Claim Missing Document
Check
Articles

KORELASI MINAT BELAJAR SISWA DAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA SMA NEGERI 1 GUNUNG MERIAH KABUPATEN ACEH SINGKIL Ningsih, Novi Anggraini; Hasmunir, .; Abdi, Abdul Wahab
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v5i1.15117

Abstract

Minat belajar merupakan salah satu hal terpenting dan utama dalam proses belajar dan pembelajaran, minat dapat diartikan sebagai rasa lebih menyukai dan memiliki rasa ketertarikan pada suatu hal atau aktivitas tanpa ada yang menyuruh. Dalam proses pembelajaran, sebagai seorang guru harus mempersiapkan bahan-bahan materi pembelajaran yang menarik sehingga siswa merasa senang untuk proses pembelajaran. Kemdian, pelaksanaan pembelajaran harus sesuai dengan rencana pelaksanaan pembelajaran agar tercipta interaksi antara peserta didik dan guru dalam proses pembelajaran sehingga saling menguntungkan. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu apakah terdapat korelasi minat belajar siswa dan pelaksanaan pembelajaran dengan hasil belajar Geografi siswa SMA Negeri 1 Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi minat belajar dan pelaksanaan pembelajaran dengan hasil belajar geografi siswa SMA Negeri 1 Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Populasi penelitian adalah siswa kelas X IPS di SMA Negeri 1 Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil yang berjumlah 108 siswa dan diambil sampel sebanyak 52 siswa dengan menggunakan teknik proportional sampel. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket dan dokumentasi. Hasil analisis regresi ganda diperoleh dan koefisien korelasi ganda sebesar 0,04 yaitu tidak terdapat hubungan yang sangat rendah dengan koefisien determinasi berganda = 0,16%. Uji hipotesis menunjukkan bahwa Fhitung lebih kecil dari Ftabel atau 0,04 3,18 yang berarti H0 diterima. Simpulannya tidak terdapat hubungan yang signifikan antara minat belajar dan pelaksanaan pembelajaran dengan hasil belajar siswa SMA Negeri 1 Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERBASIS SMONG UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MITIGASI BENCANA SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI I SIMEULUE TENGAH Rahayu, Siti; Abdi, Abdul Wahab; Desfandi, Mirza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v5i1.15119

Abstract

Discovery Learning merupakan suatu metode pembelajaran untuk mengembangkan cara berpikir aktif setiap peserta didik dengan cara peserta didik, menemukan, menyelidiki sendiri, bahan pembalajaran sehingga pengetahuan diperoleh akan bertahan lama dalam ingatan. Smong artinya air laut naik setelah terjadinya gempa bumi, Smong adalah sebuah konsep kearifan lokal sederhana berfungsi sebagai alat sosialisasi bahwa akan terjadi tsunami. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik, aktivitas guru dan peserta didik, keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, respon peserta didik terhadap pembelajaran. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPS SMA Negeri I Simeulue Tengah berjumlah 21 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar tes, instrumen pengamatan aktivitas guru dan peserta didik, instrumen pengamatan keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, dan angket respon peserta didik terhadap pembelajaran. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif persentase. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa pertama untuk siklus I peningkatan persentase kelulusan Indvidual sebesar 52%, selanjutnya siklus II berjumlah 71% dan dilanjutkan untuk siklus III sebesar 90%. Penghitungan persen kelulusan klasikal berjumlah 50% di siklus I, untuk siklus II terdapat peningkatan menjadi 70% dan untuk siklus III mengalami peningkatan sebesar 90%. Kegiatan yang dilakukan guru dan peserta didik mengalami peningkatan secara bertahap, terdapat enam aktivitas yang tepat di siklus I, terdapat tujuh kegiatan yang tercapai untuk siklus II, selanjutnya untuk siklus III terdapat sepuluh kegiatan yang tepat. Kemampuan guru untuk mengelolah proses belajar pada siklus I memiliki skor 2,16 berarti sedang, untuk siklus II memiliki skor 2,87 berarti baik, dan siklus III memperoleh skor 3,61 berarti sangat baik. Peserta didik terhadap pembelajaran yang berisi 10 pertanyaan bahwa 95,3% menyatakan setuju. Metode pembelajaran Discovery Learning berbasis Smong sangat menyenangkan dan siswa mudah memahami materi dalam melakukan proses pembelajaran
HUBUNGAN PRESTASI BELAJAR DAN SOFT SKILLS DENGAN KESIAPAN KERJA MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI FKIP UNSYIAH Riani, Lindar; Amri, Amsal; Abdi, Abdul Wahab
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v5i1.15116

