Articles
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN MURDER BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI IPS I MAN 1 SIGLI
Ramadhani, Diah;
Abdi, Abdul Wahab;
Azis, Daska
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i3.5269
Kemendikbud. 2015. Panduan Penilaian Untuk Sekolah Menegah Atas.Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.Suryosubroto. 2009. Proses Belajar Mengajar di Sekolah. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOPERATIF TIPE STAD MENGUNAKAN MEDIA ULAR TANGGA DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARANGEOGRAFI SISWA KELAS XI IS MAN DARUL ULUM KOTA BANDA ACEH
Rachman, Arif;
Abdi, Abdul Wahab;
Bardi, Syamsul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i3.5268
Model pembelajaran koperatif tipe STAD merupakan model yang menekankan pada adanya aktivitas dan interaksi di antara siswa untuk saling memotivasi dan saling membantu dalam menguasai materi pelajaran. Media ulartangga adalah sebuah permainan yang mengunakan dadu atau board game. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) Peningkatan hasil belajar peserta didik;(2) Aktivitas guru dan peserta didik; (3)Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; dan (4) Respon peserta didik terhadap model pembelajaran koperatif tipe STAD berbantuan media ulartangga. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IS MAN Darul Ulum Kota Banda Aceh dengan jumlah 22 orang. Pengambilan data diambil dengan menggunakan instrumen pembelajaran. Hasil penelitian membuktikan bahwa (1) Persentase ketuntasan individual meningkat dari 17 siswa yang tuntas pada siklus I, 19 siswa tuntas di siklus II, dan 21 tuntas pada siklus III, ketuntasan klasikal pun mengalami peningkatan dari 60% pada siklus I, 80% pada siklus II, dan 90% pada siklus III; (2) Aktivitas guru dan siswa meningkat menjadi sesuai dengan persentase waktu ideal; (3) Keterampilan guru meningkat dari perolehan skor 2,53 pada siklus I dengan kategori sedang, skor 3,00 di siklus II dengan kategori baik, dan 3,30 pada siklus III dengan kategori baik; (4) Respon peserta didik, terhadap model pembelajaran koperatif tipe STAD berbantuan media ular tangga dapat dikatagorikan baik.
HUBUNGAN SIKAP SPIRITUAL DAN SIKAP SOSIAL DENGAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 18 KOTA BANDA ACEH
Zahara, Amelia;
Harun, Muhammad Yusuf;
Abdi, Abdul Wahab
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i2.5266
Sikap merupakan suatu kecenderungan sesorang individu dalama merespon suatu objek, sikap spiritual merupakan suatu kepercayaan akan ada sesuatu yang lebih agung pada diri sendiri, sikap sosial merupakan sikap yang ada pada sekelompok orang yang menjadi perhatian seluruh anggota kelompok tersebut. Pembahasan mengenai sikap merupakan cakupan KI_1 dan KI-2 pada Kurikulum 2013. Adapun issue yang diangkat dalam penelitian yaitu, apakah terdapat adanya kemungkinan hubungan positif dan signifikan mengenai antara sikap spiritual siswa dan sikap sosial siswa dengan hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VIII di SMP Negeri 18 Kota Banda Aceh. Tujuan penelitian ini untuk dapat tahu hubungan posisitif dan signifikan antara sikap spiritual siswa dan sikap sosial siswa dengan hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VIII di SMP Negeri 18 Kota Banda Aceh. Objek populasi dalam penelitian yaitu siswa kelas VIII di SMP Negeri 18 Kota Banda Aceh dengan total 104 siswa. Pengambilan sampel secara random sampling menggunakan teknik Slovin dan jumlah sampel dengan banyak 51 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik angket dan dokumentasi. Teknik pengolahan data dengan koefisien korelasi ganda. Berdasarkan pengolahan data, hasil koefisien korelasi ganda di peroleh sebesar 0,05 pada kategori cukup kuat dengan koefisien determinasi (r2) = 25%. Hasil uji signifikansi juga menentukan bahwa terdapat korelasi yang signifikan. Hal ini dibuktikan dengan nilai Fhitung =8,12 dan Ftabel = 3,19 pada taraf signifikansi () 5% dengan dkpembilang = 2 dan dkpenyebut = (51-2-1), maka Fhitung Ftabel sehingga Ha diterima. Berdasarkan ketentuan ini disimpulkan, terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara sikap spiritual siswa dan sikap sosial siswa dengan hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VIII di SMP Negeri 18 Kota Banda Aceh.
