Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dalam Kegiatan P5 di SDN 67 Kota Bengkulu Rahmanda, Agrezia; Agusdianita, Neza; Desri, Desri
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91500

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dalam kegiatan projek penguatan pelajar pancasila (P5) di SDN 67 Kota Bengkulu. Pendekatan CRT merupakan suatu metode pembelajaran yang dimana semua peserta didik berhak mendapatkan pengajaran yang sama, tanpa membedakan latar belakang budayanya. Kegiatan P5 diterapkan untuk mengembangkan karakter profil pelajar pancasila pada peserta didik di sekolah. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis data deskriptif. Teknik analisis data deskriptif menjelaskan fakta dan fenomena yang ditemukan pada penerapan CRT dalam projek P5. Hasil penelitian ini berupa penerapan pendekatan CRT dalam kegiatan P5 di SDN 67 Kota Bengkulu dengan mengintegrasikan lagu, tarian, dan alat musik daerah dalam pembelajaran di kelas. Peserta didik diperkenalkan kebudayaan Bengkulu dengan berlatih lagu dan tarian daerah setiap hari rabu pada mata pelajaran P5. Kesimpulan dari penelitian ini ialah peserta didik di SDN 67 Kota Bengkulu menerapkan CRT dalam proyek P5 dengan menjadikan budaya Bengkulu khususnya tarian adat dan lagu daerah pada kegiatan kokurikuler yang dilaksanakan enam jam pelajaran dalam seminggu dan pengintegrasian topik budaya.
Pengaruh Model TGT Dengan Pendekatan Deep Learning Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas V Sekolah Dasar Risatia, Ria; Agusdianita, Neza; Yusnia, Yusnia; Noperman, Feri; Kurniawati, Ike
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 9, No 2 (2026): Article in Press
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v9i2.116219

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era globalisasi telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk dunia pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model TGT dengan pendekatan Deep Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa pada pembelajaran matematika kelas V Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode Quasy Ekperiment menggunakan desain the matching only pretest-posttest control group design . Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas V Sekolah Dasar. Sampel penelitian siswa kelas VA sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VB sebagai kelas kontrol. Teknik yang dilakukan pada penelitian ini adalah pretest dan posttest yang dibuat ke dalam soal uraian yang berjumlah 5 soal. Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pada mata pelajaran matematika adalah 72,88 dan kelas kontrol 35,33. Dengan nilai thitung -20,986 dan nilai Sig.(2-tailed) 0,001. Dari hasil data tersebut menunjukkan adanya perbedaan nilai rata-rata yang signifikan. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh dari model TGT dengan pendekatan Deep Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa pada pembelajaran matematika kelas V. Dengan demikian, Model TGT yang dipadukan dengan pendekatan Deep Learning terbukti mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa.
Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Berdiferensiasi terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV SDN Gugus XIX Kota Bengkulu Srikandi, Aisyah Mania; Agusdianita, Neza; Kurniawati, Ike; Supriatna, Irfan; Yusnia, Yusnia
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107206

Abstract

The background of this research is the desire to address complex problems in mathematics learning within the Merdeka Curriculum, especially those stemming from teachers lack of understanding of students initial characteristics, which impacts student learning outcomes.This study aims to determine the effect of the differentiated learning approach on the mathematics learning outcomes of fourth-grade students at gugus state primary school XIX Bengkulu City. This research employs a quantitative approach with a quasi-experimental method. The research design used is the matching only pretest-posttest control group. The sampling technique applied in this study is cluster random sampling, consisting of two groups: the experimental group, which implements the differentiated learning approach, and the control group, which follows the scientific approach. The data from this study were analyzed using statistical tests. The average posttest scores of the experimental and control groups were 79,10 and 69,23, respectively. The statistical test results indicate that the sig. (2-tailed) value for the posttest is 0,000 (0,000 < 0,05), and the t-value is 4,269, which is greater than the t-table value of 1,680. This indicates a significant difference in the posttest mean scores between the experimental and control groups Which is caused by the different treatments applied to each group. Based on these findings, it can be concluded that the differentiated learning approach has a significant effect on the mathematics learning outcomes of fourth-grade students at gugus state primary school XIX Bengkulu City. Therefore, this approach can be an effective strategy to enhance students conceptual understanding of mathematics and improve the quality of learning in elementary schools. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keinginan untuk mengatasi permasalahan kompleks dalam pembelajaran matematika dalam Kurikulum Merdeka, terutama yang bersumber dari kurangnya pemahaman guru terhadap karakteristik awal siswa, yang berdampak pada hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran berdiferensiasi terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV SDN Gugus XIX Kota Bengkulu. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode eksperimen kuasi. Desain  yang digunakan adalah the matching only pretest-posttest control group. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu cluster random sampling  dengan sampel terdiri dari dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menerapkan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi dan kelompok kontrol dengan pendekatan saintifik. Data dari penelitian ini dianalisis menggunakan uji statistik. Nilai rata-rata posttest kelompok eksperimen dan kontrol adalah sebesar 79,10 dan 69,23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sig. (2-tailed) pada posttest adalah 0,000 (0,000 < 0,05), serta nilai thitung sebesar 4,269 lebih besar dari ttabel 1,680 yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan nilai rata-rata posttest antara kelompok eksperimen dan  kontrol yang disebabkan adanya perlakuan yang berbeda pada setiap kelompok. Berdasarkan hasil tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendekatan pembelajaran berdiferensiasi terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV SDN Gugus XIX Kota Bengkulu. Oleh karena itu, pendekatan pembelajaran berdiferensiasi dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika dan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.
Model Pembelajaran PJBL Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa pada Perkuliahan Pengembangan Pembelajaran Tematik Agusdianita, Neza
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v6i3.82319

