p-Index From 2021 - 2026
14.614
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Bio-Pedagogi : Jurnal Pembelajaran Biologi Biosfer: Jurnal Tadris Biologi Proceeding International Conference on Global Resource Conservation Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia Jurnal Florea Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) Al Ishlah Jurnal Pendidikan DIDAKTIKA BIOLOGI: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Bioedukatika Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Kreativitas PKM Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi Atrium Pendidikan Biologi Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) UNM Environmental Journals Jurnal Biogenerasi AS-SABIQUN: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Jurnal Paedagogy Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Community Education Engagement Journal JIPB (Jurnal Inovasi Pembelajaran Biologi) Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Jurnal Kajian Pendidikan IPA Concept: Journal of Social Humanities and Education Biology and Education Journal (BaEJ) Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Multiverse: Open Multidisciplinary Journal Jurnal Edukasi Biologi Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Arjuna : Publikasi Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Matematika AMPLITUDO: Journal of Science & Technology Innovation Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat: EDUABDIMAS Jurnal Nakula: Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Ilmu Sosial Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Jurnal Pendidikan Sains dan Teknologi Terapan Jurnal Ilmu Ekonomi, Pendidikan dan Teknik (IDENTIK) DIDAKTIKA Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM) PAIDAGOGIA Jurnal Ilmu Pendidikan Biologi dan IPA Jurnal Sains, Teknik, Ekonomi, dan Pendidikan (SATEDIK) JIPI (Jurnal IPA dan Pembelajaran IPA)
Claim Missing Document
Check
Articles

SURVEI PENGGUNAAN E-MODUL SEBAGAI BAHAN AJAR BIOLOGI DI KELAS X SMAN 3 SIAK HULU Edo Praguna; Suryanti; Nurkhairo Hidayati
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i2.3812

Abstract

This research is motivated by the low use of electronic teaching materials, so that students are less active in the learning process and students find it difficult to understand the concepts of biology subjects. The aim of this research is to determine the use of e-modules as teaching materials in biology subjects. This research uses a quantitative descriptive method using research instruments, namely observation sheets, interviews and questionnaires. The results of this research indicate that students need to use e-modules in biology class subjects X SMAN 3 Siak Hulu Based on the results of observations, interviews and filling out questionnaires, it shows that e-modules are needed by students with a percentage of 73.33%, so it can be concluded that this is based on students' habits and needs when studying using technology such as smartphones, laptops, computers, or technology-based media can access the e-module.
SURVEI E-MODUL SEBAGAI BAHAN AJAR BIOLOGI DI KELAS X SMAN 14 PEKANBARU Alviany Dwi Syafitri; Suryanti; Nurkhairo Hidayati
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 3 (2025): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i3.4109

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendapatkan hasil analisis kebutuhan siswa kelas X di SMAN 14 Pekanbaru terkait penggunaan e-modul dalam pembelajaran biologi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif yang melibatkan 38 siswa melalui survei, wawancara, dan kuesioner. Dimana dapat terlihat dari hasil presentase angket kebutuhan pada peserta didik bahwa 73,71% hasil yang di dapatkan termasuk kategori "Butuh" terhadap bahan ajar berupa e-modul. Siswa menyatakan bahwa mereka merasa bosan dengan penggunaan buku cetak saja dan lebih memahami materi ketika diajarkan dengan metode yang interaktif dan bervariasi. Evaluasi pembelajaran yang dilakukan oleh guru, baik secara lisan maupun tulisan, menekankan pentingnya pendekatan pengajaran yang efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa e-modul memiliki potensi untuk meningkatkan pemahaman dan motivasi siswa dalam mata pelajaran biologi.
PEMETAAN FAKTOR-FAKTOR PENDUKUNG DAN PENGHAMBAT PENERAPAN DEEP LEARNING DI SMAN 3 SIAK HULU Alvina Tuzzahra Salsabila; Ibnu Hajar; Nurkhairo Hidayati; Suryanti
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6780

