Claim Missing Document
Check
Articles

Pendekatan Berdiferensiasi pada Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar Agusdianita, Neza; Inzoni, Inzoni; Izzania, Rizqa Dwi Shofiya Maghfira
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.94229

Abstract

Penelitian ini  bertujuan  untuk  mengetahui  pembelajaran berdiferensiasi bisa dipakai dalam pembelajaran Matematika karena dapat mengakomodir kebutuhan belajar siswa yang disesuaikan dengan minat, gaya belajar, profil dan kesiapan belajar siswa. Metode dalam penelitian ini adalah literatur review, Literatur review adalah sebuah metode yang sistematis, eksplisit dan reprodusibel untuk melakukan identifikasi, evaluasi dan sintesis terhadap karya-karya hasil penelitian. Prosedur yang dilakukan yaitu dengan cara memilih topik yang akan di-review, melacak dan memilih artikel yang cocok dan relevan, melakukan analisis dan sintesis literatur hingga dapat mengorganisasikan penulisan review Hasil penelitian menunjukan Guru SD hendaknya dapat memetakan siswa di kelas berada pada kelompok belajar yang sesuai. Sehingga nantinya dapat diberikan pelayanan dalam pembelajaran Matematika yang menyesuaikan dengan kebutuhan belajarnya dan kecepatan belajar masing-masing. Dapat di simpulkan penerapan pembelajaran berdiferensiasi pada matematika SD dapat terlaksana dengan efektif dan bermakna sehingga dapat berdampak baik terhadap hasil belajar siswa.
Pengaruh Model Problem-Based Learning (PBL) Berbasis Etnomatematika Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah pada Mata Pelajaran Matematika Peserta Didik di Kelas IV SDN Gugus XIV Kota Bengkulu Anjarsari, Wenni; Agusdianita, Neza; Yusnia, Yusnia
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107479

Abstract

Education plays a crucial role in shaping future generations, not only through formal schooling but also through active parental involvement. Despite Indonesia's improved PISA 2022 ranking to 63rd place, the scores in reading, mathematics, and science have declined, highlighting the need to enhance the quality of learning. In response to 21st-century challenges, students must be equipped with critical thinking, creativity, problem-solving abilities, and digital literacy. Mathematics, as a subject that fosters logical thinking and problem-solving skills, is often perceived as difficult and uninteresting by students. To overcome this issue, the Problem-Based Learning (PBL) model is applied, especially when combined with an ethnomathematics approach that integrates local culture into the learning process, making it more meaningful and relevant. This study aims to investigate the effect of the ethnomathematics-based PBL model on the problem-solving abilities of fourth-grade students at SDN Gugus XIV in Bengkulu City. A quantitative research method was employed using a quasi-experimental design: Matching Only Pretest-Posttest Control Group Design. The sample included fourth-grade students from SDN 45 and SDN 42. Data were collected through essay tests using pretest and posttest techniques and analyzed using a t-test. The results showed a significant difference with a Sig. (2-tailed) = 0.000 < 0.05, and the average score of the experimental class (80.84) was higher than the control class (62.43). The t-test result (tcount = 5.008 > ttable = 1.683) indicates that the PBL model based on ethnomathematics significantly improves students’ problem-solving abilities. It is recommended that further research be conducted to explore the effectiveness of this model across different cultural contexts.Pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk generasi masa depan, tidak hanya melalui sekolah tetapi juga melalui keterlibatan orang tua. Meskipun peringkat PISA Indonesia 2022 naik ke posisi 63, skor literasi membaca, matematika, dan sains justru menurun, menandakan perlunya peningkatan kualitas pembelajaran. Dalam menghadapi tantangan abad ke-21, peserta didik perlu dibekali keterampilan berpikir kritis, kreatif, mampu memecahkan masalah, serta melek digital Ashari Hamzah et al., (2023:1). Matematika sebagai pelajaran yang melatih logika dan pemecahan masalah seringkali dianggap sulit dan membosankan oleh siswa. Banyak dari mereka kesulitan dalam memahami soal cerita, merumuskan strategi, hingga mengevaluasi jawaban. Untuk mengatasi hal ini, model pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) dapat diterapkan karena terbukti efektif meningkatkan pemahaman konsep, pemikiran kritis, dan keterampilan memecahkan masalah. Pendekatan ini akan semakin bermakna bila dikaitkan dengan konteks budaya lokal melalui etnomatematika, yang mengaitkan pembelajaran matematika dengan kebudayaan daerah, seperti yang terbukti efektif di Provinsi Bengkulu. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan hasil belajar siswa tetapi juga menumbuhkan kecintaan terhadap budaya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem-Based Learning (PBL) berbasis etnomatematika terhadap kemampuan pemecahan masalah peserta didik kelas IV SDN Gugus XIV Kota Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan eksperimen semu menggunakan desain Matching Only Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian adalah SDN Gugus XIV Kota Bengkulu, dengan sampel kelas IV SD Negeri 45 dan kelas IVA SD Negeri 42 Kota Bengkulu. Instrumen penelitian berupa tes uraian dengan teknik pretest dan posttest. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah metode analisis kuantitatif, data yang diperoleh dari penelitian ini diuji dengan uji beda dua rata-rata (uji-t). Analisis data dilakukan secara deskriptif, uji prasyarat, dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan Sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05 dengan rata-rata kelas eksperimen 80,84 dan kelas kontrol 62,43. Uji-t menunjukkan thitung > ttabel (5,008 > 1,683), hal ini dikarenakan perlakuan kelas eksperimen dan kelas kontrol berbeda. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model PBL berbasis etnomatematika berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa kelas IV SDN Gugus XIV Kota Bengkulu. Disarankan agar penelitian ini terus dikembangkan untuk menguji efektivitas model Problem-Based Learning berbasis etnomatematika dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah peserta didik kelas IV pada mata pelajaran matematika di berbagai konteks dan wilayah budaya yang berbeda.
Pembelajaran Berbasis Etnomatematika Pada Hasil Belajar Siswa : Tinjauan Literatur Sistematis Putri, Janega Kencana; Agusdianita, Neza; Oktariya, Betha
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91734

