Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN FLASH CARD DAN FLIPCHART UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMP INSHAFUDDIN BANDA ACEH Fitri, Hayatun .; Abdi, Abdul Wahab; Harun, Muhammad Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i2.5188

Abstract

Group investigation adalah model pembeljaran yang menitikberatkan pada kemampuan diskusi siswa. Pada model pembeljaran ini peserta didik juga dituntut untuk memilih sendiri topik/materi pelajaran yang mereka akan investigasi dalam kelompoknya. Falshcard adalah kartu kilas yang berfungsi untuk sebagai remainder atau pengingat. Flipchart adalah lembaran kertass yang dsatukan dengan menggunakan benda khusus (penjepit, spiral) sehingga menyerupai album atau kalender. Penelitian ini bertujuan untukl mengetahui: (a) Peningktan hasil belajar siswa, (b) Aktivitas guru dan siswa selama proses pembelajan; (c) Keterampilan guru dalam mengelola pembeljaran dan (d) Respon siswa terhadap model pembelajaran group investigation dengan berbantuan media flash card dan flipchart. Subjekk dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VIIIc SMP Inshafuddin Banda Aceh yang berrjumlah 21 orang. Pengumpulan data dilakukan denga/n menggunakan lembar soal; lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa; lembar pengamatan keterampilan guru dan lembar respon siswa. Analiisis data menggunakan statistik deskriptif kuantitatif. Materi pembelajaran dalam penelitian ini adalah fungsi dan peran sumber daya alam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) Persentase ketuntasan secara individual meningkat dari 16 siswa yang tuntas pada siklus ke I, 18 siswa tuntas pada sikluske II dan 19 tuntas pada siklus kee III, persentase ketuntasan klasikal meningkat, dari angka 60% pada siklus I, 70% pada siklus II dan 90% pada siklus III; (2) Aktivitas guru dan siswa meningkat dari siklus I sampai dengan siklus III, pada siklus I dari 11 aktivitas 5 aktivitas yang belum tuntas, 4 aktivitas pada siklus II, dan pada siklus ke III meningkat sesuai dengan standar waktu yang ditetapkan; (3) Keterampilan guru meningkat dari perolehan skor 2,56 pada siklus I dengan kategori baik, skor 3,1 pada siklus II dengan kategori baik dan 3,26 pada siklus III dengan kategori baik; (4) Respon siswa, terhadap model pembelajaran group investigation dengan berbantuan media flash card dan flipchart dapat dikatakan baik, 85 persen dari 21 siswa berpendapat bahwa dengan belajar melalui model pembelajaran group investigation dengan berbantuan media flash card dan flipchart dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi yang dipelajari
KORELASI NILAI MATA KULIAH GEOLOGI UMUM DAN MITIGASI BENCANA DENGAN KESIAPSIAGAAN MENGHADAPI BENCANA GEMPA DAN TSUNAMI PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI FKIP UNSYIAH Sajidah, Cut Fairuz; Hasmunir, .; Abdi, Abdul Wahab
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i2.5184

Abstract

Penelitian ini berjudul korelasi nilai mata kuliah Geologi Umum dan Mitigasi Bencana dengan kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa dan tsunami pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat korelasi yang positif dan signifikan pada nilai mata kuliah Geologi Umum dan Mitigasi Bencana dengan kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa dan tsunami pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat korelasi yang positif dan signifikan pada nilai mata kuliah Geologi Umum dan Mitigasi Bencana dengan kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa dan tsunami pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan ciri yaitu mahasiswa yang sudah lulus mata kuliah Geologi Umum dan Mitigasi Bencana dan jumlah sampel ditentukan dengan menggunakan teknik slovin yaitu sebanyak 60 mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi, test, dan angket. Teknik pengolahan data menggunakan koefisien korelasi ganda. Berdasarkan pengolahan data, hasil koefisien korelasi ganda sebesar 0,49 kategori cukup kuat dengan koefisien determinasi (r2) = 24%. Telah dibuktikan dengan nilai Fhitung= 8,86 dan Ftabel= 3,16 pada taraf signifikansi () 5% maka Fhitung Ftabel sehingga Ha diterima. Yang artinya hasil uji signifikansi juga menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara nilai mata kuliah Geologi Umum dan Mitigasi Bencana dengan kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa dan tsunami mahasiswa Program Studi Geografi FKIP Unsyiah.
HUBUNGAN ESQ DAN LINGKUNGAN KELUARGA DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI IS SMA NEGERI 1 UNGGUL DARUL IMARAH KABUPATEN ACEH BESAR Lutfiani, Aulia; Abdi, Abdul Wahab; Amri, Amsal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i2.5181

