Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan dalam Pengembangan Tanaman Kentang di Kecamatan Kanreapia Kabupaten Gowa Megawati; Alamsyah, Ridha; Ahmad, Ahfandi; Nurdin, Fadilah; Qinayah, Mirnatul; Raisa, Daeva Mubarika; Astaman, Putra; A. Tenriawaruwaty; Wahyuni, A. Panca; Sultan
Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi : Agrisevika Vol. 1 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/agrisevika.v1i2.11

Abstract

Petani kentang di Desa Kanreapia menghadapi tantangan fluktuasi harga, ketergantungan pada tengkulak, kelembagaan tani lemah, dan minimnya pengolahan pascapanen, dengan produktivitas 20 ton/ha (dibawah potensi 30 ton/ha). Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi masalah aktual, merumuskan strategi partisipatif, dan memperkuat kelembagaan serta pemasaran berbasis kearifan lokal. Menggunakan participatory action research (PAR) melalui diskusi terstruktur dan observasi lapangan bersama 25 petani, penyuluh, dan akademisi. Hasil mengungkap empat masalah utama: (1) ketergantungan pada tengkulak, (2) minim diversifikasi produk olahan, (3) kelembagaan tidak optimal, dan (4) akses informasi terbatas. Rekomendasi mencakup penguatan kelembagaan sebagai unit bisnis kolektif, pelatihan pascapanen, dan kolaborasi pemasaran digital. Pendekatan partisipatif efektif membangun solusi kontekstual, namun memerlukan pendampingan jangka panjang dan integrasi kebijakan lokal untuk keberlanjutan.
Pengenalan Digitalisasi Marketing (Aplikasi Berbasis Website) untuk Meningkatkan Daya Saing Produk Kakao di Kabupaten Polewali Mandar Hikmah, Aulia Nurul; Astaman, Putra; Darwis, Muhammad; Rosyita, Dita; Maharani, Intan Mega; Basri, Zulkifli
Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi : Agrisevika Vol. 2 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/agrisevika.v2i1.17

Abstract

Pemasaran produk pertanian masih kurang inovatif, disisi lain ketahanannya masih rendah dari serangan bakteri dan pembusukan. Tujuan pelatihan ini untuk mengenalkan kepada petani sarana pemasaran online berbasis web dan media social. Pelaksanaan dilakukan secara terstruktur mulai dari penyuluhan hingga praktik pengenalan media online. Metode yang digunakan meliputi bimbingan teknis peningkatan kapasitas SDM, fermentasi biji kakao, serta yang utama adalah pembuatan aplikasi pemasaran berbasis web. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa digital marketing menjanjikan jangkauan pasar yang lebih luas, biaya yang lebih murah, hasil yang terukur, dan efektif. Channel yang dapat dimanfaatkan meliputi website, media sosial, email marketing, dan marketplace. Pemanfaatan ICT dinilai mampu menjembatani kesenjangan informasi, mengoptimalkan proses bisnis, serta menjadi solusi untuk memasarkan produk pertanian secara lebih efisien dan transparan. Disimpulkan bahwa adopsi digital marketing merupakan strategi penting untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani kakao di Indonesia.
Implementasi Sistem Teseng sebagai Strategi Pemberdayaan Ekonomi dan Penguatan Manajemen Usaha Ternak Sapi Potong di Desa Bune Rohani, ST; Siregar, Ahmad Ramadhan; Rasyid, Tanri Giling; Darwis, Muhammad; Astaman, Putra; Ridwan, Muhammad; Kurniawan, Muhammad Erik
Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi : Agrisevika Vol. 2 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/agrisevika.v2i1.18

Abstract

Sistem teseng menjadi solusi keterbatasan modal peternak sapi potong di Kabupaten Bone, namun memiliki kelemahan yaitu ketiadaan kontrak tertulis sehingga dapat berpotensi menimbulkan konfrik. Penelitian ini menganalisis bentuk sistem teseng, faktor pengambilan keputusan peternak, dan efektivitas pengelolaannya menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara 25 peternak, observasi, dan FGD. Hasil menunjukkan tiga pola: (1) anak pertama ke pemilik modal (53%), (2) anak pertama ke peternak (32%), dan (3) bagi rata dua induk (15%). Faktor dominan adalah tekanan ekonomi (78%) dan kepercayaan keluarga (89%), namun 92% peternak menghadapi risiko akibat tidak ada perjanjian tertulis. Sistem ini meningkatkan pendapatan 35-40%, tetapi terhambat manajemen tradisional (70% gembala-kandang). Simpulan: sistem teseng efektif secara ekonomi tetapi memerlukan penguatan aspek legal dan manajemen modern.
Penerapan Experiential Learning untuk Meningkatkan Kompetensi dan Refleksi Mahasiswa pada Pelatihan Mining Data Makro Intan Mega Maharani; Dita Rosyita; Aulia Nurul Hikmah; Putra Astaman; Aditya Arief Rachmadhan; Akbar Hariputra; Dita Atasa; Annisa Vira Widayanti
Sinergi Aksi Nyata Cendekia Vol 1, No 1 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6131/sancaka.v1i1.173

