Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PUPUK NPK DAN PUPUK HAYATI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI EDAMAME DI LAHAN PASANG SURUT DENGAN SISTEM BUDIDAYA JENUH AIR Sulistiorini, Sulistiorini; Nurjani, Nurjani; Surachman, Surachman
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i3.63353

Abstract

Kedelai edamame merupakan jenis tanaman dalam sayuran (vegetable soybean), perbedaan dengan kedelai biasa yaitu ukuran yang lebih besar dan rasanya lebih manis. Guna pengembangan budidaya kedelai edamame maka perlu terobosan teknologi budidaya tanaman yaitu dengan memanfaatkan lahan pasang surut. Lahan pasang surut untuk budidaya tanaman kedelai edemame menghadapi beberapa hambatan dan masalah, di antaranya pada sifat fisika, kimia, dan biologi tanah diatasi dengan melakukan sistem budidaya jenuh air. Pupuk anorganik berbahaya bagi lingkungan apabila diberikan secara terus menerus maka pupuk hayati dapat menjadi solusi untuk mengurangi penggunaan pupuk anorganik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara pupuk NPK dan pupuk Hayati serta mengetahui dosis pupuk NPK dan pupuk hayati terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai edamame pada lahan pasang surut dengan sistem budidaya jenuh air. Penelitian dilaksanakan di lahan pasang surut tipe C dengan jenis tanah aluvial yang berada di Jl. Kalimas Tengah, Desa Kalimas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kuburaya, Provinsi Kalimantan Barat. Peneltian berlangsung selama 3 bulan mulai dari tanggal 15 Juni tahun 2022 sampai 26 September tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapang dalam bentuk pola Rancangan Petak Terbagi (Split Plot) sebagai rancangan dasar yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama sebagai petak utama (main plot) yaitu pupuk hayati (h) yang terdiri dari 3 taraf perlakuan dan faktor kedua adalah pupuk NPK (n) dengan 3 taraf perlakuan. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga didapat 9 kombinasi. Perlakuan yang dimaksud yaitu: Pupuk hayati (h) dari 3 taraf: h1= 5 ml/L air, h2= 10 ml/L air, h3= 15 ml/L air dan Pupuk NPK (n) dari 3 taraf: n1= 150kg/ha, n2= 225kg/ha, n3= 300kg/ha. Variabel yang diamati dalam penelitian meliputi: tinggi tanaman (cm), Volume Akar (cm3), berat kering tanaman (g), jumlah polong per tanaman (buah), jumlah polong isi per tanaman (buah) dan berat polong isi per tanaman (g). Hasil penelitian menunjukkan pengaruh interaksi pupuk hayati dan pupuk NPK berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 3 MST, jumlah polong per tanaman dan jumlah polong isi per tanaman. Pupuk hayati berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 3 dan 4 MST, berat kering tanaman, jumlah polong per tanaman, jumlah polong isi per tanaman dan berat polong isi per tanaman. Pupuk NPK berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 3 dan 4, jumlah polong per tanaman, jumlah polong isi per tanaman dan berat polong isi per tanaman. Pemberian pupuk NPK 150 kg/ha dan pupuk hayati konsentrasi 15 ml/L air memberikan pertumbuhan dan hasil kedelai edamame terbaik di lahan pasang surut dengan sistem budidaya jenuh air.
PENGUJIAN PAKET PEMUPUKAN MENTIMUN SISTEM BUDIDAYA JENUH AIR PADA LAHAN SULFAT MASAM Virgiri, Simius; Basuni, Basuni; Nurjani, Nurjani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i4.63719

