Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of The Implementation of The Assistance Service Policy at The Partnership Empowerment Center at The Center For Financial Transaction Reporting and Analysis (PPATK) Harsanti, Diah Retno; Cholifihani, Muhamad; Rustanto, Agung Edi
International Journal of Economics Development Research (IJEDR) Vol. 6 No. 2 (2025): International Journal of Economics Development Research (IJEDR)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ijedr.v6i2.7175

Abstract

The study aims to analyze the implementation of assistance service policies at the Partnership Empowerment Center (Pusdamitra) of PPATK using Edward III’s framework, which includes communication, resources, disposition and bureaucratic structure. A qualitative approach involving interviews, document analysis, and observations was employed to explore the supporting and hindering factors in implementation. The finding reveal solid internal communication but highlight gaps in information delivery to external stakeholders. Key challenges include limitations in expertise and cross-unit coordination, while complex bureaucracy reduces efficiency. Recommendations include improving accessibility and communication formats, providing formal training and strengthening human resources, optimizing technology and digital services, developing formal SOPs and strengthening evaluation, and improving coordination and supervision.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENYELENGGARAAN PERPUSTAKAAN DPR RI MELALUI APLIKASI DPR E-LIBRARY Magfira, Magfira; Rustanto, Agung Edi; Sutawidjaya, Ahmad Hidayat; Bratakusumah, Deddy Supriady
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 1 (2025): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v12i1.18573

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan penyelenggaraan perpustakaan DPR RI melalui aplikasi DPR E-Library berdasarkan teori Edward III, di mana komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi termasuk. Melibatkan pengelola perpustakaan, anggota DPR RI, dan masyarakat umum, pendekatan kualitatif deskriptif digunakan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam. Studi ini membantu orang lebih memahami bagaimana menerapkan kebijakan digital di lembaga legislatif dan menawarkan saran tentang cara mengoptimalkan layanan informasi publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-Library DPR RI telah membantu meningkatkan akses ke informasi dan meningkatkan budaya literasi di dalam DPR RI. Namun, tingkat sosialisasi yang rendah masih menghambat program, yang mengakibatkan rendahnya pemanfaatan masyarakat umum. Kelancaran layanan terhambat oleh keterbatasan infrastruktur teknologi dan sumber daya manusia, sementara inovasi dibatasi oleh regulasi yang belum diperbarui. Keberhasilan pelaksanaan kebijakan dipengaruhi oleh komunikasi yang buruk dan disposisi pelaksana yang berbeda.
Effectiveness of Implementation of Tax Consultant Licensing Services Through the Application of the Tax Consultant Information System (Sikop) at the Center for Financial Profession Development Secretariat General of the Ministry of Finance Tikno Suhendro; Agung Edi Rustanto; Yahya Rachmana Hidayat; Siti Mariam
Journal of Law, Politic and Humanities Vol. 5 No. 1 (2024): (JLPH) Journal of Law, Politic and Humanities
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jlph.v5i1.672

Abstract

The aim of this research is to analyze the implementation of Tax Consultant Licensing Services through the Tax Consultant Information System Application (SIKOP) at the Financial Professional Development Center of the Secretariat General of the Ministry of Finance, by presenting a case study of the use of the SIKOP application. E-Government, whose aim is to provide the best service to the public in a transparent, effective and efficient manner, turns out that in its implementation it is still faced with various challenges which result in the ineffectiveness of e-government itself. The research uses qualitative methods by analyzing data through interviews, observation and documentation studies. This approach enables an in-depth understanding of the implementation of SIKOP and the e-Government challenges faced in the Ministry of Finance. The research results show a significant increase in the accessibility of licensing services and the acceleration of the licensing process since the adoption of SIKOP. However, the study also identified several shortcomings, including confusion regarding procedures, lack of personal interaction, and inadequate solutions. Therefore, improvements are needed in these aspects to ensure that tax consultant licensing services are in accordance with the desired public service principles. Managerial implications and suggestions for further research are also discussed to improve the quality and effectiveness of SIKOP as a tax consultant licensing service platform.
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR PADA SEKOLAH DASAR (SD) DI KECAMATAN PRAYA BARAT Wengga, Nefan Satria Fajar; Cholifihani, Muhammad; Rustanto, Agung Edi; Wicaksana, Harits Hijrah; Putra Lodong, Agung Panglima
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 2 (2025): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v12i2.20412

