Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN TUBERKULOSIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTA MBAY KABUPATEN NAGEKEO TAHUN 2024 Weto, Yohana Karmilan; Syamruth, Yendris K.; Tira, Deviarbi S.; Wahyuni, Maria M. Dwi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47634

Abstract

Tuberkulosis atau biasa disingkat TBC adalah suatu penyakit kronik menular yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri tuberkulosis menular melalui percikan dahak yang mengandung Mycobacterium tuberculosis, yang ditularkan oleh penderita tuberkulosis aktif ketika mereka batuk, bersin atau berbicara. Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian tuberkulosis yaitu faktor status gizi, riwayat DM, riwayat kontak, status merokok, kepadatan hunian, ventilasi dan pencahayaan di Wilayah kerja Puskesmas Kota Mbay Kabupaten Nagekeo. Jenis penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggnakan rancangan kasus kontrol (case control). Penelitian ini dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Mbay Kabupaten Nagekeo pada bulan Mei –Juni Tahun 2025. Populasi kasus merupakan pasien tuberkulosis, sedangkan populasi kontrol merupakan tetangga tanpa tuberkulosis di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Mbay. Jumlah sampel adalah 54 denga perbaandingan 1:1 sehingga jumlah sampel sebanyak 108 orang. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan ada 5 variabel yang menjadi faktor risiko yaitu status gizi (p-value = 0,033) (OR= 2,800), riwayat kontak (p-value = 0,003) (OR= 4,000), kepadatan hunian (p-value =   0,019) (OR= 2,755), ventilasi (p-value= 0,002) (OR= 3,732) dan pencahayaan (p-value= 0,004) (OR= 3,455). Sedangkan 2 variabel yang bukan merupakan faktor yaitu riwayat DM (p-value= 0,242) (OR= 2,059) dan status merokok (p-value= 0,698) (OR= 4,000). Sehingga, upaya pencegahan TBC perlu difokuskan pada perhatian kondisi fisiki rumah, edukasi kesehatan masyarakat, serta pelacakan dan penanganan kontak erat dengan penderita.
Edukasi Pemanfaatan Aplikasi Mobile JKN pada Remaja di SMK Negeri 1 Kupang Wahyuni, Maria Magdalena Dwi; Mooy, Refi Kristiani Liana; Benu, Putra James; Ardiansyah, Dimas Rohman; Sari, Iffah Atiqah; Niron, Maissie Ginaninta Charoline; Litelnoni, Aletha Anasthasya; Wonga, Theresia Melania
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 8 (2025): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i8.3275

Abstract

Aplikasi Mobile JKN adalah layanan kesehatan digital yang memudahkan peserta mengakses berbagai layanan seperti pendaftaran online, konsultasi dokter, hingga pengecekan status kepesertaan. Aplikasi ini memberikan manfaat berupa penghematan waktu (peserta dapat dilayani kurang dari satu jam), menghilangkan antrian panjang, dan kemudahan akses tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan. Kenyataannya, pemanfaatan Mobile JKN di masyarakat khususnya remaja masih rendah karena kurangnya pengetahuan dan kesadaran remaja tentang aplikasi ini. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan strategi edukasi dan pendampingan kepada 26 remaja kelas XI SMK Negeri 1 Kupang melalui metode pre-test, penyampaian materi, dan post-test. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman penggunaan aplikasi Mobile JKN. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman yang meningkat sebesar 84,6%, dari rata-rata nilai pre-test 7,7% menjadi 92,3% pada post-test. Edukasi yang diberikan mencakup materi registrasi hingga penggunaan seluruh fitur aplikasi Mobile JKN. Strategi ini terbukti efektif meningkatkan pengetahuan remaja dan mengubah sikap remaja yang langsung menginstall aplikasi dan bersemangat mengajak orang tua mereka untuk menggunakan aplikasi Mobile JKN. Kegiatan pengabdian ini menegaskan pentingnya promosi dan edukasi berkelanjutan untuk memaksimalkan pemanfaatan teknologi digital dalam layanan kesehatan.
Edukasi Bagi Peserta JKN Untuk Berstrategi Dalam Memanfaatan JKN Mobile Wahyuni, Maria Magdalena Dwi; Tsauri, Sufyan; Ngelung, Martini Enga; L G Nobo, Wilfrida; Wadu, Revalia Angles Herviani; Gaa, Jesica Margareta; Azizah, Nur Asma; Lasi, Vinta Batseba; Dimu, Rivaldo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 8 (2025): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i8.3277

