Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Media Pembelajaran Interaktif dan Motivasi Belajar terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa SD Inpres Tangkala 1 Makassar Andriani, Andi Rezki; Patandean, Agustinus J.; Rahmaniah, Rahmaniah
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6072

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperiment dengan desain Treatment by Level 2x2. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) perbedaan hasil belajar Matematika antara siswa yang diajar menggunakan media pembelajaran interaktif dan yang diajar menggunakan media pembelajaran konvensional, (2) perbedaan hasil belajar Matematika antara siswa yang diajar menggunakan media pembelajaran interaktif dan yang diajar menggunakan media pembelajaran konvensional yang memiliki motivasi belajar tinggi, dan (3) perbedaan hasil belajar Matematika antara siswa yang diajar menggunakan media pembelajaran interaktif dan yang diajar menggunakan media pembelajaran konvensional yang memiliki motivasi belajar rendah,. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa SD Inpres Tangkala 1 Makassar. Teknik pengambilan sampel adalah Simple Random Sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) terdapat perbedaan hasil belajar Matematika antara siswa yang diajar menggunakan media pembelajaran interaktif dan yang diajar menggunakan media pembelajaran konvensional, (2) untuk siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi terdapat perbedaan hasil belajar Matematika yang diajar menggunakan media pembelajaran interaktif dan yang diajar menggunakan media pembelajaran konvensional, dan (3) untuk siswa yang memiliki motivasi belajar rendah terdapat perbedaan hasil belajar Matematika yang diajar menggunakan media pembelajaran interaktif dan yang diajar menggunakan media pembelajaran konvensional. The study is Quasi Experiment research with Treatment by Level 2x2 design. The study aims at analysing (1) the difference of Mathematics learning outcomes between the students who were taught using interactive learning media and the ones using conventional learning media, (2) the difference of Mathematics learning outcomes between the students who were taught using interactive learning media and the ones using conventional learning media for student who have high learning motivation, and (3) the difference of Mathematics learning outcomes between the students who were taught using interactive learning media and the ones using conventional learning media for student who have low learning motivation. The research population is the entire students of SD Inpres Tangkala 1 in Makassar city. Samples of the study were selected by employing Simple Random Sample technique. The result of the study reveal that (1) there is difference of Mathematics learning outcomes between between the students who were taught using interactive learning media and the ones using conventional learning media, (2) there is a difference of Mathematics learning outcomes between the students who were taught using interactive learning media and the ones using conventional learning media for student who have high learning motivation, and (3) there is a difference of Mathematics learning outcomes between the students who were taught using interactive learning media and the ones using conventional learning media for student who have low learning motivation.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament (TGT) Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas IV SD Inpres Mannuruki I Makassar Rahmawati, Ema; Bakri, Muhammad; Rahmaniah, Rahmaniah
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6102

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT terhadap motivasi dan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas IV UPT SPF SD Inpres Mannuruki I Kota Makassar. Penelitian ini merupakan quasi eksperimental design dengan pendekatan metode kuantitatif, dimana terdapat kelas eksperimen dan kelas kontrol yang akan dilihat perbedaan hasil belajar dan motivasi belajarnya.  Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas IV UPT SPF SD Inpres Mannuruki 1 Kota Makassar, kelas IV-A sebanyak 33 siswa sebagai kelas eksperimen, dan kelas IV-B sebanyak 31 siswa sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan meliputi angket dan soal posttest. Teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial. Berdasarkan analisis statistik, penerapan model pembelajaran tipe TGT pada siswa kelas IV UPT SPF SD Inpres Mannuruki I secara signifikan meningkatkan hasil belajar dan motivasi belajar siswa. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT, memberikan pengalaman belajar yang menarik dan relevan, selain itu mendorong peserta didik untuk terlibat aktif dalam pembelajaran sehingga hasil belajar dan motivasi belajar siswa yang meningkat. This study aims to analyze the effect of TGT type cooperative learning model on the motivation and learning outcomes of Indonesian language students in class IV UPT SPF SD Inpres Mannuruki I Makassar. This research is a quasi-experimental design with a quantitative method approach, where there are experimental classes and control classes that will see differences in learning outcomes and learning motivation.  The sample in this study were fourth grade students of UPT SPF SD Inpres Mannuruki 1 Makassar, class IV-A as many as 33 students as the experimental class, and class IV-B as many as 31 students as the control class. The instruments used include questionnaires and posttest questions. The data analysis techniques used were descriptive statistics and inferential statistics. Based on statistical analysis, the application of the TGT type learning model in class IV UPT SPF SD Inpres Mannuruki I significantly improved student learning outcomes and motivation. The application of the TGT type cooperative learning model, provides an interesting and relevant learning experience, besides encouraging students to be actively involved in learning so that student learning outcomes and motivation increase.