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelatihan data mining makro berbasis experiential learning dalam meningkatkan kompetensi konseptual, kemandirian, dan refleksi mahasiswa untuk menutup kesenjangan antara tuntutan Outcome-Based Education (OBE) dan kesiapan mahasiswa. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang dirancang dengan pendekatan student-centered learning (SCL). Data diperoleh melalui pre-test, post-test, dan kuesioner reflektif. Analisis menggunakan tiga indikator utama: Normalized-Gain (N-Gain), Reflective Learning (RL), dan Experiential Learning Mapping (ELM). Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman konseptual (N-Gain = 1,00), sedangkan nilai RLII sebesar 3,29 mengindikasikan refleksi moderat. Temuan ini menegaskan bahwa experiential learning efektif dalam memperkuat kompetensi kognitif, tetapi optimalisasi fase reflektif diperlukan agar pembelajaran menjadi transformasional dan berkelanjutan.
Implementasi Sistem Hidroponik Sederhana untuk Meningkatkan Kapasitas Gapoktan di Sinjai Borong Megawati Megawati; Putra Astaman; Intan Mega Maharani
Sinergi Aksi Nyata Cendekia Vol 1, No 1 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6131/sancaka.v1i1.175

Abstract

Kelompok Gabungan Petani (Gapoktan) di Sinjai Borong menghadapi tantangan keterbatasan lahan pertanian yang produktif. Pengenalan sistem pertanian modern seperti hidroponik menjadi solusi inovatif untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan terbatas.  Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas anggota Gapoktan dalam menerapkan sistem hidroponik sederhana yang ekonomis dan efektif.  Metode yang digunakan meliputi pelatihan partisipatif yang terdiri dari tiga tahap: (1) Penyuluhan teori dasar hidroponik; (2) Demonstrasi pembuatan sistem hidroponik sederhana; (3) Pendampingan praktik langsung dan teknik perawatan tanaman.  Peserta pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifakan tentang sistem hidroponik (90% peserta memahami materi). Terbukti dengan kemampuan peserta dalam membuat sistem hidroponik mandiri dan merawat tanaman hingga panen. Tingkat kepuasan peserta mencapai 95% dengan antusiasme tinggi untuk mengimplementasikan sistem ini di rumah masing-masing. Pelatihan hidroponik berhasil meningkatkan kapasitas teknis Gapoktan Sinjai Borong dan membuka   peluang pengembangan pertanian berkelanjutan di lahan terbatas.
Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos Bokashi untuk Meningkatkan Kemandirian Petani di Wilayah Pegunungan Camba, Kabupaten Maros Aulia Nurul Hikmah; Putra Astaman; Muhammad Dassir; Sitti Nadirah
Sinergi Aksi Nyata Cendekia Vol 1, No 1 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6131/sancaka.v1i1.171

Abstract

Pertanian di wilayah Pegunungan Camba, Kabupaten Maros, menghadapi tantangan ketergantungan tinggi terhadap pupuk kimia bersubsidi yang ketersediaannya tidak menentu dan berdampak pada biaya produksi serta degradasi lahan. Di sisi lain, potensi limbah organik lokal seperti kotoran ternak dan sisa hasil pertanian belum dimanfaatkan secara optimal. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kemandirian petani melalui pelatihan pembuatan pupuk organik bokashi dengan memanfaatkan sumber daya lokal. Metode yang digunakan adalah participatory learning and action (PLA), yang meliputi observasi, penyuluhan teori, demonstrasi, praktik langsung pembuatan bokashi, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 12-18 September 2024 dengan melibatkan 10 orang petani. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta secara signifikan, dimana 90% peserta mampu memahami dan mempraktikkan pembuatan bokashi. Aplikasi bokashi terbukti mampu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kesuburan, dan berpotensi menekan biaya produksi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pelatihan partisipatif pembuatan pupuk bokashi efektif dalam memberdayakan petani, mendorong kemandirian penyediaan pupuk, dan mendukung pertanian berkelanjutan di Kecamatan Camba.
Pelatihan Teknik Budidaya Tanaman Pakan dan Pengolahan Pakan Sapi Potong di Kabupaten Bone Putra Astaman; Aulia Nurul Hikmah; Dita Rosyita; Nur Meili Zakiyah
Sinergi Aksi Nyata Cendekia Vol 1, No 1 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6131/sancaka.v1i1.172

