Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pola Asuh dan Pendapatan Keluarga Terhadap Kejadian Stunting pada Balita di Puskesmas Meuraxa Kota Banda Aceh Tahun 2023 Fibriyanti, Fibriyanti; Rosdiana, Eva; Herawati, Herawati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.3786

Abstract

Stunting merupakan gambaran kejadian kurang gizi pada balita yang berlangsung pada waktu yang lama. Stunting memiliki dampak terhadap kehidupan diantaranya berupa peningkatan risiko terjadinya morbiditas dan mortalitas yang disebabkan oleh infeksi. Selain itu, stunting dapat menyebabkan gangguan kognitif dan perilaku. Prevalensi stunting tertinggi di Kecamatan Meuraxa tahun 2020 sebanyak 330 balita yang berkunjung ke Puskesmas Meuraxa dan terdapat 67 (20%) balita mengalami stunting, 2021 dari 376 balita yang berkunjung ke Puskesmas Meuraxa terdapat sebanyak 81 (22%) balita mengalami stunting, tahun 2022 dari 411 balita yang berkunjung ke Puskesmas Meuraxa terdapat 142 (35%) dan bahkan naik ditahun 2023 dari 402 balitas yang berkunjung ke Puskesmas Meuraxa terdapat 204 (51%) mengalami stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh dan pendapatan dengan kejadian stunting pada balita di Puskesmas Meuraxa Kota Banda Aceh. Adapun desain penelitian ini menggunakan case control. Jumlah sampel diambil dengan perbandingan 1:1 yaitu sejumlah 82 sampel. Analisa data menggunakan uji chi square test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh nilai p= 0.047 dan OR = 2.708 untuk variabel pola asuh, dan nilai p = 0.046 nilai OR = 2.723 untuk variabel pendapatan, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pola asuh dan pendapatan terhadap kejadian stunting. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankankepada petugas kesehatan agar dapat meningkatkan promosi kesehatan tentang pentingnya pola asuh yang tepat yang diberikan orang tua ke pada anaknya agar kecukupan zat gizi dapat terpenuhi dengan baik, serta penting juga menjaga personal hygiene agar terhindar dari berbagai masalah kesehatan yang berdampak pada kejadian stunting.Kata Kunci: Stunting, Pola Asuh, PendapatanStunting is a description of malnutrition in toddlers that lasts for a long time. Stunting has an impact on life, including increasing the risk of morbidity and mortality caused by infection. In addition, stunting can cause cognitive and behavioral disorders. The highest prevalence of stunting in Meuraxa District in 2020 was 330 toddlers who visited the Meuraxa Community Health Center and there were 67 (20%) toddlers experiencing stunting, in 2021 of the 376 toddlers who visited the Meuraxa Community Health Center there were 81 (22%) toddlers experiencing stunting, in 2022 from Of the 411 toddlers who visited the Meuraxa Community Health Center, there were 142 (35%) and this will even increase in 2023. Of the 402 toddlers who visited the Meuraxa Community Health Center, 204 (51%) experienced stunting. This research aims to determine the influence of parenting patterns and income on the incidence of stunting among toddlers at the Meuraxa Community Health Center, Banda Aceh City. The design of this research uses case control. The number of samples was taken in a 1:1 ratio, namely 82 samples. Data analysis used the chi square test. The results of the research show that the p value = 0.047 and OR = 2.708 for the parenting pattern variable, and the p value = 0.046, OR = 2.723 for the income variable, so it can be concluded that there is an influence of parenting style and income on the incidence of stunting. Based on the results of this research, it is recommended that health workers be able to increase health promotion regarding the importance of appropriate parenting patterns given by parents to their children so that nutritional adequacy can be met properly, and it is also important to maintain personal hygiene to avoid various health problems that have an impact on incidents. stunting.Keywords: Stunting, Parenting Patterns, Income
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Penyakit Diabetes Mellitus Tipe-2 di Poli Penyakit Dalam Rumah Sakit Tingkat II Iskandar Muda Banda Aceh Aisyah, Siti; Safitri, Faradilla; Rosdiana, Eva
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3321

