p-Index From 2021 - 2026
6.335
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Reforestation of ‘Village Forest’ to Improve Sustaiability Creative Industries in Desa Siponjot Vinolina, Noverita Sprinse; Sipayung, Antonio Marro; Dardanila; Pintauli, Sondang
ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2020): ABDIMAS TALENTA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.323 KB) | DOI: 10.32734/abdimastalenta.v5i2.5425

Abstract

This program is conducted to assist Siponjot Village while empowering the people of Siponjot Village to be able to utilize and maximize the benefit of the village forest. Village forest might support the availability of raw materials required for making musical instruments, such as high quality of wood, including how to process wood waste from making musical instruments to be used as creative souvenirs and improve the economic value. The raw material for production determined its results of the production of wood-based musical instruments. Thus, in order to produce a high quality tanginang, hasapi, and gondang, which previously began to be produced by arts crafts in the Sitangkubang area of ​​Siponjot Village, a high quality of raw materials is needed. The community service team surveyed the location of planting seeds for village forest restoration, provided socialization related to the importance of village forest cultivation and the suitability of the Siponjot Village area for the cultivation of these plants. Village forest restoration aims to maintain the beauty and beauty of the village. Implementation of village reforestation activities starting from socializing forest tourism and the strength of village forests to the community, followed by a discussion about village forest management and its economic benefits. Handover of a thousand units of forest plant seedlings given to the villagers of Siponjot as part of the forest restoration program in the area.
Strengthening Continuity Coaching Goals (Sustainable Development Goals) through the Facility Development Plan and Poetry Image Extension to Elementary School Students in Dolok Ilir I (Bah Bolon) Dolok Batu Nanggar District, Simalungun Regency Dardanila; Susilo, Hariadi; Mulyadi; Widayati, Dwi; Tafsin, Ma’ruf; Ariani, Farida
ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2022): ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/abdimastalenta.v7i2.9807

Abstract

The Simalungun Assisted Village Team conducted a preliminary survey based on secondary and primary data. The survey is primarily carried out through direct observation and in-depth discussions with stakeholders such as village heads and other elements of village leadership. The result of the discussion is the problem of wall fence facilities and understanding the image of poetry for students. The solution is to improve sustainable development goals. The USU Assisted Village Team carried out activity methods in the form of building wall fences and providing counseling to elementary school students about understanding the image of poetry, namely. (1) Vision Imagery; (2) Auditory Imagery; (3) Motion Imagery; (4) Tactile Imagery; (5) Olfactory Imagery; (6) Tasting Imagery; (7) Image of Feeling. Furthermore, it is hoped that several activity outcomes will be achieved, namely, (1) Being able to encourage the growth of community initiative and creativity to overcome problems through improving facilities and counseling on the understanding of poetry image (2) Produce scientific publications and publications to the public on Sustainable Development Goals (SDGS) through the Assisted Village in Dolok Ilir I Village, Dolok Batu Nanggar District, Simalungun Regency.
Poetry Training for Tunas Harapan TK Students Using the Picture and Picture Method Dardanila; Mulyadi; Susilo, Hariadi; Sembiring, Sugihana; Kudadiri, Amhar; Marsella, Emma
ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2023): ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/abdimastalenta.v8i1.13579

Abstract

This training aims to train students speaking abilities and skills at Kindergarten Tunas Harapan Binjai. Poetry training from an early age hones the ability to think imaginatively, interest in reading, courage to express thoughts and feelings from the sensory process through the five senses in an image. Training was carried out in four sessions. In the first session, counseling was carried out and poetry material was delivered by the service team. The second session, training participants were asked to see and explain pictures using the five senses. The third session, Tunas Harapan Kindergarten students composed a poem by presenting pictures. The fourth session, Tunas Harapan Kindergarten students performed poetry in front of other participants and trainers, namely the service team, who gave feedback to Tunas Harapan Kindergarten students. After all participants appeared, a competition was held between participants and then the best participants I, II and III were selected. The results of this poetry training are: (1) Training from an early age the thinking and imagination skills of Tunas Harapan Kindergarten students in poetry. (2) Training Tunas Harapan Kindergarten students' interest and talent in poetry from an early age. (3) Providing intensive poetry training for Tunas Harapan Kindergarten students.
Alih Kode dan Campur Kode dalam Interaksi Jual Beli di Pasar Gambir Tebing Tinggi Nurhalizah, Siti; Dardanila, Dardanila; Sembiring, Sugihana Br
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13486

