Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Pembuatan Pupuk Organik Berbasis Zero Waste Plus pada Kelompok Yusuf, Mani; Rizal, Abdul; Malesi, Wa Ode Asryanti Wida; Anwar, Anwar; Sembiring, Jefri; Rupang, Maya Sari; Adrianus, Adrianus; Daoed, Denvy Meidian; Fredy, Fredy; Suriani, Wa Ode; Timba, Yohanes Onaltus; Nongtit, Nikodemus; Kolewora, Riez Kifli
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i12.23152

Abstract

ABSTRAK Pertanian berkelanjutan menuntut penggunaan pupuk organik untuk menjaga kesuburan tanah dan mengurangi dampak negatif dari bahan kimia sintetis. Namun, di Kelompok TK-PPEG Mekar Jaya, Kampung Jaya Makmur, masyarakat masih menghadapi keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan pupuk organik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan limbah pertanian, peternakan, dan rumah tangga menjadi pupuk organik padat dan cair berbasis konsep Zero Waste Plus. Kegiatan ini dilaksanakan melalui 4 tahapan yakni 1) Sosilalisasi awal kegiatan, 2) Sosialisasi dan penyuluhan tentang pemanfaatan limbah rumah tangga, kotoran hewan dan tanaman pertanian sebagai pupuk organik, 3) Pelatihan pembuatan pupuk organik padat dan cair dan  4) Monitoring dan evaluasi program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta, dengan peningkatan pemahaman konsep zero waste dari 60% menjadi 90%, serta kemampuan membuat pupuk organik padat dan cair meningkat dari rata-rata 40% menjadi 85%. Selain itu, peserta mampu mengaplikasikan hasil pelatihan secara mandiri pada kegiatan budidaya sayuran dan tanaman obat. Kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan kemampuan masyarakat khusus kelompok TK-PPEG Jaya Makmur dalam memanfaatkan limbah pertanian sebagai pupuk organik padat dan cair. Kata kunci: Zero Waste Plus, Pupuk Organik, Kebun Sehat ABSTRACT Sustainable agriculture requires the use of organic fertilizers to maintain soil fertility and reduce the negative impacts of synthetic chemicals. However, the TK-PPEG Mekar Jaya group in Jaya Makmur Village still faces limited knowledge and skills in producing organic fertilizers. This community service activity aims to improve the community’s capacity and skills in utilizing agricultural, livestock, and household waste to produce solid and liquid organic fertilizers based on the Zero Waste Plus concept. The program was implemented through four main stages: (1) initial activity socialization, (2) socialization and counseling on the use of household, livestock, and agricultural waste as organic fertilizers, (3) training on the production of solid and liquid organic fertilizers, and (4) program monitoring and evaluation. The results showed a significant increase in participants’ knowledge and skills, with understanding of the zero waste concept rising from 60% to 90%, and the ability to produce solid and liquid organic fertilizers increasing from an average of 40% to 85%. In addition, participants were able to independently apply the training outcomes in vegetable and medicinal plant cultivation activities. This community service activity successfully enhanced the capacity of the TK-PPEG Mekar Jaya group in utilizing agricultural waste as solid and liquid organic fertilizers.  Keywords : Zero Waste Plus, organic fertilizer, healthy garden
Substitusi Tepung Umbi Gadung (Dioscorea hispida Dennst) sebagai Sumber Energi Pakan terhadap Produksi Ayam Broiler Nanang Hardiana; Deki Zulkarnain; La Malesi
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 4, No 2 (2022): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v4i2.25061

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tepung umbi gadung sebagai substitusi bahan pakan sumber energi terhadap produksi ayam broiler. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 4 perlakuan dan masing-masing perlakuan terdiri atas 4 ulangan. Perlakuan terdiri : P1 = Pakan tanpa tepung umbi gadung (kontrol), P2 = Pakan 10% tepung umbi gadung, P3 = Pakan 15% tepung umbi gadung, P4 = Pakan 20% tepung umbi gadung. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah konsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan. Berdasarkan hasil, penggunaan tepung umbi gadung dalam pakan dengan taraf 10%, 15% dan 20%, memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap konsumsi pakan, tetapi tidak berpengaruh nyata (P>0,05) pada pertambahan bobot badan ayam broiler, namun pada taraf 20% penggunaan tepung umbi gadung mengalami penurunan nilai rataan pada konsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan. Hal ini mengindikasikan bahwa tepung umbi gadung sebagai pengganti jagung dalam ransum ayam broiler pada taraf 15%.
Karakteristik Fisiko Kimia Pelepah dan Daun Kelapa Sawit yang Diamoniasi dengan Larutan Urea-Molases Level Berbeda Muh Ardiansyah; La Malesi; Ali Bain
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 5, No 2 (2023):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v5i2.35396

