Claim Missing Document
Check
Articles

The image of women in the novel women crying to the black moon by Dian Purnomo Erny Harijaty; La Ode Syukur; Ismaya Ismaya
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol 9, No 4 (2023): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020232289

Abstract

This research aims to describe the image of the main female character in the novel Woman Who Cried to the Black Moon by Dian Purnomo. The method used in this research is descriptive qualitative. The results of this study are women's self-image in the form of character or the formation of women who are also responsible for their potential as individual beings; Physical image in the form of a physical image or a woman's body, which includes beauty, posture, and beauty, like the figure of a mage who has the physical characteristics of a woman who comes from Eastern Indonesia; a psychic image which states that women are psychological beings who think, feel, and aspire. Women were created by straight psychics who are carried away by feelings, also by magi who always feel sad when separated from their friends, social image of the role of women in the family and community environment. Within the family circle, women have roles as children, homemakers, and wives. Based on research conducted on the novel Woman Crying to the Black Moon by Dian Purnomo, it can be concluded that the image of women in it is self-image, physical image, psychological image, and social image.
Pelestarian Bahasa Daerah Berbasis Literasi Digital Bagi Masyarakat Desa Sahidin, La Ode; Ibrahim, Irianto; Syukur, La Ode; Yunus; Saidiman; Zulzaman, La Ode Akhiri; Syah, William; Firmansah , Muhammad
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024): Edisi November 2024
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v6i1.293

Abstract

Pelestarian bahasa daerah merupakan salah satu upaya penting dalam menjaga kekayaan budaya, khususnya di tengah tantangan globalisasi yang mengancam eksistensinya. Program ini bertujuan untuk melestarikan bahasa daerah melalui pendekatan berbasis literasi digital. Metode kegiatan melibatkan pelatihan literasi digital kepada 25 peserta, terutama generasi muda, untuk memproduksi konten digital dalam bentuk video pendek dan cerita rakyat. Pelatihan ini dilakukan selama tiga bulan dengan bimbingan intensif dalam penggunaan teknologi digital dan platform media sosial. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan literasi digital peserta, dari 30% sebelum pelatihan menjadi 85% setelah pelatihan. Sebanyak 25 video pendek dan 20 cerita rakyat berbasis bahasa daerah berhasil diproduksi dan dipublikasikan melalui media sosial. Program ini menunjukkan bahwa pendekatan literasi digital efektif dalam meningkatkan keterampilan teknologi dan kesadaran peserta terhadap pentingnya pelestarian bahasa daerah. Kesimpulannya, penggunaan teknologi digital merupakan solusi yang relevan dan berkelanjutan untuk pelestarian bahasa daerah, serta berpotensi diterapkan di wilayah lain yang menghadapi tantangan serupa.
Pemanfaatan Media Wattpad dalam Pembelajaran Menulis Puisi Peserta Didik Kelas XI SMA Adili, La Ode; Ibrahim, Irianto; Dinar, Sri Suryana; Sahidin, La Ode; Syukur, La Ode; Tike, La; Saidiman; Nurfadillah; Risna
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024): Edisi November 2024
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v6i1.274

Abstract

Upaya pembaharuan dalam proses pembelajaran sangat diperlukan guna meningkatkan mutu pendidikan. Inovasi tersebut ditandai dengan munculnya berbagai konsep baru tentang pemanfaatan teknologi digital. Perkembangan konsep dalam dunia pembelajaran menuntut peran guru yang strategis. Salah satu media digital yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran bahasa Indonesia adalah aplikasi wattpad. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah memberi pelatihan dan praktik pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan aplikasi wattpad. Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, dan praktik. Analisis data hasil praktik pembelajaran mengacu pada standar KKTP Bahasa Indonesia Kelas XI SMA. Rangkaian pelaksanaan pengabdian ini meliputi kegiatan: (1) pengantar ketua tim pengabdian; (2) sambutan kepala sekolah; (3) penyampaian materi tentang media wattpad dan tanya jawab; (4) praktik pembelajaran menggunakan media wattpad; dan (5) analisis hasil evaluasi kegiatan pembelajaran. Berdasarkan analisis data hasil praktik pembelajaran, dapat diketahui bahwa dari 26 peserta didik, terdapat 12 peserta didik (46,15%) yang berada pada kategori sudah mencapai ketuntasan, tidak perlu remedial. Selanjutnya, 14 peserta didik (53,85%) berada pada kategori sudah mencapai ketuntasan, perlu pengayaan atau tantangan lebih. Dapat pula dikemukakan bahwa tidak terdapat peserta didik yang berada pada kategori belum mencapai ketuntasan, remedial di seluruh bagian serta remedial di bagian yang diperlukan
Upacara Jamuan Laut (Hame-Hame Wakambangura) pada Masyarakat Buton Tengah Agus Agus; Abdul Rahman; La Ode Syukur
JURNAL KABANTI: Kerabat Antropologi Vol 8 No 1 (2024): Volume 8, Nomor 1, Juni 2024
Publisher : Jurusan Antropologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/kabanti.v8i1.2751

