Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENGGUNAAN ICE BREAKER TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR ., I Komang Arimbawa; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10727

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) deskripsi motivasi belajar IPS siswa yang dibelajarkan menggunakan ice breaker, (2) deskripsi motivasi belajar IPS siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran tanpa penggunaan ice breaker pada, dan (3) perbedaan motivasi belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan ice breaker dan siswa yang dibelajarkan tanpa menggunakan ice breaker. Jenis penelitian ini yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan rancangan non equivalent post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem tahun pelajaran 2016/2017. Sampel penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 3 Pempatan sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SD Negeri 8 Pempatan sebagai kelas kontrol. Data motivasi belajar dikumpulkan menggunakan instrumen berupa kuesioner. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan uji-t sampel independent. Berdasarkan analisis data dengan uji-t, diperoleh nilai thitung sebesar 48,18 lebih besar dari nilai ttabel sebesar 2,021 dengan taraf signifikansi 5%. Hasil Penelitian menunjukkan (1) motivasi belajar IPS siswa yang dibelajarkan menggunakan ice breaker tergolong sangat tinggi, (2) motivasi belajar yang dibelajarkan tanpa menggunakan ice breaker tergolong tinggi, dan (3) terdapat perbedaan yang signifikan motivasi belajar IPS siswa antara kelas yang dibelajarkan dengan menggunakan ice breaker dan kelas yang dibelajarkan tanpa menggunakan ice breaker. Hal ini menunjukkan bahwa ice breaker berpengaruh secara signifikan terhadap motivasi belajar IPS siswa kelas V di Gugus IV Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : ice breaker, motivasi belajar This study aimed to know (1) the description of social science students’ motivation which were taught using ice breaker, (2) the description of social science students’ motivation which were taught without using ice breaker, and (3) the difference of social science students motivation which were taught using ice breaker with students’ motivation which were taught without using ice breaker. The type of this study was quasi experiment in which the research design used was non equivalent post-test only control group design. The population of this study was students of grade V in the cluster IV of Rendang District, Karangasem Regency, in the academic year 2016/2017. The sample of this study was students of grade V SD Negeri 3 Pempatan as the experimental class and students of grade V SD Negeri 8 Pempatan as the control class. The data of learning motivation were gathered by using instrument in form of questionnaire. The data analysis technique used was descriptive analysis and t-test independent sample. Based on the data analysis with t-test, tcount value was 48.18 higher than ttable value 2.021 with the level of difference was 5%. The result of the study showed that (1) the motivation of social science students which were taught by using ice breaker is very high, (2) the motivation of social science students which were taught without using ice breaker is high, and (3) there was a significant difference of social science students’ motivation between the class which was taught by using ice breaker and the class which was taught without using ice breaker. This indicated that ice breaker affected significantly toward social science students’ motivation of grade V in the cluster IV of Rendang District, Karangasem Regency, in the academic year 2016/2017.keyword : ice breaker, learning motivation
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VCT BERBANTUAN POWER POINT TERHADAP HASIL BELAJAR PKn KELAS V ., Ni Komang Atik Astiti; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10913