Abstract

Abstrak. Pelepah dan daun kelapa sawit merupakan limbah padat perkebunan kelapa sawit yang memiliki potensi untuk digunakan sebagai pakan basal ternak ruminansia, Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas amoniasi menggunakan larutan urea-molases yang berbeda dalam proses amoniasi terhadap warna, kadar protein kasar dan serat kasar pelepah dan daun kelapa sawit amoniasi.  Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 4 perlakuan dan masing-masing perlakuan terdiri atas 4 ulangan sehingga terdapat 16 unit satuan percobaan.  Jenis perlakuan terdiri atas :  P1 (pelepah dan daun kelapa sawit tanpa amoniasi), P2 (pelepah dan daun kelapa sawit yang diamoniasi dengan  larutan urea 1% + molases 5%),  P3 (pelepah dan daun kelapa sawit yang diamoniasi dengan larutan urea 2% + molases 6%), P4 (pelepah dan daun kelapa sawit yang diamoniasi dengan larutan urea 3% + molases 7%).  Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah fisik yaitu (warna), kimia (protein kasar) dan (serat kasar).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa amoniasi menggunakan larutan urea-molases mempengaruhi (P<0,05) warna, protein kasar dan serat kasar pelepah dan daun kelapa sawit.  Semakin tinggi pemberian dosis larutan urea-molases maka menghasilkan perubahan warna yang berbeda setiap perlakuan, peningkatan kadar protein kasar dan penurunan kadar serat kasar dari pelepah dan daun kelapa sawit yang diamoniasi. Dosis larutan urea-molases yang memberikan hasil terbaik adalah amoniasi dengan menggunakan larutan dengan dosis urea 2% + molases 6%.          Kata Kunci :  Pelepah dan daun kelapa  sawit, amoniasi, karakteristik fisik dan kimia.
Kualitas Fisik Patty Beef dari Lokasi Otot yang Berbeda Alvirna Wati; La Malesi; Harapin Hafid
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 6, No 1 (2024):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v6i1.43440

Abstract

Seiring dengan pertambahan jumlah penduduk yang semakin meningkat, maka kebutuhan akan pangan dan hasil olahannya juga terus meningkat. Salah satu hasil olahan yang biasa diminati masyarakat saat ini terbuat dari daging. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pembuatan patty beef dari lokasi otot yang berbeda terhadap kualitas fisik. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan dan 6 ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah P1 = Otot Biceps femoris (BF), P2 = Otot Longissimus dorsi (LD) dan P3 = Otot Gastrocnimous (GC). Variabel yang diukur dalam penelitian ini adalah kualitas fisik yaitu daya ikat air ,pH dan rendemen. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam. Selanjutnya apabila perlakuan menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap variabel yang diukur, maka dilanjutkan dengan uji Duncan (DMRT). Hasil penelitian menujukan bahwa patty beef dari lokasi otot yang berbeda tidak berpengaruh ntata (P>0,05) terhadap daya ikat air, pH, rendemen. Kata kunci : Lokasi Otot Berbeda, Patty Beef, Daya Ikar Air, pH Rendemen.
Potensi dan Daya Dukung Hasil Ikutan Pertanian untuk Pengembangan Ternak Sapi di Kecamatan Wonggeduku Kabupaten Konawe Samsida Samsida; La Malesi; Widhi Kurniawan
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 4, No 2 (2022): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v4i2.25074

