p-Index From 2021 - 2026
10.281
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Jurusan Ilmu Keolahragaan Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Competitor : Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Indonesian Journal of Applied Linguistics (IJAL) Harmonia: Journal of Research and Education Mimbar Sekolah Dasar Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Wijdan : Journal of Islamic Education Studies Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga (JPJO) Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Journal Analytica Islamica JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jambura Health and Sport Journal ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation SPORTIVE: Journal Of Physical Education, Sport and Recreation Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) Jurnal Akademi Pariwisata Medan Edification Journal : Pendidikan Agama Islam JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Jurnal PORKES Multilateral: Jurnal Pendidikan Jasmani Dan Olahraga Al-Mubin: Islamic Scientific Journal Jurnal Keperawatan Galuh Jurnal Kesehatan Tambusai Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Al-Sharf: Jurnal Ekonomi Islam Jurnal Ilmiah Teunuleh: The International Journal of Social Sciences Dirasah : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam JINTAN : Jurnal Ilmu Keperawatan Jurnal Penelitian Inovatif Kutubkhanah Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan International Journal Mathla'ul Anwar of Halal Issues Gladi : Jurnal Ilmu Keolahragaan ALSYS : Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan Jurnal Keperawatan Innovative: Journal Of Social Science Research Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora (JURRISH) Jurnal Ilmiah Pangan Halal Jurnal Pariwisata PaRAMA : Panorama, Recreation, Accomodation, Merchandise, Accessbility Sosio Religi: Jurnal Kajian Pendidikan Umum Journal of Physical Education and Sport Pedagogy Jurnal Keperawatan Profesional ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation JHSS (Journal of Humanities and Social Studies)
Claim Missing Document
Check
Articles

Konsepsi ibadah bagi penderita fistula ani oleh perawat dan tokoh pesantren Attarbiyah: Conception of worship for patients with ani fistula by nurses and leaders of Attarbiyah pesantren Kanya, Dinda Gladys; Oktaviyani, Fitri; Rosana, Marsha Emilia; Lestari, Rosyana Putri; Indriani, Silvi; Supriyadi, Tedi; Faozi, Akhmad
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 11 No. 2 (2025): JiKep | Juni 2025
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v11i2.2609

Abstract

Fistula ani merupakan kondisi kronis medis yang menimbulkan tantangan dalam menjaga kebersihan dan pelaksanaan ibadah bagi umat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pandangan ulama dan peran tenaga kesehatan dalam mendampingi pasien fistula ani agar tetap menjalankan ibadah secara sah dan bermakna. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif di Pondok Pesantren Attarbiyah Sumedang, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan satu tokoh agama dan dua orang perawat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi kesehatan pasien memerlukan penyesuaian praktik ibadah melalui konsep rukhsah (keringanan) dalam Islam, seperti tayamum dan salat posisi tertentu. Para ulama menekankan pentingnya menjaga prinsip kesucian dan ibadah sesuai dengan kemampuan, serta mendorong kolaborasi antara panduan syariah dan saran medis. Sementara itu, petugas kesehatan berperan aktif dalam memberikan dukungan fisik, emosional, dan spiritual, termasuk mengedukasi keluarga pasien dalam perawatan sehari-hari. Studi ini menyoroti pentingnya pendekatan holistik berdasarkan nilai-nilai Islam dalam asuhan keperawatan, yang tidak hanya memperhatikan aspek medis, tetapi juga aspek spiritual dan psikososial pasien. Integrasi ajaran Islam, pendidikan kesehatan dan praktik perawatan modern menciptakan model perawatan yang inklusif, berempati bagi penderita fistula ani. Dengan demikian, kolaborasi antara tenaga medis dan pemuka agama menjadi kunci dalam menjembatani tantangan ibadah dan kondisi kesehatan kronis melalui pendekatan spiritual yang aplikatif dan kontekstual.
Pandangan Ulama terhadap Polemik Kehalalan Vaksin Measles-Rubella bagi Anak di Sumedang: Studi Kualitatif Berbasis Wawancara Mendalam Dewi, Fitriani; Kosasih, Gina Sabila; Zhahra, Hilma; Azizah, Sabrina Nurul; Amelia, Zirly; Supriyadi, Tedi; Faozi, Akhmad
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 5 No 2 (2025): JUPIN Mei 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.1540

