Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Southeast Asian Journal of Technology and Science

Pembelajaran Unplugged Coding Pengenalan Pola Bentuk Geometri Meningkatkan Kognitif Anak Komariah, Komariah; Sari, Novita; Risna, Inten
Southeast Asian Journal of Technology and Science Vol. 6 No. 2 (2025): Southeast Asian Journal of Technology and Science
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/810634300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penerapan pembelajaran Unplugged Coding  dalam mengenalkan pola bentuk geometri dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak usia 5–6 tahun di TK Islam Citra Pertiwi. Unplugged Coding  merupakan pendekatan pembelajaran abad ke-21 yang menekankan pada pengembangan keterampilan berpikir komputasional tanpa menggunakan perangkat digital. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru dan anak didik kelompok B (usia 5–6 tahun). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Unplugged Coding  dapat meningkatkan kemampuan berpikir logis, berpikir simbolik, pemahaman konsep bentuk, serta kemampuan memecahkan masalah sederhana pada anak. Tantangan yang dihadapi antara lain keterbatasan media pembelajaran, perbedaan tingkat pemahaman anak, durasi pembelajaran yang singkat, serta keterbatasan penguasaan guru terhadap strategi Unplugged Coding . Penelitian ini merekomendasikan penyediaan media pembelajaran yang bervariasi, pelatihan bagi guru, serta pengelolaan waktu yang efektif untuk mendukung keberhasilan penerapan Unplugged Coding  dalam pendidikan anak usia dini. Penelitian menunjukkan bahwa integrasi Unplugged Coding  dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang relevan untuk memperkuat fondasi berpikir komputasional sejak dini, sekaligus mendorong inovasi kurikulum pada satuan PAUD. Temuan ini juga menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi pendidik agar mampu mengadaptasi pendekatan pembelajaran berbasis masalah dan berpikir sistematis dalam kegiatan bermain anak.
Analisis Kemampuan Membaca Permulaan Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Kartu Huruf Umamah, Umamah; Risna, Inten; Sari, Muthia
Southeast Asian Journal of Technology and Science Vol. 6 No. 2 (2025): Southeast Asian Journal of Technology and Science
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/810635900

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan media kartu huruf dan menganalisis kemampuan membaca permulaan anak usia 5-6 tahun di KOBER Flamboyan. Kemampuan membaca permulaan mencakup pengenalan huruf, penggabungan suku kata, dan pembentukan kata sederhana sebagai dasar literasi anak usia dini. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas empat anak dan dua orang guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media kartu huruf dilakukan secara bertahap dan menyenangkan melalui kegiatan yang interaktif dan terarah. Anak-anak menunjukkan perkembangan yang positif dalam mengenal huruf, menyusun suku kata, serta membaca kata sederhana. Media kartu huruf juga meningkatkan minat belajar dan partisipasi aktif anak selama kegiatan berlangsung. Dengan demikian, penggunaan kartu huruf terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi guru dalam memilih metode dan media pembelajaran yang sesuai untuk mengembangkan kemampuan literasi awal anak usia dini.
Implementasi Bermain Konstruktif Sebagai Strategi Guru Dalam Menumbuhkan Kemandirian Anak Usia Dini Yuliah, Elah; Risna, Inten; Surya, Havid
Southeast Asian Journal of Technology and Science Vol. 6 No. 2 (2025): Southeast Asian Journal of Technology and Science
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/810636000

Abstract

Kemandirian merupakan aspek perkembangan fundamental yang perlu ditanamkan sejak usia dini karena berpengaruh terhadap kemampuan anak dalam mengurus diri sendiri, mengambil keputusan sederhana, serta bertanggung jawab atas aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi bermain konstruktif sebagai strategi guru dalam menumbuhkan kemandirian anak usia dini di PAUD Kutilang Kecamatan Curug, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam penerapannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari tiga orang guru dan lima belas anak didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah mengimplementasikan bermain konstruktif melalui tahap perencanaan berbasis RPPH, pelaksanaan dengan pendampingan fasilitatif, dan evaluasi reflektif yang berfokus pada proses. Aktivitas bermain seperti menyusun balok, membuat bentuk dari plastisin, dan menyusun puzzle terbukti mampu menstimulasi kemandirian anak dari aspek pengambilan keputusan, tanggung jawab, dan inisiatif. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan sarana permainan, perbedaan tingkat kemandirian anak, dan ketergantungan sebagian anak terhadap guru. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa bermain konstruktif merupakan strategi efektif untuk menumbuhkan kemandirian anak usia dini, asalkan didukung oleh sarana prasarana yang memadai serta peran guru yang konsisten sebagai fasilitator.
Penerapan Ice Breaking Untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri Rohmatiah, Siti; Risna, Inten; Mina Laili, Mahsiani
Southeast Asian Journal of Technology and Science Vol. 6 No. 2 (2025): Southeast Asian Journal of Technology and Science
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/810636400

