p-Index From 2021 - 2026
6.254
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Bulletin of Electrical Engineering and Informatics Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Komputer dan Informatika (JITEKI) Kitektro Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Kreativitas PKM JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) JURNAL MUTIARA NERS Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesian Journal of Sociology, Education and Development (IJSED) International Journal of Mechanical Engineering Technologies and Applications (MECHTA) Journal of Education Research Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi SASKARA: Indonesian Journal of Society Studies Bacarita Law Journal Journal Keperawatan YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya MASALIQ: Jurnal Pendidikan dan Sains 12 Waiheru ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education International Journal of Multidisciplinary Sciences and Arts Jurnal Rekayasa elektrika Jurnal Restorative Jurnal INFOTEL West Science Social and Humanities Studies Al-Bayyinah PESARE: Science and Engineering Service Journal JURNAL BUANA Indonesian Journal of Emerging Trends in Community Empowerment Mangabdi: Journal of Community Engagement in Religion, Social, and Humanities DCS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Agroscript: Journal of Applied Agricultural Sciences Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

EDUKASI MITIGASI BENCANA BANJIR UNTUK MEMBANGUN SEKOLAH TANGGUH BENCANA DI NAGARI PELANGAI Febriandi, Febriandi; Anwar, Syafri; Afdhal, Afdhal; Ernawati, Ernawati; Rahmi, Lailatur; Mariya, Sri; Aulia, Beni; Pertiwi, Mentari Dian; Vratiwi, Septiana; Ahyuni, Ahyuni; Novio, Rery; Susetyo, Bigharta Bekti; Yudita, Annisa
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i4.33540

Abstract

Abstrak: Bencana banjir merupakan salah satu ancaman utama yang dihadapi oleh masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk di nagari Pelangai. Sekolah-sekolah di wilayah ini menjadi salah satu institusi yang paling terdampak akibat bencana banjir, yang mengakibatkan terganggunya proses belajar mengajar, kerusakan sarana dan prasarana pendidikan, serta meningkatnya risiko bagi keselamatan siswa dan tenaga pendidik pengabdian kepada masyarakat dengan memberikan edukasi mitigasi bencana banjir untuk membangun sekolah tangguh bencana di nagari pelangai bertujuan untuk menerapkan model edukasi mitigasi bencana banjir yang sesuai dengan karakteristik wilayah dan kebutuhan sekolah di nagari Pelangai. Dengan adanya program ini, sekolah diharapkan dapat menjadi lebih tangguh dalam menghadapi bencana banjir, sehingga proses pendidikan dapat tetap berjalan dengan baik meskipun dalam kondisi darurat. Mitra dalam program ini terbagi menjadi dua, pertama warga sekolah MTsN 12 Pesisir Selatan sebanyak 35 orang, dan masyarakat nagari Pelangai sebanyak 48 orang. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan meningkatnya pengetahuan siswa tentang mitigasi bencana banjir, peningkatan kesiapan sekolah dalam menghadapi bencana melalui penyusunan rencana kontinjensi dan pelaksanaan simulasi bencana, serta kemampuan siswa dan warga sekolah dalam memberikan respon cepat terhadap peringatan dini yang disimulasikan. Peningkatan pengetahuan siswa dan masyarakat di evalusi menggunakan angket wawancara dan observasi. Hal ini akan menjadikan sekolah tersebut menjadi sekolah tangguh bencana. Selain itu, peningkatan pemahaman tentang mitigasi bencana banjir sebanyak 80%, keterlibatan mitra dalam program sebanyak 86%, kemapuan praktik simulasi evakuasi sebanyak 71% dan kepuasan mitra terhadap program sebanyak 83%. terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap kode-kode peringatan dini bencana dan simulasi bencana sebanyak 89%.Abstract: Flood disasters are one of the main threats faced by communities in various regions of Indonesia, including the nagari of Pelangai. Schools in this region are among the institutions most affected by flood disasters, which disrupt the teaching and learning process, damage educational facilities, and increase risks for the safety of students and educators. Community service aimed at providing education on flood disaster mitigation to build disaster-resilient schools in the nagari of Pelangai aims to implement a flood disaster mitigation education model that aligns with the characteristics of the area and the needs of schools in the nagari of Pelangai. With this program, schools are expected to become more resilient in facing disasters floods, so that the educational process can continue to run well even in emergency conditions. The partners in this program are divided into two, first the school community of MTsN 12 Pesisir Selatan consisting of 35 people, and the community of Nagari Pelangai consisting of 48 people. The results of this service show an increase in students' knowledge about flood disaster mitigation, an increase in the school's preparedness for facing disasters through the development of contingency plans and the implementation of disaster simulations, as well as the ability of students and school staff to respond quickly to simulated early warnings. The increase in knowledge of students and the community is evaluated using interview questionnaires and observations. This will make the school a disaster resilient school. In addition, there is an increase in understanding of flood disaster mitigation by 80%, involvement of partners in the program by 86%, ability to practice evacuation simulations by 71%, and partner satisfaction with the program by 83%. There has been an increase in public knowledge regarding disaster early warning codes and disaster simulations by 89%.
Education and Peacebuilding: Cultural Values as the Foundation for Conflict Resolution in Schools Afdhal, Afdhal
RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 2 No. 6 (2024): November: RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Asosiasi Ilmuwan Pendidikan, Sosial, dan Humaniora Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/risoma.v2i6.389