Abstract

Alih kode merupakan peralihan bahasa dalam bentuk peralihan kalimat satuan bahasa dari satu bahasa ke bahasa lain untuk memperluas gaya bahasa atau ragam bahasa. Alih kode dilakukan dengan sengaja untuk maksud tertentu, alih kode terjadi karena perbedaan latar belakang antar seseorang dengan orang lain. Begitu pula dengan campur kode yang merupakan penggunaan satuan bahasa dari satu bahasa ke bahasa lain untuk memperluas gaya bahasa atau ragam bahasa. Campur kode terjadi karena perbedaan latar belakang antar seseorang dengan orang lain. Alih kode dan campur kode masuk ke dalam ranah studi Sosiolinguistik. Sosiolinguistik merupakan studi tentang bahasa yang berkaitan dengan masyarakat. Penelitian ini betujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk alih kode dan campur kode yang terjadi antarpedagang dan pembeli di Pasar Gambir Tebing Tinggi dan menganalisis faktor-faktor yang melatarbelakangi terjadinya alih kode dan campur kode antarpedagang dan pembeli di Pasar Gambir Tebing Tinggi. Jenis penelitian ini ialah penelitian deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode simak dan metode cakap. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini berkaitan dengan analisis kontekstual, khususnya dengan mengacu pada konsep komponen tutur sebagai dasar rancangannya. Dalam rangka melaksanakan pendekatan ini, tuturan- tuturan yang didapat dari tahap pengambilan data, dianalisis dengan mendasarkan pada konteks sosial dan kultural yang realisasinya telah tertuang dalam konsep komponen tutur. Adapun hasil dari penelitian ini ditemukan sebanyak 20 data berupa bentuk alih kode pada tataran kalimat dan sebanyak 18 data bentuk campur kode. Adapun faktor penyebab terjadinya alih kode yaitu penutur, lawan tutur, hadirnya orang ketiga dan perubahan topik pembicaraan. Kemudian, faktor penyebab campur kode yaitu faktor penggunaan istilah yang populer dan mitra bicara.
Pepatah-Petitih dalam Tradisi Mandi Berdimbar Pernikahan Adat Melayu Kecamatan Medang Deras: Kajian Antropolinguistik S, Siti Nurhaliza; Dardanila, Dardanila; Ritonga, Parlaungan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13923

Abstract

Skripsi ini bertujuan untuk membuktikan adanya makna dan nilai budaya pada pepatah- petitih dalam kajian Antropolinguistik tradisi Mandi Berdimbar adat pernikahan Melayu Batubara. Selanjutnya, penelitian ini dilakukan bertujuan untuk memberi pembaharuan topik teliti kajian Antropolinguistik dalam tradisi adat pernikahan. Objek penelitian adalah bahasa. Fokus penelitian ini ada pada makna ungkapan atau disebut Ketubah Nikah dan berfokus pada nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mendeskripsikan makna dan nilai budaya Antropolinguistik berdasarkan teori makna dan nilai budaya Antropolinguistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam tradisi mandi berdimbar mengandung makna menasehati, makna pengharapan, dan penyamaan (perbandingan) dari setiap Ketubah nikah yang diucapkan saat melakukan prosesi adat tersebut. Nilai budaya juga ditemukan dalam tradisi adat ini, diantaranya nilai budaya religi, nilai budaya kerukunan, nilai budaya komitmen, nilai budaya kesopansantunan, nilai budaya kesehatan, nilai budaya gotong royong, nilai budaya pengelolaan gender. nilai budaya pendidikan.
Analisis Tindak Tutur Direktif dan Ekspresif Guru dalam Proses Belajar Mengajar di TK Tunas Mekar Unit KSGGI (Kebun Sarang Giting) PTPN III Kajian Pragmatik Sirait, Floren’s Nova Sari; Dardanila, Dardanila; Sembiring, Sugihana Br
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13962

