Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Pembuatan Cocopeat dari Sabut Kelapa Muda untuk Bahan Baku Media Tanam Rahmanpiu, Rahmanpiu; Murni Nia; Samsul Alam Fyka; La Malesi; Wa Ode Mulyana
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2023): Edisi November 2023
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v5i1.97

Abstract

Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Lingungan Hidup dan Kehutanan mencanangkan “Tuntas Kelola Sampah untuk Kesejahteraan Masyarakat”. Sabut kelapa muda bila diolah dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik untuk media tanam. Sabut kelapa muda hingga saat ini belum dimanfaatkan. Karena itu, Tim PKM melakukan pelatihan pembuatan cocopeat dari sabut kelapa muda. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pelatihan dan pendamping kepada mitra untuk ; (1) membuat alat penghancur sabut kelapa dari rantai bekas mesin pemotong kayu,  (2) melakukan fermentasi serbut sabut kelapa muda, dan (3) melakukan uji coba media tanam pada budidaya tanaman kangkong dan sawi. Metode pelaksanaan  menggunakan metode penyuluhan partisipasif dimana mitra terlibat secara langsung dalam kegiatan pengabdian. Hasil yang dicapai adalah mitra dapat (1) mengembangkan Teknologi Tepat Guna mesin slinder penghancur sabut kelapa muda dari rantai bekas mesin pemotong kayu dengan kinerja ± 70 kg/jam. (2) menghasilkan cocopeat yang memiliki tekstur yang sama dengan cocopeat dari sabut kelapa tua. (3) formulasi media tanam untuk uji coba budidaya kangkong dan sawi adalah tanah, cocopeat, kompos dan abu sekam (2:1:1:0,5). Hasil budidaya menunjukkan bahwa budidaya tanaman kangkung dan sawi memberikan hasil baik, berwarna kehijauan, tidak tampak hama, dan panjang kangkung berkisar antara 20 – 40 cm, sedangkan sawi dengan Panjang 15 – 30 cm.
PEMBERDAYAAN PETERNAK MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK KOMPOS  DESA SOROPIA KECAMATAN SOROPIA KABUPATEN KONAWE Pagala, Muhammad Amrullah; Nafiu, La Ode; Rahman, Rahman; Malesi, La; Libriani, Restu; Munadi, La Ode Muh; Badaruddin, Rusli
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 10 (2024): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Oktober 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/r9q2xx67

Abstract

Community service activities integrated with KKN-THEMATIC carried out by the UHO Faculty of Animal Husbandry Lecturer Team took place in Soropia Village, Soropia District, Konawe Regency. Compost is an organic fertilizer produced through the process of decomposition of organic materials, especially animal waste, by active microorganisms such as bacteria and fungi. The purpose of this service is to provide training and technology transfer in making compost. The methods used include delivering materials and demonstrations. In this activity, training in making compost was carried out by utilizing cow dung which is widely available around the Soropia Village settlement, which is then mixed with super decomposer EM4, rice husks, granulated sugar, and water. Through this training, the community is given knowledge about the use of waste from agriculture and livestock to be processed into useful products, especially in the fields of livestock and organic farming which are currently developing in Soropia Village. The farmers showed high enthusiasm during this activity and appreciated the service carried out, with the hope that similar activities can be continued in the future.
Uji Kualitas Air Tanah di Distrik Merauke Ditinjau Dari Parameter Total Dissolved Solid (TDS), dan Salinitas Malesi, Wa Ode Arsyanti Wida; Putra, Don Jaya
Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik Vol 8 No 2 (2024): Mei
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46252/jsai-fpik-unipa.2024.Vol.8.No.2.284

Abstract

Merauke District has a characteristic landscape in the form of swampy lowlands formed by sedimentation with low-quality brackish groundwater sources. This study aims to determine the water quality based on the parameters of total dissolved solid (TDS) and salinity in Merauke District. Groundwater samples came from 11 villages with sampling techniques using cluster random sampling techniques. The test results in the laboratory showed that water samples from Rimba Jaya village had the highest TDS value with levels of 5040 mg/l and water samples from Mandala village had the lowest TDS value with levels of 478 mg/l. In the salinity parameter of Rimba Jaya village also has the highest salinity value with 5.34 ppt while the lowest salinity value is found in Mandala village with 0.41 ppt. From the test results on the parameters of TDS and salinity can be concluded that the quality of groundwater in the Merauke District of Papua province is low and does not meet the requirements to be used as a source of drinking water based on the regulation of the Minister of health of the Republic of Indonesia number 492/Menkes/Per/IV/2010.
PENDAMPINGAN MASYARAKAT ORANG ASLI PAPUA (OAP) MELALUI PEMBUATAN PUPUK ORGANIK Rizal, Abdul; Yusuf, Mani; Adrianus, Adrianus; Anwar, Anwar; Malesi, Wa Ode Asryanti Wida; Nurcholis, Nurcholis; Praptiwi, Irine Ike; Mekiuw, Yosehi; Mendes, Johana Anike
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.37281

