p-Index From 2021 - 2026
7.768
P-Index
This Author published in this journals
All Journal HAYATI Journal of Biosciences Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Jurnal Simetris Jurnal AgroBiogen Jurnal Penelitian Tanaman Industri Buletin Plasma Nutfah Buletin Tanaman Tembakau, Serat & Minyak Industri Perspektif : Review Penelitian Tanaman Industri AGRIVITA, Journal of Agricultural Science TAZKIYAH Mimbar Sekolah Dasar Qistie: Jurnal Ilmu Hukum PROSIDING SENATEK FAKULTAS TEKNIK UMP Pembaharuan Hukum BERITA BIOLOGI Jurnal Biologi Tropis JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) KHOZANA: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Islam Media Akuakultur Jurnal Surya Masyarakat NUANSA Jurnal Basicedu AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Scripta Biologica Jurnal Edueco JURNAL CRANKSHAFT Jurnal Komunikasi Pendidikan Infotekmesin Jurnal Aplikasi Dan Inovasi Ipteks SOLIDITAS Sosio Dialektika Jurnal Educatio FKIP UNMA JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Jurnal Penelitian Tanaman Industri (Littri) Buletin Tanaman Tembakau, Serat & Minyak Industri Perspektif, Review Penelitian Tanaman Industri JURNAL USM LAW REVIEW AGRITEXTS: Journal of Agricultural Extension 'A Jamiy: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Jurnal Evaluasi dan Pembelajaran International Journal of Educational Research and Social Sciences (IJERSC) Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Jurnal Minda Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Journal of Education Research Journal of Agribusiness Science and Rural Development Jurnal Ilmiah SOSIO AGRIBIS Journal of Applied Management Research Jurnal Basicedu Malcom: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science Jurnal Keperawatan Journal of Islamic Business Management Studies (JIBMS) Research Horizon Journal of Food Security and Agroindustry Socius: Social Sciences Research Journal RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal West Science Islamic Studies Proceeding of International Conference on Humanity Education and Society Buitenzorg: Journal of Tropical Science Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan Ngaliman Rayah Al-Islam : Jurnal Ilmu Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

UJI PERFORMA MOTOR BENSIN BERBASIS PROGRAM LABVIEW Supriyana, Nana; Mastur, Mastur
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 9, No 2 (2018): JURNAL SIMETRIS VOLUME 9 NO 2 TAHUN 2018
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.567 KB) | DOI: 10.24176/simet.v9i2.2530

Abstract

Performa motor bensin ditunjukan dalam data Torsi dan Daya, berbagai cara dilakukan untuk memperoleh data performa motor bensin mengukur output pada komponen crankshaft, temperatur saluran masuk dan saluran keluar ruang bakar dan temperatur lingkungan. Kegiatan penelitian bertujuan untuk memperoleh data performa pada motor bensin 4 langkah menggunakan software LabVIEW dan Data Aquisition menggunakan NI DAQ USB 6008 produk National Instrumen sebagai pengolah data. Penggunaan beberapa komponen seperti sensor putaran jenis induksi proximity, sensor temperatur dan sensor induksi tegangan tinggi, komponen penguat tegangan sensor dengan Roller Dynamometer Inertia tipe chassis. Hasil data performa motor bensin berupa Torsi dan Daya dapat terbaca pada alat uji dynamometer data Torsi mulai terbaca pada putaran 3750 RPM dengan nilai sekitar 10,65 Nm dan nilai maksimal pada putaran 7574 RPM sebesar 14,84 Nm sedangkan data Daya pada putaran 3750 sebesar 5,6 HP dan nilai maksimal pada putaran 8500 RPM dengan nilai sebesar 16,9 HP. Hasil penelitian tersebut memperlihatkan penggunaan software LabVIEW pada uji performa motor bensin tidak jauh berbeda dengan karakteristik yang dimiliki motor bensin.
DESAIN ELASTOHYDRODINAMIS LUBRICATION SYSTEM DENGAN PENGATUR TEKANAN PADA CAMSHAFT MOTOR BENSIN 4 LANGKAH Supriyana, Nana; Mastur, Mastur
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 8, No 2 (2017): JURNAL SIMETRIS VOLUME 8 NO 2 TAHUN 2017
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.782 KB) | DOI: 10.24176/simet.v8i2.1607

