Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT KEPATUHAN PASIEN DENGAN PENYAKIT PENYERTA DIABETES MELLITUS DAN HIPERTENSI TERHADAP PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN DI UPT. PUSKESMAS PB. SELAYANG II MEDAN Tarigan, Juni Asnita; Ketaren, Sinar Otniel; Tarigan, Frida Lina; Nababan, Donal; Manurung, Kesaktian; Sitorus, Mido Ester J
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2022): AGUSTUS 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i2.5020

Abstract

Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh  Virus SARS-CoV-2. Pandemi Covid-19 yang sekarang melanda dunia merupakan PHEIC (Public Health Emergency of International Concern), dan ditetapkan sebagai bencana nasional oleh pemerintah Republik Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah mencari dan menganalisis faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan tingkat kepatuhan pasien dengan penyakit penyerta Diabetes Mellitus dan Hipertensi dalam penerapan protokol kesehatan. Latar belakang penelitian ini dikarenakan tingginya angka kematian pada pasien terkonfirmasi Covid-19 yang sebagian besar disebabkan pasien menderita penyakit penyerta seperti Diabetes Mellitus dan Hipertensi. Jenis penelitian bersifat Deskriptif Analitik dengan metode Cross Sectional Studydengan pendekatan Kuantitatif. Pengumpulan data melalui wawancara menggunakan kuesioner. Analisis data secara univariat, bivariat menggunakan uji chi-square, dan multivariat menggunakan uji regresi logistik berganda. Populasi penelitian adalah pasien dengan penyakit penyerta Diabetes Mellitus dan Hipertensi  yang berobat ke UPT. Puskesmas PB.Selayang II Medan sebesar 382 orang dan  jumlah sampel dalam penelitian ini 100 orang.Variabel independen dalam penelitian ini adalah pengetahuan, pendidikan, sikap, informasi dari media massa, dukungan keluarga, dan dukungan aparat pemerintah. Dari hasil uji chi-square test, dari 6 variabel tersebut didapat bahwa variabel pendidikan tidak mempunyai hubungan secara signifikan terhadap kepatuhan penerapan protokol kesehatan (p>0,05). Sementara 5 variabel lainnya berhubungan secara signifikan dengan kepatuhan, yakni variabel pengetahuan (p=<0,001;PR=2,5;95%CI 1,541-4,066), sikap (p=0,001;PR=1,8;95%CI 1,248-2,816), informasi dari media massa (p=<0,001;PR=2,01;95%CI 1,443-2,826), dukungan keluarga (p=<0,027;PR=1,5;95%CI 1,099-1,979), dukungan aparat pemerintahan (p=<0,001;PR=1,7;95%CI 1,349-2,281) . Dari hasil uji regresi logistik berganda didapatkan bahwa variabel independen yang paling dominan berhubungan terhadap kepatuhan penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 adalah variabel dukungan keluarga (p=0,002;PR=7,6;95%,CI 2,060-28,183) artinya pasien dengan penyakit penyerta Diabetes Mellitus dan Hipertensi yang mendapat dukungan dari keluarga berpeluang  7,6 kali lebih patuh menerapkan protokol kesehatan  dibanding pasien yang tidak mendapat dukungan keluarga.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PERAWAT MELAKUKAN 3M DALAM MENCEGAH INFEKSI COVID-19 DI RSUD ACEH SINGKIL Siterisno, Edi; Siagian, Mindo Tua; Ketaren, S. Otniel; Tarigan, Frida Lina; Sinaga, Janno; Warouw, Sonny Priajaya; Ginting, Daniel
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2022): AGUSTUS 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i2.5920

