p-Index From 2021 - 2026
9.872
P-Index
This Author published in this journals
All Journal MediaTor: Jurnal Komunikasi SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Jurnal Kajian Komunikasi KARSA: Jurnal Sosial dan Budaya Keislaman (Journal of Social and Islamic Culture) Nomosleca ETNOSIA : Jurnal Etnografi Indonesia JRK (Jurnal Riset Komunikasi) Jurnal Studi Komunikasi Inklusi Journal of Disability Studies Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Nyimak: Journal of Communication Jurnal Komunikasi MetaCommunication; Journal Of Communication Studies Jurnal SOLMA EKONOMIS : Journal of Economics and Business Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Regula Fidei : Jurnal Pendidikan Agama Kristen Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora (KAGANGA) KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Asian Social Work Journal Jurnal Sosial Humaniora IKRA-ITH ABDIMAS Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Jurnal Komunikasi Profesional Jurnal Ilmiah LISKI (Lingkar Studi Komunikasi) Simulacra Jurnal Riset Komunikasi Jurnal Penelitian Sosial Ilmu Komunikasi Communication DIALEKTIKA Avant Garde Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi PERSPEKTIF Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi) Amalee: Indonesian Journal of Community Research & Engagement Inter Komunika: Jurnal Komunikasi Coverage: Journal of Strategic Communication Jurnal Komunitas: Jurnal Pengabidian Kepada Masyarakat Ekspresi dan Persepsi : Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Journal of Digital Education, Communication, and Arts (DECA) Jurnal Komunikasi Nusantara Jurnal Komunikasi Nusantara Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti (JAICB) JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Buana Komunikasi (Jurnal Penelitian dan Studi Ilmu Komunikasi) Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Calathu: Jurnal Ilmu Komunikasi J.Abdimas: Community Health Ikomik: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Informasi Jurnal Media dan Komunikasi Indonesia ASPIRATION Journal Jurnal Ilmu Komunikasi Scriptura : Jurnal Ilmiah Jurnal Riset Manajemen Komunikasi Jurnal Signal INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Room of Civil Society Development Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi ABDIKOM al-Balagh : Jurnal Dakwah dan Komunikasi Indonesian Journal of Humanities and Social Sciences Pratyaksa: Jurnal Ilmu Pendidikan, Sosial dan Humaniora Room of Civil Social Development JIMEKA
Claim Missing Document
Check
Articles

A Phenomenological Study on Sexuality Education for Children and Adolescents with Autism Spectrum Disorder in Jakarta Fitria Ayuningtyas; Jude William R Genilo; Drina Intyaswati; Irpan Ripai Sutowo; Anter Venus
Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol 8, No 1 (2023): June 2023 - Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jkiski.v8i1.746

Abstract

This research is motivated by the researchers' concern about children,  especially adolescents with autism. Autism is not a mental illness but it is a disorder that affects  the brain, causing it to not function properly. This can be seen in the behavior of children with autism. The purpose of this research is  to find out the experiences of parents of  children and adolescents with autism spectrum disorder. This research uses a qualitative research design with a research approach to phenomenology. The result of this research showed that sex knowledge of children with autism spectrum disorder is still limited to  knowledge of differences between male and female sexes. They obtained sexual knowledge education from schools, while some received it from teachers, therapists, and parents. The level of independence is high. Sexual prohibition is important to give children the knowhow to maintain behavior towards the opposite sex. To improve the sexual health education of parents who have children with autism spectrum disorder, they can attend sexual education seminars.
PELATIHAN PUBLIC SPEAKING BAGI REMAJA SEBAGAI BENTUK AKTUALISASI BELA NEGARA Fitria Ayuningtyas; Ratu Nadya Wahyuningratna; Luqman Hakim; S. Bekti Istiyanto; Witanti Prihatiningsih
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v4i3.1813

