p-Index From 2021 - 2026
8.243
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Indonesian Aquaculture Journal JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH HIKMAH : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Instructional Development Journal Dinasti International Journal of Digital Business Management 'Arabiyya: Jurnal Studi Bahasa Arab Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Indonesian Journal of Islamic Economics and Business Al-Riwayah : Jurnal Kependidikan Buletin Jalanidhitah Sarva Jivitam Edu Research : Jurnal Penelitian Pendidikan International Journal of Advanced Multidisciplinary Jurnal Ilmu Multidisplin Journal of Student Research Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Jurnal Manajemen Riset Inovasi Journal of Entrepreneur and Business Jurnal Manajemen dan Pemasaran Digital Mutiara : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Al-Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam IIJSE Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Jurnal Intelek Insan Cendikia International Journal of Post-Axial: Futuristic Teaching and Learning International Journal of Education, Vocational and Social Science International Journal of Studies in International Education Akhlak: Jurnal Pendidikan Agama Islam Dan Filsafat Ikhlas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam World Journal of Islamic Learning and Teaching Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin IPSSJ IJELaSS: International Journal of Education, Language and Social Scince Jurnal Cendekia Ilmiah An-naba : Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KOMPARATIF FILSAFAT PENDIDIKAN KONSTRUKTIVISME DAN PRAGMATISME DALAM MEMAHAMI MATERI SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM Ilham Saibani; Kasful Anwar
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.47838

Abstract

This study aims to analyze the comparison between the philosophies of constructivism and pragmatism in understanding Islamic Cultural History materials. The philosophy of constructivism emphasizes that knowledge is actively constructed by students through experience and interaction in the learning process, while pragmatism focuses on the usefulness of knowledge and its application in everyday life. This study used a qualitative method with a library research approach. The data were obtained from various sources such as books, scientific journals, articles, and other references relevant to the research topic. The data analysis technique was carried out descriptively and analytically through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study indicate that constructivism focuses more on developing critical thinking skills, understanding historical concepts, and students’ active participation in constructing knowledge about Islamic Cultural History. Meanwhile, pragmatism emphasizes contextual learning, direct experience, and the application of Islamic historical values in real life. The similarity between the two philosophies lies in their orientation toward student-centered learning, while the differences can be seen in their objectives and approaches to acquiring knowledge. Therefore, the application of these two educational philosophies can provide a positive contribution to improving students’ understanding of Islamic Cultural History materials in a critical, applicable, and meaningful way. Keywords: constructivism, pragmatism, educational philosophy, Islamic Cultural History.
ANALISIS FAKTOR DETERMINAN BUDIDAYA LELE SANGKURIANG (Clarias gariepinus): PERAN INPUT PRODUKSI DAN BIAYA PRODUKSI TERHADAP KEUNTUNGAN USAHA DAN LINGKUNGAN BUDIDAYA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DI TABANAN, PROVINSI BALI Nur Fatimah; Maman Rumanta; Kasful Anwar
Buletin Jalanidhitah Sarva Jivitam Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : POLITEKNIK AHLI USAHA PERIKANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/bjsj.v8i1.19813

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Input Produksi dan Biaya Produksi terhadap Keuntungan Usaha dengan Lingkungan Budidaya sebagai variabel intervening. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji hubungan struktural antar variabel. Hasil analisis menunjukkan bahwa Input Produksi dan Biaya Produksi tidak berpengaruh signifikan terhadap Lingkungan Budidaya maupun Keuntungan Usaha, baik secara langsung maupun tidak langsung, dengan nilai p-values seluruh jalur berada di atas 0,05. Nilai R-square Lingkungan Budidaya sebesar 0,073 menunjukkan bahwa variabel tersebut masih dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Sebaliknya, Lingkungan Budidaya berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keuntungan Usaha, dengan koefisien jalur sebesar 0,681, t-statistics 12,720, dan p-values 0,000, serta didukung oleh nilai effect size (f²) sebesar 0,850 yang tergolong sangat kuat.  Hasil ini menegaskan bahwa kualitas dan pengelolaan Lingkungan Budidaya merupakan faktor utama dalam meningkatkan Keuntungan Usaha, dibandingkan dengan peningkatan input atau biaya produksi. Temuan penelitian ini memberikan implikasi bahwa strategi peningkatan kinerja usaha budidaya perlu difokuskan pada pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan dan efisien.
STRATEGI PEMASARAN DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP VOLUME PENJUALAN DENGAN PERILAKU KONSUMEN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA KERUPUK IKAN RED DEVIL UMKM POKLAHSAR AGUNG BOGA SARI PROVINSI BALI Anak Agung Gede Eka Swabawa; Kasful Anwar; Donwil Panggabean
Buletin Jalanidhitah Sarva Jivitam Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : POLITEKNIK AHLI USAHA PERIKANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/bjsj.v8i1.19543

Abstract

UMKM olahan hasil perikanan berperan penting dalam meningkatkan nilai tambah produk dan perekonomian daerah, namun menghadapi tantangan persaingan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh strategi pemasaran dan kualitas produk terhadap volume penjualan dengan perilaku konsumen sebagai variabel mediasi pada UMKM Poklahsar Agung Boga Sari Provinsi Bali. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan dianalisis menggunakan SEM-PLS.Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas produk berpengaruh kuat terhadap perilaku konsumen (β = 0,476; t = 5,890), sedangkan strategi pemasaran berpengaruh moderat terhadap perilaku konsumen (β = 0,365; t = 4,308). Perilaku konsumen berpengaruh signifikan terhadap volume penjualan (β = 0,562; t = 7,557) dan berperan sebagai variabel mediasi yang signifikan. Nilai R² menunjukkan kemampuan prediktif model yang baik, yaitu 0,604 untuk perilaku konsumen dan 0,624 untuk volume penjualan.Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan volume penjualan UMKM perikanan lebih efektif dicapai melalui pembentukan perilaku konsumen yang positif, didukung oleh kualitas produk yang konsisten dan strategi pemasaran yang tepat sasaran
PERAN PARTISIPASI PEMBUDIDAYA DALAM MENINGKATKAN DAMPAK PENYULUHAN PERIKANAN DI KABUPATEN EMPAT LAWANG Andi Ramlan; Kasful Anwar; Donwil Panggabean
Buletin Jalanidhitah Sarva Jivitam Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : POLITEKNIK AHLI USAHA PERIKANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/bjsj.v8i1.19856

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran partisipasi pembudidaya sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara kualitas penyuluhan, materi penyuluhan, kompetensi penyuluh, dan kepuasan kelompok terhadap dampak penyuluhan perikanan di Kabupaten Empat Lawang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap  responden pembudidaya, yang dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil pengujian menunjukkan bahwa partisipasi pembudidaya berpengaruh positif dan signifikan terhadap dampak penyuluhan dengan nilai koefisien sebesar 0,681, nilai t-statistics 12,720, dan p-value 0,000. Sebaliknya, variabel kualitas penyuluhan, materi penyuluhan, dan kompetensi penyuluh tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap dampak penyuluhan maupun partisipasi pembudidaya. Kepuasan kelompok menunjukkan pengaruh positif terhadap partisipasi pembudidaya, namun belum signifikan secara statistik. Temuan ini mengindikasikan bahwa keberhasilan penyuluhan perikanan lebih ditentukan oleh tingkat keterlibatan aktif pembudidaya dibandingkan oleh aspek teknis penyuluhan semata. Oleh karena itu, penguatan pendekatan partisipatif menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas program penyuluhan perikanan di Kabupaten Empat Lawang.
GASTROINTESTINAL ENZYME ACTIVITY OF YELLOWFIN TUNA LARVAE (Thunnus albacares) Kasful Anwar; Gunawan Gunawan; Mugi Mulyono; Ofan Bosman; Muhamad Husnan
Indonesian Aquaculture Journal Vol 21, No 1 (2026): (June, 2026)
Publisher : Agency for Marine and Fisheries Extension and Human Resources

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/iaj.21.1.2026.35-42

Abstract

Knowledge of morphological development, digestive system, and digestive enzymes in larvae is key to developing optimal larval and seedling maintenance strategies. The purpose of this study was to determine the digestive system and digestive enzyme activity in yellowfin tuna (Thunnus albacares) larvae cultivated in hatcheries. Yellowfin tuna eggs were spread in concrete tanks measuring 3x2x1.2 m (volume 6 m³), with 90,000 eggs per tank. The analysis of digestive enzymes in yellowfin tuna larvae in this study included protease, amylase, and lipase enzymes. Digestive enzyme analysis method using a spectrophotometer with a wavelength of 340–560 nm. Enzyme analysis was performed on tuna eggs and larvae at stages D-1, D-4, D-7, D-10, D-15, and D-20. The results showed that the digestive enzyme activity of yellowfin tuna (protease, amylase, and lipase) was detected while still in the egg stage and was also detected in D-1 larvae. The emergence of digestive enzymes is triggered by internal mechanisms related to the development of the digestive system. The presence of all digestive enzymes (protease, amylase, and lipase) in yellowfin tuna larvae indicates the importance of these enzymes in early development.
Kebijakan dan Tantangan Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Kejuruan Non-Islam : Systematic Literature Review Nur Azizah; Kasful Anwar
Akhlak : Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Filsafat Vol. 3 No. 3 (2026): Juli: Akhlak : Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Filsafat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/akhlak.v3i3.2408

Abstract

Religious diversity in Indonesia places some Muslim pupils in a minority position when attending non-Islamic schools, including vocational secondary schools run by Christian or Catholic foundations. Although regulations such as the National Education System Act and Minister of Religious Affairs Regulation No. 16 of 2010 guarantee the right of Muslim students to receive religious education in accordance with their beliefs, their implementation on the ground still presents various issues that have not been extensively examined specifically within the context of vocational secondary schools. This study aims to map the policies and challenges surrounding Islamic religious education in non-Islamic vocational secondary schools in Indonesia. The research employed a qualitative approach in the form of a systematic literature review, tracing articles from Sinta-accredited journals via Garuda and Google Scholar published within the last ten years. A synthesis of eleven journal articles revealed that policies on Islamic religious education in non-Islamic schools are underpinned by a fairly robust legal framework; however, their implementation is heavily dependent on the commitment of individual institutions. The challenges identified are multidimensional, encompassing ideological, sociological and cultural issues, as well as limitations regarding teachers and learning resources, whilst studies specifically addressing the context of vocational secondary schools remain very limited. These findings imply the need for policy evaluations that are more responsive to the unique characteristics of the vocational secondary school level, as well as further field research. to gain a deeper and more contextual understanding of this issue.
Kolaborasi Sekolah, Orang Tua, dan Masyarakat dalam Pendidikan Islam: Systematic Literature Review Nur Azizah; Kasful Anwar
Ikhlas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Vol. 3 No. 3 (2026): Juli : Ikhlas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ikhlas.v3i3.2407

Abstract

Islamic education requires close collaboration between schools, parents and the community; however, research on this partnership has not yet been systematically synthesised. This study aims to identify the patterns, challenges and implications of this tripartite partnership in Indonesia through a Systematic Literature Review (SLR) approach. A qualitative method based on SLR was used to analyse ten open-access academic articles published over the last 10 years from Google Scholar, Garuda and academic repositories, using a matrix synthesis. The research findings indicate that the most dominant patterns of collaboration include school–parent communication, family involvement in character building, and active community participation in supporting religious activities. Conversely, the main challenges include poor communication, low participation, differing perceptions of responsibility, and the lack of optimal mechanisms for sustainable institutional partnerships. The researchers concluded that structured and sustainable collaboration is a key pillar in enhancing the effectiveness of Islamic education in Indonesia. It is hoped that these findings will serve as an academic reference for educational institutions, parents and policymakers in developing partnership models in a more systematic manner.
Pemberdayaan Nelayan di Pelabuhan Ratu Sukabumi Melalui Pelatihan Pengolahan Hasil Laut dan Strategi Pemasaran Berkelanjutan Kasful Anwar; Sri Dewi Nirmala; Riandi Marisa
An-naba : Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Volume 1, Nomor 3, Tahun 2026
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/fqy6v061

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan nelayan di Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat, melalui pelatihan pengolahan hasil laut dan strategi pemasaran berkelanjutan. Nelayan di kawasan ini menghadapi berbagai tantangan kompleks, termasuk keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan hasil tangkapan, ketergantungan pada pengepul, rendahnya posisi tawar dalam penetapan harga, serta lemahnya kelembagaan nelayan. Metode pelaksanaan program mencakup tiga tahapan utama: persiapan melalui identifikasi kebutuhan dan koordinasi dengan pemangku kepentingan; pelaksanaan pelatihan partisipatif selama satu hari dengan materi kebijakan pemberdayaan nelayan, program bantuan pemerintah, penguatan kelembagaan, dan strategi pemasaran berkelanjutan; serta pendampingan dan evaluasi menggunakan metode pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan, keterampilan, dan sikap nelayan, yang tercermin dari kemampuan peserta menyusun langkah-langkah sinergis dalam penguatan kelembagaan serta pengembangan produk olahan hasil laut bernilai tambah seperti nugget ikan, bakso ikan, dan produk diversifikasi lainnya. Nelayan juga mulai mengadopsi strategi pemasaran digital melalui pemanfaatan media sosial dan platform e-commerce. Penguatan kelembagaan melalui kelompok usaha bersama dan koperasi menjadi kunci untuk meningkatkan akses permodalan dan posisi tawar nelayan. Program ini merekomendasikan keberlanjutan pendampingan intensif, pengembangan infrastruktur pendukung, penguatan akses pasar, peningkatan literasi digital, serta kolaborasi multi-pihak untuk menciptakan ekosistem pemberdayaan nelayan yang berkelanjutan di Pelabuhan Ratu. Kata Kunci: Pemberdayaan Nelayan, Pengolahan Hasil Laut, Strategi Pemasaran Berkelanjutan, Pelabuhan Ratu, Kelembagaan Nelayan
ANALISI DETERMINAN KEBERLANJUTAN BUDIDAYA IKAN HIAS GUPPY (Poecilia reticulata) DALAM MANAJEMEN REPRODUKSI AKUAKULTUR M. Amin Haitami; Kasful Anwar; Muslim
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6657

Abstract

Abstract: The sustainability of guppy fish (Poecilia reticulata) aquaculture is an important aspect in supporting environmentally friendly and economically viable aquaculture development. This study aimed to analyze the determinants of sustainability in guppy fish farming based on social, economic, ecological, production technology, and reproductive management dimensions using the Multi Dimensional Scaling (MDS) approach with the RAPFISH method. Data were collected through field observations, interviews, and questionnaires, and subsequently analyzed to obtain sustainability indices, leverage values, and model reliability through Monte Carlo analysis. The results showed that all assessed dimensions were classified as moderately sustainable. The sustainability index values were 68.84 for the social dimension, 61.50 for the economic dimension, 62.60 for the ecological dimension, 59.01 for production technology, and 61.55 for reproductive management. Monte Carlo analysis indicated stable results, with small differences between rapscore and simulation values ranging from 0.06 to 1.74. The coefficient of determination (R²) ranged from 0.93 to 0.96, and stress values were low (0.13–0.16), indicating that the MDS model was reliable and had good accuracy. Among all dimensions, production technology showed the lowest sustainability index, suggesting the need for improvement in technology application, production efficiency, and environmental management. Overall, the results indicate that the sustainability of guppy aquaculture can be enhanced through integrated management focusing on technological improvement, environmental control, and optimized reproductive management supported by social and economic considerations. Keywords: sustainability, guppy aquaculture, MDS, RAPFISH, reproductive management, aquaculture. Abstrak: Keberlanjutan budidaya ikan hias guppy (Poecilia reticulata) merupakan aspek penting dalam mendukung pengembangan akuakultur yang ramah lingkungan dan berdaya saing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis factor determinan keberlanjutan budidaya ikan guppy berdasarkan dimensi sosial, ekonomi, ekologi, teknologi produksi, dan manajemen reproduksi menggunakan metode RAPFISH. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara, dan kuesioner, kemudian dianalisis untuk menghasilkan indeks keberlanjutan, nilai leverage, serta uji keandalan model melalui analisis Monte Carlo. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh dimensi berada pada kategori cukup berkelanjutan, dengan nilai indeks keberlanjutan masing-masing sebesar 68,84 pada dimensi sosial, 61,50 pada dimensi ekonomi, 62,60 pada dimensi ekologi, 59,01 pada dimensi teknologi produksi, dan 61,55 pada dimensi manajemen reproduksi. Hasil analisis Monte Carlo menunjukkan nilai yang relatif mendekati rapscore, dengan selisih berkisar antara 0,06–1,74, yang menandakan kestabilan hasil analisis. Nilai koefisien determinasi (R²) yang tinggi, yaitu antara 0,93–0,96, serta nilai stress yang rendah (0,13–0,16), menunjukkan bahwa model MDS yang digunakan memiliki tingkat keandalan dan ketepatan yang baik. Dimensi teknologi produksi memiliki nilai indeks terendah, mengindikasikan perlunya peningkatan dalam penerapan teknologi budidaya, efisiensi produksi, serta pengelolaan kualitas lingkungan. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa keberlanjutan budidaya ikan guppy dapat ditingkatkan melalui penguatan teknologi. produksi, pengelolaan lingkungan yang lebih baik, serta optimalisasi manajemen reproduksi yang terintegrasi dengan aspek sosial dan ekonomi. Kata kunci: keberlanjutan, budidaya ikan guppy, MDS, RAPFISH, manajemen reproduksi, akuakultur.
MODEL PENGEMBANGAN KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN ANGSANA DAN SUNGAI LOBAN BERBASIS SOSIO-EKOLOGIS DI KABUPATEN TANAH BUMBU, PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Eko Prio Raharjo; Kasful Anwar; Sherly Ridhowati Nata Imam
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6659

Abstract

Abstract: This study aims to develop an effective and sustainable management model for Marine Protected Areas (MPAs) based on a socio-ecological system by positioning coastal community participation as a mediating variable. The research was conducted in the Angsana and Sungai Loban coastal areas, Tanah Bumbu Regency, South Kalimantan, Indonesia. A quantitative approach was employed using Structural Equation Modeling based on Partial Least Squares (SEM-PLS). The variables analyzed include institutional management, anthropogenic pressure, community participation, ecological conditions, and sustainable economy. The results indicate that institutional management has a positive and significant effect on ecological conditions (β = 0.438; p < 0.001), while anthropogenic pressure exerts a dominant influence on the system, particularly on social performance (β > 1.00; p < 0.001) and sustainable economy (β = 0.388; p < 0.001). Coastal community participation was not found to be significant as a mediating variable, whereas ecological conditions act as a significant primary mediator in the relationship between exogenous variables and sustainable economy. The R-square values demonstrate strong explanatory power of the model for endogenous variables, reaching 0.952 (Y1), 1.000 (Y2), and 0.568 (Z). This study produces an integrated, adaptive, and sustainable MPA management model, positioning institutional management as the driving force, anthropogenic pressure as the main stressor, ecological conditions as the key variable, and sustainable economy as the ultimate goal. The model emphasizes that coastal economic sustainability is highly dependent on ecosystem quality, which must be effectively managed through strong governance and control of human-induced pressures. The findings highlight the importance of strengthening institutional capacity, controlling anthropogenic pressures, and protecting ecosystems to ensure successful MPA management. The proposed model can serve as a reference for policy formulation in socio-ecological-based marine conservation management at both regional and national levels. Keywords: Marine Protected Areas, socio-ecological system, SEM-PLS, anthropogenic pressure, institutional management, sustainable economy. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan (KKP) yang efektif dan berkelanjutan berbasis sistem sosio-ekologis dengan menempatkan partisipasi masyarakat pesisir sebagai variabel mediasi. Penelitian dilakukan di wilayah Kawasan perairan Angsana dan Sungai Loban  Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Variabel yang dianalisis meliputi manajemen kelembagaan, tekanan antropogenik, partisipasi masyarakat, kondisi ekologis, dan ekonomi berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kelembagaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kondisi ekologis (β = 0,438; p < 0,001), sementara tekanan antropogenik memiliki pengaruh dominan terhadap sistem, khususnya terhadap kinerja sosial (β > 1,00; p < 0,001) dan ekonomi berkelanjutan (β = 0,388; p < 0,001). Partisipasi masyarakat pesisir tidak terbukti signifikan sebagai variabel mediasi, sedangkan kondisi ekologis berperan sebagai mediator utama yang signifikan dalam hubungan antara variabel eksogen dan ekonomi berkelanjutan. Nilai R-square menunjukkan kemampuan model yang tinggi dalam menjelaskan variabel endogen, yaitu sebesar 0,952 (Y1), 1,000 (Y2), dan 0,568 (Z). Penelitian ini menghasilkan model pengelolaan KKP yang terintegrasi, adaptif, dan berkelanjutan dengan menempatkan manajemen kelembagaan sebagai pengarah, tekanan antropogenik sebagai faktor tekanan utama, kondisi ekologis sebagai variabel kunci, dan ekonomi berkelanjutan sebagai tujuan akhir. Model ini menegaskan bahwa keberlanjutan ekonomi pesisir sangat bergantung pada kualitas ekosistem yang dikelola secara efektif melalui tata kelola yang kuat dan pengendalian tekanan manusia. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya penguatan kelembagaan, pengendalian tekanan antropogenik, serta perlindungan ekosistem dalam mendukung keberhasilan pengelolaan system konservasi perairan. Model yang dihasilkan dapat menjadi acuan dalam perumusan kebijakan pengelolaan KKP berbasis system sosial-ekologis di tingkat daerah maupun nasional. Kata kunci: Kawasan konservasi perairan, system sosio-ekologis, SEM-PLS, tekanan antropogenik, kelembagaan, ekonomi berkelanjutan.
Co-Authors Abdul Mukti Achmad Fadlan Achmad Fauzi Ade Saputra Ahmad Fadhil Rizki Ahmad Husein Ritonga Ahmad Raihan Nasution Ahmad Ridwan Ahmad Sofwan Firdaus Ahmad Syukri Ake Wihadanto Al Hudori Alfan Renaldi Alhaini Mistlaiha Annur Alvito, Muhammad Anak Agung Gede Eka Swabawa Andi Ramlan Anggun Feronika Anistianingsih Anistianingsih Ansori Arawan Ardaini Asa'ad Isma Asrulla Atika Rohim Ayu Gita Lestari Burhanudin Candra Wesnedi Cecilia Riau Ekowati Dedek Kusnadi Deni Agusta Nugraha Dessy Sasmita Devi Oktafiana Diny Nadira Donwil Panggabean Donwil Panggabean Duta Anggoro Eko Prio Raharjo Endi Rekarti, Endi Ethan J. Callahan Etty Riani Fadlani, Achmad Fariz Ramadan Gunawan Gunawan Hadial Putra Hadiyanto Zulbasri Hantoro, Ramandha Rudwi Hapzi Ali Harun, Basri Hasanuddin Hasanuddin Hidayat, Al Mukaromah Hidayat, Wildan Nur Husaini Husaini Husnullail, Muhammad Ilham Saibani Izhar Bafadhal Jainab Rayanti Damanik JAMILAH Jamrizal Jamrizal JOGIE SUADUON Kesha Zeliyanti Khalifah Maratul Sholihah Khoirul Alim Lias Hasibuan Lilik Ardianto Lisariyadi Lukman Hakim M. Amin Haitami M. Shahid Anggi ER M. Sidik M. Syahran Jailani Mahmud Mahmud Mahmud MY Maman Rumanta Mariati Tamba Maulia Githa Ustadztama Misbahul Munawarrah MOZES TOELIHERE Mugi Mulyono Muhamad Husnan Muhammad Ediyani Muhammad Indra Muhammad Muhammad Muhammad Rido Muhammad Saufi Muhammad Sulaiman Khudori Muhammad Taher Muhammad Taher Mukhtar Mukhtar Latif Munawar, Slamet Muslim Muslim Mutya Istikarani Nasution, Faisal Hakim Nining Huriati Nispi Syahbani Norman Razieb Azwar Novi Atul Ambiya Nur Asia Nur Azizah Nur Fatimah Nurasikin Nurjanah Nursita Rahmadhanti Nurusydiyati Ofan Bosman Parida Parida Povy julianti Prihatiningsih, Titiek PUTRI WULANDARI Ramli, Sahudi Raudatul Janna Ray Farris Midonsa Repolinda Riandi Marisa Ridha Zuhaimi RIDWAN AFFANDI Rika Marsyalena Rika Putri Yanti Shalahuddin Shalahudin Sherly Ridhowati Nata Imam Si’in Si’in Sri Dewi Nirmala Sugeng Riyadi Sulistiyowati Gandariyah Afkari Sumarno Sumarno . Syamsul Arifin Sya’roni Sya’roni Sylvia Sari R Vina Amelia Wesnedi, Candra Yolan Raihan Zufadli Zufadli