HUBUNGAN SIKAP SPIRITUAL DAN SIKAP SOSIAL DENGAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 18 KOTA BANDA ACEH
Zahara, Amelia;
Harun, Muhammad Yusuf;
Abdi, Abdul Wahab
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i3.5263
Sikap merupakan suatu kecenderungan sesorang individu dalama merespon suatu objek, sikap spiritual merupakan suatu kepercayaan akan ada sesuatu yang lebih agung pada diri sendiri, sikap sosial merupakan sikap yang ada pada sekelompok orang yang menjadi perhatian seluruh anggota kelompok tersebut. Pembahasan mengenai sikap merupakan cakupan KI_1 dan KI-2 pada Kurikulum 2013. Adapun issue yang diangkat dalam penelitian yaitu, apakah terdapat adanya kemungkinan hubungan positif dan signifikan mengenai antara sikap spiritual siswa dan sikap sosial siswa dengan hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VIII di SMP Negeri 18 Kota Banda Aceh. Tujuan penelitian ini untuk dapat tahu hubungan posisitif dan signifikan antara sikap spiritual siswa dan sikap sosial siswa dengan hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VIII di SMP Negeri 18 Kota Banda Aceh. Objek populasi dalam penelitian yaitu siswa kelas VIII di SMP Negeri 18 Kota Banda Aceh dengan total 104 siswa. Pengambilan sampel secara random sampling menggunakan teknik Slovin dan jumlah sampel dengan banyak 51 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik angket dan dokumentasi. Teknik pengolahan data dengan koefisien korelasi ganda. Berdasarkan pengolahan data, hasil koefisien korelasi ganda di peroleh sebesar 0,05 pada kategori cukup kuat dengan koefisien determinasi (r2) = 25%. Hasil uji signifikansi juga menentukan bahwa terdapat korelasi yang signifikan. Hal ini dibuktikan dengan nilai Fhitung =8,12 dan Ftabel = 3,19 pada taraf signifikansi () 5% dengan dkpembilang = 2 dan dkpenyebut = (51-2-1), maka Fhitung Ftabel sehingga Ha diterima. Berdasarkan ketentuan ini disimpulkan, terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara sikap spiritual siswa dan sikap sosial siswa dengan hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VIII di SMP Negeri 18 Kota Banda Aceh.
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR DAN STATUS SOSIAL EKONOMI ORANG TUA TERHADAP MINAT MELANJUTKAN STUDI KE PERGURUAN TINGGI SISWA KELAS XI SMAN 1 SIMEULUE CUT
Farmesa, Yogi;
Hasmunir, .;
Abdi, Abdul Wahab
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i2.5204
Motivasi belajar dan status sosial ekonomi orang tua dapat meningkatkan minat peserta didik untuk melanjutkan pendidikan. Peserta didik yang memiliki motivasi belajar yang tinggi memiliki harapan dan keinginan untuk berhasil. Adanya dukungan materi yakni dengan penghasilan tinggi maka orang tua akan lebih mudah memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anaknya. Masalah dalam penelitian adalah bagaimana pengaruh motivasi belajar dan status sosial ekonomi orang tua terhadap minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi siswa kelas XI SMAN 1 Simeulue Cut. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar dan status sosial ekonomi orang tua terhadap minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi siswa kelas XI SMAN 1 Simeulue Cut. Hipotesis penelitian yaitu terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi belajar dan status sosial ekonomi orang tua terhadap minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi siswa kelas XI SMAN 1 Simeulue Cut. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI SMAN 1 Simeulue Cut yang berjumlah 45 peserta didik. Teknik pengumpulan data mengunaka teknik angket. Teknik pengolahan data dilakukan dengan menggunakan korelasi ganda dan uji F. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh nilai koefisien determinasi ganda 0,6124 atau 61,24%. Koefisien korelasi ganda motivasi belajar dan status sosial ekonomi orang tua terhadap minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi adalah 0,782 yang berarti terdapat korelasi yang kuat. Hasil pengujian hipotesis menunjukan Fhitung Ftabel atau 33,88 3,21 sehingga terima Ha, artinya terdapat pengaruh yang positif dan signifikan motivasi belajar dan satatus sosial ekonomi orang tua terhadap minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi siswa kelas XI SMAN 1 Simeulue Cut
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 7E BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X IS-1 SMA NEGERI 8 BANDA ACEH
Rodyah, Yayah;
Taher, Alamsyah;
Abdi, Abdul Wahab
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i2.5202