Abstract

Kesiapan kerja adalah suatu kondisi yang menunjukkan kondisi fisik, kematangan terhadap mental, dan juga pengalaman yang dimiliki oleh seseorang dimana orang tersebut mempunyai sebuah kemampuan untuk melakukan suatu pekerjaan yang telah ditekuninya. Prestasi belajar dan soft skills merupakan dua faktor yang mana secara teori diperkirakan akan mempengaruhi peningkatan kesiapan kerja mahasiswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu apakah terdapat hubungan prestasi belajar dan soft skills dengan kesiapan kerja mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang signifikan antara prestasi belajar dan soft skills dengan kesiapan kerja mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah. Pendekatan yang digunakan yaitu kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah mahasiswa angkatan 2014 dan angkatan 2015 yang sudah mengambil mata kuliah SIG Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah yang berjumlah 121 mahasiswa dan diambil sampel sebanyak 54 mahasiswa dengan menggunakan teknik proportional sample. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien korelasi ganda sebesar 0,14 yang artinya terdapat hubungan dalam kategori yang sangat rendah, dengan koefisien determinasi berganda = 1,96%. Uji hipotesis menunjukkan bahwa Fhitung lebih kecil dari Ftabel atau 0,009 3,18 yang berarti terima H0 yang artinya terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara prestasi belajar dan soft skills dengan kesiapan kerja mahasiswa Jurusan Pendidikan FKIP Unsyiah.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE BROKEN HEART BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL PADA MATERI INTERAKSI KERUANGAN DALAM KEHIDUPAN DI NEGARA-NEGARA ASEAN SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 MESJID RAYA Irawan, Dedi; Abdi, Abdul Wahab; Taher, Alamsyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v5i1.15112

Abstract

Penelitian ini berjudul penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Broken Heart berbantuan media audiovisual untuk meningkatkan hasil belajar IPS Terpadu siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Mesjid Raya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah untuk melihat apakah ada peningkatan terhadap hasil belajar siswa, aktifitas guru dan siswa, keterampilan guru dan bagaimana respon siswa terhadap pembelajaran. Tujuan dalam penelituan ini adalah untuk mengetahui setiap point pada rumusan masalah.peningkatan hasil belajar siswa, aktifitas guru dan siswa, keterampilan guru dan respon siswa terhadap pembelajran. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dalam bentuk penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Broken Heart yang berjumlah 20 siswa. Data dikumpulkan melalui tes, observasi dan angket. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil pengolahan data memperlihatkan bahwa ketuntasan individual pada siklus I sebanyak 45%, klasikal 30%, pada siklus II meningkat untuk individual menjadi 74% klasikal 60%, selanjutnya siklus III ketuntasannya meningkat menjadi 90% secara individual dan secara klasikal menjadi 90%. Aktifitas guru dan siswa pada siklus I terdapat 7 aktifitas yang sesuai, pada siklus II aktifitas yang sesuai menjadi 9 dan pada siklus III meningkat menjadi 11. Ketarampilan guru dalam mengelola pembelajaran pada siklus I diperoleh skor 2,32 dengan kategori sedang, pada siklus II meningkat menjadi 3,12 dengan kategori baik dan pada siklus III menjadi 3,81 dengan kategori sangat baik. Respon siswa pada umumnya baik, sebanyak 93,5% siswa di Kelas VIII menyatakan dapat memahami, termotivasi, menyenangkan dan dapat menjawab soal evaluasi. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa model Broken Haert berbantuan media audiovisual dapat meningkatkan hasil belajar IPS Terpadu pada siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Mesjid Raya
KORELASI NILAI GEOGRAFI EKONOMI DAN GEOGRAFI INDUSTRI DENGAN NILAI KEWIRAUSAHAAN MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI FKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA Rizfa, Fazilla Fatwa; Bardi, Syamsul; Abdi, Abdul Wahab
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v5i1.15113

