Claim Missing Document
Check
Articles

Prediksi Kejadian Penyakit Paru Obstruktif Kronis dengan Kuesioner Puma Lila Kartika; Bagus Rahmat Santoso; Rian Tasalim
Journal of Language and Health Vol. 6 No. 3 (2025): Journal of Language and Health: September 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i3.356

Abstract

Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) merupakan salah satu masalah kesehatan global dengan angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Penyakit ini ditandai dengan adanya hambatan aliran udara yang progresif dan tidak sepenuhnya reversibel, umumnya disebabkan oleh kebiasaan merokok, paparan polusi, serta faktor risiko lainnya. Deteksi dini PPOK di layanan primer sangat penting untuk mencegah progresivitas penyakit. Salah satu instrumen skrining yang dapat digunakan adalah kuesioner PUMA, yang dikembangkan untuk mengidentifikasi pasien berisiko tinggi PPOK secara cepat dan sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi kejadian PPOK berdasarkan hasil kuesioner PUMA di Puskesmas Tewang Pajangan. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 30 orang masyarakat usia ≥40 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner PUMA yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis secara univariat. Mayoritas responden berusia 50–59 tahun (63%), berjenis kelamin laki-laki (76,7%), serta memiliki kebiasaan merokok (90%). Berdasarkan skor PUMA, sebanyak 80% responden tergolong memiliki risiko tinggi PPOK, sedangkan 20% lainnya berada pada kategori risiko rendah. Sebagian besar responden di Puskesmas Tewang Pajangan berisiko tinggi menderita PPOK, sehingga diperlukan penerapan skrining rutin menggunakan PUMA di layanan primer.
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN INDEKS PRESTASI MAHASISWA BARU DI UNIVERSITAS SARI MULIA Fachriyal Hami; Rian Tasalim
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32419/jppni.v6i1.247

Abstract

Background: The quality of sleep has a major effect on psychological and physical conditions because it is a necessity that helps the formation of body cells, a healing mechanism and maintains the body’s biochemical balance. Objective: This study aims to determine, identify and analyze the effect of sleep quality on the student achievement index. Methods: This study used a quantitative approach with a cross-sectional design plus open-ended questions to explore data in depth.  Result: The statistical result shows that sleep quality does not affect the achievement index, and factors that can influence are self-management, self-efficacy, and environmental factors. Conclusion: There are 67,5% of respondents experiencing poor sleep quality, and there is so many sleep quality which is opposite with each of their achievement index, also self-management, self-efficacy, and environmental factors that influence the achievement index of students.
Pengaruh Pemberian Hipnotis Lima Jari Berbasis Komunikasi Bahasa Banjar terhadap Tingkat Kecemasan Remaja Muhammad Rifa’i; Subhannur Rahman; Rian Tasalim
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 5 (2025): Oktober 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i5.582

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan mengalami gangguan kecemasan akibat perubahan psikologis, sosial, dan lingkungan yang mereka alami. Tingginya tekanan akademik, perubahan hormonal, serta interaksi sosial yang kompleks menjadikan remaja lebih mudah mengalami stres dan kecemasan. Kecemasan yang tidak ditangani dengan baik dapat berdampak pada performa belajar dan kesehatan mental jangka panjang. Pendekatan intervensi non-farmakologis seperti hipnotis lima jari berbasis komunikasi bahasa banjar dapat menjadi salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengatasi kecemasan karena memberikan ketenangan, rasa aman dan kedekatan emosional pada remaja yang menerima terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian hipnotis lima jari berbasis komunikasi bahasa Banjar terhadap tingkat kecemasan remaja di SMPN 30 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ‘’pre-eksperimental one group pre-test and post-test’’. Jumlah sampel sebanyak 30 orang remaja yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kecemasan The Revised Children’s Manifest Anxiety Scale (RCMAS) hasil validitas berkisar antara 0,208 hingga 0,589 sedangkan hasil uji reliabilitas 0,793. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan tingkat kecemasan setelah diberikan intervensi dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Ada Pengaruh pemberian hipnotis lima jari berbasis komunikasi bahasa banjar terhadap tingkat kecemasan remaja di SMPN 30 Banjarmasin.
Hubungan antara Index Masa Tubuh dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia Ice Trianti; Rian Tasalim; Angga Irawan; Subhannur Rahman
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 1 (2026): Februari 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i1.1639

