p-Index From 2021 - 2026
9.872
P-Index
This Author published in this journals
All Journal MediaTor: Jurnal Komunikasi SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Jurnal Kajian Komunikasi KARSA: Jurnal Sosial dan Budaya Keislaman (Journal of Social and Islamic Culture) Nomosleca ETNOSIA : Jurnal Etnografi Indonesia JRK (Jurnal Riset Komunikasi) Jurnal Studi Komunikasi Inklusi Journal of Disability Studies Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Nyimak: Journal of Communication Jurnal Komunikasi MetaCommunication; Journal Of Communication Studies Jurnal SOLMA EKONOMIS : Journal of Economics and Business Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Regula Fidei : Jurnal Pendidikan Agama Kristen Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora (KAGANGA) KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Asian Social Work Journal Jurnal Sosial Humaniora IKRA-ITH ABDIMAS Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Jurnal Komunikasi Profesional Jurnal Ilmiah LISKI (Lingkar Studi Komunikasi) Simulacra Jurnal Riset Komunikasi Jurnal Penelitian Sosial Ilmu Komunikasi Communication DIALEKTIKA Avant Garde Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi PERSPEKTIF Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi) Amalee: Indonesian Journal of Community Research & Engagement Inter Komunika: Jurnal Komunikasi Coverage: Journal of Strategic Communication Jurnal Komunitas: Jurnal Pengabidian Kepada Masyarakat Ekspresi dan Persepsi : Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Journal of Digital Education, Communication, and Arts (DECA) Jurnal Komunikasi Nusantara Jurnal Komunikasi Nusantara Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti (JAICB) JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Buana Komunikasi (Jurnal Penelitian dan Studi Ilmu Komunikasi) Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Calathu: Jurnal Ilmu Komunikasi J.Abdimas: Community Health Ikomik: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Informasi Jurnal Media dan Komunikasi Indonesia ASPIRATION Journal Jurnal Ilmu Komunikasi Scriptura : Jurnal Ilmiah Jurnal Riset Manajemen Komunikasi Jurnal Signal INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Room of Civil Society Development Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi ABDIKOM al-Balagh : Jurnal Dakwah dan Komunikasi Indonesian Journal of Humanities and Social Sciences Pratyaksa: Jurnal Ilmu Pendidikan, Sosial dan Humaniora Room of Civil Social Development JIMEKA
Claim Missing Document
Check
Articles

Komunikasi Interpersonal Dalam Kesehatan Mental Followers Akun Instagram @Ibunda.Id Aryshinta, Aura Aditra; Ayuningtyas, Fitria; Muqsith, Munadhil Abdul
Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 11 No. 1 (2023): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 11 No. 1 Juli 2023
Publisher : Sarjana Terapan Prodi Humas dan Komunikasi Digital Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/COMMUNICOLOGY.031.03