Abstract

Model pembelajaran PjBL merupakan model pembelajaran yang  memusatkan mahasiswa pada suatu proyek. Tujuan dari artikel ini adalah mengkaji literatur mengenai model pembelajaran PjBL dalam upaya meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Metode yang digunakan adalah analisis kajian literatur. Prosedur dalam penelitian ini ada empat tahapan dalam membuat literatur review, yaitu (1) memilih topik yang akan direview, (2) melacak dan memilih artikel yang cocok/relevan, (3) melakukan analisis dan sintesis literatur dan (4) mengorganisasi penulisan review. Hasil penelitian ini adalah kajian literatur mengenai model PjBL. Langkah-langkah model PjBL adalah sebagai berikut: (1) penentuan pertanyaan mendasar (start with the essential question), (2) mendesain perencanaan proyek (design a plan for the project), (3) menyusun jadwal (create a schedule), (4) memonitor siswa dan kemajuan proyek (monitor the students and the progress of the project), (5) menguji hasil (assess the outcome) dan (6) mengevaluasi pengalaman (evaluate the experience). Hasil belajar mahasiswa dinilai dari proyek yang mereka kerjakan. Dengan diterapkan model PjBL pada perkuliahan pengembangan pembelajaran tematik diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Simpulan dari penelitian ini adalah model PjBL sangat relevan diterapkan pada mata kuliah pengembangan pembelajaran tematik.
Pemanfaatan Wordwall sebagai Media Pembelajaran guna Meningkatkan Daya Tarik Belajar Siswa pada Pelajaran Matematika Di SD Negeri 67 Kota Bengkulu Mutiara, Lecca; Agusdianita, Neza; Desri, Desri
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91796

Abstract

Pembelajaran luring menggunakan media Wordwall untuk membantu siswa memahami pelajaran matematika disaat siswa mulai merasa bosan dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk melihat seberapa besar daya tarik belajar siswa kelas IA dengan menggunakan media Wordwall sebagai media pembelajaran matematika. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan observasi kelas. Sasaran dari kegiatan ini adalah 30 orang siswa kelas IA di SDN 67 Kota Bengkulu. Hasil penelitian menyimpulkan adanya perubahan sikap pada siswa setelah dilakukannya kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan media wordwall. Perubahan tersebut dapat dilihat dari segi keaktifan siswa serta kriteria penilaian observasi diukur melalui beberapa indikator, antara lain yaitu: (a) Keaktifan siswa saat mengikuti kegiatan belajar mengajar dibuktikan dengan banyaknya siswa yang ingin maju kedepan kelas untuk menjawab pertanyaan, (b) Keaktifan siswa saat mengumpulkan tugas pelajaran dengan cepat dan tepat waktu (c) Aktif bertanya terhadap materi yang belum siswa pahami. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa penggunaan media wordwall pada pembelajaran matematika bisa meningkatkan daya tarik belajar siswa kelas IA di SDN 67 Kota Bengkulu.
Literasi dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Sekolah Dasar Era Digital Putri, Ike Trisna Ayu; Agusdianita, Neza; Desri, Desri
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji jurnal-jurnal ilmiah dalam rangka pengumpulan sumber-sumber yang relevan yang berkaitan dengan peran literasi sekolah terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik sekolah dasar. Penulisan artikel ini menggunakan metode tinjauan pustaka (literature review). Tujuan pustaka dilakukan dengan mengumpulkan jurnal dan artikel yang diterbitkan dalam kurun waktu lima tahun terakhir, yaitu dari tahun 2019 hingga 2024. Hasil dari penelitian literatur mengungkapkan bahwa Literasi memiliki peran yang signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Semakin tinggi kemampuan literasi siswa, semakin tinggi juga tingkat kekritisan mereka. Hal ini menunjukkan bahwa keterampilan membaca dan memahami teks dengan baik dapat mempengaruhi bagaimana siswa mengevaluasi dan membangun argumen. Proses implementasi budaya literasi mencakup beberapa tahapan penting, seperti Pemantauan pemahaman teks, Penggunaan literasi multimoda (berbagai jenis media dan format), Instruksi yang jelas dan eksplisit, Respon terhadap berbagai jenis pertanyaan, Pembuatan pertanyaan oleh siswa, Proses literasi yang mencakup analisis, sintesis, evaluasi dan Meringkas isi teks. Melalui tahapan ini, siswa dapat mengembangkan keterampilan identifikasi, analisis, konstruksi argumen, evaluasi, dan menyimpulkan informasi.
Pengaruh Model NHT dengan Pendekatan Deep Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Mata Pelajaran Matematika Kelas V SD Gugus XVII Kota Bengkulu Ramsuni, Migklin Aran; Agusdianita, Neza; Yusnia, Yusnia; Supriatna, Irfan; Sari, Ratna
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 9, No 2 (2026): Article in Press
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v9i2.116216

