Claim Missing Document
Check
Articles

Factors That Influence The Nurse Performanceinpatienroom At Rumah Sakit Umum Daerah Haji Abdul Manan Simatupang 2022 Pranata, Roby; Donal Nababah; Johansen Hutajulu
JURNAL KEPERAWATAN DAN FISIOTERAPI (JKF) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Keperawatan dan Fisioterapi (JKF)
Publisher : Fakultas Keperawatan dan Fisioterapi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/jkf.v6i1.1789

Abstract

Nursesasoneofhealthworkersinthehospitalhavinganimportantrolein achieving health development goals. The success of health services depends ontheparticipation of nursesto providehighqualitycare nursingfor patients . The type of research used in this research is quantitative with a cross sectional study approach. With the aim of assessing factors related to the performance of inpatient ward nurses at Haji Abdul Manan Simatupang Hospital in 2022. And the sampling technique used a total sample and data collection was carried out using questionnaires and univariate, bivariate, and multivariate data analysis using the SPSS program. The results showed that workload (p=0.046), work stress (p=0.036) and incentives (p=0.013) were related to nurse performance. After multivariate analysis, the most influential variable on the performance of inpatient nurses at Haji Abdul Manan Simatupang Hospital in 2022 was incentive (p = 0.013). The conclusion is obtained that there is a relationship between workload, work stress, and incentives that have a relationship with the performance of the inpatient nurse at Haji Abdul Manan Hospital Simatupang. For this reason, it is necessary to improve nursing services that can be pursued by improving the performance of nurses, namely by increasing knowledge through continuous nursing education and improving nursing skills is absolutely necessary. Structuring a conducive work environment needs to be created so that nurses can work effectively and efficiently. Increasing the incentives of nurses is the most influential push on the performance of nurses.
Factors Related to The Compliance of Medan Johor Public Health Center Hajj Pilgrimages in Returning The Health Alert Cards of 2024 Hajj Pilgrimages Elidatati, Elidatati; Santoso, Heru; Hutajulu, Johansen; Nababan, Donal; Sembiring, Rinawati
Open Access Health Scientific Journal Vol. 6 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : Griya Eka Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55700/oahsj.v6i1.85

Abstract

Background: The Hajj pilgrimage is an obligation for Muslims, as established in Constitution Number 8 of 2019. One of the important components in the organisation of the Hajj is health, especially due to the high proportion of elderly and chronically ill congregants, who are considered a high-risk group. The Hajj Pilgrim Health Alert Card (K3JH) is issued to detect infectious diseases early after the congregation returns home. However, the rate of K3JH returns in Medan City has not yet reached the target of 90%.Methods: This study employed a cross-sectional design and was conducted at the Medan Johor Health Centre in 2024. The research sample consisted of all Hajj pilgrims registered in the work area. Data were collected through questionnaires and documents monitoring K3JH returns. The variables analysed included age, gender, education, occupation, distance to health facilities, disease status, information received, and the mechanism of K3JH return. Data analysis was performed using chi-square tests and logistic regression.Results: The majority of congregants who did not return their K3JH cards were elderly individuals with accompanying diseases. The main reasons for not returning the K3JH were forgetfulness, loss of the card, and lack of communication. Significant factors associated with K3JH return included age, education, disease status, and access to health services.Conclusion: Compliance among pilgrims in returning the K3JH is influenced by both individual and systemic factors. There is a need for targeted education, effective communication strategies, and strengthened coordination between health centres and KBIHU to increase the rate of K3JH returns. The results of this research have important implications for community health policy and the prevention of infectious diseases among Hajj pilgrims.
Determinan Kepatuhan Minum Obat Tuberkulosis Di UPT Puskesmas Garoga Kecamatan Garoga Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2023 Hutauruk, Ricardo; Manurung, Kesaktian; Hutajulu, Johansen; Nababan, Donal; E Sitorus, Mido
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 8 Nomor 1 (2025)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v8i1.783

