Claim Missing Document
Check
Articles

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR DENGAN MENGGUNAKAN MODEL EVERYONE IS A TEACHER HERE (EIATH) DENGAN MODEL TUTOR SEBAYA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI SISWA KELAS XI SMA NEGERI 3 BANDA ACEH Riska, Syarifah; Abdi, Abdul Wahab; Maulidian, Muhammad Okta Ridha
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i4.9900

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian yang memiliki maksud untuk membandingkan. Perbandingan yang dilakukan adalah membandingkan antara dua model pembelajaran yaitu Tutor Sebaya dan Everyone Is a Teacher Here. Perbandingan dilakukan di SMA Negeri 3 Banda Aceh. Penelitian ini memiliki Rumusan masalah yaitu apakah hasil belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran everyone is a teacher here lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran tutor sebaya dalam mata pelajaran Geografi Kelas XI SMA Negeri 3 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran everyone is a teacher here lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran tutor sebaya dalam mata pelajaran Geografi Kelas XI SMA Negeri 3 Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dan juga meupakan penelitian dengan pendekatan kuantitatif. Seluruh siswa kelas XI SMAN 3 Banda Aceh yang berjumlah 296 merupakan populasi dalam penelitian ini, adapun siswa Kelas XI IS 1 yang berjumlah 22 orang dan siswa Kelas XI IS 2 yang berjumlah 20 orang merupakan sampel yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling dalam penelitian ini. Langkah awal yaitu menganalisi kemampuan awal siswa dari kedua kelas dengan rumus Anova adapun langkah berikutnya yaitu mencari nilai uji t dengan sebelumnya dilakukan uji homogenitas dan normalitas pada data post-test kedua kelas. Hasil penghitungan menunjukkan Ha diterima karena nilai thitung ttabel atau 5,58 1,68. Simpulan akhir yang dapat ditarik berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan adalah pembelajaran EIATH dinilai lebih dapat mendorong peningkatan hasil belajar siswa dibandingkan pembelajaran Tutor Sebaya pada siswa Kelas XI SMA Negri 3 Banda Aceh.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN GALLERY WALK DENGAN MODEL PEMBELAJARAN POSTER SESSION PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI 11 BANDA ACEH Muzakkir, .; Abdi, Abdul Wahab; Kamaruddin, Thamrin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i4.9892

Abstract

Model pembelajaran merupakan rancangan awal seorang guru tentang cara melaksanakan pembelajaran. Penggunaan model pembelajaran diharapkan dapat meningkatkan partisipasi siswa selama pembelajaran sehingga hasil belajar menjadi optimal. Beberapa model pembelajaran yang bisa digunakan yaitu model pembelajaran gallery walk dan poster session. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran gallery walk lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran poster session pada mata pelajaran geografi kelas X IS di SMA Negeri 11 Banda Aceh. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran gallery walk lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran poster session pada mata pelajaran geografi kelas X IS di SMA Negeri 11 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Populasi pada penelitian yang dilaksanakan ini seluruh siswa kelas X IS berjumlah 68 siswa. Sampel diambil menggunakan teknik sampling purposive, diambil hanya du akelas yaitu kelas X IS 1 berjumlah 22 serta kelas X IS 2 sebanyak 21 siswa. Teknik pengumpulan data berupa pemeberian test kepada siswa, yakni pre-test dan post-test. Teknik pengolahan data dilakukan dengan menggunakan rumus uji-t. Hasil pengolahan data penelitian diperoleh thitung = 6,96 dan ttabel = 1,68 untuk taraf signifikan 5% dengan dk = 41, artinya sesuai dengan kriteria thitung ttabel atau 6,96 1,68 sehingga Ha diterima. Simpulan yang dapat diambil adalah hasil belajar siswa mata pelajaran Geografi yang diajarkan dengan model pembelajaran gallery walk lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran poster session pada siswa kelas X di SMA Negeri 11 Banda Aceh.Kata Kunci: perbandingan, hasil belajar, gallery walk, poster session, geografi
PENERAPAN PENDEKATAN LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI KELAS XI-IS DI SMA NEGERI 1 MEULABOH Thaharah, Cut Titi; Hasmunir, .; Abdi, Abdul Wahab
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i4.9887