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan jenis serta fungsi tindak tutur direktif dan tindak tutur ekspresif pada proses belajar mengajar guru di TK Tunas Mekar Unit KSGGI (Kebun Sarang Giting) PTPN III. Penelitian ini merupakan jenis penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif, yang menekankan pada penggunaan data yang diperoleh dari lapangan. Prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif yang berupa kata-kata lisan dari guru yang diamati. Data penelitian ini adalah data tuturan guru di TK Tunas Mekar Unit KSGGI (Kebun Sarang Giting) PTPN III yang diindikasikan mengandung tindak tutur direktif dan tindak tutur ekspresif. Teknik analisis data yang dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu: transkripsi data, klasifikasi data, dan tahap deskripsi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat enam jenis tindak tutur direktif meliputi : permintaan, pertanyaan, perintah, larangan, pemberian izin, dan nasihat. Enam fungsi tindak tutur direktif meliputi : meminta dan menuntut yang digunakan guru dalam proses belajar mengajar di TK Tunas Mekar Unit KSGGI (Kebun Sarang Giting) PTPN III. Sedangkan pada tindak tutur ekspresif hasil penelitian menunjukan terdapat enam jenis tindak tutur ekspresif meliputi : terima kasih, menyambut atau salam, permintaan maaf, bersimpati, marah, memuji. Enam fungsi tindak tutur ekspresif meliputi : terima kasih, sapaan, permintaan maaf, marah, memuji, menyindir.
Perubahan Bunyi Bahasa Proto Austronesia ke dalam Bahasa Palembang Dialek Melayu Palembang: Kajian Linguistik Historis Komparatif Prasatya, Rizka Fitriyani; Dardanila, Dardanila; Bangun, Pribadi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.14922

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1)* Perubahan bunyi yang terjadi pada Bahasa Proto Austronesia ke dalam Bahasa Melayu Palembang sari-sari tepatnya pada masyarakat kelurahan Kalidoni, Sei selayur dan Sei Selincah Kota Palembang, (2) Tipe-tipe perubahan fonetis yang terjadi pada bahasa Proto Austronesia ke dalam Bahasa Melayu Palembang sari-sari pada masyarakat kelurahan Kalidoni, Sei Selayur dan Sei Selincah Kota Palembang. Jenis penelitian ini adalah Deskriptif Kualitatif. Pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan metode Simak dan dilanjutkan dengan teknik simak libat cakap kemudian mencatat hasil. Penganalisisan data menggunakan metode padan yang didukung dengan Teknik pilah unsur penentu (Teknik PUP). Penelitian ini menggunakan teori Gorys Keraf dan menggunakan Kajian Linguistik Historis Komparatif. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat satu perubahan asimilasi palatalisasi kemudian terdapat enam perubahan bunyi berdasarkan tempat yaitu : Metatesis, aferesis, sinkop, apokop, epentesis dan paragog, serta terdapat lima perubahan fonetis yang terjadi seperti Pewarisan linear, pewarisan dengan perubahan,pewarisan dengan penghilangan, pewarisan dengan penambahan dan pewarisan dengan perpaduan fonem.
Anthropolinguistic Approach to Pantun Melayu Deli from the Lebah Begantong Music Group Tarigan, Mita Ariani Br; Dardanila, Dardanila; Kudadiri, Amhar
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 8, No 3 (2024): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Juli)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v8i3.6996

Abstract

This research is a qualitative descriptive study which aims to determine the cultural meaning and analysis of the anthropolinguistic approach to Malay pantun from the Lebah Begantong music group. The Lebah Begantong music group is a local music group originating from North Sumatra. The Lebah Begantong music group not only performs traditional Malay songs, but also witty rhymes that invite fun, laughter and humor. From the results of the research found, the meaning contained in Malay pantun chants consists of four meanings, namely the meaning of happy expressions, the meaning of advice, the meaning of satire and the meaning of entertainment. Three analytical ideas were found in the anthropolinguistic approach, namely performance, indexicality and participation. The concept of performance which consists of text analysis, co-text and context, the concept of indexicality which consists of indices, signs and symbols and the concept of participation, namely the response and involvement of the audience.
Development of the Meatball Business in Mutiara District, East Kisaran City Dardanila, Dardanila; Lubis, Rosliana; Ariani, Farida
DIKDIMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2024): DIKDIMAS : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT  VOL 3 NO 3 DECEMBER 2024
Publisher : Asosiasi Profesi Multimedia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/dikdimas.v3i3.325