Abstract

Tuberculosis (TB) is a highly infectious disease caused by Mycobacterium tuberculosis, primarily affecting the lungs and transmitted through airborne droplets. As a global health concern, TB requires long-term treatment adherence to ensure successful outcomes. This study aimed to identify determinants of medication compliance among TB patients at the UPT Garoga Community Health Center, North Tapanuli Regency, in 2023. Using a cross-sectional design, data were collected from 42 patients through interviews and medical records. Variables analyzed included age, gender, education, occupation, knowledge, the role of health workers, and medication supervisors (PMO). Univariate, bivariate, and multivariate analyses were conducted to assess relationships between these factors and medication compliance. Results indicated significant associations between compliance and age (p = 0.001), gender (p = 0.006), education (p = 0.001), knowledge (p = 0.002), the role of health workers (p = 0.001), and PMO support (p = 0.002). However, no significant relationship was found between occupation and compliance (p = 0.036). These findings highlight the importance of patient education, health worker involvement, and family support in improving TB treatment adherence. The study underscores the need for targeted interventions to address these determinants and enhance treatment outcomes in TB patients.
PENERAPAN SENAM KAKI PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS SIBIRU-BIRU KABUPATEN DELI SERDANG Syapitri, Henny; Yonlafado, Edriyani; Hutajulu, Johansen; Siregar, Laura; AIPNI, Pengurus
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 1 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penderita diabetes memiliki resiko lebih tinggi mengalami masalah kaki karena gangguan pembuluh darah menyebabkan sirkulasi darah kaki dari tungkai menurun, gangguan saraf menyebabkan kemampuan kedua kaki untuk merasakan berkurang, serta berkurangnya daya tahan tubuh terhadap infeksi. Lebih dari 50% amputasi yang dialami oleh penderita DM dianggap dapat dicegah dengan mengajarkan perawatan kaki dan melakukan latihan fisik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan penderita diabetes mellitus untuk melaksanakan senam kaki diabetes yang sasarannya adalah penderita diabetes mellitus di wilayah kerja puskesmas Siburu- Biru kabupaten Deli Serdang. Peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 60 orang dan mereka sangat antusias mengikuti kegiatan senam kaki diabetes ini. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat di Puskesmas Biru-Biru berdasarkan karakteristik responden menemukan sebagian besar responden berusia 58-71 tahun sebanyak 63.5% sedangkan pada jenis kelamin sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan yaitu 62.8% dan pada karakteristik lama menderita DM adalah 3 -5 tahun sebanyak 56.5%. Senam kaki yang dilakukan oleh pasien DM di Puskesmas Biru-Biru secara sistematis mengakibatkan aliran darah di ektremitas bawah akan lancar dan manifestasi komplikasi kaki berupa kesemutan tidak terjadi. Disarankan kepada lansia sebaiknya Senam Kaki Diabetic dilaksanakan oleh pasien DM di rumah sebagai upaya memperbaiki sirkulasi darah dan mencegah terjadinya neuropati diabetik.
HUBUNGAN PENGETAHUAN KELUARGA DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN STUNTING DI DESA PERK. AEK TARUM KECAMATAN BANDAR PULAU KABUPATENASAHAN TAHUN 2020 Saragih, Frida L.; Simanjuntak, Yunida T.; Hutajulu, Johansen
