Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH EDUKASI PENDIDIKAN PHBS TERHADAP PENGETAHUAN PADA PERSONIL BRIMOB DI MAKO SATBRIMOB POLDA ACEH Andika, Fauziah; Husna, Asmaul; Safitri, Faradilla; Rosdiana, Eva; Ismail, Ismail; Amriansyah, Amriansyah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4882

Abstract

Latar Belakang: PHBS  (Perilaku  Hidup  Bersih  dan  Sehat) telah menjadi program  yang diupayakan agar dapat terwujud. Akan tetapi sampai  tahun 2018 angka penerapan PHBS di Indonesia hanya mencapai 39,1%. Walaupun angka ini sudah meningkat dibanding pada tahun sebelumnya yaitu pada tahun 2013 dengan  presentase  23,6%, akan tetapi presentase pada tahun 2018 tersebut masih belum memenuhi angka yang diharapkan oleh Kementrian Kesehatan yaitu sebesar  65%Tujuan Penelitian: Mengetahui Pengaruh Edukasi Pendidikan PHBS Terhadap Pengetahuan Pada Personil Brimob  Di Mako Satbrimob Polda Aceh Tahun 2025Metode Penelitian: Jenis penelitian ini bersifat quasy eksperiment dengan rancangan one group pretest and posttest untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan anggota Brimob tentang PHBS dengan jumlah sampel 30 orang Anggota Brimob. Penelitian ini akan dilaksanakan di MAKO Brimob Polda Aceh yang dilaksanakan pada tanggal 20 April 2025. Analisa data penelitian menggunakan non parametik yaitu uji Wilcoxon dikarenakan data tidak berdistribusi Normal. dengan nilai CI (Confident Interval) 95%.Hasil Penelitian: Hasil uji statistik adalah 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa tidak ada responden yang mengalami penurunan skor pengetahuanKesimpulan: ada Pengaruh pemberian edukasi Pendidikan PHBS Terhadap Pengetahuan Pada Personil Brimob Di Mako Satbrimob Polda Aceh . Diharapkan agar personil Brimob terus meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mereka mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui partisipasi aktif dalam kegiatan edukasi, sosialisasi, dan pelatihan kesehatan secara berkala. Hal ini penting untuk menjaga kesehatan individu maupun kolektif di lingkungan kesatuan. Kata Kunci           : Edukasi Pendidikan, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, Pengetahuan
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus epidermidis Kulla, Periskila Dina Kali; Ula, Irza Mazinatul; Samaniyah, Siti; Rosdiana, Eva
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4892

Abstract

Jerawat merupakan masalah kulit kronis yang umum terjadi akibat produksi sebum yang berlebihan dan infeksi bakteri. Manggis (Garcinia mangostana L.) memiliki sifat antibakteri, antioksidan, dan antiradang. Penelitian ini bertujuan untuk memastikan konsentrasi penghambatan terendah (KHM) dan konsentrasi bakterisida minimum (KBM) dari ekstrak etanol kulit manggis (Garcinia mangostana L.) terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis. Berbagai konsentrasi pengenceran, termasuk 5%, 10%, 15%, 20%, dan 25%, digunakan dalam penelitian ini untuk menetapkan KHM dan KBM bakteri Staphylococcus epidermidis. Metode difusi cakram digunakan untuk memeriksa kerentanan mikroorganisme terhadap antibiotik. Kontrol positif adalah 25 µg amoksisilin, sedangkan kontrol negatif adalah air suling. Uji ANOVA digunakan dalam program SPSS untuk memproses data penelitian. 5% merupakan konsentrasi di mana uji Konsentrasi Hambat Minimum (MIC) tercapai. 20% ditemukan sebagai hasil uji konsentrasi bakterisida minimum (MBC). 
Hubungan Obesitas, Asupan Makanan Sumber Natrium Dan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Hipertensi Pada Remaja Di Uptd Puskesmas Muara Batu Kabupaten Aceh Utara Tahun 2022 Rosdiana, Eva; Elizar, Elizar
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2316

