Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PACLOBUTRAZOL DAN PUPUK UREA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG PULUT HITAM PADA LAHAN SULFAT MASAM. Permana, Imam; Basuni, Basuni; Nurjani, Nurjani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 11 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v11i3.57852

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh paclobutrazol dan pupuk Urea terhadap pertumbuhan dan hasil jagung pulut hitam di lahan sulfat masam. Penelitian dilaksanakan di Desa Kalimas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Penelitian berlangsung dari tanggal 12 Juni 2021 sampai 14 Agustus 2021. Penelitian menggunakan metode eksperimen lapangan Rancangan Blok Terpisah (Split Block) terdiri dari 2 faktor perlakuan. Faktor pertama adalah konsentrasi paclobutrazol dengan 2 taraf perlakuan yaitu : 0 dan 1500 ppm. Faktor kedua adalah dosis pupuk Urea dengan 3 taraf perlakuan yaitu 175, 350, dan 525 kg/ha. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali dan setiap petak terdiri dari 6 sampel tanaman. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi tinggi tanaman, panjang daun, lebar daun, diameter batang, panjang ruas batang, berat tongkol berkelobot, berat tongkol tanpa kelobot, panjang tongkol tanpa kelobot, jumlah baris biji per tongkol tanpa kelobot, dan diameter tongkol tanpa kelobot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian konsentrasi 1500 ppm paclobutrazol berpengaruh nyata terhadap variabel pertumbuhan tanaman jagung pulut hitam di lahan sulfat masam. Konsentrasi 1500 ppm paclobutrazol secara nyata menurunkan tinggi tanaman, panjang daun, dan panjang ruas batang, serta meningkatkan lebar daun. Meskipun demikian, pemberian paclobutrazol berpengaruh tidak nyata terhadap variabel hasil tanaman jagung pulut hitam di lahan sulfat masam. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pemberian berbagai dosis pupuk Urea berpengaruh tidak nyata terhadap pertumbuhan tanaman, namun berpengaruh pada hasil taman yaitu panjang tongkol. Dosis 350 kg/ha lebih efektif dalam meningkatkan panjang tongkol. Tidak ada pengaruh interaksi antara paclobutrazol dan pupuk Urea dalam mempengaruhi pertumbuhan dan hasil tanaman jagung pulut hitam.
PENGARUH BOKASHI KOTORAN AYAM DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG HIJAU PADA TANAH ALUVIAL Nugraha, Ridha; Basuni, Basuni; Nurjani, Nurjani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 11 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v11i3.57938

Abstract

Kacang hijau (Vigna radiata L.) merupakan salah satu bahan pangan yang dapat memenuhi kebutuhan dasar manusia karena mengandung unsur makro, mikro, asam amino yang dapat memperlancar peredaran darah, kaya akan serat, mengobati kolesterol, baik untuk ibu hamil, mengandung asam folat, vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, protein, karbohidrat, kalsium, dan fosfor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan dosis terbaik dari interaksi pemberian bokashi kotoran ayam dan NPK terhadap pertumbuhan dan hasil kacang hijau pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di lahan pertanian Desa Kalimas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat. Penelitian dilaksanakan pada 6 Desember 2021 - 19 Maret 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor. Faktor pertama yaitu bokashi kotoran ayam sebanyak 3 taraf perlakuan dan faktor kedua pupuk NPK sebanyak 3 taraf perlakuan sehingga total kombinasi perlakuan sebanyak 9 dan diulang 3 kali. Setiap kombinasi perlakuan terdiri dari 4 sampel tanaman sehingga jumlah seluruh tanaman sampel 108 tanaman. Faktor pertama yaitu bokashi kotoran ayam (B) :b1 = 10 ton/ha (setara dengan 80 g/polybag), b2 = 15 ton/ha (setara dengan 120 g/polybag), b3 = 20 ton/ha (setara dengan 160 g/polybag). Faktor kedua yaitu pupuk NPK (N) : n1 = 200 kg/ha (setara dengan 1,6 g/polybag), n2 = 300 kg/ha (setara dengan 2,4 g/polybag) n3 = 400 kg/ha (setara dengan 3,2 g/polybag). Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi tinggi tanaman (cm), volume akar (cm3), berat kering tanaman (g), jumlah polong per tanaman (polong), jumlah biji per polong (biji), berat biji kering per tanaman (g) dan berat 100 biji kering (g). Peningkatan dosis bokashi kotoran ayam dan pupuk NPK memberikan pertumbuhan dan hasil yang baik pada kacang hijau. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah diduga terdapat pengaruh pemberian bokashi kotoran ayam 15 ton/ha dan pupuk NPK 200 kg/ha merupakan dosis terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil kacang hijau pada tanah aluvial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bokashi kotoran ayam 20 ton/ha dan pupuk NPK 400 kg/ha memberikan rerata tertinggi terhadap pertumbuhan dan hasil kacang hijau pada tanah aluvial.Kata Kunci : Aluvial, Bokashi Kotoran Ayam, Kacang Hijau, NPK
PERTUMBUHAN TANAMAN SELADA PADA SISTEM AKUAPONIK MINI DENGAN PENAMBAHAN PUPUK KANDANG AYAM Atika, Uray Vami Imra; Sasli, Iwan; Nurjani, Nurjani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 11 No. 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v11i4.58418

