p-Index From 2021 - 2026
10.123
P-Index
This Author published in this journals
All Journal E-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan Jurnal Ergonomi Indonesia (The Indonesian Journal of Ergonomic) Padjadjaran Journal of Dentistry Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Kesehatan Holistic Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Manuju : Malahayati Nursing Journal Journal of Humanities and Social Studies Jurnal Biomedika dan Kesehatan Medica Hospitalia Health Information : Jurnal Penelitian World Nutrition Journal Jurnal Ilmiah Keperawatan Imelda PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Abdi Insani Budimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Lontar : Journal of Community Health Media Kesehatan Masyarakat Jurnal Health Sains Jurnal Pangan, Gizi dan Kesehatan Jurnal Promotif Preventif Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering MAHESA : Malahayati Health Student Journal Ascarya: Journal of Islamic Science, Culture and Social Studies International Journal of Social Science Pancasakti Journal Of Public Health Science And Research Interdisciplinary Social Studies Journal of Health Research Science Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Journal of Public Health Sciences Eduvest - Journal of Universal Studies Asian Journal of Logistics Management Journal Of Medicine And Health Sciences (Medisci) Journal of Community Service (Abdisci) Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan Journal of Evidence - Based Nursing and Public Health Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Jurnal Info Kesehatan Miracle Get Journal Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DENGAN METODE HIRARC PADA PEKERJA INFORMAL DI PABRIK TAHU OEBUFU, KOTA KUPANG NUSA TENGGARA TIMUR Banunu, Meosefan; Oga, Yoseph Petrus; Tokan, Maria Bengan; Mauguru, Selfianti Betriana; Ruli, Luh Putu; Roga, Anderias Umbu
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 4 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i4.2147

Abstract

K3 is something that cannot be separated in Human Resources (HR) and employment. This is so that occupational safety and health (K3) can have a positive impact on the sustainability of work productivity and not only improve social security and workers' welfare.Community Service (PKM) conducted on Workers at the Oebufu Tofu Factory, Oebufu Village, Oebobo District has The purpose of this service is to carry out K3 Hazard Risk Control using the HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control) method for Tofu Factory workers. In this service, we use the method of analysis of facts with the process of collecting data through interviews, field observations (during the tofu making process), documentation and directly examining the behavior at work by 16 Oebufu Tofu Factory workers. Work with a high level of risk was found at each stage of making tofu, namely the soybean soaking stage, the soybean peeling and washing stage, the soybean grinding stage, the soybean slurry boiling stage, the soybean slurry filtering stage, the solution application stage, the tofu printing stage and the tofu cutting stage, namely in the activity of lifting items with heavy loads such as buckets of soybeans and water, iron rulers, printing boards and so on which pose a risk of muscle soreness/ injury for workers at the Oebufu Tofu Factory.
PENGENALAN POTENSI BAHAYA DAN PENCEGAHAN K3 BAGI KARYAWAN PEMBUAT DAGING SE’I BABI DI DEPOT SE’I BABI BAMBU KUNING-KOTA KUPANG Juliana, Maria Erma Wati; Anderias Umbu Roga; Sintha Lisa Purimahua
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v7i2.17080

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya yang terdapat dalam proses pembuatan daging se’i babi di Depot Se’i Bambu Kuning melalui observasi langsung dan wawancara dengan pemilik serta karyawan. Proses produksi terdiri dari beberapa tahapan, yaitu pemilihan dan pemotongan daging, pencucian, marinasi, serta pengasapan. Hasil observasi menunjukkan adanya berbagai potensi bahaya yang terbagi dalam tiga kategori utama, yaitu bahaya fisik, bahaya biologis, dan bahaya ergonomi. Bahaya fisik mencakup risiko terpeleset, teriris pisau, dan melepuh akibat panas; bahaya biologis berasal dari potensi kontaminasi bakteri selama pencucian dan penanganan daging; sedangkan bahaya ergonomi terkait dengan posisi kerja berdiri dalam waktu lama selama proses pemotongan dan pengasapan. Beberapa langkah pencegahan telah dilakukan oleh pihak depot, seperti menjaga kebersihan lingkungan dan pemberian waktu istirahat, namun penggunaan alat pelindung diri (APD) seperti sarung tangan dan masker belum sepenuhnya diterapkan. Oleh karena itu, peningkatan kesadaran akan pentingnya Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) serta penerapan standar higienitas dan ergonomi kerja sangat diperlukan guna meminimalkan risiko yang dapat terjadi selama proses produksi. Kata kunci: pengenalan bahaya, se’i babi, K3, kontaminasi, ergonomi, depot makanan
Diseminasi informasi Kesehatan Penanganan Tumpahan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Sediaan Sitostatika pada Tim Handling Sitostatika Instalasi Farmasi RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang Nae Rani, Theresia Agnesta; Sintha Lisa Purimahua; Anderias Umbu Roga
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v7i2.17100