Abstract

Ketersediaan pakan ternak yang berkualitas dan berkelanjutan menjadi kendala utama dalam usaha peternakan sapi di CV. Mapan Tujuh Dua Dua Farm, Kabupaten Bone. Kendala yang dihadapi meliputi jarak tempuh sumber pakan yang jauh, ketergantungan pada pakan alami tanpa budidaya, dan kurangnya tenaga terampil dalam pengolahan pakan. Hal ini berdampak pada efisiensi biaya dan produktivitas ternak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dan karyawan peternakan dalam teknik budidaya tanaman pakan serta pengolahan pakan yang efisien. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif yang terdiri dari (1) penyuluhan mengenai pentingnya budidaya tanaman pakan secara mandiri, (2) demonstrasi teknik pembukaan lahan, penanaman, dan perawatan tanaman pakan, (3) praktik pengolahan pakan sederhana untuk meningkatkan nilai gizi, dan (4) pendampingan dalam pembuatan pagar lahan pakan untuk melindungi dari gangguan hewan liar. Peserta pelatihan, yang terdiri dari karyawan peternakan dan masyarakat sekitar, menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan yang signifikan. Terbukti dengan terbukanya lahan pakan baru seluas ±0,5 hektar, terpasangnya pagar pelindung, dan peserta mampu mempraktikkan teknik pengambilan serta pengolahan pakan yang lebih efisien. Evaluasi respons peserta menunjukkan tingkat kepuasan di atas 85%. Program pelatihan ini efektif dalam membekali peserta dengan kompetensi budidaya dan pengolahan pakan. Dampak jangka panjang yang diharapkan adalah berkurangnya biaya transportasi pakan, meningkatnya kualitas pakan, dan tercapainya kemandirian pakan ternak yang berkelanjutan.
KOMUNIKASI PENYULUH PERTANIAN DALAM PEMBANGUNAN PERTANIAN DI KELURAHAN BONGKI, KECAMATAN SINJAI UTARA, KABUPATEN SINJAI Anna, Anna; Astaman, Putra; Nurdin, Fadillah
Jurnal Riset Multidisiplin Agrisosco Vol 3, No 3 (2025): Vol 3 No 3 Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61316/ajrm.v3i3.160

Abstract

The purpose of this study was to understand how agricultural extension communication contributed to the advancement of the agricultural sector in Bongki Village, North Sinjai District, Sinjai Regency. This study used a qualitative descriptive approach with purposive sampling, involving a total of 25 participants, including one agricultural extension officer and 24 farmers who were members of a farmer group. Data collection was conducted through interviews, observations, and documentation, which were then analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing using triangulation techniques to improve the accuracy of the results. The findings of this study indicate that communication from agricultural extension workers plays an important role in improving farmers' knowledge, attitudes, and skills. Extension workers act as communicators, facilitators, motivators, and mentors who are able to create interactive relationships with farmers. Extension activities encourage changes in farmers' mindsets and behaviors, which in turn increase productivity and strengthen sustainable farm management. This study concludes that the success of development in Bongki Village is highly dependent on the effectiveness of responsive and sustainable extension communication, which is able to adapt methods to the situations faced by farmers.
PERAN MEDIASI KAPASITAS ADAPTIF DALAM DAMPAK RISIKO LINGKUNGAN DAN INSTITUSIONAL TERHADAP KETAHANAN MATA PENCAHARIAN PETANI: The Mediating Role of Adaptive Capacity in The Impact of Environmental and Institutional Risks on Livelihood Resilience of Farmers Astaman, Putra; Hikmah, Aulia Nurul; Dassir, Muhammad; Rosyita, Dita; Maharani, Intan Mega
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol. 25 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 25 No 2
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/jisa25220255022

