p-Index From 2021 - 2026
15.318
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Jurusan Ilmu Keolahragaan Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Competitor : Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Indonesian Journal of Applied Linguistics (IJAL) Harmonia: Journal of Research and Education Mimbar Sekolah Dasar Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Wijdan : Journal of Islamic Education Studies JURNAL MANAJEMEN MOTIVASI Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga (JPJO) Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Jurnal Kesehatan Holistic Journal Analytica Islamica JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jambura Health and Sport Journal ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation SPORTIVE: Journal Of Physical Education, Sport and Recreation Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) Jurnal Akademi Pariwisata Medan Edification Journal : Pendidikan Agama Islam JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Jurnal PORKES Akademika Multilateral: Jurnal Pendidikan Jasmani Dan Olahraga At-Tajdid : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Journal Coaching Education Sports Al-Mubin: Islamic Scientific Journal Jurnal Keperawatan Galuh Jurnal Kesehatan Tambusai Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Al-Sharf: Jurnal Ekonomi Islam Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Jurnal Ilmiah Teunuleh: The International Journal of Social Sciences JINTAN : Jurnal Ilmu Keperawatan Jurnal Penelitian Inovatif Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Kutubkhanah Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan International Journal Mathla'ul Anwar of Halal Issues Al-MIKRAJ: Jurnal studi Islam dan Humaniora Gladi : Jurnal Ilmu Keolahragaan ALSYS : Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan Jurnal Keperawatan Innovative: Journal Of Social Science Research Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora (JURRISH) Jurnal Pariwisata PaRAMA : Panorama, Recreation, Accomodation, Merchandise, Accessbility JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Sosio Religi: Jurnal Kajian Pendidikan Umum Journal of Physical Education and Sport Pedagogy Jurnal Keperawatan Profesional Journal of Education and Teacher Training Innovation (JETTI) ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Journal of Physical Education Health and Sport JHSS (Journal of Humanities and Social Studies) Tadulako Journal Sport Sciences and Physical Education Borneo Nursing Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

ULAMA'S VIEWS REGARDING THE LAW OF PRESERVING BODIES AS LEARNING MATERIAL (CADAVER) Anjani, Shena Ravina; Variza, Cindy Rantikal; Gushela, Priska Tiarany; Julia, Regina; Anggraeni, Shelpi; Rasyifa, Zahara; Supriyadi, Tedi; Faozi, Akhmad
Journal Analytica Islamica Vol 14, No 1 (2025): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jai.v14i1.22345

Abstract

Embalming a corpse without a clear purpose is prohibited, even forbidden, in Islam, while according to the 2007 MUI fatwa, embalming for educational purposes is permitted. However, some scholars have different views, some reject this practice on the grounds that the corpse must be honored and it is prohibited to damage or change body parts for a long time. Furthermore, there are other opinions that state that they agree and remain permitted as long as it is for a clear purpose. This study aims to determine the law of embalming a corpse according to the views of scholars in Sumedang Regency and Majalengka Regency, existing regulations in Indonesia, and the opinions of health workers and nursing academics. In this study, the data analysis method used is a qualitative field data analysis method with an in-depth interview approach to explore the views of several figures consisting of scholars, health workers and academics in nursing. The results of the study show that religious scholars, health workers, and nursing academics in Sumedang Regency and Majalengka Regency agree and allow the act of preserving corpses for educational purposes, namely as cadavers, because it is considered that this can provide many benefits such as being able to help the greater good, namely to increase knowledge and cure millions of sick people for the development of human knowledge in the world.
Menumbuhkan Karakter Disiplin Siswa Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Pencak Silat di Sekolah Dasar Nuraeni, Anisa; Supriyadi, Tedi; Suherman, Ayi
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 13 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v13i1.90829

