Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Siswa dalam Pembentukan PHBS Sekolah di Madrasah Aliyah 19 Persis Bentar-Garut Rosidin, Udin; Witdiawati, Witdiawati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i1.23196

Abstract

ABSTRAK Kesehatan siswa memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan proses belajar-mengajar di sekolah. Lingkungan sekolah yang sehat tidak hanya berkontribusi pada prestasi akademik siswa, tetapi juga pada pembentukan generasi muda yang sehat, produktif, dan berkualitas. Keperawatan kesehatan sekolah sebagai pendekatan pelayanan kesehatan di sekolah bertujuan untuk mendukung peningkatan kesehatan siswa melalui upaya promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Namun kenyataannya, masih banyak siswa yang menghadapi berbagai permasalahan kesehatan. Berdasarkan data yang diperoleh di MA Persis 19 Bentar Garut, sebagian besar siswa memiliki perilaku hidup bersih dan sehat yang kurang, perilaku buang sampah yang buruk, hampir setengahnya siswa putri memiliki pengetahuan yang rendah terkait anemia. Keadaan tersebut menunjukan rendahnya partisipasi siswa dalam pembentukan PHBS sekolah. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa dalam pembentukan PHBS sekolah di MA 19 Persis Bentar Garut. Metode kegiatan yang digunakan adalah pemberdasayaan siswa dalam pembentukan PHBS sekolah. Jumlah peserta yang hadir sebanyak 263 siswa. Hasil kegiatan menunjukkan rata-rata nilai hasil prestest sebesar 64,19 poin dan rata rata nilai posttest sebesar 86,96 poin. Kesimpulan ada peningkatan pengetahuan setelah dilakukan penyuluhan  kesehatan sebesar 25,77 poin. Rencana tidak lanjut yang disepakati adalah menyusun kebijakan dan peraturan sekolah sebagai pedoman  pelaksanaan PHBS sekolah, mengaktifkan kembali program UKS, pelatihan Duta remaja sehat dan pengelolaan sampah.  Kegiatan yang sudah  direncanakan diharapkan dapat dilanjutkan oleh sekolah bekerjasama dengan puskesmas sebagai pembina wilayah.                                                                                                                                          Kata Kunci: Pemberdayaan, PHBS Sekolah, Siswa.  ABSTRACT Student health plays an important role in supporting the success of the teaching and learning process in schools. A healthy school environment not only contributes to students' academic achievement but also to the formation of a healthy, productive, and quality young generation. School health nursing as a health service approach in schools aims to support the improvement of student health through promotive, preventive, curative, and rehabilitative efforts. However, in reality, many students still face various health problems. Based on data obtained at MA Persis 19 Bentar Garut, most students have poor clean and healthy living behaviors, poor waste disposal behavior, almost half of female students have low knowledge regarding anemia. This situation indicates low student participation in the formation of PHBS schools. The purpose of this community service activity is to increase student knowledge in the formation of PHBS schools at MA 19 Persis Bentar Garut. The activity method used is student empowerment in the formation of PHBS schools. The number of participants who attended was 263 students. The results of the activity showed an average pre-test score of 64.19 points and an average post-test score of 86.96 points. The conclusion was that there was a 25.77-point increase in knowledge after the health education. The agreed-upon follow-up plans include developing school policies and regulations to guide the implementation of PHBS (Healthy Living Behavior), reactivating the UKS program, training Healthy Youth Ambassadors, and managing waste. The planned activities are expected to be continued by the school in collaboration with the community health center (Puskesmas) as the regional supervisor. Keywords: Empowerment, School PHBS, Students.
Sosialisasi tentang Pengelolaan Kesehatan Mental pada Remaja di SMA Negeri Jatinangor Rosidin, Udin; Shalahuddin, Iwan; Sumarni, Nina
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i1.23216

