p-Index From 2021 - 2026
8.483
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar HIKMAH : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Instructional Development Journal Dinasti International Journal of Digital Business Management 'Arabiyya: Jurnal Studi Bahasa Arab Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Indonesian Journal of Islamic Economics and Business Al-Riwayah : Jurnal Kependidikan Buletin Jalanidhitah Sarva Jivitam Edu Research : Jurnal Penelitian Pendidikan International Journal of Advanced Multidisciplinary Jurnal Ilmu Multidisplin Journal of Student Research Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Jurnal Manajemen Riset Inovasi Journal of Entrepreneur and Business Jurnal Pendidikan Siber Nusantara Jurnal Manajemen dan Pemasaran Digital Mutiara : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Al-Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam IIJSE Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Jurnal Intelek Insan Cendikia Jurnal Humaniora, Ekonomi Syariah dan Muamalah International Journal of Post-Axial: Futuristic Teaching and Learning International Journal of Education, Vocational and Social Science International Journal of Studies in International Education World Journal of Islamic Learning and Teaching Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin IPSSJ IJELaSS: International Journal of Education, Language and Social Scince Jurnal Cendekia Ilmiah
Claim Missing Document
Check
Articles

Manajemen Kepemimpinan dalam Lembaga Pendidikan di Indonesia Mukti, Mukti; Kasful Anwar; Abdul Halim
Jurnal Pendidikan Siber Nusantara Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Siber Nusantara (Januari - Maret 2026)
Publisher : Siber Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jpsn.v4i1.564

Abstract

Manajemen kepemimpinan merupakan faktor strategis yang menentukan efektivitas, mutu, dan keberlanjutan lembaga pendidikan. Keberhasilan penyelenggaraan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sumber daya dan kebijakan, tetapi sangat dipengaruhi oleh kualitas kepemimpinan dalam mengelola, mengarahkan, serta memberdayakan seluruh potensi organisasi pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif konsep, model, dan praktik manajemen kepemimpinan dalam lembaga pendidikan di Indonesia dengan menekankan keterkaitan antara fungsi manajerial, peran kepemimpinan, serta integrasi nilai-nilai lokal dan keislaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan melalui analisis buku ilmiah, artikel jurnal nasional dan internasional, serta dokumen kebijakan pendidikan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik kepemimpinan pendidikan di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan struktural, kultural, dan profesional, seperti dominasi birokrasi hierarkis, keterbatasan otonomi pemimpin lembaga pendidikan, serta kecenderungan kepemimpinan yang bersifat administratif dan transaksional. Di sisi lain, penerapan model kepemimpinan transformasional, visioner, dan distributif yang didukung oleh nilai amanah, keadilan, musyawarah, dan keteladanan memiliki potensi besar dalam mendorong peningkatan mutu pembelajaran dan tata kelola lembaga pendidikan. Artikel ini menegaskan pentingnya pengembangan manajemen kepemimpinan pendidikan yang kontekstual, adaptif, dan berlandaskan nilai etis sebagai upaya strategis dalam menjawab tantangan pendidikan di Indonesia.
Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Pendidikan M. Muzakki; Kasful Anwar; Abdul Halim
Jurnal Pendidikan Siber Nusantara Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Siber Nusantara (Januari - Maret 2026)
Publisher : Siber Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jpsn.v4i1.565

