Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBINAAN DAN PENDAMPINGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DI SD NEGERI 060820&SD NEGERI 064030 TELADAN KOTA MEDAN Tarigan, Frida Lina; Nababan, Donal; Ketaren, Otniel
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 1 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan PHBS di sekolah merupakan kebutuhan seiring munculnya berbagai penyakit yang umumnya berkaitan dengan PHBS. Upaya PHBS di sekolah merupakan sekumpulan perilaku yang dipraktikkan oleh peserta didik, guru, danmasyarakat di lingkungan sekolah atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran, sehingga secara mandiri mampu mencegah penyakit, meningkatkan kesehatannya, serta berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan sehat. Penerapan PHBS ini dapat dilakukan melalui pendekatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). SD Negeri 060820 dan SD Negeri 064030 Teladan Kota Medan merupakan salah satu lembaga pendidikan dasar yang terletak di Jl.H.Bahrum Jamil SH, No.16 Kecamatan Medan Kota, Letak sekolah yang juga dekat dengan pemukiman masyarakat menjadi salah satu sebab lingkungan sekolah tersebut sering terkontaminasi dengan sampah dari pemukiman masyarakat sekitar yang kerapkali membuang sampah sembarangan, Ditambah lagi dengan kebiasaan siswa yang mengonsumsi jajanan yang tidak higenis dan kondisi sanitasi yang tidak memenuhi syarat kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pembinaan dan pendampingan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di SD Negeri 060820 dan SD Negeri 064030 Teladan Kota Medan ini telah dilaksanakan dengan baik, dimana semua pihak yang terlibat sangat antusias dan berperan aktif dalam kegiatan tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui beberapa tahap yaitu persiapan kegiatan, pelaksanaan dan evaluasi. Luaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat diperoleh informasi bahwa warga sekolah telah menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari, lingkungan sekolah yang bersih dan sehat; meningkatnya prestasi akademik siswa; dan meningkatnya animo masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di SD Negeri 060820 dan SD Negeri 064030 Teladan Kota Medan.
SOSIALISASI DAN BUDAYA EKSTRAK ETANOL SELEDRI (APIUM GRAVEOLENS. L) SEBAGAI SEDIAAN TABLET Gazali, Ahmad; Manik , Tumpak Rudiaman; Tarigan, Frida lina
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 1 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman seledri (Apium graveolen.L) banyak tumbuh di Indonesia dan banyak digunakan sebagai penyedap masakan serta dapat digunakan sebagai obat peluruh keringat, penyembuh demam, rematik, sukar tidur, dan pertumbuhan rambut. Tujuan penelitian ini untuk memberikan informasi kepada masyarakat Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara mengenai seledri yang mempunyai aroma khas dapat diformulasikan menjadi sediaan tablet sehingga dilakukan sosialisasi tentang penggunaan seledri sebagai bahan aktif dalam sediaan tablet menjadi penting untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan manfaat kesehatan yang dapat diperoleh dari konsumsi seledri. Hasil Kegiatan pelaksanaan ini memberikan informasi kepasa masyarakat tentang ekstrak etanol seledri sebagai sediaan farmasi yang penggunaanya lebih praktis dan lebih tahan lama. Kesimpulan dari kegiatan sosialisasi ini dapat terlaksana sesuai pelaksanaan dan rencana, mendapatkan sambutan baik dari masyarakat sekiranya mendapatkan informasi serta pngetahuan.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU SEKS BEBAS PADA REMAJA DI SMA NEGERI 1 LHOKSUKON KABUPATEN ACEH UTARA TAHUN 2021 Fauziyah, Fauziyah; Tarigan, Frida Lina; Hakim, Dr.Lukman
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1733