Abstract

Camshaft didesain dengan beberapa pertimbangan seperti durasi bukaan katup, tinggi angkat katup, jarak titik puncak antara cam lobe intake  dan cam lobe exhaust, dengan cara kerja berputar, tertekan dan bergesekan akan menimbulkan hal yang tidak bisa dihindarkan yaitu terjadinya proses keausan permukaan yang bergesekan yang berdampak perubahan pada waktu pemasukan campuran bahan bakar dengan udara dan pengeluaran sisa pembakaran yang pada akhirnya berpengaruh terhadap kemampuan kerja motor secara keseluruhan. Penelitian ini dilakukan untuk mengamati fenomena keausan yang terjadi pada komponen camshaft dengan cara membuat desain sistem pelumasan (elastohydrodinamic lubrication system) untuk mencapai kondisi elastohidrodinamis selalu terjadi walaupun diawal bergeraknya komponen camshaft pada motor bensin sehingga keausan permukaan camshaft dapat diminimalisir dan kemampuan kerja motor tetap terjaga. Metode penelitian menggunakan media motor bensin 4 langkah dengan mekanisme katup jenis single over head camshaft (SOHC), kecepatan putar camshaft 2000 Rpm, temperatur kerja 78o C serta menggunakan minyak pelumas SAE 10W-40. Hasil penelitian didapatkan bahwa sistem pelumasan modifikasi dengan penambahan dua buah katup pengatur minyak pelumas pada komponen camshaft menunjukan kekasaran intake cam lobe sebesar 0,316µm dan kekasaran exhaust cam lobe sebesar 0,343µm mempunyai nilai kekasaran lebih rendah dibandingkan dengan sistem pelumasan standar menghasilkan nilai kekasaran sebesar 0,639µm untuk intake cam lobe dan 0,433µm untuk exhaust cam lobe. Hal ini membuktikan bahwa dengan modifikasi desain dengan penambahan sebuah katup pengatur minyak pelumas dapat meminimalisir atau mengurangi resiko keausan camshaft.
IDENTIFIKASI USAHA BUMDES BERDASARKAN ASPEK SOSIAL DAN EKONOMI (Studi Kasus di BUMDes Tugujaya, Lempuing, Ogan Komering Ilir) Mastur, Mastur
KHOZANA: Journal of Islamic Economic and Banking Vol. 1 No. 2 (Juli 2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi Dan Bisnis Islam Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.323 KB)

