p-Index From 2021 - 2026
12.379
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Planologi Sultan Agung Jurnal Ilmu Lingkungan Tunas Geografi LaGeografiA Mintakat: Jurnal Arsitektur Jurnal Geografi : Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Naturalis : Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan Jurnal Wilayah dan Lingkungan Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Geo-Image Journal Journal of Geoscience, Engineering, Environment, and Technology Journal of Applied Geospatial Information Journal of Environment and Sustainability Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) CogITo Smart Journal GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat KURVATEK Jurnal EnviScience (Environment Science) Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Environmental Science Sustainable Unram Journal of Community Service (UJCS) Pranatacara Bhumandala: Jurnal Riset Planologi Journal of Environmental and Science Education Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Jurnal Riset Perkebunan (JRP) JURNAL HUTAN TROPIS Uniplan: Journal of Urban and Regional Planning Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Riptek Lingkar : Journal of Environmental Engineering Organisms: Journal of Biosciences Proceeding Seminar Nasional IPA Prosiding Seminar Nasional Biologi Jurnal Dharma Indonesia Journal of Sciencce Technology and Visual Culture Unnes Science Education Journal Geosfera Indonesia Advance Sustainable Science, Engineering and Technology (ASSET) Indonesian Journal of Conservation Jurnal Dharma Indonesia Journal of Environmental and Science Education Jurnal Abdi Negeri
Claim Missing Document
Check
Articles

Tingkat Kesadaran Masyarakat Dalam Memanfaatan Dan Mengendalikan Ruang Terbuka Hijau Privat di Kecamatan Semarang Timur Zahra, Dwi Fathimah; Fariz, Trida Ridho
Jounal of Enviromental Science Sustainable Vol 4 No 1 (2023): Vol 4 No 1 (2023): Environmental Sustainability Journal
Publisher : Environmental Science Program, Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/envoist.v4i1.2295

Abstract

Kesadaran masyarakat dalam kesediaan mereka melakukan pemanfaatan dan pengendalian RTH (Ruang Terbuka Hijau) pada kawasan miliknya itu sangatlah penting. Hal ini mengingat bahwa kesadaran merupakan landasan yang harus dimiliki masyarakat agar dapat diajak berperan dalam proses pembangunan serta pemeliharaan RTH. Oleh karena itu artikel ini akan mengkaji tingkat kesadaran masyarakat dalam pengendalian dan pemanfaatn RTH privat di Kecamatan Semarang Timur. Tingkat kesadaran dihitung berdasarkan tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku. Adapun teknik pengumpulan data adalah wawancara dan observasi yang dilakukan di tiga kelurahan di Kecamatan Semarang Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesadaran masyarakat Kecamatan Semarang Timur dalam memanfaatan dan mengendalikan RTH privat dinilai masih kurang baik. Berdasarkan tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku, kontribusi terbesar dari kurang baiknya tingkat kesadaran adalah perilaku yang masih kurang baik.