Abstract

Selada (Lactuca sativa, L.) merupakan salah satu tanaman sayuran daun yang banyak dibudidayakan dan memiliki prospek yang cukup baik. Namun produksi tanaman selada secara kontinyu masih tergolong rendah. Oleh karena itu diperlukannya inovasi teknologi dalam meningkatkan hasil dan produksi pertumbuhan tanaman selada. Akuaponik dapat menjadi salah satu inovasi teknologi dalam memproduksi tanaman selada secara kontinyu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pupuk kandang ayam yang terbaik dalam memperbaiki kualitas kontainer air kolam agar dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman selada pada sistem akuaponik mini. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan 5 taraf perlakuan, yaitu perbedaan takaran dosis pupuk kandang ayam, dan tiap perlakuan terdiri dari 25 populasi dengan 15 tanaman sampel. Adapun perlakuan tersebut yaitu (1) P0 = Kontrol/Tanpa perlakuan pupuk kandang ayam, (2) P1 = Penambahan 3 g pupuk kandang ayam, (3) P2 = Penambahan 15 g pupuk kandang ayam, (4) P3 = Penambahan 30 g pupuk kandang ayam, (5) P4 = Penambahan 45 g pupuk kandang ayam. Variabel yang diamati adalah jumlah daun (helai), panjang daun (cm), lebar daun (cm), volume akar (cm ³), berat kering tanaman (g), dan berat segar tanaman bagian atas (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang ayam pengaruh yang nyata terhadap jumlah daun umur 3 "“ 4 mst, panjang daun, lebar daun, dan berat segar tanaman selada bagian atas. Adapun takaran dosis penambahan pupuk kandang ayam terbaik terjadi pada perlakuan 45 g pupuk kandang ayam berdasarkan potensi hasil tanaman merupakan perlakuan terbaik terhadap berat segar tanaman selada bagian atas. Kata Kunci : Akuaponik, Pupuk Kandang Ayam, Selada
PENGARUH FREKUENSI PEMBERIAN PUPUK DAUN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA VARIETAS TANAMAN TOMAT PADA BUDIDAYA AKUAPONIK Septio, Septio; Basuni, Basuni; Nurjani, Nurjani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 11 No. 4
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v11i4.58525