Abstract

Berbicara di depan umum merupakan salah satu kemampuan yang diperlukan saat ini atau biasa disebut public speaking merupakan salah satu skill mutlak yang dibutuhkan seseorang untuk bisa terjun dalam dunia kerja maupun dalam masyarakat. Dengan public speaking yang mumpuni, seseorang mampu menyampaikan gagasan dengan lebih baik. Selain itu, Public speaking dapat digunakan sebagai media aktualisasi bela negara. Kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan sebuah sikap maupun perilaku warga negara yang sering disebutkan sebagai Bela Negara. Kemampuan berbicara di depan umum yang dikaitkan dengan konteks Bela Negara, menjadi sebuah hal yang penting untuk dikuasai oleh seseorang. Oleh karena itu, tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan Public speaking kepada siswa SMK Wiyata Satya sebagai bentuk aktualisasi Bela Negara. Mitra kegiatan ini adalah SMK Wiyata, yang berlokasi di Jalan Taman Mutiara Prima, Kebun Jeruk, Kota Jakarta Barat. Pelatihan secara khusus diberikan kepada siswa kelas XI jurusan Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis. Pemilihan mitra ini sejalan dengan kebutuhan dan orientasi sekolah yang ingin menghasilkan lulusan yang siap kerja. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan empat metode, yaitu (1) persiapan, (2) perencanaan metode pembelajaran, (3) pelaksanaan pelatihan, (4) evaluasi. Persiapan diawali dengan observasi kebutuhan mitra dan dilanjut dengan menyusun metode pembelajaran. Selanjutnya, pelaksanaan pelatihan dilakukan dalam dua tahap, yaitu pemaparan materi dengan melakukan sebelumnya pre-test dan latihan/praktik. Kegiatan ditutup dengan evaluasi dengan tanya jawab dan post-test menggunakan kahoot.it. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rasa percaya diri siswa peserta pelatihan dalam public speaking. Selanjutnya peserta juga lebih paham tentang public speaking dan urgensinya dalam kehidupan.
Diaspora Communication Patterns and Plurality of Tolerance in Barcelona, Spain Ernanda Dalimunthe; Fitria Ayuningtyas
Calathu: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 6 No. 1 (2024): Calathu: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : School of Communication Science and Media Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/calathu.v6i1.4025

Abstract

The Indonesian Diaspora includes all Indonesian people who are abroad. Diaspora and migration are phenomena that are often encountered in the history of nations in the world. Barcelona is a multicultural city with people of diverse backgrounds, a lot of Indonesians are interested in living there as a diaspora with several motivations. The education system, cultures, diversity, and inclusivity that Barcelona has to offer are tremendously accommodating, which can be translated as a good destination for Indonesian diasporas to pursue a better life. This research focuses on using Indonesian diasporas in Barcelona as the research subject, finding out the communication pattern they use daily, specifically within their tolerance level for minority groups. This research uses a qualitative method with a phenomenological approach to discover the adaptation process of each subject and how the changes in their level of tolerance affect their communication pattern and the approach to those whom they deem tolerable. From this research, the author concluded that the diasporas’ communication pattern has changed from a high-context culture which they used to implement in Indonesia to a low-context culture due to the multiculturalism and its daily adaptation in Barcelona by the citizens. This is indicated by the increase of their tolerance level because of the exposure to diverse groups in Barcelona which the diaspora learned from and adapted as part of their life.
SPIRITUAL TRANSFORMATION HEALING FOR CHILDREN WITH AUTISM AT RUMAH AUTIS DEPOK, INDONESIA Fitria Ayuningtyas; Jude William Genilo
al-Balagh : Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol. 7 No. 1 (2022): June 2022
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/albalagh.v7i1.4710