Abstract

Studi ini menyelidiki penerapan Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Dasar di wilayah Praya Barat dengan penekanan khusus pada faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilannya.  Salah satu masalah yang diangkat adalah bahwa kurikulum masih sulit diterapkan di tingkat sekolah.  Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan proses implementasi kurikulum serta tantangan yang dihadapi oleh pihak sekolah.  Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kurikulum dihadapkan pada kendala komunikasi yang belum berjalan efektif, keterbatasan dalam sumber daya seperti bahan ajar, pelatihan guru, dan teknologi, serta kesiapan pelaksana yang belum merata.  Selain itu, struktur organisasi sekolah masih bersifat administratif dan kurang mendukung fleksibilitas dalam perubahan kebijakan. Sekolah-sekolah telah membentuk tim pelaksana untuk menyesuaikan kebijakan dengan situasi sekolah masing-masing dalam upaya lokal. Studi ini menemukan bahwa kekuatan komunikasi, ketersediaan sumber daya, kesiapan pelaksana, dan kemampuan struktur organisasi untuk menyesuaikan diri dengan perubahan adalah faktor utama dalam keberhasilan pelaksanaan kurikulum.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DI JAKARTA BARAT Supriyadi, Dedi; Rustanto, Agung Edi
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 2 (2025): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v12i2.19998

Abstract

Kebijakan Kurikulum Merdeka Belajar (KMB) telah diterapkan di lebih dari 80% sekolah Indonesia pasca Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024, meningkatkan literasi dan numerasi nasional melalui Platform Merdeka Mengajar (PMM) serta program Guru Penggerak. Namun, di Jakarta Barat, khususnya SDN Tanjung Duren, implementasi masih menghadapi tantangan lokal. Masalah utama mencakup ketidakmerataan informasi, keterbatasan sarana digital seperti internet tidak stabil, perbedaan pemahaman guru, biaya proyek P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) yang membebani, serta resistensi guru senior terhadap teknologi, yang menghambat tujuan pendidikan nasional. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi kasus pada 3 (tiga) SDN di Tanjung Duren, dengan pengumpulan data via wawancara semi-terstruktur, observasi, dan analisis dokumen berdasarkan teori Charles Edwards III (komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, struktur birokrasi). Hasil menunjukkan kemajuan seperti sosialisasi PMM dan pelatihan guru, tapi tantangan tetap ada. Rekomendasinya adalah tingkatkan implementasi KMB melalui pemahaman mendalam kerangka kebijakan nasional dengan penguatan komunikasi hybrid jelas, alokasi sumber daya memadai untuk pelatihan guru dan infrastruktur.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM KEJAR PAKET C DI PKBM NEGERI 23 JAKARTA PUSAT Aulia, Nur Nabila; Cholifihani, Muhamad; Rustanto, Agung Edi; Mariam, Siti
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 1 (2025): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v12i1.18254

Abstract

Pendidikan diselenggarakan melalui jalur formal, informal, dan non-formal, salah satunya program kesetaraan yang dilaksanakan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Negeri 23 Jakarta Pusat. Permasalahan yang muncul dalam penyelenggaraan program tersebut adalah masih adanya keterbatasan sumber daya serta tantangan dalam komunikasi antara pihak terkait. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan program kesetaraan paket C dengan meninjau aspek komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pemilihan informan secara purposive. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan pengumpulan, penyajian, pengkodean, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antara pemerintah, pengelola, dan peserta didik sudah berjalan cukup baik meskipun penyampaian informasi belum sepenuhnya merata dan tepat waktu. Dari sisi sumber daya, masih terdapat kekurangan jumlah dan kualifikasi tenaga pendidik serta keterbatasan sarana pendukung pembelajaran. Disposisi pelaksana menunjukkan adanya kepedulian dan komitmen tinggi yang berdampak positif terhadap keberlangsungan program. Struktur birokrasi yang sederhana mendukung fleksibilitas pelaksanaan, namun masih diperlukan peningkatan kapasitas manajerial. Kesimpulan dari penelitian ini adalah implementasi kebijakan program kesetaraan paket C di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Negeri 23 Jakarta Pusat berjalan cukup baik meskipun masih terdapat kendala pada aspek sumber daya dan manajerial. Kata kunci: Implementasi kebijakan, Kejar Paket C, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat
Implementasi Kebijakan Pengentasan Kemiskinan Ekstrim (Studi pada Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang) Mohamad Nurpahdi; Agung Edi Rustanto; Harits Hijrah Wicaksana; Muhammad Cholifihani
Jurnal Niara Vol. 18 No. 2 (2025): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/0wg47496