Abstract

Tujuan pada penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui apakah terdapat korelasi antara nilai geografi ekonomi dengan nilai kewirausahaan mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah, 2) untuk mengetahui apakah terdapat korelasi antara nilai geografi industri dengan nilai kewirausahaan mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampling purposive atau dengan pertimbangan tertentu yaitu mahasiswa Angkatan 2014 dan 2015 yang sudah lulus mata kuliah kewirausahaan sebanyak 56 mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi. Teknik pengolahan data menggunakan koefisien korelasi kendall. Berdasarkan hasil pengolahan data penelitian hubungan nilai geografi ekonomi dengan nilai kewirausahaan diperoleh koefisien = -0,129 menggambarkan tingkat keeratan hubungan pada kategori sangat rendah dan uji signifikansi menunjukkan Zh (-1,6125) Zt (1,96) maka tolak Ha, artinya tidak terdapat hubungan yang signifikan antara nilai geografi ekonomi dengan nilai kewirausahaan. Kemudian hasil uji nilai geografi industri dengan nilai kewirausahaan diperoleh koefisien korelasi = -0,05 menggambarkan tingkat keeratan hubungan pada kategori sangat rendah dan uji signifikansi menunjukkan Zh (-0,625) Zt (1,96) maka tolak Ha, artinya tidak terdapat hubungan yang signifikan antara nilai geografi industri (X2) dengan nilai kewirausahaan (Y) mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN PENDEKATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 5 KOTA BANDA ACEH Reza, Muhammad; Abdi, Abdul Wahab; Desfandi, Mirza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 4, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v4i1.13242

Abstract

Pembelajaran dengan model PBL menggunakan masalah dunia nyata (real word) untuk memecahkan masalah. Pemanfaatan SIG dalam pendidikan meningkatkan kemampuan dalam menampilkan pembelajaran secara visual, meningkatkan pemahaman materi, keterampilan membaca peta, dan kemampuan berpikir spasial siswa. Tujuan penelitian untuk mengetahui yaitu perkembangan hasil belajar, kegiatan guru dan siswa, keahlian guru mengolah pembelajaran, dan respon siswa. Sasaran penelitian ini siswa XI IPS SMAN 5 Kota Banda Aceh 24 orang. Metode Pengumpulan data yakni berupa instrumen post test, kegiatan guru dan siswa, observasi keahlian guru mengolah pembelajaran, dan angket stimulus siswa. Hasil penelitian yaitu (1) Diperolehnya ketuntasan individual meningkat dari 41,6% siklus I naik menjadi 66,6% pada siklus II dan 79,1% siklus III, Sedangkan ketuntasan klasikal meningkat dari 40% siklus I naik menjadi 60% siklus II dan 90% siklus III. (2) Kegiatan guru dan siswa meningkat dari 4 kegiatan yang sesuai pada siklus I naik menjadi 8 kegiatan siklus II dan 10 kegiatan siklus III.(3) Keahlian guru mengelola pembelajaran meningkat dengan skor 2,26 (kategori sedang) siklus I naik menjadi 3,35 (katagori baik) siklus II dan 3,65 (katagori sangat baik) siklus III. (4) Respon terhadap pembelajaran yang berisi 10 pernyataan bahwa 91,25 persen menyatakan pembelajaran problem based learning dengan pendekatan SIG sangat menyenangkan, menambah pengalaman baru untuk menyelesaikan permasalah dengan menggunakan teknologi informasi berbasis komputer dan membantu dalam memahami materi pembelajaran serta menambah kecakapan membaca peta.Kata Kunci : Penerapan, PBL, SIG, Hasil Belajar Geografi
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL DAN MEDIA ANIMASI MATA PELAJARAN IPS TERPADU DI MTSN 4 RUKOH BANDA ACEH Andika, Satria; Abdi, Abdul Wahab; Zalmita, Novia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 4, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v4i1.13244