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisa potensi dan daya dukung hasil ikutan pertanian untuk pengembangan ternak sapi di Kecamatan Wonggeduku Kabupaten Konawe sehingga dapat dijadikan sebagai acuan oleh pemerintah, peternak dan pihak swasta dalam pengembangan ternak sapi. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Juli sampai Agustus 2021 bertempat di Kecamatan Wonggeduku Kabupaten Konawe. Penelitian ini dirancang dalam bentuk survei dengan penjelasan (explanatory research) yaitu menjelaskan tentang ketersediaan hasil ikutan pertanian sebagai sebagai pakan ternak sapi di Kecamatan Wonggeduku Kabupaten Konawe. Pengambilan sampel bahan pakan hasil ikutan pertanian dilakukan secara sengaja (purposive sampling) dengan ukuran  1m2. Pengambilan sampel secara langsung dilokasi penelitian dengan 5 komoditi terbanyak yaitu jerami padi, jagung, kedelai, kacang hijau dan kacang panjang. Masing-masing komoditi diambil 5 sampel penelitian pada petani yang berbeda, sehingga  diperoleh 25 sampel, setiap komoditi tersebut kemudian dikompositkan sebanyak ± 1 kg/sampel. Untuk dedak padi sampel diperoleh di 5 tempat yang berbeda dari 9 penggilingan padi yang ada di Kecamatan Wonggeduku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi hasil ikutan pertanian di Kecamatan Wonggeduku dapat ditingkatkan dilihat dari ketersediaan protein dapat menampung sebanyak 97 ST, peningkatan dapat dilakukan hingga 1.180 ST dengan catatan adanya penambahan protein dan serat kasar, dan ketika kebutuhan pakan ternak terpenuhi maka Kecamatan Wonggeduku dapat menampung 3.379 ST.
Kualitas Telur Ayam Kampung yang Diberi Pakan Campuran Tepung Kulit Ari Biji Kedelai (Glycine max) Fermentasi Berbeda Hasniar Hasniar; La Malesi; La Ode Nafiu
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 4 (2021): JIPHO (JURNAL ILMIAH PETERNAKAN HALU OLEO)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i4.21097

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas telur ayam kampung yang diberipakan campuran tepung kulit ari biji kedelai (Glycine max) fermentasi berbeda. Rancanganpenelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan,Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini adalah : P0 = Pakan Basal (Jagung, dedak danRK24) tanpa Tepung kulit ari biji kedelai, P1 = Pakan basal +Tepung kulit ari biji kedelai 5%, P2= Pakan basal + Tepung kulit ari biji kedelai 10 %, P3 = Pakan basal + Tepung kulit ari bijikedelai 15%. Parameter yang diamati adalah bobot telur, indeks albumen, indeks yolk, warna yolkdan nilai haugh unit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan campuran tepungkulit ari biji kedelai tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap indeks albumen, indeks yolk dannilai haugh unit. Tetapi berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap bobot telur, dan warna yolk.Kesimpulan penelitian yaitu pemberian tepung kulit ari biji kedelai fermentasi tidak memberikanpengaruh terhadap indeks albumen,indeks yolk dan nilai haugh unit. Tetapi berpengaruh nyataterhadap bobot telur dan warna yolk. Penambahan tepung kulit ari biji kedelai dalam pakan dapatditambahkan sampai 15%.
Perbandingan Kualitas dan Karakteristik Silase Kombinasi Rumput Gajah (Pennisetum purpureum) – Indigofera zollingeriana dengan Menggunakan Asam Laktat Organik dan Inokulan Bal dari Ekstrak Rumput Gajah Terfementasi Andi Marwan Arianto; La Malesi; Widhi Kurniawan
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 2 (2021): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i2.18020

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kualitas dan karakteristikfermentasi silase kombinasi rumput gajah (Pennisetum purpureum) - Indigofera zollingeriana denganmenggunakan asam laktat organik dan inokulan BAL dari ekstrak rumput gajah terfermentasi dantelah dilaksanakan 3 Minggu yaitu di Laboratorium Ilmu Nutrisi Teknologi Pakan Unit Teknologi danIndustri Pengolahan Pakan dan Laboratorium Ilmu Nutrisi Teknologi Pakan Unit Analisis PakanTernak Fakultas Peternakan, Universitas Halu Oleo. Penelitian ini menggunakan Rancangan AcakLengkap yang terdiri atas 5 perlakuan dengan 4 ulangan, yaitu P0 = 50% Rumput Gajah + 50%Indigofera; P1 = 50% Rumput Gajah + 50% Indigofera + 2% Asam Laktat Organik; P2 = 50%Rumput Gajah + 50% Indigofera + 3% Asam Laktat Organik; P3 = 50% Rumput Gajah + 50%Indigofera + 2% Inokulan BAL; P4 = 50% Rumput Gajah + 50% Indigofera + 3% Inokulan BAL ;Variabel yang diamati adalah warna, aroma, tekstur (organoleptik) kadar pH, kandungan BahanKering, kandungan Protein Kasar, dan Nilai Fleigh silase. Data yang diperoleh dianalisis berdasarkananalisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwadengan menggunakan 2% dan 3% penambahan Asam Laktat dan Inokulan BAL pada silase memilikikadar pH tinggi 5.55 ± 1.03 ,kandungan BK tinggi 24.88 ± 2.54 dan kandungan PK, 17.91 ± 1.76nilai Fleigh 88.20 ± 7.81.Variabel organoleptik menunjukkan bahwa semua kombinasi memilikiwarna cokelat kekuningan, beraroma asam dan agak basah.Kata kunci: Kualitas, Karakteristik, Rumput Gajah, Daun Indigofera
Performa Puyuh (Coturnix Coturnix Japonica) Fase Grower yang diberi Kombinasi Herbal (Jahe, Kunyit dan Daun Sirih) Melalui Air Minum dengan Dosis Berbeda Ahmad Basrun; Hamdan Has; La Malesi
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 1 (2021): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i1.16910

