Claim Missing Document
Check
Articles

IoT for Agricultural Innovation: Enhancing Robusta Coffee Seedling Growth in Controlled Environments with Intelligent Air Quality Control System (IAQCS) Rosdiana, Eva; Ali, Fandyka Yufriza; Pristiwaningsih, Estin Roso; Purbaningtyas, Rani; Hartadi, Didit Rahmat; Utomo, Denny Trias
International Journal of Technology, Food and Agriculture Vol. 2 No. 1 (2025): February
Publisher : P3M Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/tefa.v2i1.5752

Abstract

Advancements in Internet of Things (IoT) technology have revolutionized agriculture by enabling real-time monitoring and automated environmental control to optimize crop growth. This study focuses on evaluating the impact of IoT implementation on greenhouse environmental stability and the growth of Robusta Coffee Clone BP 308 seedlings, emphasizing plant height and leaf count as key parameters. The IoT system incorporates DHT11/DHT22 sensors for temperature and humidity monitoring, soil pH sensors, and an ESP8266 WiFi module for data transmission to an IoT platform. Additionally, Fuzzy Logic algorithms were employed to analyze the data and regulate environmental conditions such as temperature and humidity automatically. The experimental design compared IoT-based systems with conventional methods in a controlled greenhouse environment. Results demonstrated that the IoT system significantly enhanced environmental stability, maintaining an average temperature of 26.59°C and humidity of 86.46%, compared to conventional systems with greater fluctuations of 28.43°C and 82.69%. This stability positively impacted seedling growth, with IoT-treated plants achieving significantly higher heights and leaf counts at weeks 3, 6, and 9. By week 9, IoT-treated seedlings averaged a height of 24.00 cm with 11.73 leaves, outperforming non-IoT seedlings, which reached only 14.07 cm with 8.27 leaves. These findings highlight IoT's potential to create optimal growth conditions, reduce environmental stress, and enhance photosynthetic efficiency. Furthermore, IoT's precision in managing resources supports sustainable agriculture, making it an essential tool for improving productivity and competitiveness, especially in coffee cultivation, a key commodity in Indonesia.
PENGARUH KESESUAIAN PEMBERIAN MP-ASI TERHADAP KENAIKAN BERAT BADAN PADA BAYI USIA 6-12 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANTEE BIDARI KECAMATAN PANTEE BIDARI KABUPATEN ACEH TIMUR Faizah, Faizah; Rosdiana, Eva; Asyura, Finaul; Rahmayanti, Rahmayanti
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i2.4288

Abstract

Latar Belakang : Status Gizi masih menjadi perhatian dunia, pada tahun 2022 WHO mengumumkan bahwa terdapat 45,0 juta anak memiliki berat badan yang terlalu kurus dibandingkan dengan tinggi badannya. Salah satu faktor langsung yang dapat mempengaruhi status gizi anak adalah pemberian MP-ASI. Status gizi pada anak sangat erat kaitannya dengan pemberian MP-ASI. Hasil survey yang dilakukan di Puskesmas Pantee Bidari diperoleh data dari 10 bayi ternyata 7 diantara memiliki peningkatan berat badan yang normal setiap bulannya dan 3 diantaranya tidak memiliki peningkatan berat badan yang normal. Tujuan Penelitian : untuk mengetahui pengaruh kesesuaian pemberian MP-ASI dengan kenaikan berat badan pada bayi usia 6-12 bulan Metodelogi Penelitian : Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Jumlah sampel diambil dengan menggunakan rumus slovin sebanyak 53 sampel. Penelitian ini di laksanakan di Puskesmas Pantee Bidari Kecamatan Pantee Bidari Kabupaten Aceh Timur. Analisa data menggunakan uji chi square test. Hasil Penelitian : kenaikan berat badan bayi mayoritas pada kategori tidak naik sebesar 30 (43,3%), kesesuaian MP-ASI mayoritas pada kategori tidak sesuai 29 (54,7%). Hasil Analisa bivariat pengaruh kesesuaian MP-ASI terhadap kenaikan berat badan bayi diperoleh nilai p=0,962. Kesimpulan : tidak ada pengaruh kesesuaian pemberian MP-ASI terhadap kenaikan berat bada pada bayi. Saran : Petugas kesehatan diharapkan agar dapat memberikan penyuluhan kesehatan ke pada ibu tentang pentingnya pemberian MP-ASI yang tepat dan sesuai ke pada bayi nya agar berat badan bayi setiap bulannya dapat meningkat dengan baik.Kata Kunci : Kesesuaian MP-ASI, Kenaikan Berat BadanBackground: Nutritional status is still a global concern, in 2022 WHO announced that 45.0 million children will be underweight compared to their height. One direct factor that can influence a child's nutritional status is the provision of MP-ASI. The nutritional status of children is closely related to the provision of MP-ASI. The results of a survey conducted at the Pantee Bidari Community Health Center obtained data from 10 babies, it turned out that 7 of them had normal weight gain every month and 3 of them did not have normal weight gain. Research Objective: to determine the effect of the suitability of giving MP-ASI on weight gain in babies aged 6-12 months. Research Methodology: The research design used in this research is cross sectional. The number of samples taken using the Slovin formula was 53 samples. This research was carried out at the Pantee Bidari Community Health Center, Pantee Bidari District, East Aceh Regency. Data analysis used the chi square test. Research Results: The majority of babies' weight gain was in the non-increasing category at 30 (43.3%), the majority of MP-ASI suitability was in the inappropriate category at 29 (54.7%). The results of bivariate analysis of the effect of MP-ASI suitability on baby weight gain obtained a p value = 0.962. Conclusion: there is no influence on the suitability of giving MP-ASI on weight gain in babies. Suggestion: Health workers are expected to be able to provide health education to mothers about the importance of giving appropriate and appropriate MP-ASI to their babies so that the baby's weight can increase well each month.Keywords: Compatibility of MP-ASI, Weight Gain
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENYAKIT MALARIA PADA MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KRUENG SABEE KABUPATEN ACEH JAYA Asyura, Finaul; Anwar, Chairanisa; Dhirah, Ulfa Husna; Rosdiana, Eva
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i2.4408