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang banyak dialami oleh lansia dan menjadi masalah kesehatan utama di pelayanan kesehatan primer. Proses penuaan menyebabkan perubahan fisiologis seperti penurunan elastisitas pembuluh darah dan gangguan mekanisme regulasi tekanan darah. Salah satu faktor risiko yang dapat dimodifikasi adalah indeks massa tubuh (IMT). Lansia dengan IMT tidak normal, terutama overweight dan obesitas, memiliki risiko lebih tinggi mengalami hipertensi akibat peningkatan resistensi perifer dan beban kerja jantung. Di Wilayah Kerja Puskesmas Bawan, masih ditemukan tingginya kasus hipertensi pada lansia yang disertai status gizi berlebih, sehingga diperlukan kajian ilmiah sebagai dasar intervensi promotif dan preventif. Mengetahui hubungan antara indeks massa tubuh dengan kejadian hipertensi pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Bawan. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan analitik observasional dan rancangan cross-sectional. Sampel berjumlah 30 lansia berusia ≥60 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran berat badan, tinggi badan, dan tekanan darah menggunakan alat ukur standar. Analisis data bivariat menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berada pada kategori IMT overweight dan obesitas serta mengalami hipertensi. Uji chi-square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara indeks massa tubuh dan kejadian hipertensi pada lansia (p 0,000). Indeks massa tubuh berhubungan signifikan dengan kejadian hipertensi pada lansia.
Efektivitas Pemberian Terapi Dzikir Terhadap Penurunan Resiko Self Harm pada Remaja di SMPN 30 Banjarmasin Melanda, Nila; Rahman, Subhannur; Tasalim, Rian
Jurnal Pustaka Keperawatan (Pusat Akses kajian Keperawatan) Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Pustaka Keperawatan
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adolescence is characterized by physical and psychological changes that often cause emotional distress, so some adolescents express stress through self-harm behavior. This condition can have an impact on the appearance of shame, depression, and anxiety. This study aims to analyze the effectiveness of dhikr therapy in reducing the risk of self-harm in adolescents at SMPN 30 Banjarmasin. The study used a quantitative method with a pre-experimental one group pretest-posttest design. The sample consisted of 35 respondents who were selected through purposive sampling techniques. Data collection was carried out using the Self-Harm Inventory (SHI) questionnaire and analyzed using the Wilcoxon test. The results showed a significant difference in the level of self-harm before and after dhikr therapy (p=0.00), with all respondents (100%) experiencing a decrease in the level of self-harm to the mild category. These findings prove that dhikr therapy is effective in reducing the risk of self-harm in adolescents. This therapy can be a simple, independent intervention that is beneficial for improving adolescent mental health and emotional control
Edukasi Hipertensi Berbasis Bahasa Banjar dan Pemanfaatan Infused Water Mentimun pada Lansia di Panti Uma Kandung Rian Tasalim; Naili Rahmah; Nur Fitriana; Resty Aulia Ramadini; Tasya Tria Ananda Ananda; Ridha Risalda Lauzia; Siti Rahmah; Muhammad Arief Wicaksono; Rifa’atul Mahmudah; Muhammad Riduansyah
JURNAL SUAKA INSAN MENGABDI (JSIM) Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Suaka Insan Mengabdi (JSIM)
Publisher : Institut Kesehatan Suaka Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jsim.v8i1.974

Abstract

Hypertension is a prevalent health issue among the elderly, contributing to severe cardiovascular complications. Indonesia’s 2018 Basic Health Research (Riskesdas) reported that hypertension affects more than 50% of older adults aged 65–74 years. This community service program aimed to improve elderly knowledge and skills in hypertension prevention through Banjar language-based education and the use of cucumber infused water as a complementary approach. A participatory method was applied, involving lecturers, students, and 30 elderly residents at Uma Kandung Social Nursing Home, Banjarmasin. Activities included blood pressure measurement, health education in Banjar language, cucumber infused water preparation, blood pressure monitoring practice, and evaluation with pre- and post-tests. Findings indicated improved knowledge from 40% to 83% and a reduction in systolic blood pressure by 8–10 mmHg and diastolic by 5–7 mmHg. Participants also showed higher motivation for routine monitoring and healthier lifestyles. In conclusion, integrating culturally based education with cucumber infused water is effective in enhancing health literacy and promoting hypertension control behaviors among the elderly.
Pemberdayaan Lansia melalui Kombinasi Slow-Stroking Massage dan Rendam Kaki Garam Epsom sebagai Upaya Stabilisasi Tekanan Darah Sistolik Rian Tasalim; Husnul Khotimah
Bhakti Patrika Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Pubfine Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64408/bp.2026.22170