Abstract

Kurangnya penerapan nilai-nilai disiplin di kalangan siswa sekolah dasar menjadi permasalahan yang dapat berdampak negatif terhadap proses pembelajaran, interaksi sosial, serta prestasi akademik. Perilaku tidak disiplin dapat menghambat perkembangan karakter siswa, sehingga diperlukan upaya efektif untuk menanamkan sikap disiplin sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kegiatan ekstrakurikuler pencak silat dalam menumbuhkan karakter disiplin siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest pada 30 siswa yang mengikuti ekstrakurikuler pencak silat di SD Negeri Bangkir, Sumedang. Data dikumpulkan melalui angket dan diuji menggunakan uji normalitas, paired sample t-test, serta uji R-square dengan bantuan aplikasi SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam karakter disiplin siswa setelah mengikuti kegiatan pencak silat. Rata-rata skor disiplin meningkat dari 55,17 (pretest) menjadi 73,07 (posttest), dengan nilai signifikansi yang menunjukkan bahwa peningkatan ini tidak terjadi secara kebetulan. Temuan ini menegaskan bahwa pencak silat tidak hanya berkontribusi terhadap kebugaran fisik, tetapi juga efektif dalam membentuk karakter disiplin siswa.
Implementasi Model Pembelajaran Teaching Personal And Social Responsibility Untuk Meningkatkan Disiplin Siswa Pada Pendidikan Jasmani Pratama, Yan Nurdiyana; Supriyadi, Tedi; Suherman, Ayi
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 13 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v13i1.91136

Abstract

Arus globalisasi membawa berbagai perubahan dalam pola pikir dan perilaku siswa sekolah dasar menyebabkan kurangnya kepatuhan terhadap aturan, rendahnya kesadaran akan tanggung jawab, serta meningkatnya perilaku kurang disiplin selama pembelajaran. Akibatnya, proses pembelajaran pendidikan jasmani menjadi kurang efektif, tujuan pembelajaran sulit tercapai, dan suasana belajar menjadi kurang kondusif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran teaching personal and social responsibility terhadap disiplin siswa siswa sekolah dasar dalam pendidikan jasmani. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif pre eksperiment dengan desain one grup pretest-posttes design. Sampel penelitian ini adalah siswa SD kelas V yang berjumlah 30 orang dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan posttest berupa angket kedisiplinan. Selanjutnya analisis data dilakukan secara analisis deskriptif inferensial dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada tingkat kedisiplinan siswa setelah diterapkan model pembelajaran TPSR, melihat rata-rata skor disiplin meningkat dari 58,70 (pretest) menjadi 74,13 (posttest) yang menunjukan bahwa peningkatan ini tidak terjadi secara kebetulan. Temuan ini menjelaskan bahwa model pembelajaran TPSR tidak hanya berkontribusi terhadap sikap tanggung jawab siswa, tetapi juga efektif dalam membentuk sikap disiplin siswa dalam pembelajaran penjas.
PERSPEKTIF ISLAM DAN PERAWAT MENGENAI SAFE AND HYGIENE TERHADAP PENGGUNAAN MENSTRUAL CUP PADA WANITA Inka Riana, Anjaeni; Maharani, Fita; Mayastika, Intan; Khansa Nabilah, Rafa; Meirizka, Raisha; Supriyadi, Tedi; Faozi, Akhmad
International Journal Mathla’ul Anwar of Halal Issues Vol. 5 No. 2 (2025): September
Publisher : Universitas Mathla’ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The use of menstrual cups is increasingly gaining attention as a hygienic, eco-friendly, and cost-effective alternative to conventional sanitary pads. However, acceptance among Muslim women remains relatively low due to limited health education and concerns regarding religious compatibility. This qualitative study aims to explore the perspectives of healthcare providers and Islamic scholars on the safety and hygiene aspects of menstrual cup use among women. The study involved in-depth interviews with three primary participant groups: menstrual cup users, nurses, and Islamic scholars in the Cimalaka Subdistrict. The findings indicate that, from a medical perspective, menstrual cups are considered safe and hygienic when used properly and accompanied by adequate education. From a religious perspective, scholars stated that menstrual cup use is permissible as long as it does not block the flow of menstrual blood and does not cause harm. The results also reveal that public knowledge about menstrual cups remains low, especially in areas with limited access to information. Religious views play a significant role in influencing women's decisions regarding the use of this product. This study concludes that collaborative education involving healthcare providers, religious leaders, and users is essential to enhance public understanding and acceptance. With the right approach, menstrual cups have the potential to become a widely accepted menstrual management tool that aligns with both health standards and religious values.
Pandangan Tokoh Agama Dan Kesehatan Terhadap Isu Banyak Anak Banyak Rezeki Agustina, Nadya; Amanda Sofyan, Putri; Tri Aulia, Salwa; Amelia, Tri; Nurazizah, Zahra; Supriyadi, Tedi
JINTAN: Jurnal Ilmu Keperawatan Vol. 5 No. 2 (2025): Edisi Juli 2025
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jintan.v5i2.1550