Abstract

Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) memiliki peran strategis dalam menentukan mutu dan keberlanjutan lembaga pendidikan, khususnya pendidikan Islam. Pada era transformasi digital dan Society 5.0, manajemen SDM tidak lagi terbatas pada pengelolaan administrasi kepegawaian, tetapi berkembang menjadi instrumen strategis dalam pengembangan kelembagaan, penjaminan mutu, dan pembentukan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep, urgensi, dan implementasi manajemen SDM dalam lembaga pendidikan Islam dalam menghadapi tantangan pendidikan kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan melalui kajian terhadap buku, jurnal ilmiah, dan dokumen akademik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen SDM pendidikan Islam yang efektif menuntut integrasi antara prinsip manajemen modern dan nilai-nilai Islam seperti keikhlasan, amanah, keadilan, dan tanggung jawab. Selain itu, pengembangan profesional berkelanjutan, kepemimpinan etis, evaluasi kinerja yang objektif, serta pemanfaatan teknologi digital menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing dan mutu pendidikan. Oleh karena itu, penguatan manajemen SDM berbasis nilai profetik merupakan kebutuhan strategis untuk menghasilkan pendidik profesional dan lulusan yang unggul secara intelektual, moral, dan spiritual.
Manajemen Komunikasi dalam Pendidikan (SIMPE) Kemas Muhammad Fuad; Kasful Anwar; Abdul Halim
Jurnal Manajemen dan Pemasaran Digital Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Pemasaran Digital (Januari - Maret 2026)
Publisher : Siber Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan dunia pendidikan pada era modern menuntut adanya pengelolaan komunikasi yang sistematis, terukur, dan responsif terhadap dinamika sosial serta kemajuan teknologi informasi, di mana komunikasi tidak lagi dipahami sebagai aktivitas penyampaian pesan semata, melainkan sebagai proses strategis yang menentukan efektivitas penyelenggaraan pendidikan pada seluruh jenjang dan satuan; dalam konteks kelembagaan, manajemen komunikasi berfungsi sebagai instrumen yang memastikan aliran informasi berjalan efektif baik secara vertikal maupun horizontal sehingga mampu menjaga stabilitas organisasi, meningkatkan koordinasi, dan mencegah terjadinya miskomunikasi, sementara kemunculan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIMPE) atau Educational Management Information System (EMIS) merupakan respon institusional terhadap kebutuhan pendidikan yang semakin kompleks dan dinamis karena dirancang untuk menghimpun, mengolah, menyimpan, dan mendistribusikan data pendidikan secara terstruktur sehingga mendukung pengambilan keputusan berbasis data (data-driven decision making); integrasi prinsip manajemen komunikasi dengan SIMPE menciptakan model pengelolaan pendidikan yang lebih efektif, akuntabel, dan berorientasi pada mutu, namun implementasinya tidak terlepas dari tantangan seperti kesenjangan literasi digital, keterbatasan infrastruktur, dan resistensi budaya organisasi, sehingga keberhasilan transformasi digital sangat bergantung pada kesiapan sumber daya manusia dan kepemimpinan yang visioner; hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen komunikasi berbasis SIMPE mampu meningkatkan efisiensi kerja, memperkuat kualitas komunikasi antara guru dan siswa, serta mempermudah pengawasan akademik secara menyeluruh, sehingga dapat disimpulkan bahwa manajemen komunikasi dalam pendidikan berbasis SIMPE merupakan kebutuhan strategis di era digital untuk menciptakan lembaga pendidikan yang adaptif, partisipatif, dan berorientasi pada mutu.
Hakikat Manajemen Pendidikan - Objek Kajian, Pemikiran, Lingkungan, Budaya, Perilaku, dan Insersi Konsep Ilmu serta Pendidikan dalam Islam Nasrun Hari Arbain; Sepdinal, Sepdinal; Kasful Anwar; Abdul Halim
Jurnal Manajemen dan Pemasaran Digital Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Pemasaran Digital (Januari - Maret 2026)
Publisher : Siber Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpd.v4i1.567