Abstract

Penanganan tumpahan sediaan sitostatika di rumah sakit merupakan tantangan serius yang berdampak langsung pada keselamatan tenaga kesehatan dan lingkungan kerja. Sitostatika, sebagai bahan berbahaya dan beracun (B3), membutuhkan prosedur penanganan yang tepat untuk mencegah paparan dan risiko kontaminasi. Namun, berdasarkan observasi awal di RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang, ditemukan bahwa masih terdapat kesenjangan pemahaman dan keterampilan di kalangan Tim Handling Sitostatika dalam menangani tumpahan secara aman dan sesuai standar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan melalui diseminasi informasi dan simulasi prosedur penanganan tumpahan sitostatika. Kegiatan melibatkan penyuluhan, diskusi, dan praktik langsung oleh peserta, yang menunjukkan peningkatan pengetahuan serta kesiapan dalam menghadapi insiden darurat. Selain itu, kegiatan ini mendorong budaya kerja yang lebih aman dan kepatuhan terhadap regulasi K3 rumah sakit. Diharapkan, hasil kegiatan ini dapat menjadi dasar untuk penguatan kebijakan internal serta replikasi kegiatan serupa di unit pelayanan lainnya. Kegiatan ini mencerminkan kontribusi nyata akademisi dalam menjawab kebutuhan praktis mitra masyarakat, dengan tujuan utama meningkatkan keselamatan kerja dan kualitas pelayanan kesehatan. Kata kunci: Sitostatika, Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), Penanganan Tumpahan
Risk Factors for Low Back Pain in Weavers in Penggajawa Village, Nangapanda District, Ende Regency Dewa, Patricia Putri Carenina Manuk; Roga, Andreas Umbu; Marni
Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Masyarakat Perkotaan
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jkmp.v5i1.2701

Abstract

Lower back pain is a work-related disease that occurs and affects many people, including weavers. Back pain is often triggered by various hazard factors such as worker aspects, ergonomic risks, and psychosocial stress. Weavers who use Non-Machine Looms (ATBM) usually work in a sitting position with their legs straight on the loom without a backrest, with an unergonomic working posture for a long time. The purpose of this study was to analyze the risk factors for the occurrence of lower back pain in weavers in Penggajawa Village, Nangapanda District, Ende Regency. The type of observational analytical study with a cross-sectional approach, with a population of 100 weavers. The study was conducted in Penggajawa Village, Nangapanda District, Ende Regency in April-May 2025. The sampling technique used simple random sampling. The data analysis techniques used in this study were univariate andbivariate analysis. The results of the study showed that there was a relationship between age and the incidence of lower back pain in weavers, there was a relationship between Body Mass Index (BMI) and the incidence of lower back pain in weavers, there was a relationship between work duration and the incidence of lower back pain in weavers, there was a relationship between work posture and the incidence of lower back pain in weavers. Relaxation and muscle stretching are needed if you feel complaints while working, so that it can increase productivity while working.
Determinan Gangguan Mental Emosional Pada Perawat: Studi Cross Sectional Tokan, Maria Bengan; Roga, Anderias Umbu; Ratu, Jacob Matheos; Ruliaty, Luh Putu; Berek, Noorce Ch.
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 4 (2025): Agustus 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i4.1943