Abstract

Malaria merupakan salah satu penyaki yang masih menjadi masalah kesehatan di Kabupaten Aceh Jaya dengan angka kesakita 1,51/1000 penduduk pada tahun 2018 dan di Puskesmas Krueng Sabee sebanyak 21 kasus dan Puskesmas Krueng Sabee khususnya di Puskesmas Krueng Sabee dan merupakan puskesmas tertinggi kasus malaria diantara puskesmas lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan  dengan penyakit malaria pada masyarakat di wilayah kerja puskesmas Krueng Sabee Kabupaten Aceh Jaya. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain case control study. Populasi adalah penderita positif malaria yang diperiksa oleh petugas Puskesmas Krueng Sabee Kabupaten Aceh Jaya berdasarkan data hasil laboratorium dari bulan Januari 2018 sampai dengan Maret 2019 sebanyak 21 orang. Sampel penelitian seabanyak 42 orang yang terdiri dari 21 orang kasus dan 21 orang sebagai kontrol. Pengumpulan pada bulan Januari 2020 dengan observasi dan wawancara. Analisis yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat. Uji statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis dengan uji statistik regresi logistic dengan ketentuan bermakna jika p<0,05. Hasil analisis univariat diperoleh kasus malaria pada laki-laki (58,6%), pekerjaan berisiko (78,9%), kebiasaan keluar mala (70,6%), tidak menggunakan kelambu (64,5%), tidak memakai kawat kasa (59,3%), tidak memakai insektisida (76,9%) dan pengetahuan kurang (65,3%). Hasi uji statistik dapat disimpulkan ada hubungan pekerjaan (OR=4, P value= 0,034), kebiasaan keluar malam (OR=4,2, P value= 0,032),  penggunaan kelambu (OR=5,6, P value= 0,014), pemakaian insektisida (OR=5,4, P value= 0,026) dan pengetahuan (OR=4, P value= 0,034) dengan kejadian malaria. Diharapkan Kepada Puskesmas Krueng Sabee agar dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang malaria sehingga dapat merubah perilaku yang berisiko terhadap malaria seperti kebiasaan keluar malam, penggunaan kelambu, kawat kasa dan obat nyamuk.Kata Kunci : Malaria, case controlMalaria is one of the diseases that is still a health problem in Aceh Jaya Regency with a morbidity rate of 1.51/1000 population in 2018 and in the Krueng Sabee Health Center there were 21 cases and the Krueng Sabee Health Center especially in the Krueng Sabee Health Center and is the health center with the highest malaria cases among other health centers. This study aims to determine the factors associated with malaria in the community in the work area of the Krueng Sabee Health Center, Aceh Jaya Regency. This study is descriptive analytical with a case control study design. The population is positive malaria sufferers who were examined by officers at the Krueng Sabee Health Center, Aceh Jaya Regency based on laboratory data from January 2018 to March 2019 as many as 21 people. The research sample was 42 people consisting of 21 cases and 21 people as controls. Collection in January 2020 with observation and interviews. The analysis used was univariate and bivariate analysis. Statistical tests used to test the hypothesis with logistic regression statistical tests with significant provisions if p <0.05. The results of the univariate analysis obtained malaria cases in men (58.6%), risky jobs (78.9%), nighttime habits (70.6%), not using mosquito nets (64.5%), not using wire nets (59.3%), not using insecticides (76.9%) and lack of knowledge (65.3%). The results of the statistical test can be concluded that there is a relationship between work (OR = 4, P value = 0.034), nighttime habits (OR = 4.2, P value = 0.032), use of mosquito nets (OR = 5.6, P value = 0.014), use of insecticides (OR = 5.4, P value = 0.026) and knowledge (OR = 4, P value = 0.034) with the incidence of malaria. It is expected that the Krueng Sabee Health Center can increase public knowledge about malaria so that it can change behaviors that are at risk of malaria such as the habit of going out at night, using mosquito nets, wire nets and mosquito repellent.Keywords: Malaria, case control
ANALISIS WACANA KRITIS THEO VAN LEEUWEN PEMBERITAAN KASUS PEMERKOSAAN DI MEDIA ONLINE DETIKNEWS.COM Rosdiana, Eva; Budiono, Taat
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 (2024)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v11i2.30817