Abstract

Autism can be described as a severe neurobiological developmental disorder with early onset, causing problems in communicating and dealing with other people or their environment. Experts are still debating, whether autism should be listed as a disease. This research was conducted to find out the Spiritual Transformation Healing that was applied at Rumah Autis Depok. This research used ethnography of communication through the SPEAKING Grid. This research indicated that Quran therapy had a significant impact on children with autism. Quran therapy might be able to develop expected behaviors, such as controlling emotion, especially tantrums and meltdowns, for children with autism. Rumah Autis Depok applied Quran therapy since the opening of this branch (on February 14, 2009), as a part of spiritual transformation healing for families of children with autism.
Pemanfaatan TikTok Sebagai Media Informasi Baru Generasi Z Ramdani Bur; Fitria Ayuningtyas; Munadhil Abdul Muqsith
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 5 No 2 (2023)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v5i2.260

Abstract

This research wants to explain how TikTok has become an informative medium for Generation Z. In the Information Age, technology and the internet make it easier for people to search for information. Sharing information is easy to access through websites or social media platforms. One of the rising stars whose users are increasing is the TikTok application. This social media application for sharing videos made by Bytedance continues to improve. In 2022, based on the databox, it was recorded that its use will reach 1.4 billion users worldwide. Business of Apps data in 2021 shows that almost 60% of its users are Gen Z. TikTok has developed into a place for people to get information. In this research, the researcher explains how the phenomenon of using the TikTok application as a new information media for Generation Z is in a case study in Lagoa Village, North Jakarta. The research method is qualitative with a phenomenological approach. Data collection techniques with interviews, observation, and literature study. The research results show that TikTok has emerged as a new information medium that is popular among the public, with users using it to share knowledge, insights, and information in various fields. The TikTok application has a very high impact on society. Very high is meant here; the information obtained from the TikTok application makes people confident to act after being exposed to information that interests them. Abstrak Penelitian ini ingin menjelaskan bagaimana TikTok menjadi media Informatif kalangan Generasi Z. Era Informasi, teknologi dan internet mempermudah orang melakukan pencarian informasi. Berbagi informasi begitu mudah di akses melalui website ataupun berbagai platfom media sosial. Salah satu rising star yang meningkat penggunanya ada Aplikasi TikTok. Aplikasi media sosial untuk berbagi video besutan Bytedance ini meningkat terus. Tahun 2022, berdasarkan databoks tercatat penggunaannya mencapai1.4 Miliyar pengguna diseluruh dunia. Data Business of Apps pada 2021 memperlihatkan hampir 60% penggunanya adalah Gen Z. TikTok berkembang menjadi salah satu wadah masyarakat memdapatkan informasi. Dalam penelitian peneliti ini menjelaskan bagaimana fenomena penggunaan aplikasi TikTok sebagai media informasi baru Generasi Z di studi kasusnya di Kelurahan Lagoa, Jakarta Utara. Metode penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukan TikTok muncul menjadi media informasi baru yang populer di kalangan masyarakat, dengan pengguna yang memanfaatkannya untuk berbagi pengetahuan, wawasan, dan informasi dalam berbagai bidang. Aplikasi TikTok memberikan dampak yang sangat tinggi kepada masyarakat. Sangat tinggi yang dimaksud di sini, informasi yang didapat dari aplikasi TikTok membuat masyarakat yakin untuk bertindak setelah terpapar sebuah informasi yang menarik menurut mereka.
Pemanfaatan TikTok Sebagai Media Informasi Baru Generasi Z Ramdani Bur; Fitria Ayuningtyas; Munadhil Abdul Muqsith
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 5 No 2 (2023)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v5i2.260