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang sering ditemukan di tengah masyarakat dan mengakibatkan angka kesakitan yang tinggi. Saat ini hipertensi telah menjadi masalah global karena prevalensinya yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Hasil survey awal yang dilakukan di Puskesmas Muara Batu diperoleh data kejadian hipertensi adalah pada tahun 2019 adalah sebanyak 427 kasus, pada tahun 2020 sebanyak 264 kasus dan pada tahun 2021 adalah sebanyak 253 kasus. Berdasarkan survey awal yang dilakukan dengan 10 responden diperoleh bahwa 7 diantaranya menderita hipertensi. Tujuan : Untuk  mengetahui hubungan obesitas, asupan makanan sumber natrium dan aktifitas fisik dengan kejadian hipertensi pada Remaja di Puskesmas Muara Batu. Metode Penelitian : Jenis penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan menggunakan desain case control untuk melihat ‘‘hubungan obesitas , asupan makanan sumber natrium dan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi pada Remaja. Penelitian di laksanakan pada tanggal 02 Mei s/d 29 Juni 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang berobat di ruang rawat jalan Puskesmas Muara Batu. Sampel di ambil dengan tekni menggunakan rumus slovin dengan perbandingan 1:1 sehingga diperoleh total sampel sebanyak 82 responden. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariate. Hasil Penelitian : analisis univariat diperoleh dari 82 responden mengalami kejadian hipertensi sebanyak 41 (50%), memiliki obesitas sebanyak 7 (8.5%) konsumsi natrium cukup sebanyak 76 (92.7%), aktifitas fisik ringan sebanyak 63 (76,8%). Analisis bivariat diperoleh variabel obesitas (p=1.000), konsumsi natrium (p=2.717), dan aktifitas fisik (p=3,733). Kesimpulan dan Saran: Tidak ada hubungan obesitas, konsumsi natrium dan aktifitas fisik dengan kejadian hipertensi. Bagi petugas kesehatan dapat memberikan motivasi dan pendidikan kesehatan kepada seluruh remaja agar mereka dapat memelihara kesehatannya agar terhindar dari kejadian hipertensiKata Kunci    : obesitas, konsumsi natrium, aktifitas fisik  Background: Hypertension is a health problem that is often found in the community and causes high morbidity. Currently, hypertension has become a global problem because its prevalence continues to increase from year to year. The results of the initial survey conducted at the Muara Batu Health Center obtained data on the incidence of hypertension in 2019 as many as 427 cases, in 2020 as many as 264 cases and in 2021 as many as 253 cases. Based on the initial survey conducted with 10 respondents, it was found that 7 of them suffered from hypertension. Objective: To determine the relationship between obesity, sodium intake and physical activity with the incidence of hypertension in adolescents at the Muara Batu Public Health Center. Research Methods: This type of research is descriptive analytic using a case control design to see the relationship between obesity, sodium intake and physical activity with the incidence of hypertension in adolescents. The study was carried out on May 02 to June 29, 2022. The population in this study were all patients seeking treatment in the outpatient ward of the Muara Batu Health Center. The sample was taken by using the Slovin formula with a ratio of 1:1 so that a total sample of 82 respondents was obtained. Data analysis used univariate and bivariate analysis. Research results: univariate analysis was obtained from 82 respondents experiencing hypertension as many as 41 (50%), having obesity as much as 7 (8.5%) sodium consumption as much as 76 (92.7%), light physical activity as much as 63 (76.8%). Bivariate analysis obtained variables of obesity (p=1,000), sodium consumption (p=2,717), and physical activity (p=3,733). Conclusions and Suggestions: There is no relationship between obesity, sodium consumption and physical activity with the incidence of hypertension. Health workers can provide motivation and health education to all adolescents so that they can maintain their health to avoid the incidence of hypertensionKeywords: obesity, sodium consumption, physical activity
Pengaruh Pemberian Edukasi Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Pada Pasien Prolanis di Pukesmas Muara Satu Kota Lhokseumawe Rosdiana, Eva; Harianti, Fitri; Asyura, Finaul; Lisnawati, Lisnawati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.3775