Abstract

  Pembangunan daerah yang melibatkan peran penting desa didalamnya telah ditetapkan dalam peraturan pemerintah tentang Desa. Dalam undang-undang tersebut pembangunan daerah, desa harus terlibat secara aktif partisipasinya dalam pembangunan daerah. Posisi penting desa dalam pembangunan adalah mengelola rumah tangganya dalam meningkatkan perekonomian desa yang menjadi acuan dalam penilaian keberhasilan pembangunan desa. Masalah ekonomi desa perlu diselesaikan dengan penanganan secara menyeluruh, mulai dari pembangunan fasilitas infrastruktur, hingga pengembangan potensi desa untuk dioptimalkan menjadi peluang peluang bisnis yang mensejahterakan masyarakat desa. Usaha Desa yang telah di tetapkan dalam undang-undang dan disahkan secara yuridis sebagai BUMDes, menjadi salah satu mandat penting yang terkandung dalam UU Desa. Kepastian BUMDes ditegaskan dalam peraturan kementrian desa nomor urut 4 tahun 2015. Keberadaan BUMDes diharapkan menjadi kekuatan pendorong ekonomi desa, yang berarti bahwa pembentukan BUMDes bukan hanya orientasi terhadap laba lembaga, tetapi esensinya adalah pembentukan BUMDes harus mampu memberikan manfaat ekonomi dan sosial kepada penduduk desa. Penelitian yang digunakan berjenis deskriptif kualitatif, dengan tujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis aspek kelayakan bisnis BUMDes dalam aspek sosial dan ekonomi. Hasil penelitian mengarahkan pada kesimpulan BUMDes Tugujaya memberikan dampak positif secara ekonomi dan sosial bagi penduduk langsung atau tidak langsung. Sektor bisnis utama BUMDes adalah manajemen pengeloaan usaha pasar hewan Desa Tugujaya memiliki dampak bagi penduduk di sekitar wilayah Tugujaya, dalam bentuk tambahan pendapatan dari efek pariwisata multiplayer. Dampak langsung dari keterlibatan karyawan BUMDes dalam pengelolaan kegiatan dan keterlibatan masyarakat dalam bisnis BUMDes seperti produsen makanan lokal yang dikemas dengan BUMDes dan manajer homestay berbasis masyarakat.   Kata Kunci: BUMDes, Aspek Sosial dan Ekonomi
Kelanjutan Pendidikan Anak di Dusun Jogot Tengah Desa Bagik Polak Barat Kecamatan Labuapi Lombok Barat Tahun 2018-2019 Mastur, Mastur
NUANSA Vol 7 No 2 (2019): Edisi September 2018 - Februari 2019
Publisher : STKIP Al-Amin Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam meningkatkan kecerdasan, keterampilan serta upaya peningkatan mutu pendidikan, maka perlu diperhatikan faktor penunjang untuk mencapai tujuan tersebut. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kecerdasan dan berpengaruh pula terhadap prestasi belajar yang dicapai selanjutnya menentukan mutu pendidikan seorang siswa di sekolah maupun di lingkungan masyarakat. Namun yang paling banyak memberikan pengaruh adalah lingkungan keluarga. Antara keluarga dan pendidikan adalah dua istilah yang tidak dapat dipisahkan sebab, dimana ada keluarga disitu ada pendidikan. Di mana ada orang tua di situ ada anak, merupakan sesuatu kemestian dalam keluarga. Ketika ada orang tua yang ingin mendidik anaknya, maka pada waktu yang sama akan ada yang menghajatkan pendidikan dari orang tua. Pendidikan merupakan hal terbesar yang selalu diutamakan oleh para orang tua. Saat ini masyarakat semakin menyadari pentingnya memberikan pendidikan yang terbaik kepada anak-anak mereka sejak dini. Untuk itu orang tua memegang peranan yang sangat penting dalam membimbing dan mendampingi anak dalam kehidupan keseharian anak. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan beberapa teknik penelitian, yaitu:TehnikObservasi (Pengamatan), Tehnik Wawancara (Interview) dan Tenik Dokumentasi Problema orang tua di Dusun Jogot Tengah Desa Bagik Polak Barat Kecamatan Labuapi Lombok Barat Desa Peteluan Indah Kecamatan Lingsar dalam melanjutkan pendidikan anak ke jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) disebabkan oleh beberapa hal, yaitu: Faktor lemahnya ekonomi keluarga, seperti biaya kehidupan sehari-hari (makan minum), transportasi anak ke sekolah, kebutuhan perlengkapan sekolah (seragam sekolah, alat tulis dan lainnya). Kurangnya motivasi, dorongan, dan bimbingan orang tua kepada anak dalam melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi Kurangnnya pemahaman orang tua terhadap arti pendidikan bagi anak Karena faktor lingkungan dan budaya sehingga anak di Dusun Jogot Tengah Desa Bagik Polak Barat Kecamatan Labuapi Lombok Barat lebih cendrung untuk menikah dari pada melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi.
MODEL KEMITRAAN AGRIBISNIS PESANTREN (Studi Kasus Model Manajemen Pengembangan Usaha Agribisnis Pondok Pesantren Al-Ittifaq Bandung) Mastur, Mastur
KHOZANA: Journal of Islamic Economic and Banking Vol. 2 No. 2 (Juli 2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi Dan Bisnis Islam Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (912.326 KB)

