Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Input Produksi dan Biaya Produksi terhadap Keuntungan Usaha dengan Lingkungan Budidaya sebagai variabel intervening. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji hubungan struktural antar variabel. Hasil analisis menunjukkan bahwa Input Produksi dan Biaya Produksi tidak berpengaruh signifikan terhadap Lingkungan Budidaya maupun Keuntungan Usaha, baik secara langsung maupun tidak langsung, dengan nilai p-values seluruh jalur berada di atas 0,05. Nilai R-square Lingkungan Budidaya sebesar 0,073 menunjukkan bahwa variabel tersebut masih dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Sebaliknya, Lingkungan Budidaya berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keuntungan Usaha, dengan koefisien jalur sebesar 0,681, t-statistics 12,720, dan p-values 0,000, serta didukung oleh nilai effect size (f²) sebesar 0,850 yang tergolong sangat kuat. Hasil ini menegaskan bahwa kualitas dan pengelolaan Lingkungan Budidaya merupakan faktor utama dalam meningkatkan Keuntungan Usaha, dibandingkan dengan peningkatan input atau biaya produksi. Temuan penelitian ini memberikan implikasi bahwa strategi peningkatan kinerja usaha budidaya perlu difokuskan pada pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan dan efisien.