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 2 No. 2 (2020): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya pengetahuan ibu mengenai kesehatan dan gizi sebelum dan pada masa kehamilan, serta setelah ibu melahirkan menjadi masalah yang mengkhawatirkan.Batita yang mengalami stunting akan memiliki tingkat kecerdasan tidak maksimal, menjadikan anak menjadi lebih rentan terhadap penyakit dan di masa depan dapat beresiko pada menurunnya tingkat produktivitas. Pada akhirnya secara luas stunting akan dapat menghambat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kemiskinan dan memperlebar ketimpangan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan pengetahuan keluarga dengan tindakan pencegahan stunting di Desa Perk. Aek Tarum Kec. Bandar Pulau Kab. Asahan. Desain penelitian ini cross-sectional dengan teknik pengambilan sampel total sampling dan didapatkan 33 sampel. Alat pengumpulan data untuk pengetahuan keluarga dan tindakan pencegahan stunting pada penelitian ini menggunakan lembar kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden mempunyai pengetahuan kurang sebanyak 22 orang (66.6 %) dan mayoritas responden mempunyai tindakan pencegahan stunting kurang sebanyak 27 orang (81.8 %). Analisis uji dengan menggunakan uji Chi-Square menunjukkan artinya “ada hubungan pengetahuan keluarga dengan tindakan pencegahan stunting di Desa Perk. Kesimpulan ada hubungan pengetahuan keluarga dengan tindakan pencegahan stunting di Desa Perk. Aek Tarum Kec. Bandar Pulau Kab. Asahan” atau Ha diterima. Saran agar peneliti selanjutnya dapat menggunakan bentuk kuesioner yang lebih terbuka agar dapat mengeksplorasi pengetahuan yang lebih luas tentang tindakan pencegahan stunting.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepuasan Pasien Pada Pelayanan Kesehatan Di UPT Puskesmas Sukaramai Kota Medan Tahun 2024 Lyenta Simanullang; Mido Ester J Sitorus; Johansen Hutajulu; Manurung, Kesaktian; Dewi Mustikani Saragih; Rahmat Alyakin Dachi
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Patient satisfaction is heavily influenced by the quality of services provided by healthcare centers (Puskesmas). The World Health Organization (WHO) states that good healthcare services are those that are effective, safe, and of high quality for those in need. This study aims to identify the factors associated with patient satisfaction regarding healthcare services at Puskesmas Sukaramai in 2024. The research is a quantitatfve study with a cross-sectional design, conducted in the operational area of Puskesmas Sukaramai, Medau City, from November 2023 to July 2024. The study population includes all patients visiting the Puskesmas, totaling 619 per month. The sample size was determined using the Lemeslow formula, with a sample af 149 respondents selected through accidental sampling. Primary data were collected dfrectly through questionnaires distributed ta patients visiting Puskesmas Sukaramai. Data analysis was carried out using both univariate and bivariate methods, With hypothesis testing conducted using the Chi-square statistical test. The study results indicate significant relationships between physical evidence (tangible) and patient satisfaction (p=0.000), reliability and patient satisfaction (p=0.000), responsiveness and patient satisfaction (p=0.000), assurance and patfent satisfaction (p=0.000), and empathy and patient satisfaction (p=0. 002 < 0.05. It is recommended that healthcare workers focus on improving service cleanliness, friendliness, and efficiency at Puskesmas Sukaramai to enhance patfent satisfaction.
ANALISIS SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH DI PASAR RAKYAT TANJUNG MORAWA KABUPATEN DELI SERDANG Johansen Hutajulu; Mido Ester J. Sitorus; Rohana Sinaga, Taruli; Mindo Tua Siagian; Evawani Martalena Silitonga; Kalgis Zebua
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 7 No. 1 (2025): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/tekesnos.v7i1.6260