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara hasil belajar PKn siswa yang diajar dengan model VCT berbantuan media power point dan siswa yang diajar dengan tidak menggunakan model VCT pada siswa kelas V Semester II Tahun Pelajaran 2016/2017 di SD Gugus II Kecamatan Buleleng.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V semester II Tahun Pelajaran 2016/2017 di SD Gugus II Kecamatan Buleleng yang berjumlah 137 orang. Data hasil belajar PKn dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda dengan jumlah soal sebanyak 30 butir soal.Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil analisis data, diperoleh rata-rata hasil belajar siswa kelompok eksperimen lebih besar dibandingankan dengan rata-rata hasil belajar siswa kelompok kontrol.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasi belajar PKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran VCT dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan tidak menggunakan model VCT pada siswa kelas V di SD Gugus II Kecamatan Buleleng ( thit> ttab = 2,850> 2,021). Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran VCT berbantuan media power pointberpengaruh positif terhadap hasil belajar PKn siswa kelas V di SD gugus II Kecamatan Buleleng.Kata Kunci : VCT, power point, hasil belajar The aimed of the study was to determine the significant difference between the students’ result of learning Civics with VCT model supported by power point and students who were nottaught with VCT model on grade V of second semester in academic year 2016/2017 at SD Gugus II Buleleng distric. The type of the research was quasi-experimental research. The population of this study was 137 students in grade V of second semester in academic year 2016/2017 at SD Gugus II Kecamatan Buleleng. The result of the data was collected by using 30 items in multiple choice test. The data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics analysis namely t-test. The result of data analysis shown the average of the students’ result in experimental group is bigger than control group. The result of this study indicates that there is significant differences between learning PKN using VCT rather than the group of students who were not taught Civics with VCT model in the Grade V at SD Gugus II Buleleng distric (thit> ttab = 2,850> 2,021). It can be concluded that learning process using VCT model suported by power point has a positive effect on the learning outcomes of Civics of Grade V at SD Group II Buleleng distric.keyword : VCT, power point, learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAVI TERHADAP NILAI KARAKER PKn SISWA KELAS V SD ., Made Dony Marta Atmaja; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10982

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan nilai karakter PKn antara kelas siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran SAVI dan kelas siswa yang tidak dibelajarkan menggunakan model SAVI pada siswa kelas V tahun pelajaran 2016/2017 di sekolah dasar Gugus X Kecamatan Buleleng. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah kelas V di SD Gugus X Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2016/2017, yang berjumlah 6 kelas dengan siswa 146 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SDN No.1 Kaliuntu, dengan jumlah siswa 27 orang dan kelas V SDN No.3 Kaliuntu, dengan jumlah siswa 26 orang yang ditentukan dengan teknik random sampling. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan menggunakan metode observasi dan kuesioner. Instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa lembar observasi dan kuesioner. Data yang sudah di kumpulkan, dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan uji-t dengan rumus polled varians. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan terdapat perbedaan nilai karakter yang signifikan antara kelas yang menggunakan model SAVI dan kelas yang tidak menggunakan model SAVI. Temuan menggunakan model SAVI, yaitu guru mampu menciptakan suasana menarik dan menyenangkan.Kata Kunci : SAVI dan Nilai Karakter The purpose of this study is to know the difference between the values of Civic characters between classes of students who were taught using SAVI learning model and class of students who were not taught using SAVI model on V grade students of academic year 2016/2017 at elementary school of District Buleleng District X. This research is a pseudo experiment with non-equivalent design post test only control group design. The population of this research is class V in SD Gugus X Buleleng sub district year 2016/2017, which is 6 class with student 146 people. The sample of this research is class V SDN No.1 Kaliuntu, with the number of students 27 people and class V SDN No.3 Kaliuntu, with the number of students 26 people determined by random sampling technique. The data collection of this research is done by observation method and questionnaire. Instrument of data collection used in the form of observation sheet and questionnaire. Data that have been collected, analyzed using descriptive analysis and t-test with the formula of polled variance. The result of hypothesis testing shows that there is significant difference of character value between class using SAVI model and class which do not use SAVI model. Findings using the SAVI model, ie the teacher is able to create an interesting and fun atmosphere.keyword : SAVI and Character Values