Abstract

Pendekatan lingkungan adalah suatu pembelajaran yang meningkatkan keterlibatan siswa terhadap lingkungan sebagai sumber belajarnya. Penggunaan pendekatan lingkungan mampu mengatasi keaktifan belajar siswa di kelas sehingga menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan inovatif serta berdampak positif terhadap hasil belajar.. Tujuan penelitian: (1) Mengetahui keaktifan belajar siswa; (2) Hasil belajar; (3) Kesesuaian aktivitas guru dan siswa; (4) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; dan (5) Respon siswa terhadap pembelajaran menggunakan pendekatan lingkungan. Dalam penelitian ini subjek adalah siswa kelas XI-IS 3 SMA Negeri 1 Meulaboh berjumlah 28 siswa. Data dikumpulkan dengan menggunakan (1) Lembaran pengamatan keaktifan siswa; (2) Lembaran pre-test dan post-test; (3) Lembaran pengamatan aktivitas guru dan siswa; (4) Lembaran keterampilan guru; dan (5) Lembaran angket respon. Hasil penelitian memperlihatkan (1) Persentase keaktifan siswa meningkat dari 10% (cukup) pada siklus I menjadi 40% (aktif) pada siklus II dan 80% (sangat aktif) pada siklus III; (2) Persentase ketuntasan secara individual meningkat dari 71% pada siklus I menjadi 89% pada siklus II dan 96% pada siklus III, persentase ketuntasan klasikal meningkat dari 70% pada siklus I menjadi 80% pada siklus II dan 90% pada siklus III; (3) Jumlah aktivitas guru dan siswa yang sesuai naik dari 6 aktivitas pada siklus I menjadi 8 aktivitas pada siklus II dan 10 aktivitas pada siklus III; (4) Meningkatnya keterampilan guru dari skor 2,4 dengan kategori sedang pada siklus I menjadi 2,9 dengan kategori baik pada siklus II dan 3,8 dengan kategori sangat baik pada siklus III. (5) Pada umumnya hasil dari respon siswa sangat baik, mereka menyatakan menarik, menyenangkan, memahami, dan siswa bersemangat dalam mengikuti pembelajaran.
HUBUNGAN PENGGUNAAN YOUTUBE SEBAGAI SUMBER BELAJAR DAN KETERAMPILAN MEMBACA PETA DENGAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 17 BANDA ACEH Oktavia, Cut Dina; Abdi, Abdul Wahab; Azis, Daska
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i4.9884

Abstract

Penelitian ini berjudul hubungan penggunaan youtube sebagai sumber belajar dan keterampilan membaca peta dengan hasil belajar IPS Terpadu Siswa Kelas VIII SMP Negeri 17 Banda Aceh. Rumusan masalah dalam penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan youtube sebagai sumber belajar dan keterampilan membaca peta dengan hasil belajar IPS Terpadu Siswa Kelas VIII SMP Negeri 17 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Populasinya adalah siswa Kelas VIII SMP Negeri 17 Banda Aceh yg berjumlah 223 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling, sebanyak 20% dari populasi maka sampel berjumlah 45 siswa. Teknik pengumpulan data melalui angket dan tes, data diolah dengan analisis korelasi ganda. Berdasarkan pengolahan data, hasil korelasi untuk masing-masing variabel menggunakan rumus Product Moment Pearson diperoleh , , dan . Artinya nilai hubungan paling tinggi terdapat pada . Selnjutnya untuk melihat hubungan , dengan secara bersama-sama menggunakan rumus Korelasi Ganda diperoleh . Artinya terdapat korelasi sedang yaitu berada pada interval 0,40-0,599. Nilai koefisien determinasi ganda diperoleh sebesar 16,81% dan uji signifikansi diperoleh atau 8 3,22. Penghitungan regresi linear berganda diperoleh nilai regresi . Berdasarkan hasil uji signifikansi maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis akhir penelitian ini terima , yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan youtube sebagai sumber belajar dan keterampilan membaca peta dengan hasil belajar IPS Terpadu Siswa Kelas VIII SMP Negeri 17 Banda Aceh, khususnya pada materi peta (kondisi geografis negara ASEAN).
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT DENGAN MEDIA TEKA-TEKI SILANG UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMPN 16 BANDA ACEH Zulfahmi, .; Abdi, Abdul Wahab; Aziz, Daska
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i3.5381