Abstract

 This study aims to determine and describe the process of implementing the banquet ceremony (Hame-hame Wakambangura) in the Central Buton community and to find out what is the object or target of the banquet in the community and community expectations on the implementation of the Hame-hame Wakambangura sea banquet ceremony. To analyze the data in this study using Marcell Mauss theory. The data collection technique used in this research is a field research technique (Field Research) using two (2) methods, namely observation (Observation) and in-depth interviews (Indeepth Interview). Data analysis was carried out using a qualitative descriptive method with an ethnographic approach. The results showed that 1).The Hame-hame Wakambangura sea banquet ceremony was held by the Wakambangura Village community as a form of commemorating the death of their only daughter (Wakambangura), so the community carried out the Hame-hame Wakambangura sea banquet ceremony. In the implementation of the ritual, it is intended to entertain (Wakambangura). has the hope that the community can be maintained such as being given safety, blessings when carrying out activities at sea and on land, and always be grateful for the provision given by Allah SWT. can also increase kinship between communities which is expected to always be preserved and also this activity can be a place for silatuhrami between the people of Wakambangura Village.
Penguatan Literasi dan Seni Budaya Berbasis Pertunjukan Puisi bagi Anak-Anak Komunitas the La Malonda Institute Ibrahim, Irianto; Sahidin, La Ode; Syukur, La Ode; Alias; Zulzaman, La Ode Akhiri; Sofian, Nur Israfyan; Haris, Amalia Putri; Muda, Efram Bala
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Mei 2025
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v6i2.347

Abstract

Penguatan literasi dan seni budaya merupakan sarana bagi anak dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dan kepekaan sosialnya. Melalui pertunjukkan puisi anak-anak belajar mengembangkan kemampuan literasi dan budaya sebagai bagian dari upaya pembentukan karakter mulia. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan literasi anak-anak komunitas The La Malonda Institute melalui pertujukkan puisi sekaligus menanamkan nilai-nilai budaya pada anak-anak. Melalui pendekatan partisipatif dan berkelanjutan, program ini dilaksanakan dalam tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan positif pada kemampuan literasi, kualitas karya puisi, dan keterampilan seni pertunjukan. Peserta mengalami dampak sosial dan psikologis yang positif, termasuk peningkatan kepercayaan diri dan keterampilan sosial. Keberlanjutan program didukung oleh pembentukan kelompok belajar, pengembangan modul mandiri, dan kemitraan strategis. Temuan ini menegaskan efektivitas integrasi literasi dan seni budaya dalam pembentukan karakter dan pengembangan potensi anak-anak. Kesimpulan dari pelaksanaan program kegiatan ini adalah penguatan literasi dan seni budaya berbasis pertunjukkan puisi berdampak positif bagi peningkatan kemampuan literasi, kualitas karya puisi, dan performa peserta melalui tes tertulis
Tradisi Lisan Kabhanti Pada Masyarakat Ciacia Tinjauan Sistem Pewarisan Rahman; Suharni Suddin; La Ode Syukur; La Ode Wahidin
Mores: Jurnal Pendidikan, Moral dan Kewarganegaraan Vol. 3 No. 2 (2025): Edisi September 2025
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/mores.v3i2.49