Abstract

Rendahnya kemampuan berpikir kritis dalam matematika tidak hanya terjadi pada tingkat global, tetapi juga tampak di berbagai satuan pendidikan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Model Numbered Head Together (NHT) dengan pendekatan Deep Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran matematika kelas V Gugus XVII Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen semu menggunakan desain matching only pretest–posttest control group design.. penelitian kuantitatif adalah penelitian yang bersifat objektif, terukur, dan berorientasi pada pengujian hipotesis melalui data statistik. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh Sig. (2-tailed) = 0,016. 0,016< 0,05 maka  diterima dan  ditolak. Artinya hipotesis menyatakan bahwa " Terdapat Pengaruh Model Numbered Head Together (NHT) dengan Pendekatan Deep Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis pada Mata Pelajaran Matematika Kelas V SDN Gugus XVII Kota Bengkulu”. Hal ini dikarenakan telah diberikan perlakuan pada pembelajaran matematika pada data sampel kelas eksperimen menggunakan Model NHT dengan Pendekatan Deep Learning. Berdasarkan analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model Numbered Head Together (NHT) dengan pendekatan Deep Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V Gugus XVII Kota Bengkulu.
Pengaruh Media Augmented Reality Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran Matematika Kelas V Gugus XI Kota Bengkulu Sari, Bela Puspita; Agusdianita, Neza; Kurniawati, Ike; Supriatna, Irfan; Yusnia, Yusnia
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107237