Abstract

Ungkapan “Banyak Anak Banyak Rezeki” merupakan bagian dari pandangan keagamaan yang hidup dalam masyarakat Indonesia, terutama dalam ajaran Islam yang memandang anak sebagai amanah dan anugerah dari Allah SWT. Meski demikian, dalam kehidupan modern, penting untuk mengkaji ulang pemahaman tersebut dengan mempertimbangkan tanggung jawab orang tua dalam mendidik dan mensejahterakan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pandangan tokoh agama dan tenaga kesehatan mengenai makna “banyak anak” serta implikasinya terhadap kesehatan ibu dan kualitas tumbuh kembang anak. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam, studi pustaka, dan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan dua tokoh agama dan dua tenaga kesehatan dari Kecamatan Cimalaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam tidak melarang memiliki banyak anak, namun memberikan penekanan kuat pada kesiapan fisik, mental, dan spiritual dalam mengasuh keturunan. Sementara itu, perspektif kesehatan menyatakan bahwa kehamilan yang terlalu sering dan tanpa pengaturan dapat menimbulkan risiko komplikasi serta menurunkan kualitas pengasuhan dan pemenuhan gizi anak. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi nilai keagamaan dalam edukasi perencanaan keluarga. Kesimpulannya, konsep perencanaan keluarga dapat diterima dalam Islam selama dilandasi tanggung jawab moral, bukan semata pembatasan, sehingga mampu menjaga keberlangsungan generasi yang sehat dan berkualitas.
Perspektif Agama Islam Terhadap Tren dan Isue Hukum yang Memperbolehkan Menghentikan Kehamilan (Janin) Hidayah, Risma; Septiani, Fadila Nurlita; Perniati, Peni; Febianti, Rahma; Al-Haq, Siti Fauziyah; Supriyadi, Tedi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aborsi/menghentikan janin dalam kandungan merupakan fenomena sosial yang semakin hari semakin kontroversial dan memprihatinkan karena kasusnya sudah banyak terjadi. Saat ini aborsi menjadi masalah yang kontroversial apalagi setelah ada penegakan hukum dari pemerintah yang resmi memperbolehkan praktik aborsi untuk korban pemerkosaan, selain itu aborsi juga dapat mempengaruhi kesejahteraan fisik dan psikologis individu serta dapat memberi indikasi kesakitan dan kematian pada ibu. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hukum baik dari segi agama, etis, ataupun medis terkait aborsi yang walaupun dilakukan dengan indikasi/urgensi tertentu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka dan wawancara kepada partisipan terkait yaitu ulama, pakar hukum, dan tenaga medis yang kemudian dilakukan analisis dengan mengelompokkan data yang dikumpulkan kemudian dilakukan penyusunan yang sistematis sesuai konteks. Hasil yang didapatkan terdapat peraturan dalam hukum pemerintah dan perspektif agama Islam yang memperbolehkan tindakan aborsi apabila dalam indikasi medis tertentu dan terkait kasus pemerkosaan, aborsi diperbolehkan bila mengacu pada UU Kesehatan.
PANDANGAN ULAMA DAN TENAGA KESEHATAN TERHADAP AURAT PEREMPUAN DALAM PERSALINAN DENGAN DOKTER LAKI – LAKI Afrillianti, Karina Rizkia; Puspita, Dini Aulia; Nariswari, Raina Azhari; Azzahirah, Meutya Nabilah; Natasya, Anita; Azizah, Heraz Nur; Anugrah, Rikman; Supriyadi, Tedi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28890