Keanekaragaman Vegetasi dan Pola Persebaran Pohon di Mata Air Kalisegoro 2 Kecamatan Gunungpati Alfathqi, Rheza Rizky; Julpa, Ira Sopiana; Mauliya, Durrotul Jahroo; Ni’matuzzahroh, Ni’matuzzahroh; Hartanto, Naufal; Haris, Amnan; Fariz, Trida Ridho; Jabbar, Abdul
ORGANISMS: JOURNAL OF BIOSCIENCES Vol. 4 No. 1 (2024): Organisms: Journal of Biosciences
Publisher : Pusat HKI, Paten, dan Publikasi Ilmiah Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/organisms.v4i1.20618

Abstract

Human life on earth cannot be separated from water. Water is an absolute necessity that humans need. Water needs can be obtained from 2 sources, namely water from the surface and water from the ground. Springs are a source of water obtained from groundwater. Kalisegoro 2 spring is one of the springs in Gunung Pati District, Semarang City. This spring is in Kalisegoro Village where the surrounding land cover is vegetation. This type of research is quantitative in the form of analysis of species diversity and tree distribution patterns. The aim of this research is to determine the diversity of tree species and tree distribution patterns in Kalisegoro 2 springs in Gunung Pati District. The results of this research show that the diversity of vegetation in the Kalisegoro 2 springs amounts to 145 individuals and 10 types of species, the Swietenia mahagoni species is the dominant species found at the Kalisegoro 2 springs location with an INP of 0.59. The vegetation diversity index at Kalisegoro 2 springs is included in the medium category in the range 1<H'<3. The distribution pattern of trees in the Kalisegoro 2 spring is quite even, this is known through the tracking method that has been carried out in the area around the spring. ABSTRAKKehidupan manusia di muka bumi tidak dapat terlepas dari air. Air merupakan suatu kebutuhan mutlak yang dibutuhkan oleh manusia. Kebutuhan air dapat diperoleh melalui 2 sumber yakni air dari permukaan dan air tanah. Mata air merupakan salah satu sumber air yang bersumber dari air tanah. Mata air Kalisegoro 2 merupakan salah satu mata air yang berada di Kecamatan Gunungpati Kota Semarang, mata air ini terdapat di Kelurahan Kalisegoro yang tutupan lahan sekitarnya berupa vegetasi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif berupa analisis keanekaragaman jenis dan pola penyebaran pohon. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman jenis pohon dan pola persebaran pohon di sekitar mata air. Hasil penelitian ini menunjukkan keanekaragaman vegetasi di mata air kalisegoro 2 berjumlah 145 individu dan 10 jenis spesies, spesies Swietenia mahagoni merupakan spesies dominan yang ditemukan di lokasi mata air Kalisegoro 2 dengan jumlah INP sebesar 0,59. Indeks keanekaragaman vegetasi pada mata air Kalisegoro 2 termasuk dalam kategori sedang karena berada pada rentang 1<H'<3. Pola persebaran pohon pada mata air Kalisegoro 2 sudah cukup merata, hal ini diketahui melalui metode tracking yang telah dilakukan di area sekitar mata air. 
Analisis Perubahan Lahan Terbangun di Wilayah Dataran Fluvial-Vulkanik di Kabupaten Pekalongan Naisabury, M. Robith An; Nurjannah, Deswita Laila; Ainunnisa', Nadiva Fardlotul; Birahma, Ati Shofa Fadlina; Wulandari', Suci; Fariz, Trida Ridho; Heriyanti, Andhina Putri
Proceeding Seminar Nasional IPA 2025
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Kajen merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Pekalongan yang secara bentang lahan berada di kawasan peralihan fluvial-vulkanik. Wilayah ini telah mengalami laju perkembangan yang pesat selama sepuluh tahun terakhir. Pertambahan penduduk, ekspansi infrastruktur, serta relokasi pusat pemerintahan menjadi faktor utama yang mendorong konversi lahan pertanian dan ruang terbuka menjadi area terbangun. Penelitian ini mengkaji perubahan tutupan lahan serta implikasinya terhadap lingkungan dan tata ruang di Kecamatan Kajen pada periode 2015–2025. Pendekatan yang digunakan meliputi analisis spasial citra satelit multi- temporal dan interpretasi visual dalam lingkungan Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasilnya menunjukkan kenaikan luas kawasan terbangun dari 913,88 ha pada 2015 menjadi 1.255,86 ha pada 2025 bertambah 341,98 ha. Transformasi ini paling menonjol di Desa Nyamok, Kebonagung, Kalijoyo, dan Rowolaku, yang memiliki kemudahan akses dan kedekatan dengan pusat pemerintahan. Sebaliknya, desa-desa dataran tinggi seperti Brengkolang dan Linggosari relatif stabil. Kondisi ini mencerminkan fenomena urban sprawl dan ketimpangan pembangunan antar zona. Temuan ini menegaskan pentingnya pengaturan alih fungsi lahan dan perencanaan ruang yang lebih merata serta berkelanjutan untuk menyeimbangkan pertumbuhan dan pelestarian lingkungan di Kajen.