Abstract

Abstrak Sektor pertanian memiliki peran penting bagi perekonomian di Indonesia. Sifatnya yang signifikan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, pendapatan valuta asing, bahkan dalam mencapai ketahanan pangan. Pertanian juga memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi nasional, terutama dalam mengurangi kemiskinan, menyediakan pekerjaan, meningkatkan kesejahteraan petani dan mempertahankan pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan dan lingkungan. Salah satu bukti nyata adalah Pesantren Al-Ittifaq Bandung yang mampu mengembangkan tarekat ?sayuriyah? berupa kewirausahaan berbasis agroindustri sayur mayur sesuai dengan potensi yang ada di dekat pesantren yang berlokasi di dataran tinggi Bandung selatan. Usaha Agribisnis dikembangkan dengan menerapkan konsep kemitraan hasil usaha bidang agribisnis bersama masyarakat dimana kedua belah pihak memiliki masing-masing lahan pertanian yang diklasifikasikan dalam bentuk inti dan plasma. Kemitraan yang di bentuk antara unit usaha pesantren dengan masyarakat dilakukan tanpa adanya satu ikatan kontrak yang formal berupa MOU ataupun lainnya. Namun kenyataannya mereka mampu mempertahankan kemitraan tersebut hingga puluhan tahun dari tahun 1990 hingga saat ini. Kemitraan hasil usaha yang dilakukan mampu mengasilkan omzet mencapai 6,7 Milayar rupiah pertahunya yang divisi SHU tergantung pada ukuran saham dalam unit usaha dan berdasarkan keputusan rapat anggota. Sedangkan untuk distribusi Sisa Hasil Usaha (SHU) di Koperasi Al-Ittifaq dilakukan berdasarkan anggaran dasar dengan ketentuan 40% devisi, 20% dana cadangan, 20% layanan bisnis, Layanan deposit 5%, dana organizer dan pengawas 5%, dana karyawan 5%, dana pendidikan 2,5%, dana sosial 2,5%, dan dana pengembangan 2,5%. Strategi pengembangan usaha pesanttren Al-Ittifaq fokus pada empat program unggulan usaha pesantren yang kemudian di implementasikan dalam agenda kerja unit usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan alat pengumpulan data menggunakan observasi tidak terstruktur, wawancara mendalam (indept interview) dan dokumentasi. Hasil penelitian ini mengarah pada kesimpulan bahwa konsep manajemen hasil usaha yang dikembangkan oleh pesantren Al-Ittifaq dikelola dengan menggunakan Manajemen Berbasis Uswah yang dilakukan oleh pengasuh pesantren dan pengurus usaha pesantren sehingga mampu menjalin kemitraan dengan masyarakat tanpa harus menggunakan ikatan kontrak ataupun perjanjian kemitraan atas kesadaran bahwa usaha pesantren dan masyarakat saling membutuhkan.   Kata Kunci: Manajemen Kemitraan Pesantren, Unit Usaha Agribisnis, Karaktersistik Manajemen Pesantren
EFEKTIVITAS TEKNIK KONSERVASI LAHAN DALAM MENEKAN EROSI DAN PENYAKIT LINCAT DJAJADI, .; MASTUR, .; DALMADIYO, GEMBONG; MURDIYATI, A. S.
Jurnal Penelitian Tanaman Industri Vol 10, No 4 (2004): Desember, 2004
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jlittri.v10n4.2004.135-141