Abstract

ABSTRACTLatar Belakang: Diabetes Mellitus (DM) merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau kedua-duanya. Diabetes Mellitus merupakan salah satu penyakit kronis penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Bahkan junlah angka kesakitannya terus meningkat. Data Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi diabetes yakni sebesar 8,5%, meningkat dibandingkan Riskesda 2013 yaituu sebesar 6,9%. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap pasien diabetes mellitus tipe II pada pasien prolanis di Puskesmas Muara Satu Kota Lhokseumawe. Metodelogi Penelitian : Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini  adalah quasi eksperiment. Jumlah sampel diambil dengan menggunakan total populasi yaitu sebanyak 55. Penelitian ini di laksanakan di Puskemas Muara Satu Kota Lhokseumawe. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon karena dari hasil          uji normalitas data diperoleh hasil bahwa data tidak berdistribusi secara normal. Hasil Penelitian: Terdapat peningkatan pengetahuan pasien sesudah diberikan edukasi dengan nilai p = 0.000, terdapat peningkatan sikap pasien sesudah diberikan edukasi dengan nilai p=0.000. Kesimpulan: Terdapat pengaruh antara pemberian edukasi dengan peningkatan pengetahuan dan sikap pada pasien diabetes mellitus tipe II. Saran: Petugas kesehatan perlu meningkatkan intensitas promosi dan pendidikan edukasi khususnya tentang diabetes mellitus tipe II.Kata Kunci: Edukasi, Pengetahuan, SikapBackground: Diabetes Mellitus (DM) is a group of metabolic diseases characterized by hyperglycemia that occurs due to defects in insulin secretion, insulin action or both. Diabetes Mellitus is a chronic disease that causes the highest death in Indonesia. Even the number of pain continues to increase. The 2018 Riskesda data shows the prevalence of diabetes is 8.5%, an increase compared to the 2013 Riskesda which was 6.9%. Research Objectives: To determine the effect of providing education on increasing knowledge and attitudes of patients with type II diabetes mellitus in prolanis patients at the Muara Satu Health Center, Lhokseumawe City. Research Methodology: The research design used in this study is quasi-experimental. The number of samples was taken using a total population of 55. This research was carried out at the Muara Satu Public Health Center, Lhokseumawe City. Data analysis used the Wilcoxon test because the results of the data normality test showed that the data were not normally distributed. Research Results: There was an increase in mother's knowledge after being given health education with a value of p = 0.000, there was an increase in mother's attitude after being given health education with a value of p = 0.000. Conclusion: There is an influence between providing education with increasing knowledge and attitudes in patients with type II diabetes mellitus. Suggestion: Health workers need to increase the intensity of health promotion and education, especially about type II diabetes mellitus.Keywords: Education, Knowledge, Attitude
Analisis Faktor Yang Berhubungan dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Baduta di Wilayah Puskesmas Terangun Kabupaten Gayo Lues Dhirah, Ulfa Husna; Halija, Siti; Rosdiana, Eva; Rezeki, Sahbainur
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.3973