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis penerapan ice breaking terhadap rasa percaya diri pada anak usia 5-6 tahun di PAUD Al Imron. Fenomena yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya keberanian anak untuk berbicara, mencoba hal baru, dan tampil di depan teman sebaya dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 19 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ice breaking tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan pemanasan sebelum pembelajaran dimulai, tetapi juga sebagai metode yang mampu membantu anak mengembangkan kemampuan sosial, mengekspresikan diri secara terbuka, serta membentuk rasa aman dan dihargai dalam lingkungan belajar. Anak-anak yang terlibat dalam kegiatan ice breaking menunjukkan kesiapan mental dan emosional yang lebih baik untuk mengikuti proses pembelajaran secara aktif. Dampak penerapan ice breaking efektif dan relevan untuk digunakan dalam pembelajaran anak usia dini karena selaras dengan karakteristik anak yang gemar bermain dan berinteraksi. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa penerapan ice breaking memiliki dampak positif terhadap perkembangan rasa percaya diri anak usia dini, dengan menyoroti perlunya peran aktif guru dan orang tua untuk menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan.
Analisis Perkembangan Membaca Anak Usia Dini Melalui Penerapan Metode Bercerita Fauziah, Eva; Sari, Novita; Risna, Inten
Southeast Asian Journal of Technology and Science Vol. 6 No. 2 (2025): Southeast Asian Journal of Technology and Science
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/810666200

Abstract

Kemampuan membaca awal pada anak usia dini menjadi fondasi penting bagi keberhasilan belajar pada jenjang pendidikan selanjutnya, namun masih banyak anak usia 5-6 tahun yang mengalami kesulitan dalam mengenal huruf dan memahami makna bacaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan serta dampak metode bercerita dalam kegiatan pembelajaran terhadap pengembangan kemampuan membaca anak usia 5-6 tahun di PAUD Al-Mubarok. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 20 anak usia 5-6 tahun dan 1 guru kelas kelompok B. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan instrumen berupa pedoman observasi perkembangan membaca anak, pedoman wawancara guru, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode bercerita diterapkan secara terstruktur dengan memanfaatkan media pendukung seperti buku cerita bergambar, boneka tangan, dan kartu huruf, serta melibatkan anak secara aktif melalui dialog dan tanya jawab. Anak menunjukkan peningkatan dalam mengenal huruf dan kata, memahami isi cerita, serta mampu menyusun kembali cerita menggunakan kalimat sederhana. Sedangkan dari 20 anak yang diamati, sebanyak 17 anak mengalami perkembangan signifikan dalam kemampuan membaca awal, ditandai dengan meningkatnya kemampuan mengidentifikasi simbol huruf, mengingat kosakata sederhana, dan tumbuhnya minat membaca secara mandiri. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa metode bercerita dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran yang efektif dan kontekstual untuk mengembangkan kemampuan membaca awal anak usia dini di lembaga PAUD.
Analisis Keterlambatan Berbicara Anak Usia Dini Melalui Metode Problem Solving Aeni, Nur; Sari, Novita; Risna, Inten
Southeast Asian Journal of Technology and Science Vol. 6 No. 2 (2025): Southeast Asian Journal of Technology and Science
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/810666900