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) Peningkatkan hasil belajar IPS terpadu, (2) Aktivitas guru dan peserta didik, (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran dan (4) Respon peserta didik terhadap. Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas VIII-4 SMPN 16 Banda Aceh yang terdiri atas 27 peserta didik. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, tes dan angket. Pengumpulan data menggunakan lembar pre-test dan post-test, lembar pengamatan aktivitas, keterampilan dan angket respon peserta didik. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif kuantitatif. Temuan penelitian menunjukkan: (1) Ketuntasan individual siklus pertama 70%, siklus kedua meningkat menjadi 81%, dan pada siklus ketiga menjadi 93%. Ketuntasan klasikal mengalami peningkatan, siklus pertama 50%, pada siklus kedua meningkat menjadi 70% dan pada siklus ketiga menjadi 90%, (2) Aktivitas guru dan peserta didik mengalami peningkatan, pada siklus pertama 3 aktivitas yang tuntas, pada siklus kedua 6 aktivitas yang tuntas dan pada siklus ketiga 8 aktivitas yang tuntas dari 8 aktivitas keseluruhan, (3) Keterampilan guru mengalami peningkatan, siklus pertama mendapat skor 2,49 kategori sedang, siklus kedua 2,69 kategori baik dan pada siklus ketiga mencapai skor 3,29 kategori baik, (4) Respon peserta didik terhadap pembelajaran cenderung positif, 93 persen mengatakan model pembelajaran masih baru, 89 persen mengatakan model pembelajaran menarik, 85 persen mengatakan memahami materi, 85 persen mengatakan materi pembelajaran menarik, 93 persen mengatakan berminat mengikuti pembelajaran selanjutnya dan 89 persen mengatakan model TGT dengan media TTS dapat memperjelas pemahaman materi. Jadi, penerapan model kooperatif tipe TGT dengan media TTS dapat meningkatkan hasil belajar IPS terpadu kelas VIII-4 SMPN 16 Banda Aceh
HUBUNGAN EFIKASI DIRI BIDANG AKADEMIK DAN PERILAKU BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI KELAS XI IS DI MAN 3 BANDA ACEH Suriyani, Susi; Abdi, Abdul Wahab; Hasmunir, .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i3.5380

Abstract

Self efficacy is very important in the daily life of students because it can build a sense of confidence, student motivation, and as a reflection of each individual about the ability to learn in every field of learning. Students with good or bad self efficacy can also influence students' behavior in the learning process. The problem formulation in this research is whether there is a significant correlation between self efficacy of academic field and learning behavior with learning result of class XI IS geography in MAN 3 Banda Aceh. In particular this study aims to determine the relationship between self-efficacy academic field and learning behavior with learning outcomes geography class XI IS in MAN 3 Banda Aceh. This research approach is a quantitative approach. The population of this study were students of MAN 3 Banda Aceh, while the sample in the study were students of class XI IS MAN 3 Banda Aceh. Based on data analysis, the findings of this study can be put forward as follows: the relationship between self-efficacy in the academic field (X1) and learning behavior (X2) with the learning outcomes of geography (Y) class XI IS in MAN 3 Banda Aceh is 0.136 very low. The correlation between self efficacy of academic field (X1), learning behavior (X2), and geography learning result (Y) has no significant relation with value of Fcount and Ftable ie 0,366 3,24. The conclusion of this research is that there is no significant correlation between self efficacy of academic field and learning behavior with learning result of class XI IS geography in MAN 3 Banda Aceh
PENGGUNAAN MULTIMEDIA SMARTPHONE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI KELAS XI IPS DI SMA LABORATORIUM UNSYIAH BANDA ACEH Hardianti, Suci; Abdi, Abdul Wahab; Harun, Muhammad Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i3.5377

