Claim Missing Document
Check
Articles

APLIKASI PUPUK ORGANIK UNTUK MENGOPTIMALKAN PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI DI LAHAN MARGINAL BERMIKORIZA INSITU Mani Yusuf; Adrianus Adrianus; Jefri Sembiring; Anwar Anwar; Wa Ode Asryanti Wida Malesi; Maya Sari Rupang; Tresjia Corina Rakian; Rachmawati Hasid
Jurnal Agrotek Tropika Vol 12, No 2 (2024): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 12, Mei 2024
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v12i2.6044

Abstract

Kesuburan tanah yang rendah merupakan salah satu faktor pembatas dalam budidaya tanaman khususnya tanaman sawi di lahan marginal. Penelitian ini bertujuan utuk mengetahui pengaruh pupuk organik terhadap pertumbuhan tanaman sawi di lahan bermikoriza insitu. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Lapangan Universitas Halu Oleo yang berlangssung pada bulan November sampai Desember 2021. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan rancangan acakkelompok (RAK) yang terdiri dari 5 taraf perlakuan yaitu kontrol/tanpa pupuk organik (P0), pupuk organik dosis 5 ton ha-1 (P1), pupuk organik dosis 10 ton ha-1 (P2),  pupuk organik dosis 15  ton ha-1 (P3)  dan  pupuk organik dosis 20 tonha-1 (P4) yang di ulang sebanyak 3 kali.  Variabel yang diamati yakni tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), luas daun, panjang daun, lebar daun dan berat basah serta jumlah spora. Data pengamatan dianalisis ragam, dan data menunjukkan pengaruh nyata dilanjutkan Uji Jarak Berganda Duncan (UJBD) pada taraf kepercayaan 95 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pupuk organik berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman sawi berupa tinggi tanaman,  jumlah daun,  panjang daun,  lebar daun,  luas daun dan bobot basah. Perlakuan pupuk organik pada dosis 5, 10, 15, 20 ton ha-1  menunjukkan perbedaan yang  tidak nyata pada semua variabel pertumbuhan tanaman sawi, tetapi berbeda nyata dengan perlakuan kontrol. Selain itu, pupuk organik dapat meningkatkan jumlah spora mikoriza pada rizosfer tanaman sawi dengan jumlah spora terbanyak diperoleh pada perlakuan 10 ton ha-1 sebanyak 736,00 spora/ 100 g tanah yang diikuti perlakuan 15 ton ha-1, 5 ton ha-1, 20 ton ha-1 dan kontrol.
EKSPLORASI FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA PADA RIZOSFER GULMA DOMINAN DAN UJI INFEKSINYA TERHADAP TANAMAN JAGUNG Mani Yusuf; Anwar, Anwar; Rizal, Abdul; Sembiring, Jefri; Adrianus, Adrianus; Rupang, Maya Sari; Malesi, Wa Ode Asryanti Wida
Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Vol. 12 No. 6 (2025): February: Ilmu Pertanian dan Bidang Terkait
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fungi mikoriza arbuskula merupakan fungi yang berasosiasi dengan perakaran dan mempengaruhi pertumbuhan tanaman terutama di tanah marginal. Fungi mikoriza arbuskula dapat berasosiasi hampir di semua jenis tanaman dan memiliki pengaruh yang berbeda pada setiap jenis tanaman dan lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi fungi mikoriza arbuskula yang berasosiasi dengan gulma dominan dan uji infeksi pada tanaman jagung di Kabupaten Merauke.  Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitafif dan kualitatif. Fungi mikoriza arbuskula yang dtemukan akan diintentifikasi menggunakan buku identifikasi dan jumlah sporanya dihitung untuk membandingkan antar rizosfer gulma yang berbeda. Sementara infeksinya dihitung berdasarkan jumlah infeksi pada perakaran tanaman jagung pada masing-masing tempat.  Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan ditabulasi sederhana untuk jumlah mikoriza arbuskula yang berasosiasi pada perakaran gulma pada tempat yang berbeda.  Spora mikoriza pada setiap lokasi memiliki jumlah yang berbeda. Spora tertinggi ditemukan pada rizosfer alang-alang di Distrik Kurik sebanyak 560,44 spora dan terendah ditemukan pada rizosfer Digitaria sp.  di Distrik Tanah Miring.
Kampung Sumber Mulya sebagai sentra produksi pupuk organik di Distrik Kurik Rupang, Maya Sari; Malesi, Wa Ode Asryanti Wida; Yusuf, Mani; Anwar, Anwar; Sembiring, Jefri; Rizal, Abdul; Adrianus, Adrianus; Mendes, Johana Anike; Passali, Daud A
Lebah Vol. 18 No. 2 (2025): Maret: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pupuk organik merupakan pupuk yang berasal dari sumber bahan organik seperti kotoran ternak maupun limbah pertanian. Pupuk organik sangat penting dikembangkan untuk meningkatkan produksi tanaman. Pemanfaatan pupuk organik telah dikembangkan dibeberapa daerah, tetapi bukan di Kabupaten Merauke khususnya di Distrik Kurik belum dikembangkan. Kampung Sumber Mulya  merupakan salah  satu Kampung di Distrik Kurik yang sebagaian besar masyarakatnya bekerja sebagai petani dan peternak. Banyak limbah yang dihasilkan untuk dijadikan  sebagai pupuk organik yang saat ini belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Adanya potensi limbah tersebut, maka diperlukan edukasi ke masyarakat tentang pemanfaatan limbah ternak dan limbah pertanian sebagai pupuk organik. Kegiatan ini akan dilaksanakan dengan partisipasi aktif langsung oleh masyarakat. Tahapan kegiatan yang dilaksanakan yaitu 1) melakukan sosialisasi awal, 2) penyuluhan dan demonstrasi pembuatan pupuk organik dan 3) melakukan pendampingan pengolahan kotoran ternak. Hasil Kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan masyarakat dalam pembuatan pupuk organik dengan bahan-bahan yang tersedia di masyarakat. Rekomendansi kegiatan selanjutkan memanfaatkan pupuk organik pada budidaya berbagai tanaman sayuran.    
Analisis Ketersediaan Pakan Ternak Kerbau Rawa (Bubalus bubalis): Studi Kasus di Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan: Analysis of the Availability of Swamp Buffalo (Bubalus bubalis) Animal Feed: Case Study in Angata District, South Konawe Regency Apriliyan Yusuf; La Malesi; La Ode Nafiu
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol. 7 No. 1 (2025): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v7i1.62