Abstract

ABSTRACT Social media is one of the most popular media in Indonesia, including Instagram. Instagram is a social media platform that allows users to upload content such as texts, photos, and videos on the feed, stories, and reels Instagram. Instagram users can communicate with other individuals or organizations by giving likes and comments on photos and videos. However, the messages received can contain something positive or negative that can affect mental health. Mental health disorders can cause uncomfortable feelings such as feeling guilty, anxious, afraid, or comparing oneself to the content displayed on social media. This article explains the results of research on the phenomenon of increasing mental health problems in the productive age group. The effort made to address this issue is by providing information and communication about mental health on social media, including Instagram. This research aims to measure interpersonal communication related to mental health on the Instagram platform using the encoding-decoding theory. The method used is qualitative descriptive by conducting interviews with 6 active followers of the @ibunda.id Instagram account. The results show that there is a difference in how followers interpret the information and communication presented in the content on the account, some followers accept all the information presented, and other followers have a different opinion about the meaning of the information presented. Keywords: Encoding-Decoding Theory; Interpersonal Communication; Mental Health ABSTRAK Media sosial adalah salah satu media yang sedang populer di Indonesia, termasuk Instagram. Instagram adalah media sosial yang memungkinkan pengguna untuk mengunggah konten-konten berupa teks, foto, dan video di feed, stories dan reels Instagram. Pengguna Instagram dapat berkomunikasi dengan individu atau organisasi lain melalui memberikan like dan komentar pada foto dan video. Namun, pesan yang diterima dapat berisi sesuatu yang positif atau negatif yang dapat mempengaruhi kesehatan mental. Kesehatan mental yang terganggu dapat menyebabkan perasaan tidak nyaman seperti merasa bersalah, cemas, takut, atau membandingkan diri sendiri dengan konten yang ditampilkan di media sosial. Artikel ini menjelaskan hasil penelitian tentang fenomena meningkatnya masalah kesehatan mental pada kelompok usia produktif. Upaya yang dilakukan untuk menangani masalah ini adalah dengan memberikan informasi dan komunikasi tentang kesehatan mental di media sosial, termasuk Instagram. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur komunikasi interpersonal terkait kesehatan mental di platform Instagram menggunakan teori encoding-decoding. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan melakukan wawancara terhadap 6 orang followers aktif akun Instagram @ibunda.id. Hasilnya menunjukkan bahwa ada perbedaan dalam cara followers menafsirkan informasi dan komunikasi yang disampaikan konten-konten di akun tersebut, ada followers yang menerima semua informasi yang disajikan, dan followers lainnya memiliki pendapat yang berbeda tentang makna informasi yang disampaikan. Kata kunci: Komunikasi Interpersonal; Kesehatan Mental; Teori Encoding-Decoding
Penerapan Komunikasi Empatik Pada Penanganan Krisis Studi kasus Meledaknya Depo Pertamina Plumpang Zuhdi, Ilyas Naufal; Ayuningtyas, Fitria
Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 12 No. 1 (2024): Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, Volume 12 No. 1 Juli 2024
Publisher : Sarjana Terapan Prodi Humas dan Komunikasi Digital Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/COMM.032.01

Abstract

Krisis dapat terjadi pada setiap organisasi secara tiba-tiba kapan dan dimana saja, setiap organisasi pasti pernah mengalami suatu krisis. Salah satu krisis yang pernah terjadi pada PT. Pertamina yaitu meledaknya depo Pertamina Plumpang. Meledaknya depo Pertamina Plumpang mampu menyebabkan krisis karena banyaknya korban jiwa yang disebabkan oleh ledakan. PT Pertamina merespon krisis tersebut dengan cepat, strategi yang diterapkan merupakan strategi pembangunan kembali (rebuild) yaitu dengan cara memberikan pernyataan bahwa Pertamina siap bertanggung jawab secarah penuh terhadap kejadian tersebut, pertamina juga menyampaikan permohonan maaf dan rasa prihatin, serta memberikan kompensasi kepada para korban. Pendekatan emosional dilakukan Pertamina untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat kembali, salah satunya dengan cara komunikasi empati, PT. Pertamina berusaha untuk memperkuat posisinya di mata stakeholder dengan melakukan permohonan maaf, kompensasi, dan juga memposisikan diri sebagai korban.
Love Language Di Dalam Keluarga (Studi Fenomenologi Komunikasi Antara Anak dan Orang Tua) Ayuningtyas, Fitria; Zhahara, Irena
Inter Komunika Vol 8, No 2 (2023): Inter Komunika: Jurnal Komunikasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Inter Studi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33376/ik.v8i2.2163

Abstract

Pada zaman modern ini, hubungan antara anak dan orang tua cenderung kurang diperhatikan di dalam suatu keluarga, padahal hubungan ini sangatlah penting karena juga dapat membentuk karakter seorang anak nantinya. Melalui love language, baik anak maupun orang tua dapat berkomunikasi sehingga mampu untuk lebih memahami perlakuan seperti apa yang disukai oleh masing-masing agar dapat terciptanya hubungan yang lebih erat.  Penulisan ini memiliki tujuan untuk mengetahui makna love language bagi anak dan orang tua serta mengetahui apakah love language dapat menjadi motivasi dalam berkomunikasi untuk mempererat hubungan antara anak dengan orang tua. Pada penelitian ini digunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan jenis penelitian studi fenomenologi. Untuk teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Keterbukaan Diri (Self-Disclosure). Pengumpulan data yang dilakukan dengan cara observasi, wawancara, studi literatur, dan studi dokumentasi. Serta untuk teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data Moustakas. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa love language memiliki makna yang berbeda-beda tergantung dari masing-masing individu akan tetapi tujuan akhir yang dimiliki tetap sama, yaitu untuk menciptakan keeratan hubungan antara anak dan orang tua. Makna dari love language itu sendiri adalah untuk meminimalisir ekspetasi, menunjukkan perhatian, untuk merasa dicintai, terjadinya hubungan timbal balik, membentuk hubungan yang baik, untuk menyemangati, mengerti perasaan orang lain, dan memenuhi kebutuhan. Love language juga dapat menjadi motivasi untuk berkomunikasi dengan anak atau orang tua agar dapat terciptanya hubungan yang lebih erat.
Strategi Komunikasi Krisis di Era Digital pada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan RI Anagusti, Tsabdany Tzarauliarany; Ayuningtyas, Fitria; Venus, Anter
Jurnal Riset Komunikasi (JURKOM) Vol. 7 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komuniasi (ASPIKOM) Wilayah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38194/jurkom.v7i1.914

