Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN MODAL SOSIAL PADA KELOMPOK TANI DI DESA LAMATTI RIATTANG KECAMATAN BULUPODDO Nurfadillah, Nurfadillah; Astaman, Putra; Qinayah, Mirnatul; Syamsiah, Syamsiah; Sari, Nur Amalia; Azizah, A. Nur; Syah, Muh. Ramlan
Jurnal Riset Multidisiplin Agrisosco Vol 2, No 2 (2024): Vol 2 No 2 Agustus 2024
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61316/jrma.v2i2.43

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan peran modal sosial pada kelompok tani di Desa Lamatti Riattang Kecamatan Bulupoddo. Penelitian ini berlangsung selama 4 bulan yaitu dari bulan Oktober 2023 sampai bulan Januari 2024.Populasi pada penelitian ini adalah semua kelompok tani yang ada di Desa Lamatti Riattang namun dengan menggunakan metode teknik simpel acak maka dilakukan penarikan sampel sebanyak 24 responden. Data yang digunakan adalah data primer yang didapat dari hasil wawancara langsung dan observasi dengan bantuan kuesioner. Sedangkan data sekunder diperoleh dari kantor Desa Lamatti Riattang, kantor Penyuluh Pertanian Kecamatan Bulupoddo,  kantor Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura & Perkebunan Kabupaten Sinjai, serta jurnal ilmiah, artikel, skripsi, buku, serta data dari instansi-instansi lainnya yang diakses dari internet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran modal sosial pada kelompok tani berada pada angka indeks 98% dan termasuk kategori ada. Jadi,  peranan modal sosial benar terwujud pada kelompok tani di Desa Lamatti Riattang Kecamatan Bulupoddo yang meliputi kepercayaan,  jaringan,  dan norma. Para anggota dan ketua kelompok tani selalu bersama menjalankan modal sosial untuk mewujudkan kesejahteraan dan keberlanjutan kelompok serta masyarakat petani. 
Analisis Komparasi Pendapatan pada Usaha Pembibitan dan Penggemukan Sapi Potong Hasan, Hastang; Siregar, Ahmad Ramadhan; Rohani, St.; Sirajuddin, Sitti Nurani; Jamila, Jamila; Nirwana, Nirwana; Astaman, Putra; Darwis, Muhammad
Jurnal Peternakan Lokal Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Peternakan Lokal
Publisher : Program Studi Peternakan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/peternakan.v5i2.1902

Abstract

Peluang usaha bagi peternakan sapi potong masih terbuka dan sangat potensial dikembangkan. Perkembangan usaha peternakan di Indonesia begitu cepat dan inovatif, hal ini didasarkan pada kebutuhan manusia akan protein dari daging sapi, dimana komoditi ini masih menjadi unggukan bagi industry peternakan. Tujuan penelitian ini akan mengkomparasikan pendapatan dan kelayakan usaha antara usaha peternakan sapi potong pola pembibitan dengan pola penggemukan. Pada dasarnya usaha peternakan di Indonesia masih banyak didominasi oleh peternakan rakyat, dengan masih mengandalkan kemampuan beternak yang tradisional dan menggunakan modal yang sedikit. Metode penelitian menggunakan pendekatan survey yang dilakukan pada 100 orang peternak yang menekuni usaha penggemukan dan pembibitan sapi potong. Analisis data menggunakan perhitungan pendapatan serta analsiis kelayakan usaha berdasarkan nilai input-output, RCR, dan rentabilitas. Hasil penelitian menunjukkan usaha penggemukan lebih menguntungkan (Rp. daripada usaha pembibitan (Rp. ). Kedua model usaha peternakan sapi potong ini masih layak untuk dijalankan dengan nilai RCR >1 (penggemukan 1,28 dan pembibitan 1,20) dan rentabilitas diatas suku bunga kredit (penggemukan 28,3% dan pembibitan 19,9%).
Kajian Empirik Pilihan Rasional dan Jaringan Nelayan Tani Di Kawasan Danau Tempe Karim, Mutemainna; Ahmad, Ahfandi; Raisa, Daeva Mubarika; Astaman, Putra; Suryanto
Tarjih : Agribusiness Development Journal Vol. 3 No. 02 (2023): VOLUME 03, NOMOR 02, DESEMBER 2023
Publisher : Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/tadj.v3i02.708