Abstract

Polemik mengenai kehalalan vaksin Measles Rubella (MR) telah menimbulkan kegelisahan di kalangan umat Islam di Indonesia, terutama terkait kandungan bahan yang dianggap tidak halal. Penelitian ini bertujuan mengkaji perspektif keagamaan ulama terhadap penggunaan vaksin MR dalam konteks darurat syariah, dengan mempertimbangkan prinsip kemaslahatan dan fatwa keagamaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kasus, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap satu tokoh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan dua dokter. Temuan menunjukkan bahwa penggunaan vaksin MR yang mengandung unsur haram dapat dibenarkan secara syariah dalam kondisi darurat, selama tidak tersedia alternatif halal dan vaksin dibutuhkan untuk mencegah wabah penyakit menular (n = 3). Fatwa MUI No. 33 Tahun 2018 menjadi pijakan penting dalam justifikasi hukum, menyatakan bahwa vaksin MR boleh digunakan dengan syarat tertentu (n = 1). Selain itu, pentingnya kolaborasi dan komunikasi antara ulama dan tenaga medis menjadi penekanan untuk memperkuat pemahaman masyarakat dalam menyikapi isu kehalalan vaksin (n = 2). Studi ini merekomendasikan penguatan peran ulama sebagai jembatan antara ilmu kedokteran dan hukum Islam, agar program imunisasi berjalan efektif tanpa menimbulkan resistensi social.
Evaluasi Pembelajaran Carring: Sebuah Pengembangan Instrumen Evaluasi Pembelajaran Karakter bagi Calon Perawat Aisyah, Iis; Supriyadi, Tedi; Astuti, Ayu Prameswari Kusuma; Handayani, Dini Saraswati
Jurnal Keperawatan Vol 17 No 3 (2025): Jurnal Keperawatan: September 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v17i3.1756

Abstract

Pembelajaran karakter carring sebagai jantungnya keperawatan, dalam prosesnya meniscayakan kegiatan evaluasi yang harus dilakukan oleh dosen, namun demkian latar dengan latar belakang pendidikan dosen keperawatan yang tidak mendalami ilmu pedagogis bedampak pada kesulitan mereka dalam mengevaluasi capaian karakter caring dalam proses pembelajaran sehingga proses evaluasi pembelajaran masih terfokus pada ranah kognitif dan psikomotorik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrument evaluasi pembelajaran karakter carring. Penelitian ini menggunakan design 4D yang mencerminkan empat tahapan penelitian yakni define, design, developing dan diseminasi. Penelitian ini melibatkan 9 orang dosen dan 35 orang mahasiswa pada salah satu perguruan tinggi keperawatan yang cukup populer di provinsi Jawa Barat. Penelitian ini menghasilkan analisis Hasil uji validitas 84.6% pernyataan dinyatakan valid. Hasil uji reliabilitas diperoleh alpha cronbach’s sebesar 0.869. maka isntrumen termasuk dalam kriteria baik untuk digunakan.
PENGARUH PENGALAMAN WISATA YANG BERKESAN TERHADAP MINAT BERKUNJUNG KEMBALI DI PULAU TIDUNG, KEPULAUAN SERIBU Susilawati, Susilawati; Sukirman, Oman; Supriyadi, Tedi
Jurnal Akademi Pariwisata Medan Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Akademi Pariwisata Medan
Publisher : Politeknik Pariwisata Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36983/japm.v13i1.743

Abstract

This study aims to determine the extent of the effect of memorable tourist experience on tourists’ revisit intention in Tidung Island. The research employed a quantitative approach using a correlational method and purposive sampling based on non-probability sampling, involving 100 respondents who had previously visited Tidung Island. Data were collected through a Google Form questionnaire and analyzed using IBM SPSS version 25. The results indicate that memorable tourist experience has a significant effect on revisit intention. The indicators of involvement and knowledge showed significant results in creating a memorable impression on tourists visiting Tidung Island. In contrast, the indicators of refreshment and social interactions were not sufficient to provide a significant effect on the memorable tourist experience in Tidung Island. These finding suggests that destination managers need to pay more attention to these aspects in order to enhance the value of memorable tourist experiences and motivate tourists to revisit.
SUNAT PEREMPUAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN KESEHATAN Zakaria, Ilyas; Tachyawan, Feargie Baehanggy; Aisah, Nur; Nabila, Rifa Siti; Rahayu, Sri; Ariesta, Syafira Az Hara; Supriyadi, Tedi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.38631