Abstract

Angka kematian akibat virus corona di Indonesia  tertinggi di Asia setelah Cina, meninggal 181 orang, persentase kematian 9,11%, jumlah kasus virus corona 1.986 kasus, sembuh 134 orang.  Sampai tanggal 5 April 2020 terkonfirmasi Covid-19 berjumlah 2.273 orang, sembuh 164 orang dan meninggal 198 orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk Menjelaskan faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan perawat melakukan 3M dalam mencegah infeksi covid-19 di RSUD Aceh Singkil. Penelitian ini merupakan penelitian survey bersifat analitik menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Desain penelitian cross sectional merupakan jenis survei yang mengamati sebuah objek penelitian, baik satu maupun beberapa variabel, dengan cara menghimpun data pada suatu masa yang sama. Hasil analisis bivariat diperoleh hasil Pengetahuan Perawat tentang Covid-19 dan 3M dengan Kepatuhan Perawat  melakukan 3M dalam Mencegah Infeksi Covid-19   didapat nilai p = 0,000 < 0,05, Hubungan Sikap  Perawat tentang Covid-19 dan 3M dengan Kepatuhan Perawat  melakukan 3M dalam Mencegah  Infeksi Covid-19 didapat nilai p = 0,011 < 0,05, Hubungan Ketersediaan fasilitas atau sarana yang mendukung pelaksanaan 3M tentang Covid-19 dengan Kepatuhan Perawat  melakukan 3M dalam Mencegah Infeksi Covid-19 didapat nilai p = 0,039 < 0,05, Disimpulkan bahwa semua variabel independen berhubungan dengan Kepatuhan Perawat  melakukan 3M dalam Mencegah  Infeksi Covid-19   di RSUD Aceh Singkil
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPUASAN PASIEN DI PUSKESMAS MATITI KECAMATAN DOLOKSANGGUL KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN TAHUN 2022 Siregar, Bertua SM; Hutasoit, Linda; Wandra, Toni; Pardede, Jek Amidos; Siagian, Mindo Tua; Sitorus, Friska; Tarigan, Frida Lina
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.8946

Abstract

Pengguna jasa pelayanan kesehatan di puskesmas menuntut pelayanan yang berkualitas, tidak hanya menyangkut kesembuhan dari penyakit secara fisik. Akan tetapi juga menyangkut kepuasan terhadap sikap, pengetahuan dan keterampilan petugas dalam memberikan pelayanan serta tersedianya sarana dan prasarana yang memadai dan dapat memberikan kenyamanan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan pasien Di Puskesmas Matiti Kecamatan Dolok Sanggul Kabupaten Humbang Hasundutan tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini seluruh masyarakat yang berkunjung ke Puskesmas Matiti selama 3 hari sebanyak 106 orang. Sampel penelitian ini adalah total populasi. Pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder. Instrumen penelitian adalah lembar kuesioner. Analisa data menggunakan analisa univariate, bivariate dengan uji chi-square dan multivariate dengan menggunakan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara bivariate diperoleh nilai Signifikan 0,000 (variabel tangibles, reliability, responsiveness, assurance dan emphaty). Melalui analisa multivariate, variabel emphaty memiliki nilai Signifikan > 0,25 sehingga variabel tersebut tidak layak masuk model multivariate. Dari 4 variabel yang tersisa, variabel yang paling berhubungan adalah reliability dengan nilai Signifikan = 0,002. Kesimpulannya adalah ada hubungan yang signifikan antara tangibles (bukti fisik), reliability (kehandalan), responsiveness (ketanggapan), assurance (jaminan), emphaty (perhatian) dengan tingkat kepuasan pasien. Uji regresi logistik berganda terlihat bahwa variabel yang paling berhubungan adalah reliability. Diharapkan kepada Puskesmas Matiti agar memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dari semua tangibles, reliability, responsiveness, assurance dan emphaty sehingga dapat memperbaiki mutu pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Puskesmas yang dapat menciptakan tingkat kepuasan pasien menjadi meningkat
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN MALARIA DI WILAYAH KERJA UPT PUSKEMAS NON RAWAT INAP LAHOMI KECAMATAN LAHOMI KABUPATEN NIAS BARAT Aferizal, Aferizal; Nababan, Donal; Sitorus, Mido Ester. J.; Manurung, Kesakitan; Tarigan, Frida Lina
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.26256