Abstract

Imunisasi sangat penting untuk tubuh seseorang agar kebal dari penyakit. Imunisasi adalah suatu cara untuk meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit. Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 menunjukkan cakupan imunisasi DPT- HB-HIB 3 tingkat nasional sebesar 61,3 %. Adapun di provinsi Aceh cakupan imunisasi DPTHB-HIB 3 sebesar 60,2 % (Litbangkes RI, 2018). Kabupaten Gayo Luwes cakupan imunisasi DPT-HB-HIB 3 sebesar 71.16 % dan tidak mencapai target nasional sebesar 92,5% dan presentase imunisasi DPT-HB-HIB di puskesmas Teragun Gayo Luwes sebanyak 74.4% (BPS Aceh. 2022). Tujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelengkapan imunisasi dasar pada Baduta di Wilayah Puskesmas Terangun Kabupaten Gayo. Penelitian bersifat analitik dengan desain Cross Sectional, populasi semua ibu yang memiliki anak Bayi Dua Tahun di Puskesmas Terangun Kabupaten Gayo Lues yang berjumlah 161. Jumlah sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan rumus slovin sebanyak 62 orang. Penelitian di laksanakan di Puskemas Terangun Kecamatan Terangun Kabupaten Gayo Lues tanggal 14-18 Agustus 2023. Analisa data menggunakan uji chi square. Pengolahan data dengan editing, coding, data entry, tabulating, dan analisis data secara univariat bivariate. Diperoleh nilai p=0.004 untuk variabel pengetahuan dengan kelengkapan imunisasi dasar, diperoleh nilai p=0.000 untuk variabel pekerjaan ibu dengan kelengkapan imunisasi dasr, diperoleh nilai p=0.000 untuk variabel dukungan keluarga dengan kelengkapan imunisasi dasar. Terdapat hubungan antara pengetahuan, pekerjaan dan dukungan keluarga dengan kelengkapan imunisasi dasar pada baduta. Petugas kesehatan perlu meningkatkan intensitas promosi dan pendidikan kesehatan khususnya tentang pentingnya imunisasi dasar sejak ibu mengandung agar saat anak dilahirkan ibu mau memberikan imunisasi ke pada bayinya.Kata Kunci : Imunisasi, Faktor yang Berhubungan Immunization is very important for a person's body to be immune from disease. Immunization is a way to actively increase a person's immunity against a disease. Basic Health Research in 2018 showed that national level DPT-HB-HIB 3 immunization coverage was 61.3%. Meanwhile, in Aceh province, DPTHB-HIB 3 immunization coverage is 60.2% (Litbangkes RI, 2018). Gayo Luwes Regency DPT-HB-HIB 3 immunization coverage was 71.16% and did not reach the national target of 92.5% and the percentage of DPT-HB-HIB immunization at the Teragun Gayo Luwes health center was 74.4% (BPS Aceh. 2022). The aim is to determine the factors related to the completeness of basic immunization among Baduta in the Terangun Community Health Center Area, Gayo Regency. The research is analytical with a cross sectional design, the population of all mothers who have two year old babies at the Terangun Community Health Center, Gayo Lues Regency totaling 161. The number of samples in this study was taken using the Slovin formula as many as 62 people. The research was carried out at the Terangun Health Center, Terangun District, Gayo Lues Regency, 14-18 August 2023. Data analysis used the chi square test. Data processing by editing, coding, data entry, tabulating, and univariate bivariate data analysis. A value of p=0.004 was obtained for the knowledge variable with complete basic immunization, a value of p=0.000 was obtained for the mother's employment variable with complete basic immunization, a value of p=0.000 was obtained for the family support variable with complete basic immunization. There is a relationship between knowledge, work and family support and the completeness of basic immunization for young children. Health workers need to increase the intensity of health promotion and education, especially about the importance of basic immunization since the mother is pregnant so that when the child is born the mother is willing to provide immunizations to her baby.Keywords: Immunization, Related Factors
PERBANDINGAN EFEKTIFITAS PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG BAHAYA ROKOK DENGAN MENGGUNAKAN METODE CERAMAH DAN LEAFLET PADA SISWA KELAS I DI SMP SWASTA ISLAM JAMIAH AL-AZIZIYAH BATEE ILIEK SAMALANGA KABUPATEN BIREUN TAHUN 2018 Asyura, Finaul; Anwar, Chairanisa; Rosdiana, Eva; Dhirah, Ulfa Husna; Samaniyah, Siti; Wilis, Ratna
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4835

Abstract

Salah satu penyebab tingginya perokok dikalangan remaja adalah kurangnya pengetahuan tentang bahaya merokok. Pengetahuan tentang bahaya merokok yaitu segala sesuatu dan informasi yang diperoleh mengenai hal yang berhubungan dengan bahaya merokok, Penggunaan metode dan media yang tepat dapat mempengaruhi pengetahuan responden. Penelitian ini ingin mengkaji Perbandingan Efektifitas Peningkatan Pengetahuan Tentang Bahaya Rokok dengan Menggunakan Metode Ceramah dan Leaflet Pada Siswa Kelas I di SMP Swasta Islam Jamiah Al-aZIziyah Batee Iliek Samalanga Kabupaten Bireuen.Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental design, dengan rancangan pretest-posttest two group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas I SMP sebanyak 60 siswa. Sampel sebanyak 60 orang yang terdiri dari 30 orang pada kelompok kasus (metode ceramah) dan 30 orang pada kelompok kontrol (kelompok leaflet). Pengumpulan data  dilakukan dari tanggal 08 sampai dengan 22 Januari 2018. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan uji statistik non parametrik (t-tes) dengan ? = 0,05. Hasil penelitian diperoleh ada perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan mengenai bahaya merokok melalui ceramah (p value= 0,011) dan ada perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan mengenai bahaya merokok melalui leaflet (p value= 0,001). Dari hasil uji independen sampel t-tes dapat disimpulkan media promosi leaflet lebih efektif dibandingkan dengan metode ceramah dalam meningkatkan pengetahuan tentang bahaya merokok (p value 0,023).Disarankan Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen agar dapat melakukan penyuluhan dengan menggunakan metode leflet guna meningkatkan pengetahuan siswa tentang bahaya merokok bagi kesehatan
Pengaruh Perilaku Personal Hiegine Terhadap Kejadian Skabies di Rumah Sakit Kesdam Iskandar Muda Suriya, Suriya; Rosdiana, Eva
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.3784