Abstract

ABSTRAK Masa remaja merupakan periode transisi, ditandai dengan perubahan fisik, mental, sosial dan emosional. Pada usia remaja sering kali menghadapi permasalahan  kesehatan mental. Kesehatan mental merupakan aspek yang kurang mendapat perhatian dikalangan siswa sekolah seperti stres akademik. Kesehatan mental remaja pada siswa sekolah dipengaruhi berbagai faktor seperti beban akademik yang tinggi, tuntutan untuk meraih prestasi dan persiapan ujian. Hal tersebut merupakan penyebab terjadinya stres pada remaja yang seringkali tidak disadari padahal sangat berdampak pada kualitas hidup mereka. Kondisi ini dimungkinkan kurangnya pemahaman remaja mengenai kesehatan mental sehingga tidak berusaha mencari bantuan professional. Hasil survey yang dilakukan di SMAN di Jatinangor menunjukkan bahwa pengetahuan siswa tentang kesehatan mental sebanyak 40% memiliki pengetahuan kurang. Sikapsiswa terhadap pengelolaan kesehatan mental sebanyak 58,33% memiliki sikap tidak mendukung. Persepsi tentang layanan konsultasi kesehatan mental di sekolah 45% memiliki perspektif negatif,  dan perilaku tentang koping mekanisme dari suatu keadaan 46,66%  siswa tidak melakukan perilaku yang baik. Tujuan dari kegiatan ini diharapkan adanya peningkatan pengetahuan, sikap, persepsi dan perilaku siswa dalam pengelolaan kesehatan mental pada remaja  di SMAN Jatinangor. Metode kegiatan yang digunakan adalah sosialisasi tentang pengelolaan kesehatan mental pada remaja di SMAN Jatinangor. Jumlah peserta yang hadir sebanyak 35 siswa. Hasil kegiatan menunjukkan rata-rata nilai hasil prestest sebesar 55,73 poin dan rata rata nilai posttest sebesar 77,85 poin. Kesimpulan ada peningkatan pengetahuan setelah dilakukan penyuluhan  kesehatan sebesar 22,12 poin. Rencana tidak lanjut yang disepakati sekolah adalah pemberdayaan guru Bimbingan dan Konseling dalam penanganan siswa yang mengalami masalah kesehatan mental.   Kata Kunci: Kesehatan mental, Sosialisasi, Siswa.  ABSTRACT Adolescence is a transitional period, marked by physical, mental, social, and emotional changes. Adolescence often faces mental health issues. Mental health is an aspect that receives less attention among school students, such as academic stress. Adolescent mental health in school students is influenced by various factors such as high academic loads, demands for achievement, and exam preparation. This is a cause of stress in adolescents that is often not recognized even though it has a significant impact on their quality of life. This condition is possibly due to adolescents' lack of understanding about mental health, so they do not try to seek professional help. The results of a survey conducted at a high school in Jatinangor showed that 40% of students had insufficient knowledge about mental health. 58.33% of students' attitudes towards mental health management were unsupportive. Perceptions about mental health consultation services in schools were 45% negative, and behaviors regarding coping mechanisms for a situation were 46.66% of students did not behave well. The aim of this activity is to increase students' knowledge, attitudes, perceptions, and behavior in managing mental health in adolescents at Jatinangor High School. The activity method used was socialization about mental health management in Jatinangor High School. A total of 35 students attended. The activity results showed an average pre-test score of 55.73 points and an average post-test score of 77.85 points. The conclusion was that there was a 22.12 point increase in knowledge after the health education. The school's agreed-upon follow-up plan is to empower guidance and counseling teachers to handle students experiencing mental health issues. Keywords: Mental Health, Socialization, Students.
Co-Authors Aat Sriati Adelse Prima Mulya Ahmad Yamin Ahmad Yamin Ajeng Fajriati Nurul Fatimah Alam, Ismailah Amira, Iceu Anggi Putri Ariyani Anggi Putri Ariyani Anggi Putri Ariyani Ariyani, Anggi Putri Astiani, Santi ati surya mediawati Aulia, Syifa Nurul Cah Soniman Nitema Gea Cecep Eli Kosasih Citra Sari Citra Windani M.S Dadang Purnama Dadang Purnama Desy Indra Yani Ema Arum R. Erna Herawati Fatmaningsih, Nurul Khotimah Fauziyah, Shafira Fitri Furkon Nurhakim Furkon Nurhakim Habsyah Saparidah Agustina Haelena Wibowo, Gita Amoria Hartiah Haroen Harun, Hasniatisari Hendrawati Hendrawati Hendrawati Hendrawati Hendrawati Hendrawati Iceu Amira Iceu Amira Iceu Amira DA Indra Maulana Indra Maulana Indra Maulana, Indra Iqbal Pramukti Iwan Shalahhudin Iwan Shalahuddin Iwan Sholahhudin Iwan Sholahuddin Iwan Suhendar Iyus Yosep Jatiningtyas, Kurnia Jemi Rahmani A Juniarti, Neti Kosim Kosim Kusman Ibrahim Laili Rahayuwati Luthfi, Wazirul Luthfiyani, Nida M Noor, Rohmahalia Mamat Lukman Mamat Lukman, Mamat Maziyya, Nur Mediawati, Ati Surya Mira Trisyani Koeryaman Mohammad Abdul Mubaroq, Bagja Al Nida Luthfiyani Nida Luthfiyani Nida Luthfiyani Nina Sumarni Nina Sumarni Nina Sumarni Noor, Rohmahalia M. Noor, Rohmahallia M Pristasari, Sheizi Putri, Dea Sephia R, Ema Arum Rahmawati, Sephia Raini Diah Susanti, Raini Diah Rohmahalia M Noor Rohmahalia M Noor Rohmahalia M Noor Rohmahalia M Noor Rohmahalia M Noor Rohmahalia M. Noor Rohmahalia M. Noor Rohmahalian M. Noor Rohman Hikmat Ryan Hara Permana Sandra Pebrianti Sandra Restuti Sena Yudipaty Senjaya, Sukma Setiawan Setiawan Setiawan Setiawan Setiawan Setiawan, Sobur Shalahhudin, Iwan Sholahudin, Iwan Sobur Setiawan Sopia Marlina Sri Amanda Sri Hendrawati Sukma Senjaya Sukma Senjaya Sukmawati Sukmawati Sumarna, Umar Sumarna, Umar Sumarna, Umar Taty Hernawaty Tetti Solehati Tetti Solehati Theresia Eriyani Umar Sumarna Umar Sumarna Umar Sumarna Umar Sumarna Umar Sumarna Umar Sumarna Umar Sumarna Umar Sumarna Umar Sumarna Windani, Citra Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati, Witdiawati Witdiawati, Witidiawati Yudianto, Kurniawan Yuli Yani