Abstract

Petani menghadapi risiko lingkungan, ekonomi, dan institusional yang mengancam penghidupan dan meningkatkan kerentanan terhadap kemiskinan serta kerawanan pangan. Penelitian ini mengkaji risiko-risiko tersebut dan mengevaluasi kapasitas adaptif petani dalam mengelolanya. Studi menggunakan metode kuantitatif dengan survei dan wawancara terhadap 372 responden petani di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, yang dipilih melalui stratified random sampling. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Model-Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil menunjukkan bahwa risiko lingkungan (β = –0.632) dan institusional (β = –0.366) secara signifikan mengurangi kapasitas adaptif, sementara risiko ekonomi tidak berpengaruh signifikan. Kapasitas adaptif secara signifikan meningkatkan ketahanan penghidupan (β = 0.921) dan memediasi pengaruh risiko lingkungan dan institusional. Model ini menjelaskan 74,0% varians kapasitas adaptif dan 83,4% varians ketahanan penghidupan. Temuan menyoroti peran kritis kapasitas adaptif dan menekankan pentingnya mengurangi risiko lingkungan serta institusional sambil memperkuat kapasitas adaptif untuk mendukung penghidupan pertanian berkelanjutan. Rekomendasi mencakup pertanian cerdas iklim, pengelolaan lahan berkelanjutan, dan kebijakan yang mendukung. Kata kunci: Keberlanjutan Pertanian, Pertanian Cerdas Iklim, Risiko Ekonomi, Risiko Kelembagaan, Risiko Lingkungan. Farmers face environmental, economic, and institutional risks that threaten their livelihoods and increase vulnerability to poverty and food insecurity. This study examines these risks and evaluates farmers' adaptive capacity in managing them. The study used quantitative methods with surveys and interviews with 372 farmer respondents in Luwu Regency, South Sulawesi, selected through stratified random sampling. Data were analyzed using Structural Equation Model-Partial Least Squares (SEM-PLS). The results show that environmental (β = –0.632) and institutional (β = –0.366) risks significantly reduce adaptive capacity, while economic risks have no significant effect. Adaptive capacity significantly increases livelihood resilience (β = 0.921) and mediates the effects of environmental and institutional risks. The model explains 74.0% of the variance in adaptive capacity and 83.4% of the variance in livelihood resilience. The findings highlight the critical role of adaptive capacity and emphasize the importance of reducing environmental and institutional risks while strengthening adaptive capacity to support sustainable agricultural livelihoods. Recommendations include climate-smart agriculture, sustainable land management, and supportive policies. Keywords: Environmental risk; Economic risk; Institutional risk; Sustainable agriculture; Climate-smart agriculture.
Disrupted Plurality in Agricultural Sustainability Narratives Worldwide Maharani, Intan Mega; Rosyita, Dita; Astaman, Putra; Hikmah, Aulia Nurul; Widayanti, Annisa Vira
Tarjih : Agribusiness Development Journal Vol. 5 No. 2 (2025): VOLUME 05, NOMOR 02, DESEMBER 2025
Publisher : Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/tadj.v5i2.1057