Abstract

Yasa Mulya merupakan salah satu kampung di Distrik Tanah Miring yang sebagian besar masyarakat bekerja sebagai petani dan peternak. Kampung Yasa Mulya memiliki masyarakat didominasi oleh masyarakat transmigrasi, namun terdapat dusun yang ditempati oleh Orang Asli Papua. Masyarakat lokal ini bekerja sebagai petani, tetapi pemahaman tentang pemanfaatan sumber daya lokal sebagai pupuk organik masih rendah. Yasa Mulya memiliki banyak sumber daya yang digunakan sebagai pupuk organik. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat OAP di Kampung Yasa Mulya dalam mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan serta mendukung ketahanan pangan lokal dengan memanfaatkan limbah organik yang ada di lingkungan sekitar sebagai pupuk organik. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampung Yasa Mulya Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke pada tanggal 4 Oktober 2024. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif aktif oleh Masyarakat Orang Asli Papua (OAP). Kegiatan ini dilaksanakan dengan tahapan yaitu sosialisasi awal, penyuluhan, demonstrasi dan monitorong dan evaluasi (Monev). Kegiatan ini melibatkan tim pengabdian dari Universitas Musamus, Pemerintah Kampung, Dinas Peternakan dan kelompok tani OAP di Kampung Yasa Mulya. Hasil dari program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman masyarakat dalam memanfaatkan sumberdaya lokal sebagai pupuk organik. Kegiatan ini membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, di mana pupuk organik yang dihasilkan dapat dijual atau digunakan secara langsung serta mendorong terciptanya praktik pertanian yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
Evaluation of the Implementation of Good Manufacturing Practice at the Slaughterhouse in Kolaka Regency Asminaya, Nur Santy; Auza, Fuji Astuti; Bain, Ali; Nafiu, La Ode; Malesi, La; Zulkarnain, Deki; Tambing, Titin
Jurnal Agripet Vol 25, No 2 (2025): Volume 25, No. 2 October 2025
Publisher : Faculty of Agriculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/agripet.v25i2.42875

Abstract

Meat safety is a major component of food safety that impacts public health, so supervision and protection are needed. This study aims to analyze the level of Good Manufacturing Practices (GMP) implementation in providing safe, healthy, intact, and halal (ASUH) food in Kolaka Regency. The data collected focuses on the mechanism of beef production, the stages of receiving live cattle to becoming carcasses, and the evaluation of the level of compliance with the principles of GMP and halal control points (HCPs) in the beef production process. The method of determining respondents was non-probability sampling with incidental sampling techniques. The results showed that the implementation of GMP in general and the HCPs checklist at the Kolaka Regency slaughterhouse had values of 32.72 and 37.3, which are inadequate to meet GMP standards. The Kolaka Regency government must strive to build slaughterhouses with facilities and infrastructure that meet GMP standards. Halal butchers and slaughterhouse staff need regular training on GMP standard cutting techniques to produce ASUH meat. Supervision of cutting activities at the slaughterhouse also needs to be carried out. The conclusion is that it is necessary to improve and supervise all slaughterhouse activities so that GMP standard aspects can be met.
Peningkatan Produktivitas Ternak Kambing Melalui Edukasi Manajemen Reproduksi di Desa Cialam Jaya Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan Fadilla, Zahra Jinan; Malesi, La; Hakim, Muh. Haidir; Ilahude, Meygi Caecarika Putri; Rahadi, Syam
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2025): Volume 7 No 1, Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/atjpm.v7i1.7429