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performa puyuh (Coturnix coturnix japonica) fase grower yang diberi kombinasi herbal (jahe, kunyit, dan daun sirih) melalui air minum dengan dosis berbeda.Sejumlah 100 ekor burung puyuh (Coturnix coturnix japonica)umur 14 hariyang tidak dibedakan jenis kelaminnya digunakan dalam penelitian ini.Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang dicobakan yaitu air minum tanpa ramuan herbal (P0), air minum mengandung 5% ramuan herbal (P1), air minum yang mengandung 10% ramuan herbal, dan air minum yang mengandung 15% ramuan herbal. Parameter yang diamati adalah konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis sidik ragam dan dilanjutkan menggunakan uji wilayah berganda duncan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan. Rataan konsumsi pakan masing-masing perlakuan pada penelitian ini adalah 17,040 g, 15,811 g, 15,886 g, dan 16,279 g. Rataan pertambahan bobot badan berkisar 3,35 g, 3,49 g, 3,42 g, dan 3,46 g pada masing-masing perlakuan. Nilai konversi pakan masing-masing perlakuan adalah 5,11, 4,59, 4,68, dan 4,71.Dapat disimpulkan bahwa pemberian ramuan herbal melalui air minum dengan dosis berbeda hingga taraf 15% belum mampu mengoptimalkan konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan.
pH Inkubasi, Konsentrasi Amonia dan Kecernaan Bahan Organik (KcBO) Uji In Vitro Rumput Odot (Pennisetum purpureum cv. Mott) yang Ditanam pada Tanah Lokasi Bekas Tambang Nikel dengan Aplikasi Berbagai Level Biochar. Ade Ramadani; La Malesi; Widhi Kurniawan
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 3 (2021): JIPHO (JURNAL ILMIAH PETERNAKAN HALU OLEO)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i3.19676