Abstract

Sustainability has become central in global agricultural research, especially since the SDGs’ adoption in 2015. However, technocratic and market-based narratives still dominate, sidelining equity-based and community-rooted knowledge, particularly from developing countries. This study analyzes 411 Scopus-indexed articles (1990–2025) using bibliometric methods. Focusing on co-authorship, corresponding authorship, and citation networks, the analysis compares the pre-SDG (1990–2014) and SDG (2015–2025) periods. The findings show that, despite expanded international collaboration and increased participation from the Global South in the SDG era, epistemic leadership and citation visibility remain highly concentrated within Global North institutions. While Global South contributions have grown, their largely peripheral positioning limits their influence over dominant sustainability framings. These results indicate that sustainability framing in agricultural research is not conceptually neutral but structurally conditioned by unequal knowledge systems. Addressing such epistemic asymmetries is therefore essential for enabling more plural and context-sensitive sustainability discourses.
Co-Authors . Hamsiah A. Ni’mahtul Churriyah A. Tenriawaruwaty A. Tenrirawe Abdul Hakim Fattah Abdullahi, Alima Bachtiar Aditya Arief Rachmadhan Agustina Abdullah Ahfandi Ahmad Ahmad Ramadhan Siregar Ahmad Ramadhan Siregar Ahmad Ramadhan Siregar Ahmad Zailan Aisyah, Megawati Akbar Hariputra Alima Bachtiar Abdullahi Amrullah Amrullah Amrullah Amrullah Amrullah Anna Anna, Anna Annisa Vira Widayanti Asrul Asrul Aulia Nurul Hikmah Aulia Nurul Hikmah Aulia Nurul Hikmah Azizah, A. Nur Azzumarrivqy Asward Bahtiar Basri, Zulkifli Basri, Zulkifli Candra Saputra Saputra Chendra Amigo Darmawan Salman Darmawan, A. Muh Alfian Darmawan, A. Muh. Alfian Diansari, Pipi Dita Atasa Dita Rosyita Dita Rosyita Endah Febriyanti Fadilah Nurdin Fadilah Nurdin Fadilah Nurdin Fatimah, Sri Putri Fauzi Syarief Ferdinan, Izam Hafizhah Al-Amana Hakim, Muh Haidir Hakim, Muh Hawis Hakim, Muh. Haidir Halimah Tussadia Hamsidar, Hamsidar Hardianti Hardianti Hardianti Hardianti, Hardianti Hariyadi Hariyadi, Hariyadi Harmin Adijaya Putri Haryanto Asri Hasan, Hastang Hasriliandi Halim Hastang Hastang Hastang, Hastang Herlyani S. Herlyani, Herlyani S. Hermawansyah, Hermawansyah Hidayat, Muh. Taufik Hikmah, Aulia Ichwan, Aulia Magfhira Ikrar M. Saleh Ilham Syarif Indah Noviani Candra Indra Saputra Indradewa, Rhian Insani, A N Intan Intan Intan Mega Maharani Intan Mega Maharani Jabbar, Andi Batari K jamila Jamila Kaharuddin Kamaruddin Kamaruddin Karim, Mutemainna Khaeruddin Khaeruddin Khatifah Kisma, Kisma Maharani, Intan Mega Mariam Mariam, Mariam Megawati Megawati Megawati - Megawati Megawati Milanium Milanium Mirnatul Qinayah Mirnatul Qinayah Mohamad Rafi Mohamed Yousof, Saddam Suliman Mohammad Saleh, Ikrar Muh. Darwis Muhamad Noor Azizu, Muhamad Noor Muhammad Arsyad Muhammad Azrai Muhammad Darwis Muhammad Dassir Muhammad Erik Kurniawan Muhammad Hatta Muhammad Hatta Muhammad Hatta Muhammad Hatta Muhammad Ridwan Muhammad Yusuf Muhammmad Darwis Mukammil, Mukammil Mulaputri Ma'mur, Sitti Hardiyanti Musran Munizu Mutiara Rahma Andila Nadirah, Siti Nadirah, St Nafa Koes Mutiara Nasbar, Nasbar Nur Meili Zakiyah Nurafifah, Nurafifah Nurdin, Fadilah Nurdin, Fadillah Nurfadillah Nurfadillah Nurhaliza, Nurhaliza Nurkhaeratih, Nurkhaeratih Nursinar, Nursinar Nurwadiah, Nurwadiah Pakaya, Erik Pipi Diansari Pratama, Ahmad Aditya Pratiwi, Devi Arsinta Qinayah, Mirnatul Rachmadhan, Aditya Arief Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmadina Fauzia Rahmat Rahmat Rahmianti, Sri Raisa, Daeva Raisa, Daeva Mubarika Ramadani, Wahyu Ramli, Salmiati Rasyid, Tanri Giling Rasyid, Tanrigiling Ridha Alamsyah Riskiyani Riskiyani Riskiyani, Riskiyani Rosyita, Dita Sahril Said, Sadly Ashari Sari, Nur Amalia Sayang, Siti Nur Siti Nursayang Sitti Nadirah Sitti Nadirah Sitti Nurani Sirajuddin Sri Lestari, Veronica ST Rohani St Rohani, St ST. Rohani St. Rohani sultan Suryanto Syah, Muh. Ramlan Syahdar Baba Syam, Nurmiani Syamsiah, Syamsiah Syamsuryadi, Bahri Syifa Maiyada Tanri Giling Rasyid Tanri Giling Rasyid Tanri Giling Rasyid Taufik Hidayatullah Utama, A. Della Riski Wahyuni, A. Panca Wenni Lestari Widayanti, Annisa Vira Windayani, Sri Wiwik Handayani Yayan Andika Saputra Yesi Mustika Ningsih Yousof, Sadam Suliman Mohamed Yuyun Wahyuni