Abstract

The phenomenon of corruption at the Directorate General of Taxes, Ministry of Finance of the Republic of Indonesia is currently in the public spotlight. This study underlines the need of responding quickly to institutional crises through the implementation of digital communication tactics. Failure to respond quickly can make an institution vulnerable to unmanageable attacks. The community aspires to be able to communicate and participate directly in overcoming the situation. As a result, institutions must move from a one-way communication strategy to a two-way interaction model via their official social media channels. A crisis can have a significant impact on public safety, financial losses, reputational harm, and other difficult-to-predict issues, therefore a crisis communication strategy is essential. This research aims to determine DJP's crisis communication strategy. This research uses a case study qualitative method approach at the DJP to obtain accurate information on crisis response. The results of the research show that the agency has had a good crisis management plan and handling since before the crisis occurred; the crisis response and after the crisis have continuously been monitored regularly in various media, from content creation on social media, information on the official website to establishing good relations. with various media both nationally and internationally. DJP is also collaborating with Public Relations service centers in all regional offices and employee advocacy through the institution's official social media account to open as many communication channels as possible so that the public can well receive the message. Statements and firm steps were then disseminated through DJP's social media platforms and official websites to resolve the crisis.
KOMUNIKASI INOVASI STUDI IMPLEMENTASI APLIKASI I-PUBERS (INTEGRASI PUPUK BERSUBSIDI) sulis, sulis sulis; Ayuningtyas, Fitria; Muqsith, Munadhil Abdul
Jurnal Media dan Komunikasi Indonesia Vol 5, No 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jmki.94102

Abstract

In support of SDGs program no. 2 Zero Hunger, the fulfillment of food supply, especially the availability of rice for national food, must be considered. The government through Kementerian Pertanian RI  with Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) appointed PT Pupuk Indonesia and released an application, namely the integration of Pupuk Bersubdi (i-Pubers). Launching i-Pubers is a form of communication of innovations from government programs. The acceptance of the application is a TAM model with an innovation diffusion approach so that i-Pubers can answer the needs of farmers about the effective and efficient redemption process of subsidized fertilizers. The purpose of this study is to describe and explain the implementation of the TAM model innovation in the i-Pubers application in the subsidized fertilizer redemption process. This research uses a qualitative research method with descriptive analysis, while the data collection method is through interviews, document studies, and observations with informants of a partner owners, farmers, and farmer. The results of the research with these informants show that the Barito Kuala community consisting of Farmers, Agricultural Extension Officers, and Subsidised Fertiliser Kiosk Owners or Kiosk Partners are coils that each other has a role to succeed in using i-Pubers. Community acceptance of the i-Pubers application is a form of acceptance because the application is easy and useful in supporting fertilizer needs in Barito Kuala Regency.Keywords: Diffusion of Innovation, TAM, i-Pubers
YouTube as a Financial Literacy Media for the Millennial Generation Muzzamil, Zafira Andini; Ayuningtyas, Fitria; Muqsith, Munadhil Abdul
Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Vol. 12 No. 4 (2024): JIMKES Edisi Juli 2024
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jimkes.v12i4.2670