Model pembelajaran learning cycle 7e merupakan model pembelajaran yang memusatkan perhatian siswa sehingga merangsang peserta didik untuk belajar. Audiovisual merupakan media berupa alat yang menggabungkan pengunaan suara dan penglihatan dalam pembelajaran. Dalam penelitian ini yang menjadi rumusan masalah bagaimana peningkatan hasil belajar siswa, aktivitas guru dan siswa, keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran serta respon siswa terhadap model pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Peningkatan hasil belajar siswa; (2) Aktivitas guru dan siswa; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; dan (4) Respon siswa terhadap model pembelajaran learning cycle 7e berbantuan media audiovisual. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IS-1 SMA Negeri 8 Banda Aceh yang berjumlah 25 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan (1) Lembar pre-test dan post-test; (2) Lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa; (3) Lembar pengamatan keterampilan guru; dan (4) lembar respon siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Persentase ketuntasan secara individual meningkat dari 18 siswa yang tuntas pada siklus I dan 24 siswa tuntas pada siklus II, persentase ketuntasan klasikal pun meningkat dari 60% pada siklus I dan 90% pada siklus II; (2) Aktivitas guru dan siswa meningkat menjadi sesuai dengan persentase waktu ideal; (3) Keterampilan guru meningkat dari perolehan skor 2 pada siklus I dengan kategori sedang dan skor 2,9 pada siklus II dengan kategori baik; (4) Respon siswa, terhadap model pembelajaran learning cycle 7e berbantuan media audiovisual dapat dikatakan baik. 96% dari 25 siswa berpendapat bahwa dengan belajar melalui model pembelajaran learning cycle 7e berbantuan media audiovisual dapat meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi yang telah dipelajari.
HUBUNGAN PARTISIPASI ORANG TUA DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 12 BANDA ACEH
Naufa, Wirda;
Abdi, Abdul Wahab;
Amri, Amsal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i2.5200
Penelitian ini berjudul hubungan partisipasi orang tua dan motivasi belajar dengan hasil belajar Geografi siswa kelas XI IPS SMA Negeri 12 Banda Aceh. Masalah dalam penelitian adalah apakah terdapat hubungan partisipasi orang tua dan motivasi belajar dengan hasil belajar Geografi siswa kelas XI IPS SMA Negeri 12 Banda Aceh. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan partisipasi orang tua dan motivasi belajar dengan hasil belajar Geografi siswa kelas XI IPS SMA Negeri 12 Banda Aceh. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS yang berjumlah 80 siswa. Seluruh populasi dijadikan subjek penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi dan angket. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi ganda, koefisien determinasi berganda, koefisien korelasi ganda, dan uji F. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh nilai koefisien determinasi ganda 0,2198 atau 21,98%. Nilai korelasi (r) antara partisipasi orang tua dan motivasi belajar dengan hasil belajar yang diperoleh dari hasil penghitungan adalah 0,468 yang berarti terdapat korelasi yang sedang. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Fhitung Ftabel atau 10,9 3,12, yaitu terima Ha. Artinya terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara partisipasi orang tua dan motivasi belajar dengan hasil belajar Geografi siswa kelas XI IPS SMA Negeri 12 Banda Aceh.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STAD DENGAN BERBANTUAN MEDIA QUICK ON THE DRAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 TANAH JAMBO AYE
Savera, Rivatul;
Abdi, Abdul Wahab;
Bardi, Syamsul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i2.5197
Model pembelajaran STAD merupakan salah satu model yang menekankan pada adanya aktivitas dan interaksi di antara siswa untuk saling memotivasi dan saling membantu dalam menguasai materi pelajaran. Quick on the draw merupakan aktivitas riset untuk kerja tim agar menyelesaikan satu set soal dengan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Peningkatan hasil belajar siswa; (2) Aktivitas guru dan siswa; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; dan (4) Respon siswa terhadap model pembelajaran STAD berbantuan media quik on the draw. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Tanah Jambo Aye yang berjumlah 25 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan (1) Lembar pre-test dan post-test; (2) Lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa; (3) Lembar pengamatan keterampilan guru; dan (4) lembar respon siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Persentase ketuntasan secara individual meningkat dari 17 siswa yang tuntas pada siklus I, dan 23 siswa tuntas pada siklus II, persentase ketuntasan klasikal pun meningkat dari 60% pada siklus I, dan 90% pada siklus II; (2) Aktivitas guru dan siswa meningkat menjadi sesuai dengan persentase waktu ideal; (3) Keterampilan guru meningkat dari perolehan skor 3,00 pada siklus I dengan kategori baik, dan 3,33 pada siklus II dengan kategori baik; (4) Respon siswa, terhadap model pembelajaran STAD berbantuan media quick on the draw dapat dikatakan baik. 95 persen dari 25 siswa berpendapat bahwa dengan belajar melalui model pembelajaran STAD berbantuan media quick on the draw dapat meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi yang telah dipelajari.
