Claim Missing Document
Check
Articles

PEMANFAATAN AMPAS KOPI SEBAGAI BAHAN DASAR KOSMETIK DI SMK FARMASI CUT MEUTIA Fitria Fitria; Siti Samaniyah; M. Deddy Harfiansyah; Rahmat Akbar; Nurhayati Nurhayati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ampas kopi merupakan limbah organik yang dihasilkan dalam jumlah besar dari aktivitas konsumsi kopi, khususnya di daerah penghasil kopi seperti Provinsi Aceh. Ampas kopi masih mengandung senyawa bioaktif berupa kafein, polifenol, dan senyawa fenolik yang memiliki aktivitas antioksidan dan berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan dasar kosmetik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa SMK Farmasi Cut Meutia Kota Banda Aceh dalam pemanfaatan ampas kopi sebagai bahan kosmetik sederhana yang aman dan ramah lingkungan. Metode kegiatan meliputi penyuluhan mengenai potensi bahan alam dalam kosmetik, demonstrasi pembuatan sediaan masker wajah berbasis ampas kopi, serta evaluasi pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai pemanfaatan limbah organik dan kemampuan praktik pembuatan kosmetik sederhana. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung pembelajaran vokasional serta mendorong inovasi produk kosmetik berbasis bahan alam lokal.
MENGENAL DAN MENCEGAH PENULARAN TUBERKULOSIS: EDUKASI KESEHATAN DI LINGKUNGAN MASYARAKAT PUSKESMAS BAITURRAHMAN Siti Samaniyah; Finaul Asyura; Fitria Fitria; Murnia Suri; Syarifah Yanti Astryna; Syarifah Asyura; Kesumawati Kesumawati; Fauziah Andika; Muhammad Naufal; Ida Mukhlisa; Periskila Dina Kali Kulla
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia. Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai cara penularan dan pencegahan TBC menjadi salah satu faktor tingginya penyebaran penyakit ini.Tujuan Kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga mengenai TBC melalui edukasi kesehatan di lingkungan Puskesmas Baiturrahman. Kegiatan dilaksanakan oleh tim dosen dan mahasiswa Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) beserta Apoteker Banda Aceh dengan metode penyuluhan interaktif, diskusi, dan pembagian media informasi edukatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai gejala, cara penularan, dan langkah pencegahan TBC. Diharapkan kegiatan ini dapat mendorong kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan paru-paru serta aktif dalam upaya pencegahan penularan TBC di lingkungan sekitarnya. 
PENINGKATAN LITERASI MASYARAKAT TENTANG INTERAKSI OBAT DENGAN HERBAL ‘OBATKU AMAN’ DI DESA RUMPET Siti Samaniyah; Finaul Asyura; Fitria Fitria; Fauziah Andika; Murnia Suri; Syarifah Asyura; Intan Saumi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penggunaan obat herbal di masyarakat semakin meningkat karena dianggap lebih alami dan minim efek samping. Namun, pengetahuan masyarakat mengenai potensi interaksi antara obat modern (obat kimia) dengan herbal masih rendah, sehingga dapat menimbulkan risiko penurunan efektivitas terapi maupun peningkatan efek toksik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi masyarakat tentang interaksi obat dengan herbal melalui “Obatku Aman” di Desa Rumpet. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi interaktif, penyuluhan berbasis audiovisual, dan simulasi kasus interaksi obat-herbal yang sering dijumpai. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan September 2025. Sasaran kegiatan adalah masyarakat usia produktif dan lansia yang sedang atau berpotensi menggunakan obat dan herbal secara bersamaan. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test mengenai pemahaman interaksi obat-herbal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan tingkat pengetahuan masyarakat, dari rata-rata 50% sebelum penyuluhan menjadi 85% setelah pelaksanaan. Selain itu, peserta menunjukkan perubahan sikap dalam berkonsultasi kepada tenaga kesehatan sebelum menggunakan obat atau herbal secara bersamaan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model edukasi berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran dan keamanan penggunaan obat di tingkat masyarakat desa. Kata kunci: Literasi obat, Interaksi obat-herbal, Edukasi masyarakat, Keamanan penggunaan obat, Desa Rumpet. Abstract The use of herbal medicines is increasing in the community because they are considered more natural and have fewer side effects. However, public awareness of the potential interactions between modern (chemical) drugs and herbal medicines remains low, which can lead to a risk of reduced therapeutic effectiveness or increased toxic effects. This community service activity aims to increase public literacy about drug-herbal interactions through "Obatku Aman" in Rumpet Village. The methods used include interactive outreach, audiovisual-based counseling, and