Kajian Perubahan Lahan Terbangun di Kecamatan Ungaran Barat Ramadani, Aulia Tri; Stevanie, Diva Avrilia Fuan; Zakaria, Aqil Aghita; Andriana, Novi; Sakti, Bernov Lakhomi Pujangga; Fariz, Trida Ridho; Heriyanti, Andhina Putri
Proceeding Seminar Nasional IPA 2025
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan lahan terbangun merupakan fenomena yang udah biasa terjadi di wilayah perkotaan karena adanya pertumbuhan jumlah penduduk, peningkatan kualitas hidup dan ketersediaan layanan transportasi untuk menunjang aktivitas masyarakat. Kecamatan Ungaran Barat menjadi salah satu daerah yang mengalami pertumbuhan penduduk dan pertumbuhan ekonomi. Ungaran merupakan jalur utama bagi pengendara dari Kota Semarang menuju Kota Surakarta dan Kota Yogyakarta sehingga menjadi jalur yang strategis. Hal ini menjadikan wilayah tersebut sebagai daya tarik bagi penduduk luar, yang pada akhirnya mendorong alih fungsi lahan menjadi area terbangun. hal ini menjadikan penduduk di kecamatan Ungaran Barat semakin bertambah jumlahnya setiap tahun. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi perubahan perubahan lahan terbangun yang terjadi di peri urban Kecamatan Ungaran Barat pada rentang waktu 2015-2023. Peri urban merupakan kawasan yang berada di pinggiran kota yang dimana adanya perpaduan antara wilayah perkotaan dengan pedesaan. Pada penelitian ini menggunakan metode yang memanfaatkan data primer dan data sekunder. Data primer dan data sekunder yang digunakan diperoleh dengan cara studi literatur, dokumentasi yang memanfaatkan Sistem Informasi Geografi (SIG) serta diidentifikasi dengan teknik analisis interpretasi visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah Ungaran Barat terjadi perubahan lahan yang awalnya daerah lahan hijau menjadi pemukiman. Perubahan lahan terbangun ini terjadi karena adanya kenaikan populasi penduduk di beberapa desa. Naiknya kepadatan penduduk itu memicu terjadinya perubahan tutupan lahan di Kecamatan Ungaran Barat dalam kurun waktu yang sama, yakni 2015-2023.
KEANEKARAGAMAN VEGETASI SEKITAR MATA AIR TUK SERCO DAN MANFAAT EKOLOGISNYA Laksono, Amru Nur; Nasyafa, Zedda; Januariska, Almira Aulia; Zain, Maiya Zahra; Riani, Anisah Adha; Fariz, Trida Ridho; Heriyanti, Andhina Putri
Proceeding Seminar Nasional IPA 2025
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata air merupakan sumber air bersih yang sangat penting bagi kehidupan manusia dan ekosistem sekitarnya. Vegetasi di sekitar mata air memainkan peran kunci dalam menjaga kualitas dan kuantitas air dengan mencegah erosi, meningkatkan infiltrasi, serta menyaring polutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara vegetasi dan pelestarian mata air dengan fokus pada bentuk kearifan lokal masyarakat dalam pengelolaan Mata Air Tuk Serco di Kecamatan Boja, lereng Gunung Ungaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan studi kasus, observasi lapangan, identifikasi vegetasi menggunakan bantuan aplikasi digital, serta wawancara masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 18 jenis vegetasi di sekitar mata air yang memberikan manfaat ekologis dalam menjaga kestabilan tanah dan kualitas air. Selain itu, nilai-nilai kearifan lokal yang menganggap mata air sebagai warisan leluhur turut memperkuat praktik pelestarian lingkungan. Temuan ini menjadi dasar penting bagi pengambilan kebijakan konservasi berbasis masyarakat guna memastikan keberlanjutan sumber air bersih di masa depan.
