Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Application of Acrostic Techniques to Improve Poetry Writing Ability by UMN Al-Washliyah Students in The Literature Appreciation Course for Elementary Children Juwita, Putri; Desniarti, Desniarti; Husna, Tiflatul; Nurmarina, Nurmarina
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 1 No. 12 (2023): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v1i12.631

Abstract

The background to this research is the students' lack of understanding of the concept of poetry so that poetry writing tends to be written in the form of stories with paragraphs. These findings show that students' ability to write poetry at school is still low. This research aims to improve the ability of students in the Primary School Teacher Education Study Program Semester 4 V at Al Washliyah Muslim Nusantara University in writing poetry using the acrostic technique. The research was carried out using classroom action procedures (PTK). Data collection techniques use observation and test techniques. This research is Classroom Action Research (PTK) where the assessment is cyclical consisting of 4 stages, namely: (1) planning, (2) implementation, (3) observation and (4) reflection. The sample in the research here is all 4V semester students totaling 39 people. The research results show that the ability of students in the fourth semester of the Teacher Education Study Program in writing poetry in the pretest obtained a score of 60.10 and a completeness level of 16%. In the first cycle they obtained an average score of 64.72 and a completeness level of 49%. In cycle II the average score was 83.90 and the level of learning completeness was 92%. From the results of this analysis, it was concluded that the ability to write poetry using the acrostic technique of students in the fourth semester of the FKIP Elementary School Teacher Education Study Program increased. Based on the criteria for classical learning completeness, this learning has achieved the target of classical learning completeness. In other words, this acrostic technique helps students convey ideas, thoughts and feelings through imagination in the form of poetry.
Analisis Kemampuan Pemodelan Matematika Siswa Kelas XI Multimedia SMK Swasta Istiqlal Delitua pada Program Linear Parinduri, Siti Nurhidayati; Anggraini, Siti; Desniarti, Desniarti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai hasil dari pemeriksaan yang dilakukan pada siswa kelas XI di SMK Swasta Istiqlal Delitua, peneliti menemukan beberapa masalah yang terkait dengan program linear: (1) siswa mengalami kesulitan dalam memodelkan masalah matematika ke dalam fungsi kendala dan objektif; (2) siswa terlalu terfokus pada langkah pengerjaan yang diberikan guru; dan (3) siswa menjadi frustrasi karena masalah program linear seringkali berupa kalimat panjang yang membingungkan mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan tingkat kemampuan memodelkan siswa berdasarkan hasil tes hasil belajar. Dari 31 siswa kelas XI multimedia 1 di SMK Swasta Istiqlal Delitua, 23 adalah subjek penelitian. Data penelitian berasal dari hasil tes. Mereka diklasifikasikan berdasarkan jawaban yang sejenis dan kemudian dianalisis dengan indikator kemampuan memodelkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang menyelesaikan soal nomor 1 berada pada level situasional, 22,58% berada pada level referensial, dan 6,45% berada pada level formal. Siswa yang menyelesaikan soal nomor 2 berada pada level situasional dan 6,45% berada pada level formal.
Analisis Kemampuan Pemodelan Matematika Siswa Kelas XI Multimedia SMK Swasta Istiqlal Delitua pada Program Linear Parinduri, Siti Nurhidayati; Anggraini, Siti; Desniarti, Desniarti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai hasil dari pemeriksaan yang dilakukan pada siswa kelas XI di SMK Swasta Istiqlal Delitua, peneliti menemukan beberapa masalah yang terkait dengan program linear: (1) siswa mengalami kesulitan dalam memodelkan masalah matematika ke dalam fungsi kendala dan objektif; (2) siswa terlalu terfokus pada langkah pengerjaan yang diberikan guru; dan (3) siswa menjadi frustrasi karena masalah program linear seringkali berupa kalimat panjang yang membingungkan mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan tingkat kemampuan memodelkan siswa berdasarkan hasil tes hasil belajar. Dari 31 siswa kelas XI multimedia 1 di SMK Swasta Istiqlal Delitua, 23 adalah subjek penelitian. Data penelitian berasal dari hasil tes. Mereka diklasifikasikan berdasarkan jawaban yang sejenis dan kemudian dianalisis dengan indikator kemampuan memodelkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang menyelesaikan soal nomor 1 berada pada level situasional, 22,58% berada pada level referensial, dan 6,45% berada pada level formal. Siswa yang menyelesaikan soal nomor 2 berada pada level situasional dan 6,45% berada pada level formal.