Abstract

Proses persalinan melibatkan interaksi antara perempuan yang melahirkan dengan tenaga kesehatan, salah satunya dokter. Di Indonesia dokter obgyn mayoritas berasal dari Laki - Laki , sehingga menyebabkan kontraindikasi antara kewajiban dalam menutup aurat dan kebutuhan medis. Dalam islam, aurat merupakan prinsip penting yang harus dijaga. Namun, dalam proses persalinan terkadang mengharuskan perempuan untuk membuka auratnya di hadapan dokter Laki - Laki  jika dokter perempuan tidak ada. Hal tersebut menjadi kebimbangan bagi ibu dan keluarga dalam memilih persalinan dengan dokter Laki - Laki  atau perempuan. Tujuan penelitian ini yaitu memberikan kontribusi pemahaman yang lebih komprehensif tentang perspektif agama dan tenaga kesehatan mengenai pandangan yang berbeda dalam persalinan oleh dokter Laki - Laki  serta solusi untuk menyelaraskan antara keyakinan medis dan agama. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2024 selama tiga hari, dengan menggunakan partisipan sebanyak 6 narasumber dari dua latar belakang berbeda, yaitu 3 orang ulama dalam bidang keagamaan dan 3 orang bidan dalam bidang kesehatan dengan menggunakan purposive sampling. Penelitian ini menggunakan wawancara semi-struktur. Hasil pandangan ulama menyatakan bahwa aurat perempuan adalah hal yang perlu dijaga baik dalam pengobatan sekalipun, tetapi dalam proses persalinan jika sifatnya emergensi maka proses persalinan dengan dokter Laki - Laki  dibolehkan. Dari pandangan ulama ataupun medis, mereka sama-sama mengutamakan keselamatan ibu saat melahirkan. Persalinan dapat dilakukan oleh dokter Laki - Laki  jika dalam keadaan emergensi dan urgensi.
PANDANGAN ULAMA DAN PERAWAT IGD TERHADAP WITHHOLDING AND WITH DRAWING PALLIATIVE CARE Sri Mulyani, Ira; Wulandari, Anisa; Nur Safanah, Ashila; Andrian Mulyana, Egi; Hera Ardila, Novi; Nadhira, Raisa; Azka Indallah, R. Dhiya; Supriyadi, Tedi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.29187

Abstract

Penelitian ini mengkaji perspektif agama Islam terhadap intervensi keperawatan akhir hayat, khususnya dalam konteks withholding (menahan pemberian intervensi medis lebih lanjut) dan withdrawing (menghentikan intervensi medis yang sudah berjalan) palliative care. Fokus utama penelitian adalah memahami pandangan ulama dan ahli agama Islam mengenai kebijakan dan praktik ini, serta mengeksplorasi bagaimana perspektif tersebut dapat mempengaruhi praktik keperawatan dalam situasi akhir hayat. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan wawancara Public Opinion Poll kepada tiga ulama dari dua pondok pesantren di Sumedang dan dua perawat dari RSUD Sumedang dan RSU Tangerang Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ulama bersepakat bahwa penghentian bantuan hidup bertentangan dengan ajaran Islam, menganggapnya sama dengan menghilangkan nyawa secara sengaja. Sebaliknya, tenaga medis lebih cenderung menghargai keputusan keluarga pasien terkait penghentian bantuan hidup, meskipun tetap memberikan informed consent dan edukasi terkait konsekuensi dari keputusan tersebut. Dalam tahapan membimbing pasien di akhir kehidupan, ulama dan tenaga medis memiliki pendekatan yang saling berhubungan; ulama fokus pada bimbingan spiritual seperti talqin dan bacaan doa, sementara perawat menyesuaikan intervensi dengan agama dan kepercayaan pasien masing-masing. Penelitian ini menyoroti pentingnya integrasi nilai-nilai agama dalam praktik keperawatan akhir hayat dan perlunya panduan yang lebih komprehensif untuk mengharmonisasikan perspektif medis dan agama dalam palliative care
PENDIDIKAN SEKS ANAK USIA DINI MENURUT PANDANGAN ULAMA DAN KESEHATAN DI SUMEDANG Rahadian, Fakhira Agustine; Permadi, Andri Nur; Berliyanti, Dini; Putra, Subhan Manggala; Febriana, Linda; Supriyadi, Tedi; Salsabila, Rizka; Sa'diah, Regina Aulia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.29311