Abstract

Manajemen pendidikan merupakan disiplin ilmu yang berperan penting dalam mengatur seluruh sumber daya pendidikan agar tujuan pendidikan dapat tercapai secara efektif dan efisien. Hakikat manajemen pendidikan tidak hanya terbatas pada aspek administratif, tetapi mencakup perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, pengawasan, serta pengelolaan sumber daya manusia, kurikulum, sarana prasarana, pembiayaan, budaya organisasi, dan perilaku individu maupun kelompok dalam lembaga pendidikan. Dalam perspektif Islam, manajemen pendidikan diperkaya dengan nilai-nilai tauhid, amanah, keadilan, musyawarah, dan akhlak mulia sehingga pengelolaan pendidikan tidak hanya berorientasi pada efisiensi, tetapi juga pada keberkahan dan pembentukan insan kamil. Makalah ini bertujuan menjelaskan hakikat manajemen pendidikan dari perspektif umum dan Islam, menguraikan objek kajian manajemen pendidikan, serta menganalisis pemikiran manajemen klasik, modern, dan Islam. Selain itu, dibahas pula pengaruh lingkungan internal dan eksternal terhadap manajemen pendidikan, peran budaya organisasi dalam menciptakan mutu lembaga pendidikan, serta perilaku organisasi yang mendukung efektivitas pengelolaan. Integrasi konsep ilmu dan pendidikan Islam ke dalam manajemen pendidikan menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya proses rasional dan profesional, tetapi juga spiritual dan bermoral. Dengan demikian, manajemen pendidikan Islam menjadi perpaduan antara pendekatan ilmiah dan nilai-nilai syariah yang berorientasi pada pencapaian tujuan dunia dan akhirat.
Psikologi Manajemen dalam Pendidikan: Peran Kecerdasan Manajerial dan Teknologi Informasi-Komunikasi Berbasis Kecerdasan Buatan (AI) dalam Meningkatkan Efektivitas Pengelolaan Pendidikan Hernawati Wibawati Retno Wiratih; Kasful Anwar; Abdul Halim
Jurnal Manajemen dan Pemasaran Digital Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Pemasaran Digital (Januari - Maret 2026)
Publisher : Siber Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpd.v4i1.568

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) serta kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa perubahan signifikan dalam manajemen pendidikan. Integrasi AI dalam lembaga pendidikan menawarkan peluang besar untuk meningkatkan efisiensi administrasi, pengambilan keputusan berbasis data, personalisasi pembelajaran, serta monitoring proses belajar-mengajar secara real time. Namun, penerapan teknologi ini juga menimbulkan tantangan psikologis dan manajerial, seperti resistensi perubahan, keterbatasan literasi digital, serta kekhawatiran etis terhadap sistem otomatis. Penelitian ini bertujuan meninjau literatur teoretis mengenai psikologi manajemen pendidikan, kecerdasan manajerial, dan penerapan TIK berbasis AI dalam konteks pendidikan Islam dan lembaga pendidikan di Indonesia. Teori psikologi manajemen menekankan aspek kognitif, afektif, dan sosial yang memengaruhi perilaku kepemimpinan, sedangkan kecerdasan manajerial mencakup strategic intelligence, emotional intelligence, dan data literacy yang relevan untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis AI. Selain itu, teori difusi inovasi Rogers digunakan untuk menjelaskan pola adopsi teknologi dalam sistem sosial pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan integrasi AI/TIK dipengaruhi oleh kecerdasan manajerial pemimpin pendidikan, kompetensi digital organisasi, serta tingkat kepercayaan psikologis terhadap teknologi. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas manajerial dan literasi digital, serta integrasi nilai-nilai Islam dalam pengelolaan pendidikan berbasis AI guna mewujudkan sistem pendidikan yang efektif, inklusif, dan beretika.
Pengantar Manajemen Pendidikan: Historis, Konsep, Teori, Efektivitas, Efisiensi, dan Insersi Konsep Tadbir dalam Islam Hasan Basri Agus; Syahrasaddin; Kasful Anwar; Abdul Halim
Jurnal Humaniora, Ekonomi Syariah dan Muamalah Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Humaniora, Ekonomi Syariah dan Muamalah (Januari - Maret 2026)
Publisher : Siber Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jhesm.v4i1.559