Penerapan Metode Permainan untuk Meningkatkan Minat Belajar Matematika di Kelas X-7 SMA Negeri 13 Medan Tahun pelajaran 2024/2025 Zebua, Mesra Belinda; Afriati, Vira; Desniarti, Desniarti; Nurhalizah, Siti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar peserta didik kelas X-7 SMA Negeri 13 Medan melalui penerapan metode permainan dalam pembelajaran matematika. Berdasarkan observasi awal, ditemukan bahwa sebagian besar peserta didik tidak menunjukkan minat yang tinggi dalam belajar matematika. Banyak di antaranya yang tidak memperhatikan penjelasan guru, dan metode pembelajaran yang digunakan masih bersifat monoton, yaitu ceramah yang berpusat pada guru. Hal ini menyebabkan peserta didik merasa jenuh selama proses pembelajaran. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, peneliti menerapkan metode permainan dalam pembelajaran matematika. Hasil pengamatan selama penelitian, baik pada siklus I maupun siklus II, menunjukkan bahwa penerapan metode permainan berhasil meningkatkan minat belajar peserta didik. Pembelajaran menjadi lebih menarik, interaktif, dan menyenangkan. Berdasarkan hasil angket, wawancara, dan observasi, terjadi peningkatan signifikan dalam minat belajar peserta didik. Pada tahap pra-siklus, hanya 15% peserta didik yang menunjukkan minat belajar tinggi, sedangkan pada siklus I meningkat menjadi 64%, dan pada siklus II mencapai 80%. Selama pembelajaran, peserta didik terlibat aktif dalam diskusi kelompok dan permainan yang menuntut mereka untuk menyelesaikan soal matematika dengan cepat. Meskipun masih ada beberapa peserta didik yang belum sepenuhnya aktif, jumlahnya menurun signifikan pada siklus II.
Penerapan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Berpikir Kreatif Peserta Didik Purba, Elda Naida; Afriati, Vira; Desniarti, Desniarti; Ramadhani, Ramadhani; Alawiyah, Tuti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang memiliki tujuan meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik SMA Negeri 13 Medan dengan menerapkan pembelajaran Project Based Learning (PjBL). PjBL ini diterapkan pada pembelajaran matematika materi dimensi tiga melalui dua tahapan yaitu siklus I dan siklus II. Setelah dilaksanakan pembelajaran menggunakan PjBL untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik khususnya pada mata pelajaran matematika kelas XII Mia-4 yang berjumlah 34 peserta didik. Peningkatan dapat dilihat berdasarkan hasil persentase observasi maupun pengamatan kemampuan berpikir kreatif peserta didik pada peningkatan dari pra siklus sebanyak 38% mengalami peningkatan sebesar 41% menjadi 79% di siklus I. Sedangkan pada sikus 2 juga terjadi peningkatan sebesar 12% dari sikus I menjadi 91%. Persentase ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Dengan menerapkan PjBL dapat diperoleh suatu kesimpulan bahwa PjBL dapat meningkatkan kemampuan bepikir kreatif peserta didik di kelas XII Mia-4 SMA Negeri 13 Medan.
Penerapan Model Discovery Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Matematis Materi Eksponen Batu, Siti Sadar Sulastri Lumban; Afriati, Vira; Desniarti, Desniarti; Sari, Dwi Novita; Naibaho, Mesni Harianty
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman matematis siswa melalui model pembelajaran Discovery Learning pada siswa kelas X SMAN 13 Medan T.P. 2024/2025. Berdasarkan analisis, hasil tes menunjukkan peningkatan pada siklus I, meskipun masih terdapat kekurangan pada kemampuan menyatakan ulang konsep dan menerapkan konsep dalam menyelesaikan masalah. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, kemampuan siswa meningkat signifikan dan memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Model Discovery Learning memberikan kesempatan bagi siswa untuk menemukan sendiri konsep matematika, sehingga pembelajaran menjadi bermakna, meningkatkan partisipasi siswa, dan memperkuat pemahaman materi. Proses ini juga mendorong kerjasama kelompok, meningkatkan kreativitas, serta tanggung jawab siswa. Dengan hasil ini, hipotesis tindakan terbukti benar bahwa penerapan Discovery Learning dapat memperbaiki pembelajaran dan pemahaman matematis siswa.