Abstract

Sistem Informasi Kesehatan (SIK) merupakan komponen penting dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan kesehatan. Kegiatan observasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan dalam pemanfaatan aplikasi Mobile JKN di Klinik dan Apotek CIRA serta memberikan kegiatan rekomendasi solusi strategis melalui edukasi kepada peserta JKN. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan edukasi kepada masyarakat di lingkungan sekitar tempat tinggal. Observasi lapangan dilakukan pada Oktober 2025 dengan pendekatan deskriptif kualitatif menggunakan metode studi kasus. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi langsung terhadap 18 responden. Hasil observasi menunjukkan bahwa sistem E-CLAIM/P-CARE dan Mobile JKN telah berjalan dengan baik dan mendukung integrasi data antara klinik dengan BPJS Kesehatan. Namun, terdapat enam tantangan utama dalam pemanfaatan Mobile JKN, yaitu: (1) kapasitas penyimpanan perangkat yang tidak mencukupi, (2) kurangnya pemahaman cara penggunaan aplikasi, (3) ketidakpercayaan terhadap keamanan aplikasi, (4) minimnya informasi dan edukasi tentang aplikasi, (5) preferensi masyarakat untuk layanan langsung, dan (6) kendala teknis seperti lupa kata sandi dan gangguan login. Rekomendasi solusi meliputi pengembangan versi aplikasi yang lebih ringan, intensifikasi sosialisasi dan pelatihan, penguatan sistem keamanan, penyediaan layanan bantuan 24 jam, perbaikan fitur teknis, serta penerapan sistem layanan gabungan antara tatap muka dan digital. Implementasi strategi edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan dan partisipasi masyarakat dalam menggunakan aplikasi Mobile JKN untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, mudah, dan efisien di era digital.
Edukasi untuk Efektivitas Pemanfaatan Layanan Mobile JKN Pada Penyintas Hipertensi di Klinik Graha Medika Wahyuni , Maria Magdalena Dwi; Dake, Agnes Maria Goreti; Neolaka, Jefri Arisamsi; Tasoin, Asiana Agalta; Lewar, Benedicta Sabu; Igo, Fransiska Natalia; Hewe, Karolina Liho; Duli, Maria Alfonsia Deran; Peu, Sarlin Dasent Merisanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 9 (2025): November
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i9.3284

Abstract

Penyakit tidak menular seperti hipertensi kini menjadi masalah kesehatan global yang membutuhkan perhatian serius. Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang menyebabkan banyak kematian di dunia. Berdasarkan data WHO, lebih dari 1,28 miliar orang dewasa di dunia menderita hipertensi, dengan sebagian besar kasus terjadi di negara berkembang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan mendorong perubahan perilaku positif dalam pemanfaatan layanan digital kesehatan, khususnya aplikasi Mobile JKN, di kalangan penyintas hipertensi. Metode yang digunakan adalah edukasi individual disertai pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan. Sasaran kegiatan ini adalah 30 penyintas hipertensi di Klinik Graha Medika, Kota Kupang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebesar 48% setelah dilakukan edukasi, yang membuktikan bahwa kegiatan ini efektif dalam meningkatkan  kesadaran peserta terhadap pentingnya penggunaan Mobile JKN sebagai sarana pendukung pemantauan dan pengelolaan hipertensi secara berkelanjutan.
Edukasi Pentingnya Penggunaan Aplikasi Mobile JKN pada Lansia di Salah Satu Klinik di Kota Kupang Wahyuni, Maria Magdalena Dwi; Kapitan, Gregorius Decembris; Mathilde, Mauricia Keyra; Pare, Maria Saveryani Dua; Laba, Elfrida Febriyanti; Huky, Stella Elsha Putri Rihi; Kadek, Triya Tabita; Kase, Cindy Anita; Nahas, Rosadelima Banusu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 9 (2025): November
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i9.3296