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi merupakan masalah kesehatan utama pada lansia yang dapat memicu komplikasi kardiovaskular serius. Sebagian besar lansia masih mengandalkan terapi farmakologis tanpa diimbangi terapi nonfarmakologis. Oleh karena itu, diperlukan upaya pemberdayaan lansia melalui terapi sederhana dan aman untuk membantu menstabilkan tekanan darah sistolik. Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan pada 14 lansia di Yayasan Uma Kandung Banjarmasin Timur melalui edukasi kesehatan, demonstrasi, dan praktik langsung kombinasi slow-stroking massage serta rendam kaki garam Epsom. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test pengetahuan, observasi keterampilan, serta pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Tingkat pengetahuan lansia meningkat dari 48,00% menjadi 88,00% (peningkatan 40,00%). Sebagian besar peserta mampu mempraktikkan terapi relaksasi secara mandiri dengan teknik yang benar. Kombinasi slow-stroking massage dan rendam kaki garam Epsom memberikan efek relaksasi, memperlancar sirkulasi darah, serta membantu menstabilkan tekanan darah sistolik. Kesimpulan: Kombinasi slow-stroking massage dan rendam kaki garam Epsom terbukti efektif sebagai terapi nonfarmakologis yang aman, sederhana, dan dapat diterapkan secara mandiri oleh lansia. Program ini dapat dijadikan alternatif intervensi kesehatan komunitas untuk mendukung pengendalian hipertensi pada kelompok usia lanjut.
Pengaruh Pemberian Seduhan Kelopak Bunga Rosella Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Wisma Dahlia PPRSLU Budi Sejahtera Banjarbaru Rian Tasalim; M. Sobirin Mohtar; Winda Ayu Fazraningtyas; Latifah Latifah; Afifah Ghina Fakhirah; Cindy Maulida; Ipah Nurjanah; Meylia Rabita; Siti Aisyah; Dede Mahdiyah; Anshori Anshori; Claire Areola Rico; Lea L. Pancho-Ongan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 3 No 2 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v3i2.1178

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang banyak dialami masyarakat, terutama lansia, dan dapat menyebabkan komplikasi serius apabila tidak dikendalikan dengan baik. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu menurunkan tekanan darah adalah seduhan kelopak bunga rosella (Hibiscus sabdariffa) yang memiliki kandungan antioksidan dan efek vasodilatasi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian seduhan kelopak bunga rosella terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Wisma Dahlia Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Budi Sejahtera. Metode kegiatan dilakukan melalui pendekatan intervensi nonfarmakologis dengan pemberian seduhan kelopak bunga rosella kepada 7 orang lansia penderita hipertensi. Kegiatan diawali dengan pengukuran tekanan darah awal (pre-test), pemberian edukasi kesehatan, pemberian seduhan rosella, serta pengukuran tekanan darah setelah intervensi (post-test). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar lansia mengalami penurunan tekanan darah sistolik setelah pemberian seduhan kelopak bunga rosella dengan selisih penurunan berkisar antara 1–5 mmHg. Lansia juga tampak lebih rileks dan nyaman setelah mengonsumsi seduhan rosella. Dengan demikian, seduhan kelopak bunga rosella berpotensi menjadi terapi komplementer nonfarmakologis yang aman, sederhana, ekonomis, dan mudah diterapkan dalam membantu pengendalian tekanan darah pada lansia penderita hipertensi.
Hubungan Antara Tingkat Stres Dengan Aktivitas Fisik Pada Mahasiswa Keperawatan Di Universitas Sari Mulia Kristina Dwi Silva; Rifa’atul Mahmudah; Rian Tasalim
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 6 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i6.1372