Abstract

Pasar rakyat atau yang dikenal dengan pasar tradisional adalah tempat usaha yang ditata, dibangun, dan dikelola oleh pemerintah, pemerintah daerah, swasta, badan usaha milik negara, dan/atau badan usaha milik daerah dapat berupa toko, kios, los, dan tenda yang dimiliki/dikelola oleh pedagang kecil dan menengah, swadaya masyarakat, atau koperasi serta UMK-M dengan proses jual beli barang melalui tawar-menawar. Pasar tradisional diklaim kumuh dan beraroma tidak sedap akibat sampah yang dihasilkan setiap harinya.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Sistem Pengelolaan Sampah di Pasar Rakyat Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang berdasarkan UU No 18 Tahun 2008 yang meliputi pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan, dan pemrosesan akhir. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan di Pasar Rakyat Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang pada bulan Maret-Juni 2025. Informan dalam penelitian sebanyak 5 (lima) orang yaitu Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinas Lingkungan Hidup, pengelola pasar, petugas kebersihan, pedagang, dan petugas pengangkut sampah. hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilahan sampah belum dilakukan dengan baik antara sampah organik maupun anorganik terbuat dari anyaman bambu, berdasarkan jenis tempat sampah yang digunakan masih sederhana seperti karung dan keranjang, Tempat Pengumpulan Sementara (TPS) sampah masih berupa lahan kososong tanpa fasilitas kontainer, pengangkutan sampah menggunakan dump truck yang dilakukan dua sampai tiga kali dalam seminggu, pengolahan sampah tidak dilakukan di TPS dan langsung diangkut ke TPA, dan pemrosesan akhir sampah dilakukan di Desa Tandukan Raga, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang dengan menggunakan metode sanitary landfill. Disarankan kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk melengkapi tempat sampah berdasarkan sampah organik, anorganik dan B3 untuk mendukung pemilahan sampah, dan menyediakan kontainer sebagai (TPS) sampah, dan pengangkutan sampah menjadi setiap hari. Disarankan kepada petugas kebersihan melakukan program pengolahan sampah, dan kepada Dinas Lingkungan Hidup untuk mengadakan sosialisasi dan edukasi yang terjadwal kepada pedagang.
GAMBARAN KADAR Triiodothyronin (T3) PADA PASIEN PENDERITA GANGGUAN TIROID DI RSU SARI MUTIARA LUBUK PAKAM TAHUN 2025 Rajagukguk, Tiara; Johansen Hutajulu; Malemta Tarigan; Jesindo Saragih
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 7 No. 2 (2025): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/tekesnos.v7i2.6458

Abstract

Gangguan tiroid merupakan kondisi yang disebabkan oleh masalah pada kelenjar tiroid, baik dalam hal bentuk maupun fungsi. Tiroid merupakan kelenjar endokrin terbesar di dalam tubuh manusia yang terletak di bagian depan dari leher. Kelenjar ini menghasilkan hormon tiroid berupa tiroksin (T4) dan Triiodothyronin (T3). Hormon tiroid berperan dalam meningkatkan laju metabolisme basal di berbagai jaringan tubuh. Hormon ini juga mendorong sintesis protein tertentu yang berkontribusi pada proses kalorigenesis (produksi panas) serta mempengaruhi protein, karbohidrat, dan lemak. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran kadar Triiodothyronin (T3) pada pasien penderita gangguan tiroid di RSU Sari Mutiara Lubuk Pakam Tahun 2025. Jenis penelitian ini bersifat Retrospektif. Metode pengambilan data pada penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 15 pasien (accidental sampling). Hasil dari penelitian ini Hipertiroidisme sebanyak 10 pasien yaitu mencapai 66,6% dari seluruh total pasien, hasil Normal sebanyak 4 pasien (26,7%) hasil Hipotiroidisme sebanyak 1 pasien (6,7%). Pasien berjenis kelamin perempuan yaitu sebanyak 13 pasien (86,7%), sedangkan pasien berjenis kelamin laki-laki hanya 2 pasien (13,3%). Pasien dengan usia 9-18 tahun sebanyak 2 pasien (13,3%), pasien dengan usia (19-25 tahun) sebanyak 3 pasien (20%), pasien dengan usia 26-59 tahun memiliki presentase yang lebih besar yaitu sebanyak 8 pasien (53,4%), pasien dengan usia 60-72 tahun sebanyak 2 pasien (13,3 %). Saran bagi pasien penderita gangguan tiroid (Hipertiroidisme) harus tetap jaga kesehatan dan mengontrol pola hidup dan mengonsumsi Garam ber yodium yang cukup dan rutin kontrol.
Pengaruh Pelatihan Keterampilan Dasar Posyandu Terhadap Pengetahuan : Studi Quasi Eksperimen pada Tenaga Kesehatan di Dinas Kesehatan Kota Medan Tahun 2024 Kartini, Endang; Wandra, Toni; Hutajulu, Johansen; Nababan, Donal; Tarigan, Frida Lina
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 8 Nomor 4 (2025)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v8i4.1201