Abstract

Abstrak: Media massa sering kali merepresentasikan aktor atau kelompok sosial dalam pemberitaan tidak sesuai dengan realita, hal ini erat kaitannya dengan praktik sosial yang terjadi dalam media massa. Perepresentasian ini, seringkali memunculkan ideologi yang bermacam-macam ketika berita tersebut diterima oleh khalayak. Oleh karena itu perlu adanya analisis wacana kritis sebagai telaah teks wacana secara mendalam. Tujuan dalam penelitian ini yaitu, untuk mendeskripsikan bagaimana media merepresentasikan aktor pelaku dan korban dalam pemberitaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini bersumber pada portal berita online detiknews.com. Teori yang digunakan dalam penelitian ini, yakni teori Theo Van Leeuwen. Adapun hasil dari penelitian ini : (1) ditemukannya proses perepresentasian media terhadap aktor/pelaku AR secara buruk dengan penggunaan bahasa disfemisme dan bahasa yang bersifat ofensif sehingga aktor pelaku dimarginalkan dalam pemberitaan. (2) Media merepresentasikan korban sebagai pihak yang lebih menonjol dalam pemberitaan, indikasi penonjolan korban dilakukan dengan munculnya korban pada awal kalimat serta penggunaan kata tertentu oleh media dalam penyajian berita.Kata kuci : Analisis wacana kritis, Teo Van Leeuwen, perepresentasian
REGISTER PERDAGANGAN DARING PADA TAYANGAN TIKTOK LIVE PRODUK LUXCRIME BEAUTY Rosdiana, Eva; Azizi, Muhammad Hanif; Rizqiyah, Rizqiyah; Simanjuntak, Hotma
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i1.12822

Abstract

Penelitian ini adalah kajian sosiolinguistik yang bertujuan untuk mengkaji penggunaan register dalam konteks perdagangan pada siaran TikTok Live yang mempromosikan produk Luxcrime Beauty. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini yaitu tuturan yang meliputi kata, frasa, kalimat, dan wacana dalam siaran TikTok Live produk Luxcrime Beauty. Sumber data penelitian ini yaitu penutur siaran TikTok Live dalam promosi produk Luxcrime Beauty. Teknik pengumpulan data yaitu sadap, simak dan catat. Peneliti mengamati siaran langsung Tiktok yang mempromosikan produk Luxcrime Beauty selama lima hari dengan durasi 50 menit per hari. Selanjutnya, peneliti mencatat ungkapan berupa kata, frasa, dan kalimat yang disampaikan yang mengandung register. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan padan translasional dan padan referensial. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan tiga kategori utama, yakni delapan register lingual, 15 register selingkung terbatas, dan enam register selingkung terbuka. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi berbagai fungsi komunikasi yang terjadi dalam perdagangan daring pada siaran TikTok Live produk Luxcrime Beauty terdiri dari tujuh fungsi instrumental, tiga fungsi heuristik, dan enam fungsi informatif.Kata kunci: register, Luxcrime beauty, TikTok Live
FORMULASI EKSTRAK DAUN BENALU KOPI (Loranthus ferrugineus Roxb) SEBAGAI DASAR PEMBUATAN KRIM ANTIINFLAMASI Nasria, Nasria; Ananda, Zulia; Kesumawati, Kesumawati; Rosdiana, Eva; Samaniyah, Siti
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i2.4723