Abstract

Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia dalam menggunakan aplikasi Mobile JKN di salah satu klinik di Kota Kupang. Rendahnya pemahaman lansia terhadap fitur aplikasi menyebabkan ketergantungan pada layanan konvensional dan bantuan keluarga. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan 15 responden lansia (usia ≥60 tahun) yang dipilih melalui purposive sampling dengan kriteria peserta aktif BPJS Kesehatan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, serta evaluasi pre-test dan post-test. Kegiatan edukasi dilaksanakan dengan pendampingan individual menggunakan bahasa sederhana, demonstrasi langsung, dan praktik terbimbing. Berdasarkan standar BPJS Kesehatan, penilaian dikategorikan "Baik" (≥80%), "Cukup" (60-79%), dan "Kurang" (<60%). Hasil post-test menunjukkan 13 peserta (86,67%) mencapai kategori "Baik" dengan skor ≥80, dan 2 peserta (13,33%) kategori "Cukup" dengan skor 70-80. Keberhasilan ini signifikan mengingat tantangan literasi digital yang dihadapi lansia. Data dianalisis secara deskriptif dengan mengidentifikasi tema utama terkait hambatan penggunaan aplikasi dan respons terhadap program edukasi. Hasil menunjukkan bahwa edukasi berbasis pendampingan individual dengan pendekatan ramah lansia efektif meningkatkan literasi digital dan mendukung transformasi digital layanan kesehatan di Indonesia.
Pendampingan Aplikasi Mobile JKN pada Pengunjung Klinik Kartini Eltari Wahyuni, Maria Magdalena Dwi; Wonlele, Graciella Paula Injilita; Pandie, Erlian Mariana; Adu, Petronela Adelfin; Mau, Yohana; Sabakodi, Dwi Andika Umbu Gauka; Bahari MS, Andika Putra Perdana; Kamenjeni, Arpiles Makalaus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 9 (2025): November
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i9.3299

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemanfaatan fitur-fitur aplikasi Mobile JKN oleh masyarakat, yang umumnya hanya menggunakan layanan antrean daring tanpa memahami fungsi lain seperti pengecekan kepesertaan, perubahan fasilitas kesehatan, dan konsultasi medis online. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengunjung Klinik Kartini Eltari dalam memanfaatkan seluruh fitur aplikasi Mobile JKN secara optimal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif dengan melibatkan 30 responden yang mengikuti kegiatan pada bulan Oktober 2025. Pengumpulan data dilakukan melalui kuisioner pre-test dan posttest untuk mengukur tingkat pemahaman peserta sebelum dan sesudah pendampingan. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai dari 50% menjadi 94%, yang berarti terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 44% setelah intervensi, hal ini mengindikasikan bahwa edukasi dan praktik langsung berpengaruh positif terhadap peningkatan literasi digital kesehatan. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memahami secara konseptual fungsi aplikasi Mobile JKN, tetapi juga mampu mengoperasikannya secara mandiri dalam mengakses berbagai layanan kesehatan berbasis digital. Kegiatan pendampingan ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan efektivitas pelayanan kesehatan dan mendukung transformasi digital di sektor kesehatan.
Faktor Determinan Kejadian Sindrome Baby blues Syndrome Pada Ibu Nifas di Kupang, Indonesia Babis, Sonida Srimega Diana; Roga, Anderias Umbu; Wahyuni, Maria Magdalena Dwi; Manurung, Imelda F. E.; Purimahua, Sintha L.
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 5 (2025): Oktober 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i5.2153

Abstract

Sindrom baby blues pada ibu nifas adalah masalah kesehatan mental yang sering terjadi setelah melahirkan, namun seringkali diabaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian sindrom baby blues pada ibu nifas di RSUD S. K. Lerik, Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 106 ibu nifas sebagai responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner EPDS (Edinburg Postnatal Depression Scale) dan dianalisis dengan uji chi-squaremdan dan regresi logistik. Hasil menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara jenis persalinan (OR = 0,80; CI 95% = 0,10-0,63; p = 0,016), pengaruh dukungan suami (OR = 93,5; CI 95% = 11,41-767,05; p = 0,000), dukungan tenaga Kesehatan (OR = 3,32; CI 95% = 1,01-10,98; p = 0,049), dukungan keluarga (OR = 43,3; CI 95% = 5,45-344,72; p = 0,000) sedangkan jumlah anak tidak berpengaruh signifikan (OR = 0,00; CI 95% = 0,00-0,00; p = 1,000). Dukungan suami Adalah faktor terpenting untuk mencegah terjadinya baby blues syndrome.
Pengelolaan Keuangan dan Ketahanan Pangan Untuk Peningkatan Gizi Masyarakat Pesisir Leda Muga, Maria Prudensiana; Yohanis Kerihi, Anthon Simon; Christi Windya, Yemima Eka; Dwi Wahyuni, Maria Magdalena; RD Pareira, Mariana Ikun; Dethan, Minarni Anachi; Lomba, Agesti Ima
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7290