Abstract

This research wants to explain how TikTok has become an informative medium for Generation Z. In the Information Age, technology and the internet make it easier for people to search for information. Sharing information is easy to access through websites or social media platforms. One of the rising stars whose users are increasing is the TikTok application. This social media application for sharing videos made by Bytedance continues to improve. In 2022, based on the databox, it was recorded that its use will reach 1.4 billion users worldwide. Business of Apps data in 2021 shows that almost 60% of its users are Gen Z. TikTok has developed into a place for people to get information. In this research, the researcher explains how the phenomenon of using the TikTok application as a new information media for Generation Z is in a case study in Lagoa Village, North Jakarta. The research method is qualitative with a phenomenological approach. Data collection techniques with interviews, observation, and literature study. The research results show that TikTok has emerged as a new information medium that is popular among the public, with users using it to share knowledge, insights, and information in various fields. The TikTok application has a very high impact on society. Very high is meant here; the information obtained from the TikTok application makes people confident to act after being exposed to information that interests them. Abstrak Penelitian ini ingin menjelaskan bagaimana TikTok menjadi media Informatif kalangan Generasi Z. Era Informasi, teknologi dan internet mempermudah orang melakukan pencarian informasi. Berbagi informasi begitu mudah di akses melalui website ataupun berbagai platfom media sosial. Salah satu rising star yang meningkat penggunanya ada Aplikasi TikTok. Aplikasi media sosial untuk berbagi video besutan Bytedance ini meningkat terus. Tahun 2022, berdasarkan databoks tercatat penggunaannya mencapai1.4 Miliyar pengguna diseluruh dunia. Data Business of Apps pada 2021 memperlihatkan hampir 60% penggunanya adalah Gen Z. TikTok berkembang menjadi salah satu wadah masyarakat memdapatkan informasi. Dalam penelitian peneliti ini menjelaskan bagaimana fenomena penggunaan aplikasi TikTok sebagai media informasi baru Generasi Z di studi kasusnya di Kelurahan Lagoa, Jakarta Utara. Metode penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukan TikTok muncul menjadi media informasi baru yang populer di kalangan masyarakat, dengan pengguna yang memanfaatkannya untuk berbagi pengetahuan, wawasan, dan informasi dalam berbagai bidang. Aplikasi TikTok memberikan dampak yang sangat tinggi kepada masyarakat. Sangat tinggi yang dimaksud di sini, informasi yang didapat dari aplikasi TikTok membuat masyarakat yakin untuk bertindak setelah terpapar sebuah informasi yang menarik menurut mereka.
Meningkatkan Budaya Menulis Melalui Blog Bagi Siswa Sekolah Menengah Pertama Drina Intyaswati; Fitria Ayuningtyas; Uljanatunnisa; Windhi Tia Saputra; Firdaus Noor
Room of Civil Society Development Vol. 3 No. 1 (2024): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.269

Abstract

Aktivitas remaja dalam memanfaatkan teknologi digital sudah menjadi bagian dari aktivitas mereka sehari-hari. Penggunaan media menumbuhkan keterlibatan seseorang dalam memberikan tulisan pendek melalui komentar, percakapan, atau diskusi. Menulis di blog merupakan kegiatan menulis yang memanfaatkan media digital (internet). Kegiatan pendampingan menulis di blog bertujuan untuk meningkatkan budaya menulis di kalangan pelajar remaja. Kegiatan menulis memberi banyak manfaat lainnya, seperti mengungkapkan ide, menumbuhkan rasa percaya diri, dan meningkatkan motivasi membaca. Kegiatan dilakukan dengan penyampaian materi tentang menghasilkan ide, pengetahuan tentang tahapan membuat blog, dan praktik membuat blog. Pesertanya adalah siswa SMP Bina Mulia, Sawangan, Depok. Target kegiatan telah tercapai: setiap peserta mahasiswa mempunyai blog; ada yang sudah berhasil memposting tulisannya, dan ada pula yang masih dalam bentuk draft di blog. Menulis di blog merupakan kegiatan positif yang perlu dikembangkan oleh siswa. Sekolah hendaknya mengembangkan budaya menulis di kalangan siswanya, baik yang diintegrasikan dalam pembelajaran maupun kegiatan ekstrakurikuler. Manfaat lain yang dapat diperoleh dari budaya menulis adalah pengelolaan emosi dan meningkatkan rasa percaya diri dalam berbicara di depan publik.
Strategi Komunikasi Krisis Humas Kemenpora dalam Pemulihan Citra Majid, Abdul; Murbinami, Raswitha; Ayuningtyas, Fitria; Kriyantono, Rachmat
Communication Vol 15, No 2 (2024): Communication
Publisher : Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v15i2.3044