Abstract

Pendidikan seks usia dini pada anak adalah salah satu tindakan pencegahan kekerasan seksual pada anak dan membentuk perilaku seksual yang positif pada masa depan mereka. Angka kekerasan seksual pada anak setiap tahunnya mengalami peningkatan, kurangnya kesadaran orang tua dan masyarakat yang masih menganggap pendidikan seks di usia dini masih terbilang tabu untuk diajarkan pada anak. Dampak dari kurang kesadaran itulah yang menjadikan peningkatan kekerasan seksual pada anak. Pentingnya pendidikan seks usia dini diterapkan dikehidupan anak usia dini karena memberikan dampak positif di kemudian hari. Pendidikan seks ini harus diajarkan oleh orang tua sejak dini dan peran masyarakat bekerja sama terhadap pentingnya pendidikan seksual anak usia dini sebagai strategi pencegahan kekerasan seksual. Tujuan pendidikan kesehatan seksual dapat meningkatkan pengetahuan dan mengubah perilaku anak agar mengurangi risiko dan kejadian kekerasan seksual. Metode yang digunakan adalah desain penelitian menggunakan kualitatif dengan metode perbandingan, sampel yang digunakan ialah 6 orang diantaranya 3 orang perawat dan 3 orang ulama, dengan menggunakan metode sampling yaitu random sampling dan variabel yang digunakan ada 2 dan metode analisis data menggunakan wawancara mendalam. Hasil dari ke 6 orang tidak terdapat begitu perbedaan diantara keduanya. Baik dari perspektif kesehatan dan ulama mengenai pendidikan seks usia dini. Dapat disimpulkan bahwa pentingnya pendidikan seks yang dilakukan pada anak dengan orang tua sebagai utama dan peran masyarakat membantu untuk menghindari dari kekerasan seksual pada anak dan memberikan batasan batasan seperti menjaga aurat, hal baiknya anak dapat mengerti organ apa saja yang boleh dipegang dan tidak boleh.
PERSPEKTIF ULAMA DAN TENAGA KESEHATAN TERHADAP SECTIO CAESAREA TANPA INDIKASI MEDIS NURFADILAH, SYFA DINI; Lestari, Destiana Dwi; Aulia, Layli Nur; Mahyati, Mahyati; Ramadhani, Siffa Octavia; Nuryani, Siti; Supriyadi, Tedi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37344