Pengaruh Model Pembelajaran Numbered Heads Together Terhadap Hasil Belajar Dan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Pada Peserta Didik Di Sekolah Dasar Regina, Angri; Patandean, Agustinus Jarak; Rahmaniah, Rahmaniah
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6177

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) terhadap hasil belajar dan kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi eksperimen, melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan model NHT dan kelompok kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Instrumen pengumpulan data terdiri atas tes hasil belajar pilihan ganda dan tes uraian untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah, masing-masing diberikan dalam bentuk pretest dan posttest. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol, baik dalam hasil belajar maupun kemampuan pemecahan masalah. Penerapan model NHT mendorong keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran, meningkatkan interaksi antar siswa, dan memperkuat pemahaman konsep melalui diskusi kelompok. Selain itu, model ini juga membentuk tanggung jawab individu dalam kelompok, yang berkontribusi terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis dan analitis siswa. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran berbasis kolaboratif seperti NHT efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar. Model NHT tidak hanya berdampak pada peningkatan hasil belajar, tetapi juga secara signifikan mengembangkan kemampuan pemecahan masalah peserta didik. This study aims to analyze the effectiveness of the Numbered Heads Together (NHT) learning model on elementary school students’ mathematics learning outcomes and problem-solving skills. The research employed a quantitative approach with a quasi-experimental design involving two groups: the experimental group using the NHT model and the control group using conventional learning methods. Data collection instruments included multiple-choice tests to assess learning outcomes and essay tests to evaluate problem-solving skills, both administered as pretests and posttests. Data analysis revealed significant differences between the experimental and control groups in terms of both learning outcomes and problem-solving abilities. The implementation of the NHT model encouraged active student engagement, enhanced peer interaction, and strengthened conceptual understanding through group discussions. Furthermore, the model fostered individual accountability within groups, contributing to the development of students' critical and analytical thinking skills. These findings affirm that collaborative learning models such as NHT are effective in improving the quality of mathematics instruction at the elementary level. The NHT model not only enhances academic achievement but also significantly improves students’ problem-solving competencies.