Abstract

Sunat perempuan merupakan praktik yang masih menjadi perdebatan di banyak negara, termasuk Indonesia. Secara tradisional, praktik ini dilakukan atas dasar budaya, agama, atau tradisi. Namun, dari sudut pandang kesehatan global, sunat perempuan sering dikritik karena dapat menimbulkan dampak buruk seperti pendarahan, infeksi, trauma psikologis, hingga kemandulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pandangan hukum Islam dan kesehatan terkait sunat perempuan serta prevalensi praktik ini di Kabupaten Sumedang. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan data yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tokoh agama dan tenaga medis. Penelitian ini menemukan bahwa dalam perspektif Islam, khitan perempuan dianggap sebagai praktik mulia yang dianjurkan, meskipun tidak diwajibkan. Namun, dari perspektif kesehatan, sunat perempuan tidak dianjurkan karena risikonya terhadap kesehatan dan kesejahteraan perempuan. Kedua perspektif sepakat bahwa praktik ini dapat dilakukan dengan syarat memenuhi standar yang ketat, seperti prosedur medis yang aman dan tidak menimbulkan dampak negatif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa meskipun khitan perempuan memiliki landasan dalam tradisi dan agama, pelaksanaannya harus dilakukan secara hati-hati dan hanya jika memenuhi standar medis yang ketat. Dalam konteks ini, edukasi kepada masyarakat sangat penting untuk mencegah dampak negatif dari praktik yang tidak sesuai prosedur.
PERSPEKTIF ULAMA DAN TENAGA KESEHATAN DI SUMEDANG UTARA TERHADAP PENGGUNAAN GELATIN BABI Faturahman, Fauzan; Rizkia, Clara; Khoirunnisa, Anafi; Agustin, Dita; Khoirunnisa, Nazwa; Supriyadi, Tedi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45337

Abstract

Penggunaan gelatin babi dalam industri farmasi telah menimbulkan perdebatan yang kompleks di kalangan umat Muslim, terutama di Sumedang Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perspektif ulama dan tenaga kesehatan mengenai penggunaan gelatin babi dalam konteks kehalalan produk farmasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap dua narasumber yaitu seorang ulama dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan seorang apoteker dari RSUD Wirahadikusumah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun gelatin babi sering digunakan dalam produk farmasi karena efisiensi biaya dan stabilitas, penggunaannya menimbulkan dilema etis dan religius. Dalam kondisi darurat, prinsip darurat dalam Islam memungkinkan penggunaan gelatin babi jika tidak ada alternatif halal. Namun, pada kondisi normal, umat Muslim diharapkan untuk menghindari produk yang mengandung gelatin babi. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya transparansi informasi dan sertifikasi halal dalam industri farmasi untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat. Diperlukan sinergi antara tenaga kesehatan, ulama, dan produsen farmasi untuk menciptakan sistem pelayanan kesehatan yang inklusif dan etis, serta mendukung pengembangan alternatif halal. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman interaksi antara aspek medis, etika, dan keagamaan dalam praktik pelayanan kesehatan di masyarakat Muslim.
PANDANGAN TENAGA KESEHATAN DAN ULAMA TERHADAP PENGGUNAAN CBD (CANNABIDIOL) ATAU GANJA SEBAGAI PENGOBATAN MEDIS Mauludia, Mila; Nurhayati, Fitri; Nur’aeni, Intan; Anshori, Muhammad Sholahuddin; Khairunnisa, Siti Zakiah; Supriyadi, Tedi; Faozi, Akhmad
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45630