PERUBAHAN LAHAN TERBANGUN DAN DAYA DUKUNG LINDUNG DI WILAYAH HULU DAS PRIORITAS Pariono, Safila Aurellia Unu; Revalina, Aurelia Dias Nanda; Kurniawan, Fakhri Ahmad; Mumtazah, Tsabita Rikha; Ramadhani, Arthatia Putri; Fariz, Trida Ridho; Heriyanti, Andhina Putri
Proceeding Seminar Nasional IPA 2025
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya pertumbuhan penduduk di Indonesia mendorong lonjakan permintaan dan nilai jual lahan di daerah perkotaan, sehingga memicu pergeseran pemukiman ke pinggiran kota (urban fringe area) dan terjadinya urban sprawl. Kecamatan Limbangan dan Boja merupakan wilayah yang mengalami konversi lahan produktif seperti kebun campuran dan sawah menjadi lahan terbangun untuk pemukiman dan fasilitas pendukung lainnya. Perubahan tersebut tidak hanya mengurangi tutupan vegetatif, tetapi juga berdampak terhadap penurunan daya dukung fungsi lindung. Studi ini bertujuan untuk menganalisis perubahan lahan terbangun serta dampaknya terhadap daya dukung fungsi lindung di Kecamatan Limbangan dan Boja sebagai wilayah hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Garang dan Bodri pada rentang waktu 2015-2023. Metode penelitian ini menggunakan data primer berupa citra satelit Worldview-2 tahun 2023, serta data sekunder berupa peta tutupan lahan tahun 2015 dari KLHK dan data kependudukan dari BPS Kendal. Hasil studi menunjukkan bahwa selama periode 2015-2023 telah terjadi konversi lahan seluas 610,64 hektare, yang didominasi oleh alih fungsi kebun campuran dan sawah menjadi lahan terbangun. Kondisi tersebut turut menurunkan nilai daya dukung fungsi lindung, dari nilai semula sebesar 0,58567 menjadi 0,56603. Meskipun masih tergolong dalam kategori sedang, penurunan ini mencerminkan degradasi fungsi ekosistem yang berpotensi mempengaruhi kualitas dan kuantitas air di wilayah hilir, serta meningkatkan risiko bencana hidrometeorologis seperti banjir dan kekeringan.
Analisis Perubahan Tutupan Lahan Terbangun di Kecamatan Bawen Astuti, Retno Laras; Pradhana, M. Ananta Yuda; Cantigi, Aisyah Sekar; Vergestian, David Beckham; Winandi, M. Arya Lucky; Fariz, Trida Ridho; Heriyanti, Andhina Putri
Proceeding Seminar Nasional IPA 2025
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan wilayah merupakan sebuah proses dalam mengembangkan wilayah untuk mengarahkan dan mengoptimalkan seluruh potensi lokal yang ada secara terpadu di sebuah wilayah/daerah guna menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih makmur dan sejahtera. Perkembangan ini ditandai oleh beberapa faktor seperti peningkatan jumlah penduduk dan peningkatan luas lahan terbangun yang signifikan. Kecamatan Bawen merupakan salah satu wilayah di Jawa Tengah yang strategis karena terletak pada pertemuan jalur transportasi utama yang menghubungkan Kota Semarang dengan wilayah selatan Jawa Tengah, seperti Solo dan Yogyakarta. Kecamatan Bawen mengalami pertumbuhan ekonomi dan urbanisasi karena pengembangan destinasi wisata, kawasan industri, dan infrastruktur seperti jalan tol. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika tutupan lahan seiring dengan peningkatan jumlah penduduk dalam kurun waktu tertentu. Metode yang digunakan meliputi analisis data citra satelit WorldView-3 untuk mengidentifikasi perubahan tutupan lahan serta analisis data kependudukan untuk melihat tren pertumbuhan penduduk. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terjadi konversi lahan secara signifikan dari lahan pertanian dan hutan menjadi kawasan permukiman, wisata, dan industri, seiring dengan laju pertumbuhan penduduk yang meningkat setiap tahunnya. Perubahan ini mencerminkan tekanan terhadap sumber daya lahan serta pentingnya pengelolaan tata ruang yang adaptif dan berkelanjutan.