Abstract

Salah satu lembaga pemerintah, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mempunyai peran penting dalam mengoptimakan di sektor pemuda dan olahraga masyarakat Indonesia. Anggaran setiap tahunnya pun digelontorkan untuk bisa menjalankan program-program tersebut. Akan tetapi pada tahun 2019 silam, citra Kemenpora kembali menurun, mengulang kejadian 2012 silam, yakni prihal kasus korupsi yang melibatkan pimpinan dan beberapa pegawainya. Kondisi tersebut membuat Hubungan Masyarakat (Humas) Kemenpora mulai bekerja guna memulihkan citra Kemenpora. Untuk itu, tujuan penelitain ini ingin mengetahui strategi apa yang dilakukan Humas Kemenpora guna memulihkan citra Kemenpora. Dalam penelitian ini penulis menggunakan Teori Situasional Crisis Communication Theory (SCCT).  Metodelogi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Untuk mendapatkan data yang valid, teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Humas Kemenpora telah melakukan strategi komunikasi krisis yang dimulai dari rapat internal penanganan krisis hingga mengoptimalkan media-media dalam menyebarluaskan pemberitaan kinerja positif di tahun-tahun berikutnya setelah mendapatkan predikat positif dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) 
Sex Education to Prevalence of Sexual Harassment in Children with Autism Ayuningtyas, Fitria; Genilo, Jude William R; Hakim, Luqman; Misbah, Nuril A; Sutowo, Irpan Ripai
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 4 No 1 (2023): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v4i1.2021

Abstract

Children with autism, like children in general, also have experienced sexual development. The unique condition of children with autism (ASD) sometimes makes them engage in inappropriate sexual behavior and become vulnerable to sexual violence. Therefore, sexual education for children with autism is crucial and urgent. A team conducted this community service in January 2020 to provide social stories and PECS (Picture Exchange Communication System) as alternative teaching materials for sex education to children with autism at Rumah Autis Depok. The methods used were pre-observation, unstructured discussion and interview, implementation preparation, implementation, and monitoring. They quickly understood the message intended from PECS and social stories. The sex education materials showed differences in male and female bodies, sexes, and reproductive functions. This material is the starting material in sex education. Continuity using the same learning tools, namely social stories and PECS, is therefore required. Our monitoring process shows that Rumah Autis Depok continues to use social stories and PECS in their sex education lessons
Instagram sebagai Media Informasi Digital Perpustakaan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta Sinaga, Saidun; Muqsith, Munadhil Abdul; Ayuningtyas, Fitria
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 7 No 1 (2024): January
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33822/jep.v7i1.5444