Abstract

Seiring berkembangnya teknologi, sectio caesarea tanpa indikasi medis semakin banyak dilakukan di Indonesia. Namun, hal ini masih menjadi permasalahan dalam pandangan hukum islam dan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali sudut pandang hukum Islam melalui ulama serta pandangan tenaga kesehatan mengenai tindakan sectio caesarea tanpa indikasi medis. Diharapkan penelitian ini dapat memperkuat dasar hukum dalam pengambilan keputusan klinis terkait praktik persalinan, serta memberikan wawasan yang jelas mengenai legalitas dan etika tindakan, baik dari perspektif agama maupun medis. Penulis memakai pendekatan kualitatif melalui analisis kualitatif tematik, bertempat di Kabupaten Sumedang. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap partisipan yang berkaitan dengan fenomena judul yang diangkat. Adapun partisipan dari penelitian ini yaitu 2 tokoh ulama dan 3 tokoh ahli medis, yaitu dokter spesialis kandungan, bidan, serta perawat yang berdomisili di Kabupaten Sumedang. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa semua tenaga kesehatan berpendapat bahwa tindakan sectio caesarea tanpa indikasi medis tidak dianjurkan sehingga diupayakan tidak dilakukan karena mempertimbangkan risiko yang mungkin timbul dari tindakan tersebut akan lebih banyak dibandingkan persalinan normal. Namun selanjutnya dokter berpendapat bahwa tindakan ini tidak dianggap ilegal atau melanggar kode etik selama pasien memperoleh informasi dengan komprehensif terkait tindakan tersebut. Selanjutnya, kedua ulama berpendapat bahwa tindakan sectio caesarea tanpa indikasi medis termasuk haram hukumnya dalam islam karena dianggap lebih memilih mudharat yang sudah jelas adanya sedangkan ia bisa memilih yang banyak maslahatnya yaitu persalinan normal. Maka dapat disimpulkan bahwa tindakan sectio caesarea tanpa indikasi medis tidak diperbolehkan menurut pandangan islam dan tidak dianjurkan menurut pandangan tenaga kesehatan. 
Co-Authors . Khairunnisa, . A. Ario Mandehe Aam Abdussalam, Aam Aam Ali Rahman Abdul Hakam Aceng Kosasih, Aceng Adi Rohmat Adisha, Najma Afrillan, Muhammad Bintang Afrillianti, Karina Rizkia Afwa, Atiqah Ummu Agustin, Dita Agustin, Icha Sanista Agustin, Sabrina Dirga Agustina, Nadya Ahmad Fariz Ahmad Muzadi Ahmad, Alifah Azizah Ailsa Shakira Alya Maulani Aisyah, Iis Ajijah Nugraha, Nabila Zahran Akbariska, Fahma Akhmad Faozi AKHMAD FAOZI Akhmad Faozi Al Asadi, ⁠Iradillah Al Zahara, Al Zahara Al-Haq, Siti Fauziyah Alawiyah, Tuti Alfazri, Dimas Alfiani, Reggyna Alfiani, Salma Nur Alif, Muhammad Nur Aliyah, Alya Alya Chaeru Nissa Amalia, Septy Amanda Sofyan, Putri Amelia, Lienji Amelia, Safira Putri Amelia, Tri Amelia, Zirly Ameliawati, Bella Ayu Ananda Sekarbumi Anci, Sou Andestiaji, Salsabila Andika Putra Andrian Mulyana, Egi Andriansyah, Pasha Aprillya Andriyani, Fitriah Anestia Nur Hanifa Anggi Setia Lengkana Anggraeni, Shelpi Ani Nur Aeni, Ani Nur Anin Rukmana Anindia, Sharfina Anjani, Shena Ravina Annisa Rahma Anshori, Muhammad Sholahuddin Anto Akbar Anugrah, Rikman Anwar, Devi Kurnia Aprilia, Puput Bela Aprilia, Sandini Apriliyani, Lika Sheilia Ardi Manggala Kusumawardana Ardian, Muhammad Enrico Ardiansyah, Mochamad Rival Arhaj, Muhammad Fiqhri Ariesta, Syafira Az Hara Armila, Raihana Sekar Arvi Aliviani Aryadi, Jasella Kartika Aryanto, Noval Ashari, Oky Asmarani, Dea Asri Rahmawati Astri Agustin Astuti, Ayu Prameswari Kusuma Asyari, Fadli Adiya Athifah Aulia Audyta, Rindi Aulia Putri Syah Vadysna Aulia, Layli Nur Aulya Nur Azis Ayi Suherman Ayu Dewanti, Zahra Azhar, Muhammad Raihan Fadhil Azhari, Hasbinoer Ibnu Azizah, Heraz