Abstract

Penggunaan Cannabidiol (CBD) dalam dunia medis menjadi isu kontroversial yang melibatkan aspek kesehatan, hukum, dan agama, khususnya dalam konteks masyarakat Muslim Indonesia. Meskipun CBD memiliki potensi terapeutik yang signifikan, penggunaannya masih terbatas oleh regulasi ketat dan minimnya pemahaman terhadap kehalalan serta keamanan medisnya. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pandangan tenaga kesehatan dan ulama terhadap penggunaan CBD dalam pengobatan medis, serta menilai kemungkinan integrasi antara pendekatan ilmiah dan hukum Islam dalam menyusun kebijakan yang relevan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam kepada tenaga kesehatan dan ulama di Kabupaten Sumedang. Data dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi persepsi, tantangan, dan peluang penggunaan CBD dalam praktik medis yang sesuai dengan syariat Islam. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa tenaga medis mengakui manfaat CBD (Cannabidiol) dalam terapi penyakit tertentu seperti epilepsi dan nyeri kronis, namun tetap menyoroti perlunya pengawasan dan regulasi yang ketat. Di sisi lain, ulama menyatakan bahwa penggunaan ganja medis dapat diperbolehkan dalam kondisi darurat sesuai kaidah “adh-dharurat tubihu al-mahdhurat”. Terdapat perbedaan pandangan antara ulama menunjukkan pentingnya fatwa kolektif dan edukasi kepada masyarakat. Sinergi antara tenaga medis, ulama, dan pemerintah diperlukan untuk perlu penelitian lebih lanjut untuk penggunaan jangka panjang serta menyusun regulasi yang adil, etis, dan kontekstual.
Pengaruh Perbedaan Gender Perawat terhadap Tingkat Kepuasan Lansia dalam Pemenuhan Kebutuhan Dasar dan Spiritual: Tinjauan dari Perspektif Islam Fauzi, Dadan Ahmad; Asmarani, Dea; Subagja, Putri Wulan Indah Wangi; Novelarosa, Syarah Fitria; Zah'ra, Tania Apriluna; Supriyadi, Tedi; Faozi, Akhmad
Jurnal Keperawatan Profesional Vol 13, No 1 (2025): Determinants of Health
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jkp.v13i1.11287

Abstract

Mayoritas tenaga kesehatan dan pasien lansia di Indonesia berasal dari masyarakat Muslim, sehingga nilai-nilai agama memengaruhi praktik keperawatan, khususnya dalam interaksi antara perawat dan pasien lawan jenis. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh perbedaan gender perawat terhadap tingkat kenyamanan dan kepuasan lansia dalam menerima pelayanan keperawatan, serta meninjau pandangan Islam terhadap interaksi tersebut. Menggunakan pendekatan mixed methods, data diperoleh melalui kuesioner dan wawancara terhadap lansia, tenaga kesehatan, dan tokoh agama di beberapa lembaga di Kabupaten Sumedang. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar lansia merasa lebih nyaman dirawat oleh perawat yang sejenis kelaminnya, terutama dalam tindakan yang bersifat pribadi. Namun, dalam kondisi darurat, pelayanan oleh perawat lawan jenis dapat diterima selama tetap menjaga etika, meminta persetujuan, dan mengutamakan keselamatan pasien. Baik perawat maupun ulama menekankan pentingnya profesionalisme dan kebutuhan pasien dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini menekankan perlunya penguatan kapasitas perawat melalui pelatihan yang menitikberatkan pada sensitivitas gender dan pemahaman spiritual, agar pelayanan keperawatan lebih sesuai dengan nilai-nilai budaya dan religius yang dianut masyarakat
Medical Therapy and Ruqyah in The Treatment of Schizophrenia: A Perspective of Islamic Law and Health Regulation in Indonesia Rachman, Lyvia Aulia; Fieneyantie, Fatyah; Aprilia, Sandini; Amalia, Septy; Karunia, Suci; Faozi, Akhmad; Supriyadi, Tedi
Jurnal Ilmiah Teunuleh Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Teunuleh
Publisher : Teunuleh Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51612/teunuleh.v6i2.201