Abstract

Manajemen reproduksi yang baik menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas kambing rakyat, namun praktik tradisional dan minimnya pencatatan menyebabkan rendahnya performa reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak mengenai manajemen reproduksi kambing melalui bimbingan teknis. Kegiatan dilaksanakan pada Oktober–November 2025 di Kelompok Ternak Mendho Kencono Lestari, Desa Cialam Jaya, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, dengan 13 peternak sebagai peserta. Metode yang digunakan mencakup ceramah (40%), demonstrasi dan praktik lapang (30%), serta pendampingan teknis (30%) melalui kunjungan kandang dan konsultasi individual. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta belum melakukan pencatatan reproduksi, yang berdampak pada sulitnya evaluasi performa ternak dan meningkatnya risiko inbreeding. Setelah pelatihan teknis, peternak mampu mendeteksi estrus lebih akurat, memahami manajemen kebuntingan, penanganan kelahiran, pemberian kolostrum dini, serta melakukan seleksi dan rotasi pejantan untuk mencegah inbreeding. Temuan ini sejalan dengan literatur internasional yang menunjukkan bahwa pelatihan teknis disertai pendampingan berkelanjutan dan community-based breeding programs meningkatkan keterampilan peternak, memperbaiki angka kebuntingan, menurunkan mortalitas anak, dan mempertahankan keragaman genetik. Kesimpulannya, pelatihan terstruktur melalui ceramah, praktik lapang, dan pendampingan efektif meningkatkan kapasitas peternak dalam manajemen reproduksi, mendorong penerapan pencatatan dan seleksi pejantan, serta mendukung keberlanjutan dan efisiensi usaha peternakan kambing skala masyarakat.
Edukasi Pembuatan Pupuk Organik Berbasis Zero Waste Plus pada Kelompok Yusuf, Mani; Rizal, Abdul; Malesi, Wa Ode Asryanti Wida; Anwar, Anwar; Sembiring, Jefri; Rupang, Maya Sari; Adrianus, Adrianus; Daoed, Denvy Meidian; Fredy, Fredy; Suriani, Wa Ode; Timba, Yohanes Onaltus; Nongtit, Nikodemus; Kolewora, Riez Kifli
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i12.23152

Abstract

ABSTRAK Pertanian berkelanjutan menuntut penggunaan pupuk organik untuk menjaga kesuburan tanah dan mengurangi dampak negatif dari bahan kimia sintetis. Namun, di Kelompok TK-PPEG Mekar Jaya, Kampung Jaya Makmur, masyarakat masih menghadapi keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan pupuk organik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan limbah pertanian, peternakan, dan rumah tangga menjadi pupuk organik padat dan cair berbasis konsep Zero Waste Plus. Kegiatan ini dilaksanakan melalui 4 tahapan yakni 1) Sosilalisasi awal kegiatan, 2) Sosialisasi dan penyuluhan tentang pemanfaatan limbah rumah tangga, kotoran hewan dan tanaman pertanian sebagai pupuk organik, 3) Pelatihan pembuatan pupuk organik padat dan cair dan  4) Monitoring dan evaluasi program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta, dengan peningkatan pemahaman konsep zero waste dari 60% menjadi 90%, serta kemampuan membuat pupuk organik padat dan cair meningkat dari rata-rata 40% menjadi 85%. Selain itu, peserta mampu mengaplikasikan hasil pelatihan secara mandiri pada kegiatan budidaya sayuran dan tanaman obat. Kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan kemampuan masyarakat khusus kelompok TK-PPEG Jaya Makmur dalam memanfaatkan limbah pertanian sebagai pupuk organik padat dan cair. Kata kunci: Zero Waste Plus, Pupuk Organik, Kebun Sehat ABSTRACT Sustainable agriculture requires the use of organic fertilizers to maintain soil fertility and reduce the negative impacts of synthetic chemicals. However, the TK-PPEG Mekar Jaya group in Jaya Makmur Village still faces limited knowledge and skills in producing organic fertilizers. This community service activity aims to improve the community’s capacity and skills in utilizing agricultural, livestock, and household waste to produce solid and liquid organic fertilizers based on the Zero Waste Plus concept. The program was implemented through four main stages: (1) initial activity socialization, (2) socialization and counseling on the use of household, livestock, and agricultural waste as organic fertilizers, (3) training on the production of solid and liquid organic fertilizers, and (4) program monitoring and evaluation. The results showed a significant increase in participants’ knowledge and skills, with understanding of the zero waste concept rising from 60% to 90%, and the ability to produce solid and liquid organic fertilizers increasing from an average of 40% to 85%. In addition, participants were able to independently apply the training outcomes in vegetable and medicinal plant cultivation activities. This community service activity successfully enhanced the capacity of the TK-PPEG Mekar Jaya group in utilizing agricultural waste as solid and liquid organic fertilizers.  Keywords : Zero Waste Plus, organic fertilizer, healthy garden
Bimbingan Teknis Peningkatan Performa Produksi Kambing Kacang Sebagai Usaha Produktif Masyarakat Melalui Perbaikan Manajemen Pakan dan Perkandangan Pada Kelompok Tani-Ternak Anggoeya Poasia Kota Kendari Malesi, La; Bain, Ali; Aka, Rahim; Pratiwi, Arby’in; Muh. Safaat, La Ode; Hakim, Muh Haidir
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2025): Volume 7 No 1, Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/atjpm.v7i1.7586