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) BERBANTUAN PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SEKOLAH DASAR KELAS V ., Ni Made Diantari; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10991

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif Student Teams Achievement Divisions (STAD) berbantuan peta konsep dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional siswa sekolah dasar kelas V di Gugus V Kecamatan Melaya tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini tergolong eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan non-equivalent posttest only control group design dan sampel sebanyak 51 orang yang diambil secara simple random sampling. Data hasil belajar IPS siswa dikumpulkan melalui instrument tes hasil belajar dengan bentuk tes objektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif Student Teams Achievement Divisions (STAD) berbantuan peta konsep dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPS siswa Sekolah Dasar kelas V di Gugus V Kecamatan Melaya (thitung = 2,791 dan ttabel = 2,010 sehingga thitung > ttabel). Adanya perbedaan tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif Student Teams Achievement Divisions (STAD) berbantuan Peta Konsep berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa Sekolah Dasar kelas V di Gugus V Kecamatan Melaya tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : kooperatif, student teams achievement divisions, peta konsep, hasil belajar. This study aimed to determine the difference of social science learning outcomes between students who were taught by cooperative learning model Student Teams Achievement Divisions (STAD) assisted concept maps and students taught by conventional learning model of V grade elementary school students in Cluster V District Melaya academic year 2016/2017. This research is classified as quasi experiment with non-equivalent design of posttest only control group design and 51 samples taken by simple random sampling. Social science students' learning outcomes students were collected through test result learning instrument with objective test form. The students obtained were analyzed using descriptive analysis technique and inferential statistic (t-test). The results showed that there were significant differences in social science learning outcomes between students who were taught by cooperative learning model Student Teams Achievement Divisions (STAD) assisted with concept maps and students who were taught by conventional learning model on social science subjects of elementary school class V in Cluster V District Melaya (thitung = 2,791 and ttable = 2.010 so thitung> ttable). The existence of the difference shows that the cooperative learning model of Student Teams Achievement Divisions (STAD) assisted Concept Map influences the learning outcomes of social science of Elementary School Grade V in Cluster V District Melaya in academic year 2016/2017.keyword : cooperative, student teams achievement divisions, concept maps, learning outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NHT BERBASIS LINGKUNGAN TERHADAPHASILBELAJARIPSSISWA KELAS IV SD ., Ni Nengah Widiantari; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10994

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran NHT berbasis lingkungan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model bukan NHT berbasis lingkungan pada siswa kelas IV Gugus III Kecamatan Kintamani. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di Gugus III Kecamatan Kintamani yang berjumlah 128orang. Sampel penelitian ini dipilih dengan teknik Random Sampling dan diperoleh sampel yaitu siswa kelas IV SDN Sekaan yang berjumlah 25 orang dan siswa kelas IV SDN Bayunggede yang berjumlah 22 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes dengan instrument tes objektif pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipeNHT berbasis lingkungan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model bukan kooperatif tipe NHT berbasis lingkungan (thitung = 6,72 ; ttabel = 2,02). Siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaraan kooperatif tipe NHT berbasis lingkungan memperoleh rata-rata hasil belajar yaitu 18,24 berada pada kategori tinggi. Sedangkan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran bukan kooperatif tipe NHT berbasis lingkungan memperoleh rata-rata hasil belajar yaitu 12,68 berada pada kategori sedang. Jadi model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbasis Lingkungan berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPS. Kata Kunci : hasil belajar, IPS, lingkungan, NHT This study aims to determine differences in social Sciences outcomes between students who follow learning with NHT learning model -based environment with students who follow learning with non-NHT learning model -based environment in the fourth graders in Gugus III Kintamani districts. This type of research is a quasi-experiment research. The population of this study is all students of class IV in Gugus III Kintamani districts which amounted to 128 people.The sample of this study was chosen by Random Sampling technique and obtained the sample that is the fourth grade students of SDN Sekaan which amounted to 25 people and the fourth grade students of SDN Bayunggede which amounted to 22 people. The data collected in this research use test method with multiple choice objective test instrument.The data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). The result of the research shows that there are differences of outcomes between students who follow learning with cooperative type NHT learning model -based environment with students who follow learning with non- cooperative type NHT learning model -based environment (t = 6.72; ttable = 2.02). Students who were taught by cooperative type NHT learning model -based environment based on the average result of learning result that is 18.24 are in high category. While the students who were taught by non-cooperative learning of NHT type based on the environment obtained an average of 12.68 learning outcomes in the medium category. So model of cooperative type NHT learning model -based environment the positive impact on social Sciences learning outcomes.keyword : learning outcomes, social studies, environment, NHT
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TPS BERBASIS LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR PKN ., I Putu Diki Marga Sumitra; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10998

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar PKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TPS berbasis lingkungan dan kelompok siswa yang dibelajarkan tidak menggunakan model pembelajaran TPS pada siswa kelas V SD Gugus VI Kecamatan Seririt tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SD di Gugus VI Kecamatan Seririt tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 148 orang. Penentuan sampel menggunakan teknik random sampling. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD N 1 Unggahan yang berjumlah 28 orang dan kelas V SD N 1 Patemon yang berjumlah 28 orang. Data hasil belajar PKn siswa dikumpulkan menggunakan metode tes dengan instrumen berupa tes objektif pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar PKn yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe TPS berbasis lingkungan dan kelompok siswa yang dibelajarkan tidak menggunakan model pembelajaran TPS dengan thitung = 2,21 > ttabel = 2,00. Hal ini membuktikan bahwa model pembelajaran TPS berbasis lingkungan berpengaruh positif terhadap hasil belajar PKn siswa. Kata Kunci : TPS, berbasis lingkungan, hasil belajar PKn. This research aims to know the difference of PKn learning result between groups of students who were taught by using cooperative learning model of TPS type based environment and group of students who were taught not to use the TPS learning model on grade V student of SD cluster VI Seririt District academic year 2016/2017. This type of research is a quasi-experimental research. The population of this study is entire class V SD in cluster VI Seririt District academic year 2016/2017 which amounted to 148 people. Sample determination using random sampling technique. The sample of this research is class V SD N 1 Unggahan which amounts 28 people and class V SD N 1 Patemon which amounts 28 people. Of the PKn learning outcomes collected using the test method with the instrument in the form of multiple choice objective test. The data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). The