Claim Missing Document
Check
Articles

Google sites-based network system administration learning media to enhance students critical thinking skills Bulhadi, Bulhadi; Refdinal, Refdinal; Risfendra, Risfendra; Muhammad Adri
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 11 No. 3 (2025): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020256428

Abstract

This study aims to develop a Google Sites-based learning media for the Network System Administration subject to enhance the critical thinking skills of vocational high school (SMK) students. The research was motivated by the low level of student engagement in learning that remains predominantly teacher-centered, the limited utilization of digital learning resources, and the low achievement results that fall below the established Learning Achievement Criteria (KKTP). The research employed a Research and Development (R&D) design using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The subjects were eleventh-grade students of the Computer and Network Engineering program at SMK Negeri 6 Padang. The instruments used included validation questionnaires, practicality tests, and critical thinking tests. Data were analyzed through descriptive quantitative methods and the N-Gain formula to assess media effectiveness. The results showed that the Google Sites-based learning media obtained an average validity score of 92.5% (very valid), practicality score of 91.7% (very practical), and effectiveness with an N-Gain score of 0.65 (moderate to high category). The implementation of this media increased students’ engagement, encouraged productive use of digital devices, and improved critical thinking abilities in analyzing, evaluating, and solving problems.
Augmented reality in vocational mechanical engineering education: a systematic literature review Ahda Sabila; refdinal, refdinal; Waskito, Waskito; Hansi Effendi; Khofifah Alawyah
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 11 No. 3 (2025): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020256446

Abstract

The integration of Augmented Reality (AR) in vocational and mechanical engineering education has become increasingly important in the era of Industry 4.0, where digital competence and practical skills are essential. This systematic literature review aims to identify research trends, methodologies, learning contexts, and challenges related to the use of AR in vocational mechanical engineering education. Guided by the PRISMA framework, a total of 13 empirical studies published between 2020 and 2025 were collected from Scopus and ScienceDirect databases and analysed based on research design, learning topics, and educational outcomes. The findings reveal that most studies employed quasi-experimental and R&D approaches, integrating AR into subjects such as mechanical systems, thermodynamics, structural analysis, CNC machining, and engineering drawing. Across these studies, AR consistently improved learning achievement, spatial reasoning, motivation, and engagement. However, common challenges included hardware limitations, model precision issues, usability constraints, and a lack of teacher readiness. These results highlight AR’s strong potential to enhance technical learning experiences and bridge the gap between theoretical and practical understanding in vocational engineering education.
Pemberdayaan Kelompok Tani dalam Pemanfaatan Limbah Pelepah Sawit sebagai Pakan Ternak Berbasis Teknologi Tepat Guna Refdinal, Refdinal; Erizon, Nelvi; Fernandez, Donny; Arfianti, Fina
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v6i3.1715

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk memberdayakan kelompok tani Boncah Bungo Tanjuang di Kabupaten Pasaman Barat melalui penerapan teknologi tepat guna dalam pemanfaatan limbah pelepah sawit sebagai bahan pakan ternak alternatif. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah kesulitan memperoleh pakan ternak akibat keterbatasan lahan hijauan, tingginya biaya pakan komersial, dan belum optimalnya pemanfaatan limbah pertanian. Padahal, daerah ini memiliki potensi limbah pelepah sawit yang melimpah dari aktivitas perkebunan, namun selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Program ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi penyediaan pakan ternak, mengurangi limbah pertanian, dan mendorong kemandirian ekonomi peternak melalui inovasi mesin pencacah pelepah sawit. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan mitra, perancangan dan pembuatan mesin pencacah, uji coba dan pelatihan operasional mesin, serta pendampingan penerapan teknologi di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mesin pencacah berkapasitas 200–300 kg/jam mampu menghasilkan potongan pelepah sawit berukuran 1–3 cm yang mudah dikonsumsi ternak. Penggunaan pelepah sawit sebagai pakan mampu menekan biaya pakan hingga 40%, meningkatkan ketersediaan pakan sepanjang tahun, dan mengurangi pencemaran lingkungan akibat pembakaran limbah. Kegiatan ini juga meningkatkan keterampilan peternak dalam penggunaan dan perawatan mesin, serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam penerapan teknologi tepat guna yang berkelanjutan.
KAJIAN FILOSOFIS PENGEMBANGAN SPESIALISASI MAHASISWA VOKASI OTOMOTIF MELALUI TEORI PERKEMBANGAN KARIER SUPER Maulana, Fajar; Refdinal, Refdinal; Abdullah, Rijal; Mardizal, Jonni
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4995