Abstract

Diabetes Melitus merupakan penyakit gangguan metabolisme kronis yang ditandai peningkatan glukosa darah. Berdasarkan data dari Rumah Sakit Umum Tingkat II Iskandar Muda Banda Aceh tahun 2021 jumlah pasien diabetes sebanyak 275 kasus dan tahun 2022 sebanyak 293 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor umur, jenis kelamin, pendidikan, gaya hidup dan faktor keturunan pada pasien di ruang Poli Penyakit Dalam Rumah Sakit Tingkat II Iskandar Muda Banda Aceh. Metode penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional, populasi sebanyak 258 dan sampel sebanyak 72 orang dengan teknik pengambilan secara accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan cara wawancara. Pengumpulan data penelitian ini telah dilaksanakan dari tanggal 21 Juni sampai dengan 7 Juli 2023 di ruang poli penyakit dalam Rumah Sakit Tingkat II Iskandar Muda Banda Aceh. Pengolahan data dengan langkah editing, coding, data entry, tabulating, dan analisis data secara univariat bivariate menggunakan uji chi square test. Hasil penelitian analisis bivariat diperoleh variabel umur (p-value = 0.287), jenis kelamin (p-value = 0.381), pendidikan (p-value = 0.358), gaya hidup (p-value = 0.001), dan faktor keturunan (p-value = 0.000) . Kesimpulan ada hubungan yang signifikan antara gaya hidup dan faktor keturunan dengan kejadian DM Tipe-2 dan tidak ada hubungan umur, pendidikan dan jenis kelamin dengan kejadian D Tipe-2 di Ruang Poli Penyakit Dalam Rumah Sakit Tingkat II Iskandar Muda Banda Aceh. Saran bagi petugas kesehatan dapat memberikan penanganan secara tepat bagi pasien penderita diabetes melitus dan memberikan edukasi kepada seluruh pasien yang berkunjung tentang bahaya diabetes melitus dan merubah kebiasaan tidak baik menjadi perilaku hidup bersih dan sehat agar terhindar dari penyakit diabetes melitus.Kata Kunci : DM Tipe-2, gaya hidup, keturunanDiabetes Mellitus is a chronic metabolic disorder characterized by an increase in blood glucose. Based on data from the Iskandar Muda Banda Aceh Level II General Hospital, in 2021 there will be 275 cases of diabetes patients and in 2022 there will be 293 cases. The purpose of this study was to determine the factors of age, gender, education, lifestyle and heredity in patients in the Internal Medicine Poly ward at Iskandar Muda Hospital, Banda Aceh. Analytic research method with a cross sectional approach, a population of 258 and a sample of 72 people with accidental sampling technique. The research instrument used a questionnaire by means of interviews. The data collection for this research was carried out from 21 June to 7 July 2023 in the internal medicine poly room at the Iskandar Muda Hospital, Banda Aceh. Data processing by editing, coding, data entry, tabulating, and data analysis in a univariate bivariate manner using the chi square test. The results of the bivariate analysis research obtained the variables age (p-value = 0.287), gender (p-value = 0.381), education (p-value = 0.358), lifestyle (p-value = 0.001), and heredity (p-value = 0.000). The conclusion is that there is a significant relationship between lifestyle and heredity with the incidence of Type-2 DM and there is no relationship between age, education and gender with the incidence of Type-2 D in the Internal Medicine Poly Room at Level II Hospital Iskandar Muda Banda Aceh. Suggestions for health workers can provide appropriate treatment for patients with diabetes mellitus and provide education to all visiting patients about the dangers of diabetes mellitus and changing bad habits into clean and healthy living behaviors to avoid diabetes mellitus.Keywords: DM Type-2, lifestyle, heredity
Determinan Kejadian Preeklampsia di RSUD Dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan Anwar, Chairanisa; Rosdiana, Eva; Ismail, Ismail; Wahyuni, Lestari
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3523