Abstract

Kecerdasan merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang untuk menghadapi tantangan hidup secara tepat dan efektif. Kecerdasan seseorang juga dipengaruhi oleh lingkungan yang ada di sekitarnya. Rumusan masalah dalam penelitian ini apakah terdapat hubungan positif dan signifikan ESQ dan lingkungan keluarga dengan hasil belajar geografi siswa kelas XI IS SMA Negeri I Unggul Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IS SMA Negeri I Unggul Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar yang berjumlah 78 siswa. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Jumlah sampel ditentukan dengan rumus dari Taro Yamane yaitu sebanyak 44 siswa. Teknik pengumpulan data yaitu dokumentasi dan angket. Teknik pengolahan data menggunakan koefisien korelasi ganda. Berdasarkan pengolahan data, hasil koefisien korelasi ganda diperoleh sebesar 0,46 pada kategori cukup kuat dengan koefisien determinasi (r2) = 21,2%. Hasil uji signifikansi juga menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan. Hal ini telah dibuktikan dengan nilai Fhitung = 5,50 dan Ftabel = 3,22 pada taraf signifikansi () 5% dengan dkpembilang = 2 dan dkpenyebut = (44-2-1) maka Fhitung Ftabel sehingga Ha diterima. Berdasarkan temuan ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan ESQ dan lingkungan keluarga dengan hasil belajar geografi siswa kelas XI IS SMA Negeri 1 Unggul Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA YANG DIAJARKAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN EARTH SCIENCE COMMUNITY DAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN ENVIRONMENTAL LEARNING DALAM MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI 5 BANDA ACEH Mukhlisah, .; Abdi, Abdul Wahab; Purnomowati, Dyah Rahmani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i1.5087

Abstract

Keefektifan proses pembelajaran dapat ditingkatkan apabila guru dapat memilih model pembelajaran yang tepat sehingga peserta didik dapat termotivasi untuk belajar, dengan demikian dapat meningkatkan hasil belajarnya. Model pembelajaran merupakan rancangan dasar bagi seorang guru tentang cara melaksanakan pembelajaran secara bertanggung jawab. Salah satu model pembelajaran yang bisa digunakan dalam proses pembelajaran ialah model pembelajaran earth science community dan environmental learning. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran earth science community lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran environmental learning dalam mata pelajaran Geografi di SMA Negeri 5 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran earth science community lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran environmental learning dalam mata pelajaran Geografi di SMA Negeri 5 Banda Aceh. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI yang berjumlah 90 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling, diambil hanya dua kelas yakni kelas XI-IS 2 sebanyak 26 siswa dan kelas XI-IS 3 sebanyak 25 siswa. Teknik pengumpulan data berupa pemberian test kepada siswa, yakni pre-test dan post-test. Teknik pengolahan data dilakukan dengan uji t. Hasil pengolahan data penelitian diperoleh thitung = 4,13 dan ttabel = 1,68 padataraf signifikansi 5% dengan peluang 0,95 dan dk = 49, berarti thitung ttabel, sehingga Ha diterima. Simpulan yang dapat diambil adalah hasil belajar geografi pokok bahasan mitigasi dan adaptasi penanggulangan bencana alam yang menggunakan model pembelajaran earth science community lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar yang menggunakan model pembelajaran environmental learning dalam mata pelajaran geogarafi di SMA Negeri 5 Banda Aceh
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXPLICIT INSTRUCTION BERBANTUAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU KELAS VII SMP NEGERI 7 BANDA ACEH Maulizah, .; Hasmunir, .; Abdi, Abdul Wahab
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i1.5085