Abstract

Abstract: The rapid transformation of the automotive industry towards digitalization and electric vehicles requires vocational graduates to have new competencies as well as a clear career path based on self-concept. However, students' unpreparedness in determining their specialization and the mismatch between their competencies and the needs of the EV industry make the development of a career guidance model even more important. This study aims to analyze the relevance of Super's career development theory in specialization guidance in the Automotive Engineering Vocational Program and to formulate a Self-concept-based career guidance model that is adaptive to the demands of electric vehicle technology. For this purpose, an analytical-philosophical literature review was conducted, examining 35 scientific articles and primary literature on Super's theory. The results show that the stages of career exploration, crystallization, specification, and implementation in Super's theory are in line with the process of forming EV competencies such as BMS, HV safety, electric motors, and digital diagnostics. Another important finding is that technical self-concept is formed through direct learning experiences and guided reflection, so career guidance needs to integrate self-assessment, exploration, workshops, and field experience. The study concludes that Super's theory is relevant as a foundation for vocational career guidance in the era of electrification and recommends the development of a curriculum that emphasizes career exploration and empirical research to test the effectiveness of the model.Keyword: Vocational Career; Super Theory; Electric Vehicles; Self-Concept; Career Guidance.Abstrak: Transformasi pesat industri otomotif menuju digitalisasi dan kendaraan listrik menuntut lulusan vokasi memiliki kompetensi baru sekaligus kejelasan arah karier yang berbasis Self-concept. Fenomena ketidaksiapan mahasiswa dalam menentukan spesialisasi serta ketidaksesuaian kompetensi dengan kebutuhan industri EV menjadikan pengembangan model bimbingan karier semakin penting. Penelitian ini bertujuan menganalisis relevansi teori perkembangan karier Super dalam pembimbingan spesialisasi pada Program Vokasi Teknik Otomotif serta merumuskan model bimbingan karier berbasis Self-concept yang adaptif terhadap tuntutan teknologi kendaraan listrik. Metode penelitian menggunakan kajian pustaka analitik-filosofis dengan menelaah 35 artikel ilmiah dan literatur primer teori Super. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan eksplorasi, kristalisasi, spesifikasi, dan implementasi karier pada teori Super selaras dengan proses pembentukan kompetensi EV seperti BMS, HV safety, motor listrik, dan diagnostik digital. Temuan penting lainnya adalah bahwa Self-concept teknis terbentuk melalui pengalaman belajar langsung dan refleksi terarah, sehingga bimbingan karier perlu mengintegrasikan asesmen diri, eksplorasi, workshop, dan pengalaman lapangan. Penelitian menyimpulkan bahwa teori Super relevan sebagai landasan pembimbingan karier vokasional pada era elektrifikasi dan merekomendasikan pengembangan kurikulum yang menekankan eksplorasi karier serta penelitian empiris untuk menguji efektivitas model yang diusulkan.Kata kunci: Karier Vokasional; Teori Super; Kendaraan Listrik; Self-Concept; Bimbingan Karier.
Co-Authors A, Yufrizal Abdul Aziz Abdullah, MT, Dr. Rijal Abrar Tanjung Adzkia, Mhd Safiq Afriza Media Ahda Sabila Albasyit, Muhammad Ravi Alfarizi, Diki Ambiyar, Ambiyar Andesko, Rio Andre Kurniawan Anwar, M Ardi, Junil Arfianti, Fina Arif, Chandra Armansyah Armansyah Arwizet Arwizet, Arwizet Aspar, Fathir Aswardi Aswardi Azis, Ismail Berliansyah, Aqilvin Budi Syahri Bulhadi, Bulhadi Chandra, Rofi Dedy Irfan Delima Yanti Sari Dinul, Fadhilah Ikhsan Donny Fernandez Dori Yuvenda Edidas , Edidas Efrianova, Vivi Elfi Tasrif Erizon, Nelvi Fadhilah Fadhilah Fadhli Ranuharja Fadillah, Egi Fadillah, Fikri Fahmi Rizal Fahrezi, Muhammad Shadiq Fani Keprila Prima Fauza, Anna Niska Febri Prasetya Ferdiansyah, Ferdiyansyah Fernanda, Firza Fiandra, Y A Fiki Efendi Firdaus, Jeri Rizal Firdaus, Novemli Fitrah Qalbina Ganefri . Giatman, M Gusnita, Wiwik Hadi Kurnia Saputra Hafis, M Hamdani Hamdani Hamizum, Bestra Hansi Effendi Haris, Zainal Abdul Hasan Maksum Herisvan Hendra Hilman, Antoni Ika Parma Dewi Indarta, Yose Irzal, Irzal Jalinus, N Jalius, Nizwardi Jasman Jasman Junil Adri Kamil, Fadhil Muhammad Kandena Putra, Tegar Khofifah Alawyah KRIKORIAN, MIHAEL Le, Sai Kham Lili Dasa Putri Maiyana, Efmi Mardizal, Jonni Maulana, Fajar Muhammad Adri Muhammad Anwar Mulianti Murni Astuti Muskir, Mukhlidi Mustakim, Waradzi Nanda, Iffarial Nasution, Yeni Puspitasari Nizwardi Jalinus Novendra, Alan Novrita, Sri Zulfia Nurdin Hendri Nurmansyah, Ridho Pepito, Ma Leona Maye B. Prasetyo, Vicky Primandari, Sri Riski Putri Primawati Primawati, Primawati Purwantono, Purwantono Putra, Dino Adi Putra, Randi Purnama Rahma Putri, Nadia Suci Rahmadani, Ade Fitri Ramli Ramli Randa Afabek Remon Lapisa Rifelino Rifelino Riki Saputra, Riki Rini Widyastuti Risfendra, Risfendra Rozandi, Azel Saputra, Firman Omni Sari, Adha Kurnia Sefriani, Rini Sidiq, Ahmad Halim Sri Rizki Putri Primandari sudiani, yoni Syahril Syahril Syamsu, Azhari Tamara, Yolanda Ta’ali, Ta’ali Unung Verawardina, Unung Usmeldi Usmeldi Utari, Nadia Wagino Waradzi Mustakim Waskito Waskito, Waskito Winda Lestari Siregar Yolli Fernanda Yuberta, Andre Yufrizal Yufrizal, Yufrizal Yulnafatmawita Yulnafatmawita