Abstract

Latar Belakang: Angka kejadian preeklampsia di Indonesia pada tahun 2018 sekitar 3,3%. Secara umum preeklamsia masih menjadi masalah utama meningkatkan kesakitan dan kematian ibu serta bayi di dunia. Preeklampsia berkaitan dengan komplikasi yang terjadi baik pada ibu maupun bayi yang dilahirkan. Bayi berat lahir rendah (BBLR) merupakan salah satu dampak dari ibu dengan preeklamsia dimana risikonya meningkat pada preeklamsia berat dibandingkan preeklamsia ringan. Preeklampsia dapat menyebabkan darah tidak cukup menuju plasenta sehingga asupan nutrisi dan oksigen ke janin berkurang dan akan mempengaruhi berat badan janin. Dampak yang timbulkan dalam jangka panjang yaitu bayi mengalami BBLR. Metode: Penelitian ini cross sectional yang dilakukan tanggal 17-28 Juli 2023 dengan responden berjumlah 52 ibu hamil periode Juni 2023. Alat pengumpulan data yang digunakan checklist. Hasil Penelitian: Tidak ada hubungan paritas ibu (P=1,000), tidak ada hubungan usia ibu (P=0,114) dan ada hubungan BBLR (P=0,030) dengan kejadian preeklampsia di ruang rawat inap RSUD Dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan tahun 2023. Kata Kunci: Paritas, umur, BBLR, preeklampsia.Background: The incidence of preeclampsia in Indonesia in 2018 was around 3.3%. In general, preeclampsia is still a major problem increasing maternal and infant morbidity and mortality in the world. Preeclampsia is related to complications that occur in both the mother and the baby being born. Low birth weight (LBW) babies are one of the impacts of mothers with preeclampsia where the risk increases for severe preeclampsia compared to mild preeclampsia. Preeclampsia can cause not enough blood to go to the placenta so that the intake of nutrients and oxygen to the fetus is reduced and will affect the fetus's weight. The long-term impact is that the baby experiences LBW. Method: This research was cross sectional which was conducted on 17-28 July 2023 with 52 pregnant women as respondents for the period June 2023. The data collection tool used was a checklist. Research Results: There was no relationship between maternal parity (P=1.000), no relationship between maternal age (P=0.114) and there was a relationship between LBW (P=0.030) with the incidence of preeclampsia in the inpatient ward of Dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan in 2023.Keywords: Parity, age, LBW, preeclampsia
Pertumbuhan Setek Bibit Kopi Robusta Dengan Berbagai Komposisi Media Kompos Kulit Kopi Dan Perbedaan Jumlah Ruas Rosdiana, Eva; Galuh Pratita, Dian; Rahayu, Sri; Maharany, Rina; Kusumaningtyas, Rizky Nirmala
Agrium Vol 20 No 2 (2023)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v20i2.12423

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh komposisi media kompos sekam kopi dan jumlah pucuk optimum terhadap pertumbuhan bibit stek kopi. Politeknik Negeri Jember menjadi tempat penelitian ini. Rancangan acak kelompok faktorial (RBD) dengan dua komponen adalah pendekatan eksperimental yang digunakan. Komponen pertama adalah komposisi media kompos sekam kopi yang terdiri dari K0 = 1:1:1 (tanah, pasir, pupuk kandang), K1 = 0:1:1, K2 = 0:2:1, dan K3 = 0:1:2 (tanah, pasir, kompos sekam kopi). R1 = Bagian 1, R2 = Bagian 2, R3 = Bagian 3, dan R4 = Bagian 4 merupakan komponen yang kedua. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang sangat nyata antara semua parameter (jumlah daun, lebar daun, tinggi pucuk, dan panjang akar) dengan komposisi media kompos sekam kopi dengan perbandingan 0:1:2 (K3) pada waktu pengamatan 104, 118, dan 132 HST. Semua parameter (jumlah daun, lebar daun, tinggi tajuk, dan panjang akar) berpengaruh nyata dengan perlakuan menggunakan nomor batang atas kedua (R2) pada pengamatan 104 hst, 118 hst, dan 132 hst. Jumlah tunas tidak berpengaruh pada sifat media kompos sekam kopi
Efektivitas Pematahan Dormansi Dan Komposisi Media Organik Terhadap Pertumbuhan Bibit Sengon (Paracerianthe falcataria (L) Nielsen Rosdiana, Eva; Rahayu, Sri; Maharany, Rina
Agrium Vol 19 No 3 (2022)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v19i3.8744