Abstract

Litersi keuangan yang baik dapat menunjang pengelolaan keuangan yang baik. Kemampuan pengelolaan keuangan yang baik dapat menunjang ketahanan pangan. Ketahanan pangan berkorelasi posistif dengan masalah stunting. Stunting adalah gagal tumbuh balita akibat kekurangan gizi yang berkelanjutan.  Angka stunting di Kecamatan Rote Barat sebanyak 259 balita. Penyebab angka stunting yang cukup tinggi, karena faktor kemiskinan, rendahnya tingkat Pendidikan, pernikahan diusia dini dan stress kronis. Mitra PkM ini adalah Pemerintah Desa Oenggaut. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah menggunakan metode edukasi langsung. Tujuan dari kegiatan ini yakni 1) meningkatnya literasi keuangan bagi masyarakat pesisir sehingga mampu dalam mengelola pendapatan dan pengeluaran, mengenali risiko pinjaman dengan bunga tinggi, dan menciptakan kebiasaan menabung, serta berinvestasi untuk kebutuhan masa depan. 2) Memberikan pelatihan pengelolaan emosi dan stress. 3) Memberikan pelatihan cara mengolah rumput laut menjadi panganan yang kaya nutrisi Hasil dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarkat diantaranya 1) peningkatan pemahaman kaum ibu dan masyarakat pesisir tentang pengelolaan keuangan dan paham tentang produk investasi dan proteksi keuangan. 2) Peningkatan pemahaman kaum ibu dan calon ibu dalam mengolah emosi dan stress. 3) Peningkatan keterampilan kaum ibu di dearah pesisr dalam mengolah rumput laut menjadi pangan yang bergizi, sehingga dapat mencegah terjadinya stunting.
The Relationship of Self-Efficacy with the Quality of Life of Chronic Kidney Failure Patients Undergoing Hemodialisis Ndun, Marini Aprilia; Wahyuni, Maria Magdalena Dwi; Purnawan, Sigit; Nur, Kholid Rosyidi Muhammad
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 4 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i4.3645

Abstract

Chronic Kidney Failure is a disease that occurs when the kidneys no longer function optimally in maintaining metabolism and fluid and electrolyte balance in the body due to damage to the kidney structure. CKD disease that is not managed properly can result in complications, therefore the form of support that can be given is to ensure that the patient's quality of life remains optimal, one of which is by increasing self-efficacy. This research is very important to carry out information to CKD patients undergoing hemodialysis that patients must be able to increase the patient's confidence or belief that with hemodialysis therapy the patient can maintain his life. A person's quality of life will improve when the patient begins to accept the disease he is suffering from and adheres to the treatment process. Research objectives: This study aims to determine the relationship between self-efficacy and the quality of life of CKD patients undergoing hemodialysis at RSUD Prof.Dr.W.Z. Johannes Kupang City in 2024. The type of research used is analytical observational, with a cross sectional research design. The total sample was 115 patients taken based on total sampling. The questionnaires used were the World Health Organization of Life-BREF (WHOQOL_BREF) and General Self Efficacy (GSE). Data from each variant carried out in the research, namely the self-efficacy variable and the quality of life variable, were tested using the Chi-square test. Research. From the results of data analysis on the self-efficacy variable and the quality of life variable, a p-value of 0.001 (p-0.005) was obtained, which means that Ha is accepted so it can be concluded that there is a significant relationship between the self-efficacy variable and the quality of life of CKD patients undergoing hemodialysis. at RSUD Prof. Dr. W.Z Johannes Kupang City in 2024.
HUBUNGAN FAKTOR INTERNAL DENGAN PEMBERIAN MP-ASI DINI PADA BAYI USIA 0-6 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TARUS TAHUN 2018 Tatuin, Nomavindel Leu; Ndoen, Honey I.; Wahyuni, Maria M. Dwi
Jurnal Pangan Gizi dan Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2019): Jurnal Pangan Gizi dan Kesehatan
Publisher : Pergizi Pangan DPD NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51556/ejpazih.v8i1.19