results showed that there were significant differences in PKn learning outcomes between groups of students who were taught by using cooperative learning model of TPS type based environment and group of students who were taught not to use the TPS learning model with the tarithmatic= 2,21 > ttable = 2,00. This proves that the learning model of TPS is environmentally based have a positive effect on student learning result of PKn.keyword : TPS, based environment, PKn learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TSTS BERBASIS MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., Luh Komang Laksmi Prasatya; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11004

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) berbasis masalah dan siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) pada siswa kelas V di Gugus IV Kecamatan Banjar tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu yang menggunakan desain non- equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V di Gugus IV Kecamatan Banjar dan sampel penelitian adalah SDN 1 Banjar dan SDN 9 Banjar. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes dengan instrument tes hasil belajar IPA. Analisis data menggunakan uji-t tidak berkorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) berbasis masalah dan siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS). Kata Kunci : Two Stay Two Stray (TSTS), Hasil Belajar, Berbasis Masalah This study aimed at investigating the difference between students science learning outcome of a group of students who were taught by using problem based learning model Two Stay Two Stray (TSTS) and the students who were taught without problem based lerning model Two Stay Two Stray (TSTS) in fifth grade students of Gugus IV at Banjar distric academic year 2016/2017. This study used Quasi – experimental study with Non-Equivalent Post-test Only Control Group Design. The population of this study were all fifth grade students of Gugus IV at Banjar distric academic year 2016/2017 and the sample of this study were SDN 1 Banjar and SDN 9 Banjar. The data of this study was collected by using test with intrument test of science learning outcome. The data analysis that was used in this study was uncorrelation t-test. The result of the study showed that there was a significant difference between students who were taught by using problem based lerning model Two Stay Two Stray (TSTS) and students who were taught without problem based lerning model Two Stay Two Stray (TSTS).keyword : Two Stay Two Stray (TSTS), Learning Outcome, Problem Based
HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP HASIL BELAJAR SD KELAS II ., Ketut Yuning Jayasri Pucangan; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11007

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dan pola asuh orang tua terhadap hasil belajar SD kelas II.di Desa Banjar Ambengan Tahun Pelajara 2016/1017. Penelitian ini termasuk penelitian Expost-Facto. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas II SD di Desa Banjar Ambengan dengan jumlah 57 dengan teknik sampling jenuh, data diambil dengan menggunakan kuesioner. Data penelitian dianalisis dengan teknik statistik yaitu regresi sederhana dan regresi ganda. Hasil penelitian menunjukan hubungan antara konsep diri dan hasil belajar diperoleh Fhitung= 8,83 > Ftabel 3,15. Hubungan antara pola asuh orang tua dan hasil belajar diperoleh Fhitung = 6,65 > Ftabel 3,15. Hubungan secara bersama-sama antara konsep diri dan pola asuh orang tua terhadap hasil belajar dengan Fhitung = 8,02 > Ftabel 3,15, yang berarti memiliki hubungan yang signifikan. konsep diri, pola asuh orang tua berhubungan secara siginifikan terhadap hasil belajar siswa kelas II SD di Desa Banjar Ambengan Kecamatan Banjar.Kata Kunci : Konsep Diri, Pola Asuh Orang Tua, Hasil Belajar This research aimed to determine the relationship betwaan self concept and learning outcomes, the relationship between parenting parents and learning outcomes, and the relationship between self concept and parenting parents toward learning outcomes elementary school grade II in the Banjar Ambengan village. This research is Expost-facto, the population of this study was a grade II elemetary scholl in the Banjar Ambengan Village, with total sample was 57. Sampling Jenuh technique was used in this study. The data was taken using a questionnaire. The data were analysed by using a statistical technique that