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketersediaan hijauan pakan ternak kerbaurawa (Bubalus bubalis) dan menganalisis ketersediaan hasil ikutan pertanian sebagai pakan kerbau rawa (Bubalus bubalis) di Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan. Penelitian ini dilakukan dengan cara survey. Penentuan lokasi ditentukan secara purposive sampling. Pengukuran prosuksi hijauan dilakukan dengan menggunakan metode “Actual Weight Estimate” yaitu dengan menggunakan frame, frame yang digunakan pada penelitian ini berukuran 50 cm x 50 cm. Analisis komposisi botani menggunakan bingkai kuadrat dalam pengambilan sampling plot, melakukan identifikasi dengan cara observasi jenis vegetasi,dan penyebaran jenis formasi yang ada pada setiap plot. Pengukuran produksi hasil ikutan pertanian dengan menganalisis data sekunder berupa luas panen. Hasil penelitian ini menjukan bahwa komposisi botani pada padang penggembalaan kerbau rawa di Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan didominasi oleh rumput dengan peresentase 69,58% kemudian diikuti gulma 28,00% dan legum 2,42% . Produksi hijauan mencapai 6,56 ton BK/ha/tahun yang dapat menampung 1,98 ST/ha/tahun dan produksi hasil ikutan pertanian sebesar sebesar 18,46 ton BK/ha/tahun dengan kapasitas tampung 5,56 ST/ha/tahun. Kata kunci : Kerbu rawa, ketersediaan pakan, hijauan dan hasil ikutan pertanian
Profil Tumbuhan Lokal dan Komposisi Botani sebagai Sumber Pakan pada Blok C Lokasi Pasca Tambang Nikel PT. Jagad Rayatama di Kabupaten Konawe Selatan: Local Plant Profile and Botanical Composition as Feed Source in Block C of PT. Jagad Rayatama Post Nickel Mine Site in South Konawe Regency Puput Sabrina Qalbi; La Malesi; Widhi Kurniawan
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol. 7 No. 1 (2025): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v7i1.107