Abstract

Kemiskinan ekstrem adalah ketika seseorang tidak dapat memenuhi kebutuhan dasar mereka, seperti makanan, air bersih, sanitasi yang memadai, layanan kesehatan, tempat tinggal, pendidikan, dan akses ke informasi.  Untuk menangani kemiskinan ekstrem, pemerintah pusat dan daerah telah mengembangkan berbagai program dan kebijakan.  Meskipun demikian, pelaksanaan di lapangan masih menghadapi berbagai hambatan, termasuk di Kabupaten Karawang.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana kebijakan pengentasan kemiskinan ekstrem diterapkan di Kabupaten Karawang dan menemukan faktor-faktor yang mendukung dan menghambat implementasinya.  Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif, yang mengumpulkan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi.  Penelitian ini berfokus pada Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kabupaten Karawang. Lima desa termasuk dalam subjeknya, dan enam belas informan dilibatkan.  Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, yang mencakup penyajian, penarikan kesimpulan, dan reduksi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program bantuan sosial, pelatihan keterampilan, subsidi pendidikan, dan pembangunan infrastruktur dasar adalah cara implementasi kebijakan dilakukan.  Namun, pelaksanaannya di lapangan belum optimal.  Salah satu faktor penghambat yang ditemukan adalah data penerima manfaat yang tidak akurat, kurangnya koordinasi antar OPD, keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia, dan kurangnya pemahaman pelaksana tentang substansi kebijakan.  Sebaliknya, hal-hal yang mendukung termasuk komitmen pimpinan daerah, sinergi lintas sektor melalui forum TKPKD, dan partisipasi masyarakat yang aktif.  Singkatnya, keberhasilan program pengentasan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Karawang bergantung pada optimalisasi data, koordinasi kelembagaan, dan peningkatan kapasitas pelaksana.  
Analisis Implementasi Transaksi Kliring Menggunakan Aplikasi Reservasi Digital Terhadap Efisiensi Operasional Di Perbankan Kurniawan, Sunny Agung; Cholifihani, Muhamad; Rustanto, Agung Edi; Waluyo, Surryanto Djoko
Gorontalo Accounting Journal Volume 8 Number 2 October 2025
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/gaj.v8i2.4006

Abstract

This research evaluates the effectiveness of the clearing system and digital reservation applications in public administration within the banking sector. These applications enhance service efficiency, allowing customers to schedule their visits and reducing waiting times. A qualitative research method with triangulation was employed, including interviews, observations, and documentation. The findings indicate that the application can improve operational efficiency, although usability and data security challenges exist. Some customers faced difficulties, highlighting the need for interface improvements and additional training. The conclusion emphasizes the importance of enhancing information access and IT security systems for broader digital adoption.
Implementation of Library Accreditation within the Ministry of Health Chronika S, Jeni Helen; Bratakusuma, Deddy Supriadi; Rustanto, Agung Edi; Wicaksana, Harits Hijrah; Hidayat, Yahya Rachmana
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 5 No. 8 (2025): Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v5i8.51071

Abstract

The purpose of this study is to examine the implementation of library accreditation policies and their impact on improving national literacy, with a special focus on health polytechnics within the Ministry of Health. Library accreditation policies play a strategic role in ensuring the quality of library services that can support the development of public literacy as part of efforts to achieve national development goals. By the National Library Standards Policy set by the National Library of the Republic of Indonesia, library accreditation is a means of assessing the adequacy of library management against these standards, which is expected to improve the quality and access of services. The study highlights the challenges faced by health polytechnic libraries in meeting accreditation standards, including limited budgets, limited human resources, and limited policy support. In addition, this study explores the impact of accreditation policies on service quality, user engagement, and the role of libraries in improving public literacy, especially in the health sector. A descriptive qualitative research approach was used to gain an in-depth understanding of the implementation of this policy. The results of this study indicate that although most health polytechnic libraries are accredited, there are still obstacles in optimizing services and achieving literacy standards. This study provides recommendations to strengthen the library accreditation system by considering more supportive policies and improving the quality and accessibility of library services as a trusted literacy center in the community, especially in the context of health education.
IMPLEMENTASI PENGEMBANGAN KOMPETENSI 20 JAM PELAJARAN/TAHUN PADA TENAGA KESEHATAN LAIN DI RSUPN DR.CIPTO MANGUNKUSUMO Santi Meilan; Harits Hijrah Wicaksana; Yahya Rachmana Hidayat; Agung Edi Rustanto
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i2.2708