Abstract

Students' attitudes and intelligence begin to develop during elementary school. Mathematical resources are one that significantly influences this point in the curriculum. The ultimate goal of mathematics instruction according to BSKAP Decree No. 32 concerning Schools With the help of the 2024 Independent Curriculum, students can understand mathematical ideas by seeing real-world applications. According to Marasabessy et al. (2021), geometry is one of the foundations of mathematics. The purpose of this study was to determine whether the use of Augmented Reality media in grade V students in Cluster XI of Bengkulu City was affected by their mathematics learning outcomes. This study used a quasi-experimental design with a control group design and only involved a pre-test and post-test. Participants in this study were fifth-grade students from Cluster XI of Bengkulu City. Using the Cluster Sampling technique, the researcher selected students from two classes: one, the experimental group from grade VA of SDN 5, and the other, the control group from SDN 41. A total of 10 multiple-choice questions were given as the pre-test and post-test in this study. Students in the experimental and control groups had a t-count of -1.465 and a p-value of 0.0 based on the pre-test data analysis. There was no significant difference in learning outcomes because the Sig. (2-tailed) value of (0.149) was greater than the probability (0.05), the t-table distribution with a significance level of 0.05 was 1.673, and the t-count was smaller than the t-table with a t-count value of -1.465 and a t-table value of 1.673. The post-test data analysis in the experimental and control classes showed that there was a significant difference in the average scores and that Augmented Reality media affected learning outcomes. This was supported by the Sig. (2-tailed) value of 0.000 and the t-table distribution of 1.673, which was smaller than the significance level of 0.05. Therefore, it can be concluded that there was a significant difference in the data and Augmented Reality media affected learning outcomes.Sikap dan kecerdasan siswa mulai berkembang selama sekolah dasar. Sumber daya matematika adalah salah satu yang secara signifikan mempengaruhi titik ini dalam kurikulum. Tujuan akhir instruksi matematika menurut Keputusan BSKAP No. 32 tentang Sekolah Dengan bantuan Kurikulum Independen 2024, siswa dapat memahami ide-ide matematika dengan melihat aplikasi dunia nyata. Menurut Marasabessy et al. (2021), geometri adalah salah satu landasan matematika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah siswa kelas V Gugus XI Kota Bengkulu terdampak oleh penggunaan media Augmented Reality pada hasil belajar matematika mereka. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen quasy dengan control group design dan hanya melibatkan pre-test dan post test. Peserta dalam penelitian ini adalah siswa kelas lima dari Gugus XI Kota Bengkulu. Dengan menggunakan teknik Cluster Sampling, peneliti memilih siswa dari dua kelas yaitu satu, kelompok eksperimen dari kelas VA SDN 5, dan yang lainnya, kelompok kontrol dari SDN 41. Sebanyak 10 pertanyaan pilihan ganda diberikan sebagai pre-test dan post-test dalam penelitian ini. Siswa dalam kelompok eksperimen dan kontrol memiliki t hitung sebesar -1,465 dan nilai p sebesar 0,0 berdasarkan analisis data pre-test. Tidak ada perbedaan yang signifikan dalam hasil belajar karena nilai Sig. (2-tailed) sebesar (0,149) lebih besar dari probabilitas (0,05), distribusi t tabel dengan tingkat signifikansi 0,05 adalah 1,673, dan t hitung lebih kecil dari t tabel dengan nilai t hitung sebesar -1,465 dan nilai t tabel sebesar 1,673. Analisis data post-test di kelas eksperimen dan kontrol menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan dalam nilai rata-rata dan bahwa media Augmented Reality memengaruhi hasil belajar. Hal ini didukung oleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 dan distribusi t tabel sebesar 1,673, yang lebih kecil dari tingkat signifikansi 0,05. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan data yang signifikan dan media Augmented Reality berpengaruh terhadap hasil belajar.
Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Abad 21 Melalui Pembelajaran Berdiferensiasi Triastuti, Ayu; Agusdianita, Neza; Desri, Desri
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91561

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi pada abad ke-21 mampu memaksimalkan potensi peserta didik dalam menghadapi tantangan global pada saat ini, karena pendekatan ini dapat memenuhi kebutuhan individu peserta didik dan mengakomodasi gaya belajar mereka yang berbeda. Metode ini dianggap relevan dalam konteks pendidikan modern yang berfokus pada kebutuhan individual peserta didik. Peserta didik memiliki kecepatan belajar dan gaya belajar yang berbeda-beda, sehingga metode pengajaran yang sama tidak dapat efektif bagi semua peserta didik. Dengan pembelajaran berdiferensiasi maka memungkinkan guru untuk menyesuaikan materi, pendekatan pengajaran, dan penilaian sesuai dengan kebutuhan dan minat peserta didik, sehingga dapat meningkatkan motivasi mereka dalam belajar. Tujuan dari Penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar peserta didik abad 21 melalui pembelajaran berdiferensiasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif studi literatur, dimana metode ini dilakukan dengan mengumpulkan beberapa literatur seperti jurnal, artikel, modul serta buku-buku yang relevan kemudian membaca, mencatat, memahami, serta menganalisisnya. Berdasarkan analisis tersebut didapatkan bahwa pembelajaran berdiferensisi dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik, karena peserta didik dapat belajar sesuai dengan cara yang paling sesuai dengan minat, gaya belajar serta kebutuhan mereka.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran Matematika Melalui Penerapan Model Pembelajaran Team Games Tournament (TGT) Berbantuan Media Ular Tangga Kelas V SD Negeri 18 Pendopo Ariza, Yerpi; Agusdianita, Neza; Noperman, Feri
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92369