Abstract

Mentimun salah satu tanaman yang termasuk dalam family Cucurbitaceae (tanaman labu-labuan). Pemupukan mentimun oleh petani pada praktiknya di lapangan masih banyak menggunakan jenis pupuk, pemberian atau cara dan dosis yang berbeda-beda yang diberikan ke tanaman. Upaya peningkatan produktivitas mentimun dapat dilakukan dengan pemupukan menggunakan organik dan anorganik diharapkan dapat memperbaiki kesuburan tanah, mengganti hara yang hilang karena terikat dan tercuci, meningkatkan kualitas dan produksi mentimun. Pengunaan pupuk kandang ayam, Urea, KCl, Phonska, SP-36 dan NPK mutiara dapat meningkatkan ketersedian unsur hara nitrogen, fospat, dan kalium yang dapat meningkatkan produksi dan hasil mentimun. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan paket pemupukan yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil mentimun sistem budidaya jenuh air pada lahan sulfat masam. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kalimas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya (25 September-05 Desember 2022). Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 5 paket pemupukan dengan 5 ulangan sehingga terdapat 25 unit perlakuan. Setiap unit perlakuan terdiri dari 8 tanaman sampel. Paket pemupukan yang dimaksud yaitu Paket A(Pukan Ayam 10ton/ha, NPK Mutiara 16:16:16 200 kg/ha, Urea 200 kg/ha), Paket B(Pukan Ayam 20 ton/ha, NPK Mutiara 16:16:16 300kg/ha), Paket C(Pukan Ayam 10 ton/ha, Phonska 100 kg/ha, Mutiara 16:16:16 300 kg/ha, Urea 300 kg/ha dan KCl 300 kg/ha), Paket D (Pukan Ayam 4 ton/ha, dolomit 500 kg/ha, SP-36 200 kg/ha, Mutiara 16:16:16 500 kg/ha, Urea 250 kg/ha, KCl 100 kg/ha dan pukan ayam 1,8 ton/ha, Paket E (Dolomit 2.000 kg/ha, Pukan Ayam 20 ton/ha, Urea 950 kg/ha, SP-36 500 kg/ha dan KCl 700 kg/ha). Variabel yang diamati meliputi volume akar, berat kering tanaman, berat buah pertanaman, jumlah buah pertanaman, panjang buah dan diameter buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian paket pemupukan A B C dan E sama baiknya dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil mentimun sistem budidaya jenuh air pada lahan sulfat masam.
PENGARUH KOMPOSISI MEDIA SUBSTRAT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PAKCOY SISTEM BUDIDAYA AKUAPONIK Irawan, Fikri; Nurjani, Nurjani; Basuni, Basuni
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i3.63867

Abstract

Budidaya tanaman pakcoy sistem budidaya akuaponik perlu mendapatkan pertumbuhan dan produksi yang tinggi maka perlu didukung dengan memberikan media tanam yang baik untuk pertumbuhan akar tanaman, salah satunya yaitu pemberian komposisi media substrat antara pasir kerang, arang sekam padi, dan cocopeat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi media substrat dan untuk mengetahui komposisi media substrat yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil pakcoy sistem budidaya akuaponik. Penelitian ini dilaksanakan di lahan pertanian yang terletak di Jalan Kalimas Tengah, Desa Kalimas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat. Waktu penelitian dari semai benih sampai panen berlangsung pada tanggal 16 Agustus "“ 12 Oktober 2022. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri 1 faktor dengan 3 ulangan. Faktor yang dimaksud yaitu komposisi media substrat terdiri dari pasir kerang, arang sekam padi, dan cocopeat dengan 8 taraf perlakuan : A = 5% : 75% : 20%, B = 5% : 70% : 25%, C = 10% : 70% : 20%, D = 10% : 65% : 25%, E = 15% : 65% : 20%, F = 15% : 60% : 25%, G = 20% : 60% : 20%, dan H = 20% : 55% : 25%. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, volume akar, berat segar bagian atas tanaman, dan berat kering bagian atas tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi media substrat berpengaruh terhadap tinggi tanaman pakcoy pada umur 35 HST dan komposisi media substrat yang terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan pakcoy sistem budidaya akuaponik yaitu komposisi media substrat (pasir kerang : arang sekam padi : cocopeat) = 15% : 65% : 20%.
PENGARUH KNO3 DAN PACLOBUTRAZOL TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG MANIS PADA LAHAN SULFAT MASAM Pratama, I Putu Eka Satya; Nurjani, Nurjani; Basuni, Basuni
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i4.63964