Abstract

Model pembelajaran explicit instruction merupakan suatu model pembelajaran yang dapat membantu siswa dalam mempelajari keterampilan dasar dan memperoleh informasi yang dapat diajarkan selangkah demi selangkah. Media gambar merupakan suatu alat yang digunakan untuk menyampaikan pesan secara visual media gambar media yang paling umum dipakai yang merupakan bahasan umum dapat dimengerti dan dinikmati dimana-mana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Peningkatan hasil belajar siswa; (2) Aktivitas guru dan siswa; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; dan (4) Respon siswa terhadap model pembelajaran explicit instruction berbantuan media gambar. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-7 SMP Negeri 7 Banda Aceh yang berjumlah 32 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan (1) Lembar pre-test dan post-test; (2) Lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa; (3) Lembar pengamatan keterampilan guru; dan (4) Lembar respon siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Persentase ketuntasan secara individual meningkat dari 26 siswa yang tuntas pada siklus I, 29 siswa tuntas pada siklus II, dan 31 siswa tuntas pada siklus III, persentase ketuntasan klasikal juga meningkat dari 50% pada siklus I, 70% pada siklus, dan 90% pada siklus III; (2) Aktivitas dan siswa meningkat menjadi sesuai dengan persentase waktu ideal; (3) Keterampilan guru meningkat dari perolehan skor 2,53 pada siklus I dengan kategori sedang, skor 2,7 pada siklus II dengan kategori baik, dan 3,19 pada siklus III dengan kategori baik; (4) Respon siswa terhadap model pembelajaran Explicit Instruction berbantuan media gambar 93,7% siswa dari 32 siswa berpendapat bahwa mereka berminat mengikuti kegiatan pembelajaran selanjutnya
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CO-OP CO-OP DENGAN MEDIA VIDEO UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN IPS TERPADU KELAS VII MTsN ANGKUP ACEH TENGAH Irawati, .; Hasmunir, .; Abdi, Abdul Wahab
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i1.5082

Abstract

Model pembelajaran kooperatif tipe Co-op Co-op mengizinkan siswa untuk bekerja sama dalam kelompok kecil, pertama untuk kemajuan pemahaman mereka mengenai diri mereka sendiri dan berbagi pemahaman dengan teman-teman sebayanya, Co-op Co-op lebih mementingkan keterlibatan siswa sehingga siswa dapat berinteraksi dengan kelompoknya. Video merupakan bahan pembelajaran tampak dengar (audio visual) yang dapat digunakan untuk menyampaikan pesan-pesan/materi pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa, aktivitas guru dan siswa, keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran dan respon siswa terhadap model pembelajaran kooperatif tipe Co-op Co-op dengan media video. Subjek dan objek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-2 MTsN Angkup Aceh Tengah yang berjumlah 26 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar soal, lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar pengamatan keterampilan guru dan lembar respon siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase ketuntasan individual pada siklus I 65%, pada siklus II 84% dan pada siklus III 96%. Ketuntasan klasikal pada siklus pertama 50%, pada siklus kedua 70% dan pada siklus ketiga 90%, aktivitas guru dan siswa dari siklus I sampai siklus III telah terjadi perubahan lebih baik dan sudah dikategorikan sesuai dengan standar waktu yang ditetapkan. Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran pada siklus I memperoleh skor 2,6 dengan kategori baik, pada siklus II memperoleh skor 2,9 dengan kategori baik dan pada siklus III menjadi 3,50 dengan kategori baik. Respon siswa terhadap model pembelajaran kooperatif tipe Co-op Co-op dengan media video dapat dikatakan baik,dengan persentase 96,2% dari 26 siswa berpendapat bahwa dengan belajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe Co-op Co-op dengan media video dapat meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi yang telah dipelajari
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN LEARNING IN SCIENCE TERHADAP HASIL BELAJAR IPS TERPADU DI SMP NEGERI 1 MEUREUDU KABUPATEN PIDIE JAYA TAHUN AJARAN 2015/2016 Mursalin, Wan; Azis, Daska; Abdi, Abdul Wahab
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 1, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v1i2.1730