Abstract

Abstrak Perilaku seks bebas memang bertentangan dengan budaya bangsa. Namun faktanya, berdasarkan beberapa data penelitian menunjukkan bahwa perilaku seks bebas remaja di Indonesia cukup mengkhawatirkan. Secara umum di Indonesia jumlah remaja laki-laki yang menyatakan pernah melakukan hubungan seks pra nikah lebih banyak dibandingkan remaja perempuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku seks bebas pada remaja di SMA Negeri 1 Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara. Metode penelitian menggunakan desain crossectional. Populasi dalam penelitian ini adalah Siswa Siswi SMA Negeri 1 Lhoksukon yang berjumlah 461 orang. Jumlah sampel sebanyak 92 responden. Teknik pengambilan sampel melalui stratified random sampling dengan menggunakan sistem undian. Analisa data menggunakan chi square test dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil analisa multivariate menunjukan dua variabel yang berhubungan terhadap perilaku seks bebas pada remaja yaitu pendidikan seks (p=0,048) (OR=0,398, 95% CI =0,159-0,993) dan variabel media social (p=0,032) (OR=0,378, 95% CI = 0,156-0,918). Kesimpulan variabel yang paling dominan berhubungan terhadap perilaku seks bebas remaja adalah variabel pendidikan seks. Disarankan kepada orang tua dan sekolah agar dapat memberikan pendidikan seks kepada remaja sejak dini, serta dapat memantau dan menjaga pergaulan remaja agar tidak terjerumus kedalam perilaku seks bebas. Kata Kunci : Remaja, Seks Bebas, Faktor Yang Berhubungan
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PROTOKOL KESEHATAN DALAM MEMUTUS PENYEBARAN COVID-19 DI MAKO SAT BRIMOB POLDA SUMUT TAHUN 2021 Simanjuntak, Hermanto; Nababan, Donal; Ginting, Daniel; Tarigan, Frida Lina; sinaga, Janno
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1593

Abstract

ABSTRAK Pandemi Covid-19 berdampak pada semua lapisan masyarakat termasuk di Mako Brimob Polda Sumut. Terdapat 64 orang yang terinfeksi covid-19 di Mako Brimob Polda Sumut. Penanganan dan pencegahannya dapat dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan.  Implementasi  protokol  kesehatan  diatas tidak  akan  maksimal  apabila  tidak  didukung  kepatuhan  masyarakat  terhadap  kebijakan  tersebut. Kepatuhan masyarakat ini dapat dipengaruhi oleh berbagai  faktor. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor  yang  mempengaruhi  kepatuhan protokol kesehatan dalam memutus penyebaran covid-19 di mako sat brimob polda sumut. Penelitian ini bersifat analitik  menggunakan  metode  survey  dengan  pendekatan crossectional.   Populasi  dalam  Penelitian  ini  adalah  seluruh  anggota keluarga Brimob dengan  jumlah  sampel  90 orang. Analisa  data  yang  digunakan  dalam penelitian  ini  berupa  analisis  bivariate  menggunakan  uji chi  square sedangkan  analisa  multivariate menggunakan uji regresi logistic binary. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat  lima  faktor  yang  memiliki  hubungan  bermakna dengan kepatuhan protokol kesehatan yaitu pengetahuan (p 0.000), sikap (p 0,002), motivasi (p 0.007), lingkungan (p 0.036), dan dukungan keluarga (p  0.001)  dan  hasil  analisa  multivariate  didapatkan variable pengetahuan, motivasi, lingkungan dan dukungan keluarga memiliki pengaruh terhadap kepatuhan protokol kesehatan (p < 0.05), sedangkan variable sikap tidak memiliki pengaruh terhadap kepatuhan protokol kesehatan. Dketahui  bahwa  variabel  pengetahuan, motivasi, lingkungan dan dukungan keluarga  memberikan  pengaruh  nyata  terhadap  kepatuhan  masyarakat terhadap protokol kesehatan. Diharapkan kepada responden agar terus patuh dalam melaksanakan protokol kesehatan dengan menambah pengetahuan dan berpartisipasi dalam menciptakan suasana lingkungan yang mendorong terciptanya peningkatan kepatuhan protokol kesehatan covid-19. Kata kunci: covid-19; kepatuhan; protokol kesehatan 
ANALISIS PENERAPAN BUDAYA KESELAMATAN PASIEN DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD Dr. PIRNGADI KOTA MEDAN TAHUN 2021 Subarma, Didik; Ginting, Daniel; Sirait, Asima; Alyakin Dachi, Rahmad; Tarigan, Frida Lina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1700