Abstract

Model pembelajaran adalah suatu pola, cara-cara maupun langkah-langkah pembelajaran tertentu yang diterapkan oleh guru agar tujuan dari pembelajaran tercapai. Model yang digemari oleh siswa dalam proses belajar mengajar adalah model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Model pembelajaran kooperatif atau kelompok akan lebih efektif jika menggunakan unsur media seperti media audio visual dan media animasi. Yang menjadi latar belakang masalah dalam penelitian ini yaitu kurangnya penerapan media dalam pelaksanaan proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa menggunakan media audio visual dan media animasi pada mata pelajaran IPS Terpadu di MTsN 4 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VII yang berjumlah 222 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling yaitu pemilihan sampel dengan kreteria tertentu, sampel dalam penelitian ini yaitu kelas VII-1 yang berjumlah 24 orang dan kelas VII-2 yang berjumlah 26 orang. Teknik untuk memperoleh data berupa pemberian test kepada siswa, yakni pre-test (tes awal) dan post-test (tes akhir). Pengolahan hasil test dilakukan dengan teknik uji-t. Dari hasil pengolahan data penelitian didapatkan thitung = 2,63 dan ttabel = 1,68 dengan taraf kesalahan 5% dengan drajat kebebasan atau dk = 48, artinya thitung ttabel sehingga Ha diterima. Yang berarti hasil belajar peserta didik dengan menggunakan media audio visual lebih baik dibandingkan dengan media animasi pada mata pelajaran IPS Terpadu di MTsN 4 Banda Aceh. Nilai rata-rata peserta didik yang dibelajarkan dengan menggunakan media audio visual adalah 78 dan hasil belajar peserta didik yang diajarkan dengan menggunakan media animasi adalah 74.Kata Kunci: Model Pembelajaran, Media Audio Visual, Media Animasi.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION DENGAN TIPE QUIZ TEAM PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS XI SMA NEGERI 4 TANAH JAMBO AYE KABUPATEN ACEH UTARA Kalbadri, Muhammad; Abdi, Abdul Wahab; Taher, Alamsyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 4, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v4i1.13241

Abstract

Permasalahan dalam penelitan ini adalah apakah prestasi peserta yang diberi perlakuan dengan model pembelajaran Koperatif Tipe STAD lebih meningkat dibandingkan Quiz Team terhadap mata pelajaran geografi. maksud dari penulisan skripsi ini adalah untuk mengambil kesimpulan mengenai prestasi belajar siswa yang dibimbing dengan menggunakan model pembelajaran koperatif tipe Student Team Achievement Division apakah lebih baik jika dibandingkan dengan model pembelajaran koperatif tipe Quiz Team. Populasinya seluruh siswa kelas XI di SMA Negeri 4 Tanah Jambo Aye yang berjumlah 47 siswa. Teknik analisa data menggunakan uji rumus uji t, diperoleh nilai thitung = 6,29 ttabel =1,68 pada ketentuan signifikasi 0,05 dengan dk = 41 berarti thitung ttabel, berarti Ha diterima. Kesimpulannya adalah prestasi belajar geografi peserta didik yang diberi perlakuan dengan memakai model pembelajaran Koperatif Tipe Student Team Achievement Division lebih unggul dari pada Quiz Team terhadap mata pelajaran geografi siswa kelas XI SMA Negeri 4 Tanah Jambo Aye Kabupaten Aceh Utara.Kata Kunci: Perbandingan, hasil belajar, geografi, Student Team Achievement Division, Quiz Team.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DENGAN TWO STAY TWO STRAY PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU KELAS VIII SMP NEGERI 2 MESJID RAYA ACEH BESAR Marzia, .; Harun, M Yusuf; Abdi, Abdul Wahab
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 4, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v4i1.13238