Abstract

Schizophrenia is a serious mental disorder characterized by perceptual, thought, and behavioral disorders. In societies with strong religious backgrounds, many view this disorder as the result of spiritual disorders, preferring ruqyah therapy to medical treatment. This study aims to explore and compare the effectiveness of medical therapy and ruqyah therapy in the treatment of schizophrenia, as well as to understand the public's perception of the two approaches. The method used was qualitative research with a phenomenological approach, through in-depth interviews with eight participants consisting of medical personnel and scholars in the Sumedang area. The results of the study show that medical therapy remains the main cornerstone in controlling the symptoms of schizophrenia, especially through the use of antipsychotics. However, ruqyah therapy provides positive psychological effects such as calmness and increased spiritual spirit of the patient, and is often chosen because it is considered more in accordance with religious values. The integration between medical and spiritual approaches is seen as a holistic strategy, especially in the context of Muslim society. The study also highlights the importance of the role of family, community education, and stigma reduction in supporting therapy success. In conclusion, an integrative approach that includes medical and spiritual therapies can improve patient adherence, reduce stigma, and strengthen social support in schizophrenia recovery.
Sinergi Antara Ilmu Medis dan Fiqih Dalam Penggunaan Air Doa Untuk Penyembuhan di Sumedang Utara Nurulaeni, Devia; Rifdah, Nur Rahidah Hana; Maolida, Nurul; Karlina, Silvi; Hidayat, Taufik; Supriyadi, Tedi; Faozi, Akhmad
Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) Vol 7 No 2 (2025): This issue ongoing for Publication
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili dan Kejuruan (STTIK) Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37364/jireh.v7i2.414