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan pendekatan deep learning pada pembelajaran Biologi di SMAN 3 Siak Hulu. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan melibatkan semua guru Biologi yang menjadi responden melalui angket dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi dan kesiapan guru berada pada kategori baik, ditandai dengan pemahaman yang cukup mengenai konsep deep learning meskipun penerapannya masih belum sepenuhnya konsisten. Dukungan sekolah serta ketersediaan sarana dan prasarana berada pada kategori cukup baik, namun keterbatasan akses internet dan perangkat pembelajaran masih menjadi kendala dalam pelaksanaan kegiatan berpikir mendalam. Karakteristik dan motivasi siswa juga berada pada kategori cukup baik, tetapi kemampuan berpikir kritis dan kepercayaan diri siswa masih bervariasi. Secara keseluruhan, implementasi deep learning di SMAN 3 Siak Hulu sudah mulai terbentuk, namun belum optimal karena dipengaruhi oleh faktor guru, fasilitas pembelajaran, serta kesiapan siswa.
PEMETAAN FAKTOR-FAKTOR PENDUKUNG DAN PENGHAMBAT PENERAPAN DEEP LEARNING DI SMPN 25 PEKANBARU Siska Firanda; Ibnu Hajar; Nurkhairo Hidayati
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6781

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi pembelajaran berbasis deep learning di SMPN 25 Pekanbaru, di mana pendekatan ini telah diterapkan secara formal namun masih menghadapi berbagai tantangan praktis. Penelitian ini bertujuan memetakan faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhi implementasi melalui empat indikator utama: kompetensi dan kesiapan guru, dukungan institusional, sarana dan lingkungan pembelajaran, serta karakteristik peserta didik. Metode yang dig unakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan pengumpulan data dari seluruh guru IPA melalui angket skala Likert yang dilengkapi wawancara. Analisis statistik deskriptif berdasarkan kategori Arikunto (2010) menunjukkan bahwa seluruh indikator berada pada kategori “baik”: kompetensi dan kesiapan guru 64,6%, dukungan institusional 76%, sarana dan prasarana 64,6%, serta karakteristik dan motivasi peserta didik 64,6%. Dukungan institusional muncul sebagai faktor terkuat, mencerminkan komitmen sekolah yang tinggi. Meski demikian, masih ditemukan beberapa hambatan seperti keterbatasan fasilitas digital, perbedaan kemampuan siswa, dan kebutuhan pelatihan lanjutan. Secara keseluruhan, faktor pendukung lebih dominan dibandingkan faktor penghambat, sehingga implementasi deep learning di SMPN 25 Pekanbaru dinilai cukup kondusif namun tetap memerlukan penguatan kompetensi guru dan pemerataan dukungan teknologi.
IDENTIFIKASI MODEL-MODEL PEMBELAJARAN IPA YANG DI GUNAKAN GURU DI SMP NEGRI 4 SIAK HULU Restu Anastiya; Ibnu Hajar; Nurkhairo Hidayati
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6782

Abstract

Penerapan pendekatan deep learning dalam Kurikulum Merdeka masih menghadapi tantangan empiris terkait variasi pemahaman dan penerapan model pembelajaran oleh guru IPA, khususnya pada sekolah yang berada dalam tahap awal implementasi kurikulum. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi model-model pembelajaran yang digunakan guru IPA di SMP Negeri 4 Siak Hulu, faktor pertimbangan pemilihannya, serta keterkaitannya dengan prinsip deep learning. Penelitian ini merupakan studi kasus dengan pendekatan deskriptif kuantitatif yang melibatkan lima guru IPA sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui angket tertutup dan wawancara semi-terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan deskripsi kualitatif pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru terhadap model pembelajaran berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata 84,8%. Model Problem Based Learning dan Project Based Learning merupakan model yang paling dominan diterapkan karena dinilai efektif meningkatkan keaktifan dan pemahaman siswa serta sesuai dengan keterbatasan waktu pembelajaran. Sebaliknya, penerapan Discovery Learning dan Inquiry Learning masih terbatas akibat keterbatasan sarana dan tantangan pengelolaan kelas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa guru telah menerapkan model pembelajaran yang sejalan dengan Kurikulum Merdeka, namun peningkatan kompetensi guru dan dukungan fasilitas masih diperlukan untuk mengoptimalkan implementasi deep learning.
IDENTIFIKASI MODEL-MODEL PEMBELAJARAN IPA YANG DIGUNAKAN GURU DI SMP 25 PEKANBARU Septina Anggraini; Ibnu Hajar; Nurkhairo Hidayati
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6783