Abstract

Pakan merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi produktivitas ternak. Identifikasi tumbuhan dilakukan untuk mengetahui spesies tumbuhan yang mampu beradaptasi dengan baik di lahan pasca tambang dan dapat digunakan sebagai sumber hijauan pakan ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis komposisi botani tumbuhan lokal yang berpotensi sebagai pakan ternak di lokasi pasca tambang nikel di Kabupaten Konawe Selatan. Metode penelitian melibatkan pengambilan sampel vegetasi menggunakan transek garis, analisis komposisi botani, dan analisis kimia untuk menentukan kualitas nutrien tumbuhan. Ada 18 spesies tumbuhan dengan kualitas nutrien yang berbeda pada lahan pasca tambang nikel di Kabupaten Konawe Selatan, diantaranya adalah Stachytarpheta indica (L.) Vahl, Spermacoce remota Lam., Alysicarpus vaginalis (L.) DC, Sida rhombifolia (L.), Dactyloctenium aegyptium (L.) Willd, Sporobolus indicus (L.), Alternanthera sesslis (L.) R Br ex DC, Phylantus urinaria (L.), Echinochloa colonum (L.), Chromolaena odorata (L.), Cynodon dactylon (L.), Urochloa panicoides P. beauv, Uraria lagopodioides (L.) DC, Paspalum dilatatum Poir, Grona triflora (L.), Strobilanthes reptans, Paspalum disticum (L.), dan Lantana camara (L.). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa lahan pasca tambang nikel di Kabupaten Konawe Selatan memiliki potensi sebagai hijauan pakan ternak dengan berbagai jenis tumbuhan lokal yang dapat dimanfaatkan.
Identifikasi Dan Karakteristik Nutrien Tumbuhan Sebagai Sumber Hijauan Pakan Ternak Ruminansia Di Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi Fian Rahma Wati; La Malesi; Syamsuddin Syamsuddin
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol. 6 No. 4 (2024): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v6i4.155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis karakteristik dan kadar nutrien tumbuhan sebagai sumber hijauan pakan ternak ruminansia di Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis karakteristik dan kadar nutrien tumbuhan sebagai sumber hijauan pakan ternak ruminansia di Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi.. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan metode wawancara, pengamatan langsung, dan penggunaan aplikasi (PlantNet Plant Identification). Parameter yang diukur adalah jenis tumbuhan dan kadar nutrien tumbuhan : (a) kadar bahan kering (BK), (b) kadar bahan organik (BO), (c) kadar serat kasar (SK), (d) kadar protein kasar (PK) dan (e) kadar lemak kasar (LK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar nutrien jenis tumbuhan berbeda-beda, 10 jenis tumbuhan hijauan pakan memiliki kadar bahan kering (BK) yaitu berkisar 22,69-37,22%, kadar bahan organik (BO) berkisar 12,40-25,65%, kadar serat kasar (SK) berkisar 13,03-31,22%, kadar protein kasar (PK) berkisar 5,77-20,81%, dan kadar lemak kasar (LK) berkisar 0,27-1,85%. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa tumbuhan yang dominan diberikan pada ternak ruminansia yang ada di Kecamatan Wangi-Wangi yaitu Pa'da, Manga-Manga 'Beka, Tara, Wintonu, Foli'i Ra, Tauforu, Talo-Talo, dan Foli'i. Tumbuhan rumput yang memiliki kadar nutrien paling tinggi adalah tumbuhan Tauforu dan tumbuhan legum yang memiliki kadar nutrien paling tinggi adalah tumbuhan Manga-manga 'Beka.
Evaluasi Komposisi Botani dan Kapasitas Tampung Padang Penggembalaan Sapana di Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan: Evaluation of Botanical Composition and Storage Capacity of Sapana Pasture in North Moramo District, South Konawe Regency Yesti; La Malesi; Syamsuddin
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol. 7 No. 1 (2025): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v7i1.238

Abstract

Kabupaten Konawe Selatan memiliki padang penggembalaan seluas ±10 ha, yang berpotensi mendukung pengembangan peternakan sapi potong dengan populasi 60.597 ekor. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi komposisi botani dan kapasitas tampung padang penggembalaan Sapana di Kecamatan Moramo Utara, Konawe Selatan. Penelitian dilakukan pada Januari-Februari 2024 menggunakan metode Measuring Quantity of Vegetation. Hasil penelitian menunjukkan dominasi rumput sebesar 89,62%, leguminosa 0,852%, dan gulma 10,53%. Produksi bahan kering rata-rata 67,03%, dengan kapasitas tampung yang rendah, yaitu 1,06 (ST/ton/tahun).
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN KOPI ROBUSTA DI KAMPUNG SEED AGUNG DISTRIK MUTING KABUPATEN MERAUKE Mangera, Yosefina; Parjono; Malesi, Wa Ode Asryanti Wida; Aziz, Muhammad Abdul
Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan Vol. 12 No. 2 (2025)
Publisher : Departemen Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtsl.2025.012.2.20