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan serangkaian upaya yang preventif yang dilakukan untuk melingdungi pekerja dari berbagai risiko yang dapat mengancam kesehatan dan keselamatan selama berada di lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana hubungan antara stres kerja, kelelahan kerja, kejenuhan kerja dan perilaku kekerasan pasien dengan gangguan mental emosional pada perawat yang bekerja di RSKD Jiwa Naimata Kupang. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross – sectional study dengan jumlah sampel sebanyak 53 orang perawat. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner stres kerja, kelelahan kerja, kejenuhan kerja, perilaku kekerasan pasien dan kuesioner Symptom Check List – 90 (SCL-90). Hasil penelitian menunjukan 25 dari 53 responden mengalami gangguan mental emosional dengan gejala yang paling sering dialami adalah somatisasi, ansietas dan depresi. Hasil uji Chi-Square menunjukan masing-masing stres kerja, kelelahan kerja, kejenuhan kerja dan perilaku kekerasan pasien mempunyai hubungan yang bermakna dengan gangguan mental emosional dengan masing-masing nilai p≤0,05. Hasil uji regresi logistik berganda menunjukan kejenuhan kerja adalah determinan gangguan mental emosional pada perawat. Dilihat dari sisi kesehatan dan keselamatan kerja, penelitian ini menekankan perlunya pemberian komunikasi, informasi dan edukasi terkait kesehatan mental kepada perawat serta dilakukan screening kesehatan mental perawat sebagai tindakan pencegahan timbulnya stres kerja, kelelahan kerja, kejenuhan kerja, perilaku kekerasan pasien dan gangguan mental emosional.
Determinan Pelaksanaan Pelayanan Kesehatan Ibu: Pengaruh Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi dan Struktur Birokrasi Terhadap Implementasi Standar Pelayanan Minimal Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil di Puskesmas Baumata, Kabupaten Kupang Fanggi, Windy Anisa Veryany; Nayoan, Christina R.; Mado, Fransiskus Geroda; Manurung, Imelda F.; Roga, Anderias Umbu
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 4 (2025): Agustus 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i4.2016

Abstract

Pelayanan kesehatan ibu hamil merupakan salah satu indikator dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan. Cakupan pelayanan K6 di Puskesmas Baumata masih jauh dari target nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi terhadap implementasi SPM pelayanan kesehatan ibu hamil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 41 tenaga kesehatan yang terlibat dalam program KIA dan pelayanan ANC, dipilih secara purposive. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, serta analisis data dilakukan secara univariat, dan bivariat (uji Spearman). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel komunikasi (p = 0,026), sumber daya (p = 0,025), disposisi (0,022) dan struktur birokrasi (p = 0,011) berpengaruh signifikan terhadap implementasi SPM pelayanan kesehatan ibu hamil. Secara simultan, keempat variabel berkontribusi terhadap keberhasilan implementasi pelayanan. Disimpulkan bahwa komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi berpengaruh signifikan dalam mendukung pelaksanaan pelayanan kesehatan ibu hamil sesuai SPM di Puskesmas Baumata.
Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Rawat Jalan Skizofrenia Paranoid di RSKD Jiwa Naimata Fitri, Ajra; Roga, Anderias Umbu; Manurung, Imelda Februati Ester; Ratu, Jacob Matheos; Jutomo, Lewi
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 4 (2025): Agustus 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i4.2027

Abstract

Kepatuhan minum obat merupakan faktor kunci dalam pengelolaan skizofrenia paranoid untuk mencegah kekambuhan dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan minum obat pada pasien rawat jalan skizofrenia paranoid di RSKD Jiwa Naimata Kupang. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode cross-sectional. Sampel sebanyak 94 responden diperoleh melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara sikap keluarga (p = 0,001; OR = 0,189; IK95%: 0,065–0,553), akses layanan kesehatan (p = 0,008; OR = 2,982; IK95%: 1,052–8,463), dan dukungan keluarga (p = 0,001; OR = 6,054; IK95%: 1,765–20,776) terhadap kepatuhan minum obat. Sikap baik justru berasosiasi negatif terhadap kepatuhan, sementara akses mudah dan dukungan keluarga yang baik meningkatkan peluang kepatuhan secara signifikan. Sebaliknya, status ekonomi (p = 0,102; OR = 1,876; IK95%: 0,669–5,259) dan dukungan tenaga medis (p = 0,158; OR = 0,651; IK95%: 0,175–2,419) tidak berpengaruh signifikan. Dukungan keluarga menjadi faktor paling dominan dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan.
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Stres Kerja Pegawai di Badan Narkotika Nasional Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia Wijaya, Mardiansari Wahyu Graha; Roga, Anderias Umbu; Purimahua, Sintha Lisa; Ratu, Jacob Matheos; Ruliati, Luh Putu
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 4 (2025): Agustus 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i4.2038