Abstract

This research explains how YouTube has become a financial literacy medium for the millennial generation. The current technological era has made YouTube a video-based social media platform popular with many groups because it is considered more interactive and shows more real phenomena, providing more detailed and extensive information. This makes YouTube the most widely used social media in 2019. Various information is available on YouTube which is content from users who have YouTube channels. One piece of information that is widely spread is information about financial literacy. Financial literacy is considered important for the millennial generation to understand as a generation belonging to a productive group that influences economic activities to be wiser in consumption activities. The millennial generation is considered to have problems with financial issues because they have an extravagant, consumptive lifestyle driven by information from the media and technology. This research discusses YouTube content that can be used as a financial literacy medium for the millennial generation using literature study research methods and taking data sources from three YouTube channels in Indonesia. The results of this research show that YouTube can be used as social media that provides financial literacy information and has an influence on financial understanding for the millennial generation in the digital space.
Strengthening Lobbying and Negotiation Skills for Trainees Fitria Ayuningtyas; Sufian Jusoh; Radita Gora Tayibnapis; Hartanto; Drina Intyaswati; Gustiana Sabarina
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v5i3.1707

Abstract

Currently, we are entering an era where high technology and the ability to communicate swiftly are required, such as lobbying and negotiation. Consequently, everyone involved in business must be able to negotiate and lobby at all times. In these conditions, the ability to negotiate and lobby will greatly affect one's career, because the skill to bargain and lobby can benefit both the corporation and the negotiator. Pusat Pelatihan Kerja Daerah Jakarta Selatan (PPKD Jaksel) is a Technical Implementation Unit (UPT) under the DKI Jakarta Manpower and Transmigration Office is in charge of conducting various pieces of training to provide workers with knowledge and skills in the fields of industry, commerce, and various vocations using workshops. PPKD Jaksel captured the importance of lobbying and negotiation in everyday life as well as for business for the trainees. This community service was conducted for 3 (three) days on July 5-7, 2023, at PPKD Jaksel, which is located at Jalan Buncit Raya No. 440, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan 12740. This activity involves 20 trainees from 1st Batch 2023, Graphic Design Training Class. The ability to communicate remains a key factor in creating relationships because it allows one side to interact with another. Communication is separated into three aspects (3V): visual, verbal, and vocal, with visual receiving the most attention, encompassing the entirety of a person's appearance, including gestures, which dominate the perception of the communication.
Mobile Legend Bang Bang (MLBB) Youtube Video Streaming Sebagai Media Periklanan Dalam Perjudian Online ramadaniar, putri; Muqsith, Munadhil Abdul; Ayuningtyas, Fitria
Jurnal Komunikasi Profesional Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/jkp.v8i1.7982

Abstract

Dalam pandangan determinisme sosial bahwa teknologi bersifat netral, sehingga ada peranan struktur dan sosial yang mempengaruhi cara pandang dan kontrol terhadap teknologi. Mobile Legend sebagai permainan digital kini sangat digemari di Indonesia. Sedangkan layanan video streaming YouTube sebagai bagian dari teknologi juga popular digunakan untuk pemasaran bisnis. Nyatanya keduanya bisa saja bersifat destruktif akibat dari kuasa elit. Melalui sudut pandang determinisme sosial dan analisis konten pada Mobile Legend Bang Bang (MLBB) Youtube Video Streaming, peneliti dapat melihat bagaimana proses Youtube Video Streaming dapat dijadikan sebagai media periklanan dalam perjudian online.
Kognisi Sosial Melalui Situs Jejaring Youtube Pada Komunitas Online (Studi Kasus pada Komunitas Online LinkPictureID) Fitria Ayuningtyas; Ahmad Zakki Abdullah
Jurnal Komunikasi Vol. 9 No. 2 (2017): Jurnal Komunikasi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jk.v9i2.1076

