Claim Missing Document
Check
Articles

Struktur Naratif Cerpen “Al-Imra’at Ghalabati As-Syaiton” Karya Taufiq El-Hakim (Kajian Naratologi A.J.Greimas) Nisa Fatimah; Dedi Supriadi; Edi Komarudin
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v1i1.3177

Abstract

ABSTRACT                 The aim in this study is 1) to learn scheme aktan contained in the short stories of women that trick the Devils work Taufiq el-Hakim, and 2) to find out the relationship between structure and functional structure aktan in the formation of structure the story. As for the method used in this research is descriptive method with the data gathering techniques in the form of the technique note and the study of librarianship. The source of the data in this study is the short story of the woman who deceived the Devils, and the data in this study is the word or phrase contained in the short stories of women that trick the Devils. Based on research conducted there is one schema aktan and functional model structure that exists in the text or sentence short women the Devils work beguiling Taufiq el-Hakim. The relationship between structure and functional structure aktan, there is one pattern that becomes aktan scheme structures the story namely aktan scheme contained in the short stories of women that trick the Devils work Taufiq el-Hakim. This gives rise to the existence of a aktansial scheme of events that become the structure of the story of the woman who deceived the Devils. Keywords: short stories of women that trick the Devils, aktan scheme, a functional structure, naratologi A.J. Greimas. ملخص البحث والأغراض هذا البحث هو 1) لمعرفة مخطط الأكتان في قصة القصيرة إمرأة غلبت الشيطان لتوفيق الحكيم.  2) لمعرفة العلاقة بين بنية أكتان و هيكل وظيفته في تشكيل بنية القصة. استخدم هذا البحث منهجا وصفيا و ويستخدم منهج الملاحظة والتسجيل simak catat و الدراسة المكتبية وأما مصدر البيانات في هذ البحث هو قصة قصيرة "الامرأة غلبت الشيطان للتوفيق الحكيم والبيانات فيه هي  الكلمات في قصة قصيرة "الامرأة غلبت الشيطان للتوفيق الحكيم". استنتجت الباحثة ان مخطط الأكتان وتركيب وظيفي في الكلمات قصة قصيرة "الامرأة غلبت الشيطان للتوفيق الحكيم". وتوجد الباحثة نمط مخطط الأكتان في العلاقة بين هيكل الأكتان والهيكل الوظيفي  وأما تركيب القصة هو مخطط الأكتان في قصة قصيرة "الامرأة غلبت الشيطان للتوفيق الحكيم" يسبب مخطط Aktansial على وجود المناسبات الخاصة في تركيب القصة "امرأة غلبت الشيطان للتوفيق الحكيم. كلمات مفتاحية : قصيرة قصيرة " إمراة غلبت الشيطان"، مخطط الأكتان، التركيب الوظيفي، النوروتولوجي لأج غريماس. ABSTRAK Tujuan dalam penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui skema aktan yang terdapat dalam cerpen Al-Imra’at Ghalabati As-Syaiton karya Taufiq el-Hakim, dan 2) untuk mengetahui hubungan antara struktur aktan dan struktur fungsional dalam pembentukan struktur cerita. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik pengumpulan datanya berupa teknik catat dan studi kepustakaan. Sumber data dalam penelitian ini adalah cerpen Al-Imra’at Ghalabati As-Syaiton, dan data dalam penelitian ini adalah kata atau kalimat yang terdapat dalam cerpen Al-Imra’at Ghalabati As-Syaiton. Berdasarkan penelitian yang dilakukan terdapat satu skema aktan dan struktur model fungsional yang ada dalam teks atau kalimat cerpen Al-Imra’at Ghalabati As-Syaiton karya Taufiq el-Hakim. Hubungan antara struktur aktan dan struktur fungsional terdapat satu pola skema aktan yang menjadi struktur cerita yaitu skema aktan yang terdapat dalam cerpen Al-Imra’at Ghalabati As-Syaiton karya Taufiq el-Hakim. Skema aktansial ini menimbulkan adanya peristiwa-peristiwa yang menjadi struktur cerita Al-Imra’at Ghalabati As-Syaiton. Kata kunci: cerpen Al-Imra’at Ghalabati As-Syaiton, skema aktan, struktur fungsional, naratologi A.J. Greimas.
Model Perancangan Aplikasi Pesantren Matic Pada Forum Pondok Pesantren Jawa Barat Edi Komarudin; Ramadhan Syaeful Bahri; Dyan Fachri Maulana; Ananda Rizky Maulana
@is The Best : Accounting Information Systems and Information Technology Business Enterprise Vol 4 No 1 (2019): @is The Best : Accounting Information System & Information Technology Business En
Publisher : Labkat Press KA FTIK UNIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (861.791 KB) | DOI: 10.34010/aisthebest.v4i1.1827