Penerapan Model Discovery Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Pada Materi Eksponen Kelas X di SMA Negeri 13 Medan Purba, Mika Oktavia; Afriati, Vira; Desniarti, Desniarti; Zahari, Cut Latifah; Nabila, Nurul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas X-7 di SMA Negeri 13 Medan dengan menerapkan pembelajaran Discovery Learning. Penelitian ini penting dilakukan karena pembelajaran abad ke-21 menuntut keterampilan berpikir tingkat tinggi. Model Discovery Learning diterapkan dalam pembelajaran matematika materi Eksponen kelas X-7 di SMA Negeri 13 Medan melalui dua tahap, yaitu siklus I dan siklus II. Subjek penelitian ini melibatkan 36 peserta didik. Setelah pembelajaran menggunakan model Discovery Learning dilaksanakan, terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik, khususnya pada mata pelajaran matematika kelas X-7. Peningkatan ini dapat dilihat dari hasil persentase tes awal hanya terdapat 5 orang yang memiliki ketuntasan 75 (KKM) dan setelah diterapkan nya model Discovery learning kemampuan berpikir kritis peserta didik meningkat sebesar 68% atau sebanyak 26 peserta didik pada siklus 1 dan terdapat peningkatan juga pada siklus 2 sebanyak 33 orang dengan presentase 90%. Persentase ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik di kelas X-7 SMA Negeri 13 Medan. Dengan penerapan Discovery Learning, dapat disimpulkan bahwa model ini efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik di kelas tersebut.
Application of Acrostic Techniques to Improve Poetry Writing Ability by UMN Al-Washliyah Students in The Literature Appreciation Course for Elementary Children Juwita, Putri; Desniarti, Desniarti; Husna, Tiflatul; Nurmarina, Nurmarina
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 1 No. 12 (2023): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v1i12.631

Abstract

The background to this research is the students' lack of understanding of the concept of poetry so that poetry writing tends to be written in the form of stories with paragraphs. These findings show that students' ability to write poetry at school is still low. This research aims to improve the ability of students in the Primary School Teacher Education Study Program Semester 4 V at Al Washliyah Muslim Nusantara University in writing poetry using the acrostic technique. The research was carried out using classroom action procedures (PTK). Data collection techniques use observation and test techniques. This research is Classroom Action Research (PTK) where the assessment is cyclical consisting of 4 stages, namely: (1) planning, (2) implementation, (3) observation and (4) reflection. The sample in the research here is all 4V semester students totaling 39 people. The research results show that the ability of students in the fourth semester of the Teacher Education Study Program in writing poetry in the pretest obtained a score of 60.10 and a completeness level of 16%. In the first cycle they obtained an average score of 64.72 and a completeness level of 49%. In cycle II the average score was 83.90 and the level of learning completeness was 92%. From the results of this analysis, it was concluded that the ability to write poetry using the acrostic technique of students in the fourth semester of the FKIP Elementary School Teacher Education Study Program increased. Based on the criteria for classical learning completeness, this learning has achieved the target of classical learning completeness. In other words, this acrostic technique helps students convey ideas, thoughts and feelings through imagination in the form of poetry.
KEMAMPUAN PEMAHAMAN PEMODELAN MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA Husna, Laila Diyatul; Widiyanti, Sri Indah; Fadilah, Annisaul; Nafisah, Zawahir; Desniarti, Desniarti
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v8i1.335

Abstract

Kemampuan seorang guru dalam mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan Kehidupan sehari-hari  di kelas sangatlah penting. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis keterampilan pemodelan matematis siswa ketika mengerjakan tugas matematika terkait situasi.Pembelajaran ini dianggap penting.Sebab, syarat belajarnya mengharuskan Anda memiliki kemampuan berhitung yang baik, serta mampu menerapkan matematika dalam kehidupan sehari-hari.Oleh karena itu, keterampilan pemodelan matematika penting bagi siswa sebagai jembatan antara masalah matematika dengan dunia nyata.. menjadi Peneliti mendapat alat berupa soal matematis kontekstual, setelah itu peneliti menganalisis hasil penelitian dan melakukan wawancara terkini mengenai hasil kerja alat tersebut.Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa kemampuan pemodelan matematis siswa berbeda-beda, terlepas dari apakah mereka mempunyai kemampuan matematika tinggi, sedang, atau rendah.Masih terdapat siswa yang tidak membangun model matematika karena kurang memahami permasalahan.Bahkan ketika siswa memodelkan gambar membuat banyak variasi, namun sebagian besar siswa masih mempunyai ketelitian yang rendah dalam memodelkan gambar sesuai tugas yang diberikan.Sebagian besar siswa masih kurang pengetahuannya tentang pemodelan matematika.