Abstract

Penelitian ini dimotivasi oleh anak usia dini yang mengalami masalah keterlambatan bicara. Keterlambatan bicara pada anak usia dini adalah kondisi di mana kualitas perkembangan bicara anak tidak sesuai atau di bawah usianya, di mana anak mengalami kesulitan dalam mengekspresikan perasaannya dan anak kurang menguasai kosakata. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis penggunaan metode pemecahan masalah guru dalam menangani keterlambatan bicara pada anak usia 5-6 tahun. Subjek dalam penelitian ini adalah 2 guru anak yang mengalami keterlambatan bicara. Pengumpulan data diperoleh dari informan primer menggunakan metode wawancara semi-terstruktur dengan guru kelas subjek. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan teknik deskriptif untuk menjelaskan hasil penelitian. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa keterlambatan bicara yang dialami anak usia dini menyebabkan beberapa hambatan, termasuk anak tidak mampu mengungkapkan apa yang mereka rasakan atau apa yang mereka inginkan, anak merasa canggung saat mengobrol dengan teman-teman mereka, dan juga anak cenderung pendiam. Hambatan juga dirasakan oleh lawan bicara anak seperti orang tua, guru atau teman ketika mereka ingin mengajak anak berbicara. Melalui pembelajaran metode pemecahan masalah yang dilakukan oleh guru, anak-anak mampu dan berani berbicara meskipun masih ada beberapa huruf yang belum jelas.
Penerimaan Anak Tipikal Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus di Paud Inklusi Kadafiah, Siti; Nur, Maulida; Risna, Inten
Southeast Asian Journal of Technology and Science Vol. 6 No. 1 (2025): Southeast Asian Journal of Technology and Science
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/810629800

Abstract

Meskipun Indonesia telah mengadopsi sistem pendidikan inklusif, minimnya pemahaman awal anak tipikal mengenai keberagaman sering menjadi penyebab munculnya respons negatif terhadap Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), seperti diabaikan, dijauhi, atau bahkan diejek. Kondisi ini menegaskan perlunya peran krusial guru dalam memfasilitasi interaksi sehat dan membentuk sikap penerimaan sosial sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerimaan anak tipikal terhadap anak berkebutuhan khusus (ABK) di lingkungan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) inklusi serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi guru dalam mengelola kelas inklusif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan telah dilaksanakan di KB Ummatan Wasathon, Kota Serang. Subjek penelitian melibatkan dua orang guru kelas dan sepuluh anak tipikal dari kelompok B. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung di kelas, dan studi dokumentasi. Analisis data kualitatif deskriptif dilakukan menggunakan analisis interaktif yang terdiri dari tiga komponen, yaitu Reduksi Data, Sajian Data, dan Penarikan Kesimpulan (Verifikasi). Penarikan kesimpulan dilakukan dengan menggunakan metode induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan anak tipikal terhadap ABK bervariasi, dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti kemampuan komunikasi, empati, sikap inklusif, dan bimbingan dari guru serta orang tua. Anak-anak yang menerima arahan dan pendampingan sosial-emosional cenderung menunjukkan perilaku yang lebih positif, seperti bermain bersama, membantu, dan menunjukkan kepedulian. Namun, penelitian ini juga menemukan hambatan, yaitu minimnya pemahaman awal anak tentang keberagaman dan tantangan guru dalam mengelola perbedaan perilaku. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan guru berkelanjutan tentang praktik inklusif, peningkatan kolaborasi sekolah-orang tua, dan penguatan nilai-nilai inklusif sejak usia dini untuk menciptakan lingkungan belajar yang ramah, menghargai perbedaan, dan mendukung perkembangan sosial seluruh anak tanpa diskriminasi.
Strategi Guru Dalam Menangani Perilaku Hiperaktif Anak Usia Dini Nurlela, Nurlela; Surya, Havid; Risna, Inten
Southeast Asian Journal of Technology and Science Vol. 6 No. 1 (2025): Southeast Asian Journal of Technology and Science
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/810631300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik perilaku anak hiperaktif dan mendeskripsikan strategi guru dalam menangani perilaku hiperaktif anak usia dini di TK Ar-Ridho. Perilaku hiperaktif pada anak usia dini dapat mengganggu proses pembelajaran dan perkembangan sosial-emosional jika tidak ditangani dengan tepat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah dua guru kelas A dan dua anak yang menunjukkan perilaku hiperaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik perilaku anak hiperaktif meliputi gerak berlebihan, impulsif, kesulitan memusatkan perhatian, kurang sabar dan mengganggu orang lain, perilaku ceroboh, meninggalkan tugas sebelum selesai, dan berbicara tanpa henti. Strategi yang diterapkan guru meliputi penguatan positif, penggunaan media pembelajaran interaktif, penataan lingkungan belajar, latihan pengendalian diri dan keterampilan sosial, serta pemberian waktu istirahat terjadwal. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi guru PAUD dalam merancang strategi penanganan anak hiperaktif yang efektif dan kondusif
Implementasi Pembiasaan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Terhadap Pembentukan Karakter Disiplin Anak Zaki, Rosdiana; Risna, Inten; Surya, Havid
Southeast Asian Journal of Technology and Science Vol. 6 No. 1 (2025): Southeast Asian Journal of Technology and Science
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/810634800

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah fondasi strategis untuk menanamkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), yang berperan penting dalam pembentukan karakter. Penelitian kualitatif deskriptif ini di PAUD Nurul Hidayah bertujuan mendeskripsikan implementasi PHBS dan menganalisis kontribusinya terhadap pembentukan karakter disiplin anak usia 5-6 tahun. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara guru, dan dokumentasi menunjukkan bahwa implementasi PHBS dilakukan melalui kegiatan rutin yang menyenangkan, seperti mencuci tangan, menyikat gigi, dan menjaga kebersihan lingkungan. Pembiasaan ini didukung fasilitas dan teladan langsung dari guru. Hasilnya, anak-anak menunjukkan peningkatan positif dalam karakter disiplin, seperti mengikuti aturan kelas dan melakukan rutinitas secara mandiri. Terdapat hubungan positif antara kebiasaan PHBS dengan perkembangan sikap disiplin. Namun, konsistensi perilaku anak masih membutuhkan pengawasan intensif dari guru dan orang tua. Oleh karena itu, kolaborasi sekolah dan keluarga sangat krusial untuk memastikan keberlanjutan dan penguatan pembiasaan PHBS dan disiplin ini.
Co-Authors Ade Ifan Mujayanro Ahyuroh, Ahyuroh Albert Aderama Amat Hidayat Amiyati, Dewi Rara Andini, Andini Anggraeni, Ira Anisah Aprilanata, Egis Rianti Apriyanti, Ranti Atiah, Atiah Auliana, Sigit Bayi Tabrani, Mohamad Beni Junedi Dea Azhari Devi Ayu Kurniawati Ernawati Ernawati Eva Fauziah Eva Mayasari Fadilah, Shifa Fani Fardiani Fatimah, Endang Fikri Tanzil Mutaqin, Moh Firdaus, Ahmad Maulana Fitriyani, Fifi Fricticarani, Ade Haerul Mustofa Hasanah Hasanah Hendawaty, Novia Hidayat, Amat Hopipah, Neneng Ibnu Sina Ichsan Ahmad Prasetyo Ikhtivaya, Sri Ikromah, Ikromah Ila Rosmilawati Indah Fitriani Jamaludin . Juniarti, Depi Sari Kadafiah, Siti Komariah Komariah Kurnaedi, Nedi Kurniawati, Ade Laili, Mahsiani Mina Mahsiani Mina Laili Masamah, Mamah Maulida Nur Moch. Fikries Najmil Hak Moh.Bayi Tabrani Mu'minah, Mu'minah Mulyani, Wina Mulyawan, Galuh Mutaqin, Moh Fikri Tanzil Mutaqin, Moh Fikri Tanzil Mutaqin, Moh. Fikri Tanzil Mutaqin, Mohammad Fikri Tanzil Muthia Sari Mutia Sari Mutoharoh, Mutoharoh Novita Sari Novita Sari Novita Sari NUR AENI Nur Yulia Prastiwi Nur, Maulida Nurhasanah Nurhasanah Nurlela Nurlela Nurul fadillah, Nurul Oktavianti, Oppyta Pahrul, Yolanda Pungki, Anjela Rafli Maulana Ratu Yustika Rini Rena Rianti, Rini Ridwan Ridwan Rijkiah, Dinu Rohmatiah, Siti Rusdianti, Shofia Safaat Aeni, Ira Safitri, Nabila Anzalia Salbiyah, Siti Sanuri Sari , Muthia Sari, Muthia sari, Mutia Sari, Nita Nurmala Satriyah Triyastati Septa Fauzi Septiani, Wanda Zahra Silfiani, Silfiani Simanjuntak, Olga Theresia Siti Hasanah SITI KHOLIFAH Siti Marina Solihat, Anisa Sumarni, Ani Sumiyati Wirdaningsih Surya, Havid Sutiawati, Sutiawati Tabrani, Mohamad Bayi Uktafiya Nurhayati Umalihayati Umalihayati Umalihayati Umamah, Umamah Vina Karina Putri Wibowo, Tito Parta Yoga Mahendra Yolanda Pahrul Yuli Rohmiyati Yuliah, Elah Zaki, Rosdiana