Abstract

Malaria merupakan masalah masyarakat global terkait penyakit infeksi dan menjadi penyebab utama dari morbiditas dan mortalitas terutama di daerah yang masih merupakan negara berkembang. Penyakit ini dapat menyerang semua kalangan baik dari semua usia, dan juga gender. Malaria masih menjadi masalah yang perlu diperbaiki di Indonesia maupun di dunia dikarenakan angka kesakitan yang masih cukup tinggi.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Menganalisis faktor – faktor yang berhubungan dengan kejadian malaria di Wilayah Kerja UPT Puskemas Non Rawat Inap Lahomi Kabupaten Nias Barat Tahun 2023. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan analitik kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah keseluruhan populasi, dimana populasi dalam penelitian ini adalah semua individu positif dan suspek malaria yang tercatat dalam laporan puskesmas lahomi yaitu sebanyak 70 sampel. Analisis data dalam pemnelitian ini adalah analisis univariat dengan deskriptif, analisis bivariat dengan chi square, dan analisis multivariat dengan regresi logistik berganda. Hasil penelitian ini adalah ada hubungan antara pekerjaan (p-value=0,024), tempat tinggal (p-value=0,020), penggunaan kelambu (p-value=0,003), penggunaan repelen (p-value=0,017), penggunaan obat nyamuk (0,033), ventilasi rumah dipasang kasa nyamuk (p-value=0,040) dengan kejadian malaria. Tidak ada hubungan antara usia, jenis kelamin, dan pendidikan dengan kejadian malaria. Berdasarakan analisis multivariat variabel yang paling dominan berhubungan dengan kejadian malaria adalah variabel penggunaan kelambu. Diharapkan kepada petugas kesehatan untuk memberikan penyuluhan atau edukasi kepada masyarakat tentang penggunaan kelambu, penggunaan repelen, obat nyamuk (bakar/semprot/elektrik) dan penggunaan kasa nyamuk pada ventilasi rumah.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT ANTI TUBERKULOSIS (OAT) PADA PASIEN TB PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LAHOMI KECAMATAN LAHOMI KABUPATAN NIAS BARAT Dachi, Sidita; Dachi, Rahmat Alyakin; Sitorus, Mido Ester. J.; Nababan, Donal; Tarigan, Frida Lina
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.27073

Abstract

Tuberkolosis (TB) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat hingga saat ini. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis (OAT) pada Pasien TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Lahomi Kecamatan Lahomi Kabupatan Nias Barat. Jenis penelitian adalah metode penelitian mix methods. Penelitian dilakukan di wilayah Puskesmas Lahomi Kabupaten Nias Barat pada bulan November 2022 s/d April 2024. Populasi adalah seluruh pasien yang sudah dan sedang menjalani pengobatan TB. Pengumpulan data primer dilakukan dengan kuesioner, wawancara, dan observasi. Pengumpulan data sekunder dilakukan dengan menelaah dokumen yang berkaitan dengan pelaksanaan program pemnberantasan TB di Puskesmas Lahomi. Variabel penelitian dibedakan menjadi 2 yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Variabel Bebas adalah tingkat pengetahuan, motivasi, akses fasilitas kesehatan, dukungan keluarga dan dukungan petugas kesehatan. Variabel Terikat adalah kepatuhan berobat penderita TB. Analisis data dilakukan secara univarit, bivariat, dan multivariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan pengetahuan dengan kepatuhan minum OAT pasien TB di Wilayah Kerja Puskesmas Lahomi, ada hubungan motivasi dengan kepatuhan minum OAT pasien TB di Wilayah Kerja Puskesmas Lahomi, ada hubungan akses fasilitas kesehatan dengan kepatuhan minum OAT pasien TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Lahomi, ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum OAT pasien TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Lahomi, ada hubungan dukungan petugas kesehatan dengan kepatuhan minum OAT pasien TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Lahomi. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar para responden penelitian patuh dalam berobat sesuai dengan petunjuk petugas kesehatan. Selain itu keluarga penderita TB Paru tetap mendampingi pasien ketika mengambil obat dan mengawasi pasien saat minum obat. Hal lain adalah agar petugas kesehatan di Puskesmas memberi perhatian lebih dalam upaya pengendalian penyakit menular khususnya TB Paru.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS WELULI NTT Aritonang, Elisa Silvia; Nababan, Donal; Tarigan, Frida Lina; Utama, Indra; Siregar, Laura
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30551