Pengaruh Metode Pembelajaran Outing Class Terhadap Motivasi Belajar dan Keterampilan Sosial Peserta Didik Pada Mata Pelajaran IPS Di UPT SPF SD Negeri Baddoka Kota Makassar Arief, Asnawaty; Mislia, Mislia; Rahmaniah, Rahmaniah
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode pembelajaran Outing Class terhadap motivasi belajar dan keterampilan sosial peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di UPT SPF SD Negeri Baddoka, Kota Makassar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kebutuhan akan inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan aktif peserta didik, baik secara kognitif maupun afektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experimental design) tipe non-equivalent control group design. Sampel terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan metode Outing Class dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Instrumen yang digunakan berupa angket motivasi belajar dan lembar observasi keterampilan sosial. Hasil uji Independent Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya pengaruh signifikan metode Outing Class terhadap motivasi belajar dan keterampilan sosial peserta didik. Peningkatan motivasi belajar ditunjukkan melalui antusiasme, ketekunan, serta kemandirian peserta didik dalam mengikuti kegiatan pembelajaran luar kelas. Sementara itu, keterampilan sosial meningkat melalui kolaborasi, komunikasi efektif, dan kemampuan manajemen diri dalam interaksi sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode Outing Class merupakan strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar, khususnya dalam aspek motivasi dan keterampilan sosial. This study aims to analyze the effect of the Outing Class learning method on students' learning motivation and social skills in Social Studies subjects at UPT SPF SD Negeri Baddoka, Makassar City. The background of this research is rooted in the need for innovative learning strategies that can enhance active student engagement, both cognitively and affectively. The study employed a quantitative approach with a quasi-experimental design using a non-equivalent control group design model. The sample consisted of two classes: an experimental class applying the Outing Class method and a control class using conventional learning methods. The instruments used included a learning motivation questionnaire and a social skills observation sheet. The results of the Independent Sample T-Test showed a significance value of 0.000 (p < 0.05), indicating a significant effect of the Outing Class method on students' learning motivation and social skills. Increased learning motivation was observed through students' enthusiasm, persistence, and independence during the outdoor learning activities. Meanwhile, social skills improved through collaboration, effective communication, and self-management in social interactions. The study concludes that the Outing Class method is an effective instructional strategy to enhance the quality of learning processes and outcomes, particularly in terms of motivation and social skills development.
Efektivitas Penerapan Bahan Ajar Jurnal Baca Untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Dan Bercerita Siswa Di UPT SPF Sekolah Dasar Negeri Mongisidi Kota Makassar Fitriani, Ita; Muhammadiah, Mas'ud; Rahmaniah, Rahmaniah
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6203

Abstract

Penelitian ini menganalisis efektivitas penerapan jurnal baca dengan tujuan meningkatkan kemampuan literasi dan bercerita siswa/siswi di UPT SPF SD Negeri Mongisidi, Kota Makassar. Studi kualitatif dengan desain eksperimen-partisipatif ini, secara metodologis juga mengadopsi dan menggabungkan dua pendekatan utama yaitu pendekatan Partisipatif di satu sisi dan Inkuiri bebas di lain sisi. Hal ini memungkinkan upaya deskriptif menjelaskan level respon masing-masing peserta didik berdasarkan hasil jurnal baca sebagai bahan ajar yang diujicobakan. Data-data penelitian dikumpulkan menurut teknik standar pengumpulan data yang diterapkan dalam studi-studi kualitatif seperti Observasi, Tes dan Dokumentasi. Observasi digunakan untuk mengetahui kondisi awal baik lingkungan penelitian dan subjek, maupun proses siklis. Tes dimanfaatkan untuk mengetahui kemampuan membaca, menulis dan bercerita sebagai indikator Literasi sementara Dokumentasi diperlukan untuk memverifikasi dan memvalidasi momen praktis Observasi dan Tes. Hasil analisis memperlihatkan bahwa level respon sebagian besar siswa/siswi secara umum berkisar antara domain C1 hingga C4, baik untuk fase pengenalan (introduction phase) dengan jenjang bacaan B III maupun pada fase pembiasaan (habituation phase) dengan jenjang bacaan C. Meskipun secara spesifik terdapat beberapa siswa/siswi yang level responnya mencapai domain C4 sebagai tahap paling dasar dari indikator kemampuan HOTS (High Order Thinking Skill), akan tetapi level respon para peserta didik yang