal Huruf Hijaiyah telah berhasil penulis kembangkan dengan menggunakan pendekatan tahapan perkembangan anak. Prototipe bahan ajar mengenal Huruf Hijaiyah terdiri atas 52 halaman yang berisi tiga kegiatan belajar. Kegiatan belajar pertama bertema Mengenal Huruf Hijaiyah, kegiatan belajar dua bertemakan Mengenal Harakat (Fathah, Kasroh dan Dhomah), dan kegiatan belajar tiga bertema Membaca Huruf Hijaiyah Berharakat. Adapun hasil validasi dari berbagai aspek penilaian telah menunjukkan nilai sangat baik/layak. Hasil uji coba menyatakan hasil pemahaman siswa yang meningkat, dengan rincian skor pre test yang menunjukkan rata-rata  3,43 dan pos test memiliki skor rata-rata 6,75. Hasil signifikansi sebesar 0.000 yang artinya; jika nilai signifikan menunjukkan < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan bahan ajar Mapel Al-Qur’an Hadis ini efektif untuk meningkatkan pemahaman materi materi mengenal huruf  hijaiyah I untuk siswa kelas I MI Sananul Ula Piyungan.Kata Kunci : Al-Qur’an Hadits; Bahan Ajar; Tahapan Perkembangan Anak.
Co-Authors Abdul Haris Afifur Rochman Sya'rani Agung Danarta Agus Anwar Sipahutar Ahmad Rafiq Ahmad Rafiq Ahmad Rafiq, Ahmad Ahmad Saefudin Akmal Bashori Akmal Bashori Ali Mahfuz Munawar Alkhairi, Aulia Azmi Amri Saputra Andini, Arfah Anik Widiastuti Anita Oktaviana Annafi Nurul Ilmi Azizah Arif Sirojul Mustafid atin risnawati Aziz Muslim Danarta, Agung David Ricardo David Ricardo, David Dewi, Linda Atika Eni Hidayati Erni Munastiwi Fahmi MR, Moh Irsyad Faiqotul Mala Fantofik, Didy Fathurrohman, Rizal Fazlul Rahman Feri Faila Sufa Hamidah Hamidah Hamruni Hamruni Haqiah, Nur Azizatul Hariyanti, Wahyu Eko Hidayah, Ahwil Lutan Iffah Khoiriyatul Muyassaroh Indah Sri Anggita Karwadi Karwadi Khamim Zarkasih Putro Khoiriyatul Muyassaroh, Iffah Khoirotin, Khoirotin Kholida Munasti Kurnianti, Lusia Nia Lilis Madyawati Lina Imroatus Sa&#039;diyah Lusia nia kurnianti Lutfiah Holifa Balkis M . Sukaelan, M. Sukaelan M. Nuzulul Ulum M. Sukaelan M . Sukaelan Maesaroh Maesaroh Mahdi, Nur Imam Mahmud Arif Mala, Faiqotul Maragustam Maragustam, Maragustam Maragustam Siregar, Maragustam Melati Puspitajati Adikusuma Mohamad Ardin Suwandi Muhammad Aziz Muslim Muhammad Shaleh Assingkily Muhammad Shaleh Assingkily Muyassaroh, Iffah Khoiriyatul Muyyassaroh, Iffah Khoiriyatul Nadhifa, Hasna Putri Naimah Naimah Na’imah Na’imah Nurhamidah, Winda Islamitha Nurhikmah Pohan Nur’ainy, Nur’ainy Pajar Hatma Indra Jaya Purwanto, Setyoadi Ranti Ranti Safi’ah Ririn Setiawati Romadhona, Awallia Rosalia Sciortino Ruslan Rasid Setiawati, Ririn Sigit Tri Utomo Siti Aisyah Siti Nur Hidayah Sofwatun Nida, Sofwatun Syaifuddin, Najamudin Dano Syaifulloh Yusuf Syukri Fathudin Achmad Widodo Tita Pertamawati Uswatun Hasanah Wibowo, Sembodo Ardi Winda Islamitha Nurhamidah Yusuf, Syaifulloh Zahra, Dwi Noviatul Zahro Aulia Zainuddin, Nurkhamimi Zarkasi Zarkasi Zulkipli Lessy Zulkipli Lessy