Abstract

Telaah dalam eskperimen ini memakai jenis pembelajaran kooperatif Tipe Jigsaw dan Two Stay Two Stray (TSTS) dengan maksud untuk membuktikan benarkah hasil belajar siswa memakai model pembelajaran berkelompok Tipe Jigsaw lebih bagus dibandingkan dengan TSTS pada pelajaran IPS Terpadu Kelas VIII SMPN 2 Mesjid Raya Aceh Besar. Hipotesis dari eksperimen ini ialah hasil belajar siswa memakai model pembelajaran Tipe Jigsaw lebih bagus dibandingkan dengan model pembelajaran Tipe TSTS pada pelajaran IPS Terpadu Siswa Kelas VIII SMPN 2 Mesjid Raya Aceh Besar. Eksperimen ini memakai statistik kuantitatif dalam analisis data dengan populasinya yaitu siswa Kelas VIII sebanyak 111 orang. Sampel diambil dengan teknik Purposive Sampling yakni siswa Kelas VIII-1 berjumlah 28 orang dan Kelas VIII-2 berjumlah 27 orang. Data dikumpulkan melalui pemberian soal pre-test dan post-test dan hipotesis dianalisis dengan rumus Uji-t. Hasil penghitungan didapatkan thitung = 1,75 sedangkan ttabel = 1,67 pada taraf signifikan 5% dan dk = 53, jadi thitungttabel sehingga terima Ha. Dengan demikian, disimpulkan bahwa hasil belajar siswa memakai model pembelajaran kooperatif Tipe Jigsaw lebih bagus bila dibandingkan dengan model pembelajaran Tipe TSTS pada pelajaran IPS Terpadu siswaa Kelas VIII SMPN 2 Mesjid Raya Aceh Besar.Kata Kunci: Perbandingan, Hasil Belajar, Jigsaw, TSTS, IPS Terpadu
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE DEMONSTRATION DENGAN EXAMPLES NON EXAMPLES PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS XI SMA NEGERI 1 SERUWAY KABUPATEN ACEH TAMIANG Tusyifa, Lina; Kamaruddin, Thamrin; Abdi, Abdul Wahab
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 4, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v4i1.13237