Abstract

Schools in Maluku often face social conflicts rooted in religious, ethnic, and historical local tensions, which have the potential to disrupt the learning process and create an unconducive environment. The main issue at hand is how to foster a harmonious and peaceful atmosphere among students in such a situation. This study aims to analyze the role of local cultural values as a foundation for conflict resolution in schools, supporting education and peacebuilding. The study uses a qualitative method with observations and in-depth interviews in several schools in Maluku. The findings show that cultural values such as Pela, Gandong, and Masohi play a crucial role in fostering tolerance and peace among students. Pela and Gandong serve as symbols of inter-religious and inter-regional brotherhood, which are internalized through collaborative activities among students, while Masohi, which emphasizes mutual cooperation, is applied in project-based learning and community activities, promoting collaboration and empathy. These findings highlight the importance of integrating local cultural values as a hidden curriculum in shaping tolerant student characters and creating a school environment that sustainably supports peacebuilding.
Co-Authors Adriman, Ramzi Adriman, Ramzi Afdhal Afdhal Agustia, Nofrita Ahyuni Ahyuni Ainal Mardhiah Akbar Akbar Alfarizi, Khalis Amallya, Rania Amri, Asbahrul Angraina, Dilla Apriliani, Nafa Dwi Aqif, Hurriyatul Asfianda, Muhammad Away, Yuwaldi Ben, Hasbaini Beni Aulia, Beni Bigharta Bekti Susetyo Binti Basir, Nurlida Boris Kaido Chairuman Desiana Desiana, Desiana Dhiaul Qadri Elizar Elizar Elvin, Said Devi Ernawati Ernawati Fadhla, Fadhla Fajar Aga Wandana Febriandi Febriandi, Febriandi Feri Agriani Fitri, Rahmadini Awlya Fitriadi, Nuzuli Fonna, Syarizal Gani, Azhar Abdul Haimi Ardiansyah Hasbaini, Hasbaini Haulussy, Rais Rahman Husni Husni Ildawati, Titis imam maulana, imam Immu Puteri Sari Isneini Isneini, Isneini Izzah , Cut Indah Nurul Jamni, Teuku Jannah, Dina Miftahul Johanda, Azra Sastya Junidar, Junidar Junita Putri, Siska Kahlil Muchtar Khaira, Fadhilatul Khairani Khairani Lailatur Rahmi Lalihun, Ishaka Leonardo Gunawan, Leonardo Lessy, Dien Taufan Lindawati Lindawati Litaay, Simona Christina Hendrika Ma'aruf, Abdullah Makaruku, Nathalia Debby Manuputty , Feky Manuputty, Feky Maulina, Dian Melinda Melinda Mentari Dian Pertiwi Minda Prima, Syamsul Mislina, Mislina Muhammad Asfianda Munazar Munazar Mutiara Dwi Sari Nefiyarni, Nefiyarni Nofranita, Willy Nugroho, Erlangga Galih Zulva Nurhayati Nurhayati Nurleli, Nurleli Oktiana, Maulisa P., Febriani Anjelika Pahri, Aina Pamudi, Berwi Fazri Perkasa, Rilis Eka Pratama, Irvan Putra Pudjiastuti, Duwi Puguh Setiawan Rahmad Rahmad Rapitos Sidiq Rery Novio Ria Purnawian Sulistiani, Ria Purnawian Riani, Eka Oktarina Rieuwpassa, Sarmalina Ritawati Ritawati Rizal Munadi Rizki Wan Okta Bina Rukman, Auliah Andika Rusnanda, Resky Rusyda, Arina Ilfa Santosa, Sigit Puji Saputra, Devi Satria Sari, Asrianti Resita Sari, Ranti Wulan Sastra, Hasan Yudhie Siregar, Yuanita Aprilandini Sismen, Andres Sitio, Roma Sri Mariya Sri Oktika Syahputri Suwardi Suwardi Syafri Anwar SYAHRIAL SYAHRIAL Syahrial, Syahrial Syamsuddin, Asniah Syamsuri, Andi Santri Taufik Taufik Taufiq A. Gani Teuku Yuliar Arif Teuku Yuliar Arif Titing, Williem Bernadus Umran, Munzir Vratiwi, Septiana Warnidar, Eka Wirda Hayati Wiwit Aditama Yahya, Rafiki Rahmat Yeni Rimadeni Yohana, Siti Yudha Nurdin Yudi Antomi Yudita, Annisa Yuwaldi Away Zainal, Zulfan Zakaria Zakaria Zalnofri, Zalnofri Zuhar Musliyana Zuhar Musliyana, Zuhar Zulfikar Zulfikar Zulhelmi .