Abstract

Keselamatan pasien merupakan merupakan program utama yang harus dijalan rumah sakit. Angka  insiden keselamatan pasien menjadi tolak ukur berjalannya program keselamatan pasien di rumah sakit. Untuk menekan tingginya angka insiden, rumah sakit harus menerapkan budaya keselamatan pasien. Survey awal didapatkan angka Insiden Keselamatan Pasien (IKP) semester pertama tahun 2020 di RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan ditemukan ada 90 insiden yang terjadi dengan rincian Angka Kejadian Tidak Diharapkan (KTD)  19 insiden (21,11%), Kejadian Nyaris Cedera (KNC)  69 insiden (76%), Kondisi Potensi Cedera (KPC) 1 insiden (1,1%), dan Kejadian Tidak Cedera (KTC) 1 insiden (1,1%). Persentase pelaporan insiden keselamatan pasien (IKP) dari rawat inap 9,4%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penerapan budaya keselamatan pasien di Instalasi Rawat Inap RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan Tahun 2021. Desain penelitian kualitatif dengan analisis domain yang bertujuan untuk mengetahui secara jelas respon perawat terhadap penerapan budaya keselamatan pasien di Instalasi Rawat Inap RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan. Data kualitatif didapatkan melalui wawancara mendalam dengan 18 informan dengan kriteria inklusi dan hasil observasi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan penerapan budaya ketebukaan di Instalasi Rawat Inap RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan sudah berjalan baik. Penerapan budaya pelaporan di Instalasi Rawat Inap RSUD dr. Pirngadi Kota Medan sudah berjalan, namun masih banyak kendala. Penerapan budaya keadilan di Instalasi Rawat Inap RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan belum berjalan cukup baik. Penerapan budaya pembelajaran di Instalasi Rawat Inap RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan berjalan baik. Penerapan budaya keselamatan pasien di Instalasi Rawat Inap RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan sudah berjalan, namun belum optimal. Rekomendasi: Membuat kebijakan tentang penerapan budaya keselamatan pasien, program edukasi berkala dan ciptakan lingkungan yang mendukung untuk pelaporan insiden keselamatan pasien, hilangkan blaming culture dan ciptakan safety culture.Kata Kunci: Penerapan Budaya Keselamatan, Pasien Rawat Inap
DETERMINAN PENINGKATAN ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA (ODGJ) DI KOTA LANGSA Syahputra, Edi; Rochadi, Kintoro; Pardede, Jek Amidos; Nababan, Donal; Tarigan, Frida Lina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1712

Abstract

ABSTRAKGangguan jiwa merupakan masalah kesehatan jiwa berat yang menyebabkan terganggunya kognitif, afektif dan hambatan fungsi sosialnya sehingga individu tidak mampu melakukan  akitivitas sehari-harinya. Gangguan jiwa dapat dialami oleh seluruh kalangan mulai dari anak-anak. remaja, dewasa, hingga lansia. Saat ini, prevalensi gangguan jiwa terus meningkat setiap tahunnya termasuk di Kota Langsa. Penelitian bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang empengaruhi terhadap peningkatan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kota Langsa. Jenis penelitian menggunakan metode analitik korelatif dengan pendekatan cross sectional dan mengambil sampel 82 orang dari seluruh populasi. Cara mengumpulkan data menggunakan kuesioner. Hasil uji regresi logistik mendapatkan bahwa ada pengaruh faktor genetik (p = 0,000; OR = 13,81), Pengalaman traumatik (p = 0,001; OR = 12,37) dan Pola Asuh (p = 0,022;         OR = 5,14) terhadap gangguan jiwa. Sedangkan faktor pekerjaan dan sosial ekonomi tidak memiliki pengaruh terhadap gangguan jiwa. Kesimpulan bahwa ada pengaruh faktor genetik, pengalaman traumatik dan pola asuh terhadap peningkatan ODGJ di Kota Langsa. Disarankan,  Bagi Dinas Kesehatan Kota Langsa khususnya bidang kesehatan jiwa melakukan trauma healing bagi masyarakat yang memiliki pengalaman traumatik, melakukan seminar dan penyuluhan pola asuh anak dan remaja dalam keluarga. Kata kunci : Genetik, pengalaman traumatik, pola asuh, gangguan jiwa
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PELAKSANAAN PROGRAM PATIENTS SAFETY OLEH PERAWAT DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA TK III TEBING TINGGI Sihotang, Junita Lisbet; Nababan, Donal; Tarigan, Frida Lina; Ginting, Daniel; Manurung, Kesaktian
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1636