dominan berada pada domain C1 hingga C3 menegaskan tahapan kognitif sebagian besar mereka yang masih berada pada level LOTS (Low Order Thinking Skill). Hasil tersebut mengindikasikan bahwa jurnal baca sebagai salah satu jenis bahan ajar yang diupayakan dalam konteks ini yaitu meningkatkan kemampuan literasi siswa/siswi, dapat dikatakan cukup efektif untuk mengukur level respon, namun masih kurang optimal untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa/siswi secara signifikan. This study analyzes the effectiveness of implementing reading journals to improve students' literacy and storytelling skills at UPT SPF SD Negeri Mongisidi, Makassar City. This qualitative research with an experimental-participatory design, methodologically also adopts and combines two main approaches, namely the Participatory approach on the one hand and Free Inquiry on the other. This allows descriptive efforts to explain each student's response level based on the results of the reading journal as a teaching material that is being tested. Research data were collected by standard data collection techniques applied in qualitative research such as Observation, Testing and Documentation. Observation is used to determine the initial conditions of both the research environment and the subjects and the cycle process. Tests are used to determine reading, writing, and storytelling skills as indicators of Literacy while Documentation is needed to verify and validate the moments of Observation and Testing practices. The results of the analysis show that the response level of most students generally ranges from C1 to C4, both for the introductory phase with reading level B III and in the habituation phase with reading level C. Although specifically there are several students whose response level reaches the C4 realm as the most basic stage of the HOTS (High Order Thinking Skill) ability indicator, the dominant student response level is in the C1 to C3 realm, confirming that the cognitive stage of most of them is still at the LOTS (Low Order Thinking Skill) level. These results indicate that reading journals as one type of teaching material that is attempted in this context, namely improving students' literacy skills, can be said to be quite effective in measuring the response level, but it is still less than optimal for improving students' literacy skills significantly
Digitalisasi Administrasi Penilaian: Implementasi Aplikasi Pengelolaan Nilai Peserta Didik SD Negeri 2 Mentaos Meriana, Annisa; Ramadhan, Fitriyadi; Rahmaniah, Rahmaniah; Aslamiah, Aslamiah; Amelia, Rizky
Empiricism Journal Vol. 6 No. 4: December 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/n387p751

Abstract

Perkembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni (IPTEKS) tentu saja memunculkan berbagai inovasi di berbagai sektor salah satunya sektor pendidikan. Salah  satu  penerapan  teknologi  di  bidang  pendidikan  adalah penggunaan  Aplikasi pengelolaan nilai peserta didik untuk meningkatkan  efisiensi  dan  akurasi  dalam  pengelolaan data.  Penelitian ini berfokus pada analisis mendalam mengenai implementasi aplikasi digital dalam pengelolaan data hasil belajar peserta didik di SD Negeri 2 Mentaos. Tujuannya adalah mengevaluasi proses digitalisasi administrasi penilaian melalui Implementasi Aplikasi Pengelolaan Nilai Peserta Didik di SD Negeri 2 Mentaos, dengan fokus efektivitas efesiensi dan kemudahan penggunaan aplikasi. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi sumber, meliputi observasi, wawancara, serta analisis dokumentasi. Hasil penelitian menujukkan 1) Aplikasi Pengelolaan Nilai Peserta Didik (APNPD) yang telah di gunakan mempermudah guru dalam mengelola nilai hasil belajar peserta didik. 2) Dalam proses penginputan nilai peserta didik berjalan dengan baik. 90% guru SD Negeri 2 mentaos menyatakan aplikasi ini sudah bisa di gunakan dengan baik dan 10% menyatakan cukup, sebanyak 75% guru mahir menggunakan setelah 2x pelatihan dan 25% masih perlu pendampingan operator dan tim pengembang aplikasi. Penginputan nilai dilakukan secara memanfaatkan teknologi online based dengan dukungan basis data relasional untuk mendukung integrasi antar data-data penilaian peserta didik berhasil menyajikan rapor peserta didik yang rapi dan cepat jadi kepada orang tua wali murid tanpa adanya kesalahan teknis namun juga secara otomatis yang siap untuk dibagikan. Aplikasi ini telah meningkatkan efisiensi administrasi hingga 72%, menurunkan kesalahan input hingga 90%, dan mempercepat pelaporan hasil belajar rata-rata 2 hari lebih cepat dibandingkan sistem manual. Aplikasi ini tidak hanya memastikan pengelolaan data yang lebih akurat dan efisien, tetapi juga mendukung manajerial sekolah dalam melakukan penilaian yang lebih akurat. Digitalization of Assessment Administration: Implementation of the Student Grade Management Application at SD Negeri 2 Mentaos Abstract