Abstract

Penggunaan media pembelajaran yang tepat memiliki peran penting dalam meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa sekolah dasar. Salah satu pendekatan yang menarik adalah etnomatematika yang mengintegrasikan budaya lokal dalam pembelajaran matematika. Artikel ini membahas tentang pembelajaran berbasis etnomatematika pada siswa untuk meningkatkan hasil belajar matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pembelajaran berbasis etnomatematika terhadap hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan membandingkan artikel dan karya ilmiah yang terbit pada rentang tahun 2019-2024 tentang pembelajaran etnomatematika dan media- media yang digunakan dalam pembelajaran terhadap hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran etnomatematika dan pemilihan media yang digunakan dapat membantu meningkatkan hasil belajar siswa. Dengan mempertimbangkan berbagai perspektif dan temuan dari kajian pustaka, artikel ini memberikan landasan yang kuat bagi pengembangan lebih lanjut dalam bidang ini serta mendorong para pendidik untuk mengadopsi pembelajaran siswa melalui media pembelajaran berbasis etnomatenatika.
Market Day: Strategi Menumbuhkan Literasi Finansial pada Siswa SDN 88 Kota Bengkulu Yusnia, Yusnia; Heryanto, Debi; Agusdianita, Neza; Tarmizi, Pebrian
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91598

Abstract

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mengembangkan pemahaman dan keterampilan finansial pada siswa kelas 2A-B, 3A-B, dan 5A-B. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah observasi. Observasi dilakukan dengan memperhatikan tiga prioritas indikator literasi finansial yang belum dikuasai oleh siswa, yaitu ; (1) Pemahaman siswa mengenai perbedaan antara kebutuhan dan keinginan. (2) Kemampuan siswa dalam mengklasifikasikan prioritas pengeluaran. (3) Kemampuan siswa untuk mengenali simbol dan terminologi dasar yang berhubungan dengan uang dan bank.  Selama kegiatan Market Day, siswa diberi kesempatan untuk mempraktikkan konsep-konsep finansial tersebut dalam konteks simulasi pasar yang mereka kelola sendiri. Setiap kelompok siswa bertanggung jawab untuk menjalankan "toko" mereka, termasuk menentukan barang yang akan dijual, menetapkan harga, dan mengelola pendapatan serta pengeluaran mereka. Melalui kegiatan ini, siswa belajar membuat keputusan finansial yang bijaksana, memahami pentingnya perencanaan keuangan, serta mengembangkan keterampilan dalam mengelola uang secara efektif. Hasil dari kegiatan Market Day menunjukkan peningkatan signifikan dalam literasi finansial siswa. Siswa menjadi lebih mampu membedakan antara kebutuhan dan keinginan, serta lebih terampil dalam menentukan prioritas pengeluaran.
Implementasi Profil Pelajar Pancasila terhadap Perkembangan Sosial Emosional di Kelas V SDN 20 Kota Bengkulu Triwulandari, Lega; Agusdianita, Neza; Oktariya, Betha
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91797