Abstract

ABSTRAKPengukuran keselamatan pasien yang berjalan rutin dari waktu ke waktu ditantang dengan perubahan kondisi yang tiba-tiba di masa pandemi. Dalam situasi saat ini, keselamatan pasien yang berada di rumah sakit menjadi prioritas dalam pelayanan kesehatan karena keselamatan pasien berkaitan erat dengan kualitas dan citra rumah sakit itu sendiri. Berdasarkan data angka insiden keselamatan pasien bulan September sampai dengan bulan Desember 2020 pada Rumah Sakit Bhayangkara Tk III Tebing Tinggi Kejadian Potensi Cedera (KPC) sebanyak 13 insiden, Kejadian Nyaris Cedera (KNC) sebanyak 8 Insiden, Kejadian Tidak Diharapkan (KTD) sebanyak 7 Insiden, dan Kejadian Tidak Cedera (KTC) sebanyak 6 Insiden. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh masa kerja, pengetahuan, motivasi, kerjasama tim, komitmen organisasi dan supervisi terhadap pelaksanaan program patients safety oleh perawat pada masa pandemi Covid-19 di Rumah Sakit Bhayangkara Tk III Tebing Tinggi. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei analitik dengan desain cross sectional (potong lintang). Tehnik pengambilan sampel mengunakan metode dengan total sampling. Populasi dan sampel penelitian ini sebanyak 115 orang. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa variabel masa kerja, motivasi, kerjasama tim dan supervisi diperoleh nilai p-value < 0,05 bahwa ada pengaruh terhadap pelaksanaan program patients safety. variabel pengetahuan dan komitmen organisasi diperoleh nilai p-value > 0,05. Berdasarkan hasil analisis multivariat, variabel dominan yang berhubungan terhadap pelaksanaan program patients safety  berturut turut adalah adalah kerjasama tim (OR=30,89), masa kerja (OR=3,138), supervisi (OR=3,118) dan motivasi (OR=2,587). Disimpulkan bahwa bahwa variabel masa kerja, motivasi, kerjasama tim dan supervisi sangat berpengaruh terhadap pelaksanaan program patients safety pada Rumah Sakit Bhayangkara Tk III Tebing Tinggi. Kata kunci :Masa kerja, Pengetahuan, Motivasi, Kerjasama tim, Supervisi,   Komitmen organisasi dan Patient safety
“New Normal” Bukan Berarti Sudah Normal Studi Kualitatif pada Ibu Rumah Tangga di Desa Sukarejo Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil Tahun 2022 Fakhruddin, Fakhruddin; Myrnawati, Myrnawati; Tarigan, Frida Lina; Nababan, Donal; Hidayat, Wisnu
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i1.2794