Abstract

Model pembelajaran memegang peranan yang penting dalam proses belajar mengajar. Salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan adalah children learning in science (CLIS). Namum yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah apakah berpengaruh penggunaan model pembelajaran CLIS terhadap hasil belajar IPS Terpadu di SMP Negeri 1 Meureudu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran CLIS terhadap hasil belajar IPS Terpadu di SMP Negeri 1 Meureudu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dan jenis eksperimen yang diawali dengan tes awal (pre-test), proses pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran CLIS dan diakhiri dengan tes akhir (post-test). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Meureudu tahun pelajaran 2015/2016 berjumlah 220 siswa. Sampel diambil dua kelas secara sengaja (purposive), yaitu kelas VIII A dan kelas VIII B dengan masing-masing kelas terdiri dari 20 siswa dan 22 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan secara observasi, tes, dan kajian kepustakaan. Setelah data terkumpul dianalisis dengan menggunakan uji anova dan uji-t. Uji F (anova) digunakan untuk mengetahui kemampuan awal siswa kedua kelas sebelum diberikan perlakuan. berdasarkan hasil pengolahan data post test diperoleh nilai thitung adalah 1,74 pada taraf signifikan 5%. Nilai ttabel diperoleh dari tabel distribusi t dengan dk (n1 + n2 2 = 40) adalah 1,68. Jadi berdasarkan hasil pengolahan data dan tabel distribusi t diketahui bahwa nilai thitung = 1,74 ttabel = 1,68 pada taraf signifikan 5%. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran Children Learning In Science dan Konvensional. Hasil belajar siswa menggunakan model Children Learning In Science lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran Konvensional.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE SCRIPT BERBANTUAN DENGAN MEDIA ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 8 BANDA ACEH Selvia, Suci; Abdi, Abdul Wahab; Harun, M. Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 1, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v1i2.1729

Abstract

Cooperative script merupakan model pembelajaran, di mana siswa bekerja berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan, bagian-bagian dari materi pelajaran yang telah dipelajari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Peningkatan hasil belajar siswa dengan penerapan model pembelajaran cooperative script berbantuan dengan media animasi; (2) Aktivitas guru dan siswa dengan penerapan model pembelajaran cooperative script berbantuan dengan media animasi; (3) Keterampilan guru dalam mengolah pembelajaran melalui penggunaan model pembelajaran cooperative script berbantuan dengan media animasi; dan (4) Respon siswa dalam penerapan model pembelajaran cooperative script berbantuan dengan media animasi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-1 SMPN 8 Banda Aceh yang berjumlah 20 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan soal, lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar pengamatan keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran dan angket respon siswa dalam kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penerapan model pembelajaran cooperative script berbantuan dengan media animasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini, dapat dilihat dari meningkatnya jumlah ketuntasan individual siswa secara keseluruhan dari 70% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II. (2) Aktivitas guru dan siswa selama kegiatan pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran cooperative script berbantuan media animasi mengalami peningkatan menjadi lebih baik antara siklus I dan siklus II. (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran cooperative script berbantuan dengan media animasi mengalami peningkatan dari skor rata-rata pada siklus I yaitu 2,47 yang dikategori sedang, kemudian meningkat menjadi 3,35 yang dikategorikan baik pada siklus II. (4) Respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran cooperative script berbantuan dengan media animasi dapat dikatakan baik, karena dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi yang telah dipelajari.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF THINK PAIR SHARE DENGAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI 12 BANDA ACEH Husna, Nurul; Abdi, Abdul Wahab; Aziz, Daska
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 1, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v1i2.1727