was simple regression and multiple regressions. The result showed a relationship between self concept and learning outcomes Fcount = 8,83 > Ftable = 3,15. Relationship between parenting parents and learning outcomes Fcount =6,65 > Ftable = 3,15. Relations jointly between self concept and parenting parents toward learning outcomes Fcount = 8,02 > Ftable = 3,15, which means it has a significant relationship. That self concept and parenting parents significantly the relationship toward learning outcomes grade II elementary school in the village of Banjar Sub-district Banjar Ambengan.keyword : self concept, parenting parents, learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS ., Ni Nyoman Desi Wijayanti; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11015

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick berbantuan media audio visual dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain Non-equivalen Post test Only Group Control Design. Populasi dari penelitan ini adalah seluruh kelas V di SD Gugus I Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar Tahun Pelajaran 2016/2017 sebanyak 5 sekolah. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas SD Negeri 1 Tegallalang dan SD Negeri 5 Tegallalang yang diambil menggunakan teknik random sampling. Data hasil belajar IPS siswa dikumpulkan melalui instrument tes hasil belajar dengan bentuk tes objektif. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deksriptif dan statistik inferensial (uji-t) dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick berbantuan media audio visual dengan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPS siswa Sekolah Dasar kelas V di Gugus I Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar (thitung = 9,424 sedangkan ttabel = 1,980 sehingga thitung > ttabel). Adanya perbedaan terseut menunjukan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick berbantuan media audio visual berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa Sekolah Dasar kelas V di Gugus I Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : talking stick, audio visual, IPS The purpose of this research is to know the difference of IPS learning outcomes between groups of students who are taught with cooperative learning model Talking Stick type assisted by audio visual media and students who are taught by conventional learning. This type of research is a quasi-experimental research with Non-equivalen Post test design of Only Group Control Design. The population of this research is the entire class V in SD Gugus I District Tegallalang, Gianyar Regency Year 2016/2017 Lessons as many as 5 schools. The sample in this research is the students of SD Negeri 1 Tegallalang and SD Negeri 5 Tegallalang which is taken using random sampling technique. Student learning outcomes data were collected through the learning result test instrument with objective test form. The data obtained were then analyzed using descriptive and inferential statistical techniques (t-test) with a significance level of 5%. The results showed that there were significant differences in IPS learning outcomes between students who were taught by cooperative learning model of talking stick type supported by audio visual media with students who were taught by conventional learning on IPS subjects of V grade Elementary School in Gugus I, Tegallalang Sub-district, Gianyar Regency Thitung = 9,424 while ttable = 1,980 so thitung> ttabel). The existence of the difference shows that cooperative learning model Talking Stick type assisted audio visual media have an effect on the learning result of IPS of elementary school students of class V in Gugus I of Tegallalang District of Gianyar Regency in academic yearkeyword : talking stick, audio visual, IPS
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED, READING AND COMPOSITION (CIRC) BERBASIS TULISAN EKSPOSISI TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA INTENSIF SISWA KELAS IV ., Ni Putu Yuni Setiawati; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11017

