Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION BERBASIS MEDIA LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV DI DESA SIDETAPA TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., Ketut Doni Ariawan; ., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk, (1) mendeskripsikan hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation, (2) mendeskripsikan hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran secara konvensional, (3) mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation dan siswa yang mengikuti pembelajaran secara konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi exsperimen) dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di Desa Sidetapa. Sebanyak 47 orang siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA ranah kognitif yang dikumpulkan melalui tes esay. Hasil penelitian menunjukan bahwa, (1) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation, cenderung tinggi dengan Mo>Me>M (11,16 > 11,02 > 10,50), (2) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran secara konvensional cenderung rendah dengan Mo ttab = 2,000). Dengan demikian, model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV di Desa Sidetapa Tahun Pelajaran 2014/2015. Kata Kunci : Group Investigation, pembelajaran konvensional, hasil belajar. The purposes of this research is for, (1) To describe about the result studying science for the student who follow learning using cooperative learning model type Group Investigation. (2) To describe about the result of studying sciencefor the student who follow learning conventional. (3) To know about the differencesof the result of studying science between the student who follow learning using cooperative learning model type Group Investigation and the students who follow learning conventional. The kind of the research is quasi exsperiment with post test only control group design. The population of this research are all of the student in the fourth grade in sidetapa village. 47 students are chosen is sample. Who determined with random sampling ethnic.the analisys data inn this research is the result of learning sciencedomain kognitif which is collected with easy test. The result of the research show that, (1) the result of studying sciene for the student who follow model learning cooperative type Group Investigation, high inclined with Mo>Me>M (11,16 > 11,02 > 10,50). (2) the result of studying sciene for the students who follow learning conventional, low inclined with Mo ttab = 2,000). It means that , cooperative learning model type Group Investigation influential with the result of studyingsciene for the student in the fouth grade in sidetapa village year 2014/2015. keyword : Cooperative Type Group Investigation, conventional learning, result of learning
PENGARUH PENDEKATAN KONTEKSTUAL TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI PADA SISWA KELAS V SD SEMESTER GANJIL DI GUGUS VI KECAMATAN BULELENG KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., I Komang Heriasa; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kemampuan menulis karangan deskripsi pada siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan konvensional pada siswa kelas V di gugus VI Kecamatan Buleleng, (2) mendeskripsikan kemampuan menulis karangan deskripsi pada siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan kontekstual pada siswa kelas V di gugus VI Kecamatan Buleleng, (3) mengetahui perbedaan yang signifikan antara kemampuan menulis karangan deskripsi antara siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan kontekstual dan siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di gugus VI Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dan menggunakan desain post-test only with non equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus VI Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah SD No. 1 Kampung baru sebagai kelas eksperimen dan SD No. 2 Kampung Baru sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel adalah teknik random sampling. Data keterampilan menulis karangan deskripsi siswa diperoleh dengan menggunakan metode tes. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) rata-rata keterampilan menulis karangan deskripsi siswa kelompok kontrol sebesar 46,93 dan berada pada kategori kurang, (2) rata-rata keterampilan menulis karangan deskripsi siswa kelompok ekperimen sebesar 81,79 dan berada pada kategori sangat baik, dan (3) terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan menulis karangan deskripsi antara siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan kontekstual dan siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan konvensional (thitung=7,28 > ttabel=1,671).Kata Kunci : Pendekatan Kontekstual, keterampilan menulis deskripsi The research aims to (1) describing writing description essay skills at studedent learned with convensional approach at fifth grade student in group of six buleleng districts, (2) describing writing description essay skills at student learned with contextual at fifth grade student in group of six buleleng district, and (3) determine significantly differences writing description essay skills among student learned with contextual approach and student learned with convensional approach at fifth grade student in group