Abstract

Model pembelajaran merupakan rancangan dasar bagi seorang guru tentang cara melaksanakan pembelajaran secara bertanggung jawab. Penggunaan model pembelajaran diharapkan dapat meningkatkan partisipasi siswa selama pembelajaran sehingga hasil belajar menjadi optimal. Adapun beberapa model pembelajaran yang bisa digunakan dalam proses pembelajaran ialah model pembelajaran think pair share dan group investigation yang dapat melatih siswa meningkatkan kerjasama dalam kelompok, dan meningkatkan kemampuan siswa dalam menyampaikan pendapat. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran think pair share lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran group investigation dalam mata pelajaran geografi di SMA Negeri 12 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar geografi yang menggunakan model pembelajaran think pair share lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran group investigation dalam mata pelajaran geografi di SMA Negeri 12 Banda Aceh. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X-IS yang berjumlah 91 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling, diambil hanya dua kelas yakni kelas X-IS 2 sebanyak 19 siswa dan kelas X-IS 4 sebanyak 18 siswa. Teknik pengumpulan data berupa pemberian test kepada siswa, yakni pre-test dan post-test. Teknik pengolahan data dilakukan dengan uji t. Hasil pengolahan data penelitian diperoleh thitung = 6,94 dan ttabel = 1,69 padataraf signifikansi 5% dengan peluang 0,95 dan dk = 35, artinya thitung ttabel sehingga Ha diterima. Simpulan yang dapat diambil adalah hasil belajar geografi pokok bahasan mitigasi dan adaptasi penanggulangan bencana alam yang menggunakan model pembelajaran think pair share lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar yang menggunakan model pembelajaran group investigation dalam mata pelajaran geogarafi di SMA Negeri 12 Banda Aceh
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INTRODUCTION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI SMAN 2 BANDA ACEH Balkis, Mutia; Hasmunir, .; Abdi, Abdul Wahab
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 1, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v1i2.1726