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kemampuan membaca intensif antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Cooperative Integrated, Reading And Composition (CIRC berbasis Tulisan Eksposisi dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian semu dengan desain Post-test Only Group Control Design. Populasi dari penelitan ini adalah seluruh kelas IV di SD Gugus III Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung Tahun Pelajaran 2016/2017 sebanyak 5 sekolah. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas SD Negeri 2 Tusan dan SD Negeri 3 Tusan yang diambil menggunakan teknik cluster random sampling. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan membaca intensif yang diberikan kepada siswa dalam bentuk tes uraian. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis uji-t dengan taraf signifikansi 5%. Hasil post-test menunjukkan bahwa rata-rata nilai kemampuan membaca intensif siswa yang dibelajarkan dengan model Cooperative Integrated, Reading And Composition (CIRC) berbasis tulisan eksposisi adalah 90,20%, sedangkan rata-rata nilai kemampuan membaca intensif siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional adalah 80%. Dari hasil analisis data, diperoleh dan 2,016. Jadi nilai > , sehingga H0 ditolak. Itu berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan membaca intensif antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Cooperative Integrated, Reading and Composition (CIRC) berbasis Tulisan Eksposisi dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional.Kata Kunci : model CIRC berbasis tulisan eksposisi, pembelajaran konvensional, membaca intensif The purpose of this research is to know the difference of intensive reading ability between group of students which is learned by Cooperative Integrated learning model, Reading And Composition (CIRC based on Exposition Writing and group of students which is taught by conventional learning.This research type is quasi research with Post-test Only Group Control Design The population of this research is the entire class IV at SD Gugus III Banjarangkan Sub-district, Klungkung District Lesson Year 2016/2017 as many as 5 schools.The sample in this study is the students of SD Negeri 2 Tusan and SD Negeri 3 Tusan Cluster random sampling Data collected through intensive reading intensive tests were given to the students in the form of the test description The data obtained were then analyzed using a t-test analysis with a significance level of 5% The post-test results showed that the average score of students intensive reading ability Which is defended With the model of Cooperative Integrated, Reading And Composition (CIRC) based on exposition writing is 90.20%, while the average intensive reading ability of students who are taught by conventional model is 80%. From the results of data analysis, obtained and 2.016. So value>, so H0 is rejected. That means that there is a significant difference in intensive reading ability between groups of students who are taught by Cooperative Integrated, Reading and Composition (CIRC) learning models based on Exposition Writing and student groups that are taught by conventional learning.keyword : CIRC-based exposition writing model, conventional learning, intensive reading
Co-Authors ., Carolina Hesti Kurniawati ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., I Gusti Bagus Wira Pandu Winata ., I Komang Arimbawa ., I Putu Diki Marga Sumitra ., Kadek Ayu Budi Suryani ., Kadek Ayu Partiwi ., Kadek Yondika Yusa Giri ., Kadek Yulli Candra Dewi ., Ketut Yuning Jayasri Pucangan ., Komang Trisna Yuliantari ., Luh Ayu Sulastini ., Luh Komang Laksmi Prasatya ., Luh Yeci Sasnitha ., Made Dony Marta Atmaja ., Made Trisna Susanti ., Ni Kadek Buri Arfini ., Ni Kadek Diana Sari ., Ni Kadek Nopiandari ., Ni Ketut Alit Aryani ., Ni Ketut Windu Ratnasari ., Ni Komang Atik Astiti ., Ni Komang Sri Utami ., Ni Luh Made Rai Tarini ., Ni Luh Pande Widyastiti ., Ni Luh Septiani Ari Pertiwi ., Ni Luh Sri Yogi Utami ., Ni Made Diantari ., Ni Nengah Widiantari ., Ni Nyoman Desi Wijayanti ., Ni Putu Cipta Wardani ., Ni Putu Eva Adelina Ariswati ., Ni Putu Inda Kristarini ., Ni Putu Suryanita SP. ., Ni Putu Yuni Setiawati ., Ni Wayan Ari Septiasih ., Ni Wayan Suitriani ., Putu Ika Krishna Novelinda A.A Diah Indrayani Adi Armini, Ida Ayu Adi Widnyana I Made Adnyani, Ni Wayan Satri Anak Agung Gede Agung, Anak Agung Gede Ariputra, I Putu Suyasa Arsana, I Komang Artawan, I Putu Artayasa, I Wayan Aryana, I Made Putra Asep Arifin Senjaya Binawati, Ni Wayan Sariani Citragotra, I Putu Hary Anggara Desak Putu Parmiti Deswinta Febiyanti Dewa Ayu Putu Armita Pratami ., Dewa Ayu Putu Armita Pratami Dewa Ayu, I Dewa Ayu Setiyawati Dewa Bagus Sanjaya Dewa Gede Widhya Surya Pratama Dewa Nyoman Sudana Dewi PF, Kadek Aria Prima Dewi Supariani, Ni Nyoman Dewi, Ni Luh PT. Putriyani