Nur Azizah, Sabrina Nurul Azka Indallah, R. Dhiya Azmi, Kayla Sabitul Azzahirah, Meutya Nabilah Azzahra, Dinda Nazwa Baehaqi, Mochamad Rafli Bella, Tiara Rizkika Berliyanti, Dini Boys, Marchelya Della Vega Bunyamin Maftuh Cahyani, Amanda Naifah Chaerani, Sabila Chinara Putri SG, Akiko Davina, Fayla Daya Lestari, Prima Dea Nanda Defira Fauziah Dendi Agustiana Destia Amellia Dewi Susilawati Dewi, Astri Puspita Dewi, Fitriani Dewi, Kamelia Dhika Kurniawan Dicka Trie Permana Dicky M Fahrul Rozi Dinangsit, Dinar Dinata, Nur Allissa Firda Dinda Astiana Salsabila Dini Saraswati Handayani Dita Puspita, Dita Dudung Dustnazarovna, Omonova Mukhlisa Egi Agustian Elsa Vita Elsya Jaisi Oktorra Encep Syarief Nurdin, Encep Syarief Entan Saptani Fadhillah, Widi Yanti Fadillah Ramdaniyah Fitri Anugrah Faiha, Haya Farhah, Hanisyah Dian Fathurrohman Jamil fatikha, evrilia sabella Fatmaghita Setyoningrum Faturahman, Fauzan Fauzan, Farhan Rizqi Fauzi, Dadan Ahmad Fawzy, Ahmad Febianti, Rahma Febriana, Linda Febriyanti, Intan Salsabila Felania, Nanda Asty Fieneyantie, Fatyah Firdaus, Sabiq Firyal Nazhifa Humaira Fitri Nurhayati Fitri, Gabriel Dwi Fitriani, Nurwulan Fitrianov, Wanda Fitriyani Gari Abdilah Ghaniyyuu Zaidan Aflaha Gilang Pratama Gushela, Priska Tiarany Habibah Madzin Yusufiah Hadi, Jesica Cetleya Hadi, Rizal Shofhan Halimah Sadiyah Desky Halimi, Alpin Halwa Sabrina Rasin Fibahrani Hanipah, Eva Hapsar, Meidina Dwi Hardiansyah, Ricky Haris Abdurahman Hasanah, Khoula Shofil Hasipa, Hani Siti Hera Ardila, Novi HERAWATI, DIANA Herdiyanti, Rinda Exsantri Hery Widijanto Hesti Rahmawati, Hesti Hidayah, Munaawarotul Hidayah, Risma Hidayani, Valentina Ibtisamah, Nailah Ida Nurhidayah Ilahiyani, Vinasti Ilham Muhamad Nasir Indah Widyaningsih Indra Safari Indra Safari Indriani, Silvi Ine Febrianty Inka Riana, Anjaeni Irena Novarlia Irpani, Nisrina Putri Islami, Elissa Noorwillah Isyabella, Annisa Julia Julia Julia, J Julia, J. Julia, J. Julia, Regina Juwita, Salwa Kaka Kustiana Kamila, Alda Humaimah Kanya, Dinda Gladys Karina Gayatri Karlina, Silvi Karomah, Isti Kartika Winata, Rieke Karunia, Suci Khairunnisa, Daniswara Khairunnisa, Siti Zakiah Khansa Nabilah, Rafa Khoerunnisa, Khoerunnisa Khoerunnisa, Lena Melinda Khoirunisa, Elsa Khoirunnisa, Anafi Khoirunnisa, Nazwa Khoirunnisaa, Salma Kosasih, Gina Sabila Koswara, Sulthan Nadhif Anhaf Rabbani Krisna Nafiul Ariyanto Kurniawan, Muhammad Damarjati Ladiva Mahaputri Fahrudin Laila, Arina Zuhda Larasati, Azzahra Larasati, Diah Ayu Laurentina, Natasya Olga Lengkana, , Anggi Setia Lengkana, Anggi Setia Lenni Rahmadani Lestari, Destiana Dwi Lestari, Rosyana Putri Lira Virna Lisnawati, Intan M Mimbar Maharani, Fita Mahardika, Faiz Anggara Mahardika, Rafi Mahyati, Mahyati Maolida, Nurul Marini Nurmalasari Marsellina, Selly Mauludia, Mila Mayastika, Intan Meirizka, Raisha Miladhiyah, Anindha Nur Mochamad Rizki Firdaus Mubina, Diani Illahi Mufarrohah, Siti Muh. Ikbal Hidayattuloh Muhamad Gumelar Asmarandana At Thaariq Muhamad Naufal Habibi Ardani Muhamad Rizki Muhamad Rizki Aditya Muhamad Samsul Hidayatulloh Muhammad Fajar Nurfalah Muhammad Naufal Lukmanul Hakim Muhammad Nur Alif Muhammad Rivai Muhammad Yusuf Muhammad Zaenudin Mukarromah, Lu’luil Mulyana Mulyana Musyrifah Khairunnisa Nababan, Chantika Salsabila Nabila Tiara Putri Nabila, Ersya Rahma Nabila, Rifa Siti Nadhira, Raisa Nailah, Intan Hana Nailla Hasna, Azwaj Naisa Syahra Salsabila Nakita, Julia Nan Rahminawati Nariswari, Raina Azhari Nasibah, Asri Aryanti Natasya Nurlaila Firdaus Natasya, Anita Nauval Abbrar Maula Nayla Fasya Maulidina Nazwa Aulia Rahman Neng