p-Index From 2021 - 2026
8.202
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Tadris: Jurnal keguruan dan Ilmu Tarbiyah JURNAL LITIGASI (e-Journal) Jurnal Studi Sosial Program Pascasarjana P-IPS Madrasah: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar MUSLIM HERITAGE: JURNAL DIALOG ISLAM DENGAN REALITAS Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual Jurnal Studi Komunikasi JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Jurnal Moral Kemasyarakatan Jurnal SOLMA JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Mimbar Ilmu IJoASER (International Journal on Advanced Science, Education, and Religion) DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar International Journal for Educational and Vocational Studies Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Metafora: Education, Social Sciences and Humanities Journal Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Journal of Community Service and Empowerment ASANKA: Journal of Social Science And Education Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Mendapo: Journal of Administrative Law jurnal dikdas bantara CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurnal Kewarganegaraan Jurnal Kewarganegaraan Anglophile Journal JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION Bulletin of Science Education In Right: Jurnal Agama dan Hak Azazi Manusia Journal of Education Research Jurnal Al-Qiyam Jurnal Tana Mana Jurnal WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Citizenship Virtues Jurnal Basicedu SWARNA Antroposen Golden Ratio of Data in Summary Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Journal of Education and Culture Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI) Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Masyarakat: Jurnal Pengabdian Jurnal Pendidikan Progresif
Claim Missing Document
Check
Articles

Rekonstruksi Perlindungan Hak Milik Perempuan: Telaah Kontradiksi Kawin Mokondo dan Tradisi Jawa Bedah Kutha Boyong Putri Wahyudi, Misran; Hidayah, Yayuk; Pratiwi, Kurniasari
IN RIGHT: Jurnal Agama dan Hak Azazi Manusia Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Contemporary millennial society experiences significant shifts in cultural values that affect the institution of marriage. In Javanese tradition, the concept of bedah kutha boyong putri embodies noble values regarding male dignity and responsibility in marriage, emphasizing moral, social, and economic readiness through the criteria of lineage, character, and social standing (bibit, bobot, and bebet). However, the emergence of the “Mokondo” marriage phenomenon in the modern era reflects marital practices that contradict these cultural values and potentially generate social problems and legal vulnerabilities, particularly for women. This article aims to analyze the nature of the contradiction between “Mokondo” marriage practices and the Javanese concept of bedah kutha boyong putri, as well as to examine the legal measures available to women to protect their property rights when marrying a “Mokondo” husband. Employing a socio-legal approach, this study utilizes role theory and contract theory as analytical frameworks. The findings reveal, first, that bedah kutha boyong putri positions men as dignified and responsible actors within marital relationships, whereas “Mokondo” marriages undermine and degrade male roles in the marital structure. Second, prenuptial agreements constitute a strategic legal instrument grounded in the principle of freedom of contract to safeguard women’s property rights prior to marriage. This study underscores the importance of integrating local cultural values with modern legal mechanisms in addressing contemporary challenges to marital justice and gender protection.   Realitas kehidupan masyarakat di era milenial menunjukkan terjadinya pergeseran nilai budaya yang berdampak pada institusi perkawinan. Dalam tradisi Jawa, konsep bedah kutha boyong putri merepresentasikan nilai luhur tentang martabat laki-laki dalam membangun rumah tangga, yang menekankan kesiapan moral, sosial, dan ekonomi melalui kriteria bibit, bobot, dan bebet. Namun, munculnya fenomena kawin “Mokondo” di era kontemporer memperlihatkan praktik perkawinan yang bertentangan dengan nilai budaya tersebut dan berpotensi menimbulkan problematika sosial serta kerentanan hukum, khususnya bagi perempuan. Artikel ini bertujuan menganalisis bentuk kontradiksi antara kawin “Mokondo” dan konsep Jawa bedah kutha boyong putri, serta mengkaji langkah hukum yang dapat ditempuh perempuan untuk melindungi hak miliknya dalam perkawinan dengan suami “Mokondo”. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosio-legal dengan pisau analisis teori peran dan teori kontrak. Hasil kajian menunjukkan bahwa, pertama, konsep bedah kutha boyong putri menempatkan laki-laki sebagai subjek yang bermartabat dan bertanggung jawab, sedangkan praktik kawin “Mokondo” justru mendegradasi peran dan posisi laki-laki dalam relasi perkawinan. Kedua, perjanjian perkawinan yang dibuat sebelum perkawinan merupakan instrumen hukum strategis yang selaras dengan prinsip kebebasan berkontrak untuk menjamin perlindungan hak milik perempuan. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi nilai budaya lokal dan mekanisme hukum modern dalam merespons tantangan perkawinan di era milenial.
Respon Mahasiswa Calon Guru Sekolah Dasar Terhadap Pembelajaran Project Based Learning (PJBL) Berbasis Transfer Nilai Pancasila Hidayah, Yayuk
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 6 No. 2 (2021): CIVIC
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v6i2.1808