Abstract

This study aims to analyze ulama perspectives on prayer water use based on fiqh studies and Thibbun Nabawi, explore medical personnel views on prayer water potential as complementary therapy, and identify convergence points between religious and medical approaches in using prayer water for healing. The study employed a qualitative approach with exploratory study design. Findings show significant convergence between religious and medical perspectives. Ulama provide theological foundation through QS Al-Anbiya verse 30 and Thibbun Nabawi practices, positioning prayer water as wasilah in seeking healing efforts. Medical personnel acknowledge placebo effects and psychological dimensions of prayer water through psychoneuroimmunology mechanisms. Both perspectives agree that belief and positive suggestion play important roles in healing, with prayer water functioning as complementary therapy that does not replace primary medical treatment. This integration opens opportunities for developing holistic healthcare models that accommodate spiritual values without neglecting evidence-based medicine principles.
Co-Authors 'Aisy, Sayyidah Rihhadatul . Khairunnisa, . A. Ario Mandehe Aam Abdussalam, Aam Abdul Hakam Aceng Kosasih, Aceng Adisha, Najma Afrillan, Muhammad Bintang Afrillianti, Karina Rizkia Afwa, Atiqah Ummu Agustin, Dita Agustin, Icha Sanista Agustin, Sabrina Dirga Agustina, Nadya Ahmad Fariz Ahmad Fauzi, Rizal Ahmad, Alifah Azizah Aisyah, Iis Ajijah Nugraha, Nabila Zahran Akbariska, Fahma AKHMAD FAOZI Akhmad Faozi Al Asadi, ⁠Iradillah Al Zahara, Al Zahara Al-Haq, Siti Fauziyah Alawiyah, Tuti Alfazri, Dimas Alfiani, Reggyna Alfiani, Salma Nur Alif, Muhammad Nur Aliyah, Alya Amalia, Septy Amanda Sofyan, Putri Amelia, Lienji Amelia, Safira Putri Amelia, Tri Amelia, Zirly Ameliawati, Bella Ayu Anci, Sou Andestiaji, Salsabila Andrian Mulyana, Egi Andriansyah, Pasha Aprillya Andriyani, Fitriah Anggraeni, Shelpi Ani Nur Aeni, Ani Nur Anindia, Sharfina Anjani, Shena Ravina Anshori, Muhammad Sholahuddin Anugrah, Rikman Anwar, Devi Kurnia Aprilia, Puput Bela Aprilia, Sandini Apriliyani, Lika Sheilia Ardi Manggala Kusumawardana Ardian, Muhammad Enrico Ardiansyah, Mochamad Rival Arhaj, Muhammad Fiqhri Ariesta, Syafira Az Hara Armila, Raihana Sekar Aryadi, Jasella Kartika Aryanto, Noval Ashari, Oky Asmara, Rimba Aprillia Asmarani, Dea Asri Rahmawati Astuti, Ayu Prameswari Kusuma Asyari, Fadli Adiya Audyta, Rindi Aulia, Layli Nur Ayi Suherman Ayu Dewanti, Zahra Azhari, Hasbinoer Ibnu Azis, Aulya Nur Azizah, Heraz Nur Azizah, Sabrina Nurul Azka Indallah, R. Dhiya Azmi, Kayla Sabitul Azzahirah, Meutya Nabilah Azzahra, Dinda Nazwa Baehaqi, Mochamad Rafli Bella, Tiara Rizkika Berliyanti, Dini Cahyani, Amanda Naifah Chaerani, Sabila Chinara Putri SG, Akiko Davina, Fayla Daya Lestari, Prima Dewi Susilawati Dewi, Astri Puspita Dewi, Fitriani Dewi, Kamelia Dinangsit, Dinar Dinata, Nur Allissa Firda Dini Saraswati Handayani Dita Puspita, Dita Encep Syarief Nurdin, Encep Syarief Fadhillah, Widi Yanti Faiha, Haya Farhah, Hanisyah Dian fatikha, evrilia sabella Faturahman, Fauzan Fauzan, Farhan Rizqi Fauzi, Dadan Ahmad Febianti, Rahma Febriana, Linda Febriyanti, Intan Salsabila Felania, Nanda Asty Fieneyantie, Fatyah Firdaus, Sabiq Fitri Nurhayati Fitri, Gabriel Dwi Fitriani, Nurwulan Fitriani, Sandrina Fitrianov, Wanda Gilang Pratama Gushela, Priska Tiarany Hadi, Jesica Cetleya Hadi, Rizal Shofhan Hakim, Muhammad Naufal Lukmanul Halimi, Alpin Hanifa, Anestia Nur Hanipah, Eva Hapsar, Meidina Dwi Hardiansyah, Ricky Hasanah, Khoula Shofil Hasipa, Hani Siti Hera Ardila, Novi HERAWATI, DIANA Herdiyanti, Rinda Exsantri Hery Widijanto Hesti Rahmawati, Hesti Hidayah, Munaawarotul Hidayah, Risma Hidayani, Valentina Ibtisamah, Nailah Ilahiyani, Vinasti Indah Widyaningsih Indra Safari Indra Safari Indriani, Silvi Inka Riana, Anjaeni Irena Novarlia Islami, Elissa Noorwillah Isyabella, Annisa Jamil, Fathurrohman Julia Julia Julia, J Julia, J. Julia, J. Julia, Regina