Claim Missing Document
Check
Articles

Aktivitas Fermentasi Larutan Kakao (Theobroma cacao L.) sebagai Atraktan Nyamuk Anopheles sp. di Desa Sukajaya Punduh Kecamatan Marga Punduh Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung Ika Yunidasari; Betta Kurniawan; Efrida Warganegara; Jhons Fatriyadi Suwandi
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 6 No. 1 (2019): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Malaria adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit plasmodium sp. dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles sp. Salah satu cara untuk mengurangi populasi nyamuk adalah pengendalian secara mekanik. Pengendalian tersebut menggunakan perangkap nyamuk yang terbuat dari botol yang telah dimodifikasi kemudian diisi atraktan fermentasi larutan kakao (Theobroma cacao L.) sebagai pemikat agar nyamuk masuk dalam perangkap. Untuk mengetahui aktivitas fermentasi larutan kakao (Theobroma cacao L.) sebagai atraktan nyamuk Anopheles sp. Metode eksperimental murni, teknik purposive sampling dengan sampel sepuluh rumah penderita malaria. Terdapat enam kelompok perlakuan yaitu akuades sebagai kontrol negatif, konsentrasi 6,25%, 12,5%, 25%, 50% dan 100%. Pengulangan sebanyak empat kali. Rata-rata dan standar deviasi jumlah nyamuk Anopheles sp. yaitu 0,10 ± 0,379 untuk kontrol negatif, 0,18 ± 0,385 untuk konsentrasi 6,25%, 0,38 ± 0,740 untuk konsentrasi 12,5%, 0,28 ± 0,506 untuk konsentrasi 25%, 0,15 ± 0,362 untuk konsentrasi 50% dan 0,38 ± 0,628 untuk konsentrasi 100%. Hasil uji statistik kruskal wallis didapatkan nilai p=0,116 atau p>0,05. Pada penelitian ini disimpulkan bahwa secara statistik tidak ada perbedaan jumlah nyamuk Anopheles sp. yang masuk dalam perangkap secara bermakna pada semua kelompok.Kata kunci: Atraktan, kakao (Theobroma cacao L.), malaria, nyamuk Anopheles sp.
Hubungan Personal Hygiene terhadap Kejadian Pediculosis Capitis pada Santriwati di Pesantren Jabal An-Nur Al-Islami Kecamatan Teluk Betung Barat Bandar Lampung Nani Indah Hardiyanti; Betta Kurniawan; Hanna Mutiara
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 6 No. 1 (2019): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pediculosis capitis adalah infeksi kulit atau rambut kepala yang disebabkan oleh infestasi Pediculus humanus var. capitis. Prevalensi penyakit ini cukup tinggi terutama pada anak sekolah dan telah menjadi masalah baik di negara berkembang maupun negara maju. Penyakit ini disebabkan oleh banyak faktor. Salah satu faktor yang berperan adalah personal hygiene. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Metode pengambilan sampeldengan teknik simple random sampling. Besar sampel minimal yang dibutuhkan adalah 62 sampel. Sebanyak 62 santriwati yang memenuhi kriteria penelitian mengisi kuesioner dan dilakukan pemeriksaan. Pada akhir penelitian data kuesioner dianalisis untuk melihat apakah terdapat hubungan antara personal hygiene terhadap kejadian Pediculosis capitis pada santriwati di Pesantren Jabal An-Nur Al-Islami Kecamatan Teluk Betung Barat Bandar Lampung. Hasil penelitian didapatkan pada pretest mayoritas responden memiliki personal hygiene yang baik yaitu 40 responden (71,4 %). Pada posttest mayoritas responden juga memiliki personal hygiene yang baik yaitu pada 50 responden (89,3 %). Dari hasil pemeriksaan pretest didapatkan 27 responden (48,2 %) dan hasil pemeriksaan posttest 25 responden (44,6%) mengalami Pediculosiscapitis. Berdasarkan analisa data didapatkan hubungan yang bermakna antara personal hygiene dengan kejadian Pediculosis capitis. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan personal hygiene dengan kejadian Pediculosis capitis pada santriwati di Pesantren Jabal An-Nur Al-Islami Kecamatan Teluk Betung Barat Bandar Lampung.Kata kunci: Pediculosis capitis, Personal Hygiene, Santriwati
Faktor Fibrilasi Atrium Dengan Kejadian Stroke Iskemik I Wayan Dika Aditia Darma; Bayu Anggileo Pramesona; Betta Kurniawan
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 9 No. 1 (2022): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fibrilasi atrium merupakan faktor yang dapat menyebabkan peningkatan risiko untuk terjadinya penyakit stroke dan meningkatkan persentase kematian menjadi lebih tinggi. Berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013, menunjukkan di perkotaan terdapat 15,9%. Pada Riskesdas tahun 2018 menunjukan prevalensi stroke tertinggi di Indonesia terdapat di Provinsi Kalimantan Timur (14,7%), diikuti Provinsi Sumatera Selatan (10%), dan terendah di Provinsi Papua(4,1%). Diperkirakan 1 dari 5 penderita stroke iskemik merupakan stroke kardioemboli (dengan angka kejadian 12%-31% dari keseluruhan stroke iskemik). Setiap tahun, stroke kardioemboli dengan FA menyumbang hingga seperempat dari stroke iskemik di Amerika Serikat. Tujuan penyusunan artikel ini adalah untuk mengetahui faktor fibrilasi atrium dengan kejadian stroke iskemik yang meliputi patofisiologi, faktor risiko, diagnosis, dan tatalaksana. Kata Kunci: Fibrilasi Atrium, Stroke Iskemik, Patofisiologi, Faktor Risiko, Diagnosis, Tatalaksana
Manifestasi Miositis pada Pasien dengan Infeksi Trichinella spiralis Keisha Azzahra Tetadrian; Anggi Setiorini; Selvi Marcellia; Betta Kurniawan
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jka.v12i1.pp324-329