Abstract

Tanaman tomat (Lycopersicum esculentum M.) yang merupakan famili dari Solanaceae adalah salah satu tanaman sayuran terpenting di Indonesia. Buah tomat yang masak banyak digemari orang karena rasanya segar, enak, dan sedikit masam. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat (2018), produksi tanaman tomat pada tahun 2017 sebesar 1.805 ton dengan produktivitas 4,89 ha/ton pada luasan lahan 369 ha, mengalami penurunan pada tahun 2018 dengan hasil produksi yaitu 1.128 ton/ha dengan produktivitas 3,06 ha/ton pada luas lahan 369 ha. Rendahnya produksi tomat di Kalimantan Barat karena kemungkinan disebabkan varietas yang ditanam tidak cocok, kultur teknis yang kurang baik serta pemupukan yang kurang tepat atau tidak sesuai. Salah satu teknik budidaya tanaman yang diharapkan dapat meningkatkan hasil dan kualitas tomat adalah akuaponik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari frekuensi pemberian pupuk daun yang digunakan terhadap pertumbuhan dan hasil beberapa varietas tomat dan untuk mengetahui pengaruh dari beberapa varietas tomat terhadap pertumbuhan dan hasil tomat pada budidaya akuaponik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Blok Terpisah (Split Blok), terdiri dari 2 faktor perlakuan, yaitu frekuensi pemberian pupuk daun sebagai main plot dan beberapa varietas tomat sebagai sub plot. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali, dengan 4 tanman sampel. Perlakuan yang dimaksud adalah faktor frekuensi (f) yang terdiri atas 2 taraf yaitu seminggu 2 kali (f1) dan seminggu 1 kali (f2) serta faktor varietas yang terdiri atas 4 taraf yaitu Servo F1 (v1), Betavila F1 (v2), tymoti F1 (v3) dan Tiffani F1 (v4), dengan demikian, terdapat 8 kombinasi perlakuan dengan 3 kali ulangan yang masing-masing terdiri atas 4 tanaman sampel. Hasil menunjukan bahwa Frekuensi pemberian pupuk daun berpengaruh pada pertumbuhan dan hasil tanaman tomat, dimana pemberian seminggu 2 kali (f1) lebih baik daripada seminggu 1 kali (f2) dan Varietas memberikan respon berbeda terhadap frekuensi pemupukan daun, varietas Betavila (v2) dan tiffani (v4) memberikan respon lebih baik daripada varietas servo (v1) dan tymoti (v3).Kata kunci : Akuaponik, Frekuensi, Pemupukan, Tomat, Varietas
PENGARUH JUMLAH POPULASI IKAN LELE TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAYAM MERAH PADA SISTEM AKUAPONIK Pusvita, Dian Prisilia; Sasli, Iwan; Nurjani, Nurjani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i1.60383

Abstract

Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.) merupakan tanaman sayuran yang memiliki kandungan vitamin A, vitamin B, vitamin C, serta zat besi yang sangat bermanfaat untuk pertumbuhan. Penurunan produksi sayuran bayam merah yang terjadi menyebabkan tidak terpenuhinya kebutuhan masyarakat untuk mengkonsumisnya, oleh karenanya salah satu cara untuk meningkatkan produksi adalah dengan melakukan pemanfaatan lahan perkarangan melaui sistem budidaya akuaponik. Sistem akuaponik merupakan penerapan suatu sistem yang terintegrasi antara akuakultur dan hidroponik. Penelitian ini telah dilaksanakan di perkarangan rumah, Jl. Sejarah Gg. Gunung Putting 2, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak. Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2022 sampai dengan Juni 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 taraf perlakuan, masing-masing perlakuan memiliki 24 tanaman, dengan demikian terdapat 96 tanaman bayam merah. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman, jumlah daun, volume akar, berat basah dan berat kering tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan akuaponik dengan populasi 50 ikan telah mampu untuk memberikan hasil yang cukup baik pada tanaman bayam merah, sedangkan perlakuan dengan populasi 150 ikan memberikan hasil yang tidak baik.Kata Kunci: Akuaponik, Bayam Merah, Populasi Ikan
PENGGUNAAN TEPUNG CANGKANG TELUR AYAM DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG PULUT PADA TANAH GAMBUT Stefanie, Carolline; Nurjani, Nurjani; Basuni, Basuni
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i1.60409