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sistem pewarisan tradisi lisan kabhanti pada masyarakat Ciacia. Kabhanti merupakan salah bentuk tradisi lisan yang kaya akan nilai-nilai budaya dan sejarah masyarakat Ciacia. Penelitian ini menggunakan metode etnografi dengan pendekatan kualitatif untuk memahami bagaimana tradisi lisan kabhanti diwariskan dari generasi ke generasi. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan teknik rekam, catat, dan wawancara. Teknik analisis data yaitu dilakukan secara tematik dengan triangulasi sumber dan metode untuk menjaga validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pewarisan kabhanti pada masyarakat Ciacia dilakukan melalui dua sistem pewarisan yaitu sistem pewarisan yang bersifat internal dan sistem pewarisan yang bersifat eksternal. Sistem pewarisan yang bersifat internal dilakukan dalam lingkup keluarga. Sementara sistem pewarisan yang bersifat eksternal dilakukan melalui sebuah pertunjukan. Sistem pewarisan ini melibatkan peran penting dari para pelaku tradisi seperti para tetua adat dan seniman lokal. Tradisi lisan kabhanti memilki peran penting dalam mempertahankan identitas budaya masyarakat Ciacia. Oleh karena itu, pelestarian dan pengembangan tradisi lisan kabhanti perlu dilakukan untuk memastikan keberlangsungan budaya masyarakat Ciacia di masa depan.
The image of women in the novel women crying to the black moon by Dian Purnomo Harijaty, Erny; Syukur, La Ode; Ismaya, Ismaya
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 9 No. 4 (2023): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020232289

Abstract

This research aims to describe the image of the main female character in the novel Woman Who Cried to the Black Moon by Dian Purnomo. The method used in this research is descriptive qualitative. The results of this study are women's self-image in the form of character or the formation of women who are also responsible for their potential as individual beings; Physical image in the form of a physical image or a woman's body, which includes beauty, posture, and beauty, like the figure of a mage who has the physical characteristics of a woman who comes from Eastern Indonesia; a psychic image which states that women are psychological beings who think, feel, and aspire. Women were created by straight psychics who are carried away by feelings, also by magi who always feel sad when separated from their friends, social image of the role of women in the family and community environment. Within the family circle, women have roles as children, homemakers, and wives. Based on research conducted on the novel Woman Crying to the Black Moon by Dian Purnomo, it can be concluded that the image of women in it is self-image, physical image, psychological image, and social image.
KRITIK SOSIAL DALAM NOVEL KAMI (BUKAN ) JONGOS BERDASI KARYA J.S. KHAIREN Siti Sarina; La Ode Syukur; La Ode Adili
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 7 No. 3 (2022): JURNAL BASTRA EDISI JULI-SEPTEMBER 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.501 KB) | DOI: 10.36709/bastra.v7i3.20

Abstract

Tujuan -Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kritik sosial yang terdapat dalam novel Kami (Bukan) Jongos Berdasi karya J.S. Khairen. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan adalah metode kepustakaan (libraryresearch Temuan/hasilHasil - penelitian ini menunjukkan bahwa kritik sosial yang terdapat dalam novel ini ditujukan kepada masyarakat maupun pemerintah atas berbagai masalah yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat. Adapun kritik sosial yang terdapat dalam novel Kami (Bukan) Jongos Berdasi karya J.S. Khairen yaitu kritik sosial tentang kemiskinan, kritik sosial tentang kejahatan, kritik sosial tentang masalah generasi muda dalam masyarakat modern, kritik sosial tentang pelanggaran terhadap norma-norma masyarakat, kritik sosial tentang masalah kependudukan, kritik sosial tentang masalah lingkungan hidup, dan kritik sosial tentang birokrasi.
FUNGSI DAN MAKNA MANTRA HEMBULA’A PADA MASYARAKAT KALEDUPA Nurul Fitria; Amirudin Rahim; La Ode Syukur
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 7 No. 3 (2022): JURNAL BASTRA EDISI JULI-SEPTEMBER 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.982 KB) | DOI: 10.36709/bastra.v7i3.21