Abstract

Manajemen pendidikan memiliki peran strategis dalam menjamin efektivitas, efisiensi, dan keberlanjutan lembaga pendidikan di tengah dinamika perubahan global, sosial, dan teknologi. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif perkembangan historis, landasan konseptual, serta perspektif teoretis utama dalam manajemen pendidikan, sekaligus menganalisis penerapan efektivitas, efisiensi, dan produktivitas dalam praktik pendidikan. Selain itu, artikel ini mengintegrasikan konsep tadbir dan amanah dalam perspektif pendidikan Islam sebagai kerangka etis pengelolaan pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan melalui kajian teori manajemen klasik dan modern, jurnal ilmiah nasional dan internasional, serta literatur pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen pendidikan telah bergeser dari pendekatan administratif menuju manajemen berbasis mutu, kepemimpinan transformasional, dan pengambilan keputusan berbasis data. Integrasi konsep tadbir menekankan perencanaan sistematis dan tanggung jawab pengelolaan, sedangkan amanah memperkuat dimensi etika dan profesionalisme dalam kepemimpinan pendidikan. Artikel ini berkontribusi pada pengembangan kerangka manajemen pendidikan yang holistik, bernilai, dan berkelanjutan
Manajemen Strategis dalam Pendidikan Islam: Grand Desain, Grand Strategi, Formulasi, Implementasi, Kontrol, dan Uswatun Hasanah dalam Membangun Ekosistem Pendidikan Islam yang Unggul dan Berkelanjutan Sri Argunaini; Kasful Anwar; Abdul Halim
Jurnal Humaniora, Ekonomi Syariah dan Muamalah Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Humaniora, Ekonomi Syariah dan Muamalah (Januari - Maret 2026)
Publisher : Siber Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jhesm.v4i1.560

Abstract

Pendidikan Islam saat ini menghadapi tantangan besar berupa globalisasi, disrupsi teknologi, serta tuntutan mutu pendidikan yang semakin kompleks. Lembaga pendidikan Islam dituntut tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menjaga nilai-nilai keislaman dan beradaptasi dengan perubahan zaman. Dalam konteks ini, manajemen strategis menjadi kebutuhan mendesak untuk memastikan keberlanjutan, daya saing, dan relevansi pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis literatur manajemen strategis modern, teori manajemen pendidikan Islam, serta sumber normatif Al-Qur’an dan Hadis. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis dan reflektif, dengan tujuan menemukan titik temu antara pendekatan manajerial kontemporer dan nilai-nilai Islam. Ayat-ayat Al-Qur’an seperti QS. Al-Hasyr: 18 tentang perencanaan masa depan dan QS. Asy-Syura: 38 tentang musyawarah, serta hadis mengenai amanah dan profesionalisme, dijadikan landasan normatif dalam merumuskan strategi pendidikan Islam. Kajian menunjukkan bahwa keberhasilan pendidikan Islam sangat ditentukan oleh keselarasan antara perencanaan strategis modern dan nilai-nilai Islam yang transendental, etis, dan kontekstual. Grand desain dan grand strategi berfungsi sebagai arah filosofis dan kebijakan makro lembaga pendidikan Islam, sementara formulasi dan implementasi strategi menjadi instrumen operasional untuk mewujudkan visi pendidikan. Kontrol dan evaluasi tidak hanya berorientasi pada capaian kinerja, tetapi juga pada dimensi moral dan spiritual melalui konsep muhasabah. Dengan demikian, manajemen strategis pendidikan Islam mampu melahirkan ekosistem pendidikan yang unggul secara akademik, kokoh secara spiritual, dan berkelanjutan. Integrasi manajemen modern dengan nilai-nilai Islam menghasilkan model pendidikan yang adaptif, kontekstual, dan berorientasi pada kemaslahatan. Manajemen strategis dalam pendidikan Islam bukan sekadar alat teknis pengelolaan lembaga, melainkan ikhtiar peradaban untuk melahirkan generasi beriman, berilmu, berakhlak mulia, serta berdaya saing dalam menghadapi dinamika zaman. Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan Islam yang berbasis manajemen strategis akan mampu menjawab tantangan global sekaligus menjaga identitas keislaman.
Manajemen Pembiayaan Pendidikan Institusi Nirlaba vs Profit Oriented dengan Insersi Konsep Amanah dalam Islam Fauzan, Fauzan; Kasful Anwar; Abdul Halim
Jurnal Humaniora, Ekonomi Syariah dan Muamalah Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Humaniora, Ekonomi Syariah dan Muamalah (Januari - Maret 2026)
Publisher : Siber Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jhesm.v4i1.561

Abstract

Manajemen pembiayaan pendidikan merupakan pilar fundamental yang menentukan stabilitas operasional, peningkatan mutu, dan keberlanjutan jangka panjang sebuah lembaga pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan analisis komprehensif mengenai perbedaan manajemen pembiayaan antara institusi pendidikan nirlaba dan profit oriented, dengan mengintegrasikan kerangka etika Islam yaitu konsep amanah. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, penelitian ini mensintesis data dari jurnal akademik dan literatur pendidikan Islam untuk menguji sumber pendanaan, strategi alokasi anggaran, dan pengelolaan surplus. Temuan penelitian menunjukkan bahwa institusi nirlaba berfokus pada kemaslahatan sosial dan aksesibilitas, dengan ketergantungan yang kuat pada donasi, subsidi, dan dukungan masyarakat. Sebaliknya, institusi profit oriented memandang pendidikan sebagai industri jasa profesional, di mana profitabilitas finansial dan kompetisi pasar menjadi pendorong utama pengembangan lembaga. Artikel ini berargumen bahwa terlepas dari perbedaan mendasar tersebut, kedua model dapat mencapai tata kelola profesional melalui insersi konsep amanah yang menekankan pada transparansi, akuntabilitas ilahiah, serta keadilan dalam alokasi sumber daya. Integrasi nilai-nilai spiritual ini memastikan bahwa upaya efisiensi finansial tidak mengorbankan tujuan utama mutu pendidikan dan kemaslahatan umat.
PENGANTAR STUDI ISLAM: DEFINISI, TUJUAN, FUNGSI, DAN RUANG LINGKUP Alvito, Muhammad; Rido, Muhammad; Kasful Anwar; Harun, Basri; Ray Farris Midonsa
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic Studies in the contemporary era faces significant epistemological challenges, particularly the blurring boundaries between normative religious teachings and historical interpretations in the digital public sphere. This article aims to reconstruct and systematically map the fundamental foundations of Islamic Studies, including its definition, objectives, functions, and scope within a contemporary context. The study employed a qualitative approach using library research as the primary method. Data were collected through descriptive-analytical review of relevant primary and secondary literature published between 2020 and 2026, ensuring the relevance of findings to current developments. The results indicate that Islamic Studies has transformed from a monolithic and doctrinal approach into an interdisciplinary and multidimensional field. Conceptually, Islamic Studies is no longer limited to classical textual analysis but encompasses the interaction between revelation and social reality. The objectives of Islamic Studies have expanded from purely cognitive religious understanding to addressing global humanitarian issues such as religious moderation, digital ethics, and social justice. Functionally, Islamic Studies plays a role as an instrument of social transformation, digital literacy, and ethical guidance in responding to modern challenges. Its scope has also broadened to
ANALISIS KOMPARATIF FILSAFAT PENDIDIKAN KONSTRUKTIVISME DAN PRAGMATISME DALAM MEMAHAMI MATERI SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM Ilham Saibani; Kasful Anwar
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.47838

Abstract

This study aims to analyze the comparison between the philosophies of constructivism and pragmatism in understanding Islamic Cultural History materials. The philosophy of constructivism emphasizes that knowledge is actively constructed by students through experience and interaction in the learning process, while pragmatism focuses on the usefulness of knowledge and its application in everyday life. This study used a qualitative method with a library research approach. The data were obtained from various sources such as books, scientific journals, articles, and other references relevant to the research topic. The data analysis technique was carried out descriptively and analytically through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study indicate that constructivism focuses more on developing critical thinking skills, understanding historical concepts, and students’ active participation in constructing knowledge about Islamic Cultural History. Meanwhile, pragmatism emphasizes contextual learning, direct experience, and the application of Islamic historical values in real life. The similarity between the two philosophies lies in their orientation toward student-centered learning, while the differences can be seen in their objectives and approaches to acquiring knowledge. Therefore, the application of these two educational philosophies can provide a positive contribution to improving students’ understanding of Islamic Cultural History materials in a critical, applicable, and meaningful way. Keywords: constructivism, pragmatism, educational philosophy, Islamic Cultural History.
Co-Authors Abdul Halim Abdul Mukti Achmad Fadlan Achmad Fauzi Ade Saputra Ahmad Fadhil Rizki Ahmad Husein Ritonga Ahmad Raihan Nasution Ahmad Ridwan Ahmad Sofwan Firdaus Ahmad Syukri Ake Wihadanto Al Hudori Alfan Renaldi Alhaini Mistlaiha Annur Alvito, Muhammad Anak Agung Gede Eka Swabawa Andi Ramlan Anggun Feronika Anistianingsih Anistianingsih Ansori Arawan Ardaini Asa'ad Isma Asrulla Atika Rohim Ayu Gita Lestari Burhanudin Candra Wesnedi Cecilia Riau Ekowati Dedek Kusnadi Dessy Sasmita Devi Oktafiana Diny Nadira Donwil Panggabean Donwil Panggabean Duta Anggoro Ethan J. Callahan Etty Riani Fadlani, Achmad Fariz Ramadan Fauzan . Hadial Putra Hadiyanto Zulbasri Hantoro, Ramandha Rudwi Hapzi Ali Harun, Basri Hasan Basri Agus Hasanuddin Hasanuddin Hernawati Wibawati Retno Wiratih Hidayat, Al Mukaromah Hidayat, Wildan Nur Husaini Husaini Husnullail, Muhammad Ilham Saibani Izhar Bafadhal Jainab Rayanti Damanik JAMILAH Jamrizal Jamrizal JOGIE SUADUON Kemas Muhammad Fuad Kesha Zeliyanti Khalifah Maratul Sholihah Khoirul Alim Lias Hasibuan Lilik Ardianto Lisariyadi Lukman Hakim M. Muzakki M. Shahid Anggi ER M. Sidik M. Syahran Jailani Mahmud Mahmud Mahmud MY Maman Rumanta Mariati Tamba Maulia Githa Ustadztama Misbahul Munawarrah MOZES TOELIHERE Muhammad Ediyani Muhammad Indra Muhammad Muhammad Muhammad Rido Muhammad Saufi Muhammad Sulaiman Khudori Muhammad Taher Muhammad Taher Mukhtar Mukhtar Latif Mukti, Mukti Munawar, Slamet Murison, Murison Mutya Istikarani Nasrun Hari Arbain Nasution, Faisal Hakim Nining Huriati Nispi Syahbani Norman Razieb Azwar Novi Atul Ambiya Nur Asia Nur Fatimah Nurasikin Nurjanah Nursita Rahmadhanti Nurusydiyati Parida Parida Povy julianti Prihatiningsih, Titiek PUTRI WULANDARI Ramli, Sahudi Raudatul Janna Ray Farris Midonsa Repolinda Ridha Zuhaimi RIDWAN AFFANDI Rika Marsyalena Rika Putri Yanti Sepdinal, Sepdinal Shalahuddin Shalahudin Si’in Si’in Sri Argunaini Sugeng Riyadi Sulistiyowati Gandariyah Afkari Sumarno Sumarno . Syahrasaddin Syamsul Arifin Sya’roni Sya’roni Sylvia Sari R Vina Amelia Wesnedi, Candra Yolan Raihan Zufadli Zufadli