Abstract

The role of health workers as supporters and trainers in improving performance, providing motivation for Posyandu cadres to always be involved in all Posyandu activities. The level of knowledge of health workers in assessing basic Posyandu skills will greatly determine the quality of services provided. The formulation of the problem in this study through preliminary research conducted on health workers in 10 health centers in Medan City showed that the average value of their knowledge about Posyandu was 63.5 (target ≥ 70). This study aims to determine the effect of health worker training conducted by the Medan City Health Office. The study was conducted using a quasi-experimental method. The number of research samples was 30 people. The material provided was the latest concept and regulation on the integration of primary services at Posyandu. With interactive lecture training methods, group discussions, role play and field practice. The results showed that the mean pre-test value was 72.52 while the mean post-test value was 92.56, there was an increase in value of 29.81 and after being tested with Wilcoxon the p-value was <0.001. The results show that there is a significant difference in the knowledge of training participants about integrated health posts. Knowledge variables according to age, gender, education, work unit, length of service are not factors that influence the pre-test and post-test scores of health workers. It can be concluded that the training that has been given has increased the knowledge of health workers from the post-test assessment conducted. The results of this study are expected to be a medium for evaluating the implementation of basic competency training for integrated health posts for health workers so that the next training period can provide better results.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA TENAGA KERJA PEMANEN DIVISI I DI PT. BAKRIE SUMATERA PLANTATIONS GURACH BATU KABUPATEN ASAHAN TAHUN 2025 Hutajulu, Johansen; Mindo Tua Siagian; Evawani Martalena Silitonga; Mido Ester J. Sitorus; Sarah Angelina Claudia Damanik
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 7 No. 2 (2025): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/tekesnos.v7i2.6894