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Desa Glapansari, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung pada bulan Maret sampai Desember tahun 2001 untuk mcngcvaluasi pengaruh penerapan teknik konservasi lahan dalam pengendalian erosi dan penyakit lincat terhadap erosi, sifat fisik tanah, populasi patogen, kematian tanaman, serta hasil tembakau. Perlakuan yang diuji adalah teknik pengendalian erosi yang meliputi penanaman rumput Setaria pada bibir teras dan tanaman Elemingia congesta pada bidang tampingan, seta pembuatan rorak di dasar saluran teras dan pengolahan tanah minimum. Perlakuan tersebut dikombinasikan dengan teknologi pengendalian penyakit lincat, yaitu penanaman galur tembakau tahan (BC3-C51) dan pembcian/penyemprotan mikrobia antagonis Aspergillus fumigatus dan Bacillus cereus. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok dengan dua perlakuan (konservasi dan kontrol) dan enam ulangan. Setiap satuan percobaan tersusun atas petak berukuran 22 m x 4 m dan masing-masing dipasang satu unit bak penampung erosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik konservasi dapat menekan besanya erosi dari 30.2 ton/ha menjadi 16.7 ton/ha atau turun 44.8 %. Kombinasi teknik pengendalian penyakit lincat dapat menekan perkembangan patogen lincat dan mengurangi kematian tanaman tembakau sebesar 53.6%. Hasil daun tembakau basah dan rajangan kering pada perlakuan konservasi masing-masing 41.7% dan 42.1% dibanding kontrol.Kata kunci: Tembakau, Nicotiana tabacum, tembakau temanggung. konservasi tanah, erosi, patogen tanah ABSTRACTEffectiveness of land conservation technique in reducing soil erosion and lincat plant diseasesField trial was conducted in Glapansari Village, Parakan, Temang¬ gung District from March to December 2001 to evaluate the effect of land conservation by controlling soil erosion and plant disease on soil erosion, soil physical characteristics, soil pathogens population, dead tobacco plant, and tobacco yield. The treatments were soil conservation technique by planting of Setaria grass on Ihe terrace edge and planting Elemingia congesta on the riser, and digging of sediment trap on the base of terrace ditch. The treatments were planting tobacco line (BC3-C51) tolerant to lincat disease combined with the application of antagonistic microbes (Aspergillus fumigatus and Bacillus cereus). The research used complete randomized block design with two treatments and six replications. Each expeimental units composed of plot sized 22 m x 4 m and soil erosion collector. Results showed that the land conservation technique reduced soil erosion rom 30.2 to 16.7 tones/ha or 44.8%. This technique reduced soil pathogen population and dead tobacco plant 53.6%. The land conservation technique increased signiicantly tobacco fresh leaves yield 41.7% and dried sliced tobacco yield 42.1 % compared to that of control.Key words: Tobacco, Nicotiana tabacum, temanggung tobacco, soil conservation, erosion, soil pathogen
UJI PERFORMA MOTOR BENSIN BERBASIS PROGRAM LABVIEW Supriyana, Nana; Mastur, Mastur
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 9, No 2 (2018): JURNAL SIMETRIS VOLUME 9 NO 2 TAHUN 2018
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.567 KB) | DOI: 10.24176/simet.v9i2.2530

Abstract

Performa motor bensin ditunjukan dalam data Torsi dan Daya, berbagai cara dilakukan untuk memperoleh data performa motor bensin mengukur output pada komponen crankshaft, temperatur saluran masuk dan saluran keluar ruang bakar dan temperatur lingkungan. Kegiatan penelitian bertujuan untuk memperoleh data performa pada motor bensin 4 langkah menggunakan software LabVIEW dan Data Aquisition menggunakan NI DAQ USB 6008 produk National Instrumen sebagai pengolah data. Penggunaan beberapa komponen seperti sensor putaran jenis induksi proximity, sensor temperatur dan sensor induksi tegangan tinggi, komponen penguat tegangan sensor dengan Roller Dynamometer Inertia tipe chassis. Hasil data performa motor bensin berupa Torsi dan Daya dapat terbaca pada alat uji dynamometer data Torsi mulai terbaca pada putaran 3750 RPM dengan nilai sekitar 10,65 Nm dan nilai maksimal pada putaran 7574 RPM sebesar 14,84 Nm sedangkan data Daya pada putaran 3750 sebesar 5,6 HP dan nilai maksimal pada putaran 8500 RPM dengan nilai sebesar 16,9 HP. Hasil penelitian tersebut memperlihatkan penggunaan software LabVIEW pada uji performa motor bensin tidak jauh berbeda dengan karakteristik yang dimiliki motor bensin.
Genetic Diversity Analysis and F2 Population Development for Breeding of Long Juvenile Trait in Soybean Tasma, I Made; Yani, N. P. Mega Gena; Purwaningdyah, Rosliana; Satyawan, Dani; Nugroho, Kristianto; Lestari, Puji; Trijatmiko, Kurniawan R.; Mastur, Mastur
Jurnal AgroBiogen Vol 14, No 1 (2018): June
Publisher : Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jbio.v14n1.2018.p11-22