Abstract

Jagung pulut (Zea mays Ceratina) merupakan salah satu tanaman serealia yang bernilai ekonomis dan mempunyai peluang untuk dikembangkan karena kedudukannya sebagai sumber utama karbohidrat dan protein setelah beras. Pemanfaatan tanah gambut sebagai media tumbuh tanaman jagung pulut dihadapkan pada beberapa kendala yaitu pH dan tingkat ketersediaan hara yang rendah sehingga berdampak pada pertumbuhan dan hasil tanaman. Perbaikan sifat kimia lahan gambut dapat dilakukan dengan cara pengapuran dan pemupukan. Pengapuran dan pupuk yang digunakan yaitu tepung cangkang telur ayam sebagai pengganti kapur dan penambahan NPK sebagai pupuk yang bertujuan untuk memperbaiki sifat kimia tanah. Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Parit Buluh, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Peneliitan ini berlangsung dari tanggal 28 Desember 2021 "“ 19 Maret 2022. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapangan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua factor dan tiga ulangan. Faktor pertama yaitu perlakuan Tepung Cangkang Telur Ayam yang terdiri dari 3 level dan pupuk NPK yang terdiri dari 3 level. Berdasarkan level tersebut diperoleh 9 kombinasi perlakuan. Setiap unit perlakuan terdiri dari 5 tanaman sampel sehingga total tanaman adalah 135 tanaman. Faktor pertama terdiri dari tepung cangkang telur ayam yang terdiri dari 3 taraf yaitu 4,4 ton/ha, 6,2 ton/ha, dan 7,9 ton/ha. Faktor kedua adalah pupuk NPK yang terdiri dari 3 taraf yaitu: 200 kg/ha, 300 kg/ha, dan 400 kg/ha. Variabel yang diamati meliputi: tinggi tanaman, volume akar, berat kering tanaman, berat tongkol berkelobot, berat tongkol tanpa kelobot, diameter tongkol tanpa kelobot dan panjang tongkol tanpa kelobot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh antara tepung cangkang telur ayam dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung pulut pada tanah gambut. Pemberian tepung cangkang telur ayam 7,9 ton/ha dan dosis pupuk NPK 400 kg/ha menunjukkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung pulut yang terbaik pada tanah gambut. Kata Kunci : Gambut, Jagung Pulut, Pupuk NPK, Tepung Cangkang Telur Ayam
PENGARUH KOMPOSISI PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL MENTIMUN PADA TINGGI MUKA AIR BERBEDA Rinaldi, Muhammad; Nurjani, Nurjani; Hariyanti, Agus
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 2
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i2.62003

Abstract

Sistem budidaya yang sering digenangi air pada sekitar bedengan akan menyebabkan tercucinya unsur hara yang dapat membuat kekurangan nutrisi pada sistem penyerapan dalam pertumbuhan tanaman mentimun, maka harus dilakukan meninggikan bedengan yang berbeda dalam budidaya tanaman mentimun. Budidaya jenuh air dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil dengan memberikan nutrisi seperti pupuk yang teratur sebab pada sistem budidaya jenih air ini nutrisi yang di butuhkan pada tanaman sering tercuci akibat terbawanya air yang pada sekitar bedengan. Pemberian berbagai pupuk diharapkan dapat memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman mentimun. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis komposisi pupuk NPK yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil mentimun pada sistem budidaya jenuh air dan untuk mendapatkan tinggi muka air tanah yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil mentimun pada sistem budidaya jenuh air. Penelitian ini dilaksanakan di Jalan Kalimas Tengah, Dusun Melati, Desa Kalimas, Kecamatan Sungai Kakap. Penelitian berlangsung dari tanggal (1 September - 12 Oktober 2022). Penelitian merupakan percobaan yang disusun dalam rancanagan acak kelompok (RAKL) split blok yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah tinggi muka air yaitu b1(10 cm), b2 (20 cm), b3 (30 cm). Faktor kedua kombinasi pupuk yaitu terdiri dari p1 (NPK 8 g), p2 (NPK 8 g, Urea 6 g), dan p3 (NPK 8 g, Urea 6 g, SP36 4 g). Semua perlakuan diulang sejumlah 3 kali. Terdapat 4 sampel tanaman sebagai satuan pengamatan perpetak dengan 1 sampel tanaman sebagai sampel destruktif, sehingga terdapat 108 satuan perlakuan. Variebel pengamatan terdiri dari berat kering tanaman (gram), jumlah buah (buah), berat buah (kg), bobot buah (kg), panjang buah (cm), diameter buah (cm). Hasil penelitian menunjukan bahwa kombinasi pupuk NPK + Tinggi Muka Air Tanah memberikan berpengaruh nyata pada berat kering tanaman, namun berpengaruh tidak nyata pada panjang buah, berat buah, bobot buah, jumlah buah dan diameter buah.
PENGARUH KOMBINASI AB MIX DAN POC TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL SELADA SECARA HIDROPONIK WICK SYSTEM Miranti, Priti Agus; Budi, Setia; Nurjani, Nurjani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i3.62124