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika siswa kelas V SD Negeri 18 Pendopo dengan menerapkan Model Team Games Tournament (TGT) berbantuan media Ular Tangga. Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 18 Pendopo tahun ajaran 2023/2024. Jumlah siswa kelas V yaitu 13 siswa dengan 7 siswa laki-laki dan 6 siswa perempuan. Dari analisis data menunjukkan pada siklus I diperoleh nilai rata-rata skor observasi aktivitas guru 45 dengan kriteria cukup dan rata-rata skor observasi aktivitas siswa 44 dengan kriteria cukup, pada siklus II meningkat dengan nilai rata-rata skor observasi aktivitas guru 56 dengan kriteria baik dan rata-rata skor observasi aktivitas siswa meningkat menjadi 54,5 dengan kriteria baik. Pada ranah afektif disiklus I didapatkan ketuntasan belajar klasikal 46,15% lalu pada siklus II terjadi peningkatan ketuntasan belajar sebesar 76,92%. Dengan demikian dapat disimpulkanbahwa penerapan  model pembelajaran team games tournament (tgt) berbantuan media ular tangga dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran matematika siswa kelas V SDN 18 Pendopo.
Co-Authors Abd. Rasyid Syamsuri Abdul Muktadir, Abdul Adhadi Kurniawan Afni, Dwi Junisyah Nur Afriwilda, Mayang T Aisyah Putri, Aisyah Alwis, Joni Amaliyah, Yuli Amanda, Aura Muerly Anisya, Firda Anjani, Nurlita Anjarsari, Wenni Anne Sanche, Luzzy APRIANI, DEVI Ariska, Fitiliza Ariza, Yerpi Atika Susanti Aven Agusta, Ook Ayudia, Vivi Azzahra, Fathiya Banu Setyo Adi Bela, Mielanda Dwi Putra Bella, Zahra Salsa Cokro, Muhammad Dalifa Dalifa, Dalifa Dayana, Resi Desri, Desri Diokta Ardani, Putu Vira Dwi Anggraini Dwi Anggraini, Dwi Dwi Shofiya Magfira Izzania, Rizqa Eka Putri, Linda Eka Putri, Tessy Amelia Elwan Stiadi Endang Widi Winarni Endina Putri Purwandari Fadhila, Annisa Fajari, Laksmi Evasufi Widi Fauzi Taupiq ilahi, Tri Wulandari Ferdiansyah, Antoni Fitriani, Devi Fredi, Agnes Hanura, Farsela Harahap, Derlyani Hasnawati Hasnawati Heryanto, Debi Ihwana, Ety Ikhsan, Fakhrurrozi Inzoni, Inzoni Irawan, Oktarianda Arief Irmayanti, Meiselina Izania, Rizqa Dwi Shofiya Maghfira Izzania, Rizqa Dwi Shofiya Maghfira juarsa, osa Junisyah Nur Afni, Dwi Karjiyati, Karjiyati Karjiyati, V Karjiyati, V. Karjiyati, Victoria Karjiyati, Viktoria Kasthori, Muhammad Ken Kustianti, Sri Kurniawati, Ike Kustianti, Sri Ken Lencana, Destri Linda, Pance Yunita Nova Listari, Anisa Putri Lorenza, Sovia Lusa, Herman Maghfira Izzania, Rizqa Dwi Shofiya Mediana, Via Melisa Melisa Moh Salimi Muhammad Habib Ramadhani Mutiara, Lecca Nani, Wulan Nengsi, Yosa Pitria Nengsih, Aulia Astika Noperman, Feri Novela, Rieke Nuliantini, Nani Nurhasanah Nurhasanah Oktariya, Betha Perodela, Nur Rahma Purnamasari, Wina Putra Wijaya, Adi Putra, Rinaldi Jaya Putri, Devy Sefiana Putri, Ike Trisna Ayu Putri, Janega Kencana Rahma Ayu Puspita, Yusnia Rahmadani, Alia Rahmanda, Agrezia Ramsuni, Migklin Aran Ratna Hidayah Ratna Sari Rejeki, Yupita Tri Resnani, Resnani Rihadatul Aisyi , Nadilla Risatia, Ria Safitri, Weny Salati Asmahasanah Salzabillah, Fitri Saputra, Ferdian Saraseila, Fasadena Sari Imelda, Puspita Sari, Bela Puspita Sari, Lidia Puspita Septi, Fauzia Sifa Ilhami, Arina Siti Fatimah Srikandi, Aisyah Mania Sudarwan Danim Sugihartono, Tono Suherli, Nada Suni, Iluh Metta Wimala Supriatna, Irfan Susanta, Agus Tarma, Tarma Tarmizi, Pebrian Triastuti, Ayu Triwulandari, Lega Tusa'Idah, Rabiah Uswatun Hasanah Widi Winarni, Endang Widodo. A Wijanarko, Andang Wurjinem, Wurjinem Yolanda, Tarisa Yuliantini, Nani Yuliarti, Komang Ratna Yulistiawati, Yulistiawati Yusnia Yusnia, Y. Yusnia, Yusnia Zahrani, Luthfiati Zainurri, Hasan Zalis, Bella Sonianica Zoraya, Intan