Abstract

The development of information technology enables libraries to improve the effectiveness and the efficiency of services to users by utilizing social media as a communication tool. UPNVJ Library chose Instagram as a platform because of its popularity and suitability of features with utility. The purpose of this study is to analyze the strategy applied by UPNVJ Library in utilizing Instagram as a communication media to improve services to users. This study uses a descriptive qualitative approach to explore the strategy of UPNVJ Library to use Instagram. The results of the study showed that UPNVJ Library uses Instagram as a communication media by using four pillars of social media strategy, namely communication, collaboration, education, and entertainment when providing information through content. In addition, UPNVJ Library adjusts a good strategic communication to notice the most aspec like caption, hashtag, story, highlight, direct message, comment, and like. The another factor which is related to planning content. However, this research found some obstacles in managing Instagram UPNVJ Library’s, the weakness of staff, the least followers in civitas, the difficulty to find them, and hot to make the captions. So to control this researches to recommended some solution, as a increase the staff, make the formation and the training, promotion and hation and make the riset socialization and make the riset of the another account library Instagram so can make the inspiration for other, the references about them and another interesting and relevant.
Co-Authors Abdullah, Ahmad Zakki Abdullah, Ahmad Zakki Adhriati, Lisa Afriani, Anindita Lintangdesi Ahmad Zakki Abdullah Akbar, Rais Al Hamzah, Zaky Ali, Anuar Amalia, Winda Anagusti, Tsabdany Tzarauliarany Anter Venus Anuar Ali Ariestyani, Kencana Aryshinta, Aura Aditra Asep Suryana Ashria, Eliffa Aulia Putri Zahwa Ayuningtyas, Fitria Ayuningtyas Azwar, Azwar Bintarti, Arifah Cahyani, Intan Putri Charisma Dina Wulandari Drina Intyaswati Drina Intyaswati Drina Intyaswati Dwiharjo, Untung Efendi, Muklis Ernanda Dalimunthe Fezih Fakhrunnisa Firdaus Noor Firmansyah Fitri Hardianti Fitria Ayuningtyas, Fitria Ayuningtyas Genilo, Jude William R Gustiana Sabarina Hansdoko, Rahasdita Reo Hapsari, Dian Tri Hartanto, Hartanto Hermina Simanihuruk Indrabudi, Bintang Ramasalsa Irawatie, Aniek Irpan Ripai Sutowo Isnawati Hadi, Selasih Putri Istiyanto, S Bekti Jude William Genilo Jude William R Genilo Kamal, Muhammad Rezky Syahputra Kania Untari Salsabila Keysha Didavieny Kumala Hayati Kurnia, Oktahara Tri Luqman Hakim Luqman Hakim Lusia, Amelita Made Oktavia Vidiyanti Majid, Abdul Misbah, Nuril A Mitha Kencana Monica Catellya Muqsith, Munadhil Abdul Murbinami, Raswitha Musa Maliki Muthia Sakti Muzzamil, Zafira Andini Nababan, Sakal Tua Muda Niken Ridianti Nugraha, Mohd Yudhistira Septian Nurfarah Nidatya Nurjanah, Sarah Anisa Nurjanah, Sarah Annisa Nur’annafi Farni Syam Maella Pramadhanti, Nurul Fara Prasetyo, Iwan Joko Pratiwi, Adhitya Putri Pratiwi, Aprilianti Pratiwi, Marisa Mutie Prihatiningsih, Witanti PUJI LESTARI Putrawan Yuliandri Rachmat Kriyantono Radita Gora Tayibnapis Rafi, Praditya Fadhlurahman ramadaniar, putri Ramadhan, Tripa Ramadhani, Alya Ramdani Bur Redi Panuju, Redi Ria Maria Theresa Riyantini, Rini Rudhy Ho Purabaya S. Bekti Istiyanto S. Bekti Istiyanto, S. Bekti Saputra, Windhi Tia Selasih Putri Isnawati Hadi Shofiyah, Nada Sinaga, Saidun Siti Maimunah Siti Maimunah Sri Dayanti, Sri Sufian Jusoh sulis, sulis sulis Supratman Supratman Supratman Sutowo, Irpan Ripai Taufik Muharfan Tayibnapis , Radita Gora Tayibnapis, Radita Gora Tripa Ramadhan Tripa Ramadhan Tsabdany Tzarauliarany Anagusti Uljanatunnisa Uljanatunnisa Uljanatunnisa Uljanatunnisa, Uljanatunnisa Utama, Dedy Putra Widi Vinta Sevilla Wahyono Wahyuningratna, Ratu Nadya Waluyo, Lukman Saleh Wibowo, Wasis widiarto, Didik Sugeng Windhi Tia Saputra Windhi Tia Saputra Wisnu Widjanarko Witanti Prihatiningsih Witanti Prihatiningsih Wulandari, Charisma Dina Yani Hendrayani Yoga Adhitya Yul Tito Permadhy Yul Tito Permadhy Yuliati - Yustikasari Zhahara, Irena Zuhdi, Ilyas Naufal