Abstract

Genetic diversity analysis using molecular markers is an important step for selecting appropriate parents in a soybean breeding program. The aims of this study were to (1) analyze genetic diversity of 29 soybean genotypes assessed with 27 SSR markers for selecting appropriate parents and (2) develop F2 populations to be used for breeding long juvenile (LJ) trait in soybean tobe cultivated in short photoperiod condition. The soybean genotypes used consisted of 11 Indonesian soybean genotypes and 18 genotypes introduced from the USA. F2 populations were developed by crossing Grobogan with three introduced genotypes carrying LJ character. The PIC values of the 27 SSR markers ranged from 0.87 to 0.96. Cluster analysis resulted in three mainclusters at coefficient similarity of 0.76. The five LJ introduced accessions and the nine Indonesian genotypes showed high genetic distances and are useful as parent pairs for developing breeding populations. The F1 progeny phenotypicperformances of the cross far exceeded the performaces of both parents. Three F2 populations were developed by crossing the distantly related soybean genotypes. The F2 populations were verified by using SSR markers and it was found that they segregated in a 1:2:1 ratio confirming the segregation ratio of codominant SSR markers. The F2 populations should be useful for breeding LJ characters to improve soybean productivity in low latitude tropical countries such as Indonesia, which has day length of approximately 12 h all year round.
STRATEGI PRODUKSI BENIH TEBU DALAM MENDUKUNG SWASEMBADA GULA Strategy Of Sugar Cane Seed Production In Supporting Self Sufficiency Parnidi, Parnidi; Mastur, Mastur
Perspektif Vol 19, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Puslitbang Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/psp.v19n2.2020.122-135

Abstract

AbstrakTebu merupakan penghasil gula yang utama serta merupakan komoditas strategis di Indonesia.Benih bermutu merupakan faktor penting untuk meningkatkan produktivitas dan rendemen Salah satu upaya penting yang menentukan keberhasilan budidaya tebu adalah ketersediaan benih berkualitas. Tinjauan ini dimaksudkan untuk mengkaji aspek perbenihan tebu dan strategi untuk memperoleh benih dalam jumlah banyak, seragam, sehat, waktu sesuai, distribusi dan aspek ekonominya. Perbanyakan benih tebu umumnya dilakukan dengan pendekatan konvensional. Beberapa kendala yang dihadapi dalam upaya perbanyakan benih tebu konvensional adalah faktor perbanyakan benih hanya 5-8. (?) Metode alternatif kultur in vitro mampu menghasilkan benih dalam jumlah banyak, seragam, sehat, dan waktu sesuai jadwal.Namun pengembangan kultur in vitro memerlukan fasilitas laboratorium, sumber daya manusia dan anggaran memadai.  Perbanyakan benih selanjutnya dilakukan berjenjang dengan bagal atau benih tumbuh satu mata.Metodebenih tumbuh satu mata(bud chips ataupun single bud sett) meskipun lebih mahal, mampu memperbanyak benih lebih cepat, sehat, dan seragam karena dapat diberikan perlakuan benih dengan pestisida dan zat pengatur tumbuh, memiliki multiplikasi lebih banyak karena banyaknya anakan, serta dapat melakukan seleksi untuk memilih benih yang tumbuh seragam dan sehat yang akan ditanam. Pengembangan sistem perbenihan tebu harus didukung faktor sosial ekonomi terutama aspek kelayakan finansial, kelembagaan dan sistem permodalan serta dukungan program dan kebijakan pemerintah. Abstracts Sugarcane is dominant to provide sweetener crop and its a strategic commodity in Indonesia.Qualified seeds are important factor increasing yield and sugar content of sugarcane.This review is purposed to discuss sugarcane seeds aspects and solution get seeds in more, hogenous, healthy, and proper shedule. Generally, source of KBPU multiplication seeds is conducted by breeder. Alternative method of tissue culture can produce much, homogenous, healty, and proper timetable. However, tissue culture development requires enough laboratory facillities, human resources, and budget.Following seeds mult. Fllowing multiplication are conducted hierracy through billets and bud chip.Eventhough bud chips or single bud sett are expencive, but it can produce seeds more quicly, helsty, and hommogenous due to able to threath of pesticide and plant growth regulator, higher multiplication due to many tillering, and selection of healthy and homogenous seeds.Sugarcane seeds system development has to be supported by socio-economic factors, particularly financial, institutional, and capital system. 
Peran dan Pengelolaan Hara Nitrogen pada Tanaman Tebu Untuk Peningkatan Produktivitas Tebu MASTUR, .; SYAFARUDDIN, .; SYAKIR, M.
Perspektif Vol 14, No 2 (2015): Desember 2015
Publisher : Puslitbang Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/p.v14n2.2015.73-86