KAJIAN PERUBAHAN LAHAN DAN DAYA DUKUNG LAHAN PERTANIAN PADA WILAYAH LERENG GUNUNG DI KABUPATEN KENDAL Pradama, Daffa Evan; Banoantj, Diani Dwi; Ristyani, Agitha Vrokla; Tusya’diah, Aisa; Wicaksono, Aditya; Fariz, Trida Ridho; Heriyanti, Andhina Putri
Proceeding Seminar Nasional IPA 2025
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan dalam penggunaan lahan dan Daya dukung lahan pertanian merupakan fenomena yang menjadi masalah umum akibat adanya pemekaran wilayah dan juga perubahan penggunaan lahan menjadi industri atau pemukiman. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perubahan penutup lahan dan daya dukung lahan pertanian di Kecamatan Limbangan dan Boja, Kabupaten Kendal pada kurun waktu 2015 hingga 2025. Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari data dalam angka Badan Pusat Statistik (BPS) Kecamatan Kendal dan Limbangan tahun 2015 dan 2025. Analisis spasial dilakukan dengan bantuan software ArcMap untuk memetakan perubahan penggunaan lahan pada kedua kecamatan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan penutup lahan menjadi lahan terbangun, Kecamatan Limbangan dan Boja dalam 10 tahun terakhir mengalami peningkatan yang cukup signifikan, yang menyebabkan daya dukung lahan pertanian yang semakin menurun.
Inventarisasi Emisi Gas Rumah Kaca Sektor Peternakan di Desa Gedangan, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali Sari, Meylinda Senggi Fatikha; Pangestu, Wisnu Ariya; Cahyono, Raihan Eko; Fajarwati, Elsa Putri; Aqila, Adibatus Syarafi Rifda; Heriyanti, Andhina Putri; Fariz, Trida Ridho
Proceeding Seminar Nasional IPA 2025
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan iklim yang semakin mendesak berkaitan langsung dengan peningkatan emisi gas rumah kaca (GRK), terutama dari bidang peternakan. Kabupaten Boyolali, sebagai salah satu sentra peternakan, mengalami penurunan populasi ternak dalam beberapa tahun terakhir akibat adanya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), yang dapat berdampak pada dinamika emisi metana (CH4) dan dinitrogen oksida (N2O). Studi ini bertujuan untuk menginventarisasi emisi GRK dari fermentasi enterik (enteric fermentation) dan pengelolaan kotoran ternak (manure management) di Desa Gedangan, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, dengan menggunakan data populasi ternak tahun 2024 dari Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Boyolali. Perhitungan dilakukan berdasarkan metode Tier-1 dari pedoman Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) 2006, yang memanfaatkan faktor emisi standar untuk mengestimasi produksi CH4 dari fermentasi enterik (enteric fermentation) dan pengelolaan kotoran ternak (manure management), serta emisi N2O langsung dan tak langsung. Konversi dilakukan dalam bentuk Gg CO2-ekuivalen, dengan angka Global Warming Potential (GWP) untuk metana sebesar 23 dan dinitrogen oksida sebesar 298. Hasil perhitungan menginterpretasikan bahwa total emisi GRK dari sektor peternakan di Desa Gedangan mencapai 3,1712 Gg CO2-eq/tahun, dengan kontribusi terbesar berasal dari fermentasi enterik sapi perah yang menyumbang 1,6836 Gg CO2-e/tahun, sedangkan pengelolaan kotoran ternak (manure management) juga menghasilkan CH4 dan N2O, terutama dari sapi perah dan ayam buras. Inventarisasi ini menunjukkan bahwa peternakan skala kecil tetap memiliki dampak lingkungan yang signifikan, sehingga diperlukan strategi mitigasi seperti pengolahan kotoran ternak yang tepat, penggunaan probiotik, serta pengomposan limbah unggas untuk mengurangi emisi GRK di tingkat desa.