Abstract

Trichinellosis merupakan infeksi parasit zoonotik yang disebabkan oleh Trichinella spiralis, yang menyebar melalui konsumsi daging mentah atau kurang matang dan memiliki afinitas kuat terhadap jaringan otot rangka. Penelitian ini bertujuan menganalisis manifestasi myositis pada infeksi Trichinella spiralis pada dewasa melalui systematic review terhadap literatur ilmiah 10 tahun terakhir. Review dilakukan terhadap 10 studi yang dipublikasikan antara 2017–2022 melalui pencarian sistematik pada database elektronik menggunakan kata kunci yang relevan. Kriteria inklusi mencakup studi observasional, studi kasus, dan review klinis yang mengevaluasi keterlibatan muskuloskeletal pada trichinellosis. Hasil analisis menunjukkan bahwa fase invasi larva ke otot memicu respons inflamasi yang menyebabkan myositis, ditandai dengan nyeri otot difus, kelemahan, peningkatan kadar CK, dan eosinofilia. Manifestasi myositis paling sering terjadi pada otot wajah, leher, dan ekstremitas proksimal, serta muncul sekitar minggu kedua pasca-infeksi. Pemeriksaan ELISA dan MRI berperan dalam diagnosis, sedangkan terapi kombinasi albendazole dan kortikosteroid terbukti mempercepat pemulihan. Disimpulkan bahwa infeksi Trichinella spiralis pada dewasa dapat menimbulkan manifestasi myositis yang signifikan, sehingga diagnosis dini dan penatalaksanaan yang tepat sangat penting untuk mencegah komplikasi jangka panjang. -- Trichinellosis is a parasitic zoonotic infection caused by Trichinella spiralis, transmitted through the ingestion of raw or undercooked meat and characterized by its strong predilection for skeletal muscle tissue. This study aims to analyse the manifestations of myositis in Trichinella spiralis infection among adults through a systematic review of the most recent 10-year literature. The review included 10 studies published between 2017–2022 through a structured search of electronic databases using relevant keywords. Inclusion criteria comprised observational studies, case reports, and clinical reviews evaluating musculoskeletal involvement in trichinellosis. Results showed that the larval invasion phase induces inflammatory responses leading to myositis, manifested by diffuse muscle pain, weakness, elevated CK levels, and eosinophilia. Myositis most commonly affected the facial, neck, and proximal limb muscles, typically emerging in the second week after infection. ELISA and MRI were helpful in diagnosis, while combination therapy of albendazole and corticosteroids was proven to accelerate recovery. In conclusion, Trichinella spiralis infection in adults can cause clinically significant myositis manifestations, and early diagnosis along with appropriate management is crucial to prevent long-term complications.
CEK GULA DARAH SEBAGAI UPAYA PREVENTIF DIABETES MELLITUS PADA MASYARAKAT PERKOTAAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDATON, BANDAR LAMPUNG Pramesona, Bayu Anggileo; Kurniawan, Betta; Iqbal, Muhammad; Triyandi, Ramadhan
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i2.3658