HIDUP SEHAT PEMBUATAN JAMU KUNYIT ASAM SERTA EDUKASI DI DESA KUALA INDAH SEBAGAI ANTI NYERI Utami, Dinda Sari; Desniarti, Desniarti; Nasution, Putri Nabila; Maharani, Sinta; Aulia, Salsabila; Aulia, Najmah; Nurfazri, Juliati
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 05 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini dilaksanakan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat Desa Kuala Indah mengenai cara pembuatan jamu kunyit asam sebagai salah satu alternatif pengobatan tradisional dalam meredakan keluhan nyeri. Penelitian menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan observasi, refleksi, perencanaan, dan aksi. Kegiatan melibatkan 30 orang peserta yang terdiri dari anggota PKK, perangkat desa, serta mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat, bahkan beberapa ibu PKK berminat untuk mempelajari lebih lanjut resep jamu kunyit asam. Peserta mampu memahami manfaat kunyit asam sekaligus mempraktikkan pembuatan jamu secara mandiri. Temuan ini sejalan dengan penelitian Nanda et al. (2021) yang melaporkan kadar kurkumin dalam jamu kunyit asam berkisar 0,0186–0,0580 mg/mL, serta studi Rezkiyanti & Rusli (2022) yang menunjukkan bahwa konsumsi jamu kunyit asam efektif menurunkan intensitas nyeri haid primer. Dengan demikian, kegiatan KKN ini memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat berbasis pengobatan tradisional yang didukung bukti ilmiah.
Co-Authors Abdul Latif Ahda, Haryati Alvin, Rizky Anggraini, Siti Anisa, yuananisa Aprillia, Sherly Aulia, Najmah Aulia, Nurul Inda Aulia, Salsabila Awalia, Nurhafipah Ayu Melati Ningsih Ayu, Suci Dirma Azhari, Vira Bancin, Fiti Pransiska Banjarnahor, Winda C Barus, Zalmira Aidina Batu, Siti Sadar Sulastri Lumban Br Perangin-angin, Melvy Buulele, Keristiani Damanik, Nisa Fahmi DEWI FITRIA, DEWI Dewi, Ika Sandra Dinda Sari Utami Fadilah, Annisaul Fadillah, Jihan Husna Fauzan Azima Hafo, Sungguhati Harahap, Ardhansyah Putra Harahap, Irham Habibi Harahap, Seprianti Haryati Ahda Nasution Hasibuan, Anjelina Khairani Hasugian, Grace Stela Husna, Laila Diyatul Husna, Tiflatul Hutabarat, Sri Aswita Hutasoit, Srikanti Ihsan, Muhammad Arya Indayanti, Yuki Irawan, Ira Fauziah Juwita, Putri Khaira, Bunga Silvana khairina, Siti Mahliza Nasution Muhammad Hafiz Muhammad Iqbal Muhammad Luthfi Muzayyanah, Ismi Alfi Nabila, Nurul Nafisah, Zawahir Nafiza, Cut Alfia Naibaho, Mesni Harianty Nasution, Amanda Syahri Nasution, Putri Nabila Nasution, Zakiya Kayrani Nirmala, Timoria Tinna Nirmawan Nirmawan Nurdalilah Nurdalilah Nurdalilah, Nurdalilah Nurfazri, Juliati Nurhafni Siregar Nurhalizah, Siti Nurmarina, Nurmarina Pahlevi, Putra Parinduri, Siti Nurhidayati Pasaribu, Miranda Valentin Pasaribu, Nurhalija Purba, Agnes Lucyana Purba, Elda Naida Purba, Mika Oktavia puspita, dela Ramadhani Ramadhani Ramadhani Ramawati, Ramawati Rambe, Ayu Permata Rizky Rambe, Deliana Rindiani, Rizki Rosadi, Mimin Sagala, Herbet Saiful Bahri Sari, Dwi Novita Sari, Permata Siallagan, Rikki Candra Simanjuntak, Ivena Br Simanjuntak, Rosalia Rusline Simorangkir, Rennika Irfenti Seprina Sinaga, Masniawita Gloria Sinaga, Sartika Juwita Sinta Maharani Siregar, Amalia Retno Wulandari Siregar, Disna Anum Siregar, Risna Ula Siregar, Yasril Efendi Hamdy Sitangang, Pesta Rut Cahaya Sitepu, Safnal Zeryo Sitorus, Cindy Amelia Sujarwo Sujarwo Sulastri, Siti Sadar Syahputri, Novita Tambunan, Melinda Sabrina Tamimi, Afifah Tampubolon, Tiur Yohana Trisdayanti, Ema Tuti Alawiyah Varadisi, Nadia Vira Afriati, Vira Wardani, Hizmi Warsito, Kabul Widiyanti, Sri Indah Zahari, Cut Latifah Zebua, Mesra Belinda