Abstract

Peningkatan pertumbuhan dan produksi tanaman selada pada sistem hidroponik dengan pengaplikasian kombinasi AB Mix dan POC dapat membantu meminimalisir penggunaan pupuk AB Mix yang merupakan pupuk anorganik. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kombinasi AB mix dan POC terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman selada secara hidroponik wick system. Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 14 Juli "“ 8 September 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari 8 taraf perlakuan dengan 3 ulangan. Masing-masing ulangan terdiri dari 4 sampel. Jadi total keseluruhan yang diperoleh 96 tanaman. Perlakuan pada penelitian ini terdiri dari 100% AB mix, 90% AB mix + 10% POC, 80% AB mix + 20% POC, 70% AB mix + 30% POC, 60% AB mix + 40% POC, dan 50% AB mix + 50% POC, 40% AB mix + 60% POC, 30% AB mix + 70% POC. Hasil analisis keragaman menunjukkan bahwa pemberian berbagai konsentrasi perlakuan dari kombinasi AB Mix dan POC berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun dan berat segar tanaman namun berpengaruh tidak nyata terhadap volume akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi AB Mix dan POC yang menunjukkan pertumbuhan dan hasil yang terbaik pada tanaman selada adalah 80% AB Mix + 20% POC.Kata Kunci : Hidroponik, Kombinasi AB Mix dan POC, Selada
PENGARUH KOMPOSISI MEDIA SUBSTRAT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL SAWI PUTIH SISTEM BUDIDAYA AKUAPONIK Anwar, Mochammad Chairil; Basuni, Basuni; Nurjani, Nurjani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i3.63013

Abstract

Akuaponik merupakan perpaduan antara budidaya ikan dan budidaya tanaman dalam satu sistem. Akuaponik merupakan solusi pertanian pada wilayah perkotaan, dimana sistem budidaya akuaponik dapat dilakukan pada tempat yang sempit. Penelitian ini dilaksanakan di Jalan Kalimas Tengah, Dusun Melati, Desa Kalimas, Kecamatan Sungai Kakap. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan September sampai Oktober 2022. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh media tanam substrat terhadap pertumbuhan tanaman sawi putih secara akuaponik, (2) mengetahui kombinasi media tanam substrat terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman sawi putih pada sistem akuaponik. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak lengkap (RAL), dengan satu faktor dan 3 ulangan yang terdiri dari 8 taraf perlakuan. Tiap perlakuan terdiri dari 4 sampel tanaman, sehingga terdapat 96 sampel pengamatan. Perlakuan yang dimaksud adalah perbandingan komposisi media substrat pasir kerang (%) : arang sekam padi (%) : cocopeat (%) antara lain : A= (5 : 75 : 20), B= (5 : 70 : 25), C= (10 : 70 : 20), D= (10 : 65 : 25), E= (15 : 65 : 20), F= (15 : 60 : 25), G= (20 : 60 : 20), H= (20 : 55 : 25). Variabel yang diamati dalam penelitian ini antara lain: tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar, luas daun, volume akar, dan berat kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi media substrat mempengaruhi tinggi tanaman dan jumlah daun tanaman sawi putih. Komposisi media substrat pada perlakuan 10 % pasir kerang : 70 % arang sekam padi : 20 % cocopeat, merupakan komposisi media substrat terbaik untuk tinggi tanaman sawi putih umur 21 HST. Komposisi 10 % pasir kerang : 65 % arang sekam padi : 25 % cocopeat, merupakan komposisi media substrat terbaik untuk jumlah daun sawi putih umur 35 HST pada sistem budidaya akuaponik.
PENGARUH KOMPOSISI MEDIA SUBSTRAT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KAILAN SISTEM BUDIDAYA AKUAPONIK Ramijan, Ramijan; Nurjani, Nurjani; Basuni, Basuni
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 12 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v12i3.63130