Abstract

This study aims to assess the rationality and social networks formed among fishermen farmers who live and run farms in tidal areas in the Tempe Lake area. The study was conducted in Tempe Lake area, covering Salo Menraleng and Laelo villages, Tempe sub-district, Wajo district from April to May 2016. The assessment method used was the Rapid Rural Appraisal method. Interviews were conducted repeatedly with 2-3 people from the community who work as farmers-fishermen, heads of farmer groups, community leaders and local agricultural extension workers. The interview was considered complete when it had reached a saturation point, i.e. there were no more things to ask. The process of forming rational choices of fishermen farmers who live and run farms in tidal areas in the Tempe Lake area is the existence of actors in this case are fishermen farmers and resources (land) where the relationship between the two is power and interests. The power here means that the landowner fishermen farmers have the right to work on anything in the natural conditions that occur in the Tempe Lake area to fulfill their interests or goals. The goal is to fulfill food needs and a source of family income. This is the reason and background they make decisions or actions in the form of farming methods, cropping patterns, selection of rice varieties and switching from secondary crops to rice. The social network formed among fishermen farmers is a sense of knowing each other, informing each other, reminding and helping in carrying out or overcoming something. Social networks will not materialize without being based on norms and mutual trust. The network of farmer group formation can be used as a means to learn to increase the productivity of their rice farming land. 
Potensi Pengembangan Agribisnis Madu sebagai Sumber Nafkah Petani di Kabupaten Maros Hikmah, Aulia Nurul; Astaman, Putra
Tarjih : Agribusiness Development Journal Vol. 4 No. 01 (2024): VOLUME 04, NOMOR 01, JUNI 2024
Publisher : Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/tadj.v4i01.756

Abstract

Kebutuhan produk madu di Indonesia terus meningkat setiap tahun, namun tidak diimbangi oleh produksi karena peramu lebah masih dikelola secara tradisional. Kecamatan Camba merupakan daerah penghasil madu hutan di Kabupaten Maros. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui potensi agribisnis madu sebagai sumber nafkah petani. Data yang dikumpulkan meliputi data primer berupa aspek sosial peramu madu yang diperoleh melalui wawancara dengan bantuan kuesioner serta observasi langsung untuk mengetahui proses pemanenan madu hutan di Kecamatan Camba. Teknik sampel yang digunakan yaitu sampling jenuh sebanyak 30 peramu madu. Penelitian ini dianalisis secara kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menjukkan bahwa agribisnis madu di Kecamatan Camba berpotensi untuk dikembangkan dilihat dari segi produksi pertahun mencapai 11.710 kg. Dari segi sosial, agribisnis madu dapat dikembangkan berdasarkan pengalaman petani yang lebih dari 11 tahun bekerja sebagai peramu madu. Dari segi lingkungan, Kecamatan Camba memiliki potensi alam untuk pengembangan agribisnis madu dengan ketersediaan sumber pakan yang berlimpah. Penelitian memiliki keterbatasan dari segi jumlah responden dan kajian studi, penelitian berikutnya dapat menambah luasan wilayah, jumlah responden penelitian, dan kajian kajian yang mengarah ke kondisi landscape-lifescape. Selain itu, temuan ini dapat dijadikan sebagai rujukan bagi para pemangku kepentingan agribisnis madu, terkhusus bagi pemerintah Kabupaten Maros agar dapat lebih memperhatikan potensi madu serta mengarahkan kebijakan untuk pengembangan Agribisnis Madu yang lebih berkelanjutan dan berdaya saing di wilayah dataran tinggi seperti Kecamatan Camba, Kabupaten Maros.
Tingkat Adopsi Inovasi Peternak terhadap Teknologi Inseminasi Buatan Program UPSUS SIWAB Rasyid, Tanri Giling; Rohani, ST; Hatta, Muhammad; Diansari, Pipi; Abdullahi, Alima Bachtiar; Darwis, Muhammad; Astaman, Putra; Kurniawan, Muhammad Erik; Basri, Zulkifli
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9, No 1 (2024): AGROVITAL VOLUME 9, NOMOR 1, MEI 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v9i1.5019