Abstract

Latar Belakang: Mahasiswa keperawatan rentan mengalami stres akibat tuntutan akademik, praktikum, dan praktik klinik. Aktivitas fisik diketahui dapat membantu menjaga kesehatan mental dan menurunkan stres. Tujuan: Menganalisis hubungan antara tingkat stres dengan aktivitas fisik pada mahasiswa Program Studi Sarjana Keperawatan Universitas Sari Mulia. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain korelasional dan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 168 mahasiswa yang dipilih menggunakan proportional random sampling. Tingkat stres diukur menggunakan Perceived Stress Scale-10 (PSS-10) dan aktivitas fisik menggunakan International Physical Activity Questionnaire-Short Form (IPAQ-SF). Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan α=0,05. Hasil: Mayoritas responden mengalami stres sedang (60,7%), diikuti stres tinggi (30,4%) dan stres rendah (8,9%). Sebagian besar responden memiliki aktivitas fisik tinggi (88,1%), sedangkan 11,9% memiliki aktivitas fisik sedang. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p=0,043 (p<0,05), yang menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat stres dan aktivitas fisik. Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan aktivitas fisik pada mahasiswa keperawatan Universitas Sari Mulia. Pengelolaan stres dan peningkatan aktivitas fisik perlu ditingkatkan untuk mendukung kesehatan fisik dan mental mahasiswa.
Hubungan Lama Pemasangan Kateter Urin Dengan Kejadian Infeksi Saluran Kemih Pada Pasien Pascaoperasi Ari Sandy Pratama; Rian Tasalim
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 6 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i6.1466