Abstract

Makanan pendamping yang diberikan kepada bayi mulai usia 6 bulan disamping ASI eksklusif bertujuan untuk mencapai tumbuh kembang yang optimal. Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang menunjukkan bahwa pada Oktober 2017, dari 26 puskesmas terdapat 11 puskesmas yang belum mencapai target pemberian ASI ekslusif. Puskesmas Tarus merupakan puskesmas dengan cakupan pemberian ASI ekslusif terendah ke-3 yaitu 65,51%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian makanan pendamping ASI dini pada bayi usia 0-6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Tarus tahun 2018. Jenis penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai bayi usia 0-6 bulan berdasarkan data bulan Februari tahun 2018 sebanyak 344 orang dan sampel berjumlah 125 orang yang diambil secara simple random sampling. Hasil uji statistik menggunakan uji chi-square menunjukkan bahwa terdapat hubungan faktor internal yang meliputi pendidikan (ρ value = 0,002), pengetahuan (ρ value = 0,005), dan pendapatan keluarga (ρ value = 0,035) dengan pemberian MP-ASI dini sedangkan faktor internal yang meliputi usia (ρ value = 0,547), pekerjaan (ρ value = 0,570), dan status gizi ibu (ρ value = 1,000) tidak berhubungan dengan pemberian MP-ASI dini.
Co-Authors Abineno, Devidson Aryanto Abon, Sitti Hasnah E. Adu, Apris A. Adu, Petronela Adelfin Adyatha, Komang Amahala, Raina Yusinta Amas, Gloria Andra Umbu Amelya Betsalonia Sir Anamuli, Mahardika Umbu Danga Anderias Umbu Roga Anding, Derse Ndula Anggraeni, Vramesti Nur Ardiansyah, Dimas Rohman Azizah, Nur Asma Babis, Sonida Srimega Diana Bahar, Astrid Fitria Bahari MS, Andika Putra Perdana Banamtuan, Thesa A. Banuanek, Yohanis Batukh, Aplonia Yuliana Benu, Putra James Bere, Maria Monika Bere, Stefania Beribe, Windi Vanesa Besi, Tabita Mirna Bethan, Saraswati Nurjannah Bethan, Widi Noormandiri Bria, Febriana Abuk Bunga, Putri Mey Mira Chelino, Anthonius Elsabertho Christi Windya, Yemima Eka Christina Olly Lada Claartje, Masrikat Maya D. Cornelia Samantha Wadhi Dahat, Thomas Jenifirman Yohdis Dake, Agnes Maria Goreti Dethan, Minarni Anachi Deviarbi Sakke Tira Diaz, Teresha Anastasia Dimu, Rivaldo Dimu, Rivaldo Deljunior Djapaheo, Reinad Doki, Gloria Evaristi Dubu, Yansenin Duli, Maria Alfonsia Deran Dwi Lestari eik, Sarini Fitria, Lia Fitriani R. Blongkod Gaa, Jesica Margareta Gale, Antonia Viany Gusmao, Francelino Nobel Sarmento Hero, Damianus Harlando Hewe, Karolina Liho Hinga, Indriati Adolita Tedjhu Hinga, Indriati Andolita Tedju Honey I. Ndoen Huky, Stella Elsha Putri Rihi Igo, Fransiska Natalia Imelda F. E. Manurung Ira Titisari Istiqamah, Istiqamah Jano, Margarita Ratu Jefri, Johanes Jehani, Claudia Margareth Jemeo, Opiliana Elam Jeniut, Fransiska K.Syamruth, Yendris Kadek, Triya Tabita Kamenjeni, Arpiles Makalaus Kapitan, Gregorius Decembris Kase, Cindy