simulations of frequently encountered drug-herbal interactions. This activity will be carried out in September 2025. The target group is productive-age and elderly people who are currently or potentially using drugs and herbal medicines simultaneously. Evaluation will be conducted by comparing pre-test and post-test results regarding understanding of drug-herbal interactions. The results of the activity show a significant increase in the level of community knowledge, from an average of 50% before the counseling to 85% after the implementation. In addition, participants showed a change in attitude in consulting with health professionals before using drugs or herbal medicines simultaneously. This activity is expected to become a model for ongoing education to increase awareness and safety of drug use at the village level. Keywords: Drug literacy, drug-herb interactions, public education, drug safety, Rumpet Village.
GERAKAN GAMPONG SIAGA DBD: PENINGKATAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT LUTUENG Finaul Asyura; Fauziah Andika; Rulia Meilina; Siti Samaniyah; Chairanisa Anwar; Ulfa Husna Dhirah; Rahmat Akbar; Rouzatun Nisa; Syarifah Asyura; Nurdin NurdinNurdin; Ratna Wilis
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di berbagai daerah, termasuk Gampong Lutueng, Kabupaten Pidie, yang berpotensi mengalami peningkatan kasus akibat rendahnya kesiapsiagaan dan perilaku pencegahan masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan kesiapsiagaan masyarakat melalui program “Gerakan Gampong Siaga DBD.” Metode pelaksanaan meliputi edukasi kesehatan, pelatihan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) berbasis keluarga, pembentukan kader gampong siaga, serta simulasi penanganan dini kasus DBD. Evaluasi dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner terstruktur untuk mengukur perubahan pengetahuan, sikap, dan kesiapsiagaan warga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman masyarakat mengenai penyebab, penularan, dan pencegahan DBD; perubahan sikap menuju perilaku hidup bersih; serta peningkatan kesiapsiagaan keluarga dalam melakukan deteksi dini dan tindakan PSN 3M Plus. Program ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat dalam pengendalian DBD secara berkelanjutan di tingkat gampong.
EDUKASI PEMANFAATAN BIJI PALA SEBAGAI BAHAN ALAMI ANTI NYAMUK DI DESA KAJHU, ACEH BESAR Periskila Dina Kali Kulla; Zulwanis Zulwanis; Rulia Meilina; Fauziah Andika; Siti Samaniyah; Eva Rosdiana; Kesumawati Kesumawati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 6, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biji pala (Myristica fragrans Houtt) merupakan salah satu bahan dapur yang memiliki potensi sebagai anti nyamuk alami karena kandungan senyawa aktif seperti miristisin dan safrol. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat Desa Kajhu, Aceh Besar, tentang manfaat biji pala sebagai alternatif ramah lingkungan dalam pengendalian nyamuk. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi pembuatan produk anti nyamuk berbasis biji pala, serta diskusi interaktif untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat Desa Kajhu memiliki minat yang tinggi dalam memanfaatkan bahan alami seperti biji pala untuk mengurangi dampak penggunaan bahan kimia sintetis. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemanfaatan sumber daya lokal untuk menciptakan produk yang inovatif dan ramah lingkungan. Program ini diharapkan dapat menjadi solusi praktis dan berkelanjutan dalam mengurangi masalah kesehatan yang disebabkan oleh nyamuk.Kata Kunci: Biji pala, anti nyamuk alami, edukasi masyarakat, sumber daya lokal, produk ramah lingkungan.Nutmeg seeds (Myristica fragrans Houtt) are a common kitchen ingredient with potential as a natural mosquito repellent due to their active compounds, such as myristicin and safrole. This study aims to educate the community of Kajhu Village, Aceh Besar, on the benefits of nutmeg seeds as an eco-friendly alternative for mosquito control. The methods include public outreach, demonstrations on producing nutmeg-based mosquito repellent products, and interactive discussions to enhance community knowledge. The results of the activity showed a high level of interest from the Kajhu Village community in utilizing natural ingredients like nutmeg seeds to reduce the impact of synthetic chemical use. Furthermore, this initiative successfully raised awareness about the importance of leveraging local resources to create innovative and eco-friendly products. This program is expected to provide a practical and sustainable solution to health issues caused by mosquitoes. Keywords: Nutmeg seeds, natural mosquito repellent, community education, local resources, eco-friendly products.