Abstract

Land evaluation is the process of assessing the potential of land for various types of use to support planning and management, taking into account the physical and chemical characteristics of the soil. Seed Agung Village, located in the Muting District, has the potential for development for robusta coffee. This research aimed to determine the actual land suitability class for robusta coffee plants in Seed Agung Village, Muting District. The method used in this study was a survey conducted on 2 land types, namely mix gardens and fields. Soil samples were taken to a depth of 0-80 cm, which is the layer of soil that can still be penetrated by roots. Data were collected through direct observation, laboratory analysis, and data processing. Data analysis was conducted by matching the results of field observations and laboratory tests with land suitability criteria for robusta coffee plants based on the Technical Guidelines for Land Evaluation for Agricultural Commodities (Revised Edition 2011). The results showed that the mix gardens and field/field were classified in the marginal suitability class (S3), with limiting factors in the form of water availability (wa) and nutrients (na). The practical implication of the results of this study is as a basis for land management planning, namely irrigation management and water conservation and soil fertility improvement through fertilization.
Capacity Building for Farmers Through Focus Group Discussions (FGD) on Cattle Management in Baruga Village, Baruga Subdistrict: Peningkatan Kapasitas Peternak Melalui Focus Group Discussion (FGD) Manajemen Pemeliharaan Sapi Di Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga Nafiu, La Ode; Pagala, Muh. Amrullah; Malesi, La; Auza, Fuji Astuty; Aka, Rahim; Badaruddin, Rusli; Napirah, Astriana
Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kaa Mieera Vol. 3 No. 2 (2025): Oktober: Jurnal Inovasi Dan Pengabdian Kaa Mieera (JIPKAM)
Publisher : Politeknik Negeri Fakfak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60000/jipkam.v3i2.31

Abstract

The community service activity was carried out in Baruga District, specifically in Baruga Village, Kendari City, with the aim of improving the capacity of beef cattle farmers in sustainable livestock management. The main problems faced by farmers in this area include a lack of technical knowledge about feeding, barn sanitation, and livestock health management. The approach used in this activity was a Focus Group Discussion (FGD) and participatory field observation. The activities in this community service consisted of three stages, namely preparation, implementation, and evaluation. The preparation stage included field surveys and identification of farmers' needs, while the implementation stage was carried out through FGDs to explore actual problems and formulate joint solutions, as well as direct observation at the barn location. The evaluation was carried out by collecting participant feedback and documenting the results of the activities for further program improvement. The results of the activities show that the FGD method is effective in establishing two-way communication between resource persons and farmers, as well as encouraging active participation in identifying and solving problems. Farmers gained a better understanding of the importance of feed management, health, and livestock waste management. In addition, several follow-up plans were produced, such as training in planting forage crops for livestock, making ammoniated straw, and processing compost from livestock waste. These activities not only strengthened the technical capacity of farmers, but also raised awareness of the importance of integrated and environmentally friendly livestock management.
Pelatihan Pembuatan Asam Humat Cair Dari Enceng Gondok Untuk Diaplikasikan Pada Tanaman Budidaya Di Lahan Kering Kampung Sumber Rejeki Distrik Kurik Malesi, Wa Ode Asryanti Wida; Pamungkas, Wiyan Afriyanto; Wahida, Wahida; Mekiuw, Yosehi; Rizal , Abdul; Adrianus, Adrianus
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 3 (2023): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i3.428