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi peran dan strategi implementasi profil pelajar Pancasila oleh guru dalam meningkatkan perkembangan sosial emosional siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus tunggal. Sampel penelitian ini adalah guru kelas V SDN 20 Kota Bengkulu yang dipilih secara purposif. Tenik pengambilan sampel dilakukan dengan memilih guru yang memiliki pengalaman signifikan dalam mengimplementasikan profil pelajar Pancasila. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam dengan guru, observasi langsung terhadap kegiatan pembelajaran, dan analisis dokumen terkait kurikulum. Data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan pendekatan analisis isi, dengan fokus pada temuan dan pola implementasi profil pelajar Pancasila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi profil pelajar Pancasila oleh guru secara aktif berkontribusi positif terhadap perkembangan sosial emosional siswa kelas V di SDN 20 Kota Bengkulu, dengan meningkatkan kesadaran akan nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan tanggung jawab sosial. Simpulan dari penelitian ini adalah pentingnya peran guru dalam mengimplementasikan profil pelajar Pancasila untuk memperkuat perkembangan sosial emosional siswa, serta perlunya dukungan lebih lanjut dalam pembinaan nilai-nilai Pancasila di lingkungan pendidikan dasar.
Pengaruh Penggunaan Media Video Pembelajaran Berbasis STEAM-PBL Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Pada Pelajaran Matematika Kelas V Gugus XIV Kota Bengkulu Saputra, Ferdian; Agusdianita, Neza; Yusnia, Yusnia; Heryanto, Debi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107317

Abstract

This quantitative study investigated the effect of STEAM-PBL-based learning videos on the mathematical problem-solving abilities of fifth-grade students in Cluster XIV of Bengkulu City. Using the Matching Only Pretest-Posttest Control Group design, this study involved fifth-grade students from SDN 42 and 45 of Bengkulu City who were selected through Cluster Random Sampling. The instrument in the form of an essay test (pretest and posttest) was used to measure problem-solving abilities. Data analysis included descriptive, prerequisite tests, and hypothesis tests (t-tests). The results showed that the average mathematics score of the experimental class (72.36) was significantly higher than the control class (30.94), with an average difference of 41.42 and a Sig.(2-tailed) value = 0.000 <0.05. Thus, it can be concluded that the use of STEM-PBL-based learning videos has a significant effect on students' mathematical problem-solving abilities.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari penggunaan video pembelajaran berbasis STEM-PBL terhadap kemampuan siswa kelas V dalam memecahkan masalah matematika di Gugus XIV Kota Bengkulu. Menggunakan desain penelitian The Matching Only Pretest-Posttest Control Group, siswa dari kelas V A SDN 42 dan 45 Kota Bengkulu dijadikan subjek penelitian melalui metode Cluster Random Sampling. Kemampuan pemecahan masalah siswa diukur dengan instrumen tes esai yang terdiri dari pretest dan posttest. Untuk menganalisis data, penelitian ini melibatkan sejumlah tahapan, termasuk analisis deskriptif, uji prasyarat, serta uji hipotesis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan matematika siswa di kelas eksperimen (72,36) jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol (30,94), dengan selisih rata-rata sebesar 41,42 dan nilai Signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 yang berarti lebih kecil daripada 0,05. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penerapan video pembelajaran yang berbasis STEM-PBL memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.
Pengaruh Model Pembelajaran Teams Games Tournament Berbantuan Media Educandy Terhadap Minat Belajar Matematika Siswa Suni, Iluh Metta Wimala; Agusdianita, Neza; Yuliantini, Nani; Supriatna, Irfan; Yusnia, Yusnia; Heryanto, Debi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107278