Abstract

Inflamasi adalah reaksi lokal jaringan terhadap infeksi atau cedera yang melibatkan mediator dan respons imun. Salah satu tumbuhan yang dapat digunakan untuk mengobati inflamasi yaitu tumbuhan benalu kopi (Loranthus ferrugineus Roxb). Sebagai upaya pemanfaatan benalu kopi yang lebih efektif, maka perlu dilakukan pengembangan menjadi suatu produk sediaan topikal, seperti krim antiinflamasi. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui apakah ekstrak daun benalu kopi (Loranthus ferrugineus Roxb) dapat dijadikan bahan dasar krim antiinflamasi. Metode Penelitian: True Experimental Laboratories dengan uji stabilitas sediaan krim meliputi uji organoleptis, homogenitas, daya sebar, daya lekat, pH, dan viskositas serta uji aktivitas antiinflamasi yang menggunakan mencit sebanyak 18 ekor yang dibagi ke dalam 6 kelompok perlakuan yang terdiri dari kontrol negatif, kontrol positif (krim hidrokortison), krim F1, krim F2, Krim F3 dan krim F4. Edema pada kulit punggung mencit di ukur pada interval jam ke-0 (setelah induksi karagenin 2%) dan jam ke-1 hingga ke-6 (setelah perlakuan). Data dianalisis menggunakan program SPSS dengan uji normalitas (Kolmogorov-Smirnov), uji homogenitas (Levene Test), dan uji statistik parametrik (One-Way ANOVA).  Hasil Penelitian: Krim ekstrak daun benalu kopi (Loranthus ferrugineus Roxb) F1, F2, F3 dan F4 memiliki mutu fisik yang sesuai dengan spesifikasi selama uji stabilitas. Krim ekstrak daun benalu kopi (Loranthus ferrugineus Roxb) dapat menurunkan edema pada kulit punggung mencit sebesar 12,5 % (F2), 14,3 % (F3) dan 25,0 % (F4). Data yang dihasilkan tidak terdistribusi normal dan tidak homogen (P<0,05) serta tidak terdapat perbedaan rata-rata edema kulit punggung mencit pada jam ke-0 hingga jam ke-6 setelah diberikan perlakuan (P<0,05). Kesimpulan: Ekstrak daun benalu kopi (Loranthus ferrugineus Roxb) dapat dijadikan sebagai dasar pembuatan krim antiinflamasi dan formulasi krim yang memiliki aktivitas antiinflamasi paling besar dibandingkan dengan formulasi yang lain adalah formulasi 4 (F4). 
UJI EFEKTIVITAS GEL EKSTRAK ETANOL BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L. ) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA HEWAN UJI KELINCI (Oryctolagus cuniculus) Astryna, Syarifah Yanti; Samaniyah, Siti; Ridjna, Hilal Zulikram; Rosdiana, Eva; Maghfirah, Ruhul
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i2.4765