Julian, Rizan Juwita, Salwa Kamila, Alda Humaimah Kanya, Dinda Gladys Karlina, Silvi Karomah, Isti Kartika Winata, Rieke Karunia, Suci Khairunnisa, Daniswara Khairunnisa, Siti Zakiah Khansa Nabilah, Rafa Khoerunnisa, Khoerunnisa Khoerunnisa, Lena Melinda Khoirunisa, Elsa Khoirunnisa, Anafi Khoirunnisa, Nazwa Khoirunnisaa, Salma Kosasih, Gina Sabila Kurniawan, Muhammad Damarjati Laila, Arina Zuhda Larasati, Azzahra Larasati, Diah Ayu Laurentina, Natasya Olga Lengkana, , Anggi Setia Lengkana, Anggi Setia Lestari, Destiana Dwi Lestari, Rosyana Putri Lisnawati, Intan Maharani, Fita Mahardika, Faiz Anggara Mahardika, Rafi Mahyati, Mahyati Maolida, Nurul Marsellina, Selly Mauludia, Mila Mayastika, Intan Meirizka, Raisha Miladhiyah, Anindha Nur Mubina, Diani Illahi Mufarrohah, Siti Muhammad Rivai Muhammad Zaenudin Mukarromah, Lu’luil Mulyana Mulyana Mulyana, Korie Youlandari Hartini Nababan, Chantika Salsabila Nabila, Ersya Rahma Nabila, Rifa Siti Nadhira, Raisa Nailah, Intan Hana Nailla Hasna, Azwaj Nakita, Julia Nan Rahminawati Nariswari, Raina Azhari Nasibah, Asri Aryanti Natasya, Anita Nisa, Farida Zahra Khairun Nisa, Neng Lina Rohamatun Nofelinda, Shelfiana Novelarosa, Syarah Fitria Noverayanti, Indrie Fauziyah Nugraha, Bintang Alvin Nur Aeni, Ira Nur Aisah Nur Safanah, Ashila Nuraeni, Anisa Nuraeni, Rinda Sipa Nuraeni, Selma Nuraeni, Widya Nurazizah, Zahra Nurfadhillah, Ayu Fitria Nurfadilah, Syfa Dini Nurhayati, Ima Nurjanah, Aanisah Nurjanah, Tiara Siti Nurjanah, Yunisha Husnul Nurlita, Mira Ain Nursadiyah, Siti Nurul, Eli Nurul, Yasinta Nurulaeni, Devia Nuryani, Tiya Nurzamiyanti, Ghevira Nur’aeni, Intan Octaviani, Tiara Oktaviani, Tiara Dita Oktaviyani, Fitri Oman Sukirman, Oman Palupi, Latifa Putri Pamungkas, Muhamad Imam Paramita, Rida Kania Pebriyanti, Jovani Shinta Peranita, Nita Permadi, Andri Nur Permana, Rifki Adit Tia Perniati, Peni Pradipta, Dea Vega Prana Dwija Iswara, Prana Dwija Prasasti, Cania Pratama, Dicky Satria Pratama, Yan Nurdiyana Pratiwi, Pina Permata Purnama, Ila Asyifa Puspita, Dini Aulia Puspita, Reza Putra, Gilang Pratama Putra, Subhan Manggala Putri, Amelia Cahya Putri, Dinda Indika Putri, Eznelda Julia Putri, Melva Adinda Putri, Muthia Amelia Putri, Natasya Dwi Meilany Putri, Risma Indriani Putri, Shelyna Mardiana Putri, Tyas Syahdina Putri, Yayang Putria, Nurlita Dheina Putritirano, Shaqina Zahra Rachman, Lyvia Aulia Rahadian, Fakhira Agustine Rahmani, Nabila Rahmawati, Alya Ramadhani, Siffa Octavia Ramadhani, Zakiyyah Putri Rasyifa, Zahara Raura, Kike Shakila Rifdah, Nur Rahidah Hana Rima Erihani Safitri Ripani, Sifa Riva Putri, Jans Rizal Maulana, Rizal Rizkia, Clara Rosadi, Nurrita Catharina Rosana, Marsha Emilia Rukmana, Anin Sa'diah, Regina Aulia Sabila, Ismi Sagita, Meylani Salsabila, Rizka Salsabila, Sheila Salsabila, Syifa Aurelia Salsabila, Tania Rizky Sampurna, Jaya Saptani, Entan Sari, Intan Yulia Sarvinoz Baxtiyorovna, Allayorova Sayaroh, Farikha Aulia Sa’adah, Ismi Siti Septiani, Fadila Nurlita Septiani, Neneng Nanda Dwi Septiani, Nisya Aulia Septiani, Riani Jihan Septianisa, Riska Elora Setiawan, Apriyansyah Shalawati, Shally Shalimar, Jesika Siti Aisyah Siti Hanifah Siti Nur Aisyah Siti Nurjanah Siti Nuryani, Siti Sofiatunnisa, Dian Sopiah, Ika Sri Mulyani, Ira SRI RAHAYU Subagja, Putri Wulan Indah Wangi Subagja, Reva Suhartini, Titi Suherman, Suherman Susilawati, Susilawati Syafira, Trias Syahputra, Muhammad Verdy Syarifi, Putri Nazwa Syirin, Zaenab Tachyawan, Feargie Baehanggy Tamiyanti, Rika Dila Tasya Dewi, Vanissa Tatang Muhtar, Tatang Taufik Hidayat Taupik Taupik, Taupik Tiara, Ersa Ratmi Tri Aulia, Salwa Tsany, Muhammad Arkan Putra Udin Supriadi Variza, Cindy Rantikal Wahyuni, Zahra Widianto, Rahmat Tri WIJANA WIJANA Wijaya, Zidan Rizky Wulandari, Anisa Wulandari, Putri Eka Yati Rohayati, Yati Yoga Saputra, Dwiki Yulistina, Nabila Yuni Wulandari Yuningsih, Yuyun Zah'ra, Tania Apriluna Zahra, Alinda Aura Zakaria, Ilyas Zalianty, Revalina Zhahra, Hilma Zulva, Yasmin