Abstract

Diabetes mellitus (DM) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang prevalensinya terus meningkat, khususnya pada masyarakat perkotaan di Indonesia. Deteksi dini dengan pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS) menjadi langkah penting dalam menemukan kasus-kasus baru serta memantau risiko komplikasi lebih lanjut. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan skrining GDS pada pada masyarakat perkotaan sebagai upaya preventif DM. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada 8 Agustus 2025 di Aula Puskesmas Kedaton, Kota Bandar Lampung, dengan sasaran kelompok Prolanis DM kategori lansia sebanyak 60 orang. Metode pelaksanaan berupa pemeriksaan GDS menggunakan glukometer pada peserta yang memenuhi kriteria, dengan pencatatan hasil pemeriksaan untuk kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan masih adanya peserta dengan kadar gula darah di atas batas normal yang berisiko mengalami DM maupun komplikasinya. Kegiatan ini menunjukkan pentingnya pemeriksaan GDS secara rutin sebagai bentuk deteksi dini dan tindak lanjut medis yang tepat. Diharapkan kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkesinambungan sehingga upaya pencegahan dan pengendalian DM dapat berjalan lebih optimal.
STRATEGI PENINGKATAN KESEJAHTERAAN NELAYAN PENDERITA HIPERTENSI MELALUI MANAJEMEN STRES DAN EDUKASI GAYA HIDUP SEHAT Kurniawan, Betta; Kurniawaty, Evi; Susianti, Susianti; Mutiara, Hanna; Hijami, Nurul 'Afifah; Permana, Aditya
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i2.3767

Abstract

Nelayan memiliki risiko tinggi mengalami hipertensi akibat pola hidup tidak sehat, beban kerja fisik, serta stres psikososial. Edukasi kesehatan dan manajemen stres diperlukan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan penderita hipertensi. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada 11 September 2025 di Desa Sukaraja, melibatkan 30 nelayan. Metode berupa ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test menggunakan kuesioner 10 pertanyaan terkait hipertensi, manajemen stres, dan gaya hidup sehat. Skor diperoleh dari jumlah jawaban benar dibagi total pertanyaan dikali 100. Pemeriksaan tekanan darah dilakukan setelah sesi edukasi. Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 49,67% (pre-test) menjadi 82,33% (post-test), dengan peningkatan 32,67%. Peningkatan tertinggi terdapat pada teknik relaksasi (50%) dan manajemen stres (43,33%), diikuti gaya hidup sehat (40%) serta definisi (36,67%). Peningkatan terendah pada aspek dampak positif (20%) dan strategi (23,33%). Selama kegiatan, peserta menunjukkan antusiasme tinggi melalui diskusi dan pertanyaan yang diajukan. Edukasi mengenai manajemen stres dan gaya hidup sehat efektif meningkatkan pengetahuan nelayan penderita hipertensi. Intervensi berbasis komunitas ini berpotensi menjadi strategi promotif-preventif untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan, serta direkomendasikan untuk diintegrasikan dengan layanan kesehatan primer di wilayah pesisir.
PEMBERDAYAAN KADER MALARIA MELALUI PENYULUHAN DAN PELATIHAN SKRINING MASS BLOOD SURVEY (MBS) DAN RAPID TEST MALARIA DI KECAMATAN TELUK PANDAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS HANURA Jausal, Anisa Nuraisa; Suwandi, Jhons Fatriyadi; Kurniawan, Betta; Fadli, Muhammad Yogie; Budyantara, Ronalda
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i2.3772

Abstract

Kasus malaria di Kabupaten Pesawaran tahun 2023 mencapai 1.915 kasus, dengan Puskesmas Hanura mencatat jumlah tertinggi (1.738 kasus). Kondisi ini menunjukkan perlunya penguatan kapasitas kader malaria dalam deteksi dini dan edukasi masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader malaria dalam melakukan skrining menggunakan Mass Blood Survey (MBS) dan Rapid Diagnostic Test (RDT) di Kecamatan Teluk Pandan. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, pelatihan teknis, dan evaluasi pre–post test terhadap kader. Sebanyak 30 kader mengikuti kegiatan, menunjukkan peningkatan pengetahuan dari 46,7% menjadi 93,3% (p < 0,05). Sebanyak 85% kader mampu melakukan prosedur RDT dengan benar dan 8 kader baru berhasil direkrut. Program ini berkontribusi terhadap peningkatan kualitas deteksi dini malaria berbasis masyarakat.
Hubungan Antara Determinan Sosial Dan Pengetahuan Dengan Upaya Pencegahan Penularan Penyakit Tuberkulosis (Tbc) Di Puskesmas Panjang Kota Bandar Lampung Jefri Irawan; Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani; Betta Kurniawan
Medula Vol 16 No 4 (2026): Medula
Publisher : CV. Jasa Sukses Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53089/medula.v16i4.1820