Abstract

Stres kerja merupakan masalah serius yang dapat memengaruhi produktivitas dan kesehatan pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan stres kerja pada pegawai di Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Nusa Tenggara Timur dan jajarannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dengan melibatkan 36 responden dari total populasi 68 pegawai, dipilih melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Stress Diagnostic Survey (SDS) dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara kebisingan (p = 0,039), pencahayaan (p = 0,000), suhu ruangan (p = 0,036), dan masa kerja (p = 0,006) dengan stres kerja. Sementara itu, tidak terdapat hubungan signifikan antara jenis kelamin (p = 0,300), umur (p = 0,851), dan tingkat pendidikan (p = 0,606) dengan stres kerja. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor lingkungan fisik kerja lebih berkontribusi terhadap stres kerja dibandingkan karakteristik individu.
Efektivitas Pendidikan Kesehatan terhadap Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Hipertensi: Studi Pra-Eksperimental di Fasilitas Kesehatan Primer Dalong, Lusia; Manurung, Imelda F. E.; Berek, Noorce Ch.; Weraman, Pius; Roga, Anderias Umbu
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 4 (2025): Agustus 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i4.2040

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang berkontribusi besar terhadap angka morbiditas dan mortalitas di Indonesia. Salah satu strategi pengendaliannya adalah melalui peningkatan kepatuhan minum obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pendidikan kesehatan menggunakan leaflet dan kartu kontrol pengobatan terhadap kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi. Desain penelitian adalah pre-eksperimental one group pretest-posttest dengan 32 responden yang dipilih secara purposive berdasarkan kriteria inklusi tertentu. Intervensi diberikan dalam bentuk pendidikan kesehatan yang disampaikan melalui leaflet dan kartu kontrol. Analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan signifikan pada kepatuhan minum obat setelah intervensi (p = 0,000). Sebelum intervensi, mayoritas responden berada pada kategori kepatuhan sedang dan rendah, yang meningkat menjadi kepatuhan tinggi pasca intervensi. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi leaflet dan kartu kontrol pengobatan efektif dalam meningkatkan kepatuhan dan dapat direkomendasikan dalam pengelolaan hipertensi di layanan primer.
Kepatuhan Perawat terhadap SOP Pemasangan Infus di Unit Gawat Darurat: Studi Cross–Sctional di Rumah Sakit Umum di Kupang, Indonesia Siallagan, Firman Mangara Tua; Roga, Anderias Umbu; Mado, Fransiskus G.; Adu, Apris; Weraman, Pius
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 4 (2025): Agustus 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i4.2041