Abstract

Skabies merupakan suatu penyakit kulit yang disebabkan oleh infestasi dan sensitisasi Sarcoptes Scabiesi var. haminis. Prevalensi scabies di dunia masih tergolong cukup tinggi yaitu berkisar 300 juta kasus per tahun. Penyakit scabies endemis di wilayah yang beriklim tropis dan subtropis sperti beberapa negara yaitu Afrika, Amerika Selatan, karibia, Australia Tengah dan Selatan dan negara Asia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perilaku personal hiegine terhadap kejadian scabies di Rumah Sakit Kesdam Iskandar Muda. Desain penelitian ini menggunakan case control. Adapun pelaksanaan penelitian dilaksanakan di RS Kesdam Iskandar Muda pada tanggal 19 s/d 20 Juli 2023. Analisa data menggunakan uji chi square test. Hasil Penelitian membuktikan bahwa perilaku personal hiegine mayoritas pada kategori baik sebanyak 31 (62%), pengaruh perilaku personal hiegine terhadap kejadian scabies dengan nilai p= 0.020. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara perilaku personal hiegine terhadap kejadian scabies di RS Kesdam Iskandar Muda.Kata Kunci : Scabies, Perilaku Personal HiegineScabies is a skin disease caused by infestation and sensitization of Sarcoptes Scabiesi var. Haminis. The prevalence of scabies in the world is still quite high, namely around 300 million cases per year. Scabies is endemic in areas with tropical and subtropical climates such as several countries, namely Africa, South America, the Caribbean, Central and South Australia and Asian countries. The aim of this research was to determine the effect of personal hygiene behavior on the incidence of scabies at Kesdam Iskandar Muda Hospital. This research design uses case control. The research was carried out at the Kesdam Iskandar Muda Hospital from 19 to 20 July 2023. Data analysis used the chi square test. The research results prove that the majority of personal hygiene behavior is in the good category with 31 (62%), the influence of personal hygiene behavior on the incidence of scabies with a value of p = 0.020. Based on the research results, it can be concluded that there is an influence between personal hygiene behavior on the incidence of scabies at Kesdam Iskandar Muda Hospital.Keywords: Scabies, Personal Hygiene Behavior
FORMULASI EKSTRAK DAUN BENALU KOPI (Loranthus ferrugineus Roxb) SEBAGAI DASAR PEMBUATAN KRIM ANTIINFLAMASI Nasria, Nasria; Ananda, Zulia; Kesumawati, Kesumawati; Rosdiana, Eva; Samaniyah, Siti
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4452