Abstract

Latar belakang: Kecelakaan kerja masih menjadi masalah utama di sektor perkebunan, khususnya pada pekerja pemanen kelapa sawit. Penggunaan alat pelindung diri (APD) merupakan salah satu upaya pencegahan kecelakaan saat bekerja namun tingkat kepatuhan pekerja yang masih dikatakan tergolong rendah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pemakaian alat pelindung diri (APD) pada tenaga kerja pemanen Divisi I di PT. Bakrie Sumatera Plantations Gurach Batu tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan metode cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh tenaga kerja pemanen divisi I sebanyak 30 orang, dan seluruh populasi dijadikan sampel (total populasi). Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi langsung, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Mayoritas pekerja berusia 33-40 tahun sebanyak 46,7% dan pekerja berpendidikan SMA 70,0%. Sebanyak 56,7% pekerja memiliki pengetahuan kurang baik, dan 60% pekerja merasa nyaman menggunakan APD, namun 70% pekerja menyatakan pengawasan masih kurang baik. Tingkat kepatuhan penggunaan APD masih tergolong rendah, yaitu 56,7% pekerja tidak patuh menggunakan alat pelindung diri. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,000) dan kenyamanan APD (p=0,000) dengan kepatuhan penggunaan alat pelindung diri (APD). Namun, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengawasan dengan kepatuhan penggunaan APD (p=0,127). Kesimpulannya, pengetahuan dan kenyamanan menjadi faktor utama yang berhubungan signifikan dengan kepatuhan pekerja, sedangkan pengawasan K3 tidak berhubungan. Untuk itu diperlukan upaya peningkatan pengetahuan dan kenyamanan Alat Pelindung Diri (APD) melalui edukasi tentang pentingnya penggunaan APD, pelatihan, dan penyediaan Alat Pelindung Diri (APD) yang nyaman dan sesuai untuk meningkatkan keselamatan kerja di lingkungan perkebunan.
Co-Authors AIPNI, Pengurus Amila Amila Bancin, Dewi R. Bancin, Dewi Rismauli Barus , Apriani Novaria Bevy Gulo, Adventy Riang Br. Brahmana, Nettietalia Daeli, Debora Daniel Ginting Dewi Mustikani Saragih Dicky Yuswardi Wiratma Donal Nababah donal nababan E Sitorus, Mido Edriyani Simanjuntak Edriyani Yonlafado Simanjuntak Edy Winarno Elidatati, Elidatati Elisabeth Purba, Ivan ENDANG KARTINI, ENDANG Evarina Sembiring Evawani Martalena Silitonga Fahrozi, Wawan Febri Putra Sukurman Zalukhu Fransisca Fransisca Frida Liharis Saragih Frida Lina Tarigan Gogor Christmass Setyawan Gultom, Rumondang Hassan, Hafizah Che Herliyandu Soraya Gultom Heru Santoso Hikmah Sikutiro Hutauruk, Ricardo Ignasius Simamora Ivan Elisabeth Purba J. Sitorus, Mido Ester Janno Sinaga Jesindo Saragih Joharuddin, Joharuddin Jon Carlos Tobing Kalgis Zebua Karnirius Harefa Kembaren, S.Otniel Kesaktian Manurung Ketaren, Otniel Ketaren, Sinar Otniel Kraugusteeliana Kristian Adesaputra Zendrato Lyenta Simanullang Malemta Tarigan Manurung, Kesaktian Mariani Siregar, Laura Marlina, Supina Juni Marpaung, Jon Kenedy Masdalina Masdalina Masdalina Pane Masyitah, Cut Mesri Elisabet Mido Ester J. Sitorus Mindo Tua Siagian Muchamad Arif Al Ardha MYRNAWATI CRIE HANDINI Mz, Miftahul Qurnaini Nababan, Donal Napitupulu, Wince Evtaria Narwastu Sianturi, Isabel Nisa El Nisa El Novita Aryani Novita K Simanjuntak Nurhayati Marbun Nurlima N. Nababan Nurul Ikawati Octavianus Panjaitan, Triwil Ompusunggu, Tanti Y. Ompusunggu, Tanti Yosepha Otniel Kateren Otniel Ketaren Otniel Ketaren Parida Sipayung, Normi Pranata, Roby Purba, Maria Montessori Rahmat Alyakin Dakhi Ramanda, Bima Rifky Lana Rahardian Rohana Sinaga, Taruli Roza, Nelli Sadestina Br. Sembiring Saragih, Frida L. Sarah Angelina Claudia Damanik Sembiring, Rinawati Sembiring, Rinawati Siagian, Mindo Tua Sikutiro, Hikmah Simamora, Marthalena Simanjuntak, Edriyani simanjuntak, edriyani yonlafado Simanjuntak, Novita K Simanjuntak, Yunida T. Simanjuntak, Yunida Turisna Sinaga, Arman Bemby Sinarsi Meliala Sipayung, Rosetty Siregar, Laura Siregar, Laura Mariati Sitorus, Mido Ester Sopiyan, Muhammad Yogie Pratama Sri Handayani Surbakti, Suhartati Suriani Suriani Syafitri , Henny Syafitri Lubis, Putri Nur Syamsuryanita Syamsuryanita Syapitri, Henny Tampubolon, Claudia Yonika Tanti Yosepha Ompusunggu Tanti Yosepha Ompusunggu Tarigan, Yenni Gustiani Taruli Marito Silalahi Taruli Rohana Sinaga Tiara Rajagukguk Toni Wandra Tua Siagian, Mindo Vierto Warouw, Sonny Priajaya Winda Ningsih Sitompul Wisnu Hidayat Yonlafado Simanjuntak, Edriyani Yonlafado, Edriyani Yunida Turisna Octavia Zubaidah Mastura Daulay