Abstract

Permintaan daging sapi yang meningkat dari konsumen tidak sejalan dengan populasi sapi potong yang ada di Indonesia. Untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, sebagian besar produksi daging sapi didukung oleh impor, termasuk daging sapi beku sebesar 20% dan sapi bakalan yang digemukkan di dalam negeri sebesar 15%. Untuk mengatasi hal ini, upaya Inseminasi Buatan (IB) terus dilakukan untuk meningkatkan jumlah, kualitas, dan produksi ternak sapi. Penelitian ini bertujuan untuk menilai seberapa banyak peternak yang mengadopsi teknologi IB dalam kerangka Program UPSUS SIWAB. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, Indonesia. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel terdiri dari 140 peternak sapi potong yang dipilih secara acak sederhana. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan skala Likert untuk setiap variabel yang diukur, di mana nilai 1 menunjukkan tingkat tidak baik, nilai 2 menunjukkan tingkat sedang, dan nilai 3 menunjukkan tingkat baik. Analisis data dilakukan menggunakan metode statistik deskriptif dengan memanfaatkan tabel distribusi frekuensi. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat adopsi inovasi peternak terhadap teknologi IB Program UPSUS SIWAB dapat dinilai dari tiga aspek: (1) waktu yang dibutuhkan oleh peternak untuk mengadopsi teknologi IB, (2) manfaat dan kualitas teknologi IB, dan (3) sejauhmana teknologi IB diterapkan. Ketiga aspek tersebut dinilai dengan baik. Namun, dari ketiganya, sejauhmana teknologi IB diterapkan menjadi variabel yang paling signifikan dalam meningkatkan adopsi inovasi peternak terhadap teknologi IB Program UPSUS SIWAB di Kabupaten Barru.
Kualitas Fisik Silase Jerami Jagung dengan Pemberian Tepung Ubi Kayu (Mannihot Uttilissima) Sebagai Bahan Aditif Churriyah, A. Ni’mahtul; Khatifah, Khatifah; Astaman, Putra; Intan, Intan; Ramli, Salmiati
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9, No 1 (2024): AGROVITAL VOLUME 9, NOMOR 1, MEI 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v9i1.4976

Abstract

Tujuan Penelitian ini yaitu untuk mengetahui kualitas fisik silase dengan memanfaatkan limbah sisa hasil pertanian berupa Jerami jagung menggunakan teknik pengolahan silase dengan penambahan tepung ubi kayu (Mannihot uttilissima) sebagai bahan aditif. Metode Penelitian ini, yaitu menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 kali ulangan, dengan pengamatan warna, aroma atau bau dan tekstur silase. Hasil pengamatan di peroleh hasil kriteria warna silase yang paling baik di pilih panelis adalah A4 (3,73), A3 (3,60), A2 (3,20), dan A1 (3,07). Perolehan aroma atau bau yang di hasilkan silase yaitu perlakuan A4 (3,67), A3 (3,53), A2 (2,80), dan A1 (2,13). Hasil pengamatan kualitas silase berdasarkan tekstur yang menunjukkan kualitas terbaik yaitu perlakuan A4 (4,00), A3 (3,93), A2 (3,93) dan A1 (3,20). Berdasarkan Hasil Pengamatan dapat disimpulkan bahwa kualitas fisik silase Jerami jagung dengan penambahan bahan aditif tepung ubi kayu mempengaruhi warna, aroma atau bau dan tekstur silase pada perlakuan A4, A3 dan A2. Kualitas fisik jerami jagung dengan penambahan bahan aditif tepung ubi kayu mempengaruhi warna, aroma/bau dan tekstur silase pada perlakuan A4, A3 dan A2.
Analisis pendapatan UMKM abon ikan tuna di Kelurahan Lappa Nursinar, Nursinar; Rahmianti, Sri; Ramadani, Wahyu; Sari, Nur Amalia; Hidayat, Muh. Taufik; Astaman, Putra
Agriculture and Socio-Economic Journal Vol 1, No 3 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61316/asej.v1i3.93

Abstract

Indonesian fishery products in processed and fresh form are increasingly in demand in domestic and foreign markets. But one of the obstacles that occurs in fresh fish is that it is easily spoiled. Therefore, people try to process fresh fish into a product to minimize these obstacles, one of which is processing it into shredded fish. UMKM Pandawa Lima in Lappa Village is a business or business engaged in the food sector, one of its products is shredded tuna. The purpose of this study is to analyze the income of the shredded tuna fish business in Lappa Village. The research method used is descriptive qualitative research method.  The analysis technique used is income analysis. The results showed that UMKM Pandawa Lima processed tuna fish into a product, namely shredded tuna fish and provided an income of Rp 1,968,000 in two production processes for one month.
A review of the sustainable paddy-cattle integrated farming system: enhancing climate resilience and agricultural productivity Hikmah, Aulia Nurul; Astaman, Putra; Hardianti, Hardianti; Zailan, Ahmad; Putri, Harmin Adijaya; Nurdin, Fadilah; Hakim, Muh. Haidir; Churriyah, A. Ni’mahtul; Raisa, Daeva Mubarika
Agriculture and Socio-Economic Journal Vol 1, No 3 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61316/asej.v1i3.92