Abstract

Abstrak Inflamasi adalah reaksi lokal jaringan terhadap infeksi atau cedera yang melibatkan mediator dan respons imun. Salah satu tumbuhan yang dapat digunakan untuk mengobati inflamasi yaitu tumbuhan benalu kopi (Loranthus ferrugineus Roxb). Sebagai upaya pemanfaatan benalu kopi yang lebih efektif, maka perlu dilakukan pengembangan menjadi suatu produk sediaan topikal, seperti krim antiinflamasi. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui apakah ekstrak daun benalu kopi (Loranthus ferrugineus Roxb) dapat dijadikan bahan dasar krim antiinflamasi. Metode Penelitian: True Experimental Laboratories dengan uji stabilitas sediaan krim meliputi uji organoleptis, homogenitas, daya sebar, daya lekat, pH, dan viskositas serta uji aktivitas antiinflamasi yang menggunakan mencit sebanyak 18 ekor yang dibagi ke dalam 6 kelompok perlakuan yang terdiri dari kontrol negatif, kontrol positif (krim hidrokortison), krim F1, krim F2, Krim F3 dan krim F4. Edema pada kulit punggung mencit di ukur pada interval jam ke-0 (setelah induksi karagenin 2%) dan jam ke-1 hingga ke-6 (setelah perlakuan). Data dianalisis menggunakan program SPSS dengan uji normalitas (Kolmogorov-Smirnov), uji homogenitas (Levene Test), dan uji statistik parametrik (One-Way ANOVA).  Hasil Penelitian: Krim ekstrak daun benalu kopi (Loranthus ferrugineus Roxb) F1, F2, F3 dan F4 memiliki mutu fisik yang sesuai dengan spesifikasi selama uji stabilitas. Krim ekstrak daun benalu kopi (Loranthus ferrugineus Roxb) dapat menurunkan edema pada kulit punggung mencit sebesar 12,5 % (F2), 14,3 % (F3) dan 25,0 % (F4). Data yang dihasilkan tidak terdistribusi normal dan tidak homogen (P<0,05) serta tidak terdapat perbedaan rata-rata edema kulit punggung mencit pada jam ke-0 hingga jam ke-6 setelah diberikan perlakuan (P<0,05). Kesimpulan: Ekstrak daun benalu kopi (Loranthus ferrugineus Roxb) dapat dijadikan sebagai dasar pembuatan krim antiinflamasi dan formulasi krim yang memiliki aktivitas antiinflamasi paling besar dibandingkan dengan formulasi yang lain adalah formulasi 4 (F4).Kata Kunci    : Daun Benalu Kopi, Krim, Edema, Antiinflamasi Abstract Inflammation is a local tissue reaction to infection or injury involving mediators and an immune response. One plant that can be used to treat inflammation is the coffee parasite leaves (Loranthus ferrugineus Roxb). In an effort to use coffee parasites more effectively, it is necessary to develop it into a topical product, such as an anti-inflammatory cream. Aims: To determine that coffee parasite leaves extract (Loranthus ferrugineus Roxb) can be used as a basic ingredient for anti-inflammatory cream. Methodology: True Experimental Laboratories with stability tests of cream preparations including organoleptic tests, homogeneity, spreadability, stickiness, pH and viscosity as well as anti-inflammatory activity tests using 18 mice divided into 6 treatment groups consisting of negative control, positive control ( hydrocortisone cream), F1 cream, F2 cream, F3 cream and F4 cream. Edema on the back skin of mice was measured at the 0th hour interval (after 2% carrageenin induction) and 1st to 6th hour (after treatment). The data were analyzed using the SPSS program with normality tests (Kolmogorov-Smirnov), homogeneity tests (Levene Test), and parametric statistical tests (One-Way ANOVA). Result: Coffee parasite leaves extract cream (Loranthus ferrugineus Roxb) F1, F2, F3 and F4 has physical quality that meets specifications during the stability test. Coffee parasite leaves extract cream (Loranthus ferrugineus Roxb) can reduce edema on the back skin of mice by 12.5% (F2), 14.3% (F3) and 25.0% (F4). The resulting data was not normally distributed and homogeneous (P<0.05) and there was no difference in the average back skin edema of mice from the 0th to the 6th hour after treatment (P<0.05). Conclusion: Coffee parasite leaves extract (Loranthus ferrugineus Roxb) can be used as a basis for making anti-inflammatory creams and the cream formulation that has the greatest anti-inflammatory activity compared to other formulations is formulation 4 (F4).Keywords: Coffee Parasite Leaves, Cream, Edema, Anti-inflammatory 
Korelasi Antara Umur dan Faktor Genetik dengan Kejadian Diabetes Mellitus pada Personil Polda Aceh Dirawat Jalan biddokkes Polda Aceh Andika, Fauziah; Rosdiana, Eva; ZA, Raudhatun Nuzul; Rahmi, Nuzulul; Darmawan, Heri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.3965