Abstract

Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan salah satu infeksi nosokomial yang paling sering terjadi pada pasien pascaoperasi yang menggunakan kateter urin menetap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama pemasangan kateter urin dengan kejadian ISK pada pasien pascaoperasi di RSUD Puruk Cahu. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Sampel penelitian berjumlah 30 pasien pascaoperasi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi langsung, telaah rekam medis, dan pemeriksaan laboratorium urin, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 19 pasien dengan lama pemasangan kateter ≤3 Hari, sebanyak 2 orang (10,5%) mengalami ISK, sedangkan dari 11 pasien dengan lama pemasangan kateter >3 hari, sebanyak 7 orang (63,6%) mengalami ISK. Analisis menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara lama pemasangan kateter urin dengan kejadian ISK (p = 0,008). Pasien dengan lama pemasangan kateter lebih dari tiga hari memiliki peluang mengalami ISK sebesar 14,88 kali dibandingkan dengan pasien dengan lama pemasangan kateter tiga hari atau kurang (OR = 14,88; IK95%: 2,20–100,20). Pelepasan kateter sedini mungkin serta penerapan protokol pencegahan infeksi secara konsisten direkomendasikan untuk menurunkan kejadian ISK pada pasien pascaoperasi.
Co-Authors Afifah Ghina Fakhirah Agus Saputra Agustiana, Faulita Agustina, Rita Agustria Vista Dewi Ahmad Syahlani Ahmad Syahlani, Ahmad Aisyah Pratiwi, Aisyah Akbar Muhammad Ilham Amaliah, Meina Angga Irawan Anggraini, Afni Ani, Ni Kadek Anisa, Serli Anshor, A Anshori Anshori Ardhia Redina Cahyani Ardhia Redina Cahyani Ari Sandy Pratama Arini Arini Arselina, A Asari, Arisna Sulistika Attusholikha, Imro Augustaf Surya Ayaturahmi Ayaturahmi Ayu Widyasari, Tya Azizah, Rahmah Iva Azna Yuliana Azna Yuliana Azura, Muhammad Syawal Bagus Rahmat Santoso Bagus Rahmat Santoso Bakhtiar Bardiansyah, Dian Bulkis, Siti Cahyani, Ardhia Redina Cindy Maulida Claire Areola Rico Cynthia Eka F. T, Cynthia Eka F. T Cynthia Eka Fayuning Tjomiadi Dahliyana, Dahliyana Dede Mahdiyah Dede Mahdiyah, Dede Devina, Trisna Diar, Diar Dwi Sogi Sri Redjeki Dyan Fitri Nugraha Elieser Elieser Erna Rochmawati, Erna Erna Sari Fachriyal Hami Fadillah, Andrian Faisal Rahman Fakhirah, Afifah Ghina Fatmawati, Fatmawati Faturrahman, Wazhia Fitriani, Lia Gaghauna, Eirene E M Gaghauna, Eirene E.M. Gaghauna, Eirine EM Gunawan Gunawan Hariadi Widodo hasanah, Noor Helenisa, Helenisa Heriyanti, Citta Ayunda Hidayah, Laila Hilma Aulia Husna, Jum’atul Husnul Khotimah HUSNUL KHOTIMAH iadnyana W, I Putu W Ice Trianti Ida Ayu Putu Sri Widnyani Idres, Ahmad Habibi Ilhamsyah Imro Atussholikha Indrawijaya, I Ketut Ipah Nurjanah Irawan, Angga Irma Nur Aina, Siti Irwansyah Irwansyah Jihan Fahira Juwarsih, Fifi Karen Ardana Putri Karima Khubba Katarina Sembiring Khalifah, Sarini Kristina Dwi Silva Laila Kotdriah Fitriani LATIFAH Latifah Latifah Latifah Latifah Lea L. Pancho-Ongan Lembang, Ria Andini Taruk Lestari, Lina Rahma Lila Kartika Linda Lestariani M. Sobirin Mohtar Made Aditya Affanda Mahlianor Amelia MAHMUDAH, RIFA'ATUL Mahmudah, Rifa’atul Manto, Onieqie Ayu Dhea Mawadah, Nurul Melanda, Nila Melati, Bunga Meylia Rabita Mohammad Basit Mohammad Basit Mohammad Basit, Mohammad Mohtar, M. Sobirin Muhammad Arief Wicaksono Muhammad Basit, Muhammad Muhammad Malik Pajar Muhammad Riduansyah Muhammad Riduansyah Muhammad Rifa’i Muliadi, Darmah Munawarti, Sabrina Muthi’ah, Maryam Al Nabila, Azzahra Nada, Yasyiefa Nadia, Dita Nahdia, Gusti Katrin Naili Rahmah Naim, Rico Nastasya, Difa Nathalia Dano, Febby Nazmi, Nurlina Noor Hikmah Noorlinda, Noorlinda Nor Rapika Norsyehan Norsyehan, Norsyehan Noval Noval Novela, Nurwidya Novi Febriyanti Novita Kurnia Sari Nur Aisah Nur Fitriana Nur Hidayah NURUL HIDAYAH Nurul Huda Nurvela, Ain Onieqie Ayu Dhea Manto Paul Joae Brett Nito Pebriana, Olvia Putri Pratama, Ari Sandy Pratiwi Putri, Sinta Priwijaya, Ardianto puspita, dela Rahim, Aulia Rahmawati, Rahmawati Raihana Rabiatul Adawiyah Rainy Maulida Putri Ramadani, Dilla Futri Ramadani, Hamsudin Rapika, Nor Redina Cahyani, Ardhia Resty Aulia Ramadini Ridha Risalda Lauzia Ridho Alpiani Riduansyah, Muhammad Rifa’atuk Mahmudah Rifa’atul Mahmudah Rika Purnama Sari Rizqi, Maulidha Camelia Rosalina, Nadya Rusadi, Framita Sakinatus Kholidah, Wahidatun Saktya Yudha Ardhi Utama Saldilawaty, Saldilawaty Salshabela, Daviena Sari, Rani Normaya Sarinda, Sarinda Sa’diah, Halimatus Sembiring, Rinawati Setiani, Eri Shandika Ade Pratiwi, Eka Shanti Wardaningsih Siti Aisyah Siti Fatimah Siti Rahmah Sri Suryaningsih Sri Suryaningsih Ningsih Stephanie Victoria, Sheilla Subhannur Rahman Subhannur Rahman Subhannur Rahman Subhannur Rahman Subhannur Rahman Subhannur Rahman, Subhannur Sugeng Santoso Sugiarto Sugiarto Suhaibah, Umi Sundari, Rini Kresti Susanti, Amelia Suwardi, M. Sandi Tasya Tria Ananda Ananda Triani, Rina Umi hanik Fetriyah, Umi hanik Waisnawa, I Putu Wiadyana Widiantari, Ni Ketut Wijaksono, M. Arief Wijaksono, M. Arif Wijaksono, Muhammad Wijaksono, Muhammad Arief Wiliani, Erma Winda Ayu Fazraningtyas Wineiniati, Noni Yamani, Namira Talitha Yulia Puspita Sari Zulliati Zulliati