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fungsi dan makna tuturan hembula’a pada masyarakat Kaledupa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan semiotik Roland Barthes yaitu menganalisis data berdasarkan data yang diperoleh dari hasil wawancara, dokumentasi dan observasi langsung dari masyarakat Kaledupa. Hasil penelitian ini ditemukan fungsi dan makna tuturan hembula’a pada masyarakat Kaledupa dalam setiap aktivitasnya adalah untuk mempermudah setiap aktivitas-aktivitas masyarakat dalam bercocok tanam. Fungsi dan makna mantra dan tutuan dalam ritual hembula’a memiliki fungsi dan menyajikan makna yang beragam tersebar dalam kode-kode yang dikandungnya. Dari proses mengkaji fungsi dan pemaknaan itu dapat dikatakan bahwa lima kode Roland Barthes itu dapat dimanfaatkan untuk menangkap makna yang di dalam cerpen itu dengan beragam penafsiran di masing-masing kodenya.
REALITAS SOSIAL DALAM NOVEL PEREMPUAN YANG MENANGIS KEPADA BULAN HITAM KARYA DIAN PURNOMO Jumriani; La Ode Syukur; Sri Suryana Dinar
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 7 No. 4 (2022): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER-DESEMBER 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v7i4.128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan realitas sosial pada novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo. Berdasarkan objek yang dikaji, penelitian ini termaksud jenis penelitian kualitatif.Dikatakan penelitian kualitatif karena data dalam penelitian ini berupa kata-kata tertulis bukan angka-angka.Dalam hal ini, data dalam penelitian ini diperoleh dari teks novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo. Berdasarkan hasil penelitian dalam novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo dan kesimpulan terdapat realitas sosial tentang kebudayaan, pendidikan, hukum, dan agama merupakan isi dasar sosiologi, yaitu kenyataan kehidupan sosial seperti adanya masyarakat, kelompok, dan individu. Saran yang dapat disampaikan hendaknya peneliti lain dapat melakukan penelitian selanjutnya dengan lebih sempurna, baik yang berhubungan dengan penelitian ini, maupun yang berhubungan dengan realitas lain yang berobjek novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo karena terdapat aspek yang dapat di teliti selain realitas sosial sehingga di peroleh hasil bervariasi dan dapat memperkaya khazanah sastra Indonesia. Dari hasil penelitian yang dilakukan terdapat 4 (empat) realitas sosial yang ditemukan dalam novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam diantaranya seperti realitas sosial tentang kebudayaan, pendidikan, hukum dan agama.
Co-Authors Abdul Rahman Adili, La Ode Adili Agus Agus Alam, Adryan Nur Alias Amirudin Amirudin Amirudin Rahim Ana, Haeurn Anak Agung Ngurah Anom Kumbara Andi Muhammad Ruum Sya'baan Andi Nur Hikmah Hakim Petta Bau Ardila Pradita Asmin Basrin Melamba Bihalal, La Darti Djuharni Dasmin Sidu Delisnawati, Delisnawati Desty Sabandia Dirman, Rio Erny Harijaty Etiwati, Etiwati Fahruddin Hanafi Firmansah , Muhammad Fitriani Grace Debora, Grace H. Sulsalman Haerun Ana Haerun Ana Harijaty, Erny Haris, Amalia Putri Harmila Sari Umar Hasni Hasan Hidayat, La Ode Marfin I Ketut Ardhana Ardhana, I Ketut Ardhana I Putu Nara Prasanjaya Ibrahim, Irianto Ilma Sarimustaqiyma Rianse Irianto Ibrahim Irianto Ibrahim Isdalisa, Wa Ode Ismaya Ismaya Ismaya Ismaya Jumriani La Aso La Ode Arsad Sani La Ode Aspin La Ode Balawa La Ode Balawa, La Ode La Ode Muh. Safaat La Ode Nggawu La Ode Sahidin La Ode Sahidin La Ode Wahidin La Ode Wahidin La Tike la tike La Yani La Yani Konisi Laxmi . Marwati Marwati Muda, Efram Bala Muhamad Zulzain N Nurfadillah Natsir Sandiah NFN Alias NI MADE WIASTI Ningsih Nirma Olo Nur Ayun Fia Nurfadillah Nurfajri Dukhani Nurtikawati Nurtikawati Nurul Fitria Nurul Utami Khairunnisa R Risna Rachman Rachman Rahim, Amirudin Rahman Rahman Rinda Inggrit Risky Ayu Lestari Risna Romin Kasusero Rusli Badaruddin Sahidin, La Ode Saidiman Saidiman Saidiman Saidiman Sartina Siti Khadijah Salenda Siti Sarina Sofian, Nur Israfyan Sri Sakinah Ulfa Sri Suryana Dinar Sri Suryana Dinar Sri Suryana Dinar Sri Suryana Dinar, Sri Suryana Suharjoyo, Suharjoyo Suharni Suddin Suharni Suddin Sukarni, Yatni SULFIAH Sumiman Udu Syah, William Syahbudin Syahbudin, Syahbudin Tantri Wayang Sari Tike, La Usman Rianse WA KUASA Wa Ode Eva Mawarni Wa Ode Fitriani Sari Weka GUSMIARTY ABDULLAH WEKA WIDAYATI Yundari, Yundari YUNUS Yunus Yunus Yunus Yunus Yunus ZULFIKAR LA ZULFIKAR Zulzaman, La Ode Akhiri