Abstract

Model pembelajaran adalah suatu rangcangan atau skenario pembelajaran yang dibuat oleh guru guna meningkatkan partisipasi optimal siswa ketika pembelajaran berlangsung. Ada banyak model pembelajaran yang dapat digunakan dua diantaranya adalah model Demonstration dan Examples Non Examples. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah hasil belajar siswa dengan menggunakan pembelajaran model Demonstration lebih baik dibandingkan dengan Examples Non Examples pada mata pelajaran geografi kelas XI SMA Negeri 1 Seruway, di Kabupaten Aceh Tamiang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa menggunakan pembelajaran model Demonstration lebih baik dibandingkan dengan Examples Non Examples pada mata pelajaran geografi kelas XI SMA Negeri 1 Seruway, di Kabupaten Aceh Tamiang. Penelitian ini dilakukan pada populasi siswa kelas XI yang berjumlah 72 orang. Pemilihan sampel dilakukan dengan cara Purposive Sampling yaitu diambil hanya siswa kelas XI IS-1 sejumlah 27 orang dan XI IS-2 sejumlah 22 orang. Data yang dikumpulkan menggunakan teknik pemberian tes kepada siswa, yaitu tes awal dan tes akhir. Data diolah menggunakan teknik uji beda, dan hasilnya diperoleh thitung = 0,03 sedangkan ttabel = 1,68 dengan tingkat signifikansi 5% dan dk = 47, artinya thitung ttabel sehingga Ha ditolakdan H0 bisa diterima. Simpulan dari pencapaian penelitian ini adalah hasil belajar siswa yang diterapkan dengan pembelajaran model Demonstration dan pembelajaran model Examples Non Examples adalah tidak ada lebih baik atau sama.Kata Kunci: perbandingan, hasil belajar, Examples Non Examples, Demonstration, geografi
Co-Authors . Fajriani, . . Hasmunir, . . Irawati . Megawati . Mukhlisah . Novianti . Nurhayani . Nurlaili, . . Rasyidah . Yusriadi, . ., Hardi ., Mawardy Adelia Rahmawati Adelia, Cut Risma Afna, Nia Raudhatul Afriyani, Mice Putri Agustiana, . Alamsyah Taher, Alamsyah Amelia Fitri Amsal Amri Andika, Satria Annisa, . Anwar, Sayful Aprillia, Kintan Arif Rachman Arza, Ibnu Khattab Ati, Siti Kembang Aulia Nur Ayu Wandira Ayu, El Citra Mega Azani, Putroe Ramiya Azara, Shadrina Azizah, Rohil Al Balkis, Mutia Berliani, Kaniwa Berutu, Irwansyah Putra Bintang, Susi Paramida Cahyani, Rika Mauliza Capah, Astuti Damee, Al Rizki Darma, Melli Daska Azis Daska Aziz, Daska dedi irawan Dewi, Nurmala Sari Diah, Husna Elita, Selvina Epon Ningrum Erniati, Erniati Fadhila, Rahmatul Fajrina, Rizki Farmesa, Yogi Fazri, Fazratul Ulfa Firmansyah, Ichsan Firnanda, Zakia Fithri, Salsabiila Fitri, Hayatun . Fitri, Shintia Fitri, Wardatina Fitria, Intan Furqan, M Hafizul Furqan, M. Hafizul Furqan, Muhammad Hafizul Gadeng, Ahmad Nubli Gadeng, Ahmad Nubli Gadeng Harahap, Imansyah Hardianti, Suci Harun, Muhammad Yusuf Hastiza, Vera Hawadah, Farisah Indah Fitriani Intan Sari Iskandar, Muhammad Juaini, Imam Jummi, Cut Vita Rajiatul Kalbadri, Muhammad Kamil, Puspita Annaba Khairunnas, . Khalida, Cut Linasari, Cut Livery, Manwar Lutfiani, Aulia M Yusuf Harun, M Yusuf M. Yusuf Harun, M. Yusuf Marlija, Esi Marzia, . Maulidian, Muhammad Okta Ridha Maulina, Indri Maulizah, . Mawarni, . Meldian, Nika Meutia, Raudha Miftahul Jannah Mirza Desfandi Mirza, Muhammad Muddasir, sayed Muftiana, Dara Muhajirah, Muhajirah Muhammad Husen, Muhammad Muhammad Reza Muhammad Rizki Mulyani Mulyani Munandar, Rizky Tri Mursalin, Wan Mursyah, Al Mutiara, Okris Muyassirati, Nasywa Muzakkir, . Nabila, Nisa Naldi, Indah Faras Fita Naufa, Wirda Naylis, Nadyatun Ningsih, Novi Anggraini Ningsih, Sri Arimbi Nisak, Khairun Novia Zalmita Nurhayani Nurul Huda Nurul Husna Oktavia, Cut Dina Patma, Munati Daqa Purnomo, Dyah Rahmani Purnomowati, Dyah Rahmani Putri, Nazariah Permata Rahmah, Nurul Rahmaini, Puji Rahmani, Dyah Rahmasari, Yuni Rahmi, Khaliza Raisa, Sitti Ramadhani, Diah Raudhatul Jannah Riani, Lindar Ridha, Musfadli Rini Yuliani Riska, Syarifah Rizfa, Fazilla Fatwa Rodyah, Yayah Ruliani, . Ruliani, Ruliani Sajidah, Cut Fairuz Sandra, Yosi Sari, Annisa Sucia Sari, Cut Ulva Mutia Sari, Inda Permata Sari, Yuni Rahmasari Satriani, Niafuri Savera, Rivatul Selvia, Suci Selvia, Syarifah Melda Sembiring, Elvi Mardiana Shidqi Iskandar, Shidqi Siti Rahayu Siti Sarah, Siti Sofiani, Eza Srimulyani, Ita Supri Ariu, Supri Suriyani, Susi Susanti, Emi Sutriani, . Syamsul Bardi, Syamsul Thaharah, Cut Titi Thamrin Kamaruddin, Thamrin Thohirah, Afifah Trimunandar, Rizky Tusyifa, Lina Wahyu Akbar Wati, Julita Wirana, Reza Yani, Maulida . Yanti Muharrami, Yanti Yassar, Muammar Yulianti Fitriani Zahara, Amelia Zahratul Idami Zubaili, Muhammad Zuhra, Khairana Zulfahmi, .