Abstract

Kampung Sumber Rejeki adalah salah satu kampung yang berada di Distrik Kurik. Tujuan dilakukan pengabdian kemitraan masyarakat adalah untuk memberikan informasi kepada para petani tentang eceng gondok yang dapat dimanfaatkan sebagai asam humat cair yang berfungsi sebagai bahan pembenah tanah. Metode yang digunakan pada pengabdian ini dimulai dengan sosialisasi program, pelaksanaan kegiatan dan monitoring serta evaluasi program. Hasil pengabdian kemitraan yang telah dilaksanakan menunjukkan bahwa masyarakat sangat antusias dalam mengikuti pelatihan pembuatan asam humat cair dari eceng gendok. Masyarakat aktif mengikuti kegiatan penyuluhan baik bertanya maupun melakukan demonstrasi pembuatan pembuatan asam humat dari ecek gondok. Kegiatan ini dilanjutkan dengan aplikasi asam humat pada lahan kering yang dibudidayakan tanaman cabai. Hasil monitoring menunjukkan bahwa asam humat memberikan pengaruh yang baik terhadap sifat fisik tanah seperti struktur tanah yang remah dan memperlihatkan warna tanah yang lebih gelap pada lapisan top soil. Selain itu juga memberikan pertumbuhan yang baik pada tanaman cabe dengan didasarkan pada pembentukan batang yang kokoh dan pembentukan daun yang sempurna. Kata kunci: Pelatihan, asam humat, eceng gondok Abstract Sumber Rejeki Village is one of the villages in Kurik District. The aim of community partnership service is to provide information to farmers about water hyacinth which can be used as liquid humic acid which functions as a soil amendment. The method used in this service begins with program socialization, implementation of activities and monitoring and evaluation of the program. The results of the partnership service that has been carried out show that the community is very enthusiastic about taking part in the training on making liquid humic acid from water hyacinth. The community actively participates in outreach activities, both asking questions and carrying out demonstrations on making humic acid from hyacinths. This activity was continued with the application of humic acid to dry land where chili plants were cultivated. Monitoring results show that humic acid has a good influence on the physical properties of the soil, such as a crumbly soil structure and showing a darker soil color in the top soil layer. Apart from that, it also provides good growth for chili plants based on the formation of sturdy stems and perfect leaf formation. Keywords: Training, humic acid, water hyacinth
Co-Authors Abdul Rizal Abdul Rizal, Abdul Achmad, Diska Bintayani Ade Ramadani Adrianus Adrianus Ahmad Basrun Ahmad Basrun Amiluddin Indi Ananda, Siti Hadrayanti Andi Marwan Arianto Andi Murlina Tasse Anwar Anwar Anwar Anwar Apriliyan Yusuf Ardiansyah Ardiansyah AS Aku, AS Asis Surajat Asma Bio Kimestri Astriana Napirah Budiman Budiman Budiman Budiman Deki Zulkarnain Denvy Meidian Daoed Diana Sri Susanti Dicky Virgianto Sewangi Erfin Erfin Fachriza, Riza Fadilla, Zahra Jinan Fahmi, Katren Tika Fian Rahma Wati Fredy Fredy Fuji Astuty Auza Ginting, Nina Maksimiliana Hairil Adzulyatno Hadini Hajar Hajar Hakim, Muh Haidir Hakim, Muh. Haidir Hamdan Has Harapin Hafid H. Hasniar Hasniar, Hasniar Husna Husna I Kadek Jefri Ibrahim, Anita Mustika Ilahude, Meygi Caecarika Putri INDRAYANI INDRAYANI Irine Ike Praptiwi, Irine Ike Jamaludin . Jefri Sembiring Johana Anike Mendes, Johana Anike Kemistri, Asma Bio Kiki R Hasana La Ode Arsad Sani La Ode Ba’a La Ode Ba’a La Ode Muhamad Munadi La Ode Nafiu La Ode Sahidin Mani Yusuf Maya Sari Rupang Mega Ayu Yusuf Mega Ayu Yusuf, Mega Ayu Minayanti Minayanti Muh. Rusdin Muh. Safaat, La Ode Muhammad Amrullah Pagala Murni Nia Natsir Sandiah Nongtit, Nikodemus Nur Santy Asminaya Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nurcholis Nurcholis Nurhayu Nurhayu Nurhayu Nurlia, Sitti Pamungkas, Wiyan Afriyanto PARJONO Parjono Parjono Passali, Daud A Peni Patriani Pratiwi, Arby’in Puput Sabrina Qalbi Purnaning Dhian Isnaeni Purnaning Dhian Isnaeni Putra, Don Jaya Putu Nara Kusuma Prasanjaya Rachmawati Hasid Rahman Rahman Rahmanpiu, Rahmanpiu Restu Libriani Riez Kifli Kolewora Rizal , Abdul RR. Ella Evrita Hestiandari Rupang, Maya Sari Sabila, Wa Ode Winda Winda Nur Salam, Fazlur Ibnul Salomina sambolinggi, Salomina Salwati Salwati Samsida Samsida Samsul Alam Fyka Sen Muliana Sufardiman Sufardiman Sulfiar, Ahmat Endang Two Surahmanto Suriani, Wa Ode Suryadi Pinang Syam Rahadi Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin TAKDIR SAILI Tambing, Titin Timba, Yohanes Onaltus TRESJIA CORINA RAKIAN W. Kurniawan Wa Ode Mulyana Wahida Wahida Wati, Alvirna Yesti Yosefina Mangera Yosehi Mekiuw Yosehi Mekiuw Yosehi Mekiuw, Yosehi Yus Witdarko, Yus