Abstract

Berdasarkan Undang-undang No.5 Tahun 2014, pemerintah telah menyusun peraturan untuk mendukung pengembangan kompetensi pada ASN melalui Peraturan Pemerintah (PP) No.17 Tahun 2020 yang menjelaskan bahwa Pengembangan kompetensi bagi setiap PNS dilakukan paling sedikit 20 jam pelajaran/tahun. Di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo atau yang disingkat RSCM yang sebagai rumah sakit teraktreditasi Internasional dan menjadi Rumah Sakit Umum Pusat Rujukan Nasional terdepan dalam Layanan, Pendidikan dan Penelitian yang Berstandar Internasional, pengembangan kompetensi 20 jam pelajaran/tahun bagi tenaga kesehatan lain di RSCM telah dilaksanakan sejak tahun 2021. Yang menjadi landasan dalam implementasi pengembangan kompetensi 20 jam pelajaran/tahun pada tenaga kesehatan lain adalah Peraturan Direktur Utama RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo Nomor HK.02.03.4.2/18898/2021. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi terhadap informan. Hasil capaian implementasi pengembangan kompetensi 20 jam pelajaran/tahun bagi tenaga kesehatan lain di RSCM masih belum maksimal, sehingga diperlukan upaya peningkatan capaian tersebut melalui penyelenggaraan seminar internal dengan kompetensi yang dihitung berdasarkan jam pelajaran, menyusun kebijakan akumulasi pengembangan kompetensi dari SKP ke jam pelajaran dan melakukan monitoring evaluasi pelaksanaan kegiatan pengembangan kompetensi secara rutin dan berkelanjutan.
Co-Authors Ahmad Fadli Ahmad Hidayat Sutawijaya Amrullah, Dicky Andri Irawan Anthonius Whisnu Perdana Widiputra Aspizain Caniago Aspizain Caniago Aspizain, Caniago Audi Ul Hakim Aulia, Nur Nabila Badriyah Badriyah Badriyah Bratakusuma, Deddy Supriadi Budi Rahardjo Cahyani Desi Puriana Cholifihani, Muhamad Cholifihani, Muhammad Chronika S, Jeni Helen D Purnomo Deddy S. Bratakusumah Deddy Supriady Deddy Supriady Bratakusumah, Deddy Supriady Diah Kartika Sari Donny Oktavian Syah Donny Oktavian Syah Endarsiwi, Sugeng Fajar Wengga, Nefan Satria Featy Octaviany Goh Khang Wen Harsanti, Diah Retno Hendrawan, Aris Herawati Tardan Hidaya, Yahya Rachmana Iis Kartini Imran Imran Jaenudin Akhmad Kartini, Iis Khabibjonovna , Kushieva Nodira Khina Januar Rahmawati Kurniawan, Sunny Agung Liyushiana, Liyushiana M. Havidz Aima Magfira, Magfira Marbun, Junita Rebeka Maria Ulfah Masria Masria Mazzei, Micaela Meisyanti Mesina, James Ronald Mohamad Nurpahdi Moiso, Valentina Muchammad Nuh Nasril Nasril Nasril, Nasril Nefianto, Tirton Nina Nurrahmah Nitiandini, Nabila Sri Nur Haris Efendi Nur ‘Azah Onn, Choo Wou Pindiharti, Dewi Pisciliaruntu, Elizabeth Putra Lodong, Agung Panglima Rini Mardikawanty Risma Ayu Lestari Rizky Agustian Mubarok Ryan Aldiansyah Akbar Santi Meilan Setiabudi, Arifin Setiawan Setiawan Setiawan Setiawan Setiawan, Rangga Bima Shufi Muhammad Siti Mariam SITI MARIAM Sudirman Sufian, Muhammad Supriyadi, Dedi Surryanto Djoko Waluyo Sutawidjaya, Ahmad Hidayat Sutawijaya, Hidayat Syamsurizal - - syamsurizal syamsurizal Teddy Setiady TEDDY SETIADY Teguh Sandjaya Teguh Sandjaya Tikno Suhendro Waluyo, Suryanto Djoko Wengga, Nefan Satria Fajar Wicaksana, Harits Hijrah Winanti, Yunea Kusuma Winarti, Euis Woro Harkandi Kencana Wuwuh Andayani Yahya Rachman Hidayat Yahya Rachmana Hidayat