The development of Science, Technology, and Arts (IPTEKS) has certainly given rise to various innovations in various sectors, one of which is the education sector. One application of technology in the field of education is the use of student grade management applications to improve efficiency and accuracy in data management. This study focuses on an in-depth analysis of the implementation of digital applications in managing student learning outcome data at SD Negeri 2 Mentaos. The aim is to evaluate the digitalization process of assessment administration through the Implementation of Student Grade Management Applications at SD Negeri 2 Mentaos, with a focus on the effectiveness, efficiency, and ease of use of the application. This study adopts a qualitative approach with a case study research type. Data collection is carried out through source triangulation, including observation, interviews, and documentation analysis.The results of the study show 1) The Student Grade Management Application (APNPD) that has been used makes it easier for teachers to manage student learning outcomes. 2) The process of inputting student grades is running well. , 90% of teachers at SD Negeri 2 Mentaos stated that this application can be used well and 10% stated that it is sufficient, as many as 75% of teachers are proficient in using it after 2x training and 25% still need assistance from operators and application development teams. Inputting grades is done by utilizing online-based technology with the support of a relational database to support integration between student assessment data, successfully presenting neat and fast student report cards to parents without any technical errors but also automatically ready to be shared. This application has increased administrative efficiency by up to 72%, reduced input errors by up to 90%, and accelerated reporting of learning outcomes by an average of 2 days faster than manual systems. This application not only ensures more accurate and efficient data management, but also supports school management in conducting more accurate assessments.
Analisis SWOT Sebagai Strategi Peningkatan Program Sekolah SMK Negeri 2 Banjarmasin Purwanti, Purwanti; Meriana, Annisa; Rahman, Arif; Norsafitri, Azizah; Muzdalifah, Elva; Hadiansyah, Hadiansyah; Rahmaniah, Rahmaniah; Suriansyah, Ahmad; Purwanti, Ratna
Empiricism Journal Vol. 6 No. 4: December 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/fwdyn688

Abstract

Keberhasilan pengembangan program sekolah tidak lepas dari peran pemimpin di sekolah, kepala sekolah harus memiliki strategi yang tepat dalam mengambangkan program sekolah. Strategi adalah pendekatan umum yang memiliki sifat jangka Panjang, adapun komponen program sekolah meliputi peningkatan infrastruktur, kurikulum dan kesiswaan, sarana dan prasarana, rencana kerja sekolah dan pengembangan kualitas guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam mengembangkan program sekolah menggunakan analisis model SWOT. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif studi kasus. Adapun subjek penelitian ini ialah kepala sekolah SMKN 2 Banjarmasin, Wakasek Kurikulum dan guru SMKN 2 Banjarmasin. Teknik pengambilan data menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi data. Teknik analisis data yang digunakan berupa reduction, data display, dan conclusion drawing/ verification. Hasil peneltian menyatakan bahwa kepemimpinan kepala sekolah bersifat kolaboratif-adaptif, arah program sekolah jelas dan sejalan dengan visi sekolah, fasilitas praktik memadai. Adapun peran analisis SWOT yaitu sebagai instrumen strategis. SWOT Analysis as a Strategy Improvement of the Program at SMK Negeri 2 Banjarmasin Abstract The success of school program development cannot be separated from the role of school leaders. Principals must have the right strategy in developing school programs. A strategy is a general approach that is long-term in nature. The components of a school program include infrastructure improvement, curriculum and student affairs, facilities and infrastructure, school work plans, and teacher quality development. This study aims to analyze the leadership strategies of school principals in developing school programs using SWOT analysis. This study uses a qualitative approach with a descriptive case study method. The subjects of this study are the principal of SMKN 2 Banjarmasin, the vice principal for curriculum, and teachers at SMKN 2 Banjarmasin. Data collection techniques used observation, interviews, documentation, and data triangulation. Data analysis techniques used reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The results of the study indicate that the principal's leadership is collaborative-adaptive, the direction of the school program is clear and in line with the school's vision, and the practice facilities are adequate. The role of SWOT analysis is as a strategic instrument.