Abstract

Kepatuhan perawat terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) pemasangan infus di Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan aspek krusial dalam menjamin keselamatan dan mutu pelayanan kepada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor – faktor yang berhubungan dengan tingkat kepatuhan perawat terhadap SOP pemasangan infus di IGD RSU Mamami Kota Kupang. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif analitik dengan pendekatan cross – sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 25 perawat yang diambil secara total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dan observasi langsung, serta dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat pendidikan (p=0,820) dan masa kerja (p=0,443) dengan kepatuhan perawat. Sebaliknya, terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,019), beban kerja (p=0,035), sikap (p=0,025), dan dukungan sesama perawat (p=0,025) dengan kepatuhan perawat dalam menerapkan SOP pemasangan infus. Penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan pengetahuan, sikap positif, dan kerja sama antarperawat untuk mendukung kepatuhan terhadap prosedur yang telah ditetapkan.
Co-Authors Adu, Apris Adu, Apris A Adu, Apris A. Agus Setyobudi Agus Setyobudi Albahri, Rihsan Amelya Betsalonia Sir Anggra Widianti Anggriani, Michaelis Diana ANITA CHRISTINA SEMBIRING Apnel Yohanis Tode Babis, Sonida Srimega Diana Bale, Jefri. S. Banunu, Meosefan Basy, Angel Yulied Berek, Norce Ch. Bryan, Joss Carlitos Correia Freitas Chornalio Teonly Lulan Chorry Santana, Aurita Dos Santos Christin Rony Nayoan Christina Olly Lada Christina Rony Nayoan Christine Natalia PS Lehot Dalong, Lusia Dapa Tadi, Yuskariot David B.W. Pandie De Carvalho Ximenes, Flora Martignonia Dedu Ngara, Delvisari Delice Vebrida Pobas Dewa, Patricia Putri Carenina Manuk Dewi Sri Handayani Djahari, Yohanes Dupe, Freny R Egla Taruk Lembang Eka Muftiana Rahmawati Elisabeth F. C. X. Belo Erlan Lalu Surabda Eunike Dewa Dato Fanggi, Windy Anisa Veryany Fanggidae, Thirza Gracia Christovanie Febri Mahalinda Maisal Fitri, Ajra Franky M S Telupere Fransiskus Geroda Mado Handoyo, Nicholas E. Hardhina, Trio Hendrik, Einstein Daud Viktor Huwae, Vinna Anjanie Idawati Trisno Idharsyah Termanu Dasi Imelda Manurung Indriati Andolita Tedju Hinga Intje Picauly Istonia Hermolinda Waang Jacob Matheos Ratu Jeanet Laureandra Pabala Jefri Semuel Bale Jefty Liswaty Ga Johny A. R. Salmun Johny A.R Salmun Juliana, Maria Erma Wati Juliana, Maria Ermawati Junias, Marilyn Susanti Junias, Marylin Susanti Karolus Tokan, Yohanes Krispianus Yertis Supriono Kusumasari, Fitri Kuswara, Ketut Mahendra Laurensius Talan Lenda, Dominggus Agustinus Isak Lerik, M. Dinah Charlota. Lerik, Mariana D Lerik, Mariana D. C. Lewi Jutomo Liliweri, Aurelia Maria Lydia, Mona Mado, Fransiskus G. Mado, Fransiskus Geroda Mali, Sertulus Laenda Manafe, Ovlian Afri Manalu, Teacher Manongga, SP. Manurung, Imelda F. Manurung, Imelda F.E Manurung, Imelda Februati Ester Mardianto Krisantus Ngongo Maria M. Dwi Wahyuni Maria M.Dwi Wahyuni Mariana D.C. Lerik Marlyn Junias Marni Marni Marni Marni Marni Marni Marni Marni Marni, Marni Martonix Abraham Tafui Marylin S. Juniad Mauguru, Selfianti Betriana Maxs Urias Ebenheizer Sanam Misam Selan, Arwadi Moka, Susana Alorida Muntasir, Muntasir Mustakim Sahdan Nae Rani, Theresia Agnesta Napitupulu, Melissa Putri M. Nobrihas, Risty Suryani Nofriana Inna Manulangga Noorce Christiani Berek Nope, Hotlif Arkilaus Nuban, Krispinus Oematan, Grouse Oga, Yoseph Petrus Oliva Maria Dede Repi Pellokila, Eri Jit Poy, Galfari Elsatria Digiferen Purimahua, Sintha L. Purimahua, Sintha Lisa Rafael Paun Rahmawati, Eka Muftiana Rani, Theresia Agnesta Nae Ratna Anindir Ipa Hoy Purandima Riwu, Magdarita Robert Olivianus Asbanu Ruli, Luh Putu Ruliaty, Luh Putu Salesman, Frans Selly, Jannes Bastian Serlie K. A. Litik Serlie K.A Littik Serlie K.A. Littik Siallagan, Firman Mangara Tua Simamora, Friska Deli Sintha Lisa Purimahua Sintha Purimahua Sirait, Tupak Soleman Landi Soni Doke SP Manongga Syafaatu Mizzannati Syari Syamruth, Yendris K. Syamruth, Yendris Krisno Tamelan, Paul G. Tapo, Konstantinus Firminus Tokan, Maria Bengan Tudermi Maksimilyan Fioh Wangge, Mery Christine Weu Weky, Norman Delvano Weraman, Pius Werawan, Pius Wijaya, Mardiansari Wahyu Graha Yacob M. Ratu YENDRIS K SYAMRUTH Yermia Djefri Manafe Yoseph Rani Riberu Yosephus P.A, Adrianus