Abstract

The Video portal known as Youtube has become one of the alternative broadcasting channels. As the Internet usage is increasing the use of visual form becomes a public space. A YouTuber, a popular slang for video producer on youtube has formed a style of its own, in which there are some interesting research studies, especially in the establishment of reality and social cognition. Videos that teached the perspective and expression of opinion is an example of how the youtuber shapes reality to the audience. This video was varied, ranging from animation, social experiment up to the high-level animation. Social cognition is becoming prominance, that the audience use video logic as a basis for understanding the various things in surrounding environment. However, the capacity and the youtuber background are very wide - range as they have no common standard to their profession as videographer. The aim of this study is an effort to observe how Youtube users see the social situation as a cognitive ability form the use of video. This study used theory about social cognition, social media and youtube. This study used qualitative method. The result of this study is an interaction between users and creators create a whole different kind of dialogue, given in this era of communication technology they are none other than Prosumen (producer-consumer). The rapid reproduction of this message is very dynamic, especially responding to social circumstances. This study focuses on an active online community focusing on the interaction CMC via youtube video portals as the establishment of social cognition.The conclusion this study was social cognition thru youtube give us new perspective that we can get creative as well as possible to be able to work freely. In this study, the community used youtube as reference and benchmark. In this case, LinkPicture ID community well understand about “upgrade” concept that required to speed up in taking a decision based on the dynamics that happened. Portal video Youtube telah menjadi salah satu saluran penyiaran alternatif. Penggunaan internet yang semakin meningkat membentuk sebuah ruang penggunaan visual yang bebas. Youtuber, sebutan untuk para produsen video di youtube telah membentuk sebuah nuansa tersendiri, didalamnya terdapat beberapa kajian kajian menarik terutama di pembentukan realita dan kognisi sosial. Video-video yang mengajarkan cara pandang dan pengungkapan opini maupun pendapat adalah contoh bagaimana para youtuber membentuk realita terhadap penontonnya. Kognisi sosial dalam pandangan ini sangatlah penting mengingat bahwa para penonton menggunakan logika video tersebut sebagai dasar dalam memahami berbagai hal disekitar lingkungannya. Namun demikian kapasitas maupun latar belakang para youtuber ini sangat bermacam–macam mengingat mereka tidak memiliki standard umum terhadap profesi mereka sebagai videografis. Tujuan penelitian ini untuk melihat bagaimana pengguna youtube melihat keadaan sosial sebagai kemampuan koginitif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kognisi sosial, situs jaringan sosial, dan youtube. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Adapun hasil dari penelitian ini adalah interaksi antar pengguna dan pembuat video merupakan interaksi yang sangat berbeda, mengingat di era teknologi komunikasi ini mereka tidak lain dari produsen-konsumen. Pesatnya reproduksi pesan ini sangatlah dinamis terutama menanggapi keadaan sosial. Penelitian ini memfokuskan diri pada sebuah komunitas online yang aktif dan mengutamakan interaksi CMC lewat portal video youtube sebagai pembentukan kognisi sosial. Kesimpulan kognisi sosial melalui youtube memberikan pandangan bahwa kita bisa berkreasi sebaik mungkin untuk bisa berkarya secara bebas. Adapun penggunaan youtube sebagai sebagai referensi dan pembanding. Dalam hal ini, komunitas LinkPictureID paham dengan konsep “upgrade” dimana diperlukan sebuah kecepatan dalam mengambil keputusan berdasarkan dinamika yang terjadi.
Pola Komunikasi Antara Orang Tua dan Siswa Setelah Diterapkannya Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Saat Pandemi COVID-19 Nurjanah, Sarah Annisa; Ayuningtyas, Fitria
Scriptura Vol. 14 No. 2 (2024): DECEMBER 2024
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/scriptura.14.2.139-150