Abstract

Sengon merupakan industri hutan tanaman yang menghasilkan kayu dan bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat. Sengon termasuk biji yang berbiji keras, maka perlu mematahkan dormansi penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rancangan acak kelompok dengan dua faktor. Faktor pertama terdiri dari 4 level dan faktor kedua terdiri dari empat standar, yang diulang tiga kali. Faktor pertama dimasukkan ke dalam air biasa dengan suhu antara 270-28oC selama 24 jam (P0), benih dalam oven dengan suhu 400 C selama 24 jam (P1), dan benih yang direndam dalam air panas (suhu 80oC ) selama lima menit (P2), benih direndam dalam air garam H2SO4 80% selama 15 menit (P3). Faktor kedua adalah media pohon yaitu tanah pucuk+pasir (K0), pucuk+pasir+pupuk kambing (K1), pucuk+pasir+pupuk ayam (K2), pucuk+pasir+kompos (K3). Pengamanan dewan direksi terdiri dari tanaman, tanaman itu basah kuyup, tahu kering, tanaman, akar, Diameter Batang. Hasil pengamatan pada masing-masing variabel sisi dianalisis dengan menggunakan ANOVA untuk dilanjutkan dengan uji coba lanjutan DMRT 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dormansi P2 memberikan pengaruh yang nyata terhadap parameter tinggi tanaman dan panjang akar, diketahui triwulan I memberikan pengaruh yang nyata pada parameter berat tanaman basah, namun kenyataan berbeda pada parameter tinggi tanaman dan panjang akar. berat tanaman kering. Terdapat interaksi pengaruh P1K1 terhadap berat basah.
The INOVASI PRODUK MINUMAN TEH CASCARA DARI LIMBAH KULIT KOPI SEBAGAI SOLUSI PENGURANGAN LIMBAH PERTANIAN OLEH TEACHING FACTORY PENGOLAHAN PRODUK KOPI Rosdiana, Eva; Nugroho, Setyo Andi Nugroho; Pujiastuti, Pujiastuti; Nirmala Kusumaningtyas, Rizky; Santika, Putri; Cinantya Anindita, Devina
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 9 No 3 (2024): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v9i3.5496

Abstract

Coffee production from 2020 to 2022 experienced fluctuations. In 2020, coffee production reached 762.38 thousand tons, increasing to 786.19 thousand tons in 2021, or a 3.12% rise. As coffee production increases, the amount of waste produced also rises. Coffee husks make up 48% of physical composition, consisting of 42% fruit skin and 6% bean skin. The proportion of coffee husk generated during processing is quite significant, ranging from 40-45%. Coffee husks contain 10.4% crude protein and 17.2% crude fiber. Coffee husks also contain phenolic compounds with antimicrobial and antioxidant properties. Coffee husk extract can inhibit hyaluronidase, presenting potential to reduce allergies and inflammation. Given its composition and benefits, our service team has developed a cascara tea product. The active compounds in cascara include 1.8-8.56% tannins, 6.5% pectin, 1.3% caffeine, 2.6% chlorogenic acid, 1.6% caffeic acid, and 43% total anthocyanins. The community service program was conducted from June to November 2024. The target audience for the program was the Teaching Factory for Coffee Product Processing. The results showed that knowledge among technicians and students in the pre-test phase was highest (40%) in recognizing coffee waste, environmental impact, and health benefits of cascara tea, while the lowest (30%) was in cascara tea production. Post-test results showed a 100% improvement in cascara tea production skills. These results indicate that more than 70% of technicians and students understood and were able to produce cascara tea
Interaksi antara Ekstrak Serai Wangi (Cymbopogon nardus L) dan Ekstrak Kayu Putih (Melaleuca leucadendra L) pada Hama Kutu Putih (Planococcus citri) di Kopi Robusta Nugroho, Setyo Andi; Rahmawati, Riza Dewi; Rosdiana, Eva; Ali, Fandyka Yufriza; Taufika, Ramadhan
RADIKULA: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 3 No 2 (2024): RADIKULA - Desember 2024
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/radikula.v3i2.5184