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali secara lebih dalam semua hal yang terkait dengan ‘Adanya persepsi yang salah mengenai Perilaku “New  Normal”ibu rumah tangga di Desa Sukarejo Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil’. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Pengumpulan data penelitian dengan wawancara mendalam dan observasi terhadap informan utama yaitu ibu rumah tangga yang tinggal di Desa Sukarejo Kecamatan Simpang Kanan Kabupaten Aceh Singkil dan informan pendukung adalah staff Puskesmas,dan  aparat/kepala desa setempat. Metode pengumpulan data dengan tekhnik wawancara mendalam, observasi dan studi dokumen, serta analisa data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yakni dengan reduksi data, penyajian data  dan penarikan kesimpulan . Hasil wawancara mendalam dan observasi terhadap informan utama dan pendukung sesuai dengan subfokus penelitian ini ternyata Dalam memahami konsep “New Normal” , ada kesalahan persepsi tentang perilaku “New Normal”  itu sendiri, hal ini terjadi karena tidak tersampaikannya informasi yang akurat tentang bagaimana perilaku “New Normal” . Hal ini mengakibatkan, ibu rumah tangga di Desa Sukarejo Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil beranggapan bahwa “New Normal”  adalah kembali pada situasi normal, sama seperti sebelum ada pandemic Covid-19. Usaha meluruskan pemahaman tentang “New Normal”  sudah dilakukan oleh pemerintahan desa, puskesmas juga kader kesehatan yang ada di Desa Sukarejo. Selain itu, selama pandemi virus Covid-19, kita diwajibkan menerapkan kebiasaan baik selama di rumah maupun selama beraktivitas di luar rumah, seperti, memakai masker, mencuci tangan, dilarang berkerumun dan menerapkan social distance (Jaga jarak) manimal 1,5 meter, hingga menjaga pola gaya hidup dan di prioritaskan selama memasuki fase “New Normal”Kata Kunci: New Normal, Covid -19, Ibu Rumah tanggaThe purpose of this research is to explorein more detail on all matters related to 'There is a misperception of “New Normal” Behavior”housewife atSukarejo Village, Simpang Kanan District, Aceh Singkil Regency.This type of research is a qualitative research. Collecting research data by in-depth interviews and observations of the main informants, namely housewives who live in Sukarejo Village, Simpang Kanan District, Aceh Singkil Regency and supporting informants are Puskesmas staff, and local village officials/heads. The results of in-depth interviews and observations of the main and supporting informants in accordance with the sub-focus of this study turned out to beIn understanding the concept of "New Normal", there is a misperception about the behavior of the "New Normal" itself, this happens because accurate information is not conveyed about how the behavior of "New Normal" is. As a result, housewives in Sukarejo Village, Simpang Kanan District, Aceh Singkil Regency assume that "New Normal" is a return to normal situations, the same as before the Covid-19pandemic. Efforts to straighten out the understanding of the "New Normal" have been carried out by the village government, puskesmas as well as health cadres in Sukarejo Village. In addition, during the COVID-19virus pandemic, we are required to apply good habits both at home and during activities outside the home, such as wearing masks, washing hands, prohibited from gathering and implementing a social distance of at least 1.5 meters.Keywords: New Normal, Covid -19, Housewife
Ketidaklengkapan Pengisian Dokumen Clinical Pathway Kanker Paru (Studi Kualitatif di RSUP H.Adam Malik tahun 2021) Fajrinur, Fajrinur; Handini, Myrnawati Crie; Tarigan, Frida Lina; Harefa, Karnerius; Ginting, Daniel
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.2047

Abstract

Abstrak Pelaksanaan clinical pathway (CP) pada pasien kanker paru akan menurunkan jumlah hari rawat inap pasien di rumah sakit. Penelitian bertujuan menggali lebih dalam ketidakkelengkapan pengisian dokumen clinical pathway (CP) kanker paru di RSUP H. Adam Malik tahun 2021. Metode penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi di RSUP H. Adam Malik pada bulan Maret - September 2021. Informan penelitian diambil secara purposive sampling, sebanyak enam informan dengan kriteria pegawai yang terlibat didalam pembuatan, perencanaan, penyusunan dan pelaksanaan clinical pathway, memiliki masa kerja lebih dari dua tahun, mampu berkomunikasi dengan baik dan bersedia menjadi informan. Informan tersebut terdiri dari Kepala Bidang Pelayanan medik, Kepala Bidang Case Manager, Dokter bagian Paru, Kepala Perawat/perawat pelaksana bagian paru, Rekam Medik dan Tenaga Farmasi. Penelitian menggunakan metode analisis data Colaizzi. Penelitian menemukan empat hal penting dalam ketidaklengkapan pengisian clinical pathway kanker paru yaitu 1) Komunikasi: Sosialisasi clinical pathway kanker paru belum berjalan dengan optimal 2) Sumber daya: Sumber daya yang mengaudit pengisian clinical pathway belum tersedia khusus 3) Disposisi: Kurangnya komitmen dalam pengisian clinical pathway di rumah sakit 4) Struktur birokrasi: Struktur birokrasi yang mendukung pengisian clinical pathway. Kesimpulan penelitian adalah masih ditemukan lembaran clinical pathway tidak diisi secara lengkap. Disarankan untuk menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) khusus untuk pelaksanaan clinical pathway kanker paru untuk meningkatkan komitmen dalam pengisian clinical pathway kanker paru.Kata kunci: clinical pathway, kanker paru, rumah sakit, SOP AbstractImplementation of clinical pathway (CP) in lung cancer patients will reduce the number of days of hospitalization for patients. This study aims to dig deeper into the incompleteness of filling out clinical pathway (CP) documents for lung cancer at H. Adam Malik Hospital in 2021. The research method was qualitative with a phenomenological approach at H. Adam Malik Hospital in March - September 2021. Research informants were taken by purposive sampling. , as many as six informants with the criteria of employees who are involved in the creation, planning, preparation and implementation of clinical pathways, have a working period of more than two years, are able to communicate well and are willing to become informants. The informants consisted of the Head of the Medical Services Division, the Head of the Case Manager Division, the Lung Doctor, the Chief Nurse/nurse implementing the Pulmonary Section, Medical Records and Pharmacy Staff. The study used the Colaizzi data analysis method. The study found four important things in the incomplete filling of lung cancer clinical pathways, namely 1) Communication: Socialization of lung cancer clinical pathways has not run optimally 2) Resources: Resources that audit clinical pathway filling are not specifically available 3) Disposition: Lack of commitment in filling clinical pathways pathways in hospitals 4) Bureaucratic structure: A bureaucratic structure that supports filling out clinical pathways. The conclusion of the study was that clinical pathway sheets were still not filled out completely. It is recommended to develop a special Standard Operating Procedure (SOP) for the implementation of lung cancer clinical pathways to increase commitment in filling lung cancer clinical pathways.Keywords: clinical pathway, lung cancer, hospital, SOP
Hubungan Motivasi Pimpinan Terhadap Kinerja Staf di Puskesmas Sibande Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe Tahun 2021 Habeahan, Sanata H; Siagian, Mindo Tua; Tarigan, Frida Lina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.2180