ADAPTASI MANDIRI DAN KETAHANAN SOSIAL MASYARAKAT PESISIR DALAM MENGHADAPI BANJIR ROB: STUDI KASUS DESA TIMBULSLOKO Salsabila, Fatikha Nur Juliagta; Saputra, Johan Ega; Tari, Febriani Trisna; Sari, Sindi Fatikha; Shoffa, Aurellia Gusty; Heriyanti, Andhina Putri; Fariz, Trida Ridho
Proceeding Seminar Nasional IPA 2025
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak sosial banjir rob dan strategi adaptasi yang dikembangkan masyarakat pesisir di Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Metode yang digunakan adalah pendekatan campuran (mix method) dengan teknik observasi lapangan, wawancara mendalam, dan penyebaran kuesioner kepada 10 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat mengembangkan bentuk adaptasi mandiri seperti peninggian lantai rumah dan bangunan sekolah sebagai respons terhadap genangan air rob yang terjadi pada tiap harinya. Namun, strategi ini menimbulkan beban ekonomi yang besar dan tidak berkelanjutan dalam jangka panjang. Di sisi lain, permasalahan sosial seperti keterbatasan akses terhadap air bersih dan ketimpangan dalam penerimaan bantuan sosial memperparah kerentanan masyarakat. Sebanyak 80% sumber air telah tercampur air laut, sedangkan bantuan dari pemerintah hanya diterima oleh 40% responden. Hasil wawancara menunjukkan bahwa ketidakmerataan bantuan terjadi akibat banyaknya perantara distribusi yang menyebabkan tidak tepat sasaran. Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan kebijakan yang berkeadilan dan berbasis komunitas untuk meningkatkan ketahanan sosial masyarakat terhadap bencana pesisir yang bersifat permanen.
Co-Authors Abdul Jabbar Abdul Jabbar Abdullatif, Mukhlis Addini, Jihan Timur Aditya Marianti Aditya Wicaksono Afrilda, Nur Hayati Agfanisa, Rahma Agnes Dewi Wuri Ershanti Agustin, Shafira Sekar Indah Agustina Dwi Rahmawati Ahmad Faesal Mubarizi Aini, Maqfiroh Intan Nurul Ainunnisa', Nadiva Fardlotul Aji Prakoso Akbar Cahyadhi Pratama Putra Akbar Cahyadhi Pratama Putra Akbar, Muhammad Zidan Akmal, Muhamad Roihan Akmal, Muhammad Roihan Al Fath’qi, Rheza Rizky Al Hakim, M. Faris Alfathqi, Rheza Rizky Alhusna, Ahmad Faza Alia, Unca Alisa Faidatul Umam Alwyn, Josue Willian Alyanti, Nathaniela Anindya Amanda, Putri Amanda, Zahra Thea Amaratani, Centri Arktika Neoaprilia Amnan Haris Amnan Haris Anan Nugroho Andhina Putri Heriyanti Andi Syahputra Andi Syahputra Andin Vita Amalia, Andin Vita Andriana, Novi Anggraeni, Dwiva Yanti Retno Aprilianingsih, Dwi Utari Aqila, Adibatus Syarafi Rifda Ardeny, Anisa Nur Faizah Ardhi Arnanto Arif, Moh. Zidhan Rozikul Arifah, Erma Zakiy Arrofi Agung Dwi Saputra Arum, Astri Astuti, Retno Laras Atunnisa, Rifa' Aulia, Olifadia Eka Andiny Avicenna, Berlian Awati, Desiana Fitri Ayu, Mellyana Putri Az-Zahra, Salma Fatimah Az-Zahra, Sheeny Azzahra, Alifa Sofia Bakar, Caesario Kaka Abu Bambang