Co-Authors A.MUHAMMAD SYAFAR Abd. Rasyid Syamsuri Agustinus Jarak Patandean Agustus Sani Nugroho & Ema Rahmawati Heryaman, Agustus Sani Nugroho & Ahmad Suriansyah Alamsyah, Muh. Nur Aliasra, A Fany Amelia, Fitra Amirin Kusmiran Anas, Lukman Andi Syam Rizal Andriani, Andi Rezki Angraini, Nurvadillah Anisa Dwirizky Abdullah Apriatama, Dony arham, ihsan Arief, Asnawaty Arif Rahman Asdar Asdar Aslamiah Aslamiah Asriani Asriani, Asriani Assam, Abdul Aswira, Dhani Budirman, Budirman Chairina Chairina, Chairina Da’te, Nurhidayah Desianti, Ika Eka Yunita, Eka Fauziah Fauziah Fikri Fuadi Azmy Fitriani, ita Fitriyanti Fitriyanti Hadiansyah, Hadiansyah Hamid, Sundari Hamsiah, Andi Hani, Sheila Herman, Sudirman Hernawati Hernawati Hiya, Nirmadarningsih Hutagaol, Jarungjung Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ida Zulfida, Ida Ihsan Ihsan Irmayanti Irmayanti, Irmayanti Isdar, Edysul Ismayani Ismayani Janna, Nur Jasdar Agus Jeferson, Angga Jufri Jufri julian, julian Juliana Juliana Khatimah, Husnul Khatimah Kurniati Abidin, Kurniati Lahsmin, Yulia Kirana Lapi, Sulaiha Lorna, Lorna Makdalena, Makdalena Manullang, Marihot Marasabessy, Nafsia Mas'ud Muhammadiah Mayasari, Eka Megawati, Andi Meriana, Annisa Misdawati, Misdawati Mislia, Mislia Misnawati Misnawati Mudinillah, Adam Muh Said Lanto Muh. Said L MUHAMMAD BAKRI Muhammad Basir Muhammad Yunus Muhammad Zaini Muis, Andi Abd. Mulia, Ayu Munafri, Yusuf Muniardi, Muniardi Muthiah K, Iin Muzdalifah, Elva Naldi, Anggun Nordiansyah, Nordiansyah Norsafitri, Azizah Novi Dwi Yuliani nur subiantoro Nurhalima, Nurhalima Nurjannah Nurjannah Nurul Amalia Nurul Fuadi Oktarina, Angela Parinduri, Ramadha Yanti Patandean, Agustinus J. Prasepvianto Estu Broto Priono, Joko PURWANTI PURWANTI Purwanti, Ratna Puteri, Erlin Nur Rizky Amalia Rahmi, Isnaini Rahmiyati Rahmiyati, Rahmiyati Ramadhan, Fitriyadi Rani, Sefrilita Risqi Adikaning Rani, Sefrilita Risqi Adikaning Rani ratih ratih Razali, Muhammad Refnizuida, Refnizuida Regina, Angri Reza Nurul Ichsan Ridwang Ridwang, Ridwang RINI RINI Riska Safitri, Riska Rizky Amelia Rosdiana Rosdiana Rosmiati Rosmiati Roswita Oesman Ruga, Ritbey Rusidah, Siti Rusvini, Rusvini Saharuddin, Nurjayanti Sahruddin, Alphian Samah, Eri Saparuddin Latu Sari, Riska Mayang Sibuea, Nunti Siregar, Imanuddin Siti Aminah Situmeang, Mahyudin Soleh, Nursanti Stevandy, Matias Suhelmi, Suhelmi Sukuria, Sukuria Syah, Justiyulfah SYAHYADI, ASEP INDRA Tajudin, Suaib Tampubolon, Manner Taruna Syah, Ikrar Tulim, Anto Wahyuni, Ayusari Wahyuni, Irmah Winni Astuti, Winni Yani, Lusi Yeriana, Yeriana Yoga Yuniadi Zaid, Muhammad Zakiah, Nur Zamriyetti, Zamriyetti Zelviani, Sri