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi model-model pembelajaran yang diterapkan oleh guru IPA di SMP Negeri 25 Pekanbaru serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pemilihan dan penerapannya di kelas. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, dengan data diperoleh dari lima orang guru melalui angket skala Likert dan wawancara terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki pemahaman yang sangat baik mengenai berbagai model pembelajaran, termasuk Problem-Based Learning (PBL), Project-Based Learning (PjBL), Discovery Learning, dan Inquiry Learning. Dalam implementasinya, guru lebih sering menggunakan Discovery Learning dan PjBL karena dinilai sesuai dengan karakteristik materi dan kebutuhan belajar peserta didik. Pemilihan model pembelajaran dipengaruhi oleh tujuan pembelajaran, kesiapan siswa, kompleksitas materi, serta ketersediaan sumber belajar. Guru juga melakukan evaluasi dan refleksi secara rutin melalui analisis hasil belajar serta diskusi dengan rekan sejawat. Secara keseluruhan, praktik pembelajaran IPA di SMP Negeri 25 Pekanbaru telah berjalan dengan baik, meskipun peningkatan fasilitas dan pengembangan profesional berkelanjutan tetap diperlukan untuk mendukung implementasi Kurikulum Merdeka secara optimal.
Penilaian Creativity: Upaya Meningkatkan Kemampuan Guru SDN 006 Langgini dalam Mengases Creativity Siswa Hidayati, Nurkhairo; Idris, Tengku; Fauziah, Nurul; Ferazona, Sepita; Rahmayumita, Restesa
Community Education Engagement Journal Vol. 2 No. 2 (2021): April
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ceej.v2i2.6661

Abstract

Creativity yang dimiliki siswa dapat berkembang dengan optimal ketika guru mampu mengajarkannya dengan baik di sekolah. SDN 006 Langgini merupakan salah satu sekolah di Kecamatan Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar dengan jumlah rombongan belajar mencapai 18 kelas. Bentuk evaluasi yang dilakukan selama ini terhadap siswa didominasi oleh pemberian tes berupa soal. Oleh karena itu, dilaksanakan pengabdian kepada masyarakat sebagai upaya agar guru-guru mengetahui arti penting creativity, kemudian menyusun rubrik dan tes creativity. Metode yang di lakukan pada kegiatan ini adalah observasi, presentasi dan diskusi. Kegiatan dilaksanakan pada hari Selasa/09 Maret 2021 di SDN 006 Langgini dengan jumlah guru yang hadir sebanyak 30 orang. Guru-guru ini terdiri dari guru mata pelajaran dan guru kelas. Berdasarkan hasil kegiatan tersebut dapat diketahui bahwa guru telah melaksanakan evaluasi dengan baik termasuk melakukan penilaian proses dan produk. Guru juga memahami arti penting menilai creativity siswa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengabdian kepada masayarakat ini memberikan kontribusi untuk meningkatkan kemampuan guru dalam penilaian creativity siswa SDN 006 Langgini Kecamatan Bangkinang Kota.
4Cs’ (Critical Thinking, Communication, Collaboration, Creativity) pada Era Revolusi Industri 4.0: Pentingnya Mengenalkan Keterampilan ini Bagi Guru SMPN 1 Kuok Hidayati, Nurkhairo; Ferazona, Sepita; Desti, Desti; Idris, Tengku
Community Education Engagement Journal Vol. 3 No. 1 (2021): October
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ceej.v3i01.7822

Abstract

Pendidikan pada abad 21 ini perlu membekali siswa dengan keterampilan terutama 4Cs’ (critical thinking, communication, collaboration dan creativity). Namun, guru-guru di SMPN 1 kuok belum memahami secara utuh tentang pentingnya 4Cs’ dalam proses pembelajaran sehingga perlu dilakukan kegiatan yang bertujuan memberikan informasi tentang makna dan komponen apa saja yang terdapat pada 4C’s serta peran pentingnya dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan dalam kegiatan masyarakat ini berupa wawancara, presentasi dan diskusi. Kegiatan dilaksanakan pada hari Kamis, 30 September 2021 yang bertempat di SMPN 1 Kuok Kecamatan Kuok. Pemaparan materi berlangsung dengan lancar dengan dihadiri 20 orang peserta termasuk kepala sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru mampu memahami dengan baik 4Cs setelah diberikan penjelasan melalui PPT. Hal ini tampak dari respon yang diberikan guru melalui jawaban-jawaban yang disampaikan melalui G-Form, Berdasarkan kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa guru telah mampu memahami 4Cs sebagai bagian penting dari proses pembelajaran yang dibutuhkan pada era revolusi industri 4.0.
Self Assessment Terhadap Instrumen yang Digunakan Guru dalam Mengases Siswa Hidayati, Nurkhairo; Sari, Yelfira; Mellisa, Mellisa; Cahaya, Nilam
Community Education Engagement Journal Vol. 4 No. 1 (2022): October
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ceej.v4i1.10505