Abstract

Smartphone adalah sebuah perangkat elektronik yang memiliki multi fungsi dan dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran sebagai multimedia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) peningkatan hasil belajar geografi siswa; (2) bagaimanakah aktivitas guru dan siswa; (3) keterampilan guru dalam menggunakan multimedia smartphone pada saat pembelajaran dan (4) respon siswa terhadap penggunaan multimedia smartphone. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS SMA Laboratorium Unsyiah yang berjumlah 22orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan (1) soal pre-test dan post-test; (2) lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa; (3) lembar pengamatan keterampilan guru mengelola pembelajaran dan (4) angket respon siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitan menunjukan bahwa (1) persentase ketuntasan secara individual meningkat dari 54% pada siklus I menjadi 73% pada siklus II, dan 86% pada siklusIII, sedangkan persentase ketuntasan klasikal meningkat dari 50% pada siklus I menjadi 70% pada siklus II dan 90% pada siklus III; (2) jumlah kesesuaian aktivitas guru dan siswa dari 8 aktivitas, diperoleh 5 aktivitas sesuai disiklus I dan siklus II, serta 6 aktivitas sesuai pada siklus III dari 8 aktivitas yang ada; (3) keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran memperoleh skor 3,09 dengan kategori baik untuk siklus I, menjadi 3,77 dengan kategori sangat baik untuk siklus II dan 3,83 dengan kategori sangat baik pada siklus III dan (4) respon siswa terhadap penggunaan media smartphone 85% baik
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE MENGGUNAKAN MEDIA KOMIK-STRIP UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS-TERPADU SISWA KELAS VIII-4 SMP NEGERI 16 BANDA ACEH Mirza, Muhammad; Kamaruddin, Thamrin; Abdi, Abdul Wahab
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i3.5286

Abstract

Penerapan model pembelajaran picture and picture lebih inovatif karena dalam pelaksanaannya ditambahkan penggunaan media pembelajaran komik-strip. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Peningkatan hasil belajar siswa; (2) Aktivitas guru dan siswa; (3) Ketrampilan guru dalam mengelola pembelajaran; dan (4) Respon siswa terhadap model pembelajaran picture and picture menggunakan media komik-strip. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-4 SMP Negeri 16 Banda Aceh yang berjumlah 24 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan (1) Lembar pree-test post_test; (2) Kesesuaian aktivitas guru siswa; (3) Lembar pengamatan ketrampilan guru; dan (4) angket respon sisw. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Presentase ketuntasan secara individual meningkat dari 13 siswa menjadi 22 siswa yang tuntas belajar, presentase ketuntasan clasikal pun meningkat dari 50% menjadi 90%. (2) Jumlah Keseuaian aktivitas guru dan siswa meningkat dari 5 aktivitas yang sesuai pada siklus I menjadi 8 aktivitas pada siklus II, lalu pada siklus III meningkat menjadi 10 aktivitas yang sesuai dari 10 aktivitas yang direncanakan. (3) Ketrampilan guru dalam mengelola pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran picture and picture menggunakan media komik-strip meningkat dari perolehan skor rata-rata 2,57 dengan kategori sedang menjadi 3,29 dengan kategori baik, dan terakhir meningkat kembali menjadi 3,77 dengan kategori sangat baik dan (4) Respon siswa, terhadap model pembelajaran picture and picture menggunakan media komik-strip dapat dikatakan baik. 85 persen dari 24 siswa atau pada umunya berpendapat bahwa dengan belajar melalui pembelajaran picture and picture menggunakan media komik-strip siswa dapat lebih mudah memahami materi pelajaran yang telah mereka ikuti.
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI BERBANTUAN MEDIA LECTORA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 16 BANDA ACEH Khairunnas, .; Abdi, Abdul Wahab; Harun, M. Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i3.5277