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan  Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan terkait dengan insidenya tinggi dan komplikasi yang timbul baik pada ibu maupun janin. Survey pendahuluan 13 orang hamil yang melakukan ANC di Puskesmas Weluli diperoleh bahwa 10 orang ibu hamil yang tidak mengetahui pentingnya mengkonsumsi tablet zat besi selama kehamilan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui umur, paritas, jarak kelahiran, dukungan suami, konsumsi tablet Fe dan pengeahuan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Weluli Nusa Tenggara Timur. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan penelitian Cross sectional. Populasi penelitian adalah ibu hamil Trimester I di Puskesmas Welulu Nusa Tenggara Timur tahun 2023 sebanyak 76 orang. Pengumpulan      data dengan wawancara berpedoman kepada kuesioner. Data dianalisis uji chi-square, dan uji regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil Trimester I yang anemia sebanyak 65,8%, sedangkan 34,2% tidak anemia. Hasil uji regresi logistik ganda menunjukkan bahwa variabel umur (p = 0,000), paritas (p = 0,039), jarak kelahiran (p = 0,017), dukungan suami (p = 0,016), Konsumsi tablet Fe (p = 0,000), Pengetahuan (p = 0,015) berhubungan dengan kejadian anemia.Saran bagi Puskesmas Weluli NTT untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya menjaga kesehatan selama masa kehamilan dengan memberikan penyuluhan kesehatan ,konseling kesehatan berupa informasi yang lebih mengarah mengenai anemia. Serta melakukan pelayana yang tepat, dan bekerja sama dengan suami dalam pengawasan pemberian tablet zat besi pada ibu hamil sesuai dengan prosedur yaitu 1 kali sehari sebanyak 90 tablet.
DETERMINAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS HUTABAGINDA KABUPATEN TAPANULI UTARA Manalu, Maya Eka; Nababan, Donal; Sitorus, Mido J; Manurung, Kesaktian; Tarigan, Frida Lina
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.31055

Abstract

Kesehatan merupakan salah satu aspek dari kehidupan masyarakat, mutu hidup, produktifitas tenaga kerja, angka kesakitan dan kematian yang tinggi pada bayi dan anak-anak, menurunnya daya kerja fisik serta terganggunya perkembangan mental adalah akibat langsung atau tidak langsung dari masalah gizi kurang. ASI merupakan nutrisi ideal untuk bayi yang mengandung zat gizi paling sesuai dengan kebutuhan bayi serta mengandung zat perlindungan untuk memerangi penyakit. Tujuan penelitian untuk mengetahui Faktor Determinan Pemberian Asi Eksklusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Hutabaginda Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2023. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di wilayah Puskesmas Hutabaginda Kabupaten Tapanuli Utara pada bulan Juli 2023-Februari 2024. Populasi penelitian sebanyak 377 orang ibu menyusui, sampel penelitian sebanyak 194 orang ibu menyusui dengan teknik pengambilan sampel probability sampling. Analisis bivariate dengan uji chi square, multivariate dengan uji regresi logistic berganda. Hasil penelitian ada hubungan faktor usia dengan pemberian ASI eksklusif dengan nilai p value 0,782 > 0,05, ada hubungan faktor pengetahuan dengan pemberian ASI eksklusif dengan nilai p value 0,03 < 0,05, ada hubungan faktor sikap dengan pemberian ASI eksklusif dengan nilai p value 0,03 < 0,05, tidak ada hubungan faktor dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif dengan nilai p value 0,750 < 0,05, ada hubungan faktor peran petugas kesehatan dengan pemberian ASI eksklusif dengan nilai p value 0,01 < 0,05, Faktor yang dominan dalam pemberian ASI Eksklusif adalah peran petugas kesehatan dengan nilai B 0,000 dan nilai signifikansi 0,001 < 0,005.
ANALISIS KESIAPAN RUMAH SAKIT BHAYANGKARA TK II MEDAN TERHADAP PELAKSANAAN KELAS RAWAT INAP STANDAR (KRIS) Mz, Miftahul Qurnaini; Pane, Masdalina; Hutajulu, Johansen; Tarigan, Frida Lina; Ginting, Daniel
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.16079

