Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia

Pro dan Kontra Isu Pemekaran Papua Suatu Kajian Hubungan Internasional Melyana R. Pugu
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.832 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i4.6656

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk memberikan analisa mendalam dari sisi hubungan internasional tentang isu pemekaran daerah otonom baru Papua setelah lahirnya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta berusaha menggambarkan sebab-sebab pemekaran, faktor-faktor pendukung dan penghambat pemekaran dan untuk mengetahui dan menganalisis strategi pemerintah dalam mempersiapkan pemekaran daerah otonom baru di Papua. Metode Penelitian Kualitatif digunakan untuk mengumpulkan data primer maupun sekunder yang diolah dan di analisa untuk mendapatkan kesimpulan. Luaran atas penelitian ini adalah mendapatkan pemetaan yang jelas terkait kelompok pro dan kontra atas isu pemekaran Papua serta dampak positip dan negatif atas pemekaraan Papua dari sisi geopolitik dan geostrategi dalam hubungan internasional.
Bebas Stunting sebagai Indikator Human Security Bagi Masyarakat di Provinsi Papua Barat Daya dalam Perspektif Hubungan Internasional Melyana R. Pugu
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v8i11.13850

Abstract

This study aims to provide an analysis of the state of stunting in Sorong City, Papua Province. Stunting is a disease caused by lack of good nutritional intake for infant growth and development. Where babies with stunting conditions will have less or shorter height and are susceptible to disease. The fight against stunting has been waged worldwide spearheaded by the official international organization of the United Nations, the World Health Organization and approved in various international cooperation schemes including sustainable development schemes. This study uses qualitative research methods, namely research that describes and explains social phenomena with existing data and conditions to get answers to stunting conditions and stunting prevention in Sorong City. The results of this study found that the understanding of mothers and the number of facilities and infrastructure as well as medical personnel as well as a clean and healthy environment are the main factors in stunting prevention in Sorong City and the importance of the government's role to continue to protect citizens from the threat of stunting by providing nutrition and continuous socialization to the community so that the community is actively involved in handling stunting in Sorong City and the threat of stunting disease as a form of security threat Humans can be minimized and free from stunting conditions for a good future.
Pulau Fani Di Provinsi Papua Barat Daya sebagai Pulau Terluar dan Posisi Geostrategisnya Bagi Kawasan Indo-Pasifik R. Pugu, Melyana
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i1.14605

Abstract

Penelitian bertujuan untuk memberikan analisa terkait pentingnya pengelolaan pulau-pulau terluar diantaranya pulau Fani yang terletak di Provinsi Papua Barat Daya. Pengelolaan pulau-pu;au terluar bagi suatu negara dikarenakan pulau terluar seperti Pulau Fani merupakan batas negara terluar dari Indonesia yang ada di wilayah samudera pasifik, secara geografis letak wilayah Pulau Fani berdekatan dengan negara Palau dan juga dengan negara Filipina. Berbagai aktivitas laut di perairan ini akan memberikan dampak baik positip maupun negative bagi Indonesia. Untuk itu upaya pengelolaan perlu dilakukan sehingga stabilitas dan kedaulatan negara tetap terjamin dan melindungi masyarakat dan bangsa. Selain itu pulau Fani juga memiliki pemandangan yang indah dan dapat dijadikan persinggahan bagi nelayan-nelayan dan kapal-kapal sehingga perlu dikelola untuk meningkatkan ekonomi wilayah ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Kualitatif yaitu mendeskripsikan dan mencari jawaban atas permasalahan sosial atas penelitian ini dengan data-data sekunder yang dipilah dan dipilih sehingga mendapatkan jawaban atas pentingnya pengelolaan pulau Fani sebagai pulau terluar di Provinsi Papua Barat Daya. Luaran penelitian ini menunjukan bahwa pulau Fani yang letaknya sangat dekat dengan beberapa negara di wilayah Indo-Pasifik perlu dikelola sehingga secara internal dan eksternal bermanfaat bagi negara, bagi masyarakat local, tetapi juga bagi dunia internasional dalam hal ini perdagangan yang melintasi wilayah ini.
Era Baru Kemitraan Indonesia-Pasifik Mungkinkah Papua menjadi Hub dalam Kerangka Diplomasi Indonesia di Pasifik R. Pugu, Melyana
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i5.15342

Abstract

Tujuan Penulisan ini adalah untuk mendapatkan analisa kemitraan Indonesia dengan negara-negara Pasifik dan prospek Papua menjadi Hub atau penghubung antara Indonesia dengan negara-negara Pasifik. Dalam rangka meningkatkan semangat kerjasama dan membangun hubungan baik dengan negara tetangga dan negara-negara sekitar kawasan Pasifik maka Indonesia memandang penting melakukan berbagai kerjasama dan memberikan perhatian terhadap negara-negara pasifik terutama negara negara pasifik selatan. Kepentingan nasional Indonesia memungkinkan juga menjadikan Papua sebagai salah satu lokasi strategis untuk menjadi pintu gerbang dalam skema kerjasama yang akan terbangun dalam kerangka Pacific Elevation yang di perkenalkan Indonesia tahun 2019 di New Zealand bagi politk luar negeri Indonesia ke negara-negara Pasifik. Dari sini konsep “Pacific elevation” secara sederhana dapat dimaknai sebagai upaya Indonesia secara berkelanjutan untuk meningkatkan dan semakin mengkokohkan persahabatan dan kemitraan dengan berbagai mitranya di kawasan Pasifik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif yang didalamnya menemukan data-data berdasarkan data sekunder melalui studi pustaka dan literatur baik media cetak maupun elektronik termasuk data-data melalui internet. Data yang dikumpulkan kemudian diolah dengan menggunakan teknik analisa Triangulasi data yaitu mengumpulkan, memverifikasi dan menemukan kebenaran dalam data untuk disajikan. Luaran dari penelitian ini adalah pentingnya Indonesia membangun hubungan kemitraan dengan negara-negara Pasifik selatan dalam rangka pencapaian tujuan nasional Indonesia sehingga terbangun hubungan harmonis di kawasan ini dan kegiatan ekonomi, sosial dan budaya terutama budaya Melanesia dapat terbangun dengan baik dengan negara-negara ini. Disisi lain,era baru kemitraan Indonesia dengan Pasifik ini memungkinkan menjadikan Papua sebagai pintu gerbang aktivitas ekonomi, sosial dan budaya dengan negara-negara Pasifik Selatan sehingga semangat Pacific Elevation ini diharapkan dapat meminimalisir isu-isu terkait Papua merdeka yang akan mengganggu stabilitas dalam negeri Indonesia dan juga di fora internasional.