Anita Kona, Aril Manu L G Nobo, Wilfrida Laba, Elfrida Febriyanti Lainurak, Puja Maria Princes Lasi, Vinta Batseba Lay, Setyaputri Leba, Nelsi djara Lebangu, Yoseph Alvino Atu Leda Muga, Maria Prudensiana Lewar, Benedicta Sabu Litelnoni, Aletha Anasthasya Loe, Wahyunita Euniche Elizabeth Lomba, Agesti Ima Lumenta, Febyola Giovanni Mahendika, Devin Makara, Reskita Putri Ananda Manu, Nadia Margarita Manuk, Asti Manurung, Imelda Februati Ester Mariana Ikun RD Pareira Marni Marni Mathilde, Mauricia Keyra Mau, Yohana Meilyani, Rany Mellu, Joel Mesa, Ericson Mitra, Muhammad Ikhlas Iryadi Moghu, Vincentia Yunita Dania Mongko, Fransiska Anjelina Mooy, Refi Kristiani Liana Muhammad Nur, Kholid Rosyidi Muskananfola, Catherine Elisabeth Nabunome, Meriani Nadut, Valentinus Aldino Nahas, Rosadelima Banusu Naisais, Marsela Candra Naitkakin, Vinsensia Ensi Leu Nang, Yohanes Kombi Ario Natalia, Kristiani Natonis, Neno Andika Natonis, Sara Aprilia Ndjurumbaha, Erinda Tryana Ndoen, Honey I. Ndoen, Honey Ivon Nduku, Rofina Juita Ndun, Marini Aprilia Neolaka, Jefri Arisamsi Neonane, Dyon Ongky Ngelung, Martini Enga Niron, Maissie Ginaninta Charoline Nomleni, Davri Glendika Noorma, Nilam Nur, Kholid Rosyid Muhammad Oematan, Putri Novanty Ole, Agustinus Kristian Pahul, Theresia Della Pandie, Erlian Mariana Pare, Maria Saveryani Dua Patty, Zakariaz Doko Petan, Veronika Uba Peu, Sarlin Dasent Merisanti Picauly, Intje Purimahua, Sintha L. Purnawan, Sigit R. Nayoan, Christina Rafael Paun, Rafael Ramadhani, Dhini Anggraini Ratu, Meliana Riwu RD Pareira, Mariana Ikun Rebo, Martina Lulu Renita Afriza Rugu, Fernanda Inggrit Menge Rusnah, Fitrian Sabakodi, Dwi Andika Umbu Gauka Sabet, Kristina Novaeli Safitri, Jihan Nabilah Sahalessy, Yona C. Sanu, Maryo Bintang Saputri, Febriani Mega Sari, Iffah Atiqah Setiawan, Thirza Khalilah Putri Sina, Dominika Mbu Sintha Lisa Purimahua Sogen, Karmelo Askeri Sogen, Yosep Ledung Soleman Landi Sroyer, Missye Fannesa Avrilla Syamruth, Yendris K. Syamruth, Yendris Krisno Tabun, Kornelia Taek, Alexsandro J Tafuli, Jenriana Takaeb, Afrona Elisabeth Lelan Tameno, Chaterinne Aprilia Tari, Inri Welexrin Tasoin, Asiana Agalta Tasripin, Mellysa Wulandari Tatuin, Nomavindel Leu Teuk, Maria Tsauri, Sufyan Tukan, Helena Antonia Ema Tukan, Maria Kurniawati Udin, Putri Emilia Wadu, Revalia Angles Herviani Wangge, Alexander Franklin Wangge, Mery Christine Weu Wellem, Tamariska Priscilla Pristin Wellem Weraman, Pius Werang, Raymundus Ratu Weruin, Nonna Suku Weto, Yohana Karmilan Winda Winda Wohangara, Rildon Satrio Wolla, Marliance Lewo Wonga, Theresia Melania Wonlele, Graciella Paula Injilita Wora, Maria Yuliana Mina Wunda, Brigita Virginia Safitri Yendris K. Syamruth Yendris Krisno Syamruth Yenti Fitri, Yenti Yohanis Kerihi, Anthon Simon Yuniatri, Riska Yusfinaldi, Yusfinaldi Yusuf, Dea Benita Zil Fauzi, Ahmad