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Melitus adalah penyakit gangguan metabolik yang disebabkan oleh gagalnya organ pankreas dalam memproduksi hormon insulin secara memadai. Berdasarkan data dari Biddokkes Polda Aceh tentang Diabetes Melitus dapat diketahui pada tahun 2020 terdapat 62 kasus personil menderita Diabetes Melitus, Tahun 2021 menurun menjadi 54 kasus Diabetes Melitus akan tetapi pada tahun 2022 kasus Diabetes mellitus pada personil di Polda Aceh meningkat kenjadi 56 kasus. Tujuan Penelitian: Mengetahui korelasi antara umur dan faktor genetic dengan kejadian diabetes mellitus pada personil Polda Aceh di rawat jalan bidokkes Polda Aceh tahun 2023. Metode Penelitian: Penelitian yang dilakukan menggunakan rancangan penelitian crossectional dengan jumlah sampel 97 orang. Pengumpulan data dilaksanakan pada tanggal 02 Oktober 2023 s.d 21 Oktober 2023. Analisa data penelitian menggunakan analisa univariate dan bivariate dengan menggunakan uji Chi-Square dengan nilai CI (Confident Interval) 95%. Hasil Penelitian: hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan Kejadian Diabetes melitus dengan usia (p=0.000), faktor genetik (p = 0.000). Kesimpulan: Ada hubungan antara usia dan faktor genetik dengan kejadian Diabetes Melitus pada personil Polda Aceh di rawat jalan Bidokkes Polda Aceh Tahun 2023. Diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan dan memperbaiki gaya hidup sehingga tercapai tujuan dari pengobatan serta meningkatkan pengetahuan tentang diabetes mellitus sehingga lebih mengenal tentang penyakit diabetes mellitusKata Kunci : Kejadian Diabetes mellitus, Usia, Faktor GenetikBackground: Diabetes mellitus is a metabolic disorder caused by the failure of the pancreas to adequately produce the hormone insulin. Based on data from Biddokkes Polda Aceh regarding Diabetes Mellitus, it can be seen that in 2020 there were 62 cases of personnel suffering from Diabetes Mellitus, in 2021 it decreased to 54 cases of Diabetes Mellitus but in 2022 cases of Diabetes mellitus in personnel at Polda Aceh increased to 56 cases. Research Objective: Knowing the correlation between age and genetic factors with the incidence of diabetes mellitus in Polda Aceh personnel in the outpatient bidokkes Polda Aceh in 2023. Research Methods: The research conducted used a crossectional research design with a total sample of 97 people. Data collection was carried out on October 02, 2023 to October 21, 2023. Analysis of research data using univariate and bivariate analysis using the Chi-Square test with a 95% CI (Confident Interval) value. Research Results: the results of this study indicate that the association of diabetes mellitus incidence with age (p = 0.000), genetic factors (p = 0.000). Conclusion: There is a relationship between age and genetic factors with the incidence of Diabetes Mellitus in Aceh Police personnel in the outpatient Bidokkes Polda Aceh Year 2023. It is hoped that it can increase compliance and improve lifestyle so as to achieve the goals of treatment and increase knowledge about diabetes mellitus so that it is more familiar with diabetes mellitus.Keywords: Diabetes mellitus incidence, age, genetic factors
Analisis Dampak Infertil Terhadap Kesehatan Jiwa Pada Wanita Yang Sudah Menikah Di Kabupaten Pidie Tahun 2023 Asyura, Finaul; Anwar, Chairanisa; Rosdiana, Eva; Fitriliana, Fitriliana
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.3974