Abstract

Metode demonstrasi adalah suatu metode mengajar seorang pengajar atau orang lain bahkan murid dengan cara memperlihatkan suatu proses melakukan atau jalannya sesuatu. Lectora adalah alat pembelajaran elektronik juga dikenal sebagai perangkat lunak authoring, digunakan untuk membuat kursus pelatihan online maupun offline, penilaian dan presentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Peningkatan hasil belajar siswa; (2) Kegiatan guru dan siswa; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran dan (4) Respon siswa pada metode demonstrasi berbantuan media lectora. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 16 Banda Aceh yang berjumlah 31 siswa. Pengambilan data dilakukan dengan memakai instrumen pembelajaran. Materi pembelajaran dalam penelitian ini adalah fungsi dan peran sumber daya alam. Hasil penelitian membuktikan bahwa (1) Persentase ketuntasan individual meningkat dari 23 siswa yang tuntas pada siklus I, 27 siswa tuntas pada siklus II dan 29 tuntas pada siklus III, persentase ketuntasan klasikal meningkat dari 60% pada siklus I, 70% pada siklus II dan 90% pada siklus III; (2) Aktivitas guru dan siswa meningkat dari siklus I sampai dengan siklus III, pada siklus I dari 9 aktivitas 4 aktivitas yang belum tuntas, 2 aktivitas pada siklus II, dan pada siklus ke III semua aktivitas telah tuntas; (3) Keterampilan guru meningkat dari perolehan skor 2,62 pada siklus I dengan kategori baik, skor 3,13 pada siklus II dengan kategori baik dan 3,53 pada siklus III dengan kategori sangat baik; (4) Respon siswa, terhadap metode demonstrasi berbantuan media lectora dikatagorikan baik dengan persentase 87%.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEADS TOGETHER DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA FLOW CHART UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMP INSHAFUDDIN BANDA ACEH Hawadah, Farisah; Taher, Alamsyah; Abdi, Abdul Wahab
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i3.5271