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi nilai kecernaan rumput odot(Pennisetum purpureum cv. Mott) yang ditanam di lokasi tanah bekas tambang nikeldengan aplikasi berbagai level biochar. Rancangan yang digunakan dalam penelitian iniadalah rancangan acak lengkap yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 kali ulangan untukmasing-masing perlakuan. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu A0(kontrol, tanpa biochar), A1 (5-ton ha-1), A2 (10-ton ha-1) dan A3 (15-ton ha-1) biochar.Parameter yang diamati dalam penelitian ini terdiri atas pH inkubasi, konsentrasi amonia(N-NH3) dan kecernaan bahan organik. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisisragam sesuai dengan rancangan acak lengkap (RAL) dan apabila berpengaruh nyata makadilakukan uji beda antar perlakuan dengan menggunakan uji Duncan Multiple Range Test(DMRT) menggunakan SPSS for window 16. Berdasarkan hasil penelitian dapatdisimpulkan bahwa perlakuan tidak berpengaruh terhadap parameter penelitian.
Kadar Asam Urat, Kolesterol dan Glukosa Darah Ayam Kampung Super yang Diberi Jus Buah Pare (Momordica Charantia L) Kiki Asmaul Husnah; La Malesi; Takdir Saili
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 5, No 1 (2023):
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v5i1.29016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kadar asam urat, kolesterol, dan glukosa darah ayam kampung super yang diberi jus buah pare. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 5 ulangan, sehingga terdapat 20 unit percobaan. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu P0 = air minum tanpa penambahan jus buah pare (control), P1 = air minum yang mengandung 2,5 % jus buah pare, P2 = air minum yang mengandung 5 % jus buah pare, P3=air minum yang mengandung 7,5 % jus buah pare. Parameter yang diamati adalah kadar asam urat, kolesterol dan glukosa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar asam urat darah ayam kampung super berkisar antara 4,5 mg/dl – 9,23 mg/dl, kadar kolesterol darah ayam kampung super berkisar antara 161 mg/dl – 301 mg/dl, dan kadar glukosa darah ayam kampung super berkisar antara 146 mg/dl – 293 mg/dl. Pemberian jus buah pare dengan level berbeda tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kadar asam urat, kolesterol, glukosa dan darah ayam kampung super. Kesimpulan penelitian ini yaitu pemberian jus buah pare (Momordica charantia L) dengan level yang berbeda tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kadar asam urat, kolesterol, glukosa dan darah ayam kampung super.Kata Kunci : Kadar Asam Urat, Kolesterol, dan Glukosa.
Co-Authors Abda Abda Abdul Rizal Abdul Rizal, Abdul Achmad, Diska Bintayani Ade Ramadani Ade Yuni Sahruni Adrianus Adrianus Ahmad Basrun Ahmad Basrun Ali Bain Alvirna Wati Amiluddin Indi Ananda, Siti Hadrayanti Andi Khaeruni Andi Marwan Arianto Andi Murlina Tasse Anindyaningrum Zainal Putri Anwar Anwar Apriliyan Yusuf Ardiansyah Ardiansyah AS Aku, AS Asis Surajat Asma Bio Kimestri Astriana Napirah Barus, Rizki Al Khairi Budiman Budiman Deki Zulkarnain Denvy Meidian Daoed Desak Ayu Melita Ari Sintia Diana Sri Susanti Dicky Virgianto Sewangi Dicky Virgianto Sewangi Ekowati, Nurhening Yuni Endrawati, Tri Erfin Erfin Fachriza, Riza Fadilla, Zahra Jinan Fadli Ma&#039;mun Pancar Fahmi, Katren Tika Fazlur Ibnul Salam Fian Rahma Wati Firman Nasiu Fredy Fredy Fredy Fredy Fuji Astuty Auza Ginting, Nina Maksimiliana Hajar Hajar Hamdan Has Harapin Hafid H. Hasniar Hasniar Hasniar Hasniar, Hasniar Husna Husna I Kadek Jefri Ibrahim, Anita Mustika INDRAYANI INDRAYANI Irine Ike Praptiwi, Irine Ike Irma wati Iska Fariska Jamaludin . Jefri Sembiring Johana Anike Mendes Johana Anike Mendes Johana Anike Mendes, Johana Anike Kemistri, Asma Bio Kiki Asmaul Husnah Kiki R Hasana La Ode Arsad Sani La Ode Ba’a La Ode Ba’a La Ode Muhamad Munadi La Ode Nafiu La Ode Sahidin Mani Yusuf Maya Sari Rupang Maya Sari Rupang Rupang Mega Ayu Yusuf Mega Ayu Yusuf, Mega Ayu Meygi Caecarika Putri Ilahude Minayanti Minayanti Muh Ardiansyah Muh. Haidir Hakim Muh. Haidir Hakim Muh. Rusdin Muhammad Amrullah Pagala MUKRIMIN MUKRIMIN Murni Nia Musdalifah, Nurul Nanang Hardiana Natsir Sandiah Nongtit, Nikodemus Nur Santy Asminaya Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nurcholis Nurcholis Nurhayu Nurhayu Nurhayu Nurhening Yuni Ekowati Nurlia, Sitti Pamungkas, Wiyan Afriyanto Pancar, Fadli Ma'mun PARJONO Parjono Parjono Passali, Daud A Peni Patriani Puput Sabrina Qalbi Purnaning Dhian Isnaeni Purnaning Dhian Isnaeni Putra, Don Jaya Putu Budi Sriastini Putu Nara Kusuma Prasanjaya Rachmawati Hasid Rahman Rahman Rahman Rahmanpiu, Rahmanpiu Restu Libriani Riez Kifli Kolewora Riez Kifli Kolewora Rizal , Abdul RR. Ella Evrita Hestiandari Rupang, Maya Sari Sabila, Wa Ode Winda Winda Nur Salam, Fazlur Ibnul Salomina sambolinggi, Salomina Salwati Salwati Samsida Samsida Samsul Alam Fyka Saujiman Okta Dewa Sen Muliana Suarni S Sufardiman Sufardiman Sulfiar, Ahmat Endang Two Surahmanto Suriani, Wa Ode Suryadi Pinang Syam Rahadi Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin TAKDIR SAILI Tambing, Titin Timba, Yohanes Onaltus TRESJIA CORINA RAKIAN Tri Endrawati Vit Neru Satrah W. Kurniawan Wa Ode Mulyana Wa Ode Winda Winda Nur Sabila Wahida Wahida Wati, Alvirna Yesti Yosefina Mangera Yosehi Mekiuw Yosehi Mekiuw Yosehi Mekiuw Yosehi Mekiuw, Yosehi Yus Witdarko, Yus Zahra Jinan Fadilla