Abstract

Kambing kacang merupakan komoditas ruminansia kecil yang berperan penting dalam mendukung ketahanan ekonomi rumah tangga, namun produktivitasnya masih rendah akibat manajemen pakan dan perkandangan yang belum optimal. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Kelurahan Anggoeya Kecamatan Poasia dengan tujuan meningkatkan kapasitas peternak dalam formulasi ransum berbasis bahan lokal, teknik pengawetan pakan, sanitasi kandang, serta pengolahan limbah ternak menjadi pupuk kompos. Pelaksanaan kegiatan meliputi observasi, sosialisasi, pelatihan tatap muka, diskusi kelompok, dan demonstrasi praktik (demplot) penyusunan ransum, sanitasi kandang, serta pembuatan kompos menggunakan inokulan EM-4. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan motivasi peternak dalam memanfaatkan potensi bahan pakan lokal, menyusun ransum seimbang, menerapkan kebersihan kandang, dan mengelola limbah secara produktif. Intervensi ini berpotensi meningkatkan kesehatan dan produktivitas ternak serta efisiensi biaya pemeliharaan. Diperlukan pendampingan berkelanjutan, pengembangan kebun hijauan pakan, dan penguatan kelembagaan kelompok untuk memastikan adopsi praktik yang lebih berdaya guna dan berkelanjutan.
Co-Authors Abdul Rizal Abdul Rizal, Abdul Achmad, Diska Bintayani Ade Ramadani Adrianus Adrianus Ahmad Basrun Ahmad Basrun Amiluddin Indi Ananda, Siti Hadrayanti Andi Marwan Arianto Andi Murlina Tasse Anwar Anwar Anwar Anwar Apriliyan Yusuf Ardiansyah Ardiansyah AS Aku, AS Asis Surajat Asma Bio Kimestri Astriana Napirah Budiman Budiman Budiman Budiman Deki Zulkarnain Denvy Meidian Daoed Diana Sri Susanti Dicky Virgianto Sewangi Erfin Erfin Fachriza, Riza Fadilla, Zahra Jinan Fahmi, Katren Tika Fian Rahma Wati Fredy Fredy Fuji Astuty Auza Ginting, Nina Maksimiliana Hairil Adzulyatno Hadini Hajar Hajar Hakim, Muh Haidir Hakim, Muh. Haidir Hamdan Has Harapin Hafid H. Hasniar Hasniar, Hasniar Husna Husna I Kadek Jefri Ibrahim, Anita Mustika Ilahude, Meygi Caecarika Putri INDRAYANI INDRAYANI Irine Ike Praptiwi, Irine Ike Jamaludin . Jefri Sembiring Johana Anike Mendes, Johana Anike Kemistri, Asma Bio Kiki R Hasana La Ode Arsad Sani La Ode Ba’a La Ode Ba’a La Ode Muhamad Munadi La Ode Nafiu La Ode Sahidin Mani Yusuf Maya Sari Rupang Mega Ayu Yusuf Mega Ayu Yusuf, Mega Ayu Minayanti Minayanti Muh. Rusdin Muh. Safaat, La Ode Muhammad Amrullah Pagala Murni Nia Natsir Sandiah Nongtit, Nikodemus Nur Santy Asminaya Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nurcholis Nurcholis Nurhayu Nurhayu Nurhayu Nurlia, Sitti Pamungkas, Wiyan Afriyanto PARJONO Parjono Parjono Passali, Daud A Peni Patriani Pratiwi, Arby’in Puput Sabrina Qalbi Purnaning Dhian Isnaeni Purnaning Dhian Isnaeni Putra, Don Jaya Putu Nara Kusuma Prasanjaya Rachmawati Hasid Rahman Rahman Rahmanpiu, Rahmanpiu Restu Libriani Riez Kifli Kolewora Rizal , Abdul RR. Ella Evrita Hestiandari Rupang, Maya Sari Sabila, Wa Ode Winda Winda Nur Salam, Fazlur Ibnul Salomina sambolinggi, Salomina Salwati Salwati Samsida Samsida Samsul Alam Fyka Sen Muliana Sufardiman Sufardiman Sulfiar, Ahmat Endang Two Surahmanto Suriani, Wa Ode Suryadi Pinang Syam Rahadi Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin TAKDIR SAILI Tambing, Titin Timba, Yohanes Onaltus TRESJIA CORINA RAKIAN W. Kurniawan Wa Ode Mulyana Wahida Wahida Wati, Alvirna Yesti Yosefina Mangera Yosehi Mekiuw Yosehi Mekiuw Yosehi Mekiuw, Yosehi Yus Witdarko, Yus