Nurul Khotimah Nisa, Farida Zahra Khairun Nisa, Neng Lina Rohamatun Nofelinda, Shelfiana Novelarosa, Syarah Fitria Noverayanti, Indrie Fauziyah Nugraha, Bintang Alvin Nur Aeni, Ira Nur Aisah Nur Safanah, Ashila Nuraeni, Anisa Nuraeni, Widya Nurani Dewi Safitri Nurazizah, Zahra Nurfadhillah, Ayu Fitria Nurfadilah, Syfa Dini Nurhayati, Ima Nurjanah, Tiara Siti Nurjanah, Yunisha Husnul Nurlaila, Saila Nurul Nurlita, Mira Ain Nursadiyah, Siti Nurul, Eli Nurul, Yasinta Nurulaeni, Devia Nuryani, Tiya Nurzamiyanti, Ghevira Nur’aeni, Intan Octaviani, Tiara Oktaviani, Tiara Dita Oktaviyani, Fitri Oman Sukirman, Oman Omonovich, Khimmataliev Dustnazar Oriza Sativa Palupi, Latifa Putri Pamungkas, Muhamad Imam Paramita, Rida Kania Pebriyanti, Jovani Shinta Peranita, Nita Permadi, Andri Nur Permana, Rifki Adit Tia Perniati, Peni Pina Permata Pratiwi Pirmanto, Kento Pradipta, Dea Vega Prana Dwija Iswara, Prana Dwija Prasasti, Cania Pratama, Dicky Satria Pratama, Yan Nurdiyana Purnama, Ila Asyifa Puspita, Dini Aulia Puspita, Reza Putra, Gilang Pratama Putra, Subhan Manggala Putri, Amelia Cahya Putri, Dinda Indika Putri, Eznelda Julia Putri, Melva Adinda Putri, Muthia Amelia Putri, Natasya Dwi Meilany Putri, Risma Indriani Putri, Shelyna Mardiana Putri, Yayang Putria, Nurlita Dheina Putritirano, Shaqina Zahra Rachman, Lyvia Aulia Radan Arifin Putra Raditya Hafizh Sopian Rahadian, Fakhira Agustine Rahayu, Wulan Indriani Rahmani, Nabila Rahmawati, Alya Ramadhani, Siffa Octavia Ramadhani, Zakiyyah Putri Rasyifa, Zahara Raura, Kike Shakila Ray Antariksa Rd. Natasya Aurellia Putri Restu Dwi Firmansyah Reva Sri Puspita Revana Putri Amanda Rifdah, Nur Rahidah Hana Rika Salima Rima Erihani Safitri Rimba Aprillia Asmara Rinda Sipa Nuraeni Ripani, Sifa Risma Dwi Apriliyana Riva Putri, Jans Rizal Ahmad Fauzi Rizal Maulana, Rizal Rizan Julian Rizka Dwi Putri Aghista Rizkia, Clara Rosadi, Nurrita Catharina Rosana, Marsha Emilia Rosdiani Rosdiani Rozalina, Fina Rukmana, Anin Ryan Ali Alfarizi Sa'diah, Regina Aulia Sabila, Ismi Sabrina Aulia Maulida Saefuloh Saepul Anwar Sagita, Meylani Salsabila Karimah Salsabila, Rizka Salsabila, Sheila Salsabila, Syifa Aurelia Sampurna, Jaya sandie gunara, sandie Sandrina Fitriani Saptani, Entan Sari, Intan Yulia Sarvinoz Baxtiyorovna, Allayorova Sayaroh, Farikha Aulia Sayyidah Rihhadatul 'Aisy Sa’adah, Ismi Siti Selma Nuraeni Septiani, Fadila Nurlita Septiani, Neneng Nanda Dwi Septiani, Nisya Aulia Septiani, Riani Jihan Septianisa, Riska Elora Shalawati, Shally Shalimar, Jesika Sinta Nurlaila Siti Aisyah Siti Hanifah Siti Nur Aisyah Siti Nurcholisa Siti Nurjanah Siti Nuryani, Siti Sofi Amelia Putri Sofiatunnisa, Dian Sopiah, Ika Sri Mulyani, Ira SRI RAHAYU Subagja, Putri Wulan Indah Wangi Subagja, Reva Suherman, Suherman Sumardi, Eprilia Putri Nurhaliza Syahputra, Muhammad Verdy Syarifi, Putri Nazwa Syifa Anisa Syirin, Zaenab Tachyawan, Feargie Baehanggy Tamiyanti, Rika Dila Tasya Dewi, Vanissa Tasya Rahadatul Aisar Tatang Muhtar, Tatang Taufik Hidayat Taupik Taupik, Taupik Tiara Rifqi Tiara, Ersa Ratmi Topan Samudra Hidayat Tri Aulia, Salwa Tri Eva Noviani Trias Syafira Tsany, Muhammad Arkan Putra Tyas Syahdina Putri Udin Supriadi Variza, Cindy Rantikal Vassiyevna, Salomova Rano Wahyuni, Zahra Warlim Warlim Wati, Risma Widianto, Rahmat Tri WIJANA WIJANA Wijaya, Zidan Rizky Wulandari, Anisa Wulandari, Putri Eka Yati Rohayati, Yati Yoga Gunawan Rinaldi Yoga Saputra, Dwiki Yohandi, Iklimah Yulistina, Nabila Yuni Wulandari Yuningsih, Yuyun Zah'ra, Tania Apriluna Zahra, Alinda Aura Zakaria, Ilyas Zalianty, Revalina Zhahra, Hilma Zulva, Yasmin