Abstract

Pesantren Matic application is a website-based application that provides features for recording financial statements and as a tool for business development for the West Java Boarding School Forum. With a website-based application, FPP West Java can start a business in the form of ustadz training and certification, boarding school management governance training and training in recording the pesantren's financial statements. The target of this program is Islamic boarding schools in Indonesia and especially West Java. The Business Model Canvas used explains that: key partners (Ministry of Religion of West Java Province, Indonesian Ulama Council, Islamic Boarding Schools), key activities (Financial Recording, Islamic Boarding School Training, Ustadz training & certification), key resource (West Java Boarding School Forum), value proposition (Integrated Ministry of Religion, Indonesian Ulema Council), Customer Relationship (Advertising (promos and subscriptions)), Channels (Website, Social Media, Advertising), Customer Segments (Pondok Pesantren, Ustadz), Cost Structure (Domain and Hosting Registration Fees) ), Revenue Streams (Financial Records, Islamic Boarding School Training, Ustadz training & certification).
Sejarah Perkembangan dan Cakupan Ilmu Balaghah Al-Qur’an dalam Kitab Durus fi Ilmi Balaghah Karya Syeikh Muayyin Daqiq Al-Amili Ilma Amalia; R. Edi Komarudin
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 1, No 5 (2023): Juni
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Qur'an has become the first target of attention for those who have insight and a thirst for knowledge since the first day the Qur'an was revealed. This is because there are so many treasures of learning that can be drawn from the depth of meaning in every verse of the Qur'an. Balaghah science is one of the sciences that focuses on word order in Arabic, especially in the language of the Qur'an. The purpose of this paper is to introduce in a concise manner the scope of the Al-Qur'an balaghah science which is generally divided into three namely ma'ani science, bayan science, and badi' science. In addition, this paper also aims to reveal the origin and context of the science of balaghah as part of an introduction to understanding the science of balaghah in the Qur'an. This paper was prepared using a qualitative method through a literature study approach.
Perbandingan Metodologi Tafsir terhadap Ayat-Ayat Peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW Nida Husna Abdul Malik; Edi Komarudin
Jurnal Iman dan Spiritualitas Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Iman dan Spiritualitas
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jis.v3i2.29282