Abstract

Setiap organisasi pasti selalu mengupayakan berbagai cara untuk mencapai tujuan yang diinginkan organisasi tersebut. Dalam mencapai tujuan diperlukan sumber daya manusia yang berperan aktif sebagai penggerak dalam suatu organisasi karena sumber daya manusia merupakan otak yang dapat merencanakan serta melakukan kegiatan organisasi sehingga sebagai penentu dalam mewujudkan tujuan organisasi. Tujuan Penelitian Untuk mengetahui hubungan motivasi terhadap kinerja staf di Puskesmas Sibande Kecamatan Sitellu Tali Urang Jahe Tahun 2021. Penelitian ini adalah penelitian korelasi analitik (penelitian analitik) dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi berjumlah 43 orang sampel dengan total sampling. Ada hubungan prestasi kerja, tanggung jawab, supervise, kondisi kerja, organisasi kerja dan hubungan interpersonal terhadap kinerja staf di Puskesmas Sibande Kecamatan Sitellu Tali Urang Jahe Tahun 2021. Faktor  yang paling dominan mempengaruhi  dominan mempengaruhi  kinerja staf di Puskesmas Sibande Kecamatan Sitellu Tali Urang Jahe Tahun 2021. di Puskesmas Sibande adalah faktor supervisi. Saran agar meningkatkan usaha promotif kesehatan yang rutin dan berkesinambungan,agar staf memiliki kinerja yang baik terutama melakukan supervise setiap hari dan untuk Puskesmas Sibande sendiri, agar memperkuat struktur organisasi bekerja sesuai dengan SOP sehingga hasil kerja yang dicapai baik. Kata Kunci : Prestasi Kerja, Tanggung Jawab, Supervise, Kondisi Kerja, Organisasi Kerja, Hubungan Interpersonal, Kinerja Every organization must always seek various ways to achieve the desired goals of the organization. In achieving the goal, human resources are needed who play an active role as a driver in an organization because human resources are the brains that can plan and carry out organizational activities so that they are decisive in realizing organizational goals. Research Objectives To determine the relationship between motivation and staff performance at the Sibande Public Health Center, Sitellu Tali Urang Jahe District in 2021. This study was an analytic correlation study (analytic research) with a cross sectional research design. The population is 43 samples with total sampling. There is a relationship between work performance, responsibility, supervision, working conditions, work organization and interpersonal relationships on the performance of staff at the Sibande Health Center, Sitellu Tali Urang Jahe Subdistrict in 2021. The most dominant factor influencing the performance of the staff at the Sibande Health Center, Sitellu Tali Urang Jahe Subdistrict, in 2021. at the Sibande Health Center is the supervision factor. Suggestions to improve routine and continuous health promotion efforts, so that staff have good performance, especially supervise every day and for the Sibande Health Center itself, in order to strengthen the organizational structure to work in accordance with SOPs so that the work achieved is good.Keywords :  Work Performance, Responsibilities, Supervise, Working Conditions, Work Organization, Interpersonal Relations, Performance