of six buleleng districts. This research was quasi exsperiment research with Post Test Only with Non Equivalent Control Group Design. The population of this research is student class V in lesson 2013/2014 in elementary school gruop of VI Buleleng district. Sample of this research is elemantary school 1 Kampung Baru as control class and elemantary school 2 Kampung Baru as exsperiment class. Sample choosed with random sampling technic. Writing description essay skills data of student collected using method test. The data collected were analyzed with descriptive statistics and inferential statistics ,(t-test). The result of research indicate that (1) writing description essay skills of student control group have average score of 46,93 with less categories, (2) writing description essay skills of student experiment group have average score 0f 81,79 with very high categories and (3) there are differences writing description essay skills in significantly among the group of student learned the contextual approach and group of student that learned the convensional approach (t result = 7,28 > t table = 1,671).keyword : contextual approach, writing description skills
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV ., Komang Wahyu Supradnyana; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7390

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning berbantuan media audio visual dan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvesional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas IV di Gugus XV Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 247 siswa. Sampel penelitian adalah siswa kelas IV SDN 1 Anturan dan siswa kelas IV SDN 3 Anturan yang dipilih menggunakan teknik “random sampling”. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode tes (tes pilihan ganda). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning berbantuan media audio visual dan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional (thitung¬ = 3,299 > ttabel = 2,002). Perbedaan tersebut juga ditunjukkan oleh adanya pencapaian rata-rata nilai siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning berbantuan media audio visual tergolong sangat tinggi dengan rata-rata 19,53 sedangkan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvesional tergolong tinggi dengan rata-rata 16,00. Kata Kunci : Kata-kata kunci: Discovery Learning, media audio visual, hasil belajar Abstract This research aimed to determine the difference of science learning outcomes between groups of students who learned using Discovery Learning model aided audio-visual media and conventional learning models. This research was a quasi-experimental research design using post-test only control group design. The population of the research were the fourth grade students of cluster XV of Buleleng District in academic year 2015/2016 which were consisted of 247 students. Samples of the research were the fourth grade students of elementary school in SDN 1 Anturan and SDN 3 Anturan which were selected by using random sampling technique. The research data was collected using test method (multiple choice test). Data were analyzed by using descriptive statistical analysis techniques and inferential statistics (t-test). The result of the study shows that there are significant differences on science learning outcomes between students who learn using Discovery Learning model aided audio-visual media and students who learn using conventional learning model (tcount = 3.299 > ttable = 2.002). These differences are also shown from the average score achievement of students who learn using Discovery Learning model aided audio-visual media categorized as very high with the average of 19.53, while students who learn using conventional learning models categorized as high with the average of 16.00. keyword : Keywords: Discovery Learning, audio-visual media, learning outcomes
PENGARUH STRATEGI REACT DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V ., I Dewa Putu Yudiprasetya; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3794

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang dibelajarkan menggunakan strategi REACT dengan penggunaan model pembelajaran konvensional, (2) pengaruh interaksi antara penggunaan strategi REACT dan motivasi belajar tehadap hasil belajar matematika, (3) perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang dibelajarkan menggunakan strategi REACT dengan penggunaan model pembelajaran konvensional pada siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi, (4) perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang dibelajarkan menggunakan strategi REACT dengan penggunaan model pembelajaran konvensional pada siswa yang memiliki motivasi belajar rendah. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain faktorial 2x2. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V Gugus IX Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 210 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD No. 1 Astina yang berjumlah 34 orang dan siswa kelas VB SD No. 1 Banjar Jawa yang berjumlah 32 orang. Data hasil belajar matematika dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda dan motivasi belajar dikumpulkan dengan instrumen kuesioner. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan ANAVA dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang dibelajarkan dengan strategi REACT dengan pembelajaran konvensional dengan nilai signifikansi sebesar 0,002, (2) terdapat pengaruh interaksi antara strategi REACTdan motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika siswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,041, (3) terdapat perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang dibelajarkan dengan strategi REACT dengan pembelajaran konvensional pada siswa motivasi tinggi dengan nilai Fhitung sebesar 19,64, dan (4) terdapat perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang dibelajarkan dengan strategi REACT dengan pembelajaran konvensional pada siswa motivasi rendah dengan nilai Fhitung sebesar 5,29. Jadi, strategi REACTdan motivasi belajar berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa.Kata Kunci : strategi REACT, hasil belajar matematika, motivasi belajar This study aimed to determine: (1) the differences of mathematics learning outcomes between students who learned using REACT strategy and students who learned conventionally, (2) the interaction effect between students who learnedREACT strategy and motivation toward mathematics learning outcomes, (3)differences of mathematics learning outcomes between students who learned with REACT strategy and conventionally on students' high motivation, (4) differences of mathematics learning outcomes between students who learned with REACT strategy and conventionally on students’ low motivation. This research is a quasi experimental study with a 2x2 factorial design. The population of this research is all students in class V on IX Buleleng district in academic year 2013/2014, amounting to 210 people. The sample of this study are the students of class V SD No. 1 Astina, amounting to 34 people and the students of class VB SD No. 1 Banjar Jawa amounting to 32 people. The data of mathematics learning outcomes were collected by multiple choice test instruments and the data of students' motivation were collected by questionnaires. The data collected were analyzed using descriptive statistics and ANOVA analysis of two paths. The results showed that: (1) there are differences of mathematics learning outcomes between students who learned with REACT strategy with conventional learning with a significance value of 0.002, (2) there is an interaction effect between REACT strategy and motivation toward mathematics learning outcomes of students with a significance value of 0.041, (3) there are differences in mathematics learning outcomes between students who learned with REACT strategy with conventional learning on students'high motivation with a value of F of 19.64, and (4) there are differences in mathematics learning outcomes between students who learned with REACT strategy with conventional learning onstudents’ low motivation with a value of F of 5.29. So, REACT strategy and motivation to learn mathematics influence on student learning outcomes.keyword : REACT strategy, mathematic learning outcomes, motivation to learn
PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING BERMEDIAKAN COUPLE CARD TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS III Luh Putri Bhawanayani; Ni Wayan Rati; Luh Putu Putrini Mahadewi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.359 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilakukan berdasarkan pada permasalahan berikut. 1) Kurangnya penggunaan model pembelajaran. 2) Kurangnya pemanfaatan media pembelajaran. 3) Rendahnya hasil belajar IPA siswa. Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model project based learning bermediakan couple card dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan melalui model project based learning bermediakan couple card pada kelas III SD di Gugus I Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test-only control group design. Populasi adalah kelas III di Gugus I Kecamatan Seririt sebanyak 6 kelas dan sampel penelitian pada kelas ekperimen SDN 1 Kalianget berjumlah 15 orang dan SDN 2 Kalianget berjumlah 12 orang, ditentukan dengan teknik random sampling. Pengumpulan data menggunakan metode tes yang mengukur hasil belajar IPA. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model project based learning bermediakan couple card dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan melalui model project based learning bermediakan couple card. Besarnya thitung adalah 4,13, sedangkan ttabel  pada taraf signifikan 5 % dan dk = 25 adalah 2,06. Hal ini berarti, thitung > ttabel. Di samping itu, rata-rata skor hasil belajar IPA siswa kelas eksperimen (22,90) lebih tinggi dari pada siswa kelas kontrol (15,17). Maka, model project based learning bermediakan couple card berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas III Sekolah Dasar Gugus I Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2017/2018. Kata Kunci: Couple Card, IPA, PjBL AbstractThis research was done based on four problems, namely 1) lack of the use of learning model, 2) the usage of learning media, and 3) the decrease of science achievement. The research aims at knowing the significant difference of the science subject’s result between students’ group who were taught through project based learning model mediated by couple card and students group who were not taught through project based learning model mediated by couple card in third grade students of SD in Gugus I Seririt district Buleleng regency in Academic Year 2017/2018. The research was designed as quasi experiment with Post-test-Only Control Group Design. The population of the research were third grade students in Gugus I Seririt district with six classes and the sample of this research in experimental class that was SDN 1 Kalianget were 15 students and SDN 2 Kalianget were 12 students, which was determined by random sampling technique. The data was collected by test method through measure the students’ result of science subject learning. The data was analyzed by using descriptive statistics and inferential statistics (t-test).  