Abstract

Changes in temperature and extreme weather caused by the climate crisis have the potential to damage agricultural systems, threaten food security, and reduce agricultural productivity. This study aims to evaluate the integrated paddy-cattle farming system's resilience and capability to improve sustainability in the face of persistent difficulties. The research used a literature review approach with the aim of collecting, analyzing, and synthesizing previous research results relevant to the research topic. These sources will be drawn from reputable scientific databases, such as Google Scholar, Scopus, Web of Science, and JSTOR, which have peer-reviewed articles and journals. There has been no in-depth study of paddy-cattle resilience through literature review, which is the novelty of the article. The results of this review indicate that paddy-cattle integration systems can be an effective solution to the challenges of sustainable agriculture in the midst of climate change. However, to achieve sustainability, it requires supportive policies, training for farmers, and further research on the application of this system in various local conditions. This study provides insights for the development of more adaptive and sustainable farming systems, as well as optimizing synergies between crops and livestock in the face of climate change. This study has limitations in terms of the amount of literature that is not up-to-date and with a relatively small amount, therefore, future researchers related to the same topic should add more up-to-date and relevant literature citations.
Design a Strategic Program to Strengthen Beef Cattle Corporate Institutions Rohani, ST; Siregar, Ahmad Ramadhan; Rasyid, Tanrigiling; Hatta, Muhammad; Diansari, Pipi; Astaman, Putra; Darwis, Muhammad; Kurniawan, Muhammad Erik; Utama, A. Della Riski
Tarjih : Agribusiness Development Journal Vol. 4 No. 02 (2024): VOLUME 04, NOMOR 02, DESEMBER 2024
Publisher : Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/tadj.v4i02.821

Abstract

The development of beef cattle operations is conducted cohesively and sustainably within the livestock industry, considering socio-cultural, technical, economic, and ecological factors. It also fosters investment, business expansion, and job creation, and improves farmers' welfare. This research aims to design a strategic program to strengthen corporate institutions for beef cattle at the D'Reppa Cow House, Gowa Regency. This research used a survey method with interviews. Primary data was obtained through interviews with informants/experts using questionnaires and analyzed using Interpretative Structural Modeling (ISM) to formulate complexity, hierarchy (levels), and classification between elements. The results of this research show that the ten sub-elements of the strategic program for strengthening beef cattle livestock corporations at the D'Reppa Cow House, Gowa Regency, are divided into four quadrants.  The strategic program design for the institutional strengthening of beef cattle livestock corporations is establishing a research and development base camp for beef cattle farming businesses based on livestock corporations. The research has limitations in terms of data collection constrained to informants difficult to find so data collection is not optimal, in addition, farmers still do not know about massive livestock corporations. Future research is expected to pay attention to the shortcomings of this study in the aspect of data collection and determining responses
Partnership Pattern in Bali Cattle Risk Management in Purification Cluster Area Siregar, Ahmad Ramadhan; Astaman, Putra; Munizu, Musran; Hastang; Dassir, Muhammad; Hikmah, Aulia Nurul; Darwis, Muhammad
Tarjih : Agribusiness Development Journal Vol. 4 No. 02 (2024): VOLUME 04, NOMOR 02, DESEMBER 2024
Publisher : Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/tadj.v4i02.827