Abstract

Pembelajaran berbasis proyek yang dikenal dengan istilah Project Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan kemampuan mencipta produk sangat tepat digunakan untuk mahasiswa. Pembelajaran ini juga dapat diadaptasi untuk melatih mahasiswa meningkatkan keterampilan menulis bahan ajar yang mengerucut pada masalah yang ada di dalam kelas. Tujuan penelitian ini ialah untuk menganalisis respon mahasiswa calon guru SD dalam pembelajaran menggunakan model PjBL berbasis transfer of value nilai-nilai Pancasila dalam meningkatkan keterampilan menulis bahan ajar PKn Calon Guru SD. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan menggunakan instrumen berupa lembar angket. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuntitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa calon guru yang mengontrak mata kuliah Pembelajaran PKn di Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Cirebon. Hasil penelitian menujukan bahwa Respon calon guru SD terhadap pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dapat dilihat dari hasil angket mahasiswa calon guru yang menunjukkan nilai rata-rata 3,3 dengan kategori respon yang sangat baik.
KESADARAN DIGITAL MELALUI PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS ANDROID Hidayah, Yayuk; Hamonangan, Ranto Praja
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI) Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI)
Publisher : Information Technology Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/pti.v5i1.1810

Abstract

The research aims to find out how the development of android-based interactive media learning media in increasing students' digital awareness. The research process was carried out for five months, from August to December 2023. The research sample was students in the Department of Public Administration, Mekatronika Engineering and Automotive Engineering Education within the scope of the student population at Universitas Negeri Yogyakarta. The research method used is Research and Development (R&D) ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The research findings reveal that the android-based interactive learning media that has been developed has high validity in terms of material, design, and interactivity. The results of student responses to products from android-based interactive media on the material of rights and obligations in learning Citizenship Education reached 122 or 81.33%. If included in the interval 81-100% with a very good category, this media is in a very good category from the aspect of attractiveness. The implication of the results of this study is the development of android-based interactive media in the general compulsory course of Civic Education, especially in Higher Education in accordance with future technological developments in the present and later. Through this study, researchers provide suggestions for developing android-based interactive learning media in the general compulsory course of Civic Education, especially in Higher Education.
Implementation of Building Character : Case Study at Madrasah Tsanawiyah Negeri 6 Sragen Suryono, Suryono; Abbas, Ngatmin; Hidayah, Yayuk
International Journal on Advanced Science, Education, and Religion Vol 7 No 4 (2024): IJoASER (International Journal on Advanced Science, Education)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Furqan, Makassar - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33648/ijoaser.v7i4.743

Abstract

This study aims to examine the implementation of character building at MTsN 6 Sragen, as well as the supporting and inhibiting factors in the process. The background of this research stems from the importance of character education in shaping students with integrity, honesty, discipline, and responsibility. In an era of globalization filled with moral challenges, character education becomes a vital aspect that must be implemented in schools. This research employed a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through interviews, observations, and documentation involving teachers, students, and school staff at MTsN 6 Sragen. The research findings indicate that the implementation of character building at MTsN 6 Sragen has been effective, although some challenges remain, such as limited teaching time and minimal parental involvement. Other findings show that students participating in this program tend to exhibit better discipline and responsibility. The main supporting factors include the commitment of teachers in running the program and a conducive school environment. However, social media influence and lack of family engagement present the primary challenges. The study implies that the success of character education in schools requires strong collaboration between schools, families, and communities.
Co-Authors - Sapriya AA Sudharmawan, AA Abimanto, Dhanan Aim Abdulkarim Alrakhman, Riza Angraini, Nosy Mutia Anif Istianah Anis Suryaningsih, Anis Aprillio Poppy Belladonna Ardian Feriandi, Yoga Arnie Fajar Arofah Minasari Arpannudin, Iqbal Belladonna, Aprillo Poppy Budiarti, Desi Cecep Darmawan Chandra Dewi Puspitasari Danang Prasetyo, Danang Dewi, Dinie Anggraeni Dewi, Susi Fitria Dian Satria Charismana Dianasari Dianasari, Dianasari Elly Malihah Endrik Safudin, Endrik Fadli, Radinal Fathikah Fauziah Hanum Fatmariza Fatmariza Firmansyah, Akmal Firmasnyah, Akmal Galih Puji Mulyoto Ginusti, Gallis Nawang Haikal Haikal Hakiki, Muhammad Hamonangan, Ranto Praja Hamonangan, Ranto Praja Hamonangan Hasyim, Umar Al Faruq A Hidayatullah, Rizky Irhamudin, Irhamudin ITOK DWI KURNIAWAN Johan Dwi Saputro Kurniasari Pratiwi Lili Halimah Mazid, Sukron Meiwatizal Trihastuti Mirza Hardian Misran Wahyudi, Misran Mistison, Beni Igo Mistison Mukhamad Murdiono Mulyono, Budi Nabila Ihza Nur Muttaqi Nasiwan Nathasa Pramudita Irianti, Nathasa Pramudita Neneng Tripuspita Ngatmin Abbas Ngatminiati, Yulia Nufikha Ulfa Nufikha Ulfah, Nufikha Pertiwi, Sinta Galih Poppy Belladonna Pratama, Yoga Adi Restiaji, Dewi Rini Setiyowati Risti Aulia Ulfah Rr. Yudiswara Ayu Permatasari Safitri, Lia Samsuri Sanusi, Taufik Simatupang, Ernawati Su Fen, Cheong Suharno Suharno Suharno Suhono Suhono, Suhono Sujastika, Ismi Sunarso Sunarso Sunarso Suroto Suroto Suryono Suryono Sutrisno, Cucu Suyato Suyato Suyitno Suyitno Ulfah, Risti Aulia Ulum, Amalia Zidatul Umar Alfaruq A. Hasyim, Umar Alfaruq Wahyu Sopandi Widodo, Bali wiwied pratiwi, wiwied Yeasy Agustina Sari Yuanjaya, Pandhu Zulfa, Bq.Indana