The result of the research showed that there was a significant difference of the result of the science subject between students’ group who were taught through project based learning model mediated by couple card and students’ group who were not taught through project based learning model mediated by couple card. The result of analysis was tcount = 4,13, while the ttable towards the significant was 5% and dk = 25 was 2,06. It means that tcountis higher than ttable (tcount>ttable). Besides that, the average score of the result of science subject learning of the students’ who were taught through project based learning model mediated by couple card (22,90) is higher than and students’ group who were not taught through project based learning model mediated by couple card(15,17). Therefore, Project based learning model mediated by couple card has an effect towards the science result of third grade students of SD Gugus I Seririt district, Buleleng regency in Academic Year 2017/2018.  Keywords: Couple Card, science, PjBL
Pengaruh Model Pembelajaran Kuantum Bermuatan Peta Pikiran dan Gaya Kognitif terhadap Hasil Belajar Ni Wayan Rati
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 46 No 1 (2013): April, 2013
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.215 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v46i1.1692

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran kuantum bermuatan peta pikiran antara mahasiswa yang memiliki gaya kognitif field independent (FI) dan field dependent (FD) terhadap hasil belajar Konsep Dasar Ilmu Pengetahuan Alam I. Penelitian kuasi eksperimen ini menggunakan post test only control group design dengan analisis data menggunakan ANAVA faktorial 2x2. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat perbedaan yang signifikan nilai rata-rata hasil belajar antara kelompok mahasiswa yang diberikan pembelajaran menggunakan model pembelajaran kuantum bermuatan peta pikiran dan model pembelajaran konvensional; (2) terdapat perbedaan nilai rata-rata hasil belajar  yang signifikan antara kelompok mahasiswa yang memiliki gaya kognitif FI dan FD; (3) tidak ada interaksi secara signifikan antara model pembelajaran dan gaya kognitif terhadap hasil belajar konsep dasar IPA; (4) baik pada kelompok mahasiswa FI maupun FD, terdapat perbedaan yang signifikan nilai rata-rata hasil belajar antara menggunakan model pembelajaran kuantum bermuatan peta pikiran dan model pembelajaran konvensional. Kata-kata Kunci:gaya kognitif, hasil belajar, model pembelajaran kuantum
PENGARUH INKUIRI TERBIMBING, GAYA KOGNITIF, DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA KELAS V SD I Wayan Ekayogi; Ni Wayan Rati
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 49 No 1 (2016): April, 2016
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.872 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v49i1.9007

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing, gaya kognitif, dan motivasi berprestasi terhadap keterampilan proses sains pada siswa kelas V SD di gugus III Kecamatan Tegallalang. Penelitian ini tergolong quasi experiment dengan rancangan the post-test only control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri di Gugus III Kecamatan Tegallalang tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 123 orang. Sampel penelitian adalah siswa kelas V SDN 1 Sebatu, SDN 3 Sebatu, dan SDN 5 Sebatu yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian adalah tes gaya kognitif (MFFT), tes keterampilan proses sains dan kuesioner motivasi berprestasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, ANAKOVA dua jalur dan korelasi  product moment. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan proses sains antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional setelah mengontrol motivasi berprestasi (Fhitung = 54,714 dengan sig. = 0,000). (2) Terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan proses sains antara kelompok siswa yang memiliki gaya kognitif reflektif dan kelompok siswa yang memiliki gaya kognitif impulsif setelah mengontrol motivasi berprestasi (Fhitung = 70,349 dengan sig. = 0,000). (3) Terdapat interaksi yang signifikan antara model pembelajaran inkuiri terbimbing dan gaya kognitif siswa terhadap keterampilan proses sains setelah mengontrol motivasi berprestasi (Fhitung = 4,400 dengan sig. = 0,039). (4) Terdapat korelasi yang signifikan antara motivasi berprestasi dengan keterampilan proses sains (rhitung = 0,427 dengan sig. = 0,000).