Abstract

Luka bakar disebabkan oleh perpindahan energi dari sumber panas ke tubuh melalui konduksi atau radiasi elektromagnetik. Data dari Riset Kesehatan Dasar Kementrian Kesehatan tahun 2019 menyatakan angka luka bakar di Indonesia menempati peringkat kedua pada golongan proporsi jenis cidera luka bakar dengan besar 1,3% setelah cedera lainnya dengan presentase sebesar 2,6%. Bunga telang merupakan salah satu tanaman yang memiliki senyawa antioksidan yang dapat memberikan perlindungan tubuh dari serangan radikal bebas yang dapat menyebabkan luka bakar. Senyawa pada bunga telang dapat berperan dalam penyembuhan luka bakar antara lain flavonoid dan saponin. Tujuan Penelitian untuk mengetahui ekstrak etanol bunga telang berpengaruh terhadap penyembuhan luka bakar pada kelinci dan untuk mengetahui tingkat konsentrasi paling efektif pada ekstrak etanol bunga telang yang terbaik memberikan efek penyembuhan luka bakar. Metode Penelitian berupa ekstrak yang diformulasikan menjadi sediaan gel dengan konsentrasi 5%, 10% dan 15%. Pengujian yang dilakukan meliputi standarisasi simplisia, skrinning fitokimia, evaluasi sediaan, uji efektivitas luka bakar pada kelinci dan uji statistik One Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol bunga telang memiliki pengaruh terhadap penyembuhan luka bakar pada kelinci. 
Pemasaran E-Commerce Produk Inovasi Di Kelompok Tani Tirto Wangi Kabupaten Jember ALI, FANDYKA YUFRIZA; Pratita, Dian Galuh; Suwardi, Suwardi; Prasetyo, Hari; Rosdiana, Eva; Suharjono, Suharjono
Agrimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Pertanian Vol. 2 No. 1 (2023): APRIL
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/agrimas.v2i1.29

Abstract

Kegiatan penyuluhan merupakan kegiatan yang rutin dilakukan di kalangan kelompok tani sebagai upaya dalam diseminasi ilmu pengetahuan kepada anggota kelompok tani. Kemajuan teknologi juga ikut membawa kemajuan bagi sektor pertanian termasuk kegiatan penyuluhan dengan memanfaatkan ICT (Information and Communication Technology) dalam berbagai kegiatan. Masa pandemic COVID 19 memaksa masyarakat dan seluruh sector baik komunikasi, perdangangan, Pendidikan, dan pelayanan jasa untuk ikut berlomba dengan teknologi karena seluruh kegiatan dilakukan dengan jarak jauh. Oleh karena itu kegiatan ini bertujuan melihat pengetahuan dan keterampilan penggunaan ICT dalam hal ini adalah e-commerce dan strategi pemasaran pada kelompok tani. Secara lebih spesifik kegiatan pengabdian dilakukan di Kelompok Tani Tirto Wangi Kabupaten Jember dengan metode penyuluhan dan demonstrasi secara langsung. Selain itu juga menggunakan questioner untuk melihat pengetahuan responden sebelum dan setelah dilakukan kegiatan. Anggota kelompok tani memiliki kemampuan dalam menghasilkan produk – produk inovasi sebagai factor input pertanian dengan bahan organic. Secara lebih lanjut, responden yang merupakan anggota kelompok tani tidak mengenali akan strategi pemasaran dan hanya menjual produk inovasi mereka secara langsung pada orang – orang sekitar dan kolega. Penetapan harga disesuaikan dengan biaya yang dikeluarkan dalam memproduksi suatu barang, dan promosi dilakukan hanya sekedar mensosialisasikan jika ada yang menanyakan. Sebelum dilakukan penyuluhan, para responden mulai menyadari arti penting dari strategi pemasaran yang meliputi produk, place, price, promotion. Selain itu sebelum dilakukan demonstrasi penggunaan e-commerce, para responden tidak memahami cara mengoperasikan e-commerce sebagai pelaku usaha. Demostransi sangat memberikan manfaat bagi para responden dengan respon yang sangat baik dari para responden selama kegiatan.
Hubungan Obesitas, Asupan Makanan Sumber Natrium Dan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Hipertensi Pada Remaja Di Uptd Puskesmas Muara Batu Kabupaten Aceh Utara Tahun 2022 Rosdiana, Eva; Elizar, Elizar
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2316