Abstract

Agricultural businesses, including beef cattle farming, are prone to risks and losses. Partnerships provide many benefits and reduce the risk of business losses through market assurance, added value, and an increased portfolio of productive assets. The Bali cattle cluster is a place of centralized development in cattle breeding to enhance high competitiveness. The study aims to build a partnership model for managing the risk of the Bali cattle business in the Bali cattle purification cluster. The research used a survey method with a descriptive qualitative approach. The results showed two partnership models in the research location: the partnership of the livestock company and the traditional partnership. Business cooperation is established in partnership with farmers by dividing profits among 50% farmers, 45% companies, and 5% farmer-livestock groups. As for traditional partnerships, farmers and owners get 50% of the profits each. So, the two business models of beef cattle farming have advantages and disadvantages. The partnership system has a good impact on farmers in managing their business risks because farmers feel helped by these two partnerships in the research location, especially for farmers who still have minimal business capital in the Bali cattle business. Future research will be maximized if it increases the number of respondents and the size of the research area to detect agricultural partnership patterns in rural areas.
Co-Authors . Hamsiah A. Ni’mahtul Churriyah A. Tenriawaruwaty A. Tenrirawe Abdul Hakim Fattah Abdullahi, Alima Bachtiar Agustina Abdullah Ahfandi Ahmad Ahmad Ramadhan Siregar Ahmad Ramadhan Siregar Ahmad Ramadhan Siregar Ahmad Zailan Aisyah, Megawati Alima Bachtiar Abdullahi Amrullah Amrullah Amrullah Amrullah Amrullah Asrul Asrul Aulia Nurul Hikmah Aulia Nurul Hikmah Azizah, A. Nur Azzumarrivqy Asward Bahtiar Basri, Zulkifli Basri, Zulkifli Candra Saputra Saputra Chendra Amigo Darmawan Salman Darmawan, A. Muh Alfian Darmawan, A. Muh. Alfian Diansari, Pipi Dita Rosyita Endah Febriyanti Fadilah Nurdin Fadilah Nurdin Fadilah Nurdin Fatimah, Sri Putri Fauzi Syarief Ferdinan, Izam Hafizhah Al-Amana Hakim, Muh Haidir Hakim, Muh Hawis Hakim, Muh. Haidir Halimah Tussadia Hamsidar, Hamsidar Hardianti Hardianti Hardianti Hardianti, Hardianti Hariyadi Hariyadi, Hariyadi Harmin Adijaya Putri Haryanto Asri Hasan, Hastang Hasriliandi Halim Hastang Hastang Hastang, Hastang Herlyani S. Herlyani, Herlyani S. Hermawansyah, Hermawansyah Hidayat, Muh. Taufik Ichwan, Aulia Magfhira Ikrar M. Saleh Ilham Syarif Indah Noviani Candra Indra Saputra Indradewa, Rhian Insani, Andi Nur Intan Intan Jabbar, Andi Batari K jamila Jamila Kaharuddin Kamaruddin Kamaruddin Karim, Mutemainna Khaeruddin Khaeruddin Khatifah Kisma, Kisma Maharani, Intan Mega Mariam Mariam, Mariam Megawati Megawati Megawati - Milanium Milanium Mirnatul Qinayah Mirnatul Qinayah Mohamad Rafi Mohamed Yousof, Saddam Suliman Mohammad Saleh, Ikrar Muh. Darwis Muhamad Noor Azizu, Muhamad Noor Muhammad Arsyad Muhammad Azrai Muhammad Darwis Muhammad Dassir Muhammad Erik Kurniawan Muhammad Hatta Muhammad Hatta Muhammad Hatta Muhammad Hatta Muhammad Ridwan Muhammad Yusuf Muhammmad Darwis Mukammil, Mukammil Mulaputri Ma'mur, Sitti Hardiyanti Musran Munizu Mutiara Rahma Andila Nadirah, Siti Nadirah, St Nafa Koes Mutiara Nasbar, Nasbar Nur Meili Zakiyah Nurafifah, Nurafifah Nurdin, Fadilah Nurfadillah Nurfadillah Nurhaliza, Nurhaliza Nurkhaeratih, Nurkhaeratih Nursinar, Nursinar Nurwadiah, Nurwadiah Pakaya, Erik Pipi Diansari Pratama, Ahmad Aditya Pratiwi, Devi Arsinta Qinayah, Mirnatul Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmadina Fauzia Rahmat Rahmat Rahmianti, Sri Raisa, Daeva Raisa, Daeva Mubarika Ramadani, Wahyu Ramli, Salmiati Rasyid, Tanri Giling Rasyid, Tanrigiling Ridha Alamsyah Riskiyani Riskiyani Riskiyani, Riskiyani Rosyita, Dita Sahril Said, Sadly Ashari Sari, Nur Amalia Sayang, Siti Nur Siti Nursayang Sitti Nadirah Sitti Nadirah Sitti Nurani Sirajuddin Sri Lestari, Veronica ST Rohani St Rohani, St ST. Rohani St. Rohani sultan Suryanto Syah, Muh. Ramlan Syahdar Baba Syam, Nurmiani Syamsiah, Syamsiah Syamsuryadi, Bahri Syifa Maiyada Tanri Giling Rasyid Tanri Giling Rasyid Tanri Giling Rasyid Taufik Hidayatullah Utama, A. Della Riski Wahyuni, A. Panca Wenni Lestari Windayani, Sri Wiwik Handayani Yayan Andika Saputra Yousof, Sadam Suliman Mohamed Yuyun Wahyuni