Abstract

Pemahaman guru-guru selama ini tentang berbagai instrumen penilaian perlu dikaji melalui self assessment terhadap instrumen penilaian yang selama ini mereka gunakan. Untuk membantu dalam penyelesaian masalah asesmen dalam proses pembelajaran di SMPN 1 kuok dilakukan melalui FGD dan penyampaian informasi. Sasaran kegiatan adalah guru-guru di SMPN 1 Kuok. Peserta kegiatan yang hadir berjumlah 13 orang guru dan Kepala Sekolah. Waktu pelaksanaan kegiatan pada hari Sabtu/03 September 2022. Instrumen yang digunakan adalah angket. Indikator yang dilihat terdiri dari adanya kriteria penilaian yang jelas, kemampuan menentukan bentuk, prosedur, dan alat penilaian, adanya tugas dan aktivitas sebagai bukti pembelajaran yang jelas, adanya tindak lanjut dari hasil penilaian. Hasil self assessment menunjukkan indikator yang memiliki persentase tertinggi adalah adanya kriteria penilaian yang jelas (82.05%) dan indikator kemampuan menentukan bentuk, prosedur, dan alat penilaian juga memiliki persentase 82.05%. Indikator lainnya yaitu adanya tugas dan aktivitas sebagai bukti pembelajaran yang jelas dan adanya tindak lanjut dari hasil penilaian memperoleh persentase secara berurutan sebesar 68.38 dan 66.67. Selama kegiatan pengabdian masyarakat guru-guru menyimak penjelasan materi yang disampaikan. Berdasarkan kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa guru telah mampu memahami asesmen namun dalam pelaksanaannya masih perlu ditingkatkan.
Pelatihan Hidroponik Sistem Sederhana Pada Skala Rumah Tangga di Desa Kubang Jaya Mellisa; Fitriyeni; Hidayati, Nurkhairo; Imania; Anthonia, Salshadilla
Community Education Engagement Journal Vol. 4 No. 1 (2022): October
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ceej.v4i1.10652