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang sering ditemukan di tengah masyarakat dan mengakibatkan angka kesakitan yang tinggi. Saat ini hipertensi telah menjadi masalah global karena prevalensinya yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Hasil survey awal yang dilakukan di Puskesmas Muara Batu diperoleh data kejadian hipertensi adalah pada tahun 2019 adalah sebanyak 427 kasus, pada tahun 2020 sebanyak 264 kasus dan pada tahun 2021 adalah sebanyak 253 kasus. Berdasarkan survey awal yang dilakukan dengan 10 responden diperoleh bahwa 7 diantaranya menderita hipertensi. Tujuan : Untuk  mengetahui hubungan obesitas, asupan makanan sumber natrium dan aktifitas fisik dengan kejadian hipertensi pada Remaja di Puskesmas Muara Batu. Metode Penelitian : Jenis penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan menggunakan desain case control untuk melihat ‘‘hubungan obesitas , asupan makanan sumber natrium dan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi pada Remaja. Penelitian di laksanakan pada tanggal 02 Mei s/d 29 Juni 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang berobat di ruang rawat jalan Puskesmas Muara Batu. Sampel di ambil dengan tekni menggunakan rumus slovin dengan perbandingan 1:1 sehingga diperoleh total sampel sebanyak 82 responden. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariate. Hasil Penelitian : analisis univariat diperoleh dari 82 responden mengalami kejadian hipertensi sebanyak 41 (50%), memiliki obesitas sebanyak 7 (8.5%) konsumsi natrium cukup sebanyak 76 (92.7%), aktifitas fisik ringan sebanyak 63 (76,8%). Analisis bivariat diperoleh variabel obesitas (p=1.000), konsumsi natrium (p=2.717), dan aktifitas fisik (p=3,733). Kesimpulan dan Saran: Tidak ada hubungan obesitas, konsumsi natrium dan aktifitas fisik dengan kejadian hipertensi. Bagi petugas kesehatan dapat memberikan motivasi dan pendidikan kesehatan kepada seluruh remaja agar mereka dapat memelihara kesehatannya agar terhindar dari kejadian hipertensiKata Kunci    : obesitas, konsumsi natrium, aktifitas fisik  Background: Hypertension is a health problem that is often found in the community and causes high morbidity. Currently, hypertension has become a global problem because its prevalence continues to increase from year to year. The results of the initial survey conducted at the Muara Batu Health Center obtained data on the incidence of hypertension in 2019 as many as 427 cases, in 2020 as many as 264 cases and in 2021 as many as 253 cases. Based on the initial survey conducted with 10 respondents, it was found that 7 of them suffered from hypertension. Objective: To determine the relationship between obesity, sodium intake and physical activity with the incidence of hypertension in adolescents at the Muara Batu Public Health Center. Research Methods: This type of research is descriptive analytic using a case control design to see the relationship between obesity, sodium intake and physical activity with the incidence of hypertension in adolescents. The study was carried out on May 02 to June 29, 2022. The population in this study were all patients seeking treatment in the outpatient ward of the Muara Batu Health Center. The sample was taken by using the Slovin formula with a ratio of 1:1 so that a total sample of 82 respondents was obtained. Data analysis used univariate and bivariate analysis. Research results: univariate analysis was obtained from 82 respondents experiencing hypertension as many as 41 (50%), having obesity as much as 7 (8.5%) sodium consumption as much as 76 (92.7%), light physical activity as much as 63 (76.8%). Bivariate analysis obtained variables of obesity (p=1,000), sodium consumption (p=2,717), and physical activity (p=3,733). Conclusions and Suggestions: There is no relationship between obesity, sodium consumption and physical activity with the incidence of hypertension. Health workers can provide motivation and health education to all adolescents so that they can maintain their health to avoid the incidence of hypertensionKeywords: obesity, sodium consumption, physical activity
Pengaruh Pemberian Edukasi Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Pada Pasien Prolanis di Pukesmas Muara Satu Kota Lhokseumawe Rosdiana, Eva; Harianti, Fitri; Asyura, Finaul; Lisnawati, Lisnawati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.3775