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KUANTUM DAN TEKNIK MERANGKUM TERHADAP PENALARAN MAHASISWA I Gede Astawan; Ni Wayan Rati
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI OKTOBER 2016, TH. XXXV, NO. 3
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.301 KB) | DOI: 10.21831/cp.v35i3.8816

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui perbedaan penalaran mahasiswa antara kelompok model pembelajaran kuantum (MPKu) dan kelompok model pembelajaran konvensional (MPK); (2) mengetahui perbedaan penalaran mahasiswa antara kelompok merangkum dengan teknik peta pikiran (MTPP) dan kelompok merangkum dengan teknik konvensional (MTK); dan (3) mengetahui interaksi antara model pembelajaran  (MP) dan teknik merangkum (TM) terhadap penalaran mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen. Populasi penelitian adalah mahasiswa semester II Jurusan PGSD FIP Undiksha. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah penalaran mahasiswa dengan tes penalaran. Data dianalisis dengan ANAVA dua jalan faktorial 2 x 2.Temuan penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan penalaran mahasiswa antara kelompok MPKu dan kelompok MPK; (2) terdapat perbedaan penalaran mahasiswa antara kelompok MTPP dan kelompok MTK; dan (3) terdapat interaksi antara MP dan TM terhadap penalaran mahasiswa. Berdasarkan temuan penelitian tersebut disarankan dosen untuk menggunakan MPKu dan MTPP dalam rangka meningkatkan penalaran mahasiswa. Kata-kata kunci: pembelajaran kuantum, teknik merangkum, penalaran  THE EFFECT OF QUANTUM LEARNING MODEL AND SUMMARIZES TECHNIQUE TOWARD STUDENT’S REASONING  ABSTRACTThis research aims are: (1) to know the different reasoning between group quantum learning model (QLM) with group conventional learning model (CLM); (2) to know the different between group summarize by mind map technique (SMMT) with group summarize by conventional technique (SCT); and (3) to know the interaction of learning model (LM) and summarize technique (ST) toward student’s reasoning. This research is quasi experiment. The population of this research is the second semester students of Primary Teacher Education Department, Ganesha University of Education. The sample was taken by random sampling technique. The data collected is student’s reasoning by reasoning test. The data analysis by two way factorial of ANOVA 2x2. The research finding showed that (1) there is different reasoning between group QLM with group CLM; (2) there is different between group SMMT with group SCT; and (3) there is interaction of LM and ST toward student’s reasoning. Based on that research finding it’s suggested to science lecture to able to use QLM and SMMT in order to increase student’s reasoning.      Key words: quantum learning, summarize technique, reasoning
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK TERHADAP SIKAP SOSIAL DAN HASIL BELAJAR IPS Ni Kadek Rosdianti Pertiwi; I Wayan Murda; Ni Wayan Rati
Media Komunikasi FPIPS Vol. 17 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v17i2.22222

Abstract

Permasalahan yang ada dalam penelitian ini yaitu rendahnya sikapsosial siswa dalam proses pembelajaran serta rata-rata hasil belajar IPSsiswa kelas IV SD Gugus VIII Kintamani yang mencapai KKM yaitu46,35% dan yang belum mencapai KKM yaitu 53,65%. Rendahnya sikapsosial dan hasil belajar IPS diduga dipengaruhi oleh beberapa faktor,salah satunya yaitu guru kurang menggunakan model pembelajaran yanginovatif. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick berbasis lagudaerahterhadap sikap sosial dan hasil belajar IPS. Penelitian inimerupakan penelitian quasi experiment dengan desain nonequivalentpost-test only kontrol group. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah112 orang dan sampel penelitian berjumlah 53 orang yang diambildengan teknik cluster sampling. Data sikap sosial siswa dikumpulkanmenggunakan metode non tes berupa kuesioner dan data hasil belajarIPS dikumpulkan menggunakan tes pilihan ganda. Data dianalisis denganstatistik deskriptif dan Manova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1)terdapat perbedaan sikap sosial antara siswa yang mengikuti modelpembelajaran kooperatif tipe Talking Stick berbasis lagu daerah dengansiswa yang mengikuti pembelajaran konvensional(Fhitung=99,75>Ftabel=4,00); 2) terdapat perbedaan hasil belajar antarasiswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stickberbasis lagu daerah dengan siswa yang mengikuti pembelajarankonvensional (Fhitung=25,32>Ftabel=4,00) dan 3) secara simultan, terdapatperbedaan sikap sosial dan hasil belajar IPS siswa yang mengikuti modelpembelajaran kooperatif tipe Talking Stick berbasis lagu daerah dengansiswa yang mengikut pembelajaran konvensional (F=53,635<0,05).Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa modelpembelajaran kooperatif tipe Talking Stick berbasis lagu daerahberpengaruh positif terhadap sikap sosial dan hasil belajar IPS siswa.
Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar pada Masa Pembelajaran Daring Irma Nur Isnaini; Ni Wayan Rati; Kadek Suranata
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 4 No. 2 (2021): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v4i2.36051

Abstract

Pandemi Covid-19 menyebabkan pembelajaran dilaksanakan melalui pembelajaran daring. Permbelajaran daring menimbulkan berbagai masalah salah satunya motivasi belajar siswa menurun. Pembelajaran daring mengalihkan peran guru dan orang tua, orang tua lebih banyak berperan selama pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar siswa Sekolah Dasar pada pembelajaran daring. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif-kualitatif. Subjek yang digunakan adalah siswa kelas V SD. Subjek tersebut dipilih karena dianggap mampu memberikan data yang dibutuhkan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan wawancara. Teknik pengolahan data yang digunakan adalah teknik kualitatif Creswell. Penelitian ini mendapatkan hasil beberapa cara orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar siswa adalah dengan memberikan motivasi, mengontrol waktu belajar, menciptakan suasana yang mendukung, menyediakan waktu untuk terlibat, memantau perkembangan anak, dan memberikan penghargaan. Sedangkan, hambatan yang dirasakan orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di antaranya adalah anak yang lelah dan jenuh, anak terlalu sering bermain game, dan anak tidak disiplin. Dapat disimpulkan bahwa orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada masa pembelajaran daring.
Co-Authors ., Anak Agung Ayu Sriwulansari ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., Gede Adi Juliawan ., Gede Pasek Sumayasa ., I Dewa Agung Ayu Ari Nopiana Dewi ., I Gede Agus Munggah ., I Gusti Ayu Kade Dewi Puspita Sari ., I Gusti Ayu Witari ., I Gusti Komang Budi Adnyana ., I Kadek Agus Septi Artawan ., I Ketut Andita Opasana ., I Ketut Sapta Mahadi ., I Made Agus Edi Septiawan ., I Made Andika Dwipayana ., I Nyoman Juniawan ., I Wayan Alit Mahendra ., I Wayan Budianta ., I Wayan Ekayogi ., I Wayan Juliarsa ., Kadek Budiasih ., Kadek Utari Mas Pratiwi ., Ketut Depi Jayanti ., Ketut Wirani Dewi ., Komang Wahyu Supradnyana ., Made Puspa Astarini ., Md. Padmarani s ., Ni Kadek Afri a ., Ni Kadek Dwi Putriani ., Ni Kadek Nopiandari ., Ni Kadek Novitasari ., Ni Komang Sri Asriyani ., Ni Komang Tri Ernawati ., Ni Made Tusti Mahayani ., Ni Nyoman Widyasari ., Ni Putu Dessy Putriani ., Ni Wayan Eni Febriyanti ., Puput Hanggarwati Metaliana ., Putu Dimas Mantara ., Putu Ryantika ., Putu Sugiantari A A Sagung Putra Mas Dewi A. A. Ega Paramita Paramita A.A Istri