Abstract

Latar Belakang: Infertilitas adalah ketidak mampuan untuk hamil, ketidak mampuan mempertahankan kehamilan, ketidak mampuan untuk membawa kehamilan kepada kelahiran hidup. Infertilitas dapat bersifat primer dimana pasangan yang gagal untuk mendapatkan kehamilan sekurang- kurangnya dalam satu tahun berhubungan seksual secara teratur tanpa kontrasepsi dengan angka kejadian sebanyak 62,0% dan infertilitas sekunder yaitu ketidakmampuan seseorang memiliki anak atau mempertahankan kehamilannya dengan angka kejadian sebanyak 38,0%. Tujuan penelitian: untuk mengetahui menganalisis dampak infertil terhadap kesehatan jiwa pada wanita di Kabupaten Pidie. Metode penelitian: kualitatif dengan pendekatan ferminologi yang dimaksudkan untuk mengeksplorasi fenomena dampak infertil terhadap kesehatan jiwa pada wanita yang telah menikah. Dimana informan penelitian ini sebanyak delapan orang informan. Teknik pengumpulan data melalui observasi, in-depth interview, dan dokumentasi selama proses penelitian dan analisis data yaitu menggunakan analisis komponensial (content). Hasil penelitian: dapat menjadi motivasi Wanita infertil dalam upaya mencari dan mendengarkan informasi serta penyuluhan yang jelas terhadap upaya pengobatan infertil.Kata Kunci: Infertil, Kesehatan Jiwa, Stress, Copping Mechanism, Upaya Pengobatan Background: Infertility is the inability to get pregnant, the inability to maintain a pregnancy, the inability to bring a pregnancy to a live birth. Infertility can be primary where couples who fail to conceive for at least one year have regular sexual intercourse without contraception with an incidence rate of 62.0% and secondary infertility, namely the inability of a person to have children or maintain a pregnancy with an incidence rate of 38.0%. Research objective: to analyze the impact of infertility on mental health in women in Pidie Regency. Research method: qualitative with a ferminological approach intended to explore the phenomenon of the impact of infertility on mental health in married women. Where the informants for this research were eight informants. Data collection techniques through observation, in-depth interviews, and documentation during the research and data analysis process are using componential (content) analysis. Research results: can be a motivation for infertile women to seek and listen to clear information and counseling regarding infertile treatment efforts.Keywords: Infertility, Mental Health, Stress, Coping Mechanism, Treatment Efforts
Co-Authors Agus Syahrani Ahadi Sulissusiawan Ali Wafa Amriansyah, Amriansyah Ananda, Zulia Andika, Fauziah Annisa Lutfi Alwi Antonius Totok Priyadi Anwar, Chairanisa Anwar, Charanisa Asmaul Husna Astryna, Syarifah Yanti Asyura, Finaul Atin, Bernike Kezia Ayu Agustin Azizi, Muhammad Hanif Budi Setiawan Budiono, Taat Cinantya, Devina Daniel Ginting Darmawan, Heri Denny Trias Utomo, Denny Trias Devina Cinantya Anindita Dhirah, Ulfa Husna Elizar Elizar, Elizar Erliza, Erliza Fadhillah, Nur Fadillah, Anggita Rizky Faizah Faizah Fandyka Yufriza Ali Faqih, Achmad Faradilla Safitri, Faradilla Fatimah, Titien Fatur Rohman, Hanif Fibriyanti Fibriyanti Fitriliana Fitriliana Halija, Siti Hanif Fatur Rohman Hari Prasetyo Harianti, Fitri Hartadi, Didit Rahmat Hartatie, Dian Herawati Herawati Hotma Simanjuntak Ika Lia Novenda Ismail Ismail Jimmy Setiawan Juniarsi, Citra Juwita, Rini Kesumawati, Kesumawati Khoiroh, Iftitah Ummil Kusumaningtyas, Rizky Nirmala L. Lisnawati Luri Asmono, Sedian Maghfirah, Ruhul Marniati Marniati, Marniati Mastura, Yuyun Mimosa, Rizka Mira Herawati Soekamto Nasria, Nasria Nurul Sjamsijah Nuzulul Rahmi, Nuzulul Periskila Dina Kali Kulla Pratita, Dian Galuh Pristiwaningsih, Estin Roso Pujiastuti Pujiastuti Pujiastuti, Pujiastuti Putro Sarwo Setyohadi , Dwi Putu Tessa Fadhila Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahayu , Sri Rahmawati, Riza Dewi Rahmayanti Rahmayanti Ramadhan Taufika Rani Purbaningtyas, Rani Ratna Wilis Raudhatun Nuzul ZA, Raudhatun Refa Firgiyanto Rezeki, Sahbainur Ridjna, Hilal Zulikram Rina Maharany Rizqiyah, Rizqiyah Rohman, Fadil Rosmalita, Rosmalita Samaniyah, Siti Sangadji, Ismail Munadi Santi Utami, Sri Santika, Putri Saputri, Erlita Dwi Setyo Andi Nugroho Setyoko, Ujang Siti Aisyah Soviawati, Soviawati SRI RAHAYU Suharjono, Suharjono Suharno, Hadi Suriya, Suriya Suwardi Suwardi Tabara, Reijeng TB, Desita Ria Yusian Thaharunnisa, Syarifah Ula, Irza Mazinatul Vierto Wachdijono, Wachdijono Wahyuni, Lestari Willis, Ratna Wulandari, Diah Kartika Yufit Riskiawan, Hendra Yusnanda, Febri Zalfie Ardian Zayin Sukri, Muhammad