Abstract

Pembelajaran jarak jauh (PJJ) menjadi solusi yang ditetapkan oleh pemerintah berdasarkan Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 tentang pelaksanaan pendidikan dalam masa darurat sebagai alternatif dalam dunia pendidikan demi mengurangi penyebaran COVID-19. Pembelajaran jarak jauh ini membuat orang tua dan anak semakin sering berinteraksi karena menjadi sering bertemu di rumah. Siswa melakukan pembelajaran secara daring dan kehilangan waktu intens bersama para guru di sekolah. Sedangkan sebagai siswa kelas 12, para siswa harus mempersiapkan diri untuk berbagai ujian dan pemilihan jurusan kuliah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi yang digunakan oleh orang tua dengan siswa kelas 12 setelah diterapkannya Pembelajaran Jarak Jauh. Subjek dalam penelitian ini adalah lima orang tua dan lima siswa kelas 12 yang bertempat tinggal di Jakarta Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk melihat pengalaman orang tua dan siswa kelas 12 dalam berkomunikasi setelah ditetapkannya pembelajaran jarak jauh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pandemi ini membuat anak dan orang tua menjadi lebih dekat dan terbuka, hubungan yang terjalin pun oleh keduanya pun semakin erat. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa 1 keluarga menerapkan pola komunikasi otoriter, 1 keluarga menerapkan pola komunikasi permisif, 2 keluarga menerapkan pola komunikasi demokratis dan 1 keluarga lainnya menerapkan pola komunikasi kebapakan. Kesimpulan yang dapat diambil dalam penelitian ini bahwa tidak adanya perubahan pola komunikasi yang terjadi pada keadaan normal maupun pada saat pandemi. Meskipun diketahui terdapat perubahan emosi dan tingkah laku yang terjadi pada beberapa individu.
Co-Authors Abdullah, Ahmad Zakki Abdullah, Ahmad Zakki Adhriati, Lisa Afriani, Anindita Lintangdesi Ahmad Zakki Abdullah Akbar, Rais Al Hamzah, Zaky Ali, Anuar Amalia, Winda Anagusti, Tsabdany Tzarauliarany Anter Venus Anuar Ali Ariestyani, Kencana Aryshinta, Aura Aditra Asep Suryana Ashria, Eliffa Aulia Putri Zahwa Ayuningtyas, Fitria Ayuningtyas Azwar, Azwar Bintarti, Arifah Cahyani, Intan Putri Charisma Dina Wulandari Drina Intyaswati Drina Intyaswati Drina Intyaswati Dwiharjo, Untung Efendi, Muklis Ernanda Dalimunthe Fezih Fakhrunnisa Firdaus Noor Firmansyah Fitri Hardianti Fitria Ayuningtyas, Fitria Ayuningtyas Genilo, Jude William R Gustiana Sabarina Hansdoko, Rahasdita Reo Hapsari, Dian Tri Hartanto, Hartanto Hermina Simanihuruk Indrabudi, Bintang Ramasalsa Irawatie, Aniek Irpan Ripai Sutowo Isnawati Hadi, Selasih Putri Istiyanto, S Bekti Jude William Genilo Jude William R Genilo Kamal, Muhammad Rezky Syahputra Kania Untari Salsabila Keysha Didavieny Kumala Hayati Kurnia, Oktahara Tri Luqman Hakim Luqman Hakim Lusia, Amelita Made Oktavia Vidiyanti Majid, Abdul Misbah, Nuril A Mitha Kencana Monica Catellya Muqsith, Munadhil Abdul Murbinami, Raswitha Musa Maliki Muthia Sakti Muzzamil, Zafira Andini Nababan, Sakal Tua Muda Niken Ridianti Nugraha, Mohd Yudhistira Septian Nurfarah Nidatya Nurjanah, Sarah Anisa Nurjanah, Sarah Annisa Nur’annafi Farni Syam Maella Pramadhanti, Nurul Fara Prasetyo, Iwan Joko Pratiwi, Adhitya Putri Pratiwi, Aprilianti Pratiwi, Marisa Mutie Prihatiningsih, Witanti PUJI LESTARI Putrawan Yuliandri Rachmat Kriyantono Radita Gora Tayibnapis Rafi, Praditya Fadhlurahman ramadaniar, putri Ramadhan, Tripa Ramadhani, Alya Ramdani Bur Redi Panuju, Redi Ria Maria Theresa Riyantini, Rini Rudhy Ho Purabaya S. Bekti Istiyanto S. Bekti Istiyanto, S. Bekti Saputra, Windhi Tia Selasih Putri Isnawati Hadi Shofiyah, Nada Sinaga, Saidun Siti Maimunah Siti Maimunah Sri Dayanti, Sri Sufian Jusoh sulis, sulis sulis Supratman Supratman Supratman Sutowo, Irpan Ripai Taufik Muharfan Tayibnapis , Radita Gora Tayibnapis, Radita Gora Tripa Ramadhan Tripa Ramadhan Tsabdany Tzarauliarany Anagusti Uljanatunnisa Uljanatunnisa Uljanatunnisa Uljanatunnisa, Uljanatunnisa Utama, Dedy Putra Widi Vinta Sevilla Wahyono Wahyuningratna, Ratu Nadya Waluyo, Lukman Saleh Wibowo, Wasis widiarto, Didik Sugeng Windhi Tia Saputra Windhi Tia Saputra Wisnu Widjanarko Witanti Prihatiningsih Witanti Prihatiningsih Wulandari, Charisma Dina Yani Hendrayani Yoga Adhitya Yul Tito Permadhy Yul Tito Permadhy Yuliati - Yustikasari Zhahara, Irena Zuhdi, Ilyas Naufal