Abstract

The purpose of this activity is to develop the meatball sales business by improving production efficiency and empowering entrepreneurial skills, thus supporting the achievement of SDG 8, namely decent work and economic growth. Meatball business is a popular form of entrepreneurship and has many customers. The partner in this activity is a meatball business owner located on Jalan Sultan Alisabana, Mutiara Village, East Kisaran City. Based on interviews with the business owner, two main problems were found: firstly, the absence of entrepreneurship training attended by the business owner, which hinders the development of their business, and secondly, the absence of a meatball molding tool which causes delays in production, especially during times of high demand. To overcome these problems, the methods used include surveys, location determination, FGDs with local communities, procurement of equipment, and training and mentoring related to the use of meatball molding machines. The results of this activity provide partners with an understanding of how to become better entrepreneurs and how to use meatball molding equipment to increase production efficiency. The use of the meatball molding machine succeeded in increasing the amount of production and speeding up the process of making meatballs. This activity also received a positive response from the community because it facilitates the production process and has the potential to increase partner income. Overall, this activity succeeded in improving the partners' production quality and entrepreneurial skills, as well as contributing to local economic growth.
The function of controlling constituents for subject deletion in subordinative constructions in Acehnese Iqbal, Muhammad; Mulyadi; Basaria, Ida; Dardanila
International Journal Linguistics of Sumatra and Malay Vol. 4 No. 1 (2025): International Journal Linguistics of Sumatra and Malay (IJLSM)
Publisher : TALENTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/ijlsm.v4i1.20360

Abstract

This study aims to find the function of controlling constituents in Acehnese subordinative constructions. The function in question is “places” in the syntactic structure that will be filled with specific categories. This research employs qualitative research methods, incorporating note-taking and document review techniques. The data is presented in written text, rather than numbers or statistics. The data is obtained from various sources, such as sentences in Aceh language books, Aceh grammar books, and Aceh language dictionaries. The results show that controlling constituents in Acehnese subordinative constructions occupy only the functions of subject, object, complement, and adverb. These functions play a crucial role in connecting the main clause and the subordinate clause, thereby determining the overall meaning of the sentence. The subject-controlling constituent, as subject, object, complement, or adverb, plays a direct role in connecting the main clause and the subordinate clause. The subject in the subordinate clause refers to the subject, object, complement, and adverb in the main clause so that the subject in the subordinate clause can be omitted. It can be said that all these syntactic functions play an important role in controlling the subject in the subordinate clause.
Co-Authors Afri, Evan Ainun, Nur'ainun Alika Sandra Hasibuan Amanda, Sharina Amhar Kudadiri Amlys, Amlys Syahputra Silalahi Aron Meko Mbete Aron Meko Mbete Aron Meko Mbete Asrul Siregar Avifa Trizki Adeira Azzaki, M. Amin Bangun, Pribadi Bayu Br Munthe, Indriyani Rehulina Daulay, Sholihatul Hamidah Dila Fitria Dwi Widayati Dwi Widayati Dwi Widayati, Dwi Dwiwidayati, Dwiwidayati Efendi, Syahrul Erwany, Lela Eva Sartini Eva Sartini Bayu Eva, Eva Sartini Bayu Farida , Farida Ariani Farida Ariani Gumarpi Rahis Pasaribu Gustianingsih Gustianingsih Gustianingsih, Gustianingsih Harahap, Nur Hayati Hariadi , Hariadi Susilo Ida Basaria Kudadiri, Amhar Latifah Yusri Nasution LUBIS, TASNIM Lubis, Tasnim Ma'ruf, Ma'ruf Tafsin Manurung, Rizal Marsella, Emma Mauly Purba Mauly Purba, Mauly Mesriana Marbun Mochammad Imron Awalludin Mubshirah, Dara Muhammad Iqbal Mukramah Mukramah MULYADI Mulyadi Mulyadi Munthe, Indriyani Rehulina Br Nasution, Jamal Noverita Sprinse Vinolina Nur’ainun Nurhalizah, Siti Nurmala, Dewi Nurwijayanti Peni Patriani Peni, Peni Patriani Pintauli, Sondang Prasatya, Rizka Fitriyani Ramadhayani, Nanda Resi Syahrani Tausya Ritonga, Parlaungan Rizka Nafisah Rayendra Nst Rosliana Lubis Rosliani Rosliani S, Siti Nurhaliza Saib Suwilo Sembiring, Sugihana sha, queen sihombing, siti nurhaliza Silalahi, Amlys Syahputra Sipayung, Antonio Marro Sirait, Floren’s Nova Sari Siregar, Erik D Siti Rahmadani Lestari Ritonga Sopha, Diana Suci Audina Sihotang Sukma, Sukma Susilo, Hariadi Tafsih, Ma'Ruf Tafsin, Ma’ruf Tampubolon, Lidya Purnamasari Tarigan, Mita Ariani Br Tarihoran, Rezky Khoirina Tausya, Resi Trisnawati Zega Tugiman Tugiman Tugiman Tulus Tulus Tulus Waruwu, Happy Majesty Wiradi Putra Wiradi Putra