Abstract

Indonesia merupakan negara penghasil kopi terbesar di Asia Tenggara, dan terbesar ketiga di dunia setelah Brazil dan Vietnam. Produksi kopi Indonesia diperkirakan mencapai 794,8 ribu ton pada tahun 2022, dmeningkat sekitar 1,1% dari tahun sebelumnya. Rendahnya hasil panen disebabkan oleh lingkungan tumbuh, teknik budidaya, kesesuaian varietas, serta adanya hama dan penyakit. Kutu putih (Planococcus citri) merupakan hama pada tanaman kopi, umumnya merupakan serangga berukuran kecil, namun serangannya dapat menurunkan produktivitas tanaman kopi karena tingkat serangan hama yang relatif tinggi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ekstrak serai wangi dan ekstrak kayu putih terhadap hama kutu putih (Planococcus citri). Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF) dengan 2 faktor dan 3 ulangan, Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak serai wangi dan ekstrak kayu putih efektif terhadap hama kutu putih dengan hasil mortalitas tercepat mencapai 100% kematian pada perlakuan P3K3 dengan waktu (72 jam). Dan setelah dilakukannya aplikasi berpangaruh sangat nyata terhadap nilai LT50 dengan waktu tercepat (25 jam).
KARAKTERISTIK DAN UJI HEDONIK SABUN BERBAHAN LIMBAH AMPAS KOPI Khoiroh, Iftitah Ummil; Setyo Andi Nugroho; Rosdiana, Eva; Asmono, Sepdian Luri; Novenda, Ika Lia; Pujiastuti
JURNAL BIOSENSE Vol 7 No 02 (2024): Edisi Desember 2024
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas PGRI Banyuwangi, Jalan Ikan Tongkol No 01, Telp (0333) 421593, 428592 Banyuwangi 68416

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/biosense.v7i02.4115

Abstract

Indonesia's coffee consumption is among the largest in the world, ranking 5th after Japan, which reaches 7.39 million. The growth of coffee shops corresponds with the increase in coffee waste, particularly coffee grounds, which are discarded, reaching up to 90% without being reused. Coffee grounds eventually become waste; thus, they are utilized as a material for soap making by recycling coffee grounds waste. The research aims to determine the hedonic test results or the preference level of soap made from coffee grounds waste. The hedonic test results will be calculated using a non-factorial Randomized Block Design (RBD) consisting of 4 treatments: P0 = control, P1 = 10 grams of coffee grounds, P2 = 25 grams of coffee grounds, and P3 = 50 grams of coffee grounds. The hedonic test results show that Hypothesis H1 is accepted for the most preferred color parameter, which is the P0 treatment with an average of 3.79b, the highest aroma average is the P2 treatment with 3.35b, the highest texture average is the P2 treatment with 4.29c, the highest foam quantity average is the P3 treatment with 3.99b, the highest moisture average is the P3 treatment with 3.93b, and the highest overall average is the P2 treatment with 3.99b because coffee grounds significantly affect the soap made from coffee grounds waste.
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Sumberdaya Manusia Berbasis BPOM Pada Teaching Factory Pengolahan Kopi Rosdiana, Eva; Kusumaningtyas, Rizky Nirmala; Pratita, Dian Galuh; Hartatie, Dian
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): December
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasper.v5i3.4079

Abstract

The Jember State Polytechnic Coffee Product Processing Teaching Factory focuses on ground coffee made from Robusta and Argopuro Arabica coffee. Increasing its existence as a small industry requires binding legalization of products and consistency from human resources who carry out an industry-based work culture, in this case, contained in the legalization of BPOM. Therefore, this service focuses on introducing an industry-based work environment (BPOM). The methods used in this service include counseling and direct practice at Tefa locations where coffee products are processed. Based on the service results, the human resources involved in Tefa's coffee product processing operations are enthusiastic in the counseling process and have a high interest in changing behavior in implementing an industry-based work environment.
Increasing the Growth of Robusta Coffee Seedlings (Coffea anephora) Through Application of KNO3 and Shallot Extract Ali, Fandyka Yufriza; Rosdiana, Eva; Rohman, Hanif Fatur; Kusumaningtyas, Rizky Nirmala
Jurnal Kridatama Sains dan Teknologi Vol 6 No 02 (2024): JURNAL KRIDATAMA SAINS DAN TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53863/kst.v6i02.1289