SOSIALISASI KEBERSIHAN DI SMA NEGERI DARUL IMARAH: MENUMBUHKAN KESADARAN TENTANG PENTINGNYA LINGKUNGAN YANG BERSIH Syarifah Yanti Astryna; Siti Samaniyah; Kesumawati Kesumawati; Nurhayati Nurhayati; Syarifah Asyura
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 6, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebersihan lingkungan sekolah memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan suasana belajar yang sehat dan nyaman. SMA Negeri Darul Imarah menyadari bahwa kesadaran kebersihan di kalangan siswa masih perlu ditingkatkan, terutama dalam menjaga kebersihan di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi kebersihan dilaksanakan dengan tujuan untuk menumbuhkan kesadaran siswa mengenai pentingnya kebersihan dan dampaknya terhadap kesehatan serta kenyamanan di sekolah. Sosialisasi ini mencakup penyuluhan tentang kebersihan pribadi dan lingkungan, diskusi interaktif, demonstrasi praktis, dan kegiatan gotong royong. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan kesadaran siswa dalam menjaga kebersihan, dengan adanya perubahan perilaku positif, seperti membuang sampah pada tempatnya dan merawat fasilitas sekolah. Meskipun tantangan dalam mengubah kebiasaan lama masih ada, kegiatan ini terbukti efektif dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan mendukung suasana belajar yang lebih baik. Diharapkan sosialisasi kebersihan ini dapat dilanjutkan secara berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan bersih.
KONTESTASI MEWARNAI BENDERA PALESTINA SEBAGAI PENGAKUAN EKSISTENSI KEDAULATANNYA DI TAMAN PENDIDIKAN AL-QURAN SABILUN NAJAH GAMPONG BATOH KOTA BANDA ACEH Murnia Suri; Fitriliana Fitriliana; Siti Samaniyah; Kesumawati Kesumawati; Nilawati Nilawati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 6, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam rangka menolak aksi penindasan dan intimidasi terhadap rakyat Palestina Tim Pengabdian Kepada Masyarakat dosen dari Prodi PGSD fakultas Sosial Sains dan Ilmu Pendidikan Universitas Ubudiyah Indonesia bersama para santri, ustadzah dan pengurus TPA Sabilun Najah Gampong Batoh Banda Aceh melakukan kegiatan nonton bareng video Palestina dan kontestasi mewarnai bendera Palestina. Melalui aktifitas mewarnai bendera selain dapat meningkatan kemampuan anak dalam mengekpresikan diri, meningkatkan konsentrasi, mengembangkan kemampuan motorik dan melatih kesabaran serta ketelitian di bidang seni rupa juga bertujuan untuk memperdalam aqidah keislaman, menyemai rasa kasih sayang terhadap sesama manusia dan menumbuhkan rasa cinta tanah air serta untuk menunjukkan kepada dunia tentang sikap pengakuan atas adanya negara Palestina yang berlaudat. Kegiatan yang berlangsung satu hari tersebut berisikan dua agenda utama, yaitu mempergelarkan video sejarah Palestina untuk disaksikan bersama dan melaksanakan lomba mewarnai untuk para santri di TPA tersebut. Pada pelaksanaan kegiatan pertama seluruh pihak yang terlibat menunjukkan antusiasme dan dukungan penuh demi kesuksesan acara sedangkan pada kegiatan berikutnya para santri tanpak bersungguh-sungguh dalam aktifitas tersebut dan sangat menjunjung sportifitas. Singkatnya dapat disimpulkan bahwa kegiatan PKM ini berjalan sesuai harapan dan dapat dilanjutkan untuk pengembangan program selanjutnya.Kata Kunci: Kontestasi mewarnai, cinta tanah air, negara PalestinaIn contribution to reject the acts of oppression and intimidation against the Palestinian people, the Community Engagement Program (PKM) lecturers team from PGSD Study Program in Faculty of Social Science and Education, Ubudiyah Indonesia University together with the santri, ustadzah and administrators