Abstract

This study aims to determine the effect of the Teams Games Tournament (TGT) learning model assisted by Educandy media on student interest in learning grade V mathematics in SDN cluster III Bengkulu City. This quantitative research uses the quasy experiment method and the Matching Only Pretest-Posttest Control Group Design. The research sample consisted of class VB students of SDN 03 Bengkulu City as the experimental class and class V students of SDN 57 Bengkulu City as the control class obtained through cluster random sampling. Non-test instruments to measure interest in learning in the form of a final questionnaire and initial questionnaire. The results of hypothesis testing in the experimental class showed that the tcount value using Equal Variences Assumed = 2.587 and the Sig. (2-tailed) value is 0.013 and the ttable distribution value is 2.021, so that the tcount> ttable (2.587> 2.021) and Sig. (2-tailed) 0.013 < 0.05. So there is an influence on this study.Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) yang didukung oleh media Educandy terhadap minat belajar siswa dalam pelajaran matematika di kelas V SDN Gugus III Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen kuasi dan desain penelitian "The Matching Only Pretest-Posttest Control Group Design". Sampel penelitian terdiri dari siswa kelas VB SDN 03 Kota Bengkulu yang berfungsi sebagai kelompok eksperimen, serta siswa kelas V SDN 57 Kota Bengkulu yang berperan sebagai kelompok kontrol, yang dipilih melalui teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian berupa angket untuk mengukur minat belajar siswa yang diberikan sebelum dan setelah intervensi pembelajaran. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berdasarkan uji hipotesis. Nilai thitung diperoleh sebesar 2,587 dengan nilai Signifikansi (2-tailed) sebesar 0,013, di mana nilai distribusi ttabel adalah 2,021. Dengan demikian, thitung lebih besar dari ttabel (2,587 > 2,021) dan nilai Sig.(2-tailed) berada di bawah tingkat signifikansi 0,05, yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan dari model TGT berbantuan Educandy terhadap minat belajar siswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan model pembelajaran yang inovatif dan interaktif seperti TGT dapat meningkatkan minat belajar siswa di bidang matematika.
Analisis Kesulitan Guru Kelas dalam Menerapkan 5 Unsur KSE (Kompetensi Sosial Emosional) pada Saat Proses Pembelajaran di Kelas VI SDN 20 Kota Bengkulu Nengsih, Aulia Astika; Agusdianita, Neza; Oktariya, Betha
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91559

Abstract

Guru kelas memiliki peran krusial dalam menerapkan KSE ini dalam konteks pembelajaran sehari-hari di kelas. Namun, implementasi KSE tidak selalu berjalan mulus di lapangan. Sejumlah guru kelas, terutama di kelas 6 SDN 20 Bengkulu, mengalami kesulitan dalam mengintegrasikan dan mengajarkan semua unsur KSE ini kepada siswa mereka. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan yang dihadapi oleh guru kelas dalam menerapkan 5 Unsur Kompetensi Sosial Emosional (KSE) selama proses pembelajaran di Kelas VI SDN 20 Bengkulu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi kelas dan wawancara mendalam dengan guru kelas VI SDN 20 Bengkulu. Hasil analisis menunjukkan beberapa tantangan utama yang dihadapi guru, antara lain kurangnya pemahaman tentang konsep dan manfaat Kompetensi Sosial Emosional, kesulitan dalam mengintegrasikan Kompetensi Sosial Emosional ke dalam pembelajaran sehari-hari, serta keterbatasan sumber daya dan dukungan untuk pengembangan kompetensi sosial emosional siswa. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pengembangan profesionalisme guru dalam menghadapi tuntutan baru dalam pendidikan karakter di sekolah dasar khususnya pada aspek sosial emosional peserta didik.
Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Kurikulum Merdeka Terhadap Kemampuan Pemahaman Matematika Siswa Kelas V Sekolah Dasar Penggerak di Kota Bengkulu Agusdianita, Neza; Ayudia, Vivi; Tarmizi, Pebrian
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 2 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i2.86105

Abstract

Pendekatan pembelajaran berdiferensiasi sering kali menimbulkan tantangan pada pelaksanaan pembelajaran di kelas dalam upaya pemenuhan kebutuhan belajar yang beragam sesuai dengan kemampuan, apa yang disukai, dan latar belakang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka terhadap kemampuan pemahaman matematika siswa kelas V di Sekolah Dasar Penggerak Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, jenis penelitian eksperimen semu, desain penelitian The Matching Only Pretest Posttest Control Gropup Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas V Sekolah Dasar Penggerk di Kota Bengkulu. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VA SDN 09 dan SDN 07 Kota Bengkulu. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal berbentuk uraian yang diberikan melalui pretest dan posttest. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan analisis statistik deskriptif, analisis uji prasyarat, dan uji hipotesis menggunakan uji-t jenis Independent Samples t-test. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh thitung (4,584) > ttabel (2,002) dengan taraf signifikan 5%. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya terdapat pengaruh pendekatan pembelajaran berdiferensiasi terhadap kemampuan pemahaman siswa.
Influence of PBL-Based LKPD with Wordwall on Fifth Graders’ Critical Thinking in Science Rahmadanti, Mezia; Widi Winarni, Endang; Muktadir, Abdul; Juarsa, Osa; Agusdianita, Neza
IJORER : International Journal of Recent Educational Research Vol. 7 No. 4 (2026): July
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46245/ijorer.v7i4.1276