Co-Authors ., Zulfendri Aferizal, Aferizal Ahmad Gazali, Ahmad Aini, Syafrida Alyakin Dachi, Rahmad Andriani, Risca Anita , Surya Aritonang, Elisa Silvia Azzahra, Fatihah Putri Bangun, Agita Kartasari Bangun, Henny Arwina Barus, Rosmawati Helmi Chandra, Devina Dachi , Rahmat Alyakin Dachi, Rahmat Dachi, Sidita Dakhi, Rahmat A Daniel Ginting Daniel Ginting Edi Syahputra Elisabeth Purba, Ivan Emelia Apriani Tampubolon ENDANG KARTINI, ENDANG Faini, Faini Fajrinur, Fajrinur Fakhruddin Fakhruddin Fauziyah Fauziyah Fikarwin Zuska Frida Lina Br Tarigan Gafi, Aldo Al Galvani Volta Simanjuntak Gea, Handerman Vitu Ginting, Ira Sehati Br. Habeahan, Sanata H Hakim, Dr.Lukman Harefa, Karnerius Harefa, Liberti Debora Harianja, Ester Harianja, Ester Saripati Helvinus Laia Heru Santoso Hidayat, Wisnu Hutajulu, Johansen Hutapea, Joice Fransisca Aprilia Hutasoit, Linda Isnaeni, Lira Mufti Azzahri J Sitorus, Mido Ester J. Sitorus, Mido Ester Jamilah Jamilah Jannah, Hafzil Janno, Janno JOICE SONYA GANI PANJAITAN Juliandika, Rozi Kacaribu, Adelia Pratiwi Kataren, Otniel Ketaren, Otniel Ketaren, S. Otniel Ketaren, Sinar Otniel Laowo, Oktorisman Lukman Hakim Malau, Kharisma Wanda Manalu, Maya Eka Manik , Tumpak Rudiaman Manullang, Yenni Manurung , Kesaktian Manurung, Jasmen Manurung, Kesakitan Manurung, Kesaktian Marbun, Serepina Marlindawani, Jenni Marlindawani, Jenny Masdalina Pane Maysyarah, Maysyarah Modesta, Intan Mutia, Lany MYRNAWATI CRIE HANDINI MYRNAWATI, MYRNAWATI Mz, Miftahul Qurnaini Nababan, Donal Nababan, Hotli Hendrika Naftalia Keliat, Fani Nasution, Fajarudin Otniel Ketaren Pardede, Jek Amidos Parulian, Alfred Padumpang Pulungan, Na'imah Purba, Agnes Erna Taulina Purba, Agustinus Hamonangan Winston Purba, Jenny Marlindawani R.Kintoko Rochadi Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmat A.Dachi Rahmat Alyakin Dakhi Rana, Revaranda Genta Rizkia, Isna Rochadi, Kintoro Sabriyanto Santoso, Ileru Sembiring, Rinawati Siagian, Mido Tua Siagian, Mindo Tua Siahaan, Eka Sibarani , Melda Sihotang, Junita Lisbet Silitonga, Evawani Martalena Simanjorang, Elfrida Simanjuntak, Erledis Simanjuntak, Hermanto Simanjuntak, Netty Iriani Simatupang, Devina Oktora Sinaga, Janno Sinaga, Lia Rosa Veronika Sinaga, Taruli Rohana Sirait, Asima Siregar, Bertua SM Siregar, Laura Siregar, Linda Siregar, Mutiah Saleha Siterisno, Edi Sitorus, Friska Sitorus, Mido Este J Sitorus, Mido Ester Sitorus, Mido Ester. J. Sitorus, Mido J SRI RAHAYU Subarma, Didik Syafitri, Henny Syaiful . Syapitri, Heny Tambun, Mastaida Tarigan, Juni Asnita Telaumbanua, Rina Lis Diana Telaumbanua, Ya'adil Toni Wandra Tumangger, Derianto Lasniate Usman, Rachmatina Amelia Utama, Indra Vierto Wandra, Tony Warouw, Sonny P. Warouw, Sonny Priajaya Warouw, Sony Priajaya Wira Heppy Nidia, Wira Heppy Zega, Memoris Zega, Pinta Zega, Winar Purnawan Sari Zulfendri Zulfendri