of Sabilun Najah, the Al-quran educational institution (TPA) in Gampong Batoh Banda Aceh carried out two activities, watching video about Palestina and conducting coloring contest the Palestine flag. This flag coloring activity aims not only to improving children’s ability but also to expressing themselves, increasing concentration, developing motoric skills and training patience and precision in the field of fine arts. Besides, it also intends to reinforce Islamic beliefs, sow a sense of compassion for other human beings and foster a sense of love for the country and to show the attitude of recognizing the existence of the sovereign state of Palestine to the world. This one-day activity contained two main agendas, first performing videos of the history of Palestine to be watched together and holding a coloring competition for the santri at the TPA. In the implementation of the first agenda, all parties involved showed ful enthusiasm and support for the success of the event while in the second agenda the santri seemed serious about the activity and really upheld sportsmanship. In short, it can be concluded that this PKM program is running as expected and can be continued for sustainable development program.Keywords: Coloring contest, love for the homeland, the state of Palestine
EDUKASI KESADARAN MEMBANGUN KELUARGA SEHAT, TANGGUH DAN HUMANIS BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DI DESA KAJHU KECAMATAN BAITUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR Murnia Suri; Fitriliana Fitriliana; Siti Samaniyah; Kesumawati Kesumawati; Ayyu Wahifa Safira
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi keluarga sehat, tangguh dan memiliki hidup yang lebih baik berdasarkan asas perikemanusiaan merupakan impian setiap manusia. Demikian pula dengan masyarakat gampong kajhu Kacamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar. Masyarakat yang sebagaian besarnya memiliki mata pencaharian sebagai petani tambak, petani garam dan nelayan, terhalang oleh waktu dan tempat untuk mendapatkan informasi tentang kesehatan dan ketahanan keluarga serta keinginan untuk memiliki kehidupan yang lebih baik. Padahal di era digital yang perkembangannya terus berubah saat ini menuntut keluarga membekali dirinya dengan kemampuan yang sesuai dengan perkembangan teknologi terutama teknologi informasi. Teknologi ini meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat penunjang, manupulasi dan pengelolaan informasi. Keinginan warga gampong Kajhu tersebut bersambut dengan agenda Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang digagas oleh para dosen Fakultas Sosial Sains dan Ilmu Pendididikan dan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI). PKM UUI melakukan edukasi kepada gampong Kajhu tentang teknologi informasi dasar di berbagai bidang teknik, kesehatan, ekonomi, pendidikan yang diselenggarakan selama satu hari bersama 76 orang warga setempat. Dari kegiatan tersebut didapatkan bahwa masyarakat Kajhu mendapatkan tambahan pengetahuan untuk perubahan hidup yang lebih baik. Para dosen UUI yang terlibat juga mendapatkan pengalaman langsung dengan masyarkat sebagai bentuk sumbangsih dan pengabdian ilmu.Kata kunci: pengabdian, edukasi, teknologi informasi
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMBUATAN REPELAN HERBAL BUNGA KECOMBRANG UNTUK PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI DESA LAM GAPANG ACEH BESAR Siti Samaniyah; Finaul Asyura; Syarifah Asyura; Chairanisa Anwar; Fitria Fitria