Abstract

Budidaya sawi kailan sistem akuaponik diharapkan mendapat pertumbuhan dan produksi yang tinggi, oleh karena itu perlu didukung dengan memberikan media tanam yang baik. Salah satu media tanam yang bisa digunakan yaitu media substrat yang terdiri dari campuran antara pasir kerang, arang sekam padi, dan cocopeat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi media substrat dan untuk mengetahui komposisi media substrat yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil kailan sistem budidaya akuaponik. Penelitian ini dilaksanakan di lahan pertanian yang terletak di Jalan Kalimas Tengah Desa Kalimas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat. Penelitian ini berlangsung pada tanggal 16 Agustus "“ 12 Oktober 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 1 faktor yang terdiri dari 8 taraf perlakuan yang merupakan perbandingan persentase antara pasir kerang, arang sekam padi, dan cocopeat terdiri dari A = (5 : 75 : 20), B = (5 : 70 : 25), C = (10 : 70 : 20), D = (10 : 65 : 25), E = (15 : 65 : 20), F = (15 : 60 : 25), G = (20 : 60 : 20), dan H = (20 : 55 : 25). Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, volume akar, berat segar bagian atas tanaman, dan berat kering bagian atas tanaman. Pelaksanaan penelitian meliputi persiapan tempat penelitian, persiapan instalasi akuaponik, persiapan media substrat, penyemaian, pindah tanam, pemeliharaan tanaman, dan pemanenan. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu diduga terdapat pengaruh komposisi media substrat dan diduga terdapat salah satu komposisi media substrat terbaik untuk pertumbuhan dan hasil kailan pada sistem budidaya akuaponik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi media substrat berpengaruh terhadap pertumbuhan, namun tidak berpengaruh terhadap hasil sawi kailan. Komposisi media substrat 20% pasir kerang, 60% arang sekam dan 20% cocopeat merupakan komposisi yang memberikan pertumbuhan tanaman kailan yang lebih baik dibanding perlakuan lainnya.Kata Kunci : Akuaponik, Kailan, Media Substrat
Co-Authors ,, Yuniarti ., maulidi ., Willa Putri Abdul Ghany, Muhammad Alfian Abdul Syukur Abdurrani, Syeh Abdussyukur Aditya, Dimas Adlani, Nazri agus ruliyansyah Ainurrahman, Yadi Ali Imron Alifiya Herwitarahman Andrie Yuwono Andryani, Fiqka Fitri Anggara, Octavianus Agus Anitasya, Haziza Anwar, Mochammad Chairil APRIAWAN, NOVAL Asnawati - Assyairi, Muhammad Yazid Astriani, Ayu Atika, Uray Vami Imra Azissah , Danur Baaqiy Amri Annisa bagaskoro, isnaini jaya Bartoldi, Ibrasius Basuni Basuni Basuni Basuni, Basuni Budi MMA, Ir. Setia Chrizen, Chrissensia Dalmasius Alberto A.S Daniati Daniati Danuri . Darussalam