Abstract

Dari peta jalan DJSN, pemerintah akan mulai mengimplementasikan kelas tunggal JKN ini di 2024. Pada saat ini RS Bhayangkara Medan belum menerapkan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) sejak diumumkan oleh DJSN tahun 2020. Belum terlaksananya KRIS pada RS Bhayangkara kemungkinan diakibatkan oleh kurangnya sosialisasi, infrastruktur, sarana prasarana dan sumber daya manusia yang mendukung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kesiapan rumah sakit baik dari faktor internal maupun faktor eksternal dalam menghadapi wacana pemerintah menjadikan kelas rawat inap standar atau kelas tunggal JKN. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri yang bersifat subyektif, maka data yang diperoleh harus diperiksa keabsahannya dengan menggunakan metode triangulasi, yaitu perpanjangan waktu, triangulasi sumber dan triangulasi metode pengumpulan data. Informan adalah Kepala Rumah Sakit, Bagian Pelayanan Kesehatan, Bagian Jangmedum RS Bhayangkara, Keuangan RS Bhayangkara, dan Pasien RS Bhayangkara.Analisis data dengan menggunakan SWOT, Fishbone dan VUCA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RS Bhayangkara TK II Medan siap dalam melaksanakan KRIS yang diusungkan oleh DJSN. Hal ini dapat dilihat dengan upaya RS Bhayangkara TK II Medan yang terus melakukan sosialisasi dan hubungan baik dengan pasien, pembenahan infrastruktur dan perluasan bangunan rawat inap. RS Bhayngkara yakin bahwa kebijakan ini akan memberikan dampak yang baik bagi kita semua. Studi ini menghasilkan Theoritical Frame Work sesuai dengan hasil pengumpulan, pengolahan dan analisis data.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM KEPESERTAAN BPJS KESEHATAN DI DESA PERSADANTA KECAMATAN BARUSJAHE KABUPATEN KARO TAHUN 2024 Naftalia Keliat, Fani; Manurung, Jasmen; Sinaga, Janno; Tarigan, Frida Lina
TOUR HEALTH JOURNAL Vol. 3 No. 1 (2024): Tour Health Journal
Publisher : Akupun Tour Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Community participation in BPJS Health membership is uneven between the two hamlets that are part of Persadanta Village in participating in the BPJS Health program. There are 33% of the Persadanta Village community who have not participated in the BPJS Health program. The community has not participated in the BPJS Health program because the community feels that there are still other needs to be met and considers BPJS Health not the main need. Purpose: Meanwhile, to get health protection in living life, health insurance such as BPJS Health is needed to help anticipate and minimize the financial impact of various life risks that can occur at any time. Method: This study aims to analyze the relationship between education level, economic status, knowledge, attitudes and community perceptions with BPJS Health membership participation in Persadanta Village. By using quantitative research with a cross sectional design, researchers analyzed data from 79 heads of households obtained through questionnaires and interviews. Data were analyzed using the chi-square test with a 95% confidence level. Disscusion and Conclusion: Through statistical tests, it was found that all variables were associated with BPJS Health membership participation in Persadanta Village. Seeing the importance of being a BPJS Health participant, a series of policies are needed to increase the participation of the Persadanta Village community in participating in the BPJS Health program.
Ketidakpuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kesehatan (Studi Kualitatif di Puskesmas Siatas Barita Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2022) Nababan, Hotli Hendrika; Handini, Myrnawati Crie; Tarigan, Frida Lina
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.23392