Abstract

Tuberculosis (TB) is an infectious disease caused by the bacterium Mycobacterium tuberculosis. The primary symptom of TB is a cough with phlegm that lasts for two weeks or more. The general objective of this study was to determine the relationship between social determinants and knowledge of TB transmission prevention efforts at Panjang Community Health Center, Bandar Lampung. This was an analytical cross-sectional study, with samples comprised of TB patients registered at Panjang Community Health Center between December and January 2022 and meeting the inclusion criteria. The sampling technique used total sampling. Data were obtained using a questionnaire. Data were analyzed using the Chi-square test. Low income, low education (elementary and junior high school), have a job, belong to the lower social class group, are male and have good knowledge. The results of statistical tests show a significant relationship between income and efforts to prevent TB transmission (p-value = 0.034), There is no significant relationship between education level (p-value = 0.076), employment (p-value = 0.079) and efforts to prevent TB transmission, and there is a significant relationship between class (p-value = 0.026), gender (p-value = 0.017), knowledge (p-value = 0.000) and efforts to prevent TB transmission. There is a relationship between social determinants and knowledge and efforts to prevent tuberculosis (TB) transmission at Panjang Community Health Center, Bandar Lampung City.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abda Abda Abigail Pheilia Ade Triajayanti Ade Yonata, Ade Agung Kurnia, Ahmad Fadila Agustine Sesunan, Dyah Surya Aila Karyus Ali Rahmat Alvin Widya Ananda Andriana, Bibin B. Anggi Setiorini Anggraeni Janar Wulan, Anggraeni Janar Anggraeni, Liza Anniza Agustina Apga Repindo Arief Darmawan Asep Sukohar Bayu Anggileo Pramesona Cahaya Carla Bangsawan Centya Cheirini Christine Wulandari Dewayanti, Wahyu Dian Isti Angraini Dwi Indria Anggraini Dwita Oktaria Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Efrida Warganegara Endah Setyaningrum Etty Widyastuti Ety Apriliana Evi Kurniawaty Fadli, Muhammad Yogie Firdha Yossi Chani Fitria Saftarina Fitria, Saftarina Giska Tri Putri Hadibrata, Exsa Haekal Alfhad Hamzah, Muhammad Syafei Hanna Mutiara Hanna Mutiara Hanna Mutiara Hanna Mutiara, Hanna Hendra Tarigan Husna, Ismalia I Wayan Dika Aditia Darma Ika Yunidasari Indah Anita Dewi Jausal, Anisa Nuraisa jefri irawan Jermsittiparsert, Kittisak Jhons Fatriyadi Suwandi Kartika, Juspeni Keisha Azzahra Tetadrian Khairun Nisa Kirche, Agnes Angelina Kurnia, Yogi Kurniawaty, Evi Laila Puspita M Aditya Permana M. Ridho Ulya M. Yusran Merry Indah Sari Muatiara, Hanna Muhammad Aditya, Muhammad Muhammad Iqbal Muhammad Ricky Ramadhian Muhammad Yusran Muhartono Muhartono Nani Indah Hardiyanti Novita Carolia Nuning Nurcahyani Nurmumpuni, Dwita Nurul 'Afifah Hijami Nurul Islamy Nurul Sahana Rahmadhini Nurul Utami Nurul Utami Otta Nur Kirana Putra, Agung Kartika Rahmatullah Rayman Rani Himayani Reni Zuraida Ria Rizki Jayanti Rika Lisiswanti Risal Wintoko Risti Graharti Riyan Wahyudo Rizki Hanriko Rizqa Atina Rodiani - Rofiqul Umam Ronalda Budyantara Sa'diyah, Isma Fadlilatus Samsul Bakri Samsul Bakri Samsul Bakri Selvi Marcellia Septilia Sugiarti Septyne Rahayuni Putri Sri Janahtul Hayati Sri Puji Hartini Suharmanto Suharmanto Suharmanto Susianti Susianti Sutyarso Sutyarso Sutyarso Suwandi, Jhons F. Suwandi, Jhosn Fatriyadi Suyatno Suyatno Syaka, Muthiiah Khodista Syazili Mustofa Tri Umiana Soleha Tri Umiana Soleha Triyandi, Ramadhan Ulima Mazaya Ghaisani Utari Gita Mutiara Wardani, Ika Novianna Widianningrum, Wahyu Zahra Dewi Hasna Difa