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh paclobutrazol dan pupuk KNO3 terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis pada lahan sulfat masam. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kalimas, Kecamatan Sungai kakap, Kabupaten Kubu Raya, dimulai sejak 5 September 2022 - 5 Januari 2023. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan pola Split Block faktorial yang terdiri dari 3 faktor dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah pemberian paclobtrazol yang terdiri dari 3 taraf konsentrasi yaitu: 0, 750, dan 1500 ppm, sedangkan faktor kedua adalah pemberian pupuk KN03 dengan 3 taraf dosis yaitu 4, 8, 12 g/tanaman. Variabel yang diamati tinggi tanaman, panjang daun, lebar daun, diameter batang, berat tongkol dengan kelobot, berat tongkol tanpa kelobot, panjang tongkol, jumlah baris per tongkol, dan diameter tongkol. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahwa Pemberian Paclobutrazol dan KNO3 berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil jagung pada lahan sulfat masam. Secara mandiri pemberian paclobutrazol dapat menekan pertumbuhan memanjang (tinggi tanaman, panjang daun), memperlebar daun serta memperbesar diameter batang, namun tidak mempengaruhi hasil tanaman (berat tongkol tanpa kelobot). Pemberian paclobutrazol 0 ppm dan KNO38g/tanaman setara dengan 400 kg/ha memberikan pertumbuhan dan hasil jagung manis terbaik pada lahan sulfat masam.
PENGARUH GIBERELIN DAN JENIS NUTRISI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL SAWI PAKCOY PADA HIDROPONIK SUMBU Hendarsyah, Milwan; Nurjani, Nurjani; Basuni, Basuni
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i3.63987

Abstract

Sawi pakcoy (Brassica rapa subsp. Chinensis) merupakan jenis sayuran sawi-sawian yang termasuk dalam family Brassicaceae. Budidaya sawi pakcoy dapat dilakukan secara hidroponik untuk memaksimalkan potensi hasil. Selain itu hidroponik mampu menghasilkan produk yang berkualitas dan bersih serta bebas dari pestisida sehingga digemari oleh masyarakat. Produksi sawi pakcoy pada sistem hidroponik dapat dimaksimalkan dengan meningkatkan konsentrasi nutrisi yg diberikan, namun jika konsentrasi diberikan terlalu tinggi dapat membuat tanaman keracunan dan terganggu pertumbuhannya serta meningkatkan biaya akibat penambahan nutrisi, sementara itu giberelin diduga berperan meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman melalui percepatan pembelahan sel, sehingga pengaplikasian giberelin diharapkan mampu meningkatkan hasil sawi pakcoy yang didukung dengan jenis nutrisi yang tepat. Adapun tujuan penelitian ini yaitu mencari konsentrasi giberelin yang terbaik, mengetahui jenis nutrisi yang terbaik serta mengetahui pengaruh interaksi antara konsentrasi giberelin dan jenis nutrisi untuk pertumbuhan dan hasil sawi pakcoy pada hidroponik sumbu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan 3 ulangan. Faktor pertama yaitu konsentrasi giberelin (g) dengan 3 taraf perlakuan yaitu 0, 50 dan 100 ppm. Faktor kedua adalah jenis nutrisi (n) dengan 3 taraf perlakuan yaitu Goodplant, racikan 1 dan racikan 2. Hasil uji keragaman menunjukkan terdapat pengaruh nyata interaksi antara giberelin dan jenis nutrisi pada luas daun 2 MST. Pada perlakuan konsentrasi giberelin memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, luas daun usia 2 MST, volume akar dan berat segar tajuk tanaman. Adapun pada perlakuan jenis nutrisi memberikan pengaruh nyata terhadap jumlah daun pada usia 4 MST, luas daun usia 3 dan 4 MST, volume akar dan berat segar tajuk tanaman. Berdasarkan Uji Duncan, diketahui bahwa interaksi berpengaruh nyata antara perlakuan konsentrasi giberelin dan jenis nutrisi terhadap tanaman sawi pakcoy yaitu pada luas daun usia 2 MST, pemberian konsentrasi giberelin 0 ppm (tanpa giberelin) pada jenis nutrisi racikan 1 merupakan perlakuan terbaik. Pengaplikasian giberelin memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan, namun berpengaruh tidak nyata terhadap hasil. Sedangkan perlakuan jenis nutrisi, pada jenis nutrisi racikan 2 merupakan terbaik terhadap luas daun 3 dan 4 MST, sama baiknya dengan nutrisi racikan 1 terhadap volume akar dan berat segar tajuk tanaman.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL MENTIMUN BABY AKIBAT PEMBERIAN DOLOMIT DAN FREKUENSI POC CAMPURAN LIMBAH BUAH PADA TANAH GAMBUT Shoba'ah, Rizky; Zulfita, Dwi; Nurjani, Nurjani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i3.64929