Dewi Adhi Utami Adi Putra, I Made Diantara Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Agung Ayu Komang Mia Anjali Agustini, Ni Kadek Ayulina ana, Kadek Yudi Anak Agung Gede Agung Anggreni, Ni Kadek Ledi Anggreni, Ni Made Dyan Aprilyawati, Ni Putu Ardana, I Nyoman Wahyu Adi Artawan, I Kadek Agus Septi Arthadewi, Rara Indah Basilius Redan Werang C. Chiu Cahyani, Ni putu Mila Cahyono, I Ketut Somoarta Candra Dewi, Ni Made Selviyana Cindy Pradnyawati Dana Winaya, Gede Sarwa Merta Desak Putu Agung Yuliana Kasuma Dewi Desak Putu Pajarastuti Desak Putu Pajarastuti Deva Ananta Wijaya Dewa Ayu Sukmayanti Dewa Nyoman Sudana Dewi Jumaheni, I Gusti Ayu Irma Dewi, A A Sagung Putra Mas Diliya Putri, Putu Mutiara Vista Divayuda, I Putu Gede Bagus Tedja Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Dw. Nym. Sudana Dwiyani Putri, Gusti Ayu Made Dwiyanti, Ni Kadek Emi Mas Ery, Ni Kadek Dwi Esaputra, I Nyoman Tri Gede Sarwa Merta Dana Winaya Gede Seridana . Gede Wira Bayu Gunawan, I Kadek Adi Gunayanti, Ni Kadek Gusti Ayu Diah Ariesta Dewi Gusti Ayu Kadek Rara Andriani . Gusti Ayu Putu Sukma Trisna Gusti Ayu Teristalya Merata Putri Gusti Ngurah Bagus Yogantara . I Dewa Kade Tastra I Dewa Putu Yudiprasetya . I Gd Astawan I Gde Wawan Sudatha I Gede Astawan I Gede Margunayasa I Gede Suprawata I Gst. Ayu Made Ernawati I Gusti Ayu Irma Dewi Jumaheni I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Ayu Wulan Kartika Dewi . I Gusti Ngurah Japa I Kadek Adi Purna Wibawa I Kadek Agus Septi Artawan I Kadek Rusadi Putra I Kadek Suranata I Ketut Gading I Ketut Rai Suastika I Ketut Somoarta Cahyono I Ketut Suma Adi Putra I Komang Agus Budi Ardana I Komang Heriasa . I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Komang Sudiarpa ., I Komang Sudiarpa I Made Citra Wibawa I Made Fandy Prasastha Kasna ., I Made Fandy Prasastha Kasna I Made Hendra Sukmayasa I Made Ngurah Mahesa Pamayun I Made Suarjana I Nyoman Jampel I Nyoman Laba Jayanta I Putu Ariadi . I Putu Eka Putra Aryawan . I Wayan Ekayogi I Wayan Ekayogi, I Wayan I Wayan Guntara . I Wayan Murda I Wayan Widiana Ida Ayu Lingga Komala Sari Ida Ayu Mas Intariani Ignatius I Wayan Suwatra Indah Novitayani, Ni Putu Irma Nur Isnaini Isnaini, Irma Nur Jaya, I Gusti Agung Indra Jian-Bang Deng Kadek Ari Dwiarwati Kadek Ari Dwiarwati Kadek Dharma Widhiarta, Kadek Dharma Kadek Eny Trisnayanthi Kadek Mira Adnyaswari Kadek Yogi Parta Lesmana Kadek Yudiana Karmila Dewi, Dewa Ayu Karmila Dewi, Dewa Ayu Kartina Dewi, Ni Ketut Ayu Kesumadewi, Dewa Ayu Ketut Agus Budiarnawan . Ketut Doni Ariawan ., Ketut Doni Ariawan Ketut Lina Susanti Khairussani, Bq. Nia Komang Ary Setiawan . Komang Sujendra Diputra Luh Putri Bhawanayani Luh Putu Putrini Mahadewi Luh Putu Setya Maharani Luh Tu Selpi Wahyuni M.Erg. Dra. Ni Nengah Madri Antari . M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . M.Pd. Dra. Made Sulastri . M.Pd. Drs. I Wayan Sudiana,S.Pd. . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. Made Sumantri Made Suri Ardani . Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Maylani Asril, Nice Mayuni, Komang Ratna Muhammad Agus Halim Murda, I Wayan Ndara Tanggu Rendra Ni Kadek Ayulina Agustini Ni Kadek Liana Karisma ., Ni Kadek Liana Karisma Ni Kadek Rosdianti Pertiwi Ni Kadek Rosdianti Pertiwi Ni Ketut Pebry Yusita Ni Ketut Suarni Ni Luh Desy Permini . Ni Luh Kadek Lhistya Dewi . Ni Luh Putu Ari Sintya Dewi Ni Luh Putu Diana Eka Putri ., Ni Luh Putu Diana Eka Putri Ni Luh Tirta Sari ., Ni Luh Tirta Sari Ni Luh Trisna Ari Utami Ni Made Ayu Beniasih ., Ni Made Ayu Beniasih Ni Made Erni Sumastini . Ni Made Radha Dwi Goestiani Ni Made Selviyana Candra Dewi Ni Made Widya Padmini Ni Nengah Ayu Wangi Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Nyoman Rediani, Ni Nyoman Tri Astrini Ni Putu Diah Setiarini Ni Putu Nopiyanti Ni Wayan Arini Ni Wayan Suyatni Ningsih, Ni Putu Ayu Nopiyanti, Ni Putu nur sukinah Nyoman Dantes Nyoman Kusmaryatni Pajarastuti, Desak Putu Paramita, A. A. Ega Paramita Parwati, Ni Ketut Mega Resi Pertiwi, Ni Kadek Rosdianti Pradipta, Komang Nic Yadnya Pradnya Wati, Ni Putu Wina Pratama, I Wayan Adi Pratama Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Puriasih, Luh Putu Putu Nanci Riastini Putu Nanci, Riastini Putu Susma Indrayani . Putu Yulista Heny . Redan Werang, Basilius Rendra, Ndara Tanggu Rusadi Putra, I Kadek S.Pd. Luh Putu Sri Lestari . Santra, Putu Santra, Putu Sariarta, I Wayan Satria Udayantara ., Satria Udayantara Sattvika, Gede Arta Sintamiati, Ni Nyoman Devi Sri Asmini, Ni Ketut Suandita, I Made Yoga Suarsi, Putu Dharma Komala Suartini, Kadek Putri Suciani, Desak Sucidamayanti, Ni Pt. Wiwin Sucidamayanti, Ni Pt. Wiwin sukinah, nur Suriani, Luh Yeni Suyatni, Ni Wayan Tangkas, Wayan Eka Ardiana Tarayani, Ni Putu Yuyun Verginia Taufik Hidayat Tohriah, Tohriah Tohriah, Tohriah Tri Esaputra, I Nyoman Tri Utami, Ida Ayu Putri Trisnawati, Ni Putu Tina Trisnawati, Ni Putu Tina Udayani, Ni Komang Restu Tri Krisnanti Upadana, I Putu Adi Wahyuni, Luh Tu Selpi Wangi, Ni Nengah Ayu Wantari, Ni Nengah Erna Wardana, I Wayan Raka Wayan Eka Ardiana Tangkas Wayan Eka Paramartha Widarini, Ni Kadek Lia Widia Sari, Ketut Intan Widiastini, Ni Wayan Eka Widiawati, Ni Kadek Mega Widyastari, Yuni Wirabrata, Dewa Gede Firstia Yuliawati, Ni Putu Feny Yuliawati, Ni Putu Feny Yunanti, Eliya Yusita, Ni Ketut Pebry