Eko Susilo Banoantj, Diani Dwi Banowati, Chelsea Basri, Ichsan Birahma, Ati Shofa Fadlina Bunaya Hanif Wintribrata Cahyono, Raihan Eko Calysta, Nadia Cantigi, Aisyah Sekar Chasanah, Aisya Nurul CHOIRUNNISA Chomainy, Chorisa Safifa Christyadi, Louis Anasthasya Crestanti Widya Utami Daeni, Fitri Damayanti, Meilinda Deanova, Dendhie Dewi Mustikaningtyas Dewi, Novi Ratna Dipanegara, Ayatulloh Repa DWI RAHMAWATI Dyah Rahmawati Hizbaron Dyah Ratna Salima Elvita Safitri Erliyanawati, Mira Ershanti, Agnes Dewi Wuri Estuning Tyas Wulan Mei Fadhilla, Alya Aisyah Fadya Elva Riani Faiq Hisyam Hartanto Faizah, Arina Fajar Adie Nugraha Fajar Adie Nugraha Fajar, Sadewa Tri Fajarwati, Elsa Putri Fathia Lutfiananda Fathia Lutfiananda Fauzian, Ahmad Rizky Nur Fauziyyah, Istiqomah Ifnan Febriyanto, Hendra Fitri Daeni Fitri Daeni Fitri, Revieta Noor Flora Dian Riwin Br Hutapea Gede Aswin Yoga Putra Ghifari, Harun Nafis Al Ginza, Farayhan Gunawan, Mahendra Gymnastiar, Muhamad Tegar Habil Sultan Hamka, Ahmad Hana, Duwi Handayani, Meilia Eka Hanifa, Jihan Khoirunnisa Hanum, Fadilla Haqqani, Aditya Rayyis Haris, Amnan Hartanto, Naufal Hartanto, Toni Haryadi - Hasnaningtiyas, Siti Heriyanti, Andhina Putri Hidayah, Harun Syamsudin Nur Hidhayah Nur Damayanti Hima, Riris Faiqatul Holeng, Vera Angelina Hunafa, Yuthika Husnaini Ihsan, Haikal Muhammad Inayah, Raudatul Iqbal Fathurrohman Ismida Rahmawati Januariska, Almira Aulia Jati, Elisabeth Gita Damar Juliani, Evi Julpa, Ira Sopiana Junun Sartohadi Kholil, Putri Alifa Kinasih, Lutfiah Rahma Sekar Kurniawan, Fakhri Ahmad Kusumaningsih, Febriana Restu Kuswati, Fitri Yunda Laksono, Amru Nur Latif, Mukhlis Abdul Lestarina Estifani Pradiny Listiaji, Prasetyo Listyarini, Jassica Lola Marselia Syafitri Lutfiananda, Fathia Luthfi Hanum Saputri Maharani, Saffira Alyda Marfai, Muh Aris Maulana, Faith Miftah Mauliya, Durrotul Jahroo Ma’ruf, Syamsul Azhar Qowwam Mendrofa, Best Forever Meutia Salwa Aisy Nabilla Miranita Khusniati Miranita Khusniati Muhammad Ahganiya Naufal Muhammad Fauzan Ramadhan Mukhlis Abdullatif Mumtazah, Tsabita Rikha Musthafa, Annis Hamida Mustikawati, Lenny Helmalia Nadira Safitri Naisabury, M. Robith An Nana Kariada Trimartuti Nasyafa, Zedda Naufal, Muhammad Agnaf Naufal, Muhammad Ahganiya Nayan, Nasir Ni Luh Tirtasari Ni Luh Tirtasari Ni'matuzzahroh, Ni'matuzzahroh Ni’matuzzahroh, Ni’matuzzahroh Noor Malita Dwirani Norma Eralita Norma Eralita Novitasari, Diandra Nugraha, Bachtiar Rama Ardhi Nuni Widiarti Nur Faizah Nurcahyo, Fathurrohman Nurhidayati, Ely Nurita, Oktavinda Jihan Nurjannah, Deswita Laila Nursendi, Audilla Optapia, Duwi Hana Pakarti, Rismala Airdia Indah Pambudi, Mariyoto Danang Pamungkas, Uswatun Rina Pangestu, Wisnu Ariya Pariono, Safila Aurellia Unu Pawit Indra Permana Permana, Pawit Indra Pradama, Daffa Evan Pradhana, M. Ananta Yuda