Abstract

This study examines the influence of a Problem-Based Learning (PBL)–based Student Worksheet (LKPD) assisted by Wordwall media on the critical thinking skills of fifth-grade students in science learning, focusing on the aspects of focus, reason, and inference. Employing a quantitative approach with a quasi-experimental design, the research involved an experimental group using PBL-based LKPD with Wordwall and a control group receiving conventional instruction. Data were collected through tests, observations, interviews, and documentation, while instrument validation included expert judgment, Aiken’s V analysis, reliability testing, empirical validation, item difficulty, and discrimination analysis. The prerequisite normality and homogeneity tests indicated non-normal and non-homogeneous data, leading to the use of nonparametric statistical analyses. The Mann–Whitney test results showed significant differences between the experimental and control groups across all three aspects of critical thinking, with Asymp. Sig (2-tailed) = 0.000 < 0.05. N-Gain scores demonstrated high effectiveness in the experimental group (Focus = 96.70%, Reason = 87.90%, Inference = 79.30%), whereas the control group showed only moderate improvement. Correlation analysis using Spearman’s rank test further revealed very strong correlations among the Focus, Reason, and Inference dimensions. The findings conclude that the PBL-based LKPD assisted by Wordwall media is effective in improving students’ critical thinking skills and supports more engaging, interactive, and student-centered science learning in elementary classrooms.
Co-Authors Abd. Rasyid Syamsuri Abdul Muktadir, Abdul Afni, Dwi Junisyah Nur Afrilyani, Wulan Aisyah Putri, Aisyah Amaliyah, Yuli Amanda, Aura Muerly Anisya, Firda Anjarsari, Wenni Anne Sanche, Luzzy Ariska, Fitiliza Ariza, Yerpi Atika Susanti Ayudia, Vivi Azzahra, Fathiya Banu Setyo Adi Bela, Mielanda Dwi Putra Bella, Zahra Salsa Cokro, Muhammad Dalifa Dalifa, Dalifa Dayana, Resi Desri, Desri Dwi Anggraini Dwi Anggraini, Dwi Dwi Shofiya Magfira Izzania, Rizqa Eka Putri, Tessy Amelia Endang Widi Winarni Endina Putri Purwandari Fadhila, Annisa Fajari, Laksmi Evasufi Widi Fauzi Taupiq ilahi, Tri Wulandari Ferdiansyah, Antoni Fitriani, Devi gumono Hanura, Farsela Harahap, Derlyani Haryanti, Minche Hasnawati Hasnawati Heryanto, Debi Ihwana, Ety Ikhsan, Fakhrurrozi Inzoni, Inzoni Irmayanti, Meiselina Istianah, Devi Izzania, Rizqa Dwi Shofiya Maghfira juarsa, osa Junisyah Nur Afni, Dwi Karjiyati, Karjiyati Karjiyati, V Karjiyati, V. Karjiyati, Victoria Karjiyati, Viktoria Kasthori, Muhammad Ken Kustianti, Sri Kurniawati, Ike Kustianti, Sri Ken Linda, Pance Yunita Nova Lorenza, Sovia Lusa, Herman Luthfi Pratiwi, Niky Maghfira Izzania, Rizqa Dwi Shofiya Mediana, Via Melisa Melisa Moh Salimi Muhammad Habib Ramadhani Murtiana Mutiara, Lecca Nengsi, Yosa Pitria Nengsih, Aulia Astika Noperman, Feri Novela, Rieke Nuliantini, Nani Nurhasanah Nurhasanah Oktariya, Betha Perodela, Nur Rahma Purnamasari, Wina Putra, Rinaldi Jaya Putri, Ike Trisna Ayu Putri, Janega Kencana Rahma Ayu Puspita, Yusnia Rahmadani, Alia Rahmadanti, Mezia Ramsuni, Migklin Aran Ratna Hidayah Ratna Sari Resnani, Resnani Rihadatul Aisyi , Nadilla Risatia, Ria Safitri, Weny Salati Asmahasanah Salzabillah, Fitri Saputra, Ferdian Saraseila, Fasadena Sari, Bela Puspita Septi, Fauzia Sifa Ilhami, Arina Siti Fatimah Srikandi, Aisyah Mania Sudarwan Danim Suherli, Nada Suni, Iluh Metta Wimala Supriatna, Irfan Susanta, Agus Tarma Tarmizi, Pebrian Triastuti, Ayu Triwulandari, Lega Uswatun Hasanah Widi Winarni, Endang Wijanarko, Andang Wurjinem, Wurjinem Yasing, Hakimee Yuliantini, Nani Yuliarti, Komang Ratna Yulistiawati, Yulistiawati Yusnia Yusnia, Y. Yusnia, Yusnia Zainurri, Hasan Zalis, Bella Sonianica