HUBUNGAN PEMANFAATAN INTERNET SEBAGAI SUMBER BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X LAB SCHOOL BANDA ACEH
Jannah, Miftahul;
Abdi, Abdul Wahab;
Harun, Muhammad Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i2.5194
Penggunaan sumber belajar dalam proses pembelajaran bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Perkembangan jaman dan kemajuan teknologi dan informasi menjadikan internet sebagai salah satu sumber belajar serta kebutuhan bagi bagi anak, dalam hal ini adalah bila pemanfaatan internet sebagai sumber belajar dapat dimanfaatkan sebaik mungkin maka ini akan menjadi faktor pendukung dalam meningkatkan hasil belajar. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat hubungan pemanfaatan internet sebagai sumber belajar dengan hasil belajar geografi siswa kelas X. Populasi dalam penelitian ini adalah 27 orang siswa kelas X IPA 4. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket dan soal tes. Teknik analisis data menggunakan analisis korelasi serial. Hasil pengolahan data dalam penelitian ini menunjukkan koefisien korelasi yang diperoleh yaitu 0,7703 berada pada kategori kuat, dan uji signifikasi sebagai pembuktian hipotesis dengan menggunakan rumus uji-t, nilai t hitung yang diperoleh sebesar 9,250 sedangkan t tabel sebesar 1,708. Hal ini menunjukkan nilai t hitung lebih besar dari dari nilai t tabel maka Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pemanfaatan internet sebagai sumber belajar dengan hasil belajar geografi siswa kelas X lab school Banda Aceh.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF GALLERY WALK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X-B SMA NEGERI 7 TAKENGON
Yani, Maulida .;
Abdi, Abdul Wahab;
Harun, M. Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i2.5191
Model pembelajaran kooperatif Gallery Walk adalah model pembelajaran yang dapat merangsang serta memperkuat daya ingat siswa dalam proses pembelajaran karena apa yang siswa pelajari dilihat dan dianalisis secara langsung, bukan hanya dilihat melalui gambar semata. Model Gallery Walk dapat meningkatakan aktivitas siswa dan dapat meminimalisir kelas yang jenuh dan bosan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui (1) Peningkatan hasil belajar siswa kelas X-B SMAN 7 Takengon melalui penerapan model pembelajaran kooperatif Gallery Walk; (2) Aktivitas guru dan siswa dalam kegiatan pembelajaran mencerminkan keterlaksanaan model pembelajaran kooperatif Gallery Walk; (3) Keterampilan guru mengelola pembelajaran model pembelajaran kooperatif Gallery Walk; dan (4) Respon siswa. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dalam bentuk classroom process research. Subjek penelitian siswa kelas X-B SMAN 7 Takengon yang berjumlah 23 orang. Analisis data menggunakan statistik deskriftif persentase. Hasil penelitian yaitu (1) persentase ketuntasan secara individual meningkat setiap siklus, 15 yang tuntas pada siklus I, 19 tuntas pada siklus II, 22 tuntas pada siklus III, ketuntasan klasikal pun naik tiap siklus dari 40%, 60% dan 90%. (2) Aktivitas guru dan siswa meningkat menjadi sesuai dengan persentase waktu ideal; (3) Keterampilan guru meningkat dari perolehan skor 2,4 pada siklus I dengan kategori sedang, skor 3,1 baik dan 3,2 kategori baik; (4) Pada umumnya atau sebanyak 94% siswa menyatakan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif Gallery Walk sangat menarik dan membantu siswa dalam memahami materi pelajaran.