Abstract

Model pembelajaran problem based introduction merupakan sebuah model pembelajaran yang menyajikan masalah kontekstual sehingga merangsang peserta didik untuk belajar. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui: (1) Peningkatan hasil belajar geografi siswa kelas XI SMAN 2 Banda Aceh dengan menerapkan model problem based introduction; (2) Aktivitas guru dan siswa dalam pembelajaran geografi dengan model problem based introduction; (3) Keterampilan guru mengelola pembelajaran dengan model problem based introduction; dan (4) Respon siswa setelah pembelajaran dengan menggunakan model problem based introduction. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IIS 2 SMAN 2 Banda Aceh yang berjumlah 32 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar, lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar pengamatan keterampilan guru mengelola pembelajaran, dan angket respon siswa menggunakan model problem based introduction. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Persentase ketuntasan individual pada siklus I sebesar 93% dengan 2 siswa dinyatakan tidak tuntas. Pada siklus II persentase ketuntasan individual mengalami peningkatan menjadi 96%. Hanya terdapat 1 siswa yang tidak tuntas secara individual pada siklus ini. Pada siklus III keseluruhan siswa dinyatakan tuntas belajar secara individual. Persentase ketuntasan klasikal pada siklus I sebesar 50%, siklus II meningkat menjadi 70% dan siklus III menjadi 90%; (2) Aktivitas guru dan siswa dari siklus I hingga siklus III sudah mencerminkan keterlaksanaan model problem based introduction; (3) Keterampilan guru mengelola pembelajaran dengan menggunakan model problem based introduction mengalami peningkatan. Pada siklus I diperoleh skor rata-rata sebesar 3,65, kemudian meningkat pada siklus II menjadi 3,7 dan siklus III dengan skor 3,8 yang dikategorikan baik sekali; (4) Respon siswa terhadap model problem based introduction dapat dikatakan baik sekali dengan 94% dari 32 siswa berpendapat bahwa pembelajaran menggunakan model problem based introduction dapat meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi pelestarian lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan yang telah dipelajari.
Co-Authors . Fajriani, . . Hasmunir, . . Irawati . Megawati . Mukhlisah . Novianti . Nurhayani . Nurlaili, . . Rasyidah . Yusriadi, . ., Hardi ., Mawardy Adelia Rahmawati Adelia, Cut Risma Afna, Nia Raudhatul Afriyani, Mice Putri Agustiana, . Alamsyah Taher, Alamsyah Amelia Fitri Amsal Amri Andika, Satria Annisa, . Anwar, Sayful Aprillia, Kintan Arif Rachman Arza, Ibnu Khattab Ati, Siti Kembang Aulia Nur Ayu Wandira Ayu, El Citra Mega Azani, Putroe Ramiya Azara, Shadrina Azizah, Rohil Al Balkis, Mutia Berliani, Kaniwa Berutu, Irwansyah Putra Bintang, Susi Paramida Cahyani, Rika Mauliza Capah, Astuti Damee, Al Rizki Darma, Melli Daska Azis Daska Aziz, Daska dedi irawan Dewi, Nurmala Sari Diah, Husna Elita, Selvina Epon Ningrum Erniati, Erniati Fadhila, Rahmatul Fajrina, Rizki Farmesa, Yogi Fazri, Fazratul Ulfa Firmansyah, Ichsan Firnanda, Zakia Fithri, Salsabiila Fitri, Hayatun . Fitri, Shintia Fitri, Wardatina Fitria, Intan Furqan, M Hafizul Furqan, M. Hafizul Furqan, Muhammad Hafizul Gadeng, Ahmad Nubli Gadeng, Ahmad Nubli Gadeng Harahap, Imansyah Hardianti, Suci Harun, Muhammad Yusuf Hastiza, Vera Hawadah, Farisah Indah Fitriani Intan Sari Iskandar, Muhammad Juaini, Imam Jummi, Cut Vita Rajiatul Kalbadri, Muhammad Kamil, Puspita Annaba Khairunnas, . Khalida, Cut Linasari, Cut Livery, Manwar Lutfiani, Aulia M Yusuf Harun, M Yusuf M. Yusuf Harun, M. Yusuf Marlija, Esi Marzia, . Maulidian, Muhammad Okta Ridha Maulina, Indri Maulizah, . Mawarni, . Meldian, Nika Meutia, Raudha Miftahul Jannah Mirza Desfandi Mirza, Muhammad Muddasir, sayed Muftiana, Dara Muhajirah, Muhajirah Muhammad Husen, Muhammad Muhammad Reza Muhammad Rizki Mulyani Mulyani Munandar, Rizky Tri Mursalin, Wan Mursyah, Al Mutiara, Okris Muyassirati, Nasywa Muzakkir, . Nabila, Nisa Naldi, Indah Faras Fita Naufa, Wirda Naylis, Nadyatun Ningsih, Novi Anggraini Ningsih, Sri Arimbi Nisak, Khairun Novia Zalmita Nurhayani Nurul Huda Nurul Husna Oktavia, Cut Dina Patma, Munati Daqa Purnomo, Dyah Rahmani Purnomowati, Dyah Rahmani Putri, Nazariah Permata Rahmah, Nurul Rahmaini, Puji Rahmani, Dyah Rahmasari, Yuni Rahmi, Khaliza Raisa, Sitti Ramadhani, Diah Raudhatul Jannah Riani, Lindar Ridha, Musfadli Rini Yuliani Riska, Syarifah Rizfa, Fazilla Fatwa Rodyah, Yayah Ruliani, . Ruliani, Ruliani Sajidah, Cut Fairuz Sandra, Yosi Sari, Annisa Sucia Sari, Cut Ulva Mutia Sari, Inda Permata Sari, Yuni Rahmasari Satriani, Niafuri Savera, Rivatul Selvia, Suci Selvia, Syarifah Melda Sembiring, Elvi Mardiana Shidqi Iskandar, Shidqi Siti Rahayu Siti Sarah, Siti Sofiani, Eza Srimulyani, Ita Supri Ariu, Supri Suriyani, Susi Susanti, Emi Sutriani, . Syamsul Bardi, Syamsul Thaharah, Cut Titi Thamrin Kamaruddin, Thamrin Thohirah, Afifah Trimunandar, Rizky Tusyifa, Lina Wahyu Akbar Wati, Julita Wirana, Reza Yani, Maulida . Yanti Muharrami, Yanti Yassar, Muammar Yulianti Fitriani Zahara, Amelia Zahratul Idami Zubaili, Muhammad Zuhra, Khairana Zulfahmi, .