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 8, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit berbasis lingkungan yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Kabupaten Aceh Besar. Tingginya populasi nyamuk Aedes aegypti sebagai vektor utama DBD memerlukan upaya pencegahan yang efektif, aman, dan ramah lingkungan. Salah satu alternatif yang dapat dikembangkan adalah penggunaan repelan herbal berbahan alami, seperti bunga kecombrang (Etlingera elatior) yang diketahui memiliki kandungan metabolit sekunder berpotensi sebagai penolak nyamuk. Tim dosen Ilmu Kesehatan dan mahasiswa Universitas Ubudiyah Indonesia melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Lam Gapang, Aceh Besar melalui program pemberdayaan masyarakat dalam pembuatan repelan herbal bunga kecombrang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai pemanfaatan tanaman lokal sebagai upaya pencegahan DBD serta mendorong perilaku hidup sehat berbasis kearifan lokal. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan, demonstrasi pembuatan repelan herbal, pelatihan praktik langsung, dan evaluasi pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai bahaya DBD dan manfaat bunga kecombrang sebagai bahan alami penolak nyamuk. Selain itu, masyarakat mampu mempraktikkan secara mandiri proses pembuatan repelan herbal sederhana yang aman digunakan di lingkungan rumah tangga. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung upaya pencegahan DBD secara berkelanjutan serta meningkatkan pemanfaatan sumber daya alam lokal yang bernilai kesehatan dan ekonomis bagi masyarakat Desa Lam Gapang. Kata kunci: pemberdayaan masyarakat, repelan herbal, bunga kecombrang, Demam Berdarah Dengue, pencegahan DBD. Abstract Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is one of the environmental-based diseases that remains a public health problem in Aceh Besar Regency. The high population of Aedes aegypti mosquitoes as the primary vector of DHF requires prevention efforts that are effective, safe, and environmentally friendly. One alternative that can be developed is the use of herbal repellents made from natural ingredients, such as torch ginger (Etlingera elatior), which is known to contain secondary metabolites with potential mosquito-repellent activity. A team of lecturers conducted a community service program in Lam Gapang Village, Aceh Besar through a community empowerment initiative focused on the production of herbal torch ginger repellent. This activity aimed to improve community knowledge and skills regarding the utilization of local plants as an effort to prevent DHF and to promote healthy living behaviors based on local wisdom. The implementation methods included health education, demonstrations of herbal repellent preparation, hands-on practical training, and evaluation of participants’ understanding. The results of the activity showed an increase in community knowledge regarding the dangers of DHF and the benefits of torch ginger as a natural mosquito repellent. In addition, community members were able to independently practice the process of making simple herbal repellents that are safe for household use. This activity is expected to support sustainable DHF prevention efforts and enhance the utilization of local natural resources with health and economic value for the people of Lam Gapang Village. Keywords: community empowerment, herbal repellent, torch ginger, Dengue Hemorrhagic Fever, DHF prevention
ANALISIS BEBAN KERJA PETUGAS FARMASI PADA MASA TANGGAP DARURAT BENCANA BANJIR TERHADAP KUALITAS PELAYANAN KEFARMASIAN DI RUMAH SAKIT TGK ABDULLAH SYAFII TAHUN 2026 Fitria Fitria; Mahya Saputri; Siti Samaniyah; Rahmat Akbar
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5927

Abstract