Abstract

ABSTRAKUsaha peningkatan produktivitas tebu memerlukan varietas unggul baru (VUB) tebu berpotensi rendemen tinggi didukung teknologi budidaya yang tepat. Pengelolaan hara nitrogen (N) yang efektif dan efisien membutuhkan pemahaman peran fisiologis N dan responnya. Tinjauan ini dimaksudkan untuk membahas hasil-hasil penelitian dan implikasinya tentang penyerapan N, reduksi, biosintesis asam amino, respon dan pengaruh N dan interaksi dengan hara lain, serta aspek penyediaan hara N meliputi dosis, dan cara pemberian hara N dalam hubungannya dengan produktivitas dan rendemen pada tanaman tebu. Melalui tinjauan ini diharapkan dapat diperoleh rekomendasi pengelolaan hara N yang tepat untuk peningkatan produktivitas gula. Penyerapan N dalam bentuk nitrat membutuhkan energi dan peran enzim nitrat reduktase. Hal tersebut tidak berlaku untuk serapan N dalam bentuk amonium, namun ketersediaan yang terlalu tinggi dapat beresiko keracunan. Dalam akar atau daun, nitrat akan mengalami reduksi hingga terbentuk amonium, untuk selanjutnya dimanfaatkan dalam biosintesis asam amino. Nitrogen dibawa masuk ke tanaman umumnya melalui pupuk dalam bentuk amonium atau nitrat, dengan ion lain yang menyertai seperti pupuk amonium sulfat, amonium klorida, amonium nitrat, kalsium nitrat, dan juga urea. Nitrogen yang tepat dapat meningkatan pertumbuhan vegetatif (LAI dan anakan), laju fotosintesis, tertekannya pembungaan, kerebahan, dan kenaikan produktivitas tebu. Respon pemupukan N berbeda tergantung bentuk N dan ion pasangannya. Aplikasi dosis pupuk N kurang dari 150 kg N/ha disarankan satu kali yaitu pada fase awal pertumbuhan, namun bila dosis lebih tinggi aplikasi sebaiknya secara split dengan pemberian pupuk susulan pada umur tiga bulan. Dosis optimal umumnya berkisar antara 125 hingga 250 kg N/ha. Pemupukan N pada dosis tepat nyata meningkatkan produktivitas tebu, namun pengaruhnya pada rendemen umumnya tidak nyata.Kata-kata kunci: Tebu, nitrogen, gula sukrosa, produktivitas gulaABSTRACTRole and Management of Sugarcane Nitrogen Nutrient to Increase ProductivityEfforts to increase sugarcane productivity requires sugarcane with high sucrose yielding potency completed by proper cultivation method. Effective and efficient N management require on understanding physiological role and its responses. This review is aimed to discuss research findings and its implication on nutrient absorption and uptake, reduction, and amino acid biosynthesis, responses and N effects and its interaction, and supply aspect such as dossage, application method in relation to productivity and sucrose content to increase sugarcane productivity and its sucrose content. Through this review will be gotten proper N management to increase sugar productivity. Nitrate uptake needs energy and nitrate reductase. It is not for ammonium, but it need excess availability promoted toxicity., Nitrate will be reduced in roots or leaves to be ammonium, and then utilize for amino acid synthesis. Nitrogen enters to plants through fertilizer as nitrate or ammonium with other ion in fertilizer such as sulphate ammonium, chlorida ammonium, nitrate ammonium, nitrate calsium, and also urea. Proper N application wiil raise vegetative growth (LAI and tillering), photoshynthetic rate, flowering delay, lodging, and productivity rise. Response on N depend on N form and its pairs. N fertilizer dosage lower than 150 kg N/ha recomended once, at early growth phase, but dossage the higher one, supplemental application at 3 months. Right N dossage is significantly increasing sugarcane productivity, but its effect on sucrose content generally is not significantly.Keywords: Sugarcane, nitrogen, sucrose, sugar productivity