Dewi, Ni Made Umi Kartika Dewi, Putu Ayu Septiari Diaris, Ni Made Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Fadila, Yulastri Febiyanti, Deswinta Gama, I Ketut Gede Seridana . Gede Wira Bayu Gunawan, I Putu Eka Adi Gusti Ayu Komang Yudarini . Gusti Ayu Marhaeni Harbandinah Pietojo I Dewa Gede Satria Juniarta . I Dewa Kade Tastra I Dewa Made Putra Sanjaya . I Gde Suryawan I Gede Andri Septiadi . I Gede Astawan I Gede Hendrawan I Gede Krista Septiawan . I Gusti Agung Ayu Novya Dewi I Gusti Ngurah Japa I Kadek Darmo Suputra, I Kadek Darmo I Kadek Ratnada I Kadek Suranata I Ketut Gading I Komang Heriasa . I Komang Muliantara . I Komang Pariasa . I Komang Sudarma I Made Citra Wibawa I Made Suarjana I Made Tegeh I Md Suarjana I nyoman Subagia, I nyoman I Nyoman Sueca, I Nyoman Sueca I Putu Eka Sugiantara . I Putu Hary Anggara Citragotra I Wayan Sukarsa . I Wayan Widiana Ida Bagus Widya Arta Pujana . Ignatius I Wayan Suwatra Indrayani, A.A. Diah Indrayani, Sang Ayu Putu Indrayani, Sang Ayu Putu Japa, Gusti Ngurah Jaya, I Ketut Manik Asta Juliarta, Putu Gde Agus Kadek Agus Mahendra ., Kadek Agus Mahendra Kadek Aria Prima Dewi PF Kadek Dean Puspitarini Kadek Dwi Padmawati KADEK JIMI KUSUMA DEWI . Kadek Yudiana Karakaita Putri, Putu Novika Adi Ketut Joliarta . Ketut Pudjawan Ketut Suwirta . Komang Agus Sutrisna ., Komang Agus Sutrisna Komang Oktarini Komang Oktarini, Komang Komang Trisnadewi Komang Wahyu Phalguna B.G. ., Komang Wahyu Phalguna B.G. Krisdayanthi, Astrid Kristina, Ni Made Rai Laksmono Widagdo Lastri Asih, Ni Made Lini, Eka Setya Luh Gde Surya Kartika Luh Gede Surya Kartika Luh Gede Surya Kartika, Luh Gede Surya Luh Meli Artini . Luh Putu Putrini Mahadewi Luh Sri Suwastini . M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . M.Pd. I Nyoman Arcana,SST. . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. M.Si Drs. Gede Raga . Made Suarjana Made Sumantri Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahardika, I Gusti Ngurah Agung Wijaya Mahendra, I Komang Agus Wisnu Mardika, I Made Nasib Mastini, Gusti Nyoman Md. Sumantri Nerawati, Ni Gusti Ayu Agung NI GUSTI AYU MADE YENI LESTARI, NI GUSTI AYU MADE YENI Ni K. Ayu Suri S. Handayani Ni Ketut Anggi Rismayanti Ni Ketut Desia Tristiantari Ni Ketut Kantriani Ni Ketut Ratmini Ni Ketut Suarni Ni Komang Seviani ., Ni Komang Seviani Ni Komang Sumerasih ., Ni Komang Sumerasih Ni Komang Susiprayati . Ni Komang Triana Ramadani . Ni Komang Wiardani Ni Luh Astriani . Ni Luh Devi Yulyanitha . Ni Luh Putu Anggi Pratiwi . Ni Made Ary Widiastini Ni Made Eny Rismayanti ., Ni Made Eny Rismayanti Ni Made Sukerni Ni Nengah Selasih Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Putu Dian Sri Widiartini . Ni Putu Eka Windi Putri Pertiwi Ni Putu Titin Armila Dewi ., Ni Putu Titin Armila Dewi Ni Wayan Rati Ni Wayan Satri Adnyani Noviani, Putu Asih Nyoman Dantes Oktarina, Putu Santi Oktarina, Putu Santi Padmawati, Gusti Pande Putu Rizky Ari Pratana Paramitha, Ni Made Ayu Susanthi Pradnya Perbowosari, Heny Permatasariid, I Gusti Agung Istri Pradipta Kencana, I Nyoman Bagus Pratama, Dewa Gede Widhya Surya Pratana, Pande Putu Rizky Ari Premananda, Ni Luh Putu Uttari Priantara, I Made Ari Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Purwati, Gusti Ayu Made Puspita Dewi, Ida Ayu Kadek Sri Putra, I Kadek Adhi Dharma Putra, Made Fandy Darma Putri Pertiwi, Ni Putu Eka Windi Putri, Trisna Nanda Putu Agus Ariana Putu Erwik Piktoriawan . Putu Indah Sintya Dewi Putu Novika Adi Karakaita Putri Putu Sukma Andreani ., Putu Sukma Andreani Putu Susma Indrayani . Raiyanti, I Gusti Ayu Ratmini, Ni Ketut Ratna, Ni Kadek Ratna, Ni Kadek Ratnada, I Kadek Rusminingsih, Ni Ketut Sari, Ayu Made Putri Kartika Sastrawan, Putu Agus Putra Satri Adnyani, Ni Wayan Sayu Putu Ratih Senjaya, Asep Arifin Sentana, Gek Diah Desi Setiawan, Anggra Rendra Sinarsih, Ni Ketut Sintya Dewi, Sang Ayu Made Sintya Dewi, Sang Ayu Made Sirat, Ni Made Suarjana, I Md Sueca, I Nyoman Sukerni, Ni Made Sukriani, Ni Luh Sulaksana, I Made Harman Sumantri, Md. Supariani, Ni Nyoman Dewi Suyeni, Ni Made Swandari, Ni Kadek Ayu Gita Swarthini, Ni NYoman Swarthini, Ni Nyoman Ayu Sya’bani, Laila Tia Maha Lestari, Ni Luh Putu UNDIKSHA . Wahyuni . Wahyuni, Ni Nyoman Tri Widhya HS, Cokorda Dewi Widiantana, I Kadek Widiarta, I Komang Agus Indra Widyani, Ni Wayan Wirata, I Nyoman Wisnu Mahendra, I Komang Agus Wiwik Antari, Ni Made Wulandari, Ida Ayu Gde Yelia, Ni Kadek Rupini Yogantara, I Wayan Lali