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji penafsiran ayat-ayat peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dalam tafsir Mafatih Al-Ghaib karya Fakhruddin Al-Razi dan tafsir Al-Kasyaf karya Al-Zamakhsyari. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menemukan persamaan dan perbedaan dalam penafsiran ayat-ayat peristiwa Isra’ Mi’raj antara kedua tafsir tersebut. Selanjutnya, penelitian ini juga bermaksud untuk mengidentifikasi hikmah atau ‘ibrah yang dapat diambil dari peristiwa tersebut. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah menganalisis metodologi yang digunakan kedua mufassir berdasarkan tema peristiwa Isra’ Mi’raj. Kemudian Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif-komparatif, yaitu dengan studi kepustakaan dalam pengumpulan data. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat persamaan dan perbedaan dalam memahami dan memaknai peristiwa Isra’ Mi’raj. Persamaannya terletak pada latar belakang mufassir yang begitu cakap dalam bidang kebahasaan, dan kedua mufassir tersebut begitu kuat dalam memegang aliran akidahnya, sehingga keduanya menggunakan metodologi dengan pendekatan kebahasaan, dengan metode tafsir bi al-ra’yi, dan dengan corak tafsir bi al-i’tiqodi. Adapun perbedaannya terletak pada aliran akidah yang diyakini oleh kedua mufassir berbeda, sehingga hasil dari penafsirannya pun berbeda, Fakhruddin Al-Razi dengan aliran Ahlu Al-Sunnah wa Al-Jama’ahnya, dan fiqihnya bermadzhab Al-Syafi’i meyakini bahwa peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dengan jasad dan ruh. Al-Zamakhsyari dengan aliran Mu’tazilahnya, dan fiqihnya bermadzhab Al-Hanafi meyakini bahwa peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW hanya ruhnya saja. Bahkan perbedaan pemahaman tersebut bukan hanya bekutik di dua aliran akidah saja, melainkan di kalangan cendekiawan dengan berbagai latar belakang memiliki pandangan yang beraneka ragam. Maka, selalu menarik untuk dikaji dan dibahas secara mendalam.
Pendekatan Majaz Isti’arah dalam Tafsir Al-Qur'an: Sebuah Analisis Metodologis Revky Oktavian Sakti; R. Edi Komarudin
Definisi: Jurnal Agama dan Sosial Humaniora Vol 2, No 2 (2023): Definisi: Jurnal Agama dan Sosial Humaniora
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1557/djash.v2i2.30966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dan menganalisis penggunaan majaz isti’arah dalam ayat-ayat Al-Qur'an yang bersifat mutasyabihat atau ambigu. Fokus utama penelitian adalah mengidentifikasi tujuan dan metode penafsiran serta hasil pembahasan terkait konsep Hakikat dan Majaz. Tujuan utama adalah merinci peran isti’arah dalam memberikan makna esoteris pada ayat-ayat yang dapat menimbulkan pemahaman ganda. Metode penelitian melibatkan analisis tekstual Al-Qur'an dengan pendekatan ilmiah-rasional, khususnya melalui kajian bahasa dan sastra, dengan penekanan pada wacana majas, terutama metafora. Penelitian ini juga melibatkan pembagian konsep Hakikat dan Majaz untuk memahami bagaimana isti’arah dapat diterapkan sebagai alat interpretasi. Hasil pembahasan mencakup interpretasi variasi yang muncul dari konsep Hakikat dan Majaz dalam menerapkan isti’arah. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang cara isti’arah berperan dalam menjelaskan makna ayat-ayat yang kompleks, sehingga dapat memberikan kontribusi positif terhadap pemahaman umat Islam terhadap Al-Qur'an. Penelitian ini juga memberikan pemahaman tentang konsep isti’arah yang tidak selalu diterima di semua kalangan ulama, namun tetap menjadi bagian integral dari disiplin ilmu tafsir dan Al-Qur'an. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya mendekati Al-Qur'an secara dogmatis-ideologis, tetapi juga membuka pintu bagi pendekatan ilmiah-rasional dalam memahami teks suci Islam ini.
Al-Muhassinat Al-Ma’nawiyah dalam Al-Qur’an: Fenomena Ath-Thibaq dalam Surat Isra’ Muhammad Abdul Aziz; R. Edi Komarudin
Definisi: Jurnal Agama dan Sosial Humaniora Vol 2, No 3 (2023): Definisi: Jurnal Agama dan Sosial Humaniora
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1557/djash.v2i3.31260

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk makna ath-thibaq atau kontradiksi dalam surah Al-Isra’ dalam kitab suci Al-Quran. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi. Hasil analisis disajikan secara informal dengan mendeskripsikan data menggunakan kata-kata biasa. Kajian ini memiliki urgensi untuk melihat kitab suci Al-Qur'an sebagai pedoman bagi umat Islam, diperintahkan setelah kitab-kitab suci sebelumnya, dan memiliki makna yang tepat dalam konteks peradaban manusia. Oleh karena itu, Al-Quran terus dijelajahi untuk mendapatkan makna yang komprehensif, termasuk melalui analisis makna ath-thibaq. Hasil penelitian menunjukkan 19 ayat yang memuat ath-thibaq dengan empat bentuk kontradiksi yang berbeda, melibatkan kontradiksi di tempat yang berbeda, kontradiksi makna kata yang sama, dan kontradiksi dalam kalimat.
Proclaiming the Qur'an and its Translation in Mosques: Phenomenological and Ethnomethodological Approaches Yahya, Muhammad; Komarudin, Edi
Jurnal Iman dan Spiritualitas Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Iman dan Spiritualitas
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jis.v4i2.34217