Abstract

Mentimun (Cucumis sativus L.) merupakan jenis sayuran familia cucurbitacae atau labu-labuan yang popular di seluruh dunia. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan dosis interaksi antara pemberian dolomit dan frekuensi POC campuran limbah buah terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun baby pada tanah gambut. Pupuk organik cair (POC) adalah pupuk yang tersedia dalam bentuk cair. Penelitian ini dilaksanakan di lahan yang terletak di Jalan Reformasi Gg. Struktur, Pontianak Tenggara berlangsung dari 07 Desember 2022 - 22 Januari 2023. Penelitian ini merupakan eksperimen lapangan dengan pola faktorial Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama yaitu kapur dolomit (D) dan faktor kedua adalah frekuensi campuran limbah buah (F). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali, setiap ulangan terdiri dari 4 tanaman sampel sehingga terdapat 108 tanaman. Perlakuan yang dimaksud yaitu faktor pertama pemberian dolomit dengan 3 dosis taraf perlakuan yaitu 123 g/polybag; 150 g/polybag; 180 g/polybag. Faktor yang dua yaitu frekuensi POC campuran limbah buah yang terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu pemberian 2 hari sekali, taraf kedua pemberian 3 hari sekali dan taraf ketiga pemberian 4 hari sekali. Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman, volume akar, berat kering tanaman, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, dan luas daun. Data hasil pengamatan dianalisis secara statistik dengan menggunakan varians (uji F taraf 5%). Apabila uji F menunjukkan adanya pengaruh nyata, maka dilanjutkn uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Interaksi antara dolomit dosis 150 g/polybag dan frekuensi POC campuran limbah buah 3 hari sekali memberikan pertumbuhan dan hasil mentimun baby yang terbaik pada tanah gambut walaupun interaksi pemberian dolomit dosis 123 g/polybag dan frekuensi POC campuran limbah buah 3 hari sekali sudah cukup efektif nutuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil mentimun baby pada tanah gambut
PENGARUH FORMULASI NUTRISI TERHADAP PERTUMBUHAN STEK TANAMAN MINT PADA SISTEM HIDROPONIK SUMBU Parianto, Dede; Basuni, Basuni; Nurjani, Nurjani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i4.69112