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dan mengembangkan kemampuan masyarakat terhadap pelatihan hidroponik sistem sederhana. Sasaran pada kegiatan pengabdian ini adalah ibu-ibu rumah tangga yang berada di Desa Kubang Jaya. Berdasarkan hasil observasi Desa Kubang Jaya merupakan salah satu desa yang padat penduduk, sehingga masyarakat memiliki perkarangan atau halaman yang tidak begitu luas dan juga belum ada masyarakat yang menerapkan penanaman secara hidroponik sederhana. Oleh karena itu, pelaksanaan pengabdian masyarakat untuk pelatihan hidroponik sistem sederhana ini perlu dilakukan. Kegiatan pengabdian ini berbentuk pelatihan hidroponik sederhana pada skala rumah tangga. Kegiatan pengabdian ini meliputi: pemberian materi dengan metode ceramah dan Tanya jawab, praktek pembuatan media hidroponik dan budidaya tanaman secara hidroponik. Kegiatan ini akan dilaksanakan dengan tiga tahap, yaitu : pertama adalah tahap perencanaan kegiatan dengan mengundang masyarakat di Desa Kubang Jaya, lalu tahap kedua adalah penyampaian materi dan tanyajawab atau umpan balik dari masyarakat untuk melihat tingkat pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang sistem hidroponik, yang terakhir adalah melakukan praktek pembuatan media tanam dengan sistem hidroponik sederhana dan melakukan budidaya tanaman pakcoy menggunakan media tanam sistem hidroponik sederhana.
Co-Authors Ade Siti Khairunnisa Siregar Aisya, Selvira Al Abrar, Said Muhammad Alia Ramadani Alviany Dwi Syafitri Alvina Tuzzahra Salsabila Amelia Swastika Andi Andariana Andri Hendrizal Anthonia, Salshadilla Aprilia, Minel Apriza Fitriani Armayati, Leni Aulia, Nur Rahmatul Bekti Pardana, Sanovriharisa Budi, Setia Cahaya, Nilam Cahyana, Rendra Chairunnisa, Sheilla Danti Aulia Sari Delma Saputri Desti Desti Desti Desti, Desti Dhia Awalia Putri Diana Molly Edo Praguna Elfis Elfis, Elfis Farid Agung Prasetyo Fernandez, Vandi Fira Herlini Fitri Arsih Fitriyeni Fitriyeni Fitriyeni Fitriyeni, Fitriyeni Gita Septi Rahmadwi Gita Septi Rahmadwi Hafifa Nur Ramadhani Hajar , Ibnu Hasniyati, Hasniyati Heny Nurdiana Hermalia, Rosa Hidayah, Marissa Nur Ibnu Hajar Ibnu Hajar Ibnu Hajar Ichwani Putri, Iffa Iffa Ichwani Putri imania Imania Imania, Imania Jhanah Hafizah Kasih Maylani Laila Witra Laila Witra Laili Rahmi, Laili Laily Rahmahwati Lala Oktaviani Leni Armayati Leni Indriana Linda Linda Linda Safitri Lismayani Fauziyah Lizawati Lizawati Luthfi Qolbiah Maharani, Dhiyah Manja Septi Wulandari Marini Fitria Marwiyah Marwiyah Maylani, Kasih Mega Khairani Ulfa Meli Astriani Mellisa mellisa Mellisa Mellisa Mellisa, Mellisa Muh. Azhar Kholidi Mutiara Mutiara Nababan, Bunga Nabila Yenanta Nabila, Putri Naswa Adinda Ramadhani Nilam Cahaya Nilofar Mulla Novita Ayu Novriandini Nur Fitri Mitha Sayuti Nurani, Fitri Nurmalinda Nurul Fauziah Nurul Fauziah Nurul Fauziah Nurul Fauziah Nurul Fauziah Nurul Fauziah Oktariani Oktaviani, Lala Pamayanti, Evi Pebriani Pebriani Peny Husna Handayani, Peny Husna Puspitasari, Sandra Putri Ade Rahma Yulis Putri Ade Rahmayulis Putri, Iffa Ichwani Putri, Nur Diana Rahmayulis, Putri Ade Rahmayumita, Restesa Rani, Dewi Atika Reni Gustriya Restesa Rahmayumita Restesa Rahmayumita Restesa Rahmayumita Restu Anastiya Riadatil Fitri Rika Deliana Rini Dwi Lestari Rini Dwi Lestari Rini Dwi Lestari, Rini Dwi Rini Santia Ritawati, Tengku Robiah, Siti Rosa Hermalia Safitri, Linda Said Muhammad Al Abrar Salsa Belia Ayu Tryani Salsa Mulani Putri Salsabila, Zahra Anandita Salshadilla Anthonia Santika, Rosi saputri, delma Sari Herlina Sari Nainggolan, Natalia sari, yelfira Selvi Rahma Yulita Selvira Aisya Sepita Ferazona Sepita Ferazona Sepita Ferazona Sepita Ferazona Septina Anggraini Simamora, Jenny Br Siska Ferastia Siska Firanda Siti Nurhalizah Siti Nurhayati Siti Robiah Siti Robiah Siti Sofea Siti Zubaidah Sri Amnah Sukarni Sulistiawati, Dea Sumandar Suryanti Suryanti SURYANTI Suryanti Suryanti Suryanti Suryanti Swastika, Amelia Tasya Bahira Tengku Idris, Tengku Tengku Ritawati Tengku Ritawati Tunnisa, Liza Fadillah Ummi Kalsum Vera Rahmadhani Wahyu Anggrayeni Wahyuni, Fadma Waltriandi, Yandri Windy Martuty Wiwit Yuli Lestari Wulandari Saputri, Wulandari Yandri Waltriandi Yandri Waltriandi yelfira sari Yeyendra Yeyendra Yeyendra Yeyendra Yunia Dwi Rahmawati Yustini, Suri Zakiah Rizky Riyanti