Abstract

Model numbered heads togetherr merupakan modell pembelajaran yang memberikan kesemptan kepada siswa untk saling memmbagikan ide peemikiran dan prtimbangan jawaban yang paling tepat. Meedia flow chart adalah bagan proses yang menunjukkan suatu urutan, atau aliran proses. Model pembelajaran numbered heads together dengan menggunakan media flow chart dapat melibatkan siswa lebih aktif dalam proses pembelajaran. Penelitiaan ini bertmaksud untuk mengetahui: (1) Pnigkatan hasill belajjar si,swa; (2) Aktivitas g/uru dan siswa dalam kegiatan pembelajaran; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; dan (4) Respn siiswa terhadap model pembelajaran numbered heads together dengan menggunakan meedia flow chart. Tindakan yang diterapkan dalam penelitiaan ini adalah pendekatan kualitatif dalam bentuk PTK (classroom process research). Subjek dalam penelitiaan ini ialah siswa kelas VIIIa SMP Inshafuddin Banda Aceh yang berjumlah 22 orang siswa. Analisiis daata mengunakan statiistik deskriftif prsentase. Hasill penelitiaan menunjukkan bahwa (1) Persentase ketuntasan individual meningkat dari 19 siswa yang tuntas pada sklus I, 18 siswa tuntas pada sklus II, dan 20 siswa tuntas pada sklus III, persentase ketuntasan klasikal pun meningkat dari 50% pada sklus I, 70% pada sklus II dan 90% pada sklus III; (2) Aktivitas guru dan siswa meningkat menjadi sesuai dengan persentase waktu ideal; (3) Keterampilan guru meningkat dari perolehan skor 2,4 pada sklus I dengan kategorii sedang, skor 3,1 pada sklus II dengan kategorii baik, dan 3,2 pada sklus III dengan kategorii baik; (4) Pada umumnya atau sebanyak 89% siswa menyatakan bahwa pembelajaran berbantuan model pembelajaran numbered heads together dengan menggunakan media flow chart sangat menarik dan membantu siswa dalam memahami materi pelajaran. Melalui hasill penelitiaan ini dapat disimpulkan bahwa, terdapat peningkatakan prestasi belajar siswa mulai dari sklus I hingg sklus III dengan menggunakan model numbered heads together berbangtuan media flow chart di kelas VIIIa SMP Inshafuddin Banda Aceh.
Co-Authors . Fajriani, . . Hasmunir, . . Irawati . Megawati . Mukhlisah . Novianti . Nurhayani . Nurlaili, . . Rasyidah . Yusriadi, . ., Hardi ., Mawardy Adelia Rahmawati Adelia, Cut Risma Afna, Nia Raudhatul Afriyani, Mice Putri Agustiana, . Alamsyah Taher, Alamsyah Amelia Fitri Amsal Amri Andika, Satria Annisa, . Anwar, Sayful Aprillia, Kintan Arif Rachman Arza, Ibnu Khattab Ati, Siti Kembang Aulia Nur Ayu Wandira Ayu, El Citra Mega Azani, Putroe Ramiya Azara, Shadrina Azizah, Rohil Al Balkis, Mutia Berliani, Kaniwa Berutu, Irwansyah Putra Bintang, Susi Paramida Cahyani, Rika Mauliza Capah, Astuti Damee, Al Rizki Darma, Melli Daska Azis Daska Aziz, Daska dedi irawan Dewi, Nurmala Sari Diah, Husna Elita, Selvina Epon Ningrum Erniati, Erniati Fadhila, Rahmatul Fajrina, Rizki Farmesa, Yogi Fazri, Fazratul Ulfa Firmansyah, Ichsan Firnanda, Zakia Fithri, Salsabiila Fitri, Hayatun . Fitri, Shintia Fitri, Wardatina Fitria, Intan Furqan, M Hafizul Furqan, M. Hafizul Furqan, Muhammad Hafizul Gadeng, Ahmad Nubli Gadeng, Ahmad Nubli Gadeng Harahap, Imansyah Hardianti, Suci Harun, Muhammad Yusuf Hastiza, Vera Hawadah, Farisah Indah Fitriani Intan Sari Iskandar, Muhammad Juaini, Imam Jummi, Cut Vita Rajiatul Kalbadri, Muhammad Kamil, Puspita Annaba Khairunnas, . Khalida, Cut Linasari, Cut Livery, Manwar Lutfiani, Aulia M Yusuf Harun, M Yusuf M. Yusuf Harun, M. Yusuf Marlija, Esi Marzia, . Maulidian, Muhammad Okta Ridha Maulina, Indri Maulizah, . Mawarni, . Meldian, Nika Meutia, Raudha Miftahul Jannah Mirza Desfandi Mirza, Muhammad Muddasir, sayed Muftiana, Dara Muhajirah, Muhajirah Muhammad Husen, Muhammad Muhammad Reza Muhammad Rizki Mulyani Mulyani Munandar, Rizky Tri Mursalin, Wan Mursyah, Al Mutiara, Okris Muyassirati, Nasywa Muzakkir, . Nabila, Nisa Naldi, Indah Faras Fita Naufa, Wirda Naylis, Nadyatun Ningsih, Novi Anggraini Ningsih, Sri Arimbi Nisak, Khairun Novia Zalmita Nurhayani Nurul Huda Nurul Husna Oktavia, Cut Dina Patma, Munati Daqa Purnomo, Dyah Rahmani Purnomowati, Dyah Rahmani Putri, Nazariah Permata Rahmah, Nurul Rahmaini, Puji Rahmani, Dyah Rahmasari, Yuni Rahmi, Khaliza Raisa, Sitti Ramadhani, Diah Raudhatul Jannah Riani, Lindar Ridha, Musfadli Rini Yuliani Riska, Syarifah Rizfa, Fazilla Fatwa Rodyah, Yayah Ruliani, . Ruliani, Ruliani Sajidah, Cut Fairuz Sandra, Yosi Sari, Annisa Sucia Sari, Cut Ulva Mutia Sari, Inda Permata Sari, Yuni Rahmasari Satriani, Niafuri Savera, Rivatul Selvia, Suci Selvia, Syarifah Melda Sembiring, Elvi Mardiana Shidqi Iskandar, Shidqi Siti Rahayu Siti Sarah, Siti Sofiani, Eza Srimulyani, Ita Supri Ariu, Supri Suriyani, Susi Susanti, Emi Sutriani, . Syamsul Bardi, Syamsul Thaharah, Cut Titi Thamrin Kamaruddin, Thamrin Thohirah, Afifah Trimunandar, Rizky Tusyifa, Lina Wahyu Akbar Wati, Julita Wirana, Reza Yani, Maulida . Yanti Muharrami, Yanti Yassar, Muammar Yulianti Fitriani Zahara, Amelia Zahratul Idami Zubaili, Muhammad Zuhra, Khairana Zulfahmi, .