Abstract

ABSTRACTLatar Belakang: Diabetes Mellitus (DM) merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau kedua-duanya. Diabetes Mellitus merupakan salah satu penyakit kronis penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Bahkan junlah angka kesakitannya terus meningkat. Data Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi diabetes yakni sebesar 8,5%, meningkat dibandingkan Riskesda 2013 yaituu sebesar 6,9%. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap pasien diabetes mellitus tipe II pada pasien prolanis di Puskesmas Muara Satu Kota Lhokseumawe. Metodelogi Penelitian : Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini  adalah quasi eksperiment. Jumlah sampel diambil dengan menggunakan total populasi yaitu sebanyak 55. Penelitian ini di laksanakan di Puskemas Muara Satu Kota Lhokseumawe. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon karena dari hasil          uji normalitas data diperoleh hasil bahwa data tidak berdistribusi secara normal. Hasil Penelitian: Terdapat peningkatan pengetahuan pasien sesudah diberikan edukasi dengan nilai p = 0.000, terdapat peningkatan sikap pasien sesudah diberikan edukasi dengan nilai p=0.000. Kesimpulan: Terdapat pengaruh antara pemberian edukasi dengan peningkatan pengetahuan dan sikap pada pasien diabetes mellitus tipe II. Saran: Petugas kesehatan perlu meningkatkan intensitas promosi dan pendidikan edukasi khususnya tentang diabetes mellitus tipe II.Kata Kunci: Edukasi, Pengetahuan, SikapBackground: Diabetes Mellitus (DM) is a group of metabolic diseases characterized by hyperglycemia that occurs due to defects in insulin secretion, insulin action or both. Diabetes Mellitus is a chronic disease that causes the highest death in Indonesia. Even the number of pain continues to increase. The 2018 Riskesda data shows the prevalence of diabetes is 8.5%, an increase compared to the 2013 Riskesda which was 6.9%. Research Objectives: To determine the effect of providing education on increasing knowledge and attitudes of patients with type II diabetes mellitus in prolanis patients at the Muara Satu Health Center, Lhokseumawe City. Research Methodology: The research design used in this study is quasi-experimental. The number of samples was taken using a total population of 55. This research was carried out at the Muara Satu Public Health Center, Lhokseumawe City. Data analysis used the Wilcoxon test because the results of the data normality test showed that the data were not normally distributed. Research Results: There was an increase in mother's knowledge after being given health education with a value of p = 0.000, there was an increase in mother's attitude after being given health education with a value of p = 0.000. Conclusion: There is an influence between providing education with increasing knowledge and attitudes in patients with type II diabetes mellitus. Suggestion: Health workers need to increase the intensity of health promotion and education, especially about type II diabetes mellitus.Keywords: Education, Knowledge, Attitude
Co-Authors Agus Syahrani Ahadi Sulissusiawan Ananda, Zulia Andika, Fauziah Annisa Lutfi Alwi Antonius Totok Priyadi Anwar, Chairanisa Apriani Hasanah Hrp, Laila Asmaul Husna Asyura, Finaul Atin, Bernike Kezia Ayu Agustin Azizi, Muhammad Hanif Budi Setiawan Budiono, Taat Cinantya, Devina Daniel Ginting Darmawan, Heri Denny Trias Utomo, Denny Trias Devina Cinantya Anindita Dhirah, Ulfa Husna Elizar Elizar, Elizar Fadillah, Anggita Rizky Faizah Faizah Fandyka Yufriza Ali Faqih, Achmad Faradilla Safitri, Faradilla Fatimah, Titien Fatur Rohman, Hanif Fibriyanti Fibriyanti Fitriliana Fitriliana Halija, Siti Hanif Fatur Rohman Hari Prasetyo Harianti, Fitri Hartadi, Didit Rahmat Hartatie, Dian Herawati Herawati Hotma Simanjuntak Ika Lia Novenda Ismail Ismail Kesumawati, Kesumawati Khoiroh, Iftitah Ummil Kusumaningtyas, Rizky Nirmala L. Lisnawati Lestari, Soraya Maghfirah, Ruhul Marniati Marniati, Marniati Mastura, Yuyun Mimosa, Rizka Mira Herawati Soekamto Nasria, Nasria Nurul Sjamsijah Nuzulul Rahmi, Nuzulul Pratita, Dian Galuh Pristiwaningsih, Estin Roso Pujiastuti Pujiastuti Pujiastuti, Pujiastuti Putro Sarwo Setyohadi , Dwi Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahayu , Sri Rahmawati, Riza Dewi Rahmayanti Rahmayanti Ramadhan Taufika Rani Purbaningtyas, Rani Raudhatun Nuzul ZA, Raudhatun Refa Firgiyanto Rezeki, Sahbainur Ridjna, Hilal Zulikram Rina Maharany Rizqiyah, Rizqiyah Rohman, Fadil Sangadji, Ismail Munadi Santi Utami, Sri Santika, Putri Saputri, Erlita Dwi Setyo Andi Nugroho Setyoko, Ujang Siti Aisyah Siti Samaniyah Soviawati, Soviawati SRI RAHAYU Suharjono Suharno, Hadi Suriya, Suriya Suwardi Suwardi Syarifah Yanti Astryna Tabara, Reijeng TB, Desita Ria Yusian Thaharunnisa, Syarifah Vierto Wachdijono Wahyuni, Lestari Wulandari, Diah Kartika Yufit Riskiawan, Hendra Zalfie Ardian Zayin Sukri, Muhammad