Abstract

The recitation of the Qur'an has become a ubiquitous practice in mosques and Islamic boarding schools, fostering a profound acculturation between Arab culture and local culture. This phenomenon is particularly evident in institutions such as the Ponpes Ulul Albab Mosque, where the ritualistic recitation of the Qur'an serves as a cornerstone of religious and cultural identity. This research employs a phenomenological and ethnomethodological approach to evaluate the effectiveness and societal responses to this activity. By examining the lived experiences and social interactions surrounding Qur'anic recitation, this study aims to elucidate the complex dynamics involved in the cultural transmission of Islamic practices. The findings of this research indicate a positive acceptance from the community, with significant affective, cognitive, and conative impacts. The affective dimension reveals a profound emotional resonance among participants, as the recitation of the Qur'an evokes feelings of spiritual connection and communal solidarity. The cognitive dimension highlights the intellectual engagement and understanding that arises from the meticulous study and recitation of the sacred text. Furthermore, the conative dimension underscores the motivational and behavioral changes observed among participants, as they strive to perfect their recitation skills and integrate these practices into their daily lives. This study contributes significantly to the understanding of modern religious practices and cultural interactions in the context of Qur'anic recitation in mosques.
Analisis Thibaq dalam Surah al-Ahzab Nurdin, Aldi; Komarudin, Edi; Taufik, Wildan
Jurnal Penelitian Ilmu Ushuluddin Vol 4, No 3 (2024): Agustus
Publisher : Faculty of Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jpiu.38661

Abstract

This research aims to reveal and analyze the phenomenon of Thibaq contained in Surah al-Ahzab and to decipher the meaning of the verses contained in Thibaq. This research is a type of qualitative research with data collection techniques based on literature study. The research results show that there are two types of Thibaq in surah al-Ahzab, namely Thibaq ijab and Thibaq salb, where Thibaq ijab is found in 7 verses while Thibaq salb is found in 1 verse. In surah al-Ahzab there are 8 verses that contain Thibaq elements.
Kinship Care dalam Keluarga ‘Imran: Kajian Hermeneutika Wilhelm Dilthey pada Surat Ali ‘Imran Ayat 37 dan 44 Kafiyah, Fitroh Ni’matul; Komarudin, Edi; Riyani, Irma
Jurnal Penelitian Ilmu Ushuluddin Vol 4, No 3 (2024): Agustus
Publisher : Faculty of Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jpiu.38662

Abstract

Kinship Care is a form of childcare by close relatives such as grandparents, aunts, uncles, or siblings when biological parents cannot fulfill their parenting responsibilities. In Indonesia, Kinship Care often arises in the context of poverty, migration, parental death, or the inability of parents to care for their children for various reasons, including death, illness, or legal issues. This research is a desk study using Wilhelm Dilthey's hermeneutic analysis method to explore three aspects, namely Erlebnis (experience), Ausdruck (expression), and Verstehen (understanding), in Surah Ali 'Imran verses 37 and 44. The results of this study conclude that in the Kinship Care pattern, Zakariya has four patterns in caring for Maryam, security and support, space for children, financial security, dialogue and appreciation for children. Then, suggestions for further research related to Kinship Care studies to explore broader patterns using different hermeneutical theories and different figures in the Qur'an can also be taken in relevance to different contexts so that they can reach ideal patterns for Kinship Care studies.
KALAM KHABARI DALAM DIALOG NOVEL YUSUF ZULAIKHA KARYA ABDURRAHMAN NURUDDIN AL-JAMI (KAJIAN ILMU MA’ANI) Munawar, Zacky Yudin; Komarudin, R. Edi
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v6i1.12825