Darussalam, Darussalam Dewi, Putri Ayu Prima Dina Hermina Dini Anggorowati Dini Anggorowati Dirathia, Almandha dwi zulfita Dwi Zulfita Eddy Santoso Eddy Santoso Edy Santoso Ega Gradini Elly Mustamir Emirullah, Faqih Evanirosa Farida, Mukti Fauziah, Firdanti Fauziah, Muhardila Febita, Khelsi Firmana, Firmina Murniati Firmansyah B Fransiska Yusthiani, Fransiska HABIB, ABDUL Hadiarni Hadiarni, Hadiarni Handika, Caca Hanifah, Maria Harianti, Agus Hariyanti, Agus haryandi, haryandi Hendarsyah, Milwan Henny Sulistyowati Herdiansyah, Mohd. Taufikri Hiliyani Irawan, Fikri Iwan Sasli Janeri , Brian Juliani JULIANTO, ARI Jumadi Jumadi Jumiati Jumiati Kiswan Muhammad Kiswan Muhammad, Kiswan Larina , Ceni Ade Rosa Linseria Batu Bara Liza Salawati, Liza Lupita , Candra M. Faridhan Erihan Marnola, Ilham Maulidi Maulidi Miranti, Priti Agus Mubaraq, Muhammad Zaki Muhammad Ridwan Muhammad Rinaldi Muhammad Taufik Hidayat Mulyadi Safwan Nadya Muliandari Nate, Finte Novensius, Edoardus Nugraha, Ridha Nugroho Widi Susanto Nurliani, Reni Nurul Husna Odoy, Frantsius Agung Palupi, Tanti Pambela, Leonard Raka Paradah, Ronaldus Parianto, Dede Patangahan, John Permana, Imam Pitus, Agus tinus Pontisari, Tania Pramesti, Refyani Pratama, I Putu Eka Satya Pratama, Rio Febry Prayuda, Alessandro Rasma Purwaningsih - Purwanti, Mira Pustika Adwiyani Pusvita, Dian Prisilia Putra, Jisan Yulius Ansi Putri, Cut JE. Rabuwanto, Lukman Radian Radian Rahmidiyani Rahmidiyani, Rahmidiyani Ramijan, Ramijan Randi Risantho Sihotang Rika, Mona Rinata, Rena Rini Susana Ripawati, Ripawati Riyanti, Yupita Ririn Rizki Fauzan, Rizki Rizky Wahyuni Rohimah , Hani Katu S.P M.P, Dr. Tatang Abdurrahman Sabrina, Lea Safrizal Safrizal Sandye, Michael Josua Sarbino Sarbino Sardiana, Sardiana Sari , Lezi Yovita Sari, Indah P. Satria, Gilang Wana Sendy, Trie Septio, Septio Setia Budi Sheyvien, Frederikus Michael Shoba'ah, Rizky Shoviya, Shoviya Sina sina, Sina Siti Hadijah Siti Zulaiha Sodiqin, Sodiqin Sona, Liliana SP.MP, Agus Hariyanti Sri Wahyuni Stefanie, Carolline Suduy, Oswaldy Suhaimi Suhaimi Sukardi, Viktor Sulistiorini, Sulistiorini Surachman Surachman suri, wira sagita SUSILAWATI, YETI Suwarno Suwarno Syafiuddin, Wasi'an Syahrudin Syahrudin, Syahrudin Syarifah Asmar Safitri Tambunan, Atya Henny Tantri Palupi Tarigan, Febriyanto Meggy Tatang Abdurrahman, Tatang Taufiks, Nasyaruddin H. Teuku Heriansyah, Teuku Tursina, Diah Tuti rohani Valenthine , Dewi Lara Virgiri, Simius Vivien, Vivien Wajnah, Wajnah Warganda Warganda WASI'AN, WASI'AN Wasian Wasian wasian wasian, wasian Wasi’an, Wasi’an Wibisono, Erwin Wiguna, Ade Sagita Wijaya, Christian Wiranta, Jendi Yunita, Selvia Yurike Fransiska