Co-Authors . DJAJADI . HERIISTIANA . SYAFARUDDIN A. S. A. MURDIYATI AA Sudharmawan, AA Aat Atnikasari Agus Purwito Ainur Rohimah Amalia Prihaningsih Andi Aziz Anwar, Muhamad Ali Anwar, Muhamad Ali Anwar Apriani Putri Arin Khairunnisa, Arin Arsita Dewi, Ery Azhar Maulana Azmy, M. Noor Baehaqi Bahari, Anggri Septa Bambang Sugiantoro Budi Santoso Budi Santoso Bulkaini (Bulkaini) Bunyamin Maftuh Catur Nugroho DALMADIYO, GEMBONG Dani Satyawan Dewi Sukma Dimas Yediya Satria Adiguna DJAJADI, . Djumali Djumali Djumali, Djumali Dody Dwi Handoko Dwi Budi Santoso DWI N. SUSILOWATI Dwi N. Susilowati Dwinita Wikan Utami Dyah, Rosliana Purwaning Dzulfikar, Dzulfikar Edison HS Eka Fitriani Eko Binti Lestari, Eko Binti Encep Syarief Nurdin, Encep Syarief Endang Gati Lestari Epsi Euriga Epsi Euriga Fadhil Ahla Firdaus Fajar Setianingrum , Rahmawati Famila Dwi Winati Farida Rahayu Farida Rahayu Febrina, Fenny Uswati Feri irawan Fitriningdyah Tri Kadarwati Fitrotus S, Dewi Gufron, Moh Habib Rijzaani HABIB RIJZAANI Hafidz, Putra Hamsi Mansur Hanny Handiyani Hapsah, Hapsah Hartono Hartono Hasan Hasan Hasim Abdul Jamil I Gusti Komang Dana Arsana I Made Jana Mejaya I Made Tasma I. Roostika Ina Fitria Ismarlin Indramawan, Anik Intan Rahana Irwansya, Irwansya Karden Mulya Khairiyah, Dhea Kristianto Nugroho Kristianto Nugroho Kristianto Nugroho KRISTIANTO NUGROHO, KRISTIANTO Kuncoro, Fiki Wahyu KUNTO WIBISONO Kurniawan, Yuniar Denny Latief, Jenny Lestari, Puji Linda Apriliani, Linda Lucky Nugroho Lukman Hakim M Ashari M. SYAKIR Magfiroh, Binti Latifatul Mamik Setyowati Mamik Setyowati, Mamik MARIA BINTANG Media Fitri Isma Nugraha Mia Kosmiatin MIFTAHOL ARIFIN, MIFTAHOL Mohamad Athar Monry Fraick Nicky Gillian Ratumbuysang Mubarok, Iqbal Muhamad Sabran Muhammad Farhan Mukharomah, Syaidatul MURDIYATI, A. S. Muskhairillah Salmy Nabila Noor Qisthani Nana Supriyana Nanda Ardelya Ni Wayan Siti Nik Haryanti Nugrah Rekto Prabowo Nugraheni, Suminar Diyah Nugroho, Kristianto Nuning Artati Nur Fuad Nurmalasari, Yunita Parnidi Parnidi Parnidi, Parnidi Praharto, YB Prasetya, Adita Dwi Priatna Sasmita PUJI LESTARI Puji Lestari Puji Lestari Puji Lestari Puji Lestari Puji Lestari Purwaningdyah, Rosliana Purwanto, Oky Dwi Puspitojati, Endah Putri, Isnah Faradiba Qomario Rahma, Leily Vidya Rahmawati, Rahmawati Raudah Raudah Reflinur Reflinur REFLINUR REFLINUR Rerenstradika Tizar Terryana Rerenstradika Tizar Terryana Rossa Yunita Rosyidah Arafat, Rosyidah Salsabela, Yuliyana samiyono samsudin, ivan SANTOSO, BUDI Sativa, Risya Oriza Satyawan, Dani Siti Nurlaela Siti Nurlaela Sofwan Manaf Soim, Soim Sudiarto Sudiarto Suhendar, Ace Sukmawati Sukmawati Suminar Diyah Nugraheni Suniati, Suniati Suparjo Suparman Suparman Supiyana, Nana Surya, Ananta Susanti Sufyadi Sutarno Sutarno SYAFARUDDIN, . SYAKIR, M. Tasma, I Made Tohawi, Agus TRI JOKO SANTOSO Trijatmiko, Kurniawan R. Tris Sugiarto Umaeroh, Teli Rosma Umar Umar Us’an, Us’an Utama, Agus Hadi Utari Praba Ningrum Utari, Ratna Utis Sutisna Utomo, Achmad Fauza Setyo Waldiono, Jenjang Warso Warso, Warso Witjaksono Witjaksono Yani, N. P. Mega Gena Yudi Sastro Yuli Dianto, Alfin Zainuddin, Zainuddin Zaki Ahmad Farid