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis kalam khabari dan tujuan-tujuannya yang terdapat dalam dialog Novel Yusuf wa Zulaikha karya Nuruddin Abdurrahman Al-Jami. Dalam penelitian ini menggunakan metode desktriptif analitik, yaitu dengan cara menelaah dan mengkaji sumber data yang terdapat dalam dialog Yusuf wa Zulaikha yang kemudian disimpulkan, sedangkan kajian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Ilmu Ma’ani. Dari hasil penelitian ini dapat dikemukakan: (1) jenis-jenis kalam khabari terdapat dalam delapan puluh enam kalimat, yaitu ibtidai sebanyak tiga puluh tiga kalimat, ṭalabi sebanyak dua puluh delapan dan inkari sebanyak dua puluh lima kalimat, (2) tujuan-tujuan kalam khabari terdapat dalam delapan puluh enam kalimat, yaitu fāidatul khabar dua puluh tujuh kalimat, lāzimul fāidah tujuh kalimat, Al-Istirḥām sebelas satu kalimat, Iẓharuḍ Ḍu’fi tujuh kalimat, Al-Fakhr lima kalimat, Al-Hithu ‘Ala Ta’alum satu kalimat, At-Taqbih satu kalimat, Al-Madhu sembilan kalimat, At-Tahdid dua kalimat, Al-Isti’ṭaf tiga kalimat, An-Naṣihah satu kalimat, Iẓharut-Tahassur sepuluh kalimat dan Al-Ḥija’ dua kalimat.
Co-Authors adhia nugraha Ahmad Aqiel Azkiya’ Ahmad, Nurwadjah Akhmad Sobarna Alijaya, Adudin AM , Muh. Asriadi Ananda Rizky Maulana Apriani, Laelati Dwina Aryanto, Redi Asep Ahmad Fathurrohman Azmi, Pendi Nurul Baehaqi Dayudin, Dayudin Dedi Junaedi Dedi Supriadi Dedi Supriadi Deuis Sugaryamah, Deuis Dyan Fachri Maulana Fangesty, Maolidya Asri Siwi Fathurrohman, Asep Ahmad Fatimah, Nisa Fauzi, Muhamad Faiz Al Fillaili, Fikri Fitri Meliani, Fitri Fitriana Lubis, Mumun Fitriansyah, Muhammad Bayu Fuad Salim Habibah Hidayah, Asep Taopik Ice Sariyati Ihin Solihin Ilma Amalia Ilma Amalia, Ilma Imam, Jahira Salsabila Nurul Irfan Nurzaman Irpani, Ropik Jajang A Rohmana Kafiyah, Fitroh Ni’matul Kafiyah, Fitroh Ni’matul Kodir, Abdul Kodir, Abdul - Kusuma, Dwiki Laelani, Lilih Lu'lu Abdullah Afifi Maolidya Asri Siwi Fangesty Mardiansyah, Yadi Mohammad Irfan Farraz Haecal Muhamad Hamdan Tauviqillaah Muhamad Khabib Imdad Muhamad Yoga Firdaus Muhamamd Nurhasan Muhammad Abdul Aziz Muhammad Arif Muhammad Bayu Fitriansyah Muhammad Hasan Ali Muhammad Nur Hidayat Muhammad Nurhasan Muhammad Rijal Maulana Muhammad Yahya Muhammad Yahya Munawar, Zacky Yudin Nida Husna Abdul Malik Nisa Fatimah Nur Afiffah, Syifa Nurdin, Aldi Nurhayat, Tasya Putri Nursidik, Ihsan Purwa, Dyas Rahayu, Tami Dewi Puspa Ramadhan Syaeful Bahri Revky Oktavian Sakti Riyani, Irma Rizal, Rony Muhammad Rizki Maulana Putra Rohanda Rohanda Rohanda Rohanda Salsabila, Syifa Satia Sholikul Hadi Siti Nurhaliza Sudjatnika, Tenny Suryana Alfathah Syam, Ishmatul Karimah Syawaluddin, Fauzan Akbar Syifa Satia Salsabila Taufik, Wildan Taufiq, Wildan Wahyuni, Neneng Sri Wildan Taufik Yusanti, Noviana Zikro Elok Al Faein Zulaiha, Eni