Prahmani, Yonika Sindiana Prakoso, Aji Pramesti, Angelina Cahya Prasetyo Listiaji Pratama, Liona Surya Pratiwi, Andini Sukma Pratiwi, Evi Juliani Ayu Pratiwi, Nana Novita Prihatanto, Zidan Hafizh Nur Muqshid Primagati, Aira Trismadya Purwadi, Cintiya Egi Puspita, Narindra Indah Puspitasari, Atikah Tri Putra, Akbar Cahyadhi Pratama Putri Ulyatun Niswah Putri Yuni Nugroho Putri, Ade Anggun Wana Putri, Rizda Amalia Putri, Salma Dwi Putri, Sindi Yuliana Putri, Zahra Rizkia Putrie, Yohanna Anindya Rabbani, Raka Restu Rabbani, Tiara Zahran Rafidah, Zahra Rahmadani, Annisa Nurul Lailatul Rahmalidya, Alfia Rahman, Salma Aulia Rahmatillah, Imamuddin Zaid Rahmawati, Laila Zulaiha Amalia Raka Restu Rabbani Ramadani, Aulia Tri Ramadhani, Arthatia Putri Ramlah Ramlah Ratna Budiarti Retnadi Heru Jatmiko Retnadi Heru Jatmiko Revalina, Aurelia Dias Nanda Revieta Noor Fitri Riani, Anisah Adha Riani, Fadya Elva Rifa'atunnisa, Rifa'atunnisa Rini Juita Sianipar Ristyani, Agitha Vrokla Rizda Amalia Putri Rizki Nor Amelia Rizkiyah, Nanda Puji Rizky, Taufik Bahrul Romadhon, Vhaviriele Abel Safitri, Aldona Galuh Sahariyah, Nafa Hatus Sajida, Hanifa Putri Sakti, Bernov Lakhomi Pujangga Salma, Lailatus Salman, Syamsul Hadi Salsabhila, Melvina Ardela Salsabila, Adinda Putri Salsabila, Fatikha Nur Juliagta Salsabilla, Nur Hayati Afrilda Salwa Salsabela Saoki, Rafi Nadhifa Sapta Suhardono Saputra, Arrofi Agung Dwi Saputra, Johan Ega Saputri, Luthfi Hanum Sari, Meylinda Senggi Fatikha Sari, Sindi Fatikha Sari, Virgania Sarwono, Muhammad Reza Daffauzan Setiyanda, Karista Gadis Shabrina, Dhiyanita Shoffa, Aurellia Gusty Shopura, Adia Wafa Sicha Nur Afidah Silvia Verdiana Siregar, Zepanya Gladis Tabita Siti Wahyuni Sri Ngabekti Sri Rum Giyarsih Sri Sukaesih Sriyanto Stevanie, Diva Avrilia Fuan Suciati, Dwi Suhardono, Sapta Sultan, Habil Suryaningrum, Irnanda Sutikno, Muhammad Abbi Fahrezy Syaharani, Alfiana Tanjung, Jonathan Danosmon Maleakhi Tantri Utami Widhaningtyas Tari, Febriani Trisna Tasya, Dessy Fitriana Tiaraningrum, Fathia Hanif Tirtasari, Ni Luh Tjaturahono Budi Sanjoto Trihadianta, Mohammad Rifki Turohmah, Nafila Tusya’diah, Aisa Umar, Moh. Jafar Utama, Daffa Pramoda Budi Utama, Raditya Arinanda Utami, Hasna Sekar Utami, Rinanda Putri Vergestian, David Beckham Vuri Krisna Mukti Wahid Akhsin Budi Nur Sidiq, Wahid Akhsin Budi Nur Wandari, Mellyana Putri Ayu Wicaksono, Maulana Malik Widhaningtyas, Tantri Utami Widjoyo, Evi Cahyanila Kurnia Widyandini, Arifa Marsanda Winandi, M. Arya Lucky Wulandari', Suci Wulandari, Agustiah Yoga Darmajati Yolanda, Vera Cerelia Yoni, Natiq Nona Nurinda Yuniar, Azka Dwi Zahira, Audya Fathana Zahra, Dwi Fathimah Zain, Kayla Miftakhul Zain, Maiya Zahra Zakaria, Aqil Aghita Zepanya Gladis Tabita Siregar Zhahira, Audya Fathana Zildzan, Aulia Rizky Zulfani, Jihan Zulfani, Sevianna Danah