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menggali lebih dalam mengenai pelayanan di Puskesmas Siatas Barita yang paling banyak dikeluhkan tidak puas oleh pasien, alasan banyak pasien yang tidak puas terhadap pelayanan kesehatan yang tersedia. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara mendalam (Indepth interview) dengan desain Fenomenologi. Informan dalam penelitian terdiri dari 17 orang yang meliputi informan utama 10 orang (pasien), informan kunci 6 orang dan informan pendukung 1 orang (Pimpinan Puskesmas). Analisis data dilakukan dengan tiga alur yang meliputi reduksi data, penyajian data dan kesimpulan berupa penarikan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bagian pelayanan yang paling banyak menimbulkan ketidakpuasan bagi pasien yaitu aspek reliability dan emphaty; ruang tunggu yang tidak kondusif, ketidaktersediaan unit keamanan khusus, alasan pasien banyak tidak puas yakni sikap komunikasi petugas terlalu cepat, ketersediaan dokter yang minim sehingga durasi komunikasi cukup singkat dan kapabilitas petugas kesehatan tergolong kurang optimal. Kesimpulan penelitian yakni perlu dilakukan pengembangan kompetensi terhadap tenaga kesehatan terkait Interpersonal Technical Service, penambahan dokter umum dan unit keamanan khusus, dan penataan ruang tunggu pasien. Rekomendasi penelitian yakni Kepala Dinas Kesehatan dan Pimpinan Puskesmas harus meningkatkan penyediaan kegiatan pelatihan terkait upgrading kompetensi petugas kesehatan.
Co-Authors ., Zulfendri Aferizal, Aferizal Ahmad Gazali, Ahmad Aini, Syafrida Alyakin Dachi, Rahmad Andriani, Risca Anita , Surya Aritonang, Elisa Silvia Azzahra, Fatihah Putri Bangun, Agita Kartasari Bangun, Henny Arwina Barus, Rosmawati Helmi Chandra, Devina Dachi , Rahmat Alyakin Dachi, Rahmat Dachi, Sidita Dakhi, Rahmat A Daniel Ginting Daniel Ginting Edi Syahputra Elisabeth Purba, Ivan Emelia Apriani Tampubolon ENDANG KARTINI, ENDANG Faini, Faini Fajrinur, Fajrinur Fakhruddin Fakhruddin Fauziyah Fauziyah Fikarwin Zuska Frida Lina Br Tarigan Gafi, Aldo Al Galvani Volta Simanjuntak Gea, Handerman Vitu Ginting, Ira Sehati Br. Habeahan, Sanata H Hakim, Dr.Lukman Harefa, Karnerius Harefa, Liberti Debora Harianja, Ester Harianja, Ester Saripati Helvinus Laia Heru Santoso Hidayat, Wisnu Hutajulu, Johansen Hutapea, Joice Fransisca Aprilia Hutasoit, Linda Isnaeni, Lira Mufti Azzahri J Sitorus, Mido Ester J. Sitorus, Mido Ester Jamilah Jamilah Jannah, Hafzil Janno, Janno JOICE SONYA GANI PANJAITAN Juliandika, Rozi Kacaribu, Adelia Pratiwi Kataren, Otniel Ketaren, Otniel Ketaren, S. Otniel Ketaren, Sinar Otniel Laowo, Oktorisman Lukman Hakim Malau, Kharisma Wanda Manalu, Maya Eka Manik , Tumpak Rudiaman Manullang, Yenni Manurung , Kesaktian Manurung, Jasmen Manurung, Kesakitan Manurung, Kesaktian Marbun, Serepina Marlindawani, Jenni Marlindawani, Jenny Masdalina Pane Maysyarah, Maysyarah Modesta, Intan Mutia, Lany MYRNAWATI CRIE HANDINI MYRNAWATI, MYRNAWATI Mz, Miftahul Qurnaini Nababan, Donal Nababan, Hotli Hendrika Naftalia Keliat, Fani Nasution, Fajarudin Otniel Ketaren Pardede, Jek Amidos Parulian, Alfred Padumpang Pulungan, Na'imah Purba, Agnes Erna Taulina Purba, Agustinus Hamonangan Winston Purba, Jenny Marlindawani R.Kintoko Rochadi Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmat A.Dachi Rahmat Alyakin Dakhi Rana, Revaranda Genta Rizkia, Isna Rochadi, Kintoro Sabriyanto Santoso, Ileru Sembiring, Rinawati Siagian, Mido Tua Siagian, Mindo Tua Siahaan, Eka Sibarani , Melda Sihotang, Junita Lisbet Silitonga, Evawani Martalena Simanjorang, Elfrida Simanjuntak, Erledis Simanjuntak, Hermanto Simanjuntak, Netty Iriani Simatupang, Devina Oktora Sinaga, Janno Sinaga, Lia Rosa Veronika Sinaga, Taruli Rohana Sirait, Asima Siregar, Bertua SM Siregar, Laura Siregar, Linda Siregar, Mutiah Saleha Siterisno, Edi Sitorus, Friska Sitorus, Mido Este J Sitorus, Mido Ester Sitorus, Mido Ester. J. Sitorus, Mido J SRI RAHAYU Subarma, Didik Syafitri, Henny Syaiful . Syapitri, Heny Tambun, Mastaida Tarigan, Juni Asnita Telaumbanua, Rina Lis Diana Telaumbanua, Ya'adil Toni Wandra Tumangger, Derianto Lasniate Usman, Rachmatina Amelia Utama, Indra Vierto Wandra, Tony Warouw, Sonny P. Warouw, Sonny Priajaya Warouw, Sony Priajaya Wira Heppy Nidia, Wira Heppy Zega, Memoris Zega, Pinta Zega, Winar Purnawan Sari Zulfendri Zulfendri