Abstract

Coffee is one of the plantation commodities that has an important role for the national economy. The dominance of smallholder plantations has made the seedling process one of the keys to the success of coffee cultivation in Indonesia. Optimal seedling growth can be obtained through a good seedling system. One of the efforts to increase the growth seedlings of robusta coffee is by giving shallot extract as a Growth Regulator because it contains auxin. In addition, the addition of KNO3 can optimize nutrient provision. This study aims to determine the response of robusta coffee seedlings due to the application of onion extract and potassium nitrate fertilizer (KNO3). The research was carried out in February – May 2024 at the Jember State Polytechnic Wire House using a Random Group Design Factorial (RGDF) consisting of 2 factors, the first factor was the provision of KNO3 concentration with 3 levels of P0 treatment: 0%; P1: 0.5%; and P2: 1% and the second factor, namely shallot extract with 3 levels of treatment, including; B0: 0%; B1: 50%; and B2: 75%. The results of the study showed that there was an interaction between KNO3 and the addition of shallot extract and affected the growth of Robusta coffee seedlings on the parameters are height, stem diameter, root length, wet weight and dry weight of robusta coffee seedlings. The treatment of KNO3 0.5% and 75% shallot extract (P1B2) gave the best results in Robusta coffee seedlings
Co-Authors Agus Syahrani Ahadi Sulissusiawan Amriansyah, Amriansyah Ananda, Zulia Andika, Fauziah Annisa Lutfi Alwi Antonius Totok Priyadi Anwar, Chairanisa Anwar, Charanisa Apriani Hasanah Hrp, Laila Asmaul Husna Asyura, Finaul Atin, Bernike Kezia Ayu Agustin Azizi, Muhammad Hanif Budi Setiawan Budiono, Taat Cinantya, Devina Daniel Ginting Darmawan, Heri Denny Trias Utomo, Denny Trias Devina Cinantya Anindita Dhirah, Ulfa Husna Elizar Elizar, Elizar Erliza, Erliza Fadhillah, Nur Fadillah, Anggita Rizky Faizah Faizah Fandyka Yufriza Ali Faqih, Achmad Faradilla Safitri, Faradilla Fatimah, Titien Fatur Rohman, Hanif Fibriyanti Fibriyanti Fitriliana Fitriliana Halija, Siti Hanif Fatur Rohman Hari Prasetyo Harianti, Fitri Hartadi, Didit Rahmat Hartatie, Dian Herawati Herawati Hotma Simanjuntak Ika Lia Novenda Ismail Ismail Jimmy Setiawan Juniarsi, Citra Juwita, Rini Kesumawati, Kesumawati Khoiroh, Iftitah Ummil Kusumaningtyas, Rizky Nirmala L. Lisnawati Lestari, Soraya Maghfirah, Ruhul Marniati Marniati, Marniati Mastura, Yuyun Mimosa, Rizka Mira Herawati Soekamto Nasria, Nasria Nurul Sjamsijah Nuzulul Rahmi, Nuzulul Periskila Dina Kali Kulla Pratita, Dian Galuh Pristiwaningsih, Estin Roso Pujiastuti Pujiastuti Pujiastuti, Pujiastuti Putro Sarwo Setyohadi , Dwi Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahayu , Sri Rahmawati, Riza Dewi Rahmayanti Rahmayanti Ramadhan Taufika Rani Purbaningtyas, Rani Ratna Wilis Raudhatun Nuzul ZA, Raudhatun Refa Firgiyanto Rezeki, Sahbainur Ridjna, Hilal Zulikram Rina Maharany Rizqiyah, Rizqiyah Rohman, Fadil Rosmalita, Rosmalita Sangadji, Ismail Munadi Santi Utami, Sri Santika, Putri Saputri, Erlita Dwi Setyo Andi Nugroho Setyoko, Ujang Siti Aisyah Siti Samaniyah Soviawati, Soviawati SRI RAHAYU Suharjono Suharno, Hadi Suriya, Suriya Suwardi Suwardi Syarifah Yanti Astryna Tabara, Reijeng TB, Desita Ria Yusian Thaharunnisa, Syarifah Ula, Irza Mazinatul Vierto Wachdijono, Wachdijono Wahyuni, Lestari Willis, Ratna Wulandari, Diah Kartika Yufit Riskiawan, Hendra Yusnanda, Febri Zalfie Ardian Zayin Sukri, Muhammad