Latar Belakang: Banjir merupakan kondisi kedaruratan yang dapat meningkatkan jumlah kunjungan pasien dan kebutuhan pelayanan kesehatan, termasuk pelayanan kefarmasian di rumah sakit. Pada masa tanggap darurat bencana banjir, petugas farmasi dituntut untuk bekerja cepat, tepat, dan teliti dalam memberikan pelayanan obat kepada pasien. Meningkatnya tuntutan tugas dan keterbatasan sumber daya manusia dapat berdampak terhadap kualitas pelayanan kefarmasian. Tujuan penelitian: untuk mengetahui hubungan beban kerja petugas farmasi, yang meliputi tugas dan ketersediaan sumber daya manusia, terhadap kualitas pelayanan kefarmasian di Rumah Sakit Tgk Abdullah Syafii Tahun 2026. Metode penelitian: jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petugas farmasi di instalasi farmasi Rumah Sakit Tgk Abdullah Syafii sebanyak 30 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian: menunjukkan bahwa kualitas pelayanan kefarmasian sebagian besar berada pada kategori baik sebanyak 20 responden (66,7%). Tuntutan tugas terbanyak berada pada kategori sedang sebanyak 14 responden (46,6%), sedangkan ketersediaan sumber daya manusia sebagian besar dinilai cukup sebanyak 21 responden (70%). Hasil uji bivariat menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara kebutuhan tugas dengan kualitas pelayanan kefarmasian dengan nilai p-value 0,000, serta terdapat hubungan signifikan antara ketersediaan sumber daya manusia dengan kualitas pelayanan kefarmasian dengan nilai p-value 0,000. Kesimpulan: adalah beban kerja dan ketersediaan sumber daya manusia yang berhubungan dengan kualitas pelayanan kefarmasian. Disarankan rumah sakit melakukan evaluasi beban kerja dan menambah kesiapan sumber daya kefarmasian saat bencana
Co-Authors Aida Apriani Ainun Mardiah Ananda, Zulia Andika, Fauziah Anwar, Chairanisa Anwar, Chairanisa Asyura, Finaul Ayyu Wahifa Safira Azhari, Saiful Chairanisa Anwar Cut Ratna Keumala Dasawanti, Yoan Dhirah, Ulfa Husna Dini Rahmawati Ecie Kesumawati Ella Frisella Eva Rosdiana Eva Rosdiana Eva Susanna Eva Susanna, Eva Ewisna Syah Fitri Fania Ayunda Putri Faradila Safitri Faradilla Safitri, Faradilla Finaul Asyura Finaul Asyura Fitra Alvionida Fitri, Ewisna Syah Fitria Fitria Fitria Fitria Fitriliana Fitriliana Fitriliana Fitriliana Fitriliana Fitriliana Henny febriani Henny Febriani Herawati Herawati Husna, Zainatul Ibrahim Ibrahim Ida Mukhlisa Indah Amelia Putri Intan Azura Intan Saumi Irza Mazinatul Ula Ismiati Ismiati Kesumawati Kesumawati Kesumawati Kesumawati Kesumawati Kesumawati, Kesumawati Kurnia Rahmayanti L. Lisnawati M. Deddy Harfiansyah M. Rizal K Maghfirah, Ruhul Mahya Saputri Masfria Maulidar Maulidar, Maulidar Maulidella Maulidella Meilina, Rulia Melda Sofia Monica Suryani Muhammad Furqan, Muhammad Muhammad Naufal Muhammad Rizki Murnia Suri Mutiawati Mutiawati Mutiawati Mutiawati Nanda Fitriana Nasria Nasria Nasria, Nasria Nilawati Nilawati Nur Aida Nurdin Nurdin Nurdin NurdinNurdin Nurfadhilah, Ika Nurfatin Nisa Nasri Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nuzulul Rahmi, Nuzulul Pardi Pardi Periskila Dina Kali Kulla Putri Serianti Rahmat Akbar Rahmat Akbar Ratna Wilis Ratna Wilis Ratna Wilis Ridjna, Hilal Zulikram Rina Kurniaty Rizka Maulina Rosdiana, Eva Rossi Aulia Pratiwi Rouzatun Nisa Rouzatun Nisa Rouzatun Nisa Ruhul Maghfirah Safitri, Dhiah Dwi Sahbainur Rezeki Sandea, Sandea Silmi Kaffah Silmi Kaffah Sitorus, Panal Sulasmi Sulasmi Suri, Murnia Syafriadi Syarifah Asyura Syarifah Asyura Syarifah Rahmatika Syarifah Yanti Astrina Syarifah Yanti Astryna Syarifah Yanti Astryna Thursina Andayani Tri Susanti Sirait Ulla Putri Safrina Wirza Wirza ZR, Stevi Yang Kana Zulia Ananda Zulia Ananda Zulia Ananda Zulwanis, Zulwanis