Abstract

Tanaman mint merupakan tanaman yang mempunyai banyak manfaat karena menghasilkan minyak atsiri, oleh karena itu perlu dilakukan perbanyakan tanaman dalam menunjang keperluan mint dengan cara perbanyakan tanaman mint dengan cara stek dan dihaapkan dapat tumbuh seperti induknya serta mudah dibudidayakan. Selain itu perbanyakkan dapat dilakukan dengan sistem hidroponik sumbu dengan memformulasikan nutrisi yang terbaik untuk pertumbuhan tanaman mint. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh formlasi nutrisi terhadap tanaman mint pada sistem hidroponik sumbu. Penelitian ini dilaksanakan di rumah plastik Sungai Raya Dalam Gang Raya VI yang berlangsung 24 Nopember hingga 28 Desember 2021. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan, 4 ulangan dan 8 tanaman sampel per unit perlakuan. Formulasi nutrisi yang digunakan diantaranya A = Rasio NPK 3:1:4,5 dengan N-Total 250,39 ppm, B = Rasio NPK 3:1:4,5 dengan N-total 296,19 ppm, C = Rasio NPK 4:1:5 dengan N-Total 248,48 ppm, D = Rasio NPK 4:1:5 dengan N-Total 298,27 ppm, E = Rasio NPK 5:1:8 dengan N-Total 250,68 ppm. Variabel yang diamati adalah persentase stek hidup, jumlah daun, tinggi tanaman, berat segar, volume akar dan berat kering tanaman. Hasil penelitian ini menunjukkan perlakuan formulasi nutrisi berpengaruh nyata terhadap jumlah daun minggu ke 3 dan tinggi tanaman pada minggu ke 2, ke 4 dan ke 5 setelah tanam
Co-Authors ,, Yuniarti ., maulidi ., Willa Putri Abdul Ghany, Muhammad Alfian Abdul Syukur Abdurrani, Syeh Abdussyukur Aditya, Dimas Adlani, Nazri agus ruliyansyah Ainurrahman, Yadi Ali Imron Alifiya Herwitarahman Andrie Yuwono Andryani, Fiqka Fitri Anggara, Octavianus Agus Anitasya, Haziza Anwar, Mochammad Chairil APRIAWAN, NOVAL Asnawati - Assyairi, Muhammad Yazid Astriani, Ayu Atika, Uray Vami Imra Azissah , Danur Baaqiy Amri Annisa bagaskoro, isnaini jaya Bartoldi, Ibrasius Basuni Basuni Basuni Basuni, Basuni Budi MMA, Ir. Setia Chrizen, Chrissensia Dalmasius Alberto A.S Daniati Daniati Danuri . Darussalam Darussalam, Darussalam Dewi, Putri Ayu Prima Dina Hermina Dini Anggorowati Dini Anggorowati Dirathia, Almandha dwi zulfita Dwi Zulfita Eddy Santoso Eddy Santoso Edy Santoso Ega Gradini Elly Mustamir Emirullah, Faqih Evanirosa Farida, Mukti Fauziah, Firdanti Fauziah, Muhardila Febita, Khelsi Firmana, Firmina Murniati Firmansyah B Fransiska Yusthiani, Fransiska HABIB, ABDUL Hadiarni Hadiarni, Hadiarni Handika, Caca Hanifah, Maria Harianti, Agus Hariyanti, Agus haryandi, haryandi Hendarsyah, Milwan Henny Sulistyowati Herdiansyah, Mohd. Taufikri Hiliyani Irawan, Fikri Iwan Sasli Janeri , Brian Juliani JULIANTO, ARI Jumadi Jumadi Jumiati Jumiati Kiswan Muhammad Kiswan Muhammad, Kiswan Larina , Ceni Ade Rosa Linseria Batu Bara Liza Salawati, Liza Lupita , Candra M. Faridhan Erihan Marnola, Ilham Maulidi Maulidi Miranti, Priti Agus Mubaraq, Muhammad Zaki Muhammad Ridwan Muhammad Rinaldi Muhammad Taufik Hidayat Mulyadi Safwan Nadya Muliandari Nate, Finte Novensius, Edoardus Nugraha, Ridha Nugroho Widi Susanto Nurliani, Reni Nurul Husna Odoy, Frantsius Agung Palupi, Tanti Pambela, Leonard Raka Paradah, Ronaldus Parianto, Dede Patangahan, John Permana, Imam Pitus, Agus tinus Pontisari, Tania Pramesti, Refyani Pratama, I Putu Eka Satya Pratama, Rio Febry Prayuda, Alessandro Rasma Purwaningsih - Purwanti, Mira Pustika Adwiyani Pusvita, Dian Prisilia Putra, Jisan Yulius Ansi Putri, Cut JE. Rabuwanto, Lukman Radian Radian Rahmidiyani Rahmidiyani, Rahmidiyani Ramijan, Ramijan Randi Risantho Sihotang Rika, Mona Rinata, Rena Rini Susana Ripawati, Ripawati Riyanti, Yupita Ririn Rizki Fauzan, Rizki Rizky Wahyuni Rohimah , Hani Katu S.P M.P, Dr. Tatang Abdurrahman Sabrina, Lea Safrizal Safrizal Sandye, Michael Josua Sarbino Sarbino Sardiana, Sardiana Sari , Lezi Yovita Sari, Indah P. Satria, Gilang Wana Sendy, Trie Septio, Septio Setia Budi Sheyvien, Frederikus Michael Shoba'ah, Rizky Shoviya, Shoviya Sina sina, Sina Siti Hadijah Siti Zulaiha Sodiqin, Sodiqin Sona, Liliana SP.MP, Agus Hariyanti Sri Wahyuni Stefanie, Carolline Suduy, Oswaldy Suhaimi Suhaimi Sukardi, Viktor Sulistiorini, Sulistiorini Surachman Surachman suri, wira sagita SUSILAWATI, YETI Suwarno Suwarno Syafiuddin, Wasi'an Syahrudin Syahrudin, Syahrudin Syarifah Asmar Safitri Tambunan, Atya Henny Tantri Palupi Tarigan, Febriyanto Meggy Tatang Abdurrahman, Tatang Taufiks, Nasyaruddin H. Teuku Heriansyah, Teuku Tursina, Diah Tuti rohani Valenthine , Dewi Lara Virgiri, Simius Vivien, Vivien Wajnah, Wajnah Warganda Warganda WASI'AN, WASI'AN Wasian Wasian wasian wasian, wasian Wasi’an, Wasi’